wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Deadlock dalam Sistem Operasi

Total questions: 65

Worksheet time: 22mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan deadlock?

a)

Deadlock terjadi ketika proses saling berbagi sumber daya secara bersamaan.

b)

Deadlock adalah kondisi di mana semua proses berjalan dengan lancar.

c)

Deadlock adalah situasi di mana proses saling berkomunikasi tanpa henti.

d)

Deadlock adalah situasi di mana proses tidak dapat melanjutkan karena saling menunggu.

2.

Sebutkan penyebab terjadinya deadlock!

a)

Resource Allocation Failure

b)

Insufficient Memory Availability

c)

Penyebab terjadinya deadlock antara lain: 1) Mutual Exclusion, 2) Hold and Wait, 3) No Preemption, 4) Circular Wait.

d)

Process Termination

3.

Apa dampak yang ditimbulkan oleh deadlock?

a)

Deadlock meningkatkan efisiensi sistem dan mempercepat proses.

b)

Deadlock mengurangi penggunaan sumber daya dan meningkatkan kinerja.

c)

Deadlock mengakibatkan sistem tidak dapat beroperasi dan menunggu selamanya.

d)

Deadlock menyebabkan sistem beroperasi lebih cepat dan efektif.

4.

Bagaimana cara menghindari terjadinya deadlock?

a)

Mengabaikan penguncian dan membiarkan sistem beroperasi tanpa batas.

b)

Menggunakan penguncian yang teratur dan menghindari penguncian bersilang.

c)

Menerapkan penguncian bersilang untuk meningkatkan efisiensi.

d)

Menggunakan penguncian acak dan membiarkan proses berjalan.

5.

Berikan contoh kasus deadlock dalam sistem operasi!

a)

Proses A menunggu Sumber Daya 1 yang dipegang oleh Proses C, dan Proses C menunggu Sumber Daya 2 yang dipegang oleh Proses A.

b)

Proses A menunggu Sumber Daya 2 yang dipegang oleh Proses B, dan Proses C menunggu Sumber Daya 1 yang dipegang oleh Proses A.

c)

Contoh: Proses A menunggu Sumber Daya 2 yang dipegang oleh Proses B, dan Proses B menunggu Sumber Daya 1 yang dipegang oleh Proses A.

d)

Proses A dan Proses B saling menunggu Sumber Daya yang tidak ada.

6.

Apa solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi deadlock?

a)

Menghindari, mendeteksi, atau mengatasi deadlock.

b)

Mengatasi, menghindari, atau mengabaikan konflik.

c)

Mendeteksi, mengabaikan, atau mengatasi masalah.

d)

Mengabaikan, menunda, atau menghindari deadlock.

7.

Jelaskan apa itu Resource-Allocation Graph!

a)

Resource-Allocation Graph adalah model yang menunjukkan hubungan antar pengguna dalam jaringan.

b)

Resource-Allocation Graph adalah tabel yang mencatat penggunaan memori dalam sistem komputer.

c)

Resource-Allocation Graph adalah graf yang menunjukkan alokasi dan permintaan sumber daya dalam sistem operasi.

d)

Resource-Allocation Graph adalah diagram yang menggambarkan proses dalam sistem operasi.

8.

Apa saja permasalahan yang terkait dengan deadlock?

a)

Deadlock meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya.

b)

Deteksi deadlock selalu mudah dan cepat dilakukan.

c)

Permasalahan yang terkait dengan deadlock meliputi ketidakmampuan sistem untuk menyelesaikan proses, penurunan kinerja, kesulitan dalam deteksi dan penanganan, serta penggunaan sumber daya yang tidak efisien.

d)

Sistem dapat menyelesaikan semua proses dengan cepat.

9.

Apa itu algoritma banker dan fungsinya?

a)

Algoritma Banker adalah algoritma untuk mengelola alokasi sumber daya dan mencegah deadlock.

b)

Algoritma Banker adalah teknik untuk mengatur urutan eksekusi program.

c)

Algoritma Banker digunakan untuk mengoptimalkan penggunaan memori dalam sistem.

d)

Algoritma Banker adalah metode untuk meningkatkan kecepatan proses data.

10.

Jelaskan bagaimana algoritma deteksi deadlock bekerja!

a)

Algoritma deteksi deadlock menggunakan graf alokasi sumber daya untuk mendeteksi siklus yang menunjukkan adanya deadlock.

b)

Algoritma deteksi deadlock menerapkan timeout pada proses untuk menghindari terjadinya deadlock.

c)

Algoritma deteksi deadlock menggunakan metode polling untuk memeriksa status proses secara berkala.

d)

Algoritma deteksi deadlock mengandalkan penguncian sumber daya untuk mencegah terjadinya deadlock.

11.

Sebutkan langkah-langkah untuk mencegah deadlock!

a)

1) Gunakan algoritma pencegahan deadlock. 2) Hindari kondisi yang diperlukan untuk deadlock. 3) Atur urutan pengambilan sumber daya. 4) Gunakan timeout. 5) Implementasikan pengelolaan sumber daya yang baik.

b)

1) Gunakan algoritma penghindaran deadlock. 2) Ciptakan kondisi yang diperlukan untuk deadlock. 3) Atur urutan pengambilan data. 4) Gunakan penguncian permanen. 5) Implementasikan pengelolaan sumber daya yang buruk.

12.

Apa yang terjadi jika deadlock tidak diatasi?

a)

Sistem akan berjalan lebih cepat dan efisien.

b)

Sistem akan mengalokasikan lebih banyak sumber daya.

c)

Proses akan otomatis restart tanpa intervensi.

d)

Sistem menjadi tidak responsif dan proses terhenti.

13.

Bagaimana cara sistem operasi mendeteksi deadlock?

a)

Sistem operasi mendeteksi deadlock dengan memeriksa status memori secara berkala.

b)

Sistem operasi mendeteksi deadlock dengan memantau graf alokasi sumber daya dan mencari siklus.

c)

Sistem operasi mendeteksi deadlock dengan mengalokasikan lebih banyak sumber daya.

d)

Sistem operasi mendeteksi deadlock dengan menghentikan semua proses secara acak.

14.

Apa peran proses dalam terjadinya deadlock?

a)

Proses saling berbagi sumber daya secara bersamaan.

b)

Proses mengalokasikan semua sumber daya tanpa batas.

c)

Proses menghentikan semua aktivitas untuk sementara waktu.

d)

Proses saling menunggu sumber daya yang dipegang oleh satu sama lain.

15.

Sebutkan contoh nyata dari deadlock dalam kehidupan sehari-hari!

a)

Dua orang yang berbicara bersamaan, tidak bisa mendengar satu sama lain.

b)

Dua orang yang saling menunggu di pintu masuk, tidak bisa masuk satu sama lain.

c)

Contoh deadlock dalam kehidupan sehari-hari adalah dua mobil yang terjebak di persimpangan, saling menghalangi dan tidak bisa bergerak.

d)

Dua kereta yang berhenti di jalur yang sama, tidak bisa melanjutkan perjalanan.

16.

Apa yang dimaksud dengan kondisi mutual exclusion dalam deadlock?

a)

Kondisi mutual exclusion adalah keadaan di mana sumber daya tidak dapat diakses oleh lebih dari satu proses pada saat yang sama.

b)

Kondisi mutual exclusion adalah saat semua proses dapat mengakses sumber daya secara bersamaan.

c)

Kondisi mutual exclusion terjadi ketika satu proses menguasai semua sumber daya yang ada.

d)

Kondisi mutual exclusion adalah ketika sumber daya dibagikan secara merata di antara semua proses.

17.

Jelaskan pentingnya pengelolaan sumber daya dalam mencegah deadlock!

a)

Pengelolaan sumber daya penting untuk mencegah deadlock karena mencegah situasi saling menunggu antara proses.

b)

Deadlock dapat dihindari tanpa pengelolaan sumber daya yang baik.

c)

Pengelolaan sumber daya tidak berpengaruh pada proses yang berjalan.

d)

Sumber daya yang tidak dikelola dapat meningkatkan efisiensi proses.

18.

Apa yang dimaksud dengan wait-for graph?

a)

Wait-for graph adalah model yang menggambarkan interaksi pengguna.

b)

Wait-for graph adalah diagram yang menunjukkan alur kerja sistem.

c)

Wait-for graph adalah struktur yang menunjukkan hubungan antar proses.

d)

Wait-for graph adalah graf yang menunjukkan proses yang saling menunggu sumber daya.

19.

Sebutkan karakteristik dari deadlock!

a)

Deadlock tidak melibatkan sumber daya.

b)

Deadlock selalu dapat dihindari.

c)

Deadlock hanya terjadi pada sistem terdistribusi.

d)

Karakteristik deadlock meliputi: 1) Mutual Exclusion, 2) Hold and Wait, 3) No Preemption, 4) Circular Wait.

20.

Bagaimana cara sistem operasi mengelola antrian untuk menghindari deadlock?

a)

Sistem operasi menggunakan algoritma seperti Banker's Algorithm dan teknik penguncian untuk menghindari deadlock.

b)

Sistem operasi menerapkan penguncian ganda dan pengaturan prioritas untuk menghindari deadlock.

c)

Sistem operasi menggunakan metode FIFO dan LRU untuk menghindari deadlock.

d)

Sistem operasi mengandalkan pengelolaan memori dan penjadwalan proses untuk menghindari deadlock.

21.

Apa yang dimaksud dengan kondisi hold and wait dalam konteks deadlock?

a)

Kondisi hold and wait adalah saat proses menunggu sumber daya sambil memegang sumber daya lainnya.

b)

Kondisi hold and wait terjadi ketika semua proses memiliki semua sumber daya yang dibutuhkan.

c)

Kondisi hold and wait adalah ketika proses tidak memegang sumber daya apapun.

d)

Kondisi hold and wait adalah saat proses tidak saling menunggu satu sama lain.

22.

Jelaskan perbedaan antara deadlock dan starvation!

a)

Deadlock terjadi hanya pada sistem terdistribusi, sedangkan starvation dapat terjadi di semua sistem.

b)

Deadlock adalah situasi di mana proses saling menunggu, sedangkan starvation adalah ketika proses tidak pernah mendapatkan sumber daya yang dibutuhkan.

c)

Deadlock dan starvation adalah istilah yang sama dan dapat digunakan secara bergantian.

d)

Deadlock adalah kondisi di mana semua proses berjalan dengan baik, sedangkan starvation adalah kondisi di mana semua proses terhenti.

23.

Apa yang dimaksud dengan preemption dalam konteks pengelolaan deadlock?

a)

Preemption adalah metode untuk menghindari penggunaan sumber daya secara bersamaan.

b)

Preemption adalah saat proses saling menunggu untuk mendapatkan sumber daya yang sama.

c)

Preemption adalah kondisi di mana semua proses berjalan tanpa gangguan.

d)

Preemption adalah teknik untuk menghentikan proses yang sedang berjalan untuk memberikan sumber daya kepada proses lain.

24.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan kondisi circular wait dalam konteks deadlock!

a)

Kondisi circular wait terjadi ketika semua proses memiliki akses penuh terhadap sumber daya.

b)

Kondisi circular wait adalah ketika proses saling menunggu tanpa batas waktu.

c)

Kondisi circular wait adalah situasi di mana proses saling menunggu sumber daya dalam bentuk lingkaran.

d)

Kondisi circular wait adalah saat tidak ada proses yang menunggu sumber daya.

25.

Apa yang dimaksud dengan algoritma penghindaran deadlock?

a)

Algoritma penghindaran deadlock adalah metode untuk menghentikan semua proses secara bersamaan.

b)

Algoritma penghindaran deadlock adalah cara untuk mengalokasikan semua sumber daya kepada satu proses.

c)

Algoritma penghindaran deadlock adalah teknik untuk mendeteksi deadlock setelah terjadi.

d)

Algoritma penghindaran deadlock adalah metode untuk mencegah terjadinya deadlock dengan mengatur alokasi sumber daya.

26.

Jelaskan peran timeout dalam pengelolaan deadlock!

a)

Timeout tidak berpengaruh pada pengelolaan deadlock.

b)

Timeout adalah cara untuk mengalokasikan lebih banyak sumber daya kepada proses.

c)

Timeout digunakan untuk memperpanjang waktu eksekusi proses agar tidak terjadi deadlock.

d)

Timeout adalah teknik untuk menghentikan proses yang tidak merespons dalam waktu tertentu untuk mencegah deadlock.

27.

Bagaimana cara sistem operasi menghindari terjadinya kondisi deadlock?

a)

Sistem operasi menghindari deadlock dengan menghentikan semua proses secara bersamaan.

b)

Sistem operasi menghindari deadlock dengan menerapkan algoritma penghindaran dan pengelolaan sumber daya yang baik.

c)

Sistem operasi menghindari deadlock dengan mengalokasikan semua sumber daya kepada satu proses.

d)

Sistem operasi menghindari deadlock dengan membiarkan proses berjalan tanpa batasan.

28.

Apa yang dimaksud dengan kondisi no preemption dalam konteks deadlock?

a)

Kondisi no preemption adalah saat semua proses memiliki akses penuh terhadap sumber daya.

b)

Kondisi no preemption terjadi ketika proses tidak saling menunggu.

c)

Kondisi no preemption adalah ketika semua proses dapat mengambil sumber daya kapan saja.

d)

Kondisi no preemption adalah saat sumber daya tidak dapat diambil dari proses yang sedang menggunakannya.

29.

Jelaskan bagaimana pengaruh penguncian terhadap terjadinya deadlock!

a)

Penguncian dapat meningkatkan kemungkinan deadlock jika tidak dikelola dengan baik.

b)

Penguncian tidak berpengaruh pada terjadinya deadlock.

c)

Penguncian selalu mencegah terjadinya deadlock.

d)

Penguncian hanya berpengaruh pada sistem terdistribusi.

30.

Apa yang dimaksud dengan penghindaran deadlock dalam sistem operasi?

a)

Penghindaran deadlock adalah metode untuk mendeteksi deadlock setelah terjadi.

b)

Penghindaran deadlock adalah kondisi di mana semua proses berjalan tanpa saling menunggu.

c)

Penghindaran deadlock adalah teknik untuk mencegah terjadinya deadlock dengan mengatur alokasi sumber daya.

d)

Penghindaran deadlock adalah cara untuk mengabaikan masalah deadlock dalam sistem.

31.

Jelaskan perbedaan antara pengelolaan sumber daya yang baik dan buruk dalam konteks deadlock!

a)

Pengelolaan sumber daya yang baik mencegah deadlock, sedangkan yang buruk dapat menyebabkan deadlock.

b)

Pengelolaan sumber daya yang baik tidak berpengaruh pada terjadinya deadlock.

c)

Pengelolaan sumber daya yang baik selalu mengalokasikan semua sumber daya kepada satu proses.

d)

Pengelolaan sumber daya yang baik hanya berlaku untuk sistem terdistribusi.

32.

Bagaimana cara sistem operasi menggunakan algoritma penghindaran untuk mencegah deadlock?

a)

Sistem operasi menggunakan algoritma penghindaran dengan memantau permintaan sumber daya dan mengalokasikannya secara bijaksana.

b)

Sistem operasi menggunakan algoritma penghindaran dengan menghentikan semua proses secara bersamaan.

c)

Sistem operasi menggunakan algoritma penghindaran dengan mengabaikan penguncian.

d)

Sistem operasi menggunakan algoritma penghindaran dengan membiarkan proses berjalan tanpa batasan.

33.

Apa yang dimaksud dengan kondisi hold and wait dalam konteks deadlock?

a)

Kondisi hold and wait adalah ketika proses saling berbagi sumber daya secara bersamaan.

b)

Kondisi hold and wait adalah saat proses tidak memegang sumber daya apapun.

c)

Kondisi hold and wait terjadi ketika semua proses memiliki akses penuh terhadap sumber daya.

d)

Kondisi hold and wait adalah saat proses menahan sumber daya yang sudah dialokasikan sambil menunggu sumber daya lain.

34.

Jelaskan bagaimana pengaruh prioritas proses terhadap terjadinya deadlock!

a)

Prioritas proses selalu mencegah terjadinya deadlock.

b)

Prioritas proses dapat meningkatkan kemungkinan deadlock jika proses dengan prioritas tinggi menunggu sumber daya dari proses dengan prioritas rendah.

c)

Prioritas proses dapat mengurangi kemungkinan deadlock dengan mengatur urutan eksekusi.

d)

Prioritas proses tidak berpengaruh pada terjadinya deadlock.

35.

Apa yang dimaksud dengan algoritma pemulihan deadlock?

a)

Algoritma pemulihan deadlock adalah metode untuk meningkatkan kecepatan proses data.

b)

Algoritma pemulihan deadlock adalah teknik untuk mengalokasikan sumber daya secara acak.

c)

Algoritma pemulihan deadlock adalah cara untuk mencegah terjadinya deadlock sejak awal.

d)

Algoritma pemulihan deadlock adalah metode untuk mendeteksi dan menghentikan proses yang terlibat dalam deadlock.

36.

Apa yang dimaksud dengan kondisi wait-for dalam konteks deadlock?

a)

Kondisi wait-for adalah situasi di mana proses menunggu sumber daya yang sedang digunakan oleh proses lain.

b)

Kondisi wait-for adalah saat proses saling berbagi sumber daya secara bersamaan.

c)

Kondisi wait-for adalah ketika semua proses memiliki akses penuh terhadap sumber daya.

d)

Kondisi wait-for adalah saat proses tidak memegang sumber daya apapun.

37.

Jelaskan peran algoritma Banker dalam mencegah deadlock!

a)

Algoritma Banker hanya digunakan dalam sistem terdistribusi.

b)

Algoritma Banker digunakan untuk mengalokasikan sumber daya secara acak.

c)

Algoritma Banker adalah metode untuk memantau dan mengelola permintaan sumber daya dari proses.

d)

Algoritma Banker tidak berpengaruh pada pengelolaan deadlock.

38.

Apa yang dimaksud dengan recovery dalam konteks deadlock?

a)

Recovery adalah metode untuk meningkatkan kecepatan proses data.

b)

Recovery adalah proses untuk menghindari terjadinya deadlock sejak awal.

c)

Recovery adalah teknik untuk mengembalikan sistem ke keadaan sebelum terjadinya deadlock.

d)

Recovery adalah cara untuk mendeteksi deadlock setelah terjadi.

39.

Jelaskan bagaimana pengaruh penguncian (locking) terhadap terjadinya deadlock!

a)

Penguncian tidak berpengaruh pada terjadinya deadlock.

b)

Penguncian hanya berfungsi dalam sistem terdistribusi.

c)

Penguncian dapat menyebabkan deadlock jika tidak dikelola dengan baik.

d)

Penguncian selalu mencegah terjadinya deadlock.

40.

Jelaskan peran algoritma Wait-Die dalam mencegah deadlock!

a)

Algoritma Wait-Die hanya digunakan dalam sistem terdistribusi.

b)

Algoritma Wait-Die tidak berpengaruh pada pengelolaan deadlock.

c)

Algoritma Wait-Die digunakan untuk mengatur prioritas proses dalam penguncian.

d)

Algoritma Wait-Die adalah metode untuk mengalokasikan sumber daya secara acak.

41.

Apa yang dimaksud dengan kondisi no preemption dalam konteks deadlock?

a)

Kondisi no preemption adalah saat sumber daya tidak dapat diambil dari proses yang sedang menggunakannya.

b)

Kondisi no preemption adalah ketika semua proses dapat mengakses sumber daya secara bersamaan.

c)

Kondisi no preemption adalah saat sumber daya dibagikan secara merata di antara semua proses.

d)

Kondisi no preemption terjadi ketika satu proses menguasai semua sumber daya yang ada.

42.

Jelaskan bagaimana cara sistem operasi mendeteksi terjadinya deadlock!

a)

Deteksi deadlock dilakukan dengan menghentikan semua proses yang berjalan.

b)

Sistem operasi mendeteksi deadlock dengan memantau status semua proses secara bersamaan.

c)

Sistem operasi tidak dapat mendeteksi deadlock secara otomatis.

d)

Sistem operasi menggunakan algoritma tertentu untuk memeriksa siklus dalam Resource-Allocation Graph.

43.

Apa yang dimaksud dengan kondisi circular wait dalam konteks deadlock?

a)

Kondisi circular wait adalah saat semua proses saling menunggu satu sama lain dalam urutan yang melingkar.

b)

Kondisi circular wait terjadi ketika tidak ada proses yang menunggu sumber daya.

c)

Kondisi circular wait adalah saat semua proses memiliki akses penuh terhadap sumber daya.

d)

Kondisi circular wait adalah saat proses tidak saling berinteraksi.

44.

Jelaskan peran penguncian bersilang dalam pengelolaan deadlock!

a)

Penguncian bersilang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya deadlock jika tidak dikelola dengan baik.

b)

Penguncian bersilang selalu mencegah terjadinya deadlock.

c)

Penguncian bersilang tidak berpengaruh pada pengelolaan deadlock.

d)

Penguncian bersilang hanya digunakan dalam sistem terdistribusi.

45.

Jelaskan bagaimana pengaruh alokasi sumber daya terhadap terjadinya starvation!

a)

Alokasi sumber daya yang baik selalu mencegah starvation.

b)

Starvation tidak dipengaruhi oleh alokasi sumber daya.

c)

Alokasi sumber daya yang tidak tepat dapat menyebabkan starvation jika proses tidak mendapatkan sumber daya yang dibutuhkan.

d)

Starvation hanya terjadi pada sistem terdistribusi.

46.

Apa yang dimaksud dengan kondisi hold and wait dalam konteks starvation?

a)

Kondisi hold and wait dalam starvation adalah saat proses menunggu sumber daya sambil memegang sumber daya lainnya.

b)

Kondisi hold and wait tidak berpengaruh pada starvation.

c)

Kondisi hold and wait adalah ketika semua proses memiliki akses penuh terhadap sumber daya.

d)

Kondisi hold and wait adalah saat proses tidak memegang sumber daya apapun.

47.

Jelaskan perbedaan antara starvation dan deadlock!

a)

Starvation hanya terjadi pada sistem terdistribusi, sedangkan deadlock dapat terjadi di semua sistem.

b)

Starvation adalah kondisi di mana semua proses berjalan dengan baik, sedangkan deadlock adalah kondisi di mana semua proses terhenti.

c)

Starvation dan deadlock adalah istilah yang sama dan dapat digunakan secara bergantian.

d)

Starvation adalah kondisi di mana proses tidak pernah mendapatkan sumber daya, sedangkan deadlock adalah situasi di mana proses saling menunggu.

48.

Jelaskan bagaimana algoritma penghindaran dapat membantu dalam pengelolaan deadlock!

a)

Algoritma penghindaran tidak berpengaruh pada pengelolaan deadlock.

b)

Algoritma penghindaran hanya digunakan dalam sistem terdistribusi.

c)

Algoritma penghindaran mencegah deadlock dengan memantau dan mengatur permintaan sumber daya secara dinamis.

d)

Algoritma penghindaran membantu dengan mengalokasikan semua sumber daya kepada satu proses.

49.

Apa yang dimaksud dengan kondisi mutual exclusion dalam konteks deadlock?

a)

Kondisi mutual exclusion adalah saat semua proses saling menunggu untuk mendapatkan sumber daya yang sama.

b)

Kondisi mutual exclusion adalah saat tidak ada proses yang memegang sumber daya.

c)

Kondisi mutual exclusion terjadi ketika setidaknya satu proses memegang sumber daya dan proses lain tidak dapat mengaksesnya.

d)

Kondisi mutual exclusion adalah saat semua proses dapat mengakses sumber daya secara bersamaan.

50.

Jelaskan peran timeout dalam mencegah terjadinya deadlock!

a)

Timeout dapat digunakan untuk menghentikan proses yang tidak merespons dan mengurangi kemungkinan deadlock.

b)

Timeout tidak berpengaruh pada pengelolaan deadlock.

c)

Timeout hanya digunakan dalam sistem terdistribusi.

d)

Timeout adalah cara untuk memperpanjang waktu eksekusi proses agar tidak terjadi deadlock.

51.

Bagaimana cara mendeteksi terjadinya deadlock dalam sistem?

a)

Menerapkan graf alokasi sumber daya untuk mendeteksi siklus.

b)

Memantau penggunaan CPU untuk mendeteksi proses yang tidak aktif.

c)

Menunggu hingga semua proses selesai untuk memastikan tidak ada deadlock.

d)

Menggunakan algoritma polling untuk memeriksa status proses secara berkala.

52.

Apa yang dimaksud dengan algoritma Wait-Die dalam konteks deadlock?

a)

Algoritma Wait-Die tidak berpengaruh pada pengelolaan deadlock.

b)

Algoritma Wait-Die adalah metode untuk mengalokasikan sumber daya secara acak.

c)

Algoritma Wait-Die adalah teknik untuk mengatur prioritas proses dalam penguncian.

d)

Algoritma Wait-Die digunakan untuk menghentikan semua proses secara bersamaan.

53.

Jelaskan bagaimana kondisi circular wait dapat menyebabkan deadlock!

a)

Circular wait tidak berpengaruh pada terjadinya deadlock.

b)

Circular wait adalah saat semua proses memiliki akses penuh terhadap sumber daya.

c)

Circular wait hanya terjadi pada sistem terdistribusi.

d)

Circular wait terjadi ketika proses saling menunggu sumber daya yang dipegang oleh satu sama lain.

54.

Jelaskan bagaimana algoritma pengelolaan sumber daya dapat mempengaruhi terjadinya deadlock!

a)

Algoritma pengelolaan sumber daya yang baik dapat mencegah terjadinya deadlock.

b)

Algoritma pengelolaan sumber daya hanya berfungsi dalam sistem terdistribusi.

c)

Algoritma pengelolaan sumber daya selalu menyebabkan deadlock.

d)

Algoritma pengelolaan sumber daya tidak berpengaruh pada terjadinya deadlock.

55.

Apa yang dimaksud dengan kondisi wait-for graph dalam konteks deadlock?

a)

Wait-for graph adalah representasi grafis dari proses yang saling menunggu sumber daya.

b)

Wait-for graph tidak berpengaruh pada terjadinya deadlock.

c)

Wait-for graph adalah metode untuk mengalokasikan sumber daya secara acak.

d)

Wait-for graph adalah kondisi di mana semua proses memiliki akses penuh terhadap sumber daya.

56.

Jelaskan peran timeout dalam mencegah deadlock!

a)

Timeout hanya digunakan dalam sistem terdistribusi.

b)

Timeout selalu menyebabkan terjadinya deadlock.

c)

Timeout dapat menghentikan proses yang tidak aktif dan mencegah deadlock.

d)

Timeout tidak berpengaruh pada pengelolaan deadlock.

57.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan kondisi mutual exclusion dalam konteks deadlock!

a)

Kondisi mutual exclusion adalah saat semua proses dapat mengakses sumber daya secara bersamaan.

b)

Kondisi mutual exclusion terjadi ketika setidaknya satu proses harus memegang sumber daya secara eksklusif.

c)

Kondisi mutual exclusion adalah ketika tidak ada proses yang memegang sumber daya.

d)

Kondisi mutual exclusion adalah saat semua proses saling menunggu untuk mendapatkan sumber daya.

58.

Apa yang dimaksud dengan preemption dalam konteks pengelolaan deadlock?

a)

Preemption adalah kondisi di mana semua proses berjalan tanpa gangguan.

b)

Preemption adalah cara untuk mengalokasikan semua sumber daya kepada satu proses.

c)

Preemption adalah teknik untuk menghentikan proses yang sedang berjalan untuk memberikan sumber daya kepada proses lain.

d)

Preemption tidak berpengaruh pada pengelolaan deadlock.

59.

Jelaskan bagaimana pengelolaan antrian dapat mempengaruhi terjadinya deadlock!

a)

Pengelolaan antrian yang baik dapat mencegah deadlock dengan mengatur urutan akses sumber daya.

b)

Pengelolaan antrian tidak berpengaruh pada terjadinya deadlock.

c)

Pengelolaan antrian yang buruk selalu menghindari terjadinya deadlock.

d)

Pengelolaan antrian hanya relevan dalam sistem terdistribusi.

60.

Jelaskan bagaimana pengaruh penguncian berlapis (nested locking) terhadap terjadinya deadlock!

a)

Penguncian berlapis selalu mencegah terjadinya deadlock.

b)

Penguncian berlapis dapat meningkatkan risiko deadlock jika tidak dikelola dengan baik.

c)

Penguncian berlapis tidak berpengaruh pada terjadinya deadlock.

d)

Penguncian berlapis hanya digunakan dalam sistem terdistribusi.

61.

Apa yang dimaksud dengan kondisi preemption dalam konteks deadlock?

a)

Kondisi preemption adalah saat proses saling menunggu satu sama lain.

b)

Kondisi preemption adalah saat proses tidak memegang sumber daya apapun.

c)

Kondisi preemption terjadi ketika semua proses memiliki akses penuh terhadap sumber daya.

d)

Kondisi preemption adalah saat proses dapat mengambil sumber daya dari proses lain untuk mencegah deadlock.

62.

Jelaskan peran algoritma Wait-Die dalam pengelolaan starvation!

a)

Algoritma Wait-Die hanya digunakan dalam sistem terdistribusi.

b)

Algoritma Wait-Die tidak berpengaruh pada pengelolaan starvation.

c)

Algoritma Wait-Die digunakan untuk mengatur prioritas proses dalam penguncian untuk mencegah starvation.

d)

Algoritma Wait-Die adalah metode untuk mengalokasikan sumber daya secara acak.

63.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan hold and wait dalam konteks deadlock!

a)

Hold and wait adalah kondisi di mana proses memegang sumber daya sambil menunggu sumber daya lain.

b)

Hold and wait adalah saat semua proses tidak memegang sumber daya.

c)

Hold and wait terjadi ketika proses tidak saling menunggu.

d)

Hold and wait adalah ketika semua proses memiliki akses penuh terhadap sumber daya.

64.

Apa yang dimaksud dengan deadlock prevention?

a)

Deadlock prevention adalah metode untuk meningkatkan kecepatan proses data.

b)

Deadlock prevention adalah teknik untuk mencegah terjadinya deadlock dengan menghindari kondisi yang diperlukan.

c)

Deadlock prevention adalah cara untuk mengalokasikan semua sumber daya kepada satu proses.

d)

Deadlock prevention adalah metode untuk mendeteksi deadlock setelah terjadi.

65.

Jelaskan peran timeout dalam mencegah deadlock!

a)

Timeout dapat menghentikan proses yang tidak aktif untuk mencegah deadlock.

b)

Timeout hanya berlaku untuk sistem terdistribusi.

c)

Timeout tidak berpengaruh pada terjadinya deadlock.

d)

Timeout selalu meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya.