NEW
Font size
Worksheetskipasanginx
Total questions: 30
Worksheet time: 15mins
Ilmu Fisika pada hakikatnya merupakan proses ilmiah yang melibatkan tiga komponen utama. Komponen yang fokus pada hasil akhir berupa konsep, prinsip, dan hukum-hukum adalah...
Fisika sebagai Proses
Fisika sebagai Sikap
Fisika sebagai Produk
Fisika sebagai Penerapan
Fisika sebagai Teknologi
Besaran-besaran berikut ini yang termasuk dalam kelompok Besaran Turunan adalah...
Panjang, Massa, dan Waktu
Kuat Arus, Suhu, dan Intensitas Cahaya
Kecepatan, Gaya, dan Percepatan
Luas, Massa, dan Jumlah Zat
Waktu, Suhu, dan Volume
Berdasarkan gambar di atas, hasil pengukuran ketebalan balok yang benar sesuai kaidah adalah...
3,26 cm
3,62 cm
3,72 cm
3,20 cm
3,66 cm
Seorang siswa melakukan pengukuran panjang sisi (s) dari sebuah kubus sebanyak tiga kali menggunakan jangka sorong, menghasilkan data seperti yang disajikan pada tabel di bawah. Jika volume kubus (V) dihitung menggunakan nilai rata-rata panjang sisi, bagaimanakah penulisan hasil volume kubus tersebut yang tepat sesuai dengan kaidah angka penting?
92.45 cm³
92.5 cm³
92 cm³
92.454 cm³
92.454176 cm³
Sebuah kawat logam diukur diameternya menggunakan mikrometer sekrup. Hasil pengukuran berulang diperoleh data sebagai berikut. Peneliti tersebut kemudian menggunakan kawat ini untuk menghitung volume silinder dengan panjang L = (10,0 ± 0,1) mm menggunakan rumus volume silinder V = ¼ π D² L. Berdasarkan data pengukuran kawat dan kaidah yang disampaikan, apakah pernyataan berikut yang paling tepat?
A. Karena nilai rata-rata diameter D adalah 2,47 mm, maka kabut mutlak ΔD dapat diabaikan, dan perhitungan volume cukup menggunakan V = ¼ π (2,47)² (10,0).
B. Ketidakpastian diameter mutlak ΔD harus ditentukan melalui simpangan baku rata-rata, dan tegangan relatif volume (ΔV/V) akan didominasi oleh pemanas relatif dari diameter (ΔD/D)
C. Hasil pengukuran diameter D harus ditulis sebagai D = (2,47 ± 0,01) mm karena terkecil mikrometer sekrup adalah 0,01 mm
D. Karena pengukuran panjang L hanya memiliki dua angka penting, hasil volume V juga harus diperbulatkan sehingga memiliki dua angka penting.
E. Ketidakpastian mutlak pada volume ΔV adalah penjumlahan dari diameter dan panjang, yaitu ΔV = ΔD + ΔL
Sumber energi yang tersedia akan habis atau berkurang drastis setelah digunakan dan proses pembentukannya membutuhkan waktu jutaan tahun disebut...
Energi Alternatif
Energi Hijau
Energi Terbarukan
Energi Mekanik
Energi Tak Terbarukan
Pembangkit listrik yang mengubah energi potensial udara menjadi energi kinetik, kemudian menjadi energi listrik, adalah...
PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap)
PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya)
PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air)
PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir)
PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Tenaga Diesel)
Sebuah rumah tangga ingin beralih dari penggunaan kompor gas elpiji (sumber energi tak terbarukan) ke sumber energi yang lebih ramah lingkungan. Pilihan yang paling tepat dan dapat diterapkan untuk keperluan memasak sehari-hari?
Menggunakan panel surya (PLTS) untuk menghasilkan uap panas.
Menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir skala rumah tangga.
Menggunakan Biogas dari limbah dapur atau kotoran ternak.
Menggunakan turbin angin mini untuk memanaskan udara.
Menggunakan listrik dari gelombang laut.
Berdasarkan gambar di atas yang menunjukkan cadangan sumber daya alam di bawah permukaan bumi, kesimpulan yang tepat mengenai dampak penggunaan energi tersebut?
Penggunaan sumber energi tersebut tidak menimbulkan polusi udara karena terjadi secara alami.
Sumber energi tersebut diklasifikasikan sebagai energi terbarukan karena cadangannya sangat besar.
Penggunaan sumber energi ini melepaskan gas rumah kaca, meningkatkan risiko pemanasan global.
Sumber daya ini termasuk energi bersih karena diperoleh dari proses geologis.
Sumber energi ini paling efektif untuk pembangkit listrik skala rumah tangga.
Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) adalah dua jenis sumber energi terbarukan yang populer di Indonesia. Jika dibandingkan dengan PLTS yang produksinya sangat tergantung pada intensitas sinar matahari (hanya beroperasi optimal pada siang hari), keunggulan operasional utama dari PLTP yang menjadikannya ideal sebagai sumber tenaga beban dasar (base load) dalam sistem kelistrikan adalah...
PLTP memiliki biaya investasi awal yang jauh lebih murah per kWh.
PLTP menghasilkan emisi gas rumah kaca yang sangat rendah dibandingkan PLTS.
PLTP dapat beroperasi secara kontinu 24 jam sehari tanpa dipengaruhi oleh cuaca atau waktu.
PLTP dapat dibangun di lokasi mana pun, tidak terbatas pada daerah vulkanik.
Proses konversi energi di PLTP lebih sederhana dan tidak membutuhkan turbin besar.
Hukum Kekekalan Energi berperan penting dalam transisi energi global. Manakah pernyataan berikut yang secara akurat menjelaskan bagaimana konsep energi ini diterapkan pada sumber energi terbarukan?
Sumber energi terbarukan seperti angin dan udara menciptakan energi baru yang sebelumnya tidak ada di atmosfer.
Energi dari biomassa dianggap terbarukan karena biomassa tersebut menciptakan energi melalui fotosintesis, bukan mengubahnya.
Sumber energi terbarukan pada dasarnya hanya mengubah energi yang berasal dari Matahari (misalnya, angin, surya, udara) atau inti bumi menjadi energi listrik.
Pemanfaatan energi tak terbarukan melanggar Hukum Kekekalan Energi karena energi tersebut menghilang dari sistem.
Energi panas bumi melanggar hukum ini karena panas yang diambil dari bumi tidak dapat dikembalikan.
Dalam strategi transisi energi global menuju nol-emisi, Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) memiliki keunggulan utama dibandingkan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar fosil karena tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca saat beroperasi. Namun, kendala lingkungan kritis yang secara fundamental membedakan PLTN dari PLTU adalah tantangan dalam pengelolaan...
Limbah radioaktif berumur panjang yang memerlukan penyimpanan dan isolasi aman.
Luas lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan pembangkit.
Emisi sulfur dioksida (SO₂) yang menyebabkan hujan asam.
Ketergantungan pada sumber daya uranium yang jumlahnya terbatas.
Panas sisa (thermal waste) yang dibuang ke lingkungan perairan.
Soal 13: Minyak bumi, gas alam, dan batu bara dikumpulkan sebagai sumber energi tak terbarukan. Alasan utama pengelompokan ini, dilihat dari prospek keingintahuan energi, adalah...
Proses konversi energinya sangat tidak efisien dan merusak mesin pembangkit.
Memiliki kandungan energi yang rendah dibandingkan dengan energi terbarukan.
Proses pembentukannya membutuhkan waktu hingga jutaan tahun, sehingga laju konsumsinya jauh lebih cepat daripada laju regenerasinya.
Energi yang dihasilkan selalu menimbulkan radiasi radioaktif yang berbahaya bagi lingkungan.
Hanya dapat ditemukan di negara-negara tertentu dengan cadangan terbatas.
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) dikenal memiliki tantangan operasional utama yang disebut intermitensi, di mana produksi listriknya tidak stabil karena sangat bergantung pada kondisi cuaca atau waktu (misalnya, PLTS tidak beroperasi di malam hari). Untuk mencapai tujuan transisi energi, yaitu menggunakan PLTS dan PLTB sebagai sumber listrik yang andal (bukan hanya base load, tetapi mampu menstabilkan jaringan), solusi infrastruktur teknologi yang paling krusial yang harus diimplementasikan secara besar-besaran adalah...
Peningkatan kapasitas kabel transmisi agar dapat menyalurkan daya lebih besar dari jarak jauh.
Pembangunan sistem penyimpanan energi baterai skala besar (BESS) untuk menyeimbangkan fluktuasi pasokan.
Diversifikasi lokasi pembangunan PLTS dan PLTB agar menjangkau wilayah dengan cuaca yang berbeda.
Pengembangan teknologi carbon capture pada pembangkit batu bara untuk menyeimbangkan emisi.
Peningkatan efisiensi konversi energi turbin angin dan panel surya di atas 90%.
Sumber energi tak terbarukan utama yang Dihasilkan dari sisa-sisa organisme purba yang terkubur dan mengalami proses geologis selama jutaan tahun dikenal sebagai...
Energi Hidro
Biogas
Bahan Bakar Fosil
Energi Geotermal
Biomassa
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) memanfaatkan bahan radioaktif, umumnya Uranium, sebagai sumber energi tak terbarukan. Proses inti fisika yang digunakan untuk menghasilkan panas dalam reaktor nuklir adalah...
Fusi (penggabungan)
Fisi (pembelahan)
Ionisasi
Sublimasi
Difusi
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang berbahan bakar batu bara melibatkan urutan perubahan energi berikut: Energi Kimia → Energi Panas → Energi Kinetik → Energi Listrik. Manakah bagian dari urutan tersebut yang terjadi pada Turbin?
Perubahan Energi Kimia menjadi Energi Panas.
Perubahan Energi Panas menjadi Energi Kinetik.
Perubahan Energi Panas menjadi Energi Listrik.
Perubahan Energi Kinetik menjadi Energi Listrik.
Perubahan Energi Kimia menjadi Energi Listrik.
Pelepasan gas rumah kaca karbon dioksida CO₂ ke atmosfer adalah penyebab utama pemanasan global dan terjadi melalui proses pembakaran sempurna bahan bakar fosil. Gas Metana (CH₄), sebagai komponen utama gas alam, adalah salah satu bahan bakar fosil yang umum digunakan. Persamaan reaksi kimia yang benar dan setara yang menjelaskan pelepasan CO₂ dari pembakaran sempurna gas metana adalah...
CH₄ (g) + O₂ (g) ⟶ C (s) + 2H₂O (l)
CH₄ (g) + O₂ (g) ⟶ CO (g) + 2H₂O (l)
C (s) + O₂ (g) ⟶ CO₂ (g)
CH₄ (g) + 2O₂ (g) ⟶ CO₂ (g) + 2H₂O (l)
CH₄ (g) + 3O₂ (g) ⟶ CO₂ (g) + 2H₂O (l)
Salah satu alasan strategis utama mengapa banyak negara maju mempertimbangkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) sebagai bagian penting dalam mencapai target emisi nol bersih (Net-Zero Emission) adalah...
PLTN dapat beroperasi dengan biaya operasional yang sangat rendah dibandingkan PLTB atau PLTS.
PLTN menghasilkan daya dalam jumlah besar tanpa dipengaruhi oleh kondisi cuaca (stabil/baseload).
Meskipun menghasilkan limbah radioaktif, PLTN tidak mengeluarkan emisi gas rumah kaca CO₂ dari proses pembangkitannya.
Limbah radioaktif yang dihasilkan PLTN dapat dengan mudah didaur ulang menjadi bahan bakar baru di fasilitas modern.
Bahan bakar uranium yang digunakan PLTN merupakan sumber daya terbarukan yang melimpah secara global.
Mengapa energi dari gas alam sering dianggap sebagai "bahan bakar fosil yang lebih bersih" dibandingkan batu bara, meskipun keduanya merupakan energi tak terbarukan?
Karena gas alam memiliki kandungan uranium yang lebih rendah.
Gas alam memiliki jenis kalor yang lebih tinggi dari batu bara.
Gas alam mengandung lebih sedikit karbon per unit energi yang dihasilkan, sehingga emisi dan partikel polutannya lebih rendah saat dibakar.
Gas alam lebih berlimpah di alam dan tidak akan habis dalam 100 tahun ke depan.
Gas alam lebih mudah diekstraksi daripada batu bara, sehingga tidak merusak permukaan tanah.
Dalam konteks upaya global mencapai target Emisi Nol Bersih (Net-Zero Emission), Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) diposisikan secara strategis sebagai sumber daya penting untuk mendukung jaringan listrik. Pernyataan yang secara paling tepat menjelaskan peran kritis dan keunggulan strategis PLTN dalam menghadapi tantangan transisi energi menuju nol-emisi, terutama saat dibandingkan dengan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara, adalah...
PLTN menggunakan bahan bakar uranium yang melimpah dan sepenuhnya terbarukan.
PLTN menghasilkan daya listrik yang sangat stabil (baseload) dan padat energi, serta tidak memancarkan gas rumah kaca CO2 saat beroperasi.
Tantangan limbah radioaktif jangka panjang dari PLTN lebih mudah diatasi dibandingkan dampak polusi udara dari PLTU.
Biaya operasional total (termasuk penanganan limbah) PLTN per kWh jauh lebih rendah daripada biaya operasional PLTU.
PLTN dapat didirikan di lokasi mana pun, tidak terbatas pada dekat sumber uranium atau lokasi dengan pendinginan yang memadai.
Sumber energi yang dapat dipulihkan secara alami dalam waktu singkat, ketersediaannya melimpah di alam, dan tidak akan habis dalam skala waktu manusia disebut...
Energi Fosil
Energi Nuklir
Energi Tak Terbarukan
Energi Mekanik
Energi Terbarukan
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mengubah energi Matahari menjadi energi listrik melalui perangkat bernama panel surya. Perubahan energi yang terjadi pada panel surya adalah...
Energi Kimia Energi Listrik
Energi Kinetik Energi Listrik
Energi Panas Energi Kimia
Energi Cahaya Energi Listrik
Energi Potensial Energi Panas
Meskipun sama-sama terbarukan, Biomassa (misalnya, limbah pertanian) memiliki karakteristik berbeda dengan tenaga air atau angin. Pemanfaatan biomassa masih melepaskan karbon dioksida (CO2), tetapi mengapa tetap diklasifikasikan sebagai sumber energi ramah lingkungan?
Karena biomassa adalah bahan yang sangat langka.
Karena biomassa tidak mengandung karbon sama sekali.
(CO2) yang dilepaskan setara dengan (CO2) yang diserap tanaman saat tumbuh (siklus karbon netral).
Biomassa menghasilkan energi kinetik yang lebih besar daripada energi fosil.
Biaya konversi energi dari biomassa nol.
Daerah pesisir yang memiliki kecepatan angin rata-rata tinggi sangat ideal untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB). Perangkat utama yang bertugas mengubah Energi Kinetik angin menjadi Energi Listrik adalah...
Solar Cell
Turbin dan Generator
Reaktor Fisi
Boiler dan Kondensor
Pompa Air
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Angin (PLTB) merupakan sumber energi terbarukan yang bersifat intermittent (terputus-putus). Sebaliknya, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) ideal digunakan sebagai sumber tenaga beban dasar (baseload). Keunggulan operasional utama yang menjadikan PLTP ideal sebagai baseload dibandingkan dengan PLTS dan PLTB adalah...
PLTP memiliki biaya investasi awal yang jauh lebih rendah daripada PLTS atau PLTB.
PLTP dapat dengan mudah dipindahkan dan dibangun di lokasi mana pun di dunia.
PLTP dapat beroperasi secara kontinu 24 jam sehari tanpa dipengaruhi oleh perubahan cuaca di permukaan.
PLTP menggunakan bahan bakar yang dapat diperbaharui dalam waktu cepat (kurang dari 1 tahun).
Proses konversi energi di PLTP jauh lebih efisien (mendekati 100%) dibandingkan sumber energi terbarukan lainnya.
Sebuah negara yang beriklim tropis, seperti Indonesia, berencana mengganti sebagian besar PLTU mereka dengan kombinasi PLTS (siang hari) dan PLTB (malam hari). Tantangan terbesar dari transisi energi ini, dilihat dari perspektif sistem fisika kelistrikan, adalah...
Hukum Kekekalan Energi tidak berlaku pada kedua sumber energi ini.
Intermittency (ketidakstabilan dan isolasi) pasokan listrik yang sangat bergantung pada cuaca, sehingga memerlukan sistem penyimpanan energi (baterai) besar.
Kedua jenis pembangkit ini menghasilkan limbah radioaktif yang memerlukan penanganan khusus.
Biaya bahan bakar angin dan surya sangat mahal karena harus diimpor dari luar negeri.
Energi angin dan surya adalah energi panas, sementara jaringan listrik memerlukan energi kinetik.
Hukum Kekekalan Energi menyatakan bahwa energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, tetapi hanya dapat berubah bentuk dari satu bentuk ke bentuk yang lain. Dalam Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang menggunakan panel fotovoltaik, proses konversi energi yang sesuai dengan Hukum Kekekalan Energi adalah perubahan energi dari...
Energi Kimia menjadi Energi Kinetik lalu menjadi Energi Listrik.
Energi Panas (Termal) Matahari menjadi Energi Kimia dalam sel fotovoltaik.
Energi Kinetik Angin menjadi Energi Listrik.
Energi Cahaya (Radiasi) Matahari menjadi Energi Listrik.
Energi Potensial Air menjadi Energi Listrik.
Mengapa energi dari Biomassa (misalnya, limbah pertanian atau kotoran ternak) dikumpulkan sebagai sumber energi terbarukan meskipun pembakarannya melepaskan gas karbon dioksida (CO₂) ke atmosfer?
Karena biomassa adalah satu-satunya sumber energi yang tidak menghasilkan (CO₂).
Karena (CO₂) yang tersisa saat biomassa dibakar akan diubah menjadi oksigen oleh hujan.
Karena (CO₂) yang dilepaskan setara dengan (CO₂) yang telah diserap oleh tanaman tersebut selama siklus hidupnya (siklus karbon netral).
Karena biomassa dapat diubah menjadi energi listrik tanpa melalui proses pembakaran.
Karena biomassa hanya digunakan untuk skala rumah tangga kecil, sehingga dampak emisinya diabaikan.
Indonesia adalah negara kepulauan yang dilalui garis khatulistiwa, sehingga memiliki potensi besar untuk Energi Surya dan Energi Angin. Namun, pengintegrasian kedua sumber energi terbarukan ini ke dalam jaringan listrik nasional menghadapi tantangan besar yang saling terkait. Tantangan terbesar, dilihat dari sifat fisik kedua sumber energi ini, adalah...
Keduanya sangat mahal untuk diekstraksi karena Indonesia merupakan negara berkembang.
Keduanya memerlukan bahan bakar cadangan berupa Uranium untuk memastikan pasokan daya di malam hari.
Keduanya menghasilkan limbah panas yang sangat tinggi dan merusak lingkungan pesisir.
Sifat keduanya yang intermittent (tidak stabil/tidak terus-menerus) memerlukan sistem penyimpanan energi skala besar untuk menjaga kestabilan dan transmisi pasokan listrik.
Energi surya hanya mengubah panas menjadi listrik, sementara energi angin hanya mengubah energi potensial menjadi listrik, sehingga tidak kompatibel.
