Font size
WorksheetsLatihan Ujian Khusus X RPL
Total questions: 50
Worksheet time: 28mins
Dalam konteks pengembangan perangkat lunak (software development), pilar Dekomposisi dalam Berpikir Komputasional paling tepat diterapkan pada langkah...
Menentukan bahasa pemrograman (Python, Java, dll.) yang paling efisien untuk proyek.
Memecah proyek besar (misalnya, membuat aplikasi kasir) menjadi modul-modul kecil (misalnya, modul login, modul input barang, modul laporan).
Mengabaikan desain antarmuka (UI/UX) dan hanya fokus pada fungsi backend program.
Mencari tahu apakah ada kode program lama yang bisa digunakan kembali (reusable code) dari proyek sebelumnya.
Menyusun urutan langkah-langkah detail (flowchart) dari proses penyimpanan data ke database.
Seorang siswa RPL sedang merancang sistem informasi sekolah. Dalam proses Abstraksi, detail manakah yang seharusnya diabaikan untuk sementara waktu agar fokus pada fungsionalitas utama sistem?
Menentukan struktur database untuk menyimpan data siswa.
Memutuskan bahasa pemrograman untuk sistem (misalnya PHP atau C#).
Mengidentifikasi kebutuhan fungsional seperti 'tambah data', 'edit data', dan 'hapus data'.
Memikirkan warna latar belakang, jenis font, atau detail estetika kecil pada antarmuka pengguna (UI/UX).
Menentukan alur otorisasi pengguna (administrator, guru, siswa).
Berpikir Komputasional (Computational Thinking) adalah sebuah metode atau cara berpikir yang digunakan untuk menyelesaikan masalah yang kompleks. Pada dasarnya, metode ini mengajarkan kita untuk mengurai masalah besar menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, lalu menyelesaikannya secara sistematis, logis, dan terstruktur seperti cara kerja computer. Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat mendefinisikan Berpikir Komputasional?
Kemampuan untuk mengambil keputusan cepat tanpa menganalisis data secara mendalam.
Metode yang hanya dapat diterapkan oleh seorang ahli komputer dan programmer professional
Cara berpikir yang digunakan untuk menyelesaikan masalah secara sistematis, logis, dan terstruktur seperti cara kerja komputer.
Proses memecah masalah besar dan rumit menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah dikelola, seperti memecah rencana liburan menjadi menentukan tujuan, mengurus transportasi, dan membuat anggaran, disebut pilar utama Berpikir Komputasional apa?
Algoritma
Abstraksi
Dekomposisi
Pengenalan Pola
Analisis
Ketika seseorang dalam merencanakan liburan hanya berfokus pada hal-hal penting seperti tanggal keberangkatan dan biaya, serta mengabaikan detail-detail yang tidak penting seperti merek koper atau warna baju yang akan dipakai, ia sedang menerapkan pilar...
Dekomposisi
Pengenalan Pola
Algoritma
Urutan
Abstraksi
Seorang siswa menyadari bahwa dia selalu mendapatkan nilai yang lebih baik di ujian jika dia mencatat semua materi dan membuat peta pikiran seminggu sebelum ujian. Pola ini kemudian dia terapkan untuk ujian-ujian berikutnya. Tindakan ini sesuai dengan pilar Berpikir Komputasional, ________
Dekomposisi
Abstraksi
Algoritma
Pengenalan Pola
Pengelolaan Data
Serangkaian langkah-langkah atau instruksi yang terperinci dan berurutan untuk menyelesaikan masalah, seperti daftar langkah-langkah untuk memesan tiket pesawat secara *online*, merupakan definisi dari pilar...
Dekomposisi
Pengenalan Pola
Abstraksi
Evaluasi
Algoritma
Dalam langkah-langkah pemecahan masalah sistematis, “Masalah adalah ketika ada sesuatu yang tidak sesuai dengan yang kita inginkan atau harapkan” Kesenjangan inilah yang harus diatasi.
Kesenjangan antara kondisi saat ini dan kondisi yang diharapkan.
Kesenjangan antara harapan dan kenyataan orang lain.
Kesenjangan antara rencana dan tindakan orang lain.
Kesenjangan antara tujuan dan proses yang digunakan.
Langkah pertama yang harus dilakukan agar pemecahan masalah tidak salah fokus adalah...
Rumuskan Berbagai Pilihan Solusi.
Kumpulkan Informasi/Data.
Terapkan Solusi.
Identifikasi dan Jelaskan Masalahnya
Evaluasi Hasil.
“Pengelolaan Data” adalah proses mengumpulkan, mengatur, menyimpan, dan menggunakan data dengan efektif. Salah satu konsep dasarnya adalah *Pembersihan Data*. Mengapa proses Pembersihan Data dianggap penting?
Untuk membuat tabel nilai siswa dan mengelompokkan data.
Untuk memastikan data yang digunakan akurat dan bisa dipercaya
Untuk mencari tahu penyebab utama masalahnya.
Untuk mendapatkan informasi dari berbagai sumber (internet, buku, dll.).
Untuk mengubah data mentah menjadi langkah-langkah solusi.
Instruksi logis yang membuat keputusan berdasarkan suatu kondisi, ditandai dengan kosakata “JIKA (kondisi) MAKA (lakukan ini)”, disebut jenis struktur instruksi...
Urutan (Sequence)
Perulangan (Iteration / Loop)
Algoritma
Percabangan (Selection / If-Else)
Abstraksi
Perhatikan contoh instruksi logis berikut: “ULANGI mencuci piring SAMPAI semua piring bersih”. Jenis struktur instruksi yang diterapkan dalam contoh tersebut adalah...
Urutan (Sequence)
Percabangan (Selection)
Pengenalan Pola
Perulangan (Iteration / Loop)
Dekomposisi
Kemampuan memecahkan masalah, mengolah informasi (data), dan memahami perintah (instruksi) yang logis adalah beberapa *skill* super penting yang diajarkan dalam materi ini. Manakah dari berikut ini yang merupakan manfaat dari Berpikir Komputasional?
Menghindari masalah rumit dan mencari jalan pintas.
Selalu menggunakan solusi lama tanpa perlu mencari solusi baru.
Meningkatkan kemampuan memecahkan masalah dengan cara yang lebih terstruktur
Fokus hanya pada detail penting dan mengabaikan keseluruhan konteks masalah.
Menjadi ahli dalam bidang teknologi informasi saja.
Saat melakukan debugging (pencarian dan perbaikan kesalahan) pada kode program yang berulang kali menghasilkan error di bagian input data, siswa harus...
Mengecek dan memperbaiki input data yang menyebabkan error secara berulang.
Mengabaikan error dan melanjutkan program.
Mengganti seluruh kode program tanpa analisis.
Meminta bantuan tanpa mencoba memperbaiki sendiri.
RPL menyadari bahwa error selalu terjadi ketika pengguna memasukkan karakter non-angka pada kolom usia. Tindakan selanjutnya yang mencerminkan pilar Pengenalan Pola adalah...
Menyusun ulang seluruh kode dari awal.
Mengubah tipe data kolom usia menjadi string (teks).
Menambahkan validasi kode untuk mencegah input selain angka di semua kolom input yang membutuhkan data numerik.
Membuat flowchart baru untuk mendokumentasikan langkah-langkah input data.
Memecah fungsi input data menjadi beberapa sub-fungsi yang lebih kecil.
Anda membuat panduan kerja terperinci untuk rekan kerja yang baru tentang cara memproses klaim dana operasional. Panduan tersebut berbentuk daftar langkah-langkah yang harus diikuti secara berurutan. Tindakan pembuatan daftar langkah terperinci ini merujuk pada pilar Berpikir Komputasional, yaitu...
Dekomposisi
Abstraksi
Pengenalan Pola
Algoritma
Pembersihan Data
Dalam materi Instruksi Logis dan Terstruktur, konsep Urutan (Sequence) paling mirip dengan pilar Algoritma. Manakah contoh berikut yang menggambarkan struktur Urutan?
JIKA saldo > 50.000, MAKA beli kuota, JIKA TIDAK beli pulsa.
ULANGI ambil data dari database SAMPAI semua record terbaca.
Menganalisis error yang sama di berbagai baris kode program.
Daftar langkah-langkah untuk menginstal IDE: 1. Download, 2. Run Installer, 3. Pilih Direktori, 4. Finish.
Memisahkan input user dengan output hasil pemrosesan.
Sebuah prosedur standar di meja resepsionis kantor Anda berbunyi: JIKA tamu adalah Klien (Kondisi 1) DAN sudah membuat Janji (Kondisi 2), MAKA arahkan ke ruang rapat utama. JIKA TIDAK, MAKA minta tamu menunggu di ruang tunggu. Struktur logis ini menggunakan jenis struktur instruksi...
Urutan (Sequence)
Perulangan (Iteration)
Algoritma (Keseluruhan prosedur)
Percabangan (Selection) dengan operator DAN (^)
Abstraksi
Seorang programmer RPL mengumpulkan data survei dari 100 responden. Dalam data tersebut ditemukan ada data umur responden yang bernilai '5 tahun' dan '200 tahun', padahal responden adalah siswa SMA (rentang umur ideal 15-18 tahun). Langkah yang harus dilakukan dalam Pengelolaan Data untuk mengatasi masalah ini adalah...
Pengumpulan Data, dengan mengulang survei kepada 100 responden.
Pembersihan Data, dengan menghapus data yang tidak sesuai rentang umur ideal.
Visualisasi Data, dengan membuat grafik umur responden.
Analisis Data, dengan mencari rata-rata umur responden.
Penyimpanan Data, dengan memindahkan data ke database.
Literasi digital adalah kemampuan untuk menemukan, mengevaluasi, membuat, dan mengkomunikasikan informasi melalui teknologi digital. Secara sederhana, literasi digital didefinisikan sebagai kemampuan untuk...
Hanya menggunakan komputer atau telepon pintar.
Membaca, menulis, dan berinteraksi di dunia digital.
Mengembangkan karier dan bersaing di pasar kerja.
Menggunakan alat digital untuk memecahkan masalah.
Melindungi privasi dan data pribadi.
Internet adalah sumber informasi yang tak terbatas. Dengan literasi digital, kita bisa menemukan informasi yang relevan dan akurat, serta membedakan antara fakta dan berita palsu. Aspek ini menunjukkan pentingnya literasi digital dalam hal...
Peluang Kerja
Keamanan Diri
Partisipasi Sosial
Akses Informasi
Pendidikan dan Pembelajaran
Literasi digital terdiri dari tiga elemen utama yang saling terkait. Elemen yang berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam mengoperasikan perangkat keras, menggunakan aplikasi, dan melakukan manajemen file adalah...
Keterampilan Kognitif (Digital Thinking)
Keterampilan Sosial-Emosional (Digital Citizenship)
Keterampilan Kreatif (Creative Skills)
Keterampilan Teknis (Digital Skills)
Keterampilan Pemecahan Masalah (Problem Solving Skills)
Kemampuan untuk menganalisis konten daring, mengenali bias, dan mempertanyakan motif di balik informasi yang ada termasuk dalam elemen literasi digital...
Keterampilan Teknis
Etiket Daring
Keterampilan Sosial-Emosional
Keterampilan Kognitif
Keamanan Diri
Elemen Keterampilan Sosial-Emosional (Digital Citizenship) dalam literasi digital mencakup hal-hal yang berfokus pada perilaku dan interaksi di dunia digital. Manakah di antara berikut yang merupakan contoh dari keterampilan dalam elemen ini?
Dalam proses perencanaan konten digital sederhana, menentukan tujuan konten adalah langkah penting. Jika Anda membuat konten dengan tujuan Mengedukasi, contoh format konten yang paling sesuai adalah...
Komedi atau cerita pendek.
Jajak pendapat atau sesi Q&A.
Tutorial, penjelasan konsep, atau materi pelajaran.
Ajakan bertindak atau kampanye.
Ulasan produk atau berita faktual.
Seorang perencana konten perlu mengenali target audiensnya, termasuk Tingkat Pemahaman mereka. Pentingnya mengenal tingkat pemahaman audiens adalah untuk...
Mengetahui media sosial apa yang sering mereka gunakan.
Menyesuaikan gaya bahasa dan contoh agar relevan dengan tingkat pengetahuan mereka.
Menentukan apakah konten akan menggunakan format audio atau video.
Mendapatkan data demografi seperti usia dan pekerjaan.
Memastikan konten memiliki potensi viral yang tinggi.
Saat menyusun struktur konten untuk Video atau Animasi, Storyboard sangat penting. Manfaat utama dari penggunaan Storyboard adalah...
Memastikan transisi antar bagian dalam naskah berjalan mulus.
Memvisualisasikan alur, mengidentifikasi masalah, dan memastikan semua elemen tercakup.
Membuat kerangka konten untuk slide dan infografis.
Menulis dialog, narasi, dan musik latar secara terpisah.
Menetapkan poin-poin kunci dan data pendukung.
Anda ingin menyampaikan pesan yang utama adalah narasi atau diskusi mendalam yang tidak memerlukan demonstrasi visual, dan audiens Anda adalah orang-orang yang sering multitasking (misalnya saat bepergian). Format konten digital yang paling tepat dipilih adalah...
Infografis
Video Tutorial
Audio (Podcast/Narasi)
Slide Presentasi
E-Booklet
Jika Anda memiliki data atau statistik yang kompleks dan ingin mengubahnya menjadi format yang mudah dicerna serta ideal untuk menjelaskan proses atau alur kerja secara visual, format konten yang harus Anda pilih adalah________
Video Vlog
Slide (Presentasi Digital)
Infografis
Menurut materi, definisi Literasi Digital secara sederhana yang merangkum kemampuan dasar untuk berinteraksi dalam lingkungan digital adalah...
Kemampuan untuk menginstal, memperbarui, dan menggunakan berbagai aplikasi.
Kemampuan untuk menjadi "warga digital" yang bertanggung jawab dan etis.
Kemampuan untuk menemukan, mengevaluasi, membuat, dan mengkomunikasikan informasi melalui teknologi digital.
Kemampuan untuk membedakan antara perangkat keras dan perangkat lunak.
Kemampuan untuk membaca, menulis, dan berinteraksi di dunia digital.
Sebagai siswa Rekayasa Perangkat Lunak, Anda dituntut untuk bekerja dengan banyak source code dan aset proyek. Kemampuan untuk Menyimpan, mencari, dan mengelola file dan folder di komputer atau layanan penyimpanan daring (seperti GitHub atau cloud) merupakan bagian dari elemen Literasi Digital, yaitu...
Keterampilan Kognitif (Digital Thinking)
Keterampilan Sosial-Emosional (Digital Citizenship)
Keterampilan Teknis (Digital Skills)
Keterampilan Presentasi
Keterampilan Komunikasi Verbal
Ketika Anda menemukan sebuah tutorial coding atau solusi bug di forum daring, Anda perlu membedakan antara informasi yang benar dan salah serta mengidentifikasi sumber yang tepercaya. Tindakan ini sangat penting untuk memastikan kode Anda bekerja dengan aman. Kemampuan berpikir kritis dan evaluasi informasi ini termasuk dalam elemen utama Literasi Digital, yaitu...
Keterampilan Teknis (Digital Skills)
Keterampilan Sosial-Emosional (Digital Citizenship)
Keterampilan Visual
Keterampilan Kognitif (Digital Thinking)
Keterampilan Komputasi Aritmatika
Prinsip Tanggung Jawab dalam elemen Keterampilan Sosial-Emosional (Digital Citizenship) sangat relevan bagi seorang pengembang, terutama dalam penggunaan kode dan aset digital. Berikut adalah contoh penerapan prinsip Tanggung Jawab tersebut, kecuali...
Menggunakan teknologi untuk kebaikan, misalnya membuat aplikasi yang membantu edukasi.
Menghargai hak cipta (copyright) dari library atau kode sumber terbuka yang digunakan.
Tidak menyebarkan kebencian atau berita palsu melalui platform yang dikembangkan.
Berkomunikasi dengan sopan dan menghormati pengguna lain di forum daring. (Ini adalah Etiket Daring/Netiket)
Melindungi privasi dan data pribadi pengguna secara ketat sesuai peraturan yang berlaku. (Ini adalah Keamanan Diri)
Anda merencanakan untuk membuat sebuah konten digital (misalnya, slide presentasi atau infografis) yang menjelaskan ide proyek perangkat lunak Anda. Menurut materi, langkah pertama yang paling fundamental dalam proses perencanaan konten digital adalah...
Menyusun Storyboard atau Naskah.
Mengumpulkan data dan fakta pendukung.
Memilih format konten yang paling sesuai (Video, Audio, Infografis).
Merencanakan Ide dan Konsep Konten Digital.
Mempersiapkan peralatan untuk produksi.
Anda berencana membuat video demo tentang bagaimana pengguna dapat menavigasi dan menggunakan User Interface (UI) dari aplikasi yang telah Anda buat. Alat perencanaan konten yang berupa rangkaian sketsa gambar yang menunjukkan urutan adegan, sudut kamera, serta dilengkapi dengan catatan dialog dan durasi estimasi disebut ________
Naskah (Script)
Kerangka Konten (Outline)
Bagan Alir (Flowchart)
Storyboard
E-Booklet
Tim Anda ingin menjelaskan alur kerja (workflow) yang kompleks atau visualisasi data dari kinerja server aplikasi kepada audiens yang lebih umum. Format konten digital yang paling efektif untuk mengubah data kompleks menjadi format yang mudah dicerna dengan desain yang menarik perhatian adalah...
Audio (Podcast)
Slide Presentasi
Infografis
Naskah Lengkap
Vlog Harian
Apa definisi Algoritma menurut materi yang diberikan?
Bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat aplikasi.
Serangkaian instruksi atau langkah-langkah logis yang terdefinisi dengan baik dan berurutan untuk menyelesaikan suatu masalah atau mencapai tujuan tertentu.
Representasi visual menggunakan simbol-simbol standar untuk menunjukkan alur kontrol.
Notasi yang digunakan untuk mengukur seberapa banyak memori tambahan yang dibutuhkan.
Sebuah fungsi yang hanya dapat digunakan pada data yang sudah terurut.
Karakteristik algoritma yang menyatakan bahwa setiap instruksi harus jelas dan tidak ambigu (Tidak ada keraguan tentang apa yang harus dilakukan) disebut...
Effectiveness
Finiteness
Output
Definiteness
Dalam analogi sederhana yang diberikan (Resep memasak nasi goreng), manakah yang berfungsi sebagai Algoritma?
Bahan yang disiapkan (Input).
Hasil nasi goreng yang tersaji (Output).
Resep memasak nasi goreng.
Proses memanaskan minyak (Langkah 1)
Koki yang memasak nasi goreng.
Karakteristik algoritma yang menyatakan bahwa algoritma harus berhenti setelah sejumlah langkah yang terbatas dan tidak boleh berjalan selamanya (tidak infinite loop) disebut...
Definiteness
Effectiveness
Input
Output
Finiteness
Cara penyajian algoritma yang paling umum dan disukai karena menggunakan bahasa mirip pemrograman (IF, THEN, ELSE) tetapi tidak terikat pada sintaks bahasa tertentu adalah...
Flowchart (Diagram Alir)
Deskripsi Naratif (Bahasa Alami)
Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi
Notasi Big O
Pseudocode
Algoritma Linear Search (Pencarian Berurutan) memiliki jenis pendekatan yang mirip dengan...
Divide and Conquer
Dynamic Programming
Greedy Algorithm
Brute Force
Backtracking
Prasyarat utama yang harus dipenuhi agar Algoritma Binary Search (Pencarian Biner) dapat digunakan secara efisien adalah...
Daftar (array) tidak terurut.
Daftar harus berukuran sangat kecil.
Daftar (array) harus terurut.
Harus menggunakan bahasa pemrograman tingkat tinggi.
Harus menghasilkan nol masukan (Input).
Mengapa Binary Search jauh lebih efisien daripada Linear Search untuk daftar data terurut yang besar?
Karena Binary Search memeriksa setiap elemen satu per satu.
Karena Binary Search tidak memerlukan output.
Karena Binary Search menggunakan pendekatan Divide and Conquer.
Karena Linear Search memiliki kompleksitas waktu (Big O Terbaik)
Salah satu faktor utama dalam memilih algoritma yang termasuk dalam kategori Kebutuhan Masalah adalah Sifat Data. Contoh pertimbangan berdasarkan faktor ini adalah...
Kompleksitas Ruang (memori tambahan yang dibutuhkan).
Kemudahan implementasi kode.
Apakah data terurut atau tidak.
Kompleksitas waktu (Big O terbaik).
Kritisnya waktu eksekusi.
Notasi Big O (O-notation) digunakan untuk mengukur efisiensi algoritma dengan menggambarkan bagaimana...
Jumlah baris kode dalam sebuah program.
Kejelasan dan ketidakambiguan setiap instruksi.
Waktu eksekusi (atau memori) meningkat seiring dengan bertambahnya ukuran input (n).
Representasi visual alur kontrol algoritma.
Kemampuan algoritma untuk menghasilkan nol atau lebih masukan.
Ketika kita akan membangun sebuah Prototype Aplikasi pengelolaan Bengkel Komputer menggunakan Handphone dan AI (Sebagai Alat Bantu Coding), kita memerlukan aplikasi pendukung yang harus kita download, beberapa aplikasi berikut manakah yang bukan merupakan Aplikasi Editor Coding …
Visual Studio Code
Acode - powerful code editor
Spck Editor (formerly SPK Code Editor)
QuickEdit Text Editor
Photo Studio Editor
Langkah yang tepat untuk membuat prototype aplikasi pengelolaan Bengkel Komputer Adalah ….
Buka AI → Ketik Prompt dan Upload Gambar → Copy Code Hasil Kerja AI → Buka App Kode Editor dan Paste Code Hasil → Save dan Sesuaikan Nama & Jenis File (html) → Cari File & Buka File pada Browser Chrome
Buka AI → Copy Code Hasil Kerja AI → Buka App Kode Editor dan Paste Code Hasil → Ketik Prompt dan Upload Gambar → Save dan Sesuaikan Nama & Jenis File (html) → Cari File & Buka File pada Browser Chrome
Manakah dari karakteristik algoritma yang baik berikut ini yang secara spesifik memastikan bahwa algoritma akan berhenti setelah sejumlah langkah yang terbatas dan tidak akan berjalan selamanya (menghindari infinite loop)?
Input
Output
Definiteness
Finiteness
Effectiveness
Dalam merepresentasikan sebuah algoritma, metode manakah yang paling umum dan disukai karena menggunakan bahasa yang mirip dengan bahasa pemrograman (seperti IF, THEN, ELSE) tetapi tidak terikat pada sintaks bahasa pemrograman tertentu, sehingga lebih mudah dipahami secara universal?
Deskripsi Naratif
Flowchart
Pseudocode
Diagram Alir
Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi
