wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ASWAJA 11 DKV 1

Total questions: 50

Worksheet time: 2hrs 40mins

Name
Class
Date
1.
NU lahir sebagai respons atas kondisi keagamaan dan sosial pada masa kolonial. Pembentukan NU menunjukkan bahwa kiai memiliki…
a)
Peran politis yang dominan
b)
Kesadaran kolektif menjaga tradisi umat
c)
Dorongan untuk menandingi organisasi Arab
d)
Keinginan menghapus budaya lokal
e)
Tujuan meraih kekuasaan
2.
Pada masa penjajahan Belanda, fatwa dan keputusan NU sering menjadi pedoman bagi masyarakat. Hal ini membuktikan bahwa…
a)
NU menjadi lembaga politik kolonial
b)
NU menggantikan kekuasaan pemerintah
c)
NU memiliki legitimasi moral di tengah rakyat
d)
NU menolak adat secara total
e)
NU hanya berfungsi sebagai lembaga dakwah
3.
Kelahiran NU tahun 1926 terkait erat dengan “Komite Hijaz.” Situasi ini menunjukkan kemampuan NU dalam…
a)
Memisahkan diri dari dunia internasional
b)
Menolak seluruh pengaruh luar negeri
c)
Merespons isu global yang berdampak lokal
d)
Menghapus hubungan ulama nusantara dengan Haramain
e)
Menyeragamkan mazhab di Indonesia
4.
Pada masa awal, NU lebih mengutamakan kegiatan sosial-keagamaan dibanding politik. Pendekatan ini menunjukkan strategi NU untuk…
a)
Menghindari konflik antarormas
b)
Menguatkan basis umat terlebih dahulu
c)
Menguasai pasar ekonomi
d)
Memperkuat penjajahan Belanda
e)
Mengurangi jumlah pesantren
5.
NU berdiri sebagai bentuk mempertahankan tradisi Ahlussunnah wal Jama'ah. Hal ini menjadi cara NU untuk…
a)
Menghapus budaya Hindu-Buddha
b)
Merespons ancaman puritanisme
c)
Menolak seluruh pembaruan Islam
d)
Menggantikan peran organisasi modernis
e)
Menghapus perbedaan mazhab
6.
Pada masa penjajahan Belanda, ulama NU memperkuat jaringan pesantren. Jaringan ini berfungsi sebagai…
a)
Lembaga propaganda politik
b)
Simbol ketundukan kepada pemerintah kolonial
c)
Basis kaderisasi dan resistensi budaya
d)
Lembaga penghasil pajak
e)
Pusat penghapusan budaya lokal
7.
Salah satu kekuatan NU pada masa penjajahan adalah hubungan kiai dengan masyarakat akar rumput. Hubungan ini menjadi modal utama NU dalam…
a)
Melakukan revolusi sosial
b)
Menjadi partai kolonial
c)
Mempertahankan identitas keislaman
d)
Menghapus tradisi lokal
e)
Membatasi peran dakwah
8.
Pada masa kelahiran NU, tantangan utama umat adalah masuknya paham Wahhabisme. Maka pembentukan komite Hijaz menjadi langkah NU untuk…
a)
Memutus hubungan diplomatik
b)
Melawan secara fisik
c)
Melindungi tradisi keagamaan nusantara
d)
Membentuk negara baru
e)
Menghapus mazhab Syafi’i
9.
Pada masa Jepang, NU tetap bergerak melalui jalur dakwah dan pendidikan meski diawasi ketat. Hal ini menunjukkan kemampuan NU dalam…
a)
Melawan Jepang secara terbuka
b)
Beradaptasi tanpa kehilangan prinsip
c)
Berkompromi total dengan Jepang
d)
Melepas perannya di masyarakat
e)
Menjadi alat propaganda Jepang
10.
Jepang mengizinkan berdirinya Masyumi sebagai wadah umat Islam. Partisipasi NU di dalamnya menunjukkan…
a)
Keinginan NU untuk berkuasa
b)
Strategi politis menjaga persatuan umat
c)
Penghapusan identitas NU
d)
NU berpihak penuh pada Jepang
e)
Penolakan NU terhadap gerakan nasional
11.
Kiai Hasyim Asy’ari dipaksa melakukan Seikerei. Penolakannya menunjukkan…
a)
NU memihak Jepang
b)
Komitmen NU menjaga aqidah
c)
Penolakan NU terhadap ibadah
d)
Kiai mengikuti budaya Jepang
e)
NU mendukung Shinto
12.
Penahanan Kiai Hasyim oleh Jepang membuat NU semakin solid. Hal ini menunjukkan bahwa…
a)
Tekanan luar memperkuat identitas organisasi
b)
NU kehilangan pengaruh
c)
Masyarakat meninggalkan NU
d)
Jepang berhasil menguasai ulama
e)
NU bubar
13.
Kiai-kiai NU memanfaatkan ruang dakwah terbatas untuk menyebarkan semangat cinta tanah air. Ini merupakan bentuk…
a)
Kolaborasi ideologis
b)
Perlawanan terselubung
c)
Penolakan terhadap kemerdekaan
d)
Dukungan penuh kepada Jepang
e)
Pelemahan spiritual umat
14.
NU mendukung penuh BPUPKI dan PPKI. Sikap ini menunjukkan bahwa NU…
a)
Menolak gagasan negara
b)
Menginginkan kekuasaan tunggal
c)
Berpartisipasi aktif dalam pembentukan Indonesia
d)
Menolak Pancasila
e)
Menjadi partai kolonial
15.
Kontribusi ulama NU dalam Piagam Jakarta tampak dari…
a)
Penolakan terhadap hukum Islam
b)
Dukungan pada rumusan keagamaan yang kompromis
c)
Keinginan membuat negara khilafah
d)
Penghapusan peran syariat
e)
Penolakan terhadap bentuk republik
16.
NU mendukung penghapusan “tujuh kata” dalam Piagam Jakarta demi persatuan nasional. Ini menandakan…
a)
NU mengurangi syariat
b)
NU mendahulukan keutuhan bangsa
c)
NU ingin menguasai daerah
d)
NU menentang umat Islam
e)
NU menolak persatuan
17.
Keikutsertaan Kiai Wahid Hasyim dalam BPUPKI menunjukkan bahwa NU…
a)
Menolak pendidikan nasional
b)
Tidak punya pandangan kebangsaan
c)
Aktif merumuskan dasar negara
d)
Menjauhi politik kebangsaan
e)
Menolak konsep Pancasila
18.
NU mendorong keterlibatan masyarakat pesantren dalam persiapan kemerdekaan. Hal ini memperlihatkan…
a)
Pesantren terisolasi dari politik
b)
Pesantren hanya fokus ritual
c)
Pesantren menjadi motor nasionalisme
d)
Pesantren mendukung kolonialisme
e)
Pesantren anti terhadap republik
19.
Kiai NU aktif menggalang kekuatan rakyat menjelang kemerdekaan. Ini menunjukkan strategi NU dalam…
a)
Mencari kekuasaan pragmatis
b)
Mengokohkan basis spiritual perjuangan
c)
Menolak persatuan umat
d)
Membentuk negara agama
e)
Menghilangkan peran tokoh lain
20.
Dukungan NU terhadap proklamasi menunjukkan bahwa NU…
a)
Menolak kemerdekaan
b)
Mengutamakan kepentingan asing
c)
Berada dalam garis perjuangan bangsa
d)
Menunda kemerdekaan
e)
Tidak peduli terhadap perubahan politik
21.
Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 menunjukkan bahwa NU…
a)
Menolak perjuangan fisik
b)
Menganggap kolonialisme sah
c)
Menghalalkan penjajahan
d)
Mewajibkan umat mempertahankan kemerdekaan
e)
Mendukung pasukan sekutu
22.
NU mendukung pembentukan NKRI dengan dasar Pancasila. Ini membuktikan bahwa NU…
a)
Anti-NKRI
b)
Pendukung separatis
c)
Menolak keberagaman
d)
Menerima bentuk negara yang inklusif
e)
Mengutamakan negara agama
23.
Peran NU dalam pendidikan menunjukkan kontribusi pada…
a)
Tenaga asing
b)
Kebodohan masyarakat
c)
Penguatan sumber daya manusia nasional
d)
Penghapusan kurikulum
e)
Penutupan sekolah
24.
NU memiliki pengaruh besar dalam perdamaian sosial karena…
a)
Mengedepankan kekerasan
b)
Menghapus budaya lokal
c)
Mempromosikan Islam yang ramah
d)
Menolak toleransi
e)
Memperlemah ukhuwah
25.
Keberlanjutan dakwah, pendidikan, dan sosial NU hingga kini menunjukkan bahwa NU…
a)
Tidak relevan lagi
b)
Hanya berperan masa lalu
c)
Tetap menjadi kekuatan moral bangsa
d)
Bersifat eksklusif
e)
Menolak perubahan
26.
Salah satu alasan NU terlibat dalam dinamika politik Indonesia pada masa awal kemerdekaan adalah…
a)
Keinginan menjadi organisasi terbesar di Indonesia
b)
Tuntutan untuk menjaga kepentingan umat dan negara
c)
Desakan pemerintah kolonial
d)
Upaya menyaingi ormas Islam lain
e)
Perubahan anggaran dasar NU
27.
Sikap politik NU yang lebih menekankan ukhuwah wathaniyah berarti…
a)
Menolak keberagaman
b)
Mengutamakan stabilitas keamanan
c)
Mengedepankan persatuan bangsa di atas kepentingan golongan
d)
Memperjuangkan syariat sebagai konstitusi
e)
Membatasi toleransi antaragama
28.
Tokoh NU yang menjadi Wakil Presiden RI pada era reformasi adalah…
a)
KH. Hasyim Muzadi
b)
KH. Abdurrahman Wahid
c)
KH. Ma’ruf Amin
d)
KH. Cholil Bisri
e)
KH. Idham Chalid
29.
Salah satu ciri pemikiran keagamaan NU adalah…
a)
Teks agama harus dipahami secara kaku
b)
Menggabungkan turats (klasik) dan konteks modern
c)
Menolak semua pembaharuan
d)
Mengambil hukum tanpa ijtihad
e)
Menolak akal
30.
Dalam pemikiran NU, hubungan agama dan budaya dipandang sebagai…
a)
Wajib dipisahkan
b)
Tidak boleh bertemu
c)
Saling mempengaruhi selama tidak bertentangan syariat
d)
Harus saling menghapus
e)
Hanya adat yang diikuti
31.
Sikap keagamaan NU yang moderat berfungsi untuk…
a)
Memperkuat harmoni sosial
b)
Menciptakan persaingan antaragama
c)
Menghilangkan nilai lokal
d)
Membentuk negara baru
e)
Menghapus demokrasi
32.
Peran utama NU di bidang pendidikan tampak dari…
a)
Pendirian jaringan pesantren luas
b)
Pendirian perusahaan
c)
Pengelolaan tambang
d)
Pendirian tim militer
e)
Pengadaan ekspor-impor
33.
Karakter pendidikan pesantren NU adalah…
a)
Pemisahan nilai agama dari kehidupan
b)
Penguatan moral, ilmu, dan tradisi
c)
Fokus pada ilmu eksakta saja
d)
Anti budaya
e)
Sistem militeristik
34.
Lembaga formal NU seperti LP Ma’arif berfungsi untuk…
a)
Mengelola politik
b)
Mengurusi militer
c)
Mengembangkan pendidikan formal dengan nilai Aswaja
d)
Mengelola keuangan negara
e)
Mengatur ekspor
35.
Pesantren berperan penting dalam ketahanan bangsa karena…
a)
Menghasilkan pasukan tempur
b)
Mengajarkan radikalisme
c)
Menanamkan karakter, kemandirian, dan moderasi
d)
Menolak semua perkembangan teknologi
e)
Menciptakan elit kapitalis
36.
Modernisasi pendidikan pesantren salah satunya dilakukan melalui…
a)
Penghapusan kitab kuning
b)
Penambahan kurikulum umum dan teknologi
c)
Pengurangan tenaga pengajar
d)
Penggantian kiai
e)
Penutupan pesantren
37.
Madrasah yang dinaungi NU berperan sebagai…
a)
Tempat pelatihan militer
b)
Lembaga pendidikan yang memadukan umum dan agama
c)
Lembaga politik
d)
Pusat ekonomi kreatif
e)
Tempat bisnis
38.
Salah satu kontribusi penting NU bagi pendidikan Indonesia adalah…
a)
Penyusunan kurikulum nasional
b)
Melahirkan lembaga pendidikan berbasis karakter Aswaja
c)
Penghapusan ujian nasional
d)
Pengganti Mendikbud
e)
Penetapan pajak
39.
Pendidikan NU mendorong moderasi beragama melalui…
a)
Pembelajaran kitab intoleran
b)
Pelarangan budaya
c)
Penguatan fikih, akhlak, dan toleransi
d)
Pemaksaan pendapat
e)
Penolakan sains
40.
Jaringan pesantren NU banyak melahirkan…
a)
Ulama dan tokoh bangsa
b)
Atlet nasional
c)
Pejabat pajak
d)
Pejabat militer
e)
Diplomat asing
41.
Perkembangan pendidikan NU era modern dipacu oleh…
a)
Penolakan teknologi
b)
Digitalisasi dan inovasi kurikulum
c)
Penghapusan sekolah
d)
Isolasi dari masyarakat
e)
Pengurangan guru
42.
Peran NU dalam menjaga keutuhan NKRI pada era reformasi terlihat dari…
a)
Dukungan terhadap separatisme
b)
Gerakan kebangsaan, toleransi, dan pendidikan karakter
c)
Penolakan terhadap Pancasila
d)
Penghilangan budaya nusantara
e)
Pembentukan negara agama
43.
Pada masa penjajahan, ulama Nusantara berusaha menjaga kemandirian umat dengan mendirikan pesantren dan organisasi keagamaan. Jika Anda menjadi seorang santri pada masa itu, strategi mana yang paling efektif untuk mempertahankan tradisi Islam Nusantara di tengah tekanan kolonial?
a)
Mengikuti aturan kolonial agar pesantren tidak dicurigai
b)
Mengisolasi diri dari masyarakat dan fokus belajar kitab
c)
Menggabungkan perlawanan kultural dengan pendidikan pesantren
d)
Mengajak santri meninggalkan pesantren untuk bersembunyi
e)
Mengurangi aktivitas dakwah agar tidak dianggap memberontak
44.
NU lahir pada tahun 1926 sebagai wadah ulama pesantren dalam menghadapi tantangan modernitas dan kolonialisme. Jika NU tidak berdiri pada masa itu, akibat paling signifikan bagi keberlangsungan Islam tradisional di Nusantara adalah…
a)
Pesantren berkembang lebih cepat karena tidak ada aturan organisasi
b)
Tradisi keagamaan Jawa menghilang sepenuhnya
c)
Tidak ada lembaga yang menyatukan aspirasi ulama dalam menghadapi kolonialisme
d)
Kolonialisme semakin melemah tanpa adanya organisasi keagamaan
e)
Perkembangan Islam modernis menjadi terhambat
45.
Salah satu faktor berdirinya NU adalah respons ulama terhadap keputusan Kongres Khilafah di Kairo. Hal ini menunjukkan bahwa…
a)
Ulama Nusantara kurang memahami isu internasional
b)
NU tidak peduli dengan dunia Islam global
c)
Ulama Nusantara memiliki keterkaitan kuat dengan dinamika global
d)
NU menolak semua bentuk keputusan internasional
e)
Ulama hanya fokus pada persoalan lokal
46.
Pada masa penjajahan, pemerintah kolonial memanfaatkan politik etis untuk mengendalikan pendidikan. Tindakan NU yang paling relevan untuk menghadapi kebijakan tersebut adalah…
a)
Membubarkan pesantren dan mengikuti sekolah kolonial
b)
Mengembangkan pendidikan pesantren sebagai bentuk perlawanan kultural
c)
Melarang santri berinteraksi dengan masyarakat umum
d)
Mendirikan sekolah umum tanpa mengajarkan agama
e)
Membiarkan kolonial mengatur kurikulum pesantren
47.
Kehadiran NU menjadi salah satu bentuk perlawanan nonfisik terhadap kolonialisme. Manakah yang paling mencerminkan bentuk perlawanan nonfisik tersebut?
a)
Mengadakan pemberontakan bersenjata
b)
Mengirim pasukan ke daerah pertempuran
c)
Memperkuat pendidikan dan dakwah Islam Ahlussunnah wal Jama’ah
d)
Menyerahkan kendali pesantren kepada penjajah
e)
Mengurangi kegiatan keagamaan agar tidak diawasi
48.
Jika Anda membandingkan strategi ulama NU di masa penjajahan dengan strategi organisasi lain pada masa yang sama, perbedaan utamanya adalah…
a)
NU fokus pada modernisasi pendidikan ala Barat
b)
NU lebih menekankan pada pelestarian tradisi dan perlawanan kultural
c)
NU lebih sering menggunakan kekuatan militer
d)
NU tidak melibatkan pesantren dalam gerakannya
e)
NU menolak seluruh bentuk perubahan sosial
49.
Salah satu tujuan NU pada masa kelahiran adalah menguatkan posisi ulama sebagai pengayom masyarakat. Dalam situasi penjajahan, hal ini penting karena…
a)
Ulama menjadi pejabat kolonial yang berkuasa
b)
Ulama ditugaskan kolonial sebagai penyebar kebijakan
c)
Masyarakat membutuhkan pemimpin spiritual yang mampu menjaga identitas keagamaan
d)
Masyarakat tidak membutuhkan ulama dalam urusan sosial
e)
Ulama hanya fokus pada urusan fiqih tanpa terlibat sosial
50.
NU muncul sebagai respon terhadap berbagai tantangan mulai dari kolonialisme hingga modernisme. Kemampuan NU untuk bertahan hingga kini menunjukkan bahwa…
a)
NU selalu menolak semua bentuk kemajuan
b)
NU fleksibel dalam mengambil sikap sesuai konteks zaman
c)
NU hanya mengikuti keputusan kolonial
d)
NU tidak mengembangkan pemikiran baru
e)
NU tidak memiliki dasar tradisi yang kuat