NEW
Font size
WorksheetsSistem Peredaran Darah – Soal Kelas 11
Total questions: 25
Worksheet time: 13mins
Seorang siswa melakukan percobaan dengan meneteskan darah ke dalam tabung berisi antiserum A dan antiserum B. Setelah beberapa menit, darah menggumpal pada antiserum B, tetapi tidak pada antiserum A. Berdasarkan hasil tersebut, golongan darah siswa tersebut adalah…
A
B
AB
O
Tidak dapat ditentukan
Dalam pemeriksaan darah, seorang pasien ditemukan memiliki kadar hemoglobin rendah dan sering merasa lemas. Dokter menyarankan peningkatan konsumsi makanan yang mengandung zat besi. Pernyataan yang paling tepat untuk menjelaskan kondisi pasien tersebut adalah…
Kekurangan zat besi menyebabkan produksi eritrosit berlebih.
Kadar hemoglobin rendah menandakan jumlah leukosit meningkat.
Zat besi berperan penting dalam pembentukan hemoglobin pada eritrosit.
Kelebihan zat besi menyebabkan penurunan oksigen dalam darah.
Hemoglobin rendah menyebabkan darah sulit membeku.
Perhatikan data berikut dari hasil uji darah seorang pasien: Jumlah leukosit meningkat drastis; eritrosit normal; tidak terdapat luka luar. Berdasarkan data tersebut, kondisi pasien kemungkinan menunjukkan…
Kekurangan vitamin K
Anemia
Leukemia
Hemofilia
Hipotensi
Seorang atlet memeriksakan kesehatannya secara rutin. Hasil tes menunjukkan volume plasma darah lebih rendah dibandingkan total sel darah. Dokter menyarankan agar atlet memperbanyak konsumsi cairan. Mengapa kondisi tersebut dapat memengaruhi performa atlet?
Kekurangan plasma menyebabkan oksigen tidak dapat diangkut ke sel.
Kekurangan plasma membuat darah lebih kental sehingga memperlambat aliran darah.
Kekurangan plasma meningkatkan tekanan darah dan mempercepat sirkulasi.
Kekurangan plasma meningkatkan jumlah leukosit sehingga daya tahan meningkat.
Kekurangan plasma membuat trombosit menurun sehingga darah sulit membeku.
Seorang siswa diminta merancang model sederhana yang dapat menunjukkan proses pembekuan darah. Ia memiliki bahan: air, tepung kanji, karet gelang, dan pewarna merah. Agar model tersebut dapat menggambarkan peran trombosit dalam pembekuan darah, langkah yang paling tepat adalah…
Menambahkan karet gelang untuk menggambarkan eritrosit yang menggumpal.
Menggunakan tepung kanji untuk menggambarkan proses pembentukan fibrin.
Mengaduk air dan pewarna untuk menunjukkan darah yang bersirkulasi.
Menambahkan garam agar menunjukkan proses oksidasi darah.
Mengubah pewarna merah menjadi biru agar mudah diamati.
Seorang siswa mengamati diagram aliran darah melalui jantung. Ia menemukan bahwa darah yang berasal dari paru-paru masuk ke atrium kiri, kemudian ke ventrikel kiri, dan selanjutnya dipompa ke seluruh tubuh. Berdasarkan urutan tersebut, jenis darah dan pembuluh yang dilalui secara berurutan adalah….
Darah kaya oksigen – vena pulmonalis – aorta
Darah miskin oksigen – arteri pulmonalis – vena cava
Darah miskin oksigen – vena pulmonalis – arteri pulmonalis
Darah kaya oksigen – vena cava – arteri pulmonalis
Darah kaya oksigen – vena cava – aorta
Seorang pasien menunjukkan tekanan darah 160/100 mmHg. Dokter menyarankan pasien mengurangi konsumsi garam dan berolahraga teratur. Mengapa saran tersebut diberikan oleh dokter?
Garam dan olahraga dapat meningkatkan volume darah agar jantung bekerja lebih efisien.
Garam dapat menurunkan tekanan darah sedangkan olahraga meningkatkan oksigenasi.
Kadar garam tinggi dapat meningkatkan volume darah sehingga tekanan darah naik.
Olahraga menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang mengurangi tekanan.
Garam memperkuat dinding arteri sehingga tekanan menurun.
Perhatikan hasil pemeriksaan dua orang pasien berikut: Pasien A: denyut jantung 72 denyut/menit, tekanan darah 120/80 mmHg. Pasien B: denyut jantung 95 denyut/menit, tekanan darah 90/60 mmHg. Berdasarkan data di atas, interpretasi yang paling tepat adalah….
Pasien A mengalami hipotensi karena denyutnya lebih lambat.
Pasien B mengalami hipotensi karena tekanan darahnya rendah.
Pasien A mengalami hipertensi karena tekanan darahnya tinggi.
Pasien B mengalami hipertensi karena denyutnya cepat.
Pasien A dan B memiliki tekanan darah normal.
Seorang siswa diminta membuat model aliran darah jantung dari bahan botol bekas dan sedotan. Ia ingin memperlihatkan perbedaan antara arteri dan vena. Langkah yang paling tepat agar model tersebut menunjukkan perbedaan fungsi antara arteri dan vena adalah….
Menggunakan sedotan besar untuk arteri dan kecil untuk vena.
Menggunakan warna merah untuk vena dan biru untuk arteri.
Membuat aliran arteri menuju jantung dan vena menjauh dari jantung.
Membuat arteri memiliki tekanan aliran lebih kuat daripada vena.
Membuat vena berdenyut sedangkan arteri tidak.
Dalam simulasi laboratorium, dua pembuluh darah buatan disiapkan: satu dengan dinding tebal dan elastis, satu lagi dengan dinding tipis dan katup di dalamnya. Pembuluh darah buatan dengan dinding tipis dan katup tersebut paling tepat menggambarkan….
Arteri, karena membawa darah ke jantung
Vena, karena membawa darah ke jantung dengan tekanan rendah
Arteri, karena menyalurkan darah beroksigen
Kapiler, karena tempat pertukaran zat
Arteri pulmonalis, karena membawa darah miskin oksigen
Seorang siswa memperhatikan hasil pemeriksaan darah seorang pasien yang menunjukkan jumlah eritrosit lebih rendah dari normal, kadar hemoglobin rendah, dan wajah tampak pucat. Kondisi tersebut paling mungkin menunjukkan penyakit….
Leukemia
Anemia
Hemofilia
Hipertensi
Varises
Pasien dengan luka kecil ternyata mengalami pendarahan yang lama berhenti. Hasil laboratorium menunjukkan kadar trombosit jauh di bawah normal. Kesimpulan yang paling tepat dari kasus tersebut adalah….
Pasien mengalami hemofilia karena kekurangan eritrosit.
Pasien mengalami anemia akibat rendahnya kadar hemoglobin.
Pasien mengalami gangguan pembekuan darah karena kekurangan trombosit.
Pasien mengalami hipertensi akibat kelebihan plasma darah.
Pasien mengalami leukimia karena kelebihan sel darah putih.
Hasil pemeriksaan seorang pasien menunjukkan adanya peningkatan jumlah leukosit secara tidak normal, namun tidak disertai infeksi. Dokter menduga ada pertumbuhan sel darah putih yang tidak terkendali di sumsum tulang. Berdasarkan data tersebut, pasien kemungkinan menderita….
Leukemia
Trombositopenia
Anemia
Hipotensi
Arteriosklerosis
Seseorang yang sering mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh mengalami penyempitan pembuluh darah akibat timbunan plak kolesterol. Kondisi ini dapat menghambat aliran darah ke jantung. Gangguan yang dialami orang tersebut dikenal dengan istilah….
Varises
Arteriosklerosis
Hipotensi
Emboli
Hemofilia
Dalam kegiatan proyek kesehatan, siswa diminta membuat poster edukasi tentang pencegahan penyakit sistem peredaran darah akibat gaya hidup tidak sehat. Pesan yang paling tepat untuk dicantumkan pada poster tersebut agar relevan dengan tujuan proyek adalah….
“Konsumsi garam lebih banyak untuk memperlancar darah!”
“Duduk lama membantu menenangkan detak jantung!”
“Kurangi rokok dan makanan berlemak untuk jantung sehat!”
“Tidur sepanjang hari dapat menurunkan tekanan darah!”
“Perbanyak makanan cepat saji agar energi meningkat!”
Seorang pasien mengalami pendarahan hebat setelah kecelakaan. Dalam pemeriksaan ditemukan tekanan darah turun drastis dan denyut nadi meningkat. Berdasarkan respon tubuh tersebut, mekanisme fisiologis apa yang sebenarnya sedang terjadi?
Vasodilatasi pembuluh darah untuk menaikkan tekanan darah
Peningkatan curah jantung akibat menurunnya impuls simpatis
Aktivasi sistem saraf simpatis untuk mempertahankan perfusi jaringan
Penurunan sekresi hormon ADH untuk menambah volume darah
Penurunan frekuensi napas untuk menghemat energi
Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan seorang remaja memiliki kadar hemoglobin sangat rendah. Ia mengeluhkan cepat lelah dan sering pusing. Manakah keputusan medis paling tepat untuk membantu memperbaiki kondisi fisiologisnya?
Memberikan obat untuk menurunkan detak jantung
Menyuntikkan insulin untuk meningkatkan metabolisme glukosa
Menambah asupan zat besi dan vitamin B12 untuk peningkatan eritropoiesis
Mengurangi konsumsi air agar darah lebih pekat
Memberikan obat antikoagulan untuk mencegah pembekuan darah
Seorang atlet mengeluhkan kelelahan ekstrem setelah latihan intens. Pemeriksaan menunjukkan suasana jaringan tubuhnya mengalami kekurangan oksigen. Mengapa kondisi tersebut membuat jantung bekerja lebih keras?
Darah menjadi lebih encer karena banyak kehilangan elektrolit
Jaringan membutuhkan lebih sedikit oksigen sehingga jantung melambat
Hemoglobin berikatan dengan oksigen lebih kuat sehingga sulit dilepas
Tubuh meningkatkan frekuensi dan kekuatan kontraksi jantung untuk memenuhi kebutuhan oksigen
Katup jantung terbuka lebih lama sehingga volume sekuncup menurun
Dalam sebuah simulasi, siswa diminta merancang intervensi untuk mengatasi tekanan darah yang terus meningkat pada seorang pasien lansia. Data menunjukkan dinding arteri pasien mengalami penebalan dan elastisitas menurun. Intervensi manakah yang paling logis dan sesuai prinsip fisiologi?
Menambah konsumsi garam untuk meningkatkan retensi air
Program olahraga teratur untuk memperbaiki elastisitas pembuluh darah
Mengurangi asupan cairan agar tekanan darah turun drastis
Memberikan hormon adrenalin untuk meningkatkan vasokonstriksi
Menghentikan aktivitas fisik untuk menjaga kestabilan tekanan darah
Seseorang yang mengalami gagal jantung kiri ditemukan memiliki cairan berlebih di paru-paru (edema paru). Bagaimanakah hubungan antara kondisi tersebut dengan fungsi jantung?
Ventrikel kiri memompa terlalu kuat sehingga kapiler paru pecah
Ventrikel kiri tidak mampu memompa darah secara efektif sehingga darah menumpuk di paru-paru
Atrium kiri memompa darah ke paru-paru sehingga terjadi penumpukan cairan
Darah mengalir kembali ke aorta sehingga tekanan pada paru menurun
Tekanan vena sistemik meningkat sehingga cairan berkumpul di paru-paru
Seorang pasien tiba di IGD dengan keluhan nyeri dada hebat. Hasil EKG menunjukkan gangguan pada nodus SA sehingga ritme jantung tidak teratur. Apa akibat fisiologis yang paling mungkin terjadi pada pasien?
Tekanan darah meningkat karena kontraksi jantung terlalu kuat
Volume sekuncup menurun karena koordinasi denyut jantung terganggu
Aliran darah ke paru meningkat karena frekuensi jantung menurun
Atrium berkontraksi lebih kuat untuk menggantikan fungsi nodus SA
Darah tidak dapat masuk ke ventrikel karena katup tertutup permanen
Seorang lansia mengalami penurunan kemampuan ventrikel kiri dalam memompa darah. Dokter mempertimbangkan beberapa tindakan. Keputusan medis mana yang paling tepat untuk membantu meningkatkan efisiensi kerja jantung?
Meningkatkan konsumsi garam untuk menaikkan volume darah
Memberikan obat yang memperlambat detak jantung sehingga pengisian ventrikel lebih optimal
Melarang pasien melakukan aktivitas fisik ringan
Memberikan obat vasokonstriktor untuk meningkatkan resistensi perifer
Meningkatkan suhu tubuh untuk mempercepat metabolisme sel
Dalam sebuah percobaan, darah tikus diletakkan dalam tabung dan dibiarkan selama beberapa menit. Pada pengamatan, terbentuk benang-benang fibrin yang menjaring sel-sel darah. Kesimpulan apa yang paling tepat mengenai proses yang sedang berlangsung?
Proses hemolisis akibat pecahnya eritrosit
Aktivasi trombosit yang mengubah protrombin menjadi thrombin
Reaksi antibodi melawan antigen asing
Pembentukan plasma darah yang lebih pekat
Penguraian fibrin oleh enzim fibrinolysin
Seorang anak mengalami pendarahan kecil, namun darahnya sulit membeku. Riwayat keluarga menunjukkan adanya gangguan pada faktor pembekuan. Apa langkah penanganan yang paling tepat?
Memberikan antikoagulan untuk mempercepat pembekuan
Meningkatkan konsumsi air untuk memperencer darah
Pemberian faktor pembekuan yang kurang, misalnya faktor VIII
Memberikan obat vasodilator untuk meningkatkan aliran darah
Mengurangi asupan vitamin K agar pembekuan lebih cepat
Dalam sebuah skenario pembelajaran, siswa diminta merancang mekanisme untuk menjelaskan mengapa luka besar membutuhkan waktu lebih lama untuk berhenti berdarah dibanding luka kecil. Model penjelasan manakah yang paling tepat secara fisiologis?
Luka besar menyebabkan aktivasi trombosit lebih cepat sehingga pembekuan melambat
Permukaan luka lebih luas sehingga kebutuhan fibrin meningkat dan proses koagulasi memerlukan waktu lebih lama
Luka besar menurunkan semua faktor pembekuan sehingga darah semakin encer
Luka besar menghambat pelepasan trombin sehingga benang fibrin tidak dapat terbentuk
Pada luka besar, tekanan darah di sekitar luka turun sehingga darah sulit menggumpal
