NEW
Font size
Worksheetslatihan soal penulisan kata 11-19
Total questions: 9
Worksheet time: 5mins
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 11 sampai dengan 13!
Keketuaan ASEAN 2023 dan Peneguhan Kolaborasi Iklim
khusus di hampir setiap forum internasional. Misalnya, pada 2022, Indonesia sebagai tuan Topik iklim dan solusi pengurangan emisi gas di bumi masih mendapatkan perhat rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 berhasil menjadi tempat disepakatinya G Bali Leaders' Declaration 2022. Salah satu yang disepakati pada deklarasi tersebut adab Lalu, tahun 2023 ini. Indonesia sebagai Ketua ASEAN punya peluang untuk membawa lo komitmen bersama memerangi perubahan iklim melalui paragraf 11 deklarasi tersebut penguatan kerja sama iklim di level Asia Tenggara...., Indonesia berpeluang mengulang kesuksesan KTT G20, tidak hanya pada aspek seremonial, namun juga secara substansi ada luaran yang dihasilkan.
Kawasan ASEAN merupakan salah satu yang paling rentan terhadap dampak negatif dan perubahan iklim atas dasar beberapa hal yang relevan, misalnya jumlah penduduk negara anggota ASEAN yang hidup di pesisir pantai cukup tinggi dan sektor perikanan juga telah diterima sebagai sumber protein utama di Asia Tenggara. (OECD-FAO Agricultural Outlook 2017-2026). Bahkan, sumber daya di laut merupakan salah satu tulang punggung ekonom kawasan ini. Namun di sisi yang lain, perubahan iklim dengan cepat merusak kualitas lau dunia dengan meningkatkan suhu dan keasaman air serta merubah sirkulasi lautan.
Kehilangan keanekaragaman hayati, peningkatan permukaan laut, dan gelombang panas adalah tiga efek perubahan iklim di laut yang paling dirasakan di ASEAN (Seah, S. et al, 2021). Hal tersebut berkorelasi dengan status Asia Tenggara yang merupakan salah satu kawasan yang memiliki garis pantai terpanjang, yaitu 175.000 km atau 14% dari total dunia dan ditinggali oleh sekitar 20% populasi dunia (Eileen Gallagher, 2018).
Lalu, risiko banjir diperkirakan meningkat tiga hingga empat kali lipat akibat penurunan permukaan tanah yang terjadi di wilayah pesisir (Turley et al, 2021). Oleh karena itu, imbas peningkatan permukaan laut sangat terasa bagi negara anggota ASEAN. Khususnya Indonesia, negara dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia yaitu sekitar 81.000 km (KKP, 2019). Sudah sewajarnya Indonesia memanfaatkan dan berperan aktif terhadap pembahasan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di berbagai forum internasional. Selain itu, buntut perubahan iklim seperti ocean warming dan ocean acidification berdampak langsung terhadap kerusakan ekosistem laut, seperti mangrove, terumbu karang, dan ikan Padahal, ekosistem tersebut merupakan pendukung yang esensial bagi populasi manusia
Mangrove dan terumbu karang tidak hanya sebagai habitat ikan, tetapi juga penting terhadap perlindungan garis pantai. Oleh karena itu, penurunan stok ikan tidak dapat dihindari akibat kerusakan pada habitatnya, yang pada akhirnya, banyak masyarakat pesisir laut dapat menjadi penawar yang ampuh untuk mengatasi konsekuensi perubahan iklim. yang kehilangan sumber mata pencahariannya. Alih-laih sebagai pesakitan, ekosistem Berdasarkan COP26 Universities Network Briefing 2021 mengindikasikan bahwa lautan memainkan peran sentral dalam mengontrol iklim dan cuaca. Karbon biru dipercaya dapat diandalkan memitigasi perubahan iklim, khususnya mangrove. Faktanya, Asia Tenggara merupakan rumah bagi 33% dari total mangrove dunia (Herminia A. Francisco , 2018).
Sayangnya, kawasan ini juga mengalami kehilangan hutan mangrove paling luas akibat teriadi alih fungsi secara masif, seperti perluasan lahan pertambakan, sawah, dan perkebunan sawit (Maria Elisa et al. 2022). Ekosistim laut tidak hanya penting untuk kegiatan ekonomi kawasan ini, tetapi juga fundamental terhadap usaha dalam memerangi perubahan iklim maka restorasi terhadap ekosistem pesisir pantai penting dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh negara anggota ASEAN. Asumsi tersebut tentunya tidak terlalu berlebihan, mengingat lautan merepresentasikan sekitar 70% permukaan bumi dan dapat menyimpan lebih dari 150 kali jumlah karbondioksida di udara. Selain itu, hutan mangrove juga lebih kuat dalam menyerap karbondioksida dibandingkan hutan tropis (Immy Rhodes, 2022).
(Sumber: detikNews Kamis, 02 Mar 2023)
11. Kata hubung yang paling tepat untuk melengkapi kalimat keempat, paragraf di atas adalah
Sedangkan
Maka dari itu
Oleh karena itu,
Dengan demikian
Alhasil
Keketuaan ASEAN 2023 dan Peneguhan Kolaborasi Iklim
khusus di hampir setiap forum internasional. Misalnya, pada 2022, Indonesia sebagai tuan Topik iklim dan solusi pengurangan emisi gas di bumi masih mendapatkan perhat rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 berhasil menjadi tempat disepakatinya G Bali Leaders' Declaration 2022. Salah satu yang disepakati pada deklarasi tersebut adab Lalu, tahun 2023 ini. Indonesia sebagai Ketua ASEAN punya peluang untuk membawa lo komitmen bersama memerangi perubahan iklim melalui paragraf 11 deklarasi tersebut penguatan kerja sama iklim di level Asia Tenggara...., Indonesia berpeluang mengulang kesuksesan KTT G20, tidak hanya pada aspek seremonial, namun juga secara substansi ada luaran yang dihasilkan.
Kawasan ASEAN merupakan salah satu yang paling rentan terhadap dampak negatif dan perubahan iklim atas dasar beberapa hal yang relevan, misalnya jumlah penduduk negara anggota ASEAN yang hidup di pesisir pantai cukup tinggi dan sektor perikanan juga telah diterima sebagai sumber protein utama di Asia Tenggara. (OECD-FAO Agricultural Outlook 2017-2026). Bahkan, sumber daya di laut merupakan salah satu tulang punggung ekonom kawasan ini. Namun di sisi yang lain, perubahan iklim dengan cepat merusak kualitas lau dunia dengan meningkatkan suhu dan keasaman air serta merubah sirkulasi lautan.
Kehilangan keanekaragaman hayati, peningkatan permukaan laut, dan gelombang panas adalah tiga efek perubahan iklim di laut yang paling dirasakan di ASEAN (Seah, S. et al, 2021). Hal tersebut berkorelasi dengan status Asia Tenggara yang merupakan salah satu kawasan yang memiliki garis pantai terpanjang, yaitu 175.000 km atau 14% dari total dunia dan ditinggali oleh sekitar 20% populasi dunia (Eileen Gallagher, 2018).
Lalu, risiko banjir diperkirakan meningkat tiga hingga empat kali lipat akibat penurunan permukaan tanah yang terjadi di wilayah pesisir (Turley et al, 2021). Oleh karena itu, imbas peningkatan permukaan laut sangat terasa bagi negara anggota ASEAN. Khususnya Indonesia, negara dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia yaitu sekitar 81.000 km (KKP, 2019). Sudah sewajarnya Indonesia memanfaatkan dan berperan aktif terhadap pembahasan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di berbagai forum internasional. Selain itu, buntut perubahan iklim seperti ocean warming dan ocean acidification berdampak langsung terhadap kerusakan ekosistem laut, seperti mangrove, terumbu karang, dan ikan Padahal, ekosistem tersebut merupakan pendukung yang esensial bagi populasi manusia
Mangrove dan terumbu karang tidak hanya sebagai habitat ikan, tetapi juga penting terhadap perlindungan garis pantai. Oleh karena itu, penurunan stok ikan tidak dapat dihindari akibat kerusakan pada habitatnya, yang pada akhirnya, banyak masyarakat pesisir laut dapat menjadi penawar yang ampuh untuk mengatasi konsekuensi perubahan iklim. yang kehilangan sumber mata pencahariannya. Alih-laih sebagai pesakitan, ekosistem Berdasarkan COP26 Universities Network Briefing 2021 mengindikasikan bahwa lautan memainkan peran sentral dalam mengontrol iklim dan cuaca. Karbon biru dipercaya dapat diandalkan memitigasi perubahan iklim, khususnya mangrove. Faktanya, Asia Tenggara merupakan rumah bagi 33% dari total mangrove dunia (Herminia A. Francisco , 2018).
Sayangnya, kawasan ini juga mengalami kehilangan hutan mangrove paling luas akibat teriadi alih fungsi secara masif, seperti perluasan lahan pertambakan, sawah, dan perkebunan sawit (Maria Elisa et al. 2022). Ekosistim laut tidak hanya penting untuk kegiatan ekonomi kawasan ini, tetapi juga fundamental terhadap usaha dalam memerangi perubahan iklim maka restorasi terhadap ekosistem pesisir pantai penting dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh negara anggota ASEAN. Asumsi tersebut tentunya tidak terlalu berlebihan, mengingat lautan merepresentasikan sekitar 70% permukaan bumi dan dapat menyimpan lebih dari 150 kali jumlah karbondioksida di udara. Selain itu, hutan mangrove juga lebih kuat dalam menyerap karbondioksida dibandingkan hutan tropis (Immy Rhodes, 2022).
(Sumber: detikNews Kamis, 02 Mar 2023)
12. Kalimat tidak efektif pada teks tersebut terdapat pada
kalimat kelima, paragraf pertama
kalimat ketiga, paragraf kedua
kalimat pertama, paragraf keempat
kalimat kedua paragraf kelima
kalimat kedua, paragraf keenam
Keketuaan ASEAN 2023 dan Peneguhan Kolaborasi Iklim
khusus di hampir setiap forum internasional. Misalnya, pada 2022, Indonesia sebagai tuan Topik iklim dan solusi pengurangan emisi gas di bumi masih mendapatkan perhat rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 berhasil menjadi tempat disepakatinya G Bali Leaders' Declaration 2022. Salah satu yang disepakati pada deklarasi tersebut adab Lalu, tahun 2023 ini. Indonesia sebagai Ketua ASEAN punya peluang untuk membawa lo komitmen bersama memerangi perubahan iklim melalui paragraf 11 deklarasi tersebut penguatan kerja sama iklim di level Asia Tenggara...., Indonesia berpeluang mengulang kesuksesan KTT G20, tidak hanya pada aspek seremonial, namun juga secara substansi ada luaran yang dihasilkan.
Kawasan ASEAN merupakan salah satu yang paling rentan terhadap dampak negatif dan perubahan iklim atas dasar beberapa hal yang relevan, misalnya jumlah penduduk negara anggota ASEAN yang hidup di pesisir pantai cukup tinggi dan sektor perikanan juga telah diterima sebagai sumber protein utama di Asia Tenggara. (OECD-FAO Agricultural Outlook 2017-2026). Bahkan, sumber daya di laut merupakan salah satu tulang punggung ekonom kawasan ini. Namun di sisi yang lain, perubahan iklim dengan cepat merusak kualitas lau dunia dengan meningkatkan suhu dan keasaman air serta merubah sirkulasi lautan.
Kehilangan keanekaragaman hayati, peningkatan permukaan laut, dan gelombang panas adalah tiga efek perubahan iklim di laut yang paling dirasakan di ASEAN (Seah, S. et al, 2021). Hal tersebut berkorelasi dengan status Asia Tenggara yang merupakan salah satu kawasan yang memiliki garis pantai terpanjang, yaitu 175.000 km atau 14% dari total dunia dan ditinggali oleh sekitar 20% populasi dunia (Eileen Gallagher, 2018).
Lalu, risiko banjir diperkirakan meningkat tiga hingga empat kali lipat akibat penurunan permukaan tanah yang terjadi di wilayah pesisir (Turley et al, 2021). Oleh karena itu, imbas peningkatan permukaan laut sangat terasa bagi negara anggota ASEAN. Khususnya Indonesia, negara dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia yaitu sekitar 81.000 km (KKP, 2019). Sudah sewajarnya Indonesia memanfaatkan dan berperan aktif terhadap pembahasan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di berbagai forum internasional. Selain itu, buntut perubahan iklim seperti ocean warming dan ocean acidification berdampak langsung terhadap kerusakan ekosistem laut, seperti mangrove, terumbu karang, dan ikan Padahal, ekosistem tersebut merupakan pendukung yang esensial bagi populasi manusia
Mangrove dan terumbu karang tidak hanya sebagai habitat ikan, tetapi juga penting terhadap perlindungan garis pantai. Oleh karena itu, penurunan stok ikan tidak dapat dihindari akibat kerusakan pada habitatnya, yang pada akhirnya, banyak masyarakat pesisir laut dapat menjadi penawar yang ampuh untuk mengatasi konsekuensi perubahan iklim. yang kehilangan sumber mata pencahariannya. Alih-laih sebagai pesakitan, ekosistem Berdasarkan COP26 Universities Network Briefing 2021 mengindikasikan bahwa lautan memainkan peran sentral dalam mengontrol iklim dan cuaca. Karbon biru dipercaya dapat diandalkan memitigasi perubahan iklim, khususnya mangrove. Faktanya, Asia Tenggara merupakan rumah bagi 33% dari total mangrove dunia (Herminia A. Francisco , 2018).
Sayangnya, kawasan ini juga mengalami kehilangan hutan mangrove paling luas akibat teriadi alih fungsi secara masif, seperti perluasan lahan pertambakan, sawah, dan perkebunan sawit (Maria Elisa et al. 2022). Ekosistim laut tidak hanya penting untuk kegiatan ekonomi kawasan ini, tetapi juga fundamental terhadap usaha dalam memerangi perubahan iklim maka restorasi terhadap ekosistem pesisir pantai penting dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh negara anggota ASEAN. Asumsi tersebut tentunya tidak terlalu berlebihan, mengingat lautan merepresentasikan sekitar 70% permukaan bumi dan dapat menyimpan lebih dari 150 kali jumlah karbondioksida di udara. Selain itu, hutan mangrove juga lebih kuat dalam menyerap karbondioksida dibandingkan hutan tropis (Immy Rhodes, 2022).
(Sumber: detikNews Kamis, 02 Mar 2023)
13. Penyebab kalimat tidak efektif pada paragraf keenam teks tersebut adalah .....
penulisan kata masif pada kalimat pertama
penulisan kata ekosistim pada kalimat kedua
penulisan kata karbondioksida pada kalimat ketiga
penulisan kata dibandingkan pada kalimat keempat
penulisan kata tropis pada kalimat keempat
14. Kelebihan konsumsi garam dapat ... efek berbahaya bagi tubuh, mulai dari...tekanan darah hingga risiko kematian dini. Seperti diketahui, garam yang mengandung 60 persen natrium dan 40 persen... jamak digunakan sebagai penyedap rasa atau untuk... makanan. Namula terlepas dari manfaatnya, garam dapat memberi dampak negatif bagi tubuh manusia apabila secara berlebihan.
Urutan kata yang tepat untuk melengkapi teks di atas adalah
memberi, kenaikan, klorida, mengawetkan, dikonsumsi
memberikan, kenaikan, clorida, mengawetkan, dikonsumsi
memberi, menaikan, klorida, mengawetkan, dikonsumsi
memberikan, menaikan, clorida, pengawetan, mengonsumsi
memberi, kenaikan, klorida, pengawetan, mengonsumsi
Affandi adalah putra R. Koesoema, seorang mantri ukur di pabrik qula Ciledug, Cirebon. Affandi memiliki pendidikan formal yang cukup tinggi. Bagi orang-orang segenerasinya hanya segelintir anak negeri saja yang memperoleh pendidikan HIS, MULO, dan AMS Akan tetapi, bakat seni lukisnya yang sangat kuat mengalahkan disiplin ilmu lain dalam kehidupannya. Bakat itu menjadikan nama Affandi tenar, sama dengan nama-nama tokoh atau pemuka bidang lainnya. Sebelum menjadi pelukis, Affandi pernah menjadi guru, tukang sobek karcis, dan pembuat gambar reklame bioskop di salah satu gedung bioskop d Bandung. Pekerjaan tersebut tidak lama ia geluti karena Affandi lebih tertarik pada seni lukis Sekitar tahun 30-an, Affandi bergabung dalam Kelompok Lima Bandung, yaitu kelompok lima pelukis Bandung. Kelompok ini memiliki andil besar dalam perkembangan seni rupa Indonesia.
Pernyataan berikut yang sesuai dengan isi teks di atas adalah
Pendidikan informal Affandi (di HIS, MULO, dan AMS) cukup tinggi pada masa generasinya . Kelompok Lima Bandung didirikan Affandi untuk mengembangkan seni rupa Indonesia.
Kelompok Lima Bandung didirikan Affandi untuk mengembangkan seni rupa Indonesia
Melukis menjadi pekerjaan paling lama digeluti Affandi dalam hidupnya.
Profesi Affandi dirintis sejak awal memulai pendidikan formalnya di HIS, MULO, dan AMS
Affandi menjadi pelukis bersama pelukis terkenal, yaitu R. Koesoema.
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 16 sampai dengan 18!
(1) Misi pencarian dunia baru yang mirip Bumi dan dapat ditinggali terus dieksplorasi dan dijelajahi para ilmuwan. (2) Kali ini, tim ilmuwan internasional kembali mendapat petunjuk baru tentang keberadaan planet seukuran Bumi yang telah dikonfirmasi cukup dekat dengan bintang di tata surya ini. (3) Melansir The Independent, Jumat (29/5/2020), planet tersebut berada di bintang terdekat tata surya, Proxima Centauri, sehingga disebut sebagai Proxima b.
(4) Proxima b memiliki massa 1,17 dari massa Bumi dan berada di zona layak huni Proxima Centauri. (5) Berdasarkan makalah yang diterbitkan dalam jurnal Astronomy and Astrophysics, planet ini [...] bintang tersebut kira-kira setiap 11 hari. (6) Planet ini terindikasi pertama kali pada tahun 2013 oleh Mikko Tuomi dari University of Hertfordshire. (7) Penelitian dilanjutkan pada tahun 2016 dan planet ini diyakini mendukung pembentukan kehidupan alien.
(8) Para peneliti mendeteksi planet ini dengan mengukur kecepatan sinar menggunakan Echelle Spectrograph untuk Rocky Exoplanets dan Stable Spectroscopic Observations (ESPRESSO) yang dipasang pada teleskop di Chili. (9) Akurasi teleskop ini 3 kali HARPS, spektograf lain yang digunakan untuk mengukur kecepatan [...] Proxima Centauri. (10) Kecepatan tersebut adalah laju perubahan jarak antara objek dan titik tertentu yang diamati. (11) Saat sebuah planet mengorbit bintang, maka tarikan gravitasinya akan menyebabkan bintang bergerak maju dan mundur. (12) Gerakan kecil ini menggeser spektrum cahaya yang diamati dari sebagian bintang karena adanya pergeseran Doppler, yang dapat dideteksi dengan alat yang cukup sensitif
(13) Gangguan rendah pada kecepatan Proxima Centauri terdeteksi oleh ESPRESSO, sehingga memberi petunjuk kepada para peneliti akan keberadaan planet ini. (14) Ahli astrofisika yang juga pemenang Nobel, Michael Mayor mengatakan ESPRESSO memungkinkan untuk mengukur massa planet dengan presisi lebih dari sepersepuluh massa Bumi. (15) Proxima Centauri berjarak sekitar 4,2 tahun cahaya dari Matahari. (16) Akan tetapi, NASA memperkirakan akan membutuhkan waktu sekitar 72.000 tahun bagi kita untuk mencapai planet ini, kecuali ada teknologi baru yang mungkin dikembangkanag
Sumber: https://www.kompas.com/sains/dengan beberapa penyesuaian,
16. Perbaikan yang tepat terhadap kata berimbuhan dalam teks di atas adalah.....
pergeseran pada kalimat 12 seharusnya diganti dengan penggeseran
dikonfirmasi pada kalimat 2 seharusnya diganti dengan terkonfirmasi
terdeteksi pada kalimat 13 seharusnya diganti dengan dideteksi
memperkirakan pada kalimat 16 seharusnya diganti dengan memerkirakan
pembentukan pada kalimat 7 seharusnya diganti dengan membentuk
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 16 sampai dengan 18!
(1) Misi pencarian dunia baru yang mirip Bumi dan dapat ditinggali terus dieksplorasi dan dijelajahi para ilmuwan. (2) Kali ini, tim ilmuwan internasional kembali mendapat petunjuk baru tentang keberadaan planet seukuran Bumi yang telah dikonfirmasi cukup dekat dengan bintang di tata surya ini. (3) Melansir The Independent, Jumat (29/5/2020), planet tersebut berada di bintang terdekat tata surya, Proxima Centauri, sehingga disebut sebagai Proxima b.
(4) Proxima b memiliki massa 1,17 dari massa Bumi dan berada di zona layak huni Proxima Centauri. (5) Berdasarkan makalah yang diterbitkan dalam jurnal Astronomy and Astrophysics, planet ini [...] bintang tersebut kira-kira setiap 11 hari. (6) Planet ini terindikasi pertama kali pada tahun 2013 oleh Mikko Tuomi dari University of Hertfordshire. (7) Penelitian dilanjutkan pada tahun 2016 dan planet ini diyakini mendukung pembentukan kehidupan alien.
(8) Para peneliti mendeteksi planet ini dengan mengukur kecepatan sinar menggunakan Echelle Spectrograph untuk Rocky Exoplanets dan Stable Spectroscopic Observations (ESPRESSO) yang dipasang pada teleskop di Chili. (9) Akurasi teleskop ini 3 kali HARPS, spektograf lain yang digunakan untuk mengukur kecepatan [...] Proxima Centauri. (10) Kecepatan tersebut adalah laju perubahan jarak antara objek dan titik tertentu yang diamati. (11) Saat sebuah planet mengorbit bintang, maka tarikan gravitasinya akan menyebabkan bintang bergerak maju dan mundur. (12) Gerakan kecil ini menggeser spektrum cahaya yang diamati dari sebagian bintang karena adanya pergeseran Doppler, yang dapat dideteksi dengan alat yang cukup sensitif
(13) Gangguan rendah pada kecepatan Proxima Centauri terdeteksi oleh ESPRESSO, sehingga memberi petunjuk kepada para peneliti akan keberadaan planet ini. (14) Ahli astrofisika yang juga pemenang Nobel, Michael Mayor mengatakan ESPRESSO memungkinkan untuk mengukur massa planet dengan presisi lebih dari sepersepuluh massa Bumi. (15) Proxima Centauri berjarak sekitar 4,2 tahun cahaya dari Matahari. (16) Akan tetapi, NASA memperkirakan akan membutuhkan waktu sekitar 72.000 tahun bagi kita untuk mencapai planet ini, kecuali ada teknologi baru yang mungkin dikembangkanag
Sumber: https://www.kompas.com/sains/dengan beberapa penyesuaian,
17. Kata yang paling tepat untuk melengkapi titik-titik pada kalimat 9 adalah
radian
radial
radikal
radiasi
radiator
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 16 sampai dengan 18!
(1) Misi pencarian dunia baru yang mirip Bumi dan dapat ditinggali terus dieksplorasi dan dijelajahi para ilmuwan. (2) Kali ini, tim ilmuwan internasional kembali mendapat petunjuk baru tentang keberadaan planet seukuran Bumi yang telah dikonfirmasi cukup dekat dengan bintang di tata surya ini. (3) Melansir The Independent, Jumat (29/5/2020), planet tersebut berada di bintang terdekat tata surya, Proxima Centauri, sehingga disebut sebagai Proxima b.
(4) Proxima b memiliki massa 1,17 dari massa Bumi dan berada di zona layak huni Proxima Centauri. (5) Berdasarkan makalah yang diterbitkan dalam jurnal Astronomy and Astrophysics, planet ini [...] bintang tersebut kira-kira setiap 11 hari. (6) Planet ini terindikasi pertama kali pada tahun 2013 oleh Mikko Tuomi dari University of Hertfordshire. (7) Penelitian dilanjutkan pada tahun 2016 dan planet ini diyakini mendukung pembentukan kehidupan alien.
(8) Para peneliti mendeteksi planet ini dengan mengukur kecepatan sinar menggunakan Echelle Spectrograph untuk Rocky Exoplanets dan Stable Spectroscopic Observations (ESPRESSO) yang dipasang pada teleskop di Chili. (9) Akurasi teleskop ini 3 kali HARPS, spektograf lain yang digunakan untuk mengukur kecepatan [...] Proxima Centauri. (10) Kecepatan tersebut adalah laju perubahan jarak antara objek dan titik tertentu yang diamati. (11) Saat sebuah planet mengorbit bintang, maka tarikan gravitasinya akan menyebabkan bintang bergerak maju dan mundur. (12) Gerakan kecil ini menggeser spektrum cahaya yang diamati dari sebagian bintang karena adanya pergeseran Doppler, yang dapat dideteksi dengan alat yang cukup sensitif
(13) Gangguan rendah pada kecepatan Proxima Centauri terdeteksi oleh ESPRESSO, sehingga memberi petunjuk kepada para peneliti akan keberadaan planet ini. (14) Ahli astrofisika yang juga pemenang Nobel, Michael Mayor mengatakan ESPRESSO memungkinkan untuk mengukur massa planet dengan presisi lebih dari sepersepuluh massa Bumi. (15) Proxima Centauri berjarak sekitar 4,2 tahun cahaya dari Matahari. (16) Akan tetapi, NASA memperkirakan akan membutuhkan waktu sekitar 72.000 tahun bagi kita untuk mencapai planet ini, kecuali ada teknologi baru yang mungkin dikembangkanag
Sumber: https://www.kompas.com/sains/dengan beberapa penyesuaian,
18. Kata yang paling tepat untuk melengkapi titik-titik pada kalimat 5 adalah
diitari
dikitari
teritari
mengitari
berkitar
19. Belajar di luar negeri tidak harus selalu ke perguruan tinggi di Amerika Serikat, atau ke negara-negara di Eropa karena kualitas perguruan tinggi tidak ditentukan oleh lokasi tetapi oleh academic performance.
Perbaikan ejaan kalimat di atas yang tepat adalah…
Belajar di luar negeri tidak harus selalu ke Perguruan Tinggi di Amerika Serikat, atau ke negara-negara di Eropa karena kualitas perguruan tinggi tidak ditentukan oleh lokasi tetapi oleh academic performancenya.
Belajar di luar negeri tidak harus selalu ke perguruan tinggi di Amerika Serikat atau ke negara-negara di Eropa karena kualitas perguruan tinggi tidak ditentukan oleh lokasi, tetapi oleh academic performance-nya.
Belajar di luar negeri tidak harus selalu ke perguruan tinggi di Amerika Serikat, atau ke negara-negara di Eropa karena kualitas perguruan tinggi tidak ditentukan oleh lokasi tetapi oleh academic performancenya.
Belajar di Luar Negeri tidak harus selalu ke Perguruan Tinggi di Amerika Serikat atau ke negara-negara di Eropa karena kualitas perguruan tinggi tidak ditentukan oleh lokasi tetapi oleh academic performance-nya.
Belajar di Luar Negeri tidak harus selalu ke negara-negara di Eropa karena kualitas perguruan tinggi tidak ditentukan oleh lokasi tetapi oleh academic performance-nya.
