wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

TRY OUT PAI6

Total questions: 27

Worksheet time: 16mins

Name
Class
Date
1.

Fatimah sering merasa sedih dan putus asa ketika ia gagal dalam lomba Tahfiz. Ia berpikir Allah tidak menyayanginya lagi. Ibunya kemudian membacakan Surah Ad-Duha, khususnya ayat: "وَلَسَوْفَ يُعْطِيكَ رَبُّكَ فَتَرْضَى" (Wa la saufa yu'tika Rabbuka fa tardā). Pesan utama yang terkandung dalam ayat tersebut untuk menguatkan Fatimah adalah...

a)

Allah tidak meninggalkanmu dan pasti akan memberimu kebaikan di masa depan.

b)

Fatimah harus berusaha lebih keras untuk memenangkan perlombaan di lain waktu.

c)

Allah akan memberinya kekayaan berlimpah jika ia selalu berdoa.

d)

Kegagalan adalah cara Allah menguji seberapa besar keimanannya.

2.

Di sekolah, Ahmad tidak sengaja menjatuhkan pensil warna milik Budi hingga patah. Budi marah dan tidak mau bicara dengan Ahmad. Ahmad merasa bersalah dan ingin meminta maaf. Sikap yang menunjukkan jiwa kesatria dan adab meminta maaf yang benar dari Ahmad adalah...

a)

Mengganti pensil warna Budi dengan yang baru tanpa perlu meminta maaf secara lisan.

b)

Menunggu Budi tenang, lalu mengakui kesalahannya, menyatakan penyesalan, dan berjanji tidak mengulanginya.

c)

Langsung meminta maaf di depan teman-teman agar Budi malu dan cepat memaafkan.

d)

Menyuruh guru atau teman lain untuk menyampaikan permintaan maaf kepada Budi.

3.

Ibu Siti berjualan makanan ringan di kantin sekolah. Agar untung besar, Ibu Siti mencampur bahan yang sudah kedaluwarsa (padahal masih terlihat bagus) dengan bahan baru yang masih layak, tanpa memberitahu pembeli. Perbuatan Ibu Siti dalam bermuamalah (jual beli) ini termasuk dalam kategori Haram Karena Sebabnya. Alasan yang paling tepat untuk kategori hukum tersebut adalah...

a)

Bahan kedaluwarsa memiliki zat yang haram untuk dikonsumsi.

b)

Ibu Siti telah melakukan tindakan yang mengandung unsur penipuan dan merugikan orang lain.

c)

Mencampur bahan baru dan lama merupakan pemborosan.

d)

Jual beli di kantin sekolah dilarang oleh syariat.

4.

Bagaimana Andi seharusnya bersikap untuk mendapatkan manfaat dari sifat al-'Afuw Allah Swt. (Maha Pemaaf)?

a)

Terus berbuat dosa karena Allah Maha Pemaaf dan pasti akan memaafkannya.

b)

Segera melakukan salat tobat, berjanji untuk tidak mengulanginya, dan memohon ampunan Allah.

c)

Menyalahkan keadaan atas dosa dan kesalahan yang ia lakukan.

d)

Hanya berdiam diri dan menunggu takdir Allah yang akan membersihkan dosanya.

5.

Rasa sedih dan putus asa Fatimah setelah gagal dalam lomba Tahfiz hilang ketika ibunya membacakan Q.S. Ad-Duha ayat 5. Pesan utama yang terkandung dalam ayat tersebut adalah...

a)

Allah tidak meninggalkanmu dan pasti akan memberimu kebaikan di masa depan.

b)

Allah akan memberinya kekayaan jika ia berdoa.

c)

Fatimah harus berusaha lebih keras untuk menang di lain waktu.

d)

Kegagalan adalah cara Allah menguji keimanannya

6.

Melihat temannya, Rasyid, berbuat curang saat ulangan, Aisyah menasihatinya. Rasyid kemudian menyesal dan berjanji taubat. Peristiwa ini mencerminkan bahwa Allah memiliki sifat al-Gaffar yang artinya...

a)

Maha Pemaaf, menghapus dosa seolah tidak pernah terjadi.

b)

Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya.

c)

Maha Pengampun, menutupi dosa hamba-Nya yang sungguh-sungguh taubat.

d)

Tempat bergantung seluruh makhluk.

7.

Ketika Risa tidak sengaja merusak buku gambar milik Sinta, Sinta menangis. Sikap Risa yang menunjukkan adab meminta maaf yang benar adalah...

a)

Mengganti buku Sinta tanpa perlu meminta maaf lisan.

b)

Langsung meminta maaf di depan banyak teman agar Sinta malu.

c)

Mengakui kesalahannya, menyatakan penyesalan, dan berjanji tidak mengulanginya.

d)

Menyalahkan keadaan atas apa yang terjadi

8.

Konsekuensi utama dari mengimani bahwa Allah memiliki sifat al-Wahid (Maha Esa) adalah...

a)

Hanya meminta bantuan kepada sesama manusia.

b)

Beribadah dan menyembah hanya kepada Allah Swt.

c)

Selalu memamerkan amal kebaikan.

d)

Berkeyakinan bahwa semua agama sama.

9.

Faidah (manfaat) terbesar dari memaafkan kesalahan orang lain adalah...

a)

Membuat kita merasa lebih hebat dari orang lain.

b)

Melepaskan beban dendam dan melapangkan hati.

c)

Membuat orang yang bersalah wajib mengganti rugi materi.

d)

Membuat orang tersebut berutang budi kepada kita.

10.

Contoh makanan yang haram karena zatnya adalah...

a)

Daging ayam yang mati karena dicekik.

b)

Makanan halal yang dibeli dengan uang korupsi.

c)

Minuman keras (khamr).

d)

Hasil curian.

11.

Ayat "فَأَمَّا الْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ" (Fa ammal yatima fala taqhar) memerintahkan kita untuk...

a)

Memuliakan anak yatim dan tidak berlaku sewenang-wenang.

b)

Menghardik orang yang meminta-minta.

c)

Tidak boleh lupa terhadap nikmat Tuhan.

d)

Mengingat masa lalu yang sulit.

12.

Allah memiliki sifat al-Ṣamad. Perilaku yang mencerminkan keyakinan terhadap sifat ini dalam kehidupan sehari-hari adalah...

a)

Berdoa dan bersujud kepada patung.

b)

Selalu bergantung pada uang dan kekayaan.

c)

Memohon pertolongan dan harapan hanya kepada Allah Swt. setelah berusaha.

d)

Menyombongkan diri atas keberhasilan yang dicapai.

13.

Pengertian dari penyesalan yang sungguh-sungguh dalam konteks taubat (taubat nasuha) adalah...

a)

Prasaan sedih sesaat yang mudah hilang.

b)

Pengakuan lisan atas kesalahan tanpa mengubah perilaku.

c)

Adanya keinginan kuat untuk memperbaiki diri dan tidak mengulangi kesalahan.

d)

Berusaha menyembunyikan kesalahan dari semua orang.

14.

Dalam Islam, segala sesuatu pada dasarnya adalah halal, kecuali ada dalil (dasar hukum) yang secara tegas menyatakan keharamannya. Dalil utama tersebut bersumber dari...

a)

Pendapat guru PAI.

b)

Al-Qur'an dan Hadis.

c)

Hukum adat istiadat.

d)

Peraturan Pemerintah.

15.

Perhatikan lafal berikut: "Rabbuka" dan "Ar-Rahim". Hukum bacaan huruf Rā’ (ر) pada kedua lafal tersebut adalah...

a)

Rā’ pada "Rabbuka" dibaca Tafkhim (tebal).

b)

Rā’ pada "Ar-Rahim" dibaca Tarqiq (tipis).

c)

Rā’ pada "Rabbuka" dibaca Tarqiq (tipis).

d)

Rā’ pada "Ar-Rahim" dibaca Tafkhim (tebal).

16.

Pilihlah pernyataan yang benar terkait Asmaul Husna al-Gaffār dan al-‘Afuww. Centang semua yang sesuai.

a)

Al-Gaffār dan al-‘Afuww sama-sama mendorong hamba untuk bertaubat.

b)

Al-‘Afuww memiliki makna yang lebih spesifik, yaitu menghapus dosa seolah tidak pernah ada.

c)

Seorang hamba yang mengamalkan sifat ini haruslah mudah memaafkan orang lain.

d)

Al-Gaffār berarti Allah akan mengampuni dosa meskipun tanpa penyesalan.

17.

Pesan pokok yang terkandung dalam Q.S. Ad-Duhā adalah...

a)

Allah tidak akan meninggalkan Rasulullah saw.

b)

Perintah untuk memuliakan anak yatim dan peminta-minta.

c)

Allah menjamin bahwa akhirat lebih baik daripada dunia.

d)

Perintah untuk melaksanakan shalat lima waktu.

18.

Contoh pengamalan Asmaul Husna al-Ṣamad dalam kehidupan sehari-hari adalah...

a)

Bersikap mandiri dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas sekolah.

b)

Berdoa hanya kepada Allah saat mengalami kesulitan.

c)

Menghindari sifat sombong dan merasa tidak butuh pertolongan orang lain.

d)

Berusaha keras sebelum berserah diri kepada Allah Swt.

19.

Jika kita melakukan kesalahan yang berkaitan dengan hak orang lain (dosa antar manusia), upaya yang harus dilakukan adalah...

a)

Memohon ampunan kepada Allah Swt. (Istighfar).

b)

Meminta maaf secara langsung kepada orang yang bersangkutan.

c)

Mengembalikan hak atau mengganti rugi kerugian yang ditimbulkan.

d)

Cukup mendoakan orang tersebut.

20.

Hukum bacaan Ra' pada lafal "walal ākhiratu khairun..." adalah Tarqīq (tipis).

a)

benar

b)

salah

21.

Sifat al-Wāhid mengajarkan kita untuk tidak bersikap syirik (menyekutukan Allah).

a)

benar

b)

salah

22.

Memaafkan kesalahan orang lain hanya wajib dilakukan jika orang tersebut sudah meminta maaf kepada kita.

a)

benar

b)

salah

23.

Makanan yang halal zatnya, seperti daging sapi, akan menjadi haram jika diperoleh dengan cara mencuri.

a)

benar

b)

salah

24.

Perwujudan perilaku dari sifat Allah al-'Afuw adalah dengan selalu memohon ampunan Allah dan juga memaafkan kesalahan orang lain.

a)

benar

b)

salah

25.

Taubat nasuha adalah penyesalan yang dilakukan hanya di mulut, sedangkan hati dan perbuatan tetap sama

a)

benar

b)

salah

26.

Pada bagian ini, kalian akan menghubungkan sebuah kata dan pernyataan yang sesuai dengan pasangannya. Selamat mengerjakan! Jodohkanlah kata dan pernyataan yang sesuai! Tandai satu oval saja per baris.

a)

Menghapus dan melepaskan rasa dendam.

1.

Al-Şamad

b)

Maha Pengampun, menutupi dosa hamba-Nya.

2.

Taubat Nasuha

c)

Larangan yang berlaku pada benda yang dilarang langsung oleh syariat.

3.

Al-Gaffar

d)

Penyesalan yang sungguh-sungguh disertai janji tidak mengulangi.

4.

Memaafkan

e)

Tempat bergantung segala makhluk, dan Allah tidak membutuhkan siapa pun.

5.

Haram karena Zatnya

27.

ALHAMDULILLAH AKHIRNYA SELESAI... JANGAN LUPA BERDOA YA, SEMOGA HASIL UJIAN KAMU MEMUASKAN. PERIKSA KEMBALI JAWABAN KAMU SEBELUM KELUAR DARI HALAMAN SOAL INI

4 lines