wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

LATIHAN SOAL ASSESMEN GEOGRAFI KELAS XI.2-XI.4

Total questions: 40

Worksheet time: 26mins

Name
Class
Date
1.
Terumbu karang dan keindahan bawah laut adalah SDA non-ekstraktif yang berharga. Pemanfaatan SDA ini yang paling lestari dan memberikan nilai tambah tinggi secara ekonomi adalah...
a)
Mengambil terumbu karang untuk dijual sebagai dekorasi akuarium karena nilainya tinggi.
b)
Mengizinkan penangkapan ikan di sekitar terumbu karang menggunakan bahan peledak.
c)
Pengembangan ekowisata bahari (snorkeling dan diving) dengan regulasi ketat dan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengelolaan kawasan konservasi perairan.
d)
Konversi area terumbu karang menjadi pelabuhan industri besar.
e)
Pembangunan hotel di atas terumbu karang untuk menarik wisatawan kelas atas.
2.
Penambangan pasir laut atau galian C (tanah/batu) adalah SDA penting untuk pembangunan infrastruktur. Analisis dampak negatif utama dari penambangan agregat berlebihan di wilayah pesisir adalah...
a)
Peningkatan kesuburan tanah pertanian di sekitar lokasi penambangan.
b)
Peningkatan abrasi pantai, intrusi air laut ke akuifer daratan, dan kerusakan ekosistem biota dasar laut.
c)
Penurunan suhu air laut secara drastis yang menguntungkan perikanan.
d)
Munculnya gunung berapi baru akibat pergeseran sedimen.
e)
Penurunan harga bahan bangunan secara keseluruhan.
3.
Indonesia memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan dari sumberdaya alam yang ada. Salah satu contohnya seperti hutan yang dapat menghasilkan kayu, oksigen, dan air bersih untuk keberlangsungan hidup manusia. Selain itu ada pula bahan bakar fosil dan batu bara yang dapat diolah sebagai sumber tenaga. Bagaimanakah langkah yang harus dilakukan untuk menjaga keberadaan sumberdaya hutan di Indonesia, mengingat peranan hutan yang sangat penting bagi kehidupan?
a)
Mengolah hasil hutan menjadi barang jadi yang bernilai tinggi dipasaran
b)
Membuka lahan untuk diolah dengan program kerja sama masyarakat
c)
Menggalakkan kampanye lingkungan sebagai bentuk dukungan pasif
d)
Menggunakan sumber energi terbaharui sebagai alternatif pengganti
e)
Mengembangkan aktifitas pada sektor pertanian dan perkebunan sawit
4.
Secara umum, keanekaragaman hayati di Bumi memiliki pola yang paling tinggi di wilayah...
a)
Subtropis karena memiliki empat musim yang jelas.
b)
Kutub Utara karena memiliki adaptasi makhluk hidup yang unik.
c)
Khatulistiwa (tropis) karena suhu dan curah hujan yang tinggi sepanjang tahun.
d)
Gurun pasir karena seleksi alamnya sangat ekstrem.
e)
Wilayah beriklim sedang karena minimnya gangguan iklim.
5.
Indonesia dikenal sebagai negara dengan tingkat keanekaragaman hayati yang sangat tinggi (megabiodiversity). Hal ini terutama didukung oleh faktor utama, yaitu...
a)
Tingginya intensitas gempa bumi yang merangsang evolusi cepat.
b)
Berada pada wilayah lintang sedang.
c)
Memiliki iklim tropis dengan curah hujan tinggi, bentang alam yang beragam, dan posisi geologis yang unik.
d)
Sebagian besar wilayah Indonesia adalah gurun.
e)
Semua spesies flora dan fauna di Indonesia bersifat endemik.
6.
Kelompok fauna tipe Asiatis (Barat) di Indonesia memiliki ciri-ciri umum yang mirip dengan fauna Asia Tenggara, seperti banyak ditemukan mamalia berukuran besar. Contoh hewan yang termasuk tipe Asiatis adalah...
a)
Cenderawasih, Maleo, dan Kuskus.
b)
Komodo, Anoa, dan Babirusa.
c)
Gajah Sumatera, Badak Bercula Satu, dan Harimau Sumatera.
d)
Kanguru Pohon dan Walabi.
e)
Burung Kakaktua Raja dan Kasuari.
7.
Kelompok fauna tipe Australis (Timur) di Indonesia memiliki ciri yang mirip dengan fauna Australia, yaitu banyak ditemukan mamalia berkantung. Wilayah utama penyebaran fauna tipe Australis meliputi...
a)
Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.
b)
Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Maluku.
c)
Papua, Kepulauan Aru, dan Halmahera.
d)
Bali, Lombok, dan Sumbawa.
e)
Jawa, Bali, dan Sumatera.
8.
Pada bulan September 2020 lalu, ratusan paus pilot terdampar di pesisin barat Pulau Tasmania, Australia. Kejadian tersebut terjadi saat musim migrasi paus menuju Selandia Baru. Dari peristiwa tersebut, sebanyak 90 ekor dari 270 ekor paus mati karena tidak bisa kembali menuju laut dalam. Sementara paus yang dapat dievakuasi hanya sebesar 25 ekor saja Diperkirakan kejadian ini disebabkan karena pemimpin kelompok paus salah arah. Kejadian yang sama juga terjadi pada tahun 2018 dimana lebih dari 200 paus pilot mati di Selandia Baru. Bagaimanakah upaya yang dapat dilakukan untuk mempertahankan populasi paus pilot?
a)
Memberdayakan sumber makanan untuk paus pilot
b)
Menjaga kelestarian ekosistem sebagai habitat paus
c)
Membangun fasilitas berupa break water di pesisir
d)
Melakukan pemantauan berkala saat musim migrasi
e)
Memanfaatkan sonar sebagai peringatan bagi paus
9.
Di antara faktor-faktor lingkungan berikut, manakah yang termasuk faktor edafik yang paling dominan mempengaruhi jenis dan persebaran flora?
a)
Suhu udara dan angin
b)
Ketinggian tempat dan lereng
c)
Persaingan antar spesies dan predator
d)
Curah hujan dan kelembaban
e)
Kandungan unsur hara (kesuburan) dan pH tanah
10.
Fauna khas seperti Orangutan, Badak bercula satu, dan Gajah Asia yang dominan merupakan mamalia plasental besar umumnya ditemukan dalam realm zoogeografi...
a)
Oriental
b)
Paleartik
c)
Australian
d)
Ethiopian
e)
Neartik
11.
Realm zoogeografi yang mencakup benua Afrika (selatan Gurun Sahara), pulau Madagaskar, dan Arabia bagian selatan adalah...
a)
Neartik
b)
Paleartik
c)
Oriental
d)
Ethiopian
e)
Neotropik
12.
Bioma yang persebaran floranya didominasi oleh hutan konifer (pohon berdaun jarum) yang seragam seperti pinus dan cemara di belahan bumi utara adalah...
a)
Tundra
b)
Sabana
c)
Gurun (Desert)
d)
Padang Rumput (Stepa)
e)
Taiga (Boreal)
13.
Faktor utama yang menyebabkan keanekaragaman hayati di Indonesia sangat tinggi dan didominasi oleh hutan hujan tropis adalah faktor iklim, yaitu...
a)
Curah hujan rendah dan suhu yang sangat fluktuatif (berubah-ubah).
b)
Musim dingin yang panjang dan lembap.
c)
Suhu rata-rata tinggi (hangat) dan curah hujan yang melimpah sepanjang tahun.
d)
Tekanan angin yang sangat kuat di wilayah khatulistiwa.
e)
Intensitas gempa bumi yang sering terjadi.
14.
Persebaran fauna di Indonesia terbagi menjadi tiga zona (Asiatis, Peralihan, dan Australis). Penyebab paling signifikan dari pembagian zona ini adalah faktor geologis yang terkait dengan...
a)
Pengaruh El Nino dan La Nina yang ekstrem.
b)
Perubahan permukaan air laut pada zaman es (Pleistosen) yang membentuk Paparan Sunda dan Paparan Sahul.
c)
Tingginya aktivitas vulkanisme di seluruh wilayah Indonesia saat ini.
d)
Tingkat keasaman tanah (pH) yang berbeda antar pulau.
e)
Dominasi fauna tipe Australis di wilayah barat.
15.
Kelompok fauna tipe Asiatis (seperti Harimau, Gajah, dan Badak) tidak ditemukan di Pulau Sulawesi dan pulau-pulau di bagian timur. Fenomena ini disebabkan oleh hambatan persebaran berupa...
a)
Adanya Garis Wallace yang dibatasi oleh lautan dalam dan iklim yang berbeda secara drastis.
b)
Populasi manusia di Sulawesi yang sangat tinggi.
c)
Kondisi tanah di Sulawesi yang tidak mendukung keberadaan mamalia besar.
d)
Paparan Sunda yang menghubungkan Sulawesi dengan Kalimantan.
e)
Tingkat abrasi pantai yang tinggi.
16.
Mengapa endemisme (spesies yang hanya ditemukan di satu wilayah tertentu) sangat tinggi di wilayah Indonesia Tengah (Peralihan), seperti di Pulau Sulawesi?
a)
Sulawesi memiliki iklim gurun yang ekstrem.
b)
Wilayah tersebut terisolasi oleh laut dalam (tidak pernah menyatu dengan benua) dan merupakan hasil percampuran spesies dari dua benua besar.
c)
Wilayah Peralihan memiliki curah hujan terendah di Indonesia.
d)
Adanya hutan mangrove yang luas yang menghalangi migrasi.
e)
Wilayah ini baru mengalami aktivitas tektonik.
17.
Pola persebaran flora di Indonesia dipengaruhi oleh faktor edafik, yaitu...
a)
Kelembapan udara dan suhu air laut.
b)
Tekanan angin dan intensitas cahaya matahari.
c)
Kondisi tanah (kesuburan, kadar mineral, pH, dan tekstur) di suatu wilayah.
d)
Perubahan genetik dalam populasi tumbuhan.
e)
Kecepatan angin dan ketinggian tempat.
18.
Tingkat keanekaragaman hayati di Papua (tipe Australis) memiliki kemiripan dengan Australia, ditandai dengan banyaknya mamalia berkantung dan jenis burung warna-warni. Penyebab utama kesamaan ini adalah...
a)
Intervensi manusia yang membawa spesies Australia ke Papua.
b)
Papua pernah menyatu dengan Benua Australia (Paparan Sahul) selama periode Pleistosen.
c)
Papua memiliki jenis tanah yang sama persis dengan Australia.
d)
Adanya migrasi besar-besaran kanguru dari Australia ke Papua.
e)
Curah hujan di Papua sama rendahnya dengan gurun di Australia.
19.
Selain faktor alam, faktor biologis juga memengaruhi persebaran hayati. Contoh dari faktor biologis yang memengaruhi persebaran adalah...
a)
Perubahan garis pantai akibat abrasi.
b)
Adanya predator, kompetisi antarspesies, dan kemampuan organisme untuk bereproduksi dan bermigrasi.
c)
Tingkat polusi udara di suatu habitat.
d)
Kecepatan aliran sungai dan air laut.
e)
Komposisi gas di atmosfer.
20.
Wilayah Indonesia memiliki suhu yang stabil tinggi dan kelembapan yang tinggi. Kedua kondisi ini menyebabkan...
a)
Proses dekomposisi (penguraian) berjalan sangat lambat.
b)
Organisme dapat tumbuh dan bereproduksi sepanjang tahun tanpa hambatan musim, sehingga spesies dapat beradaptasi dan berkembang biak dengan cepat.
c)
Migrasi hewan besar-besaran ke wilayah beriklim sedang.
d)
Hanya tumbuhan berukuran kecil yang dapat bertahan hidup.
e)
Tingkat keanekaragaman hayati menjadi rendah.
21.

Apa yang menjadi penyebab utama tingginya keanekaragaman hayati di kawasan hutan hujan tropis Indonesia?

a)

Keterasingan geografis pulau-pulau di Indonesia.

b)

Adanya spesies invasif yang memperkaya ekosistem.

c)

Kondisi tanah yang subur dan kaya mineral.

d)

Perubahan iklim yang mendukung pertumbuhan spesies baru.

e)

Variasi iklim yang ekstrem.

22.

Faktor apa yang paling berpengaruh terhadap distribusi flora dan fauna di pulau-pulau kecil di Indonesia?

a)

Perubahan iklim global dan dampaknya.

b)

Kondisi geologis dan sejarah evolusi spesies.

c)

Kepadatan penduduk dan aktivitas manusia.

d)

Kualitas tanah dan kesuburan.

e)

Ketersediaan air tawar dan suhu udara.

23.

Mengapa penting untuk melestarikan keanekaragaman hayati di Indonesia, terutama di daerah yang memiliki spesies endemik?

a)

Agar dapat mengembangkan teknologi baru dari spesies tersebut.

b)

Agar dapat memanfaatkan sumber daya alam secara maksimal.

c)

Untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan sumber daya.

d)

Untuk meningkatkan produksi pertanian di wilayah tersebut.

e)

Untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang datang.

24.

Apa yang menjadi faktor utama dalam pengaruh perubahan iklim terhadap keanekaragaman hayati di Indonesia?

a)

Semua jawaban di atas.

b)

Penurunan kualitas tanah.

c)

Peningkatan frekuensi bencana alam.

d)

Perubahan pola curah hujan.

e)

Peningkatan suhu rata-rata global.

25.

Bagaimana cara yang paling efektif untuk melindungi spesies langka di Indonesia dari kepunahan?

a)

Membangun kebun binatang untuk spesies langka.

b)

Menyediakan lebih banyak tempat wisata untuk menarik perhatian.

c)

Mengurangi populasi predator alami.

d)

Melakukan penelitian dan konservasi habitat alami.

e)

Meningkatkan penangkapan spesies tersebut untuk penelitian.

26.

Mengapa penting untuk melakukan restorasi ekosistem di daerah yang telah terdegradasi?

a)

Untuk meningkatkan nilai jual tanah.

b)

Untuk mengembalikan fungsi ekosistem dan mendukung keanekaragaman hayati.

c)

Untuk mengurangi biaya pemeliharaan lahan pertanian.

d)

Untuk menarik lebih banyak wisatawan.

e)

Untuk meningkatkan produksi sumber daya alam.

27.

Kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh alam adalah ....

a)

penggundulan hutan

b)

pencemaran udara

c)

gempa bumi

d)

gas rumah kaca

e)

peningkatan suhu bumi

28.

Keragaman flora Indonesia dapat tercermin dari hutannya yang sangat bervariasi. Hutan hujan tropis Indonesia sebagai rumag bagi berbagai macam jenis flora dan fauna tentu saja juga bermanfaat bagi kelangsungan hidup manusia. Selain dari komoditas kayu yang berkualitas. Ketersediaan udara dan air bersih adapula bahan bakar fosil dan batu bara yang dapat di gunakan sebagai sumber tenaga. Bagaimanakah langkah yang harus dilakukan untuk menjaga keberadaan sumber daya hutan di Indonesia, mengingat peranan hutan yang sangat penting bagi kehidupan?

a)

Mengolah hasil hutan menjadi barang jadi yang bernilai tinggi di pasaran

b)

Membuka lahan untuk diolah dengan program kerja sama masyarakat

c)

   Menggalakkan kampanye lingkungan sebagai bentuk dukungan pasif

d)

    Menggunakan sumber energy terbarukan sebagai alternative pengganti

e)

Mengembangkan aktifitas pada sector pertanian dan perkebunan sawit

29.

Populasi terkini terkait orang utan Borneo (Pongo pygmaeus) di perkirakan terdapat 57.350 individu di habitat seluas 16.013.600 hektar. Tersebar di 42 kantong populasi, 18 diantaranya di prediksi akan lestari dalam waktu 100-500 tahun kedepan. Kondisi ini memperbarui fakta 10 tahun yang lalu yang menyebutkan bahwa populasinya di prediksi 54.817 individu habitat seluas 8.195.000 hektar yang dilakukan di area kajian yeng terbatas. Kondisi kelestarian orang utan berdasarkan deskripsi data diatas menggambarkan bahwa…

a)

Perlu adanya peningkatan kegiatan konservasi hutan borneo

b)

Keberhasilan aktivitas penyelamatan (rescue) dan konfiskasi

c)

Perlunya peningkatan fungsi hutan dengan konversi hutan

d)

Perlunya pengawasan habitat dan tingkat ancaman tiap satwa

e)

Perlunya evaluasi kebijakan dan pengelolaan fungsi hutan

30.

Persebaran bioma tundra ditunjukan pada peta...

a)
b)
c)
d)
31.

Wilayah Indonesia yang memiliki flora dan fauna sama dengan benua Asia berada di...

a)

Paparan Sahul

b)

Pulau Lombok

c)

Paparan Sunda

d)

Pulau Sulawesi

32.

Ilmu yang mempelajarai persebaran hewan dan tumbuhan di permukaan bumi dinamakan ....

a)

Biosfer

b)

Biologi

c)

Biogeografi

d)

Geografi

33.

Manusia melakukan penebangan dan reboisasi, merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kehidupan flora dan fauna yaitu fakor . . . .

a)

faktor abiotik

b)

faktor biotik

c)

faktor klimatik

d)

faktor fisiografis

34.

Berikut ini merupakan bukti bahwa manusia ikut berperan dalam persebaran flora fauna di permukaan bumi, yaitu ....

a)

Di Indonesia terdapat hutan tropis

b)

Tanaman karet tumbuh di Indonesia

c)

Mangrove banyak terdapat di pantai timur Sumatra

d)

Stepa banyak terdapat di NTT

e)

Pohon kelapa tumbuh di pantai di Indonesia

35.

Salah satu faktor yang memengaruhi persebaran flora dan fauna di dunia adalah faktor klimatik. Berikut ini unsur-unsur dari faktor klimatik yang berpengaruh terhadap persebaran tersebut adalah ...

a)

kemiringan lereng

b)

teknologi manusia

c)

ketinggian wilayah

d)

curah hujan

e)

kandungan organik

36.

Dahulu kangguru bisa bermigrasi dari Australia ke Papua karena masih satu daratan, namun setelah paparan sahul tergenang saat es mencair maka kangguru tidak bisa lagi bermigrasi ke Papua. Kangguru yang tertinggal di Papua beradaptasi dengan lingkungan disana sehingga menjadi Wallaby dengan ukuran lebih kecil.


Dari cerita diatas, faktor persebaran yang menjadi penghambat migrasi kanguru dari Australia ke Papua adalah ....

a)

Biologis

b)

Edafik

c)

Klimatik

d)

Geografis

e)

Biotis

37.

Pada ilmu geografi kita mengenal adanya 5 fenomena geosfer. Salah satunya lapisan yang menjadi tempat tinggal bagi makhluk hidup. Lapisan yang dimaksud adalah...

a)

Atmosfer

b)

Litosfer

c)

Hidrosfer

d)

Biosfer

e)

Antroposfer

38.

Angin merupakan gejala alam yang menguntungkan bagi keberlangsungan makhluk hidup di bumi. Namun, angin juga dapat memberikan hambatan dalam mempengaruhi persebaran flora dan fauna, yaitu...

a)

Menggagalkan penyerbukan tanaman

b)

Makhluk hidup tidak dapat berkembang biak

c)

Mengurangi kesuburan tanah

d)

Menurunnya populasi hewan karena bencana alam

e)

Tingkat distribusi rantai makanan terganggu

39.

Pulau di Indonesia yang tidak pernah menyatu dengan daratan lain di dunia sehingga memiliki banyak hewan endemic adalah…

a)

Sumatera, Jawa dan Kalimantan

b)

Bali, Lombok dan Papua

c)

Sulawesi, Papua dan Jawa

d)

Nusa Tenggara Timur, Sulawesi dan Maluku

e)

Sulawesi, Sumatera dan NTT

40.

pada Peta Indonesia diatas adalah garis yang memisahkan kawasan Indonesia bagian Barat dan daerah peralihan dikenal dengan garis ……………

a)

Wallacea

b)

Khatulistiwa

c)

Lintang

d)

Bujur

e)

Webber