wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SPO TRANSMUKOSAL

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Mukosa oral terdiri dari beberapa area, kecuali....

a)

Bukal

b)

Sublingual

c)

Gingiva

d)

Konjungtiva

2.

Salah satu karakteristik fisiologis dari mukosa oral adalah ketebalan epitel, jika target penyerapan obat berada di sublingual, maka berapakah ketebalan epitelnya? dan bagaimana absorpsi obatnya?

a)

100-200 μm dengan absorpsi yang cepat

b)

500-800 μm dengan absorpsi yang lambat

c)

500-800 μm dengan absorpsi yang cepat

d)

100-200 μm dengan absorpsi yang moderat

3.

Pada mukosa oral terdapat banyak sekali pembuluh darah atau dalam hal lain mempunyai vaskularisasi yang tinggi. Berikut pernyataan yang benar mengenai fisiologi mukosa oral....

a)

Semakin banyak pembuluh darah maka obat akan semakin lambat untuk mencapai sirkulasi sistemik

b)

Karena obat cepat sampai di sirkulasi sistemik maka akan terhindar dari first-pass metabolism sehingga bioavailabilitas menjadi menurun

c)

Karena obat cepat sampai di sirkulasi sistemik maka akan terjadi first-pass metabolism sehingga bioavailabilitas menjadi menurun

d)

Biovailabitas meningkat karena first-pass metabolism dapat dihindari

4.

Pernyataan yang paling tepat mengenai urutan permeabilitas pada mukosa oral adalah....

a)

Bukal > Gingiva > Sublingual

b)

Sublingual > Gingiva > Bukal

c)

Sublingual > Bukal > Gingiva

d)

Bukal > Sublingual > Gingiva

5.

Berikut pernyataan yang benar mengenai faktor yang mempengaruhi permeabilitas pada mukosa oral

a)

Obat dengan ukuran partikel yang besar dapat memperbaiki permeabilitas

b)

Obat dengan sifat lipofilik akan lebih baik kelarutannya sehingga proses permeabilitas menjadi lebih mudah

c)

Obat dengan pH yang mendekati pH mulut yakni 5,0 dapat memperbaiki permeabilitas

d)

Obat dengan pH yang sama dengan pH mulut yakni 8,4 dapat memperbaiki permeabilitas

6.

Didalam mukosa oral terdapat saliva yang cukup banyak sehingga dapat melarutkan dan menggeser bentuk sediaan obat yang pada akhirnya kontak obat dengan mukosa menjadi lebih singkat, berdasarkan hal tersebut maka jenis polimer apa yang dibutuhkan agar obat dapat bertahan lebih lama di mukosa?

a)

Polimer bio/mukoadesif

b)

Polimer lipofilik

c)

Polimer termoplastik

d)

Polimer adisi

7.

Berdasarkan karakteristik biokimia mukosa oral, pernyataan dibawah ini yang lebih tepat adalah.....

a)

Muatan negatif dari mucin dapat menarik polimer yang bermuatan positif misalnya kitosan sehingga terjadi interaksi ionik dan obat bertahan lama dengan penempelan yang kuat di permukaan mukosa membuat absorpsi menjadi meningkat

b)

Muatan negatif dari mucin dapat menarik polimer yang bermuatan negatif juga misalnya kitosan sehingga terjadi interaksi ionik dan obat bertahan lama dengan penempelan yang kuat di permukaan mukosa membuat absorpsi menjadi meningkat

c)

Muatan positif dari mucin dapat menarik polimer yang bermuatan positif misalnya kitosan sehingga terjadi interaksi ionik dan obat bertahan lama dengan penempelan yang kuat di permukaan mukosa membuat absorpsi menjadi meningkat

d)

Muatan positif dari mucin dapat menarik polimer yang bermuatan negatif misalnya kitosan sehingga terjadi interaksi ionik dan obat bertahan lama dengan penempelan yang kuat di permukaan mukosa membuat absorpsi menjadi meningkat

8.

Dibawah ini yang bukan merupakan teori bioadesif adalah....

a)

Wetting theory

b)

Diffusion theory

c)

Disolution theory

d)

Electronic theory

9.

Semakin baik polimer dalam membasahi permukaan mukosa, maka luas kontak dan interaksi antar permukaan meningkat sehingga adhesi akan semakin kuat. Hal ini merupakan teori bioadesif berupa....

a)

Wetting theory

b)

Diffusion theory

c)

Disolution theory

d)

Electronic theory

10.

Pernyataan berikut yang tepat mengenai faktor yang mempengaruhi wetting pada teori bioadesif

a)

Tegangan permukaan berpengaruh pada kontrol seberapa cepat polimer menyebar

b)

Jika energi antar muka/energi interfasial tinggi maka interaksi lebih kuat dan wetting mudah terjadi

c)

Viskositas polimer berpengaruh pada kontrol seberapa cepat polimer menyebar

d)

Viskositas polimer yang tinggi dapat memberikan daya lekat yang tinggi pula

11.

Ketika polimer bioadesif menempel pada mukosa, rantai polimer akan masuk (berpenetrasi) ke dalam jaringan mukin yang ada di permukaan mukosa membentuk rantai yang saling membelit/entanglement menjadi ikatan fisik yang meberikan gaya lekat. Hal ini merupakan penjelasan dari teori bioadesif berupa...

a)

Wetting theory

b)

Diffusion theory

c)

Disolution theory

d)

Electronic theory

12.

Polimer mengalami degradasi sehingga obat dilepaskan secara linear. Hal ini merupakan mekanisme pelepasan.....

a)

Difusi

b)

Erosi

c)

Swelling

d)

Kombinasi antara difusi dan erosi

13.

Persyaratan polimer bio/mukoadesif adalah, kecuali.....

a)

Hidrofilik

b)

Mampu menyerap air

c)

Membentuk ikatan dengan mukus

d)

Inkompatibel

14.

Dibawah ini yang termasuk pada polimer semi sintetik adalah....

a)

Kitosan

b)

Pektin

c)

CMC

d)

Carbopol

15.

Vitamin B12 merupakan salah satu contoh sediaan transmukosal berupa....

a)

Tablet bukal

b)

Film sublingual

c)

Lozenge

d)

Sublingual tablet