WorksheetsBahasa Indonesia
Total questions: 10
Worksheet time: 23mins
Fajar baru saja mengintip di balik deretan bukit ketika Nadine keluar dari pondok kayu kecil itu. Udara masih lembap, dan embun menggantung di ujung rumput seperti berjuta kristal kecil. Suasana begitu hening hingga langkah kakinya terdengar sendiri di tanah yang dingin. Hanya suara kokok ayam dari kejauhan dan dengungan lembut serangga pagi yang perlahan membangunkan alam. Sesekali, burung-burung kecil berloncatan dari dahan ke dahan, mengisi keheningan dengan kicauan pelan yang belum sepenuhnya bertenaga. Nadine menarik napas panjang; ketenangan itu membuatnya merasa seolah dunia memberi ruang baginya untuk berpikir jernih, sebelum hiruk pikuk kehidupan kembali datang.
Latar yang digambarkan berdasarkan kutipan cerpen tersebut adalah …
Di sudut pasar yang mulai sepi, Raka berhenti ketika melihat seorang nenek memeluk keranjang kosongnya. Angin senja menggeser rambut putih nenek itu, dan Raka bisa melihat jelas betapa letihnya tatapan mata perempuan tua tersebut. Ia merogoh saku—hanya ada dua ribu rupiah tersisa, uang yang sebenarnya ia simpan untuk ongkos pulang. Namun, ingatan tentang pesan ibunya tiba-tiba muncul:
“Sedekah itu bukan tentang berapa banyak yang kamu punya, tapi seberapa tulus kamu memberi.”
Raka pun menyerahkan uang kecil itu. Nenek itu menatapnya lama, matanya berkaca-kaca. Aneh, meski kini ia tak punya apa-apa, Raka justru merasa hatinya penuh.
Tema yang tepat berdasarkan kutipan cerpen tersebut adalah …
Sedekah yang tulus tetap bernilai meskipun diberikan dalam kondisi terbatas
Kebaikan akan membawa balasan yang setimpal dalam bentuk materi.
Pagi itu, Reno berlari kecil menuju lapangan sekolah dengan napas terengah. Hari ini adalah seleksi terakhir untuk menentukan siapa yang akan menjadi ketua tim futsal, dan diam-diam ia sangat menginginkannya. Dari kejauhan, ia melihat teman-temannya sudah mulai latihan, namun pandangannya hanya tertuju pada bola yang tergeletak di tengah lapangan.
"Aku harus bisa. Aku nggak boleh gugup lagi, batinnya."
Ketika peluit ditiup, Reno mencoba fokus, tetapi jantungnya berdetak terlalu cepat. Setiap kali bola mendekat, tangannya sedikit bergetar. Ia khawatir teman-temannya akan menyadari rasa takut itu. Sesuatu yang hanya Reno sendiri yang benar-benar rasakan pagi itu.
Sudut pandang yang penulis berdasarkan kutipan cerpen tersebut adalah …
Langkah-langkah malam bergema semakin dekat, menekan dadaku dalam sunyi,
angin berdesis di antara pepohonan, seolah membawa kabar yang mengancam,
bayangan panjang bergetar di tanah seperti rahasia gelap yang siap menerkam,
sementara hatiku berdegup kencang, mencari cahaya yang tak kunjung muncul.
Suasana yang terbangun berdasarkan kutipan puisi tersebut adalah …
Tegang dan penuh kecemasan
Ceria dan penuh harapan
Tulislah sebuah puisi dengan tema liburan!
Tuliskan 3 unsur yang termasuk unsur fisik puisi!
Tuliskan 3 unsur yang termasuk unsur ekstrinsik puisi!
Latar dalam cerpen terdiri dari tiga jenis, yaitu...
Alur cerita yang dimulai dari masa sekarang lalu kembali ke masa lalu disebut alur
Amanat adalah (a) yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca.
