Font size
WorksheetsSoal Validasi dan Verifikasi Metode Pengujian Laboratorium
Total questions: 30
Worksheet time: 16mins
Apabila suatu laboratorium pengujian A memilih metode pengujian berdasarkan jurnal “Journal of Marine and Coastal Science”, maka sebelum menetapkannya laboratorium tersebut harus melakukan …….. metode pengujian
Verifikasi
Validasi
Konformasi
Kualifikasi
Seleksi
Perhatikan teks berikut ini:
Pada awal tahun 2000-an, sebuah perusahaan farmasi terkenal mengalami skandal besar akibat metode pengujian yang tidak divalidasi dengan benar. Perusahaan tersebut, yang telah lama dipercaya oleh jutaan konsumen, meluncurkan obat baru yang diharapkan dapat menjadi terobosan dalam pengobatan penyakit jantung. Sayangnya, dalam upaya mempercepat waktu ke pasar dan mengurangi biaya, perusahaan mengabaikan langkah-langkah krusial dalam proses validasi metode pengujian. Akibatnya, setelah beberapa bulan dipasarkan, mulai muncul laporan efek samping serius dari pasien yang mengonsumsi obat tersebut. Beberapa pasien mengalami reaksi alergi yang parah, sementara yang lain melaporkan bahwa obat tersebut tidak memberikan manfaat terapeutik yang dijanjikan.
Berdasarkan narasi di atas, alasan pentingnya validasi metode pengujian adalah …
Memberikan konsistensi pengujian
Memastikan keamanan produk
Mengefesiensi biaya dan waktu pengujian
Meningkatkan reputasi perusahaan
Meningkatkan reproduktivitas pengujian
Perbedaan antara validasi dan verifikasi metode uji dilihat berdasarkan ..…
Alat dan bahan yang digunakan
Langkah kerja yang digunakan
Kondisi saat pengujian metode uji
Sumber atau acuan metode uji yang digunakan
Sumber pendanaan metode uji
Perhatikan grafik batas deteksi dalam metode pengujian berikut.
Berdasarkan grafik tersebut rentang kerja yang memenuhi batas keberterimaan statistika atau interval antara konsentrasi konsentrasi tinggi dan rendah yang telah diuji dengan presisi, akurasi dan liniearitas yaitu …
IDL – MDL
LoD – LoQ
LoQ – LoL
IDL – LoD
LoD – MDL
Pada laboratorium pengujian salah satu penentu kehandalan pengujian laboratorium dipengaruhi oleh metode uji. Metode uji yang digunakan harus menghasilkan data atau hasil yang valid. Oleh karena itu, metode uji yang digunakan harus tervalidasi atau terverifikasi. Persyaratan terkait validasi atau verifikasi metode pada standar ISO 17025:2017 terdapat pada klausul …
7 butir 7.1
7 butir 7.2
7 butir 7.3
7 butir 7.4
7 butir 7.5
Kemampuan suatu metode analisis untuk menghasilkan respon yang proporsional terhadap konsentrasi analit dalam sampel disebut …
Linearitas
Presisi
Sensitivitas
Akurasi
Limit Deteksi
Perhatikan pernyataan berikut ini:
“Pengujian dilakukan dengan suatu seri larutan standar yang terdiri dari minimal 6 konsentrasi yang menaik dengan rentang/kisaran (0-150)% atau (50-150)% dari konsentrasi komponen uji (Nata, 2014)”.
Pernyataan diatas merupakan standar pengerjaan dalam melakukan validasi pada parameter …
Linearitas
Presisi
Sensitivitas
Akurasi
Limit Deteksi
Suatu laboratorium pengujian X akan melakukan verifikasi metode pengujian untuk prosedur penentuan logam Fe dalam air limbah secara SSA nyala sesuai SNI 6989.84:2019. Salah satu parameter dalam verifikasi metoda adalah linearitas. Linearitas diperoleh dari hasil pengukuran larutan deret standar. Pada SNI 6989.84:2019 dituliskan bahwa batas linearitas metoda uji yaitu nilai R² ≥ 0,990. Berdasarkan pernyataan tersebut, didapatkan kurva kalibrasi standar Fe sebagai berikut. Dari kurva tersebut dapat disimpulkan bahwa …
Parameter linearitas dapat diterima, pengukuran larutan deret standar tidak perlu diulang
Parameter linearitas dapat diterima, pengukuran larutan deret standar perlu diulang
Parameter linearitas tidak dapat diterima, pengukuran larutan deret standar tidak perlu diulang
Parameter linearitas tidak dapat diterima, pengukuran larutan deret standar perlu diulang
Parameter linearitas tidak dapat diterima, pembuatan dan pengukuran larutan deret standar perlu diulang
Seorang analis akan melakukan verifikasi metode berdasarkan SNI 6989.4:2009. Pada ruang lingkup standar dijelaskan bahwa metode tersebut digunakan untuk penentuan kadar logam besi (Fe) total dan terlarut dalam air dan air limbah secara spektrofotometri serapan atom-nyala (SSA) pada kisaran kadar Fe 0,3 mg/L sampai dengan 10 mg/L dengan panjang gelombang 248,3 nm. Analis tersebut kemudian melakukan pengujian linearitas dengan hasil persamaan regresi yaitu y = 0,0459 x + 0,0018 dan MDL estimasi 0,12 mg/L. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa …
Kontaminan pada kurva kalibrasi standar diterima karena |a/b| < MDL estimasi
Kontaminan pada kurva kalibrasi standar diterima karena |a/b| = MDL estimasi
Kontaminan pada kurva kalibrasi standar diterima karena |a/b| > MDL estimasi
Kontaminan pada kurva kalibrasi standar ditolak karena |a/b| < MDL estimasi
Kontaminan pada kurva kalibrasi standar ditolak karena |a/b| > MDL estimasi
Sensitivitas merupakan kemampuan dari metode atau instrumen dalam membedakan konsentrasi-konsentrasi suatu analit yang perbedaannya kecil. Sensitivitas kurva kalibrasi dapat ditentukan berdasarkan nilai …..
Slope
Intersep
Regresi
Determinan
Respon instrument
Perhatikan daftar bahan uji yang digunakan dalam parameter validasi metode berikut ini:
1) Certified Reference Material
2) In-House Reference Material
3) Sampel Uji
4) Larutan standar
5) Bahan uji banding
Berdasarkan pernyataan diatas bahan uji yang dapat digunakan pada parameter sensitivitas adalah …
1
2
3
4
5
Perhatikan data pengujian sensitivitas berikut.
Berdasarkan data tersebut kesimpulan sensitivitas AAS terhadap pengukuran logam Mn adalah …
Sensitivitas dapat diterima karena nilai pengujian berada di tengah rentang keberterimaan
Sensitivitas dapat diterima karena nilai pengujian berada di bawah rentang keberterimaan
Sensitivitas dapat diterima karena nilai pengujian berada di atas rentang keberterimaan
Sensitivitas dapat diterima karena nilai pengujian kecil dari rentang keberterimaan
Sensitivitas dapat diterima karena nilai pengujian besar dari rentang keberterimaan
Pada suatu pengujian tingkat kedapatulangan hasil pengujian setelah dilakukan beberapa kali pengulangan oleh analis disebut ............ sedangkan kedekatan hasil pengukuran yang dilakukan analis terhadap hasil yang sebenarnya disebut ..........
Presisi, Linearitas
Sensitivitas, Akurasi
Trueness, Presisi
Presisi, Akurasi
Linearitas, Akurasi
Pada dasarnya, presisi adalah tingkat kedapatulangan suatu rangkaian hasil pengujian diantara hasil yang diperoleh. Presisi dapat dinyatakan sebagai repeatabilitas, internal reprodusibilitas, eksternal reprodusibilitas. Perbedaan kondisi presisi yang tepat untuk ketiga jenis presisi tersebut adalah…
A
B
C
D
E
Perhatikan tabel data berikut :
Data diatas didapatkan dari pengujian logam Fe menggunakan AAS nyala pada sampel air limbah yang dilakukan oleh seorang analis sebanyak 8 x pengulangan. Berdasarkan hal tersebut maka jenis parameter yang dikerjakan adalah ….
Presisi dan Linearitas
Presisi internal reproduksibilitas
Presisi eksternal reproduksibilitas
Presisi repeatabilitas
Presisi dan akurasi
Perhatikan beberapa metode pengujian pada validasi dibawah ini:
1. Metode CRM
2. Metode Contoh uji
3. Metode Spiking standar solution
4. Metode Standar uji
5. Metode Matriks contoh
6. Metode bahan uji banding
Berdasarkan pernyataan diatas, maka yang termasuk metode pengujian untuk parameter akurasi adalah …
1 dan 2
1 dan 3
1 dan 4
1 dan 5
1 dan 6
Langkah pertama dalam tahapan verifikasi metode pengujian adalah menyiapkan bahan acuan bersertifikat (CRM) untuk menentukan trueness dan bias. Berikut ini adalah data penentuan trueness, bias dan presisi metode untuk SNI 6989.4:2009 dengan menggunakan CRM Fe.
Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa…
Presisi, trueness, dan bias metode memenuhi batas keberterimaan
Presisi dan trueness metode memenuhi batas keberterimaan, sedangkan bias metode belum memenuhi batas keberterimaan
Presisi dan bias metode memenuhi batas keberterimaan, sedangkan trueness metode belum memenuhi batas keberterimaan
Trueness dan bias metode memenuhi batas keberterimaan, sedangkan presisi metode belum memenuhi batas keberterimaan
Presisi, trueness, dan bias metode belum memenuhi batas keberterimaan
Setelah dilakukan pengujian terhadap suatu sampel, Analis melakukan penilaian data sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Pengolahan data dapat dilakukan dengan bantuan kalkulator ataupun dengan menggunakan excel di laptop. Jika analis ingin menentukan nilai rerata, SD dan %RSD secara berturut-turut di excel maka rumus yang tepat digunakan adalah ....
A
B
C
D
E
Perhatikan gambar berikut:
Apabila pada laboratorium pengujian X memilih metode pengujian sesuai standar, maka sebelum menetapkannya laboratorium tersebut harus melakukan …….. metode pengujian
Verifikasi
Validasi
Konfirmasi
Seleksi
Kualifikasi
Pada pengujian suatu analit dalam sampel dibutuhkan standar baku untuk menarik kesimpulan dari pengujian yang dilakukan. Berdasarkan standar berikut maka analis dapat mengetahui nilai LOQ dan LOL pengujian logam Mn tersebut secara berturut-turut adalah ....
0,1 ppm- 10 ppm
0,1 ppb- 10 ppb
0,1 ppb - 10 ppm
0,1 ppm- 10 %
10 ppm- 0,1 ppm
Perhatikan beberapa persyaratan larutan dalam verifikasi atau validasi metode berikut ini:
1. Kemurnian tinggi
2. Matriks analit = matriks sampel
3. Kelarutan analit < kelarutan sampel
4. Volume analit yang ditambahkan ≤ 2% dari volume total sampel
5. Konsentrasi sampel + analit kecil dari nilai LoQ
6. Konsentrasi sampel + analit besar dari nilai LoL
Berdasarkan pernyataan diatas, yang termasuk syarat atau aturan dalam pengujian akurasi jenis metode spiking standar adalah ….
1, 2 dan 3
1, 2 dan 4
1, 2 dan 5
1, 3 dan 5
1, 3 dan 6
Setelah melakukan pengujian parameter akurasi metode spiking sebanyak 7 kali pengulangan, maka tindakan selanjutnya yang harus dilakukan oleh analis adalah …
Mengolah data dan menentukan nilai %RSD
Mengolah data dan menentukan nilai %RPD
Mengolah data dan menentukan nilai %Recovery
Mengolah data dan menentukan nilai %Trueness
Mengolah data dan menentukan nilai %Bias
Perhatikan data pengujian presisi repeatabilitas beberapa orang analis berikut ini :
Jika batas keberterimaan %RSD ≤ 10%, maka dapat disimpulkan bahwa …
Analis 1 lebih presisi dibandingkan analis 2, 3, 4 dan 5
Analis 2 lebih presisi dibandingkan analis 1, 3, 4 dan 5
Analis 3 lebih presisi dibandingkan analis 1, 2, 4 dan 5
Analis 4 lebih presisi dibandingkan analis 1, 2, 3, dan 5
Analis 5 lebih presisi dibandingkan analis 1, 2, 3 dan 4
Jika sejumah sampel air limbah dianalisis oleh 2 orang analis yang berbeda, namun pengujian dilakukan di laboratorium yang sama maka parameter yang dilakukan analis tersebut adalah ...... dengan cara menarik kesimpulan berdasarkan ...............
Repeatabilitas, %RSD = %CV dan uji F
Internal Reprodusibilitas, %RSD < %CV
Eksternal Reprodusibilitas, %RSD < 0,67%CV
Internal Reprodusibilitas, %RSD < 0,67%CV dan uji F
Eksternal Reprodusibilitas, %RSD < 0,67%CV dan uji F
Pada proses validasi metode pengujian, untuk mengambil kesimpulan maka data yang diperoleh dibandingkan dengan batas keberterimaannya. Jika parameter presisi dilakukan dan hasil %RSD dibandingkan dengan %CV Horwitz, maka rumus yang tepat untuk menghitung %CV Horwitz dengan konsentrasi sampel 0,2030 ppm adalah ...
=2^(1-0,5 * Log (0,2030*10^-6))
=2^(1+0,5 * Log (0,2030*10^-6))
=2*(1-0,5 * Log (0,2030*10^-6))
=2^(1-0,5 * Log (0,2030*10^-2))
=2*(1-0,5 * Log (0,2030*10^-4))
Jika pada suatu pengujian kadar paracetamol menggunakan spektrofotometer UV-Vis didapatkan data slope 0,0612 dan intercept 0,0181 maka bentuk persamaan regresi yang tepat adalah ....
Y= 0,0612 + 0,0181x
Y= 0,0181 + 0,0612x
Y= 0,0181 - 0,0612x
Y= 0,0612 - 0,0181x
Y= 0,0181 + 0,0612/x
Untuk menentukan ada atau tidaknya kontaminan pada suatu pengujian, maka pada saat proses validasi/verifikasi metode nilai a/b dibandingkan dengan nilai MDL estimasi. Untuk mendapatkan nilai mutlak a/b pada excel maka rumus yang tepat digunakan adalah ...
=RSQ(a/b)
=AND(a/b)
=ABS(a/b)
=MAX(a/b)
=ATAN(a/b)
Sensitivitas instrumen dapat ditentukan setelah melakukan parameter linearitas. Jika instrumen yang digunakan adalah AAS maka rumus sensitivitas adalah .... sedangkan untuk instrumen lainnya nilai sensitifitas dapat ditentukan dari .......
S = 0,0044/b,
S = shift TAN slope
S = b/0,0044,
S = shift TAN slope
S = 0,0044/b,
S = TAN slope
S = b/0,0044,
S = TAN slope
S = 0,0044/b,
S = TAN intercept
Perhatikan gambar berikut.
Jika seorang analis melakukan validasi metode dengan parameter akurasi metode spiking standar, ternyata konsentrasi sampel yang digunakan yaitu 0,5065 ppm, maka batas keberterimaan %R yang digunakan analis tersebut adalah .....
98 - 101%
90 - 108%
80 - 115%
75 - 120%
70 - 125%
Ikhsan adalah siswa SMK SMAK Padang yang melakukan praktikum verifikasi metode sebagai tugas akhir Analisis Terpadu II. Pada proses tersebut dilakukan 4 parameter uji yaitu linearitas, sensitivitas, presisi dan akurasi. Setelah dilakukan uji linearitas dengan 6 deret standar ternyata salah satu deret standar memiliki nilai %Rec yang tidak sesuai dengan standar acuan. Dalam menghadapi situasi seperti itu maka tindakan yang tepat dilakukan Ikhsan adalah ....
Tetap menggunakan kurva kalibrasi standar yang sudah ada, persamaan regresi yang didapat digunakan untuk parameter sensitivitas, presisi dan akurasi
Tetap menggunakan kurva kalibrasi standar yang sudah ada, namun persamaan regresi yang didapat hanya dapat digunakan untuk parameter presisi dan akurasi
Membuat kurva kalibrasi standar baru dengan menghilangkan 2 deret, persamaan regresi baru yang didapat digunakan untuk parameter sensitivitas, presisi dan akurasi
Membuat kurva kalibrasi standar baru dengan menghilangkan deret yang tidak sesuai, persamaan regresi baru yang didapat digunakan untuk parameter sensitivitas, presisi dan akurasi
Membuat kurva kalibrasi standar baru dengan menghilangkan deret yang tidak sesuai, persamaan regresi baru yang didapat hanya digunakan untuk parameter sensitivitas
