NEW
Font size
WorksheetsStruktur dan fungsi tubuh MH
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Nutrien esensial yang menghasilkan energi tertinggi per gram (9 kalori/gram) dan berfungsi sebagai isolator untuk mempertahankan panas tubuh adalah
Karbohidrat
Protein
Lemak
Vitamin
Fungsi utama trombosit (keping darah) dalam sistem peredaran darah adalah
Melawan kuman penyakit (fagositosit)
Mengangkut oksigen ke seluruh tubuh
Berperan dalam proses pembekuan darah
Mengangkut sari makanan melalui plasma
Enzim yang memulai pemecahan karbohidrat (pati) di dalam mulut dan terkandung dalam air liur adalah
Pepsin
Ptialin/Amilase
Lipase
Tripsin
Zat sisa metabolisme yang dikeluarkan oleh paru-paru sebagai bagian dari sistem ekskresi adalah
Urea dan air
Asam urat dan garam
Bilirubin dan empedu
Karbon dioksida dan uap air
Saat menelan makanan atau minuman, supaya tidak tersedak, di bagian laring terdapat katup untuk menutup saluran pernapasan agar makanan/minuman tidak masuk ke paru-paru. Katup ini dinamakan
Pita suara
Pleura
Epiglotis
Epitelium
Ruang jantung yang memiliki dinding otot paling tebal karena tugasnya memompa darah bersih ke seluruh tubuh melalui aorta adalah
Atrium kanan (Serambi kanan)
Atrium kiri (Serambi kiri)
Ventrikel kanan (Bilik kanan)
Ventrikel kiri (Bilik kiri)
Setelah terjadi filtrasi di glomerulus, tahapan pembentukan urin selanjutnya yang melibatkan penyerapan kembali zat-zat yang masih berguna seperti glukosa dan asam amino di tubulus proksimal adalah
Filtrasi
Reabsorpsi
Augmentasi
Defekasi
Saat makanan masuk dari lambung ke usus halus, kondisi pH harus berubah dari sangat asam menjadi netral agar enzim pencernaan di usus dapat bekerja optimal. Organ yang berperan mengeluarkan cairan penyangga untuk membantu menetralkan keasaman tersebut adalah
Lambung
Hati
Pankreas
Kerongkongan
Darah kaya oksigen dipompa dari ventrikel (bilik) kiri menuju seluruh tubuh melalui aorta dan kembali ke jantung melalui vena cava, masuk ke atrium (serambi) kanan. Sirkulasi ini dikenal sebagai
Peredaran darah pulmonal
Peredaran darah kecil
Peredaran darah sistemik (besar)
Peredaran limfatik
Perhatikan gambar pedoman “Isi Piringku” dari Kementerian Kesehatan RI berikut ini. Berdasarkan pedoman tersebut, komposisi piring makan yang direkomendasikan untuk pola makan seimbang adalah
75% karbohidrat (makanan pokok) dan 25% lauk-pauk (protein)
½ piring buah & sayur (dengan porsi sayur lebih banyak daripada buah)
50% protein hewani dan 50% makanan pokok
Mengurangi buah dan sayur agar kalori tidak berlebih
Pernyataan yang benar mengenai mekanisme proses inspirasi (menarik napas) adalah
Otot diafragma relaksasi (membentuk kubah) dan tekanan udara di paru-paru menjadi tinggi.
Otot diafragma berkontraksi (menurun) dan volume rongga dada membesar.
Otot antar tulang rusuk relaksasi dan tulang rusuk bergerak ke bawah.
Volume rongga dada menyempit sehingga udara terdorong keluar.
Sel darah merah yang telah tua atau rusak akan dihancurkan oleh organ tertentu sebelum komponennya digunakan kembali oleh tubuh. Organ utama yang berperan dalam proses penghancuran sel darah merah tersebut adalah
Ginjal
Hati
Paru-paru
Lambung
Aterosklerosis, penimbunan lemak di dalam pembuluh darah, merupakan kondisi yang meningkatkan risiko hipertensi dan serangan jantung karena
Menghambat darah membeku saat terjadi luka.
Meningkatkan jumlah sel darah putih secara berlebihan.
Menghasilkan karbon monoksida yang beracun.
Penimbunan lemak menyempitkan pembuluh darah, memaksa jantung memompa lebih kuat.
Zat karbon monoksida (CO) dalam asap rokok sangat berbahaya bagi sistem peredaran darah dan pernapasan karena
Bersifat lengket yang dapat merusak alveoli secara permanen.
Menyebabkan kecanduan sehingga perokok kesulitan berhenti.
Menghambat hemoglobin dalam darah mengikat dan mengangkut oksigen.
Menyebabkan pembengkakan kronis pada saluran bronkus.
Seorang pelari maraton mengalami dehidrasi berat akibat kehilangan banyak cairan melalui keringat dan kurang minum. Dalam upaya ginjal untuk menjaga keseimbangan cairan (homeostasis), perubahan yang paling mungkin terjadi pada urin adalah
Volume urin meningkat dan berwarna sangat jernih.
Volume urin menurun drastis dan konsentrasi zat sisa (pekat) meningkat.
Terjadi filtrasi zat sisa yang lebih lambat, tetapi volume tetap.
Volume urin tetap normal karena ginjal tidak terpengaruh dehidrasi.
Arteri dilengkapi dengan dinding yang tebal, kuat, dan elastis dibandingkan vena. Karakteristik struktural ini sangat penting karena
Arteri memiliki katup yang harus kuat menahan tekanan balik.
Arteri bertugas mengangkut darah kotor kembali ke jantung.
Volume urin tetap normal karena ginjal tidak terpengaruh dehidrasi.
Arteri harus menahan tekanan darah tinggi yang dihasilkan langsung dari kontraksi ventrikel jantung.
Dalam kegiatan praktikum bahaya merokok yang sudah kita lakukan, asap rokok ditiupkan melalui alat dan meninggalkan residu kekokelatan pada kapas. Residu tar dan karsinogen tersebut terbukti mampu merusak jaringan paru. Berdasarkan hasil ini, alasan utama merokok dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru adalah
Tar dan karsinogen dalam asap rokok dapat memicu mutasi DNA pada sel paru secara bertahap hingga berkembang menjadi kanker.
Tar bersifat lengket sehingga hanya menumpuk di permukaan kapas dan tidak masuk ke jaringan paru-paru manusia.
Nikotin meningkatkan detak jantung sehingga memaksa paru-paru bekerja lebih keras dan menumbuhkan sel kanker.
Residu asap rokok di paru-paru hanya mengganggu pertukaran oksigen tetapi tidak menyebabkan perubahan struktur sel.
Banyak remaja sering makan tergesa-gesa, jarang sarapan, dan sering mengonsumsi makanan pedas atau berlemak. Kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko iritasi lambung. Upaya yang paling tepat untuk menjaga kesehatan pencernaan adalah…
Mengonsumsi minuman bersoda setelah makan karena dapat membantu melancarkan pencernaan.
Mengurangi frekuensi makan menjadi dua kali sehari agar lambung tidak bekerja terlalu sering.
Mengunyah makanan secara perlahan, makan teratur, dan menghindari makanan yang dapat memicu iritasi.
Mengonsumsi obat antasida setiap hari untuk menetralkan asam lambung meskipun tidak sedang sakit.
Penderita Leukimia sering mengalami anemia meskipun jumlah sel darah putihnya berlebihan. Hal ini disebabkan karena...
Sel darah putih yang diproduksi tidak berfungsi optimal dan sel darah putih bersifat fagositosis, memakan sel darah merah.
Sel darah merah diproduksi terlalu cepat sehingga menyebabkan kelelahan.
Sel darah putih yang berlebihan menghambat produksi trombosit sehingga darah sulit membeku.
Produksi bilirubin meningkat drastis yang merusak organ hati.
Untuk memastikan Ginjal dapat menyaring darah dengan baik dan mencegah batu ginjal, serta membantu Kulit mengatur suhu tubuh melalui keringat, tindakan pola hidup sehat yang paling krusial adalah...
Menghindari konsumsi makanan yang digoreng (lemak trans).
Rutin berolahraga berat untuk meningkatkan detak jantung.
Memastikan asupan air putih ± 8 gelas per hari dan menjaga kebersihan kulit.
Membatasi asupan karbohidrat kompleks.
