WorksheetsCPK III CSR
Total questions: 25
Worksheet time: 19mins
Perusahaan melaksanakan program CSR berarti perusahaan telah melaksanakan sesuai prinsip GCG :
Transparent
Accountable
Responsibility
Independent & fairness
Hubungan CSR, TJSL dan Comdev
CSR bagian dari TJSL dan Comdev
CSR hanya bagian dari TJSL
CSR hanya bagian dari Comdev
CSR sudah tentu TJSL dan Comdev
Penyusunan program kerja CSR yang baik perlu melibatkan para pemangku kepentingan,system tersebut bersifat dari bawah ke atas atau istilah :
Top down
Bottom-up
Top top
Bottom – up
bottom
Pihak – pihak yang memiliki kepentingan dalam program CSR disebut :
Sharehorlder
Stakeholder
Penerima manfaat
Audience
Stakeholder yang berkaitan dengan program CSR adalah TOGAMAS, kecuali
Tokoh agama dan masyarakat
Ustad, kepala kampong, kepala desa, karang taruna
Karyawan dalam perusahaan
Para ulama, pemuka agama, takmir, pengurus masjid, linmas
Untuk menunjukkan bukti dapat dipertangtanggung jawabkan dalam implementasi program disebut
Transparansi
Akuntabilitas
Responsibilitas
Fairness, Independensi
Penilaian dalam keberhasilan program adalah dapat diketahui oleh public secara transparan, hal tersebut sesuai dengan aspek
Tepat sasaran
Aksessibilitas
Akuntabilitas
Publikasi dan transparansi
Perusahaan maju dalam merespon Implementasi CSR adalah
Menyesuaikan
Mematuhi
Mengembangkan
a,b,c, benar
Istilah Comdev singkatan dari Community Development, artinya
Pengembangan masyarakat
Pembelajaran masyarakat
Pendidikan masyarakat
Kesejahteraan masyarakat
Indikator CSR mampu meningkatkan kualitas hidup dapat dilihat dari
Kesejahteraan
Pendidikan
kesehatan
a,b,c, benar
Penilaian dalam keberhasilan program adalah melibatkan para pemangku kepentingan, hal tersebut sesuai dengan aspek :
Tepat sasaran
Aksessibilitas
Akuntabilitas
Keterlibatan stakeholder
1. Berdasarkan tujuan CSR antara promosi dan pemberdayaan masyarakat, perusahaan Agresif bertipe:
Mengedepankan peran CSR dibandingkan promosi
Penerapan CSR untuk tujuan promosi dan memberdayakan masyarakat
perusahaan melihat promosi dan CSR dianggap kurang bermanfaata
mengedepankan sisi promosinya dibandingkan dari nilai tambah CSR
Masih terjadi konflik antara perusahaan dengan masyarakat masuk dalam kategori
Kebijakan
Keterlibatan
Dampak Hasil
A dan b benar
Perusahaan melaksanakan program penghijaun dan penanaman pohon produktif, hal tersebut selaras dengan konsep 3P, adalah:
Profit
People
Planet
a,b,c benar
Kepanjangan dari CDO adalah :
Community development officer
Customer development offeicer
Costumer departemen organization
Costomer Departement officer
Pembangunan berkelanjutan dalam konsep CSR sering disebut dengan 3P, kecuali :
Profit
People
Planet
Performance
Dalam menerapkan program CSR berdasarkan tipologi, kecuali :
Charity & Infrastruktur
Capacity building
Empowering
Voluntary
Dalam kelembagaan CSR pihak – pihak yang memiliki kesesuaian program, kecuali
LSM / NGO
Perguruan Tinggi
Media
Masyarakat
Undang-undang yang mengatur tentang tanggung jawab sosial ada pada UUPT No. 40 /2007, pasal 74 ayat 1,2,3, bunyi butir ke 1, adalah :
Perusahaan yang tidak melaksanakan tanggung jawab social dikenai sansi sesuai peraturan perundangan yang berlaku
Setiap perusahaan yang melaksanakan pengelolaan SDA dan Lingkungan wajib melaksanakan tanggung jawab social dan lingkungan
Wajib tanggung jawab dianggarkan berdasarkan anggaran perseroan dengan memenuhi kepatutan dan kewajaran
Perusahaan wajib mengeluarkan presentase keuntungan pada lingkungan
Pemerintah dalam kelembagaan CSR berfungsi sebagai,
Katalisator
Fasilitator
Regulator
Penggerak
Kepanjangan dari NGO,
National Government Organization
Non Government Organization
Non Governance Organization
National Governance Organization
Istilah output dan outcome dalam indicator keberhasilan program masuk dalam kategori
Focus program isu
Menentukan penerima manfaat
Untuk menentukan ukuran keberhasilan
Nama program
Prinsip – prinsip dalam menyusun logframe, dinamakan SMART, kepanjangan dari
Synergies, Measurable, Achievable, Reasonable, Track-able
Specialis, Maintenance, Action, real, time
Specific, Measurable, Achievable, Reasonable, Track-able
Specialis, Mean, action, realistis, track-able
Kegunaan dari evaluasi dalam program CSR, kecuali,
Memberi masukan kepada manajemen dalam mempertahankan program CSR
Agar setiap pengeluaran sumberdaya yang berkaitan dengan program CSR harus dapat dipertanggungjawabkan
Untuk mengetahui jumlah biaya yang dikeluarkan
Untuk menunjukkan nilai dan rating program
Agar dalam penyusunan target program dapat terukur waktu penyelesaiannya, sesuai dengan prinsip SMART pada,
Specific
Measurable
Achievable, Reasonable
Trackable
