NEW
Font size
WorksheetsSENI MUSIK KELAS 9 SEMESTER 1 2025
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Stimulus 2: Bernyanyi Unisono Perhatikan ilustrasi berikut untuk menjawab soal nomor 3. Dalam sebuah festival paduan suara lagu daerah, kelompok paduan suara siswa SMP Nusantara menyanyikan lagu "Ampar-Ampar Pisang" dari Kalimantan Selatan. Seluruh anggota kelompok, baik siswa laki-laki maupun perempuan, menyanyikan melodi yang sama dari awal hingga akhir lagu dengan satu suara, tanpa pembagian suara sopran, alto, tenor, atau bas. Mereka hanya membedakan tinggi rendah nada sesuai oktaf masing-masing, namun melodinya tetap tunggal. 3. Teknik bernyanyi yang dilakukan oleh kelompok siswa SMP Nusantara tersebut disebut...
Kanon
Unisono
Harmoni
Polifoni
Lagu "Gundul-Gundul Pacul" sering dianggap sebagai lagu anak-anak yang jenaka. Namun, secara filosofis lagu ini mengandung kritik bagi seorang pemimpin. Makna kata "gembelengan" yang diulang-ulang dalam lagu tersebut mengingatkan agar seorang pemimpin tidak boleh...
Bekerja terlalu keras hingga lupa waktu.
Bersikap sombong, congkak, dan tidak hati-hati dalam mengemban amanah.
Bermain-main dengan rakyat kecil di pedesaan.
Membawa bakul nasi di atas kepalanya.
Alat musik Angklung telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda. Keunikan permainan angklung terletak pada aspek kerja sama. Mengapa demikian?
Angklung tidak bisa berbunyi jika tidak diberi mantra khusus.
Satu angklung biasanya hanya menghasilkan satu nada, sehingga untuk memainkan sebuah melodi lagu dibutuhkan banyak orang yang memegang nada berbeda secara bergantian.
Angklung harus dibuat dari bambu yang ditebang pada waktu tertentu saja.
Angklung hanya boleh dimainkan oleh ketua adat dan sesepuh desa.
Jika seorang komposer ingin menciptakan musik tradisi untuk mengiringi adegan wayang orang yang menggambarkan suasana kesedihan yang mendalam atau suasana doa yang khidmat, laras manakah yang paling tepat digunakan berdasarkan karakteristik di atas?
Slendro, karena memberikan semangat untuk bangkit dari kesedihan.
Diatonis Mayor, karena nadanya lengkap dan universal.
Pelog, karena karakternya yang syahdu dan sakral mendukung suasana tersebut.
Kromatis, karena memiliki jarak nada setengah yang rapat.
Bacalah kasus berikut untuk menjawab soal nomor 9 dan 10. Rina adalah siswa SMP yang sangat menyukai musik K-Pop. Namun, di sekolahnya ada kegiatan ekstrakurikuler musik Karawitan. Rina awalnya enggan bergabung karena merasa musik daerah itu "kuno" dan membosankan. Setelah dipaksa temannya mencoba, Rina menyadari bahwa bermain gamelan membutuhkan konsentrasi tinggi dan kepekaan rasa yang luar biasa. Ia pun mulai mengapresiasi kerumitan musik tradisi tersebut. 9. Sikap Rina yang awalnya menganggap musik daerah "kuno" mencerminkan tantangan pelestarian musik daerah, yaitu...
Kurangnya dokumentasi lagu daerah.
Rendahnya minat generasi muda karena pengaruh globalisasi dan anggapan musik tradisi tidak relevan.
Mahalnya harga alat musik tradisional.
Bacalah kasus berikut untuk menjawab soal nomor 9 dan 10. Rina adalah siswa SMP yang sangat menyukai musik K-Pop. Namun, di sekolahnya ada kegiatan ekstrakurikuler musik Karawitan. Rina awalnya enggan bergabung karena merasa musik daerah itu "kuno" dan membosankan. Setelah dipaksa temannya mencoba, Rina menyadari bahwa bermain gamelan membutuhkan konsentrasi tinggi dan kepekaan rasa yang luar biasa. Ia pun mulai mengapresiasi kerumitan musik tradisi tersebut. 10. Setelah mengikuti ekstrakurikuler Karawitan, sikap Rina terhadap musik daerah adalah...
Tetap menganggap musik daerah membosankan.
Mulai mengapresiasi kerumitan musik tradisi.
Tidak tertarik untuk belajar gamelan.
Apa langkah paling konkret yang bisa dilakukan siswa SMP seperti Rina untuk turut melestarikan musik daerah setelah menyadari keindahannya?
Menolak mendengarkan musik luar negeri sama sekali.
Mempelajari, menyanyikan, atau memainkan musik daerah serta mempromosikannya melalui media sosial (konten kreatif).
Membeli semua alat musik daerah untuk dipajang di rumah.
Menuntut pemerintah untuk melarang musik asing masuk ke Indonesia.
Berdasarkan jenis alat musik yang digunakan, bentuk penyajian musik yang dilakukan oleh Kelompok A disebut...
A. Ansambel Campuran
B. Ansambel Sejenis
C. Solo Instrumen
D. Duet Musikal
Kelompok B memainkan musik dengan alat yang beragam (gitar, pianika, rekorder, perkusi). Tantangan utama dalam memainkan Ansambel Campuran seperti Kelompok B dibandingkan Kelompok A adalah...
Harga alat musiknya lebih mahal.
Membutuhkan keterampilan memainkan alat musik yang berbeda-beda.
Lagu yang dimainkan harus berbeda.
Jumlah pemain harus lebih banyak.
Stimulus 9: Teknik Permainan Alat Musik Tradisional Perhatikan deskripsi teknik permainan alat musik berikut untuk soal nomor 13. Di Sumatera Barat, terdapat alat musik Talempong Pacik. Alat ini terdiri dari beberapa gong kecil. Uniknya, satu set nada tidak dimainkan oleh satu orang saja. Tiga orang pemain memegang unit talempong yang berbeda. - Pemain 1 memainkan nada do dan mi. - Pemain 2 memainkan nada re dan fa. - Pemain 3 memainkan nada sol. Mereka harus memukul secara bergantian dengan timing yang sangat presisi (teknik interlocking atau saling mengisi) untuk menghasilkan satu melodi lagu yang utuh.
Kompetisi untuk menjadi pemain yang paling menonjol.
Kemandirian dalam bekerja sendiri tanpa bantuan orang lain.
Kerja sama (gotong royong) dan menekan ego demi tujuan bersama.
Kepemimpinan otoriter di mana satu orang mengatur segalanya.
Kegiatan kreatif yang dilakukan grup vokal tersebut dalam dunia musik disebut...
aransemen
notasi
improvisasi
repetisi
Lagu yang diciptakan oleh Sunan Kalijaga ini memiliki makna mendalam. Perintah "memanjat pohon belimbing walau licin" dimaknai sebagai...
Perintah untuk menjadi petani belimbing yang sukses.
Ajakan untuk terus berusaha (beribadah/belajar) memperbaiki diri meskipun banyak rintangan dan kesulitan yang dihadapi.
Larangan bagi anak kecil untuk memanjat pohon karena berbahaya.
Nasihat agar mencuci pakaian harus menggunakan buah belimbing.
Keberadaan musik Gambang Kromong merupakan bukti nyata dari peristiwa budaya yaitu...
Akulturasi budaya antara Betawi dan Tionghoa.
Pemusatan budaya Betawi.
Pengaruh budaya Barat dalam musik.
Perkembangan musik tradisional Indonesia.
Saat menyanyikan lagu daerah yang bernada tinggi dan berdurasi panjang (seperti lagu-lagu seriosa Batak atau lagu sinden Jawa), penyanyi sangat disarankan menggunakan pernapasan Diafragma. Alasannya adalah...
A. Agar bahu terlihat tegap dan gagah saat tampil di panggung.
B. Pernapasan diafragma memungkinkan penyanyi menyimpan udara lebih banyak dan mengontrol keluarnya napas (support) agar nada tidak putus/fals.
C. Pernapasan diafragma adalah teknik yang paling mudah dilakukan tanpa latihan.
D. Agar dada terlihat membusung sehingga kostum terlihat bagus.
Lagu "Bubuy Bulan" dari Jawa Barat memiliki nuansa kesedihan dan kerinduan. Sementara lagu "Yamko Rambe Yamko" dari Papua memiliki nuansa semangat kepahlawanan/perang. Seorang dirigen (pemimpin paduan suara) memberikan instruksi berikut: - Lagu A dinyanyikan dengan tempo Adagio (lambat) dan dinamika Piano (lembut). - Lagu B dinyanyikan dengan tempo Allegro (cepat) dan dinamika Forte (keras/kuat). Berdasarkan karakteristik lagunya, instruksi yang tepat adalah...
Lagu A adalah "Yamko Rambe Yamko", Lagu B adalah "Bubuy Bulan".
Lagu A adalah "Bubuy Bulan", Lagu B adalah "Yamko Rambe Yamko".
Kedua lagu harus dinyanyikan dengan tempo Allegro.
Kedua lagu harus dinyanyikan dengan dinamika Piano.
Stimulus 15: Fungsi Alat Musik Perhatikan gambar (imajiner) Kentongan/Bedug di pos ronda atau masjid. Di pedesaan, bunyi kentongan dengan ritme tertentu menandakan adanya pencuri, kebakaran, atau kematian. Di sisi lain, bedug dipukul untuk menandakan waktu ibadah. 19. Selain sebagai sarana hiburan, alat musik tradisional dalam konteks stimulus di atas memiliki fungsi sebagai...
Sarana Ekonomi.
Sarana Komunikasi.
Sarana Pengiring Tari.
Sarana Pendidikan.
Sikap Andi menunjukkan bentuk apresiasi tingkat...
Tinggi
Rendah
Sedang
Biasa
Berdasarkan teks di atas, klasifikasi sumber bunyi yang tepat untuk kedua alat musik tersebut adalah...
A. Angklung adalah Aerophone (udara), Calung adalah Idiophone (badan alat).
B. Keduanya adalah Idiophone, karena sumber bunyinya berasal dari getaran badan alat musik itu sendiri (bambu).
C. Angklung adalah Chordophone (dawai), Calung adalah Membranophone (kulit).
D. Angklung adalah Idiophone, Calung adalah Membranophone.
Jika seorang guru ingin mengajarkan muridnya tentang konsep melodi dengan teknik perkusi (pukul) menggunakan alat musik bambu Jawa Barat, alat manakah yang lebih tepat dipilih berdasarkan cara mainnya?
Angklung, karena digoyangkan.
Calung, karena dimainkan dengan cara dipukul untuk menghasilkan nada-nada melodi.
Suling, karena ditiup.
Kendang, karena dipukul namun tidak bernada.
Dalam sebuah latihan gamelan, tempo permainan tiba-tiba menjadi kacau, kadang terlalu cepat dan kadang terlalu lambat. Pemain alat musik manakah yang paling bertanggung jawab untuk memperbaiki situasi ini?
Pemain Saron
Pemain Gong
Pemain Kendang
Pemain Bonang
Berdasarkan tabel, alat musik yang berfungsi sebagai Membranophone (sumber bunyi dari selaput/kulit) adalah...
A. Saron dan Bonang
B. Gong dan Saron
C. Kendang saja
D. Bonang saja
Apa fungsi utama dari haik (daun lontar) pada alat musik Sasando?
Sebagai hiasan agar alat musik terlihat indah dan tradisional.
Sebagai resonator (ruang gema) untuk memantulkan dan memperkeras suara dawai.
Sebagai alat untuk memetik dawai agar jari tidak sakit.
Sebagai penahan agar bambu tidak pecah.
Alat musik Sampe dari Kalimantan Timur dimainkan dengan cara dipetik senarnya. Berdasarkan klasifikasi di atas, Sampe termasuk dalam golongan...
Aerophone
Chordophone
Idiophone
Membranophone
Alat musik Tifa dari Papua berbentuk seperti gendang panjang yang ujungnya ditutup kulit hewan. Saat kulitnya dipukul, ia menghasilkan bunyi. Tifa termasuk golongan...
Aerophone
Chordophone
Idiophone
Membranophone
Dahulu, Angklung tradisi (Angklung Buhun) hanya menggunakan tangga nada Pentatonis (5 nada). Hal ini membuat angklung sulit digunakan untuk memainkan lagu-lagu nasional atau lagu barat. Kemudian, tokoh bernama Daeng Soetigna melakukan inovasi dengan menciptakan angklung bertangga nada Diatonis (Do-Re-Mi-Fa-Sol-La-Si). Apa dampak positif terbesar dari inovasi Daeng Soetigna tersebut bagi perkembangan alat musik angklung?
Angklung menjadi barang keramat yang tidak boleh dimainkan sembarangan.
Angklung bisa memainkan segala jenis lagu (nasional, pop, internasional) sehingga lebih mudah diterima masyarakat dunia.
Angklung menjadi lebih mahal dan sulit dibuat.
Angklung kehilangan jati diri tradisionalnya.
Sebutkan bahan utama dari alat musik Kolintang!
Kayu
Logam
Plastik
Kaca
Sebutkan bahan utama dari alat musik Suling!
Bambu
Plastik
Logam
Kertas
Sebutkan bahan utama dari alat musik Bonang!
Perunggu/Kuningan
Kayu
Plastik
Bambu
Kulit
Sebutkan bahan utama dari alat musik Rebab!
Kayu & Kulit
Plastik & Karet
Logam & Kaca
Bambu & Daun
Alat musik yang sumber bunyinya berasal dari batangan-batangan kayu yang dipukul (xylophone) ditunjukkan oleh nomor...
1 (Kolintang)
2 (Suling)
3 (Bonang)
4 (Rebab)
Keterampilan utama yang dibutuhkan seorang musisi untuk dapat melakukan teknik Kotekan dengan baik adalah...
Kekuatan memukul sekeras mungkin.
Kemampuan menghafal not balok secara visual.
Konsentrasi tinggi, kecepatan tangan, dan kepekaan ritme terhadap pasangan mainnya.
Kemampuan memainkan alat musik sambil menari.
Isilah tabel berikut berdasarkan pengetahuanmu tentang alat musik tradisional Indonesia!
Bahan Utama: Kayu Asal Daerah: Sulawesi Utara
Bahan Utama: Logam Asal Daerah: Jawa Barat
Bahan Utama: Bambu Asal Daerah: Bali
Bahan Utama: Kulit Asal Daerah: Sumatera Barat
Isilah tabel berikut berdasarkan pengetahuanmu tentang alat musik tradisional Indonesia! No: 3 Nama Alat Musik: Bonang
Bahan Utama: Logam, Asal Daerah: Jawa
Bahan Utama: Kayu, Asal Daerah: Bali
Bahan Utama: Bambu, Asal Daerah: Sunda
Bahan Utama: Kulit, Asal Daerah: Sumatera
Secara historis, keberadaan alat musik Rebab dan Tehyan di Indonesia menunjukkan adanya pengaruh budaya asing, yaitu...
Budaya Eropa (Biola).
Budaya Timur Tengah (Arab/Persia) dan Tiongkok.
Budaya India dan Amerika.
Budaya Afrika dan Australia.
Mengapa alat musik seperti Gong atau Bonang dibuat memiliki "Pencon" (tonjolan) di tengahnya?
A. Agar terlihat lebih mancung dan estetis.
B. Sebagai titik fokus pukulan untuk menghasilkan nada yang bulat dan terfokus.
C. Agar alat musik tidak mudah menggelinding saat ditaruh.
D. Untuk pegangan saat memindahkan alat musik.
Bagaimana cara pemain Karinding/Genggong mengubah nada atau bunyi yang dihasilkan?
Dengan menekan tombol pada alat.
Dengan mengubah bentuk rongga mulut (membuka/menutup) saat alat bergetar.
Dengan mengganti alat setiap ganti nada.
Dengan meniup alat tersebut sekuat tenaga.
Stimulus 27: Pelestarian Alat Musik Sekolah SMP Harapan Bangsa membeli seperangkat alat musik Gondang Sabangunan (Batak Toba). Namun, karena ukurannya besar dan suaranya sangat keras, alat ini jarang dimainkan dan mulai berdebu di gudang. Solusi terbaik agar alat musik tersebut tetap terawat dan bermanfaat bagi siswa adalah...
Menjualnya kembali untuk membeli gitar listrik.
Membuat jadwal piket membersihkan gudang saja.
Mengintegrasikannya dalam kegiatan ekstrakurikuler atau upacara sekolah, serta merawatnya secara berkala.
Membungkusnya rapat-rapat agar tidak rusak selamanya.
Hal ini menunjukkan bahwa hubungan antara masyarakat tradisional dengan alat musik ciptaannya adalah...
Masyarakat tradisional menciptakan musik untuk melawan alam.
Masyarakat tradisional hidup harmonis dengan alam, sehingga inspirasi musik mereka berasal dari lingkungan sekitar.
Masyarakat tradisional tidak memiliki ide lain selain meniru alam.
Alat musik tradisional hanya bisa dimainkan di tengah hutan.
Saat Sinta mencoba memainkan nada rendah, bunyinya terdengar "mencicit" atau melengking tinggi tidak wajar. Berdasarkan panduan di atas, kesalahan teknik yang kemungkinan besar dilakukan Sinta adalah...
Sinta meniup dengan tekanan udara yang terlalu kuat/kencang.
Sinta meniup terlalu lemah seperti orang berbisik.
Sinta menggunakan suling yang terlalu mahal.
Sinta menutup mata saat meniup.
Mengapa instruksi menyarankan menggunakan "bantalan jari" dan bukan "ujung kuku" saat menutup lubang suling?
A. Agar kuku tidak rusak tergores bambu.
B. Karena bantalan jari lebih lunak dan luas, sehingga bisa menutup lubang dengan kedap (rapat) sempurna untuk mencegah kebocoran udara.
C. Agar jari terlihat lentik saat tampil.
D. Karena ujung kuku bisa melukai bambu suling.
Dalam sebuah lagu, terdapat notasi nada yang berdurasi 4 ketukan penuh (nada panjang). Teknik manakah yang harus digunakan pemain angklung untuk memainkan nada tersebut?
Centok
Kurulung
Tengekep
Dipukul
Tujuan utama teknik Ngetep atau mematikan nada dalam permainan gamelan adalah...
A. Agar tangan pemain tidak pegal.
B. Agar alat musik tidak cepat rusak.
C. Untuk membersihkan sisa bunyi nada sebelumnya agar melodi terdengar jernih dan tidak tumpang tindih.
D. Untuk mengurangi volume suara agar tidak berisik.
Budi bermain Tifa untuk mengiringi tarian. Ia harus menjaga Tempo (kecepatan) agar tetap stabil (Konstan). Di awal lagu, Budi bermain dengan semangat sehingga temponya pas. Namun, di tengah lagu karena kelelahan, pukulan Budi melambat. Apa akibat yang terjadi pada penari jika Budi tidak menjaga kestabilan tempo Tifa-nya?
A. Penari akan lebih semangat menari.
B. Gerakan tari menjadi kacau dan tidak sinkron dengan musik karena patokan ketukannya berubah-ubah.
C. Penonton akan bertepuk tangan lebih meriah.
D. Tidak ada pengaruh apa-apa karena tari dan musik berjalan sendiri-sendiri.
Stimulus 34: Teknik Memegang Stick Kolintang Perhatikan deskripsi berikut untuk menjawab soal nomor 44. Kolintang (Sulawesi Utara) dimainkan dengan stick kayu yang ujungnya dibalut karet/kain. Pemain melodi biasanya memegang dua atau tiga stick sekaligus di tangan kiri dan kanannya. Hal ini memungkinkan pemain untuk memukul lebih dari satu bilah kayu secara bersamaan. 44. Fungsi memegang tiga stick sekaligus (misal: 2 di kiri, 1 di kanan) memungkinkan pemain Kolintang untuk memainkan...
A. Akord (paduan nada harmonis) untuk mengiringi lagu.
B. Drum solo.
C. Nada tunggal yang sangat keras.
D. Teknik meniup yang lebih baik.
Stimulus 35: Ansambel Campuran Bacalah situasi berikut untuk menjawab soal nomor 45 dan 46. Sebuah grup musik tradisi SMP 1 terdiri dari: - 5 orang bermain Suling (suara lembut). - 2 orang bermain Gendang (suara keras). - 1 orang bermain Kecrek (suara nyaring). Saat latihan, suara Suling hampir tidak terdengar karena tertutup suara Gendang yang terlalu semangat memukul. 45. Masalah teknis yang terjadi dalam ansambel tersebut berkaitan dengan...
A. Pitch (Tinggi rendah nada).
B. Dinamika dan Balance (Keseimbangan volume).
C. Artikulasi (Kejelasan nada).
D. Durasi lagu.
Stimulus 35: Ansambel Campuran Bacalah situasi berikut untuk menjawab soal nomor 45 dan 46. Sebuah grup musik tradisi SMP 1 terdiri dari: - 5 orang bermain Suling (suara lembut). - 2 orang bermain Gendang (suara keras). - 1 orang bermain Kecrek (suara nyaring). Saat latihan, suara Suling hampir tidak terdengar karena tertutup suara Gendang yang terlalu semangat memukul. 46. Solusi teknis yang paling tepat dilakukan oleh pemain Gendang adalah...
A. Berhenti bermain sama sekali.
B. Mengganti gendang dengan drum elektrik.
C. Mengontrol kekuatan pukulan (memperkecil dinamika) agar memberi ruang bagi suara Suling untuk terdengar.
D. Meminta pemain Suling meniup sekuat tenaga sampai wajahnya merah.
Mengapa posisi punggung harus tegak saat bernyanyi atau memainkan alat musik tiup?
A. Agar terlihat sopan kepada penonton semata.
B. Agar saluran napas (diafragma hingga rongga mulut) lurus dan tidak terhimpit, sehingga produksi suara maksimal.
C. Agar kostum tidak kusut.
D. Karena tradisi melarang posisi lain.
Kemampuan menambah hiasan nada secara spontan saat sedang bermain musik disebut...
Komposisi
Improvisasi
Intonasi
Birama
Stimulus 38: Tuning (Menyetem) Alat Musik Sebelum pentas, Pak Asep memutar-mutar telinga (wirahma) pada Rebab miliknya. Ia memetik dawai, mendengarkannya, lalu memutarnya lagi sampai bunyinya pas dengan suara Gamelan lain. Proses yang dilakukan Pak Asep disebut...
Tuning (Menyetem)
Cleansing (Membersihkan)
Polishing (Mengkilapkan)
Recording (Merekam)
Stimulus 39: Interlocking (Saut-sautan) Perhatikan pola ritme Kotak A dan Kotak B yang dimainkan oleh dua orang berbeda secara bersamaan: - Pemain A: | Dung . Dung . Dung . Dung . | - Pemain B: | . Tak . Tak | . Tak . Tak | - Gabungan: | Dung Tak Dung Tak | Dung Tak Dung Tak | Pola gabungan di atas menunjukkan prinsip kerja sama dalam musik tradisi yang disebut...
Soloist (Bermain sendiri)
Unisono (Nada sama bersamaan)
Saling Mengisi (Interlocking) membentuk satu kesatuan irama.
Balapan (Siapa cepat dia menang).
