Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL PERTEMUAN 12 (FLEBOTOMI )

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Seorang pasien laki-laki datang ke laboratorium dengan keluhan nyeri saat buang air kecil dan keluar cairan nanah dari kemaluannya. Dokter meminta pemeriksaan swab uretra untuk dugaan Gonorea. Sebelum melakukan pengambilan sampel, instruksi apa yang paling krusial diberikan kepada pasien terkait persiapan dirinya?

a)

Pasien harus puasa makan dan minum minimal 8 jam

b)

Pasien harus meminum air putih sebanyak 2 liter sebelum pemeriksaan

c)

Pasien tidak boleh buang air kecil minimal 2 jam sebelum pengambilan sampel

d)

Pasien harus membersihkan area genital dengan sabun antiseptik di rumah

2.

Seorang ATLM sedang melakukan pengambilan sampel swab uretra pada pasien laki-laki yang diduga infeksi menular seksual. Saat diperiksa, ternyata tidak ada sekret atau eksudat yang keluar secara spontan dari meatus uretra. Langkah teknis apa yang harus dilakukan ATLM tersebut untuk mendapatkan sampel yang adekuat?

a)

Memasukkan lidi kapas steril sedalam kira-kira 2-3 cm ke dalam uretra sambil diputar

b)

Menekan glans penis dengan keras sampai cairan paksa keluar

c)

Mengambil sampel hanya dari permukaan luar meatus uretra

d)

Meminta pasien untuk segera buang air kecil agar bakteri keluar

3.

Anda menerima pasien wanita dengan keluhan keputihan yang berbau dan gatal. Dokter meminta pengambilan sampel swab vagina untuk pemeriksaan Trichomonas vaginalis. Bagaimana teknik pengambilan sampel yang tepat pada dinding vagina untuk kasus ini?

a)

Lakukan pembilasan vagina dengan alkohol sebelum di-swab

b)

Masukkan swab sampai menyentuh serviks dan segera tarik keluar tanpa memutar

c)

Masukkan swab sedalam 3-4 cm, putar pelan sambil ditekan selama 10-30 detik

d)

Usap hanya pada bagian vulva luar

4.

Seorang pasien datang dengan luka terbuka (ulkus) di kaki yang terlihat kotor dan terdapat sisa salep. Untuk mendapatkan hasil kultur yang akurat dan menghindari kontaminasi flora normal kulit atau kotoran, apa langkah pertama yang harus dilakukan sebelum mengusapkan swab?

a)

Langsung mengusapkan swab pada bagian tengah luka yang kotor

b)

Membersihkan luka dengan NaCl fisiologis steril untuk membuang debris/kotoran

c)

Mengusap swab pada kulit sehat di sekitar pinggiran luka

d)

Merendam kaki pasien dalam air hangat selama 30 menit

5.

Pada kasus pasien dengan abses tertutup yang bengkak dan kemerahan, metode pengambilan sampel manakah yang paling direkomendasikan untuk meminimalkan kontaminasi kulit dan mendapatkan bakteri anaerob jika ada?

a)

A. Aspirasi menggunakan jarum suntik steril (needle aspiration)

b)

B. Swab permukaan kulit di atas benjolan abses

c)

C. Menggores kulit dengan skalpel non-steril

d)

D. Mengompres abses sampai pecah sendiri lalu di-swab

6.

Seorang ATLM ditugaskan mengambil spesimen Swab Nasofaring untuk pemeriksaan virus (misal COVID-19). Saat memasukkan swab ke dalam hidung, ke arah mana dan seberapa jauh swab harus dimasukkan untuk mencapai nasofaring dengan tepat?

a)

Hanya di lubang hidung depan (anterior nares)

b)

Ke arah samping menekan dinding cuping hidung

c)

Sejajar dengan septum bawah hidung (lantai hidung) sampai menyentuh nasofaring

d)

Ke arah atas mengikuti tulang hidung sedalam 2 cm

7.

Saat melakukan pengambilan sampel Swab Orofaring, area anatomi manakah yang menjadi target utama usapan untuk mendapatkan spesimen yang valid, dan bagian mana yang harus dihindari?

a)

A. Bagian depan lidah dan langit-langit keras

b)

B. Dinding belakang faring dan tonsil, hindari menyentuh lidah

c)

C. Dinding pipi bagian dalam dan gusi

d)

D. Gigi geraham dan uvula

8.

Anda diminta menyiapkan peralatan untuk pengambilan sampel swab yang akan diperiksa dengan metode PCR. Jenis batang swab (tangkai) manakah yang TIDAK BOLEH digunakan karena dapat menghambat proses PCR atau merusak virus?

a)

Swab dengan tangkai plastic

b)

Swab Dacron atau Rayon sintetis

c)

Flocked swab

d)

Calcium alginate atau swab kapas dengan tangkai kayu

9.

Setelah pengambilan sampel swab nasofaring untuk pemeriksaan virus, sampel dimasukkan ke dalam Virus Transport Media (VTM). Jika pengiriman ke laboratorium rujukan tertunda dan membutuhkan waktu 24 jam, pada suhu berapakah sampel tersebut sebaiknya disimpan sementara?

a)

Suhu inkubator 37°C

b)

Suhu beku -20°C di freezer rumah tangga

c)

Suhu ruang (25-30°C)

d)

Suhu 4-8°C (kulkas)

10.

Seorang pasien didiagnosis menderita Otitis Eksterna. Dokter meminta pengambilan sampel swab telinga. Dimanakah lokasi tepat pengambilan sampel tersebut dan bagaimana tekniknya?

a)

Belakang daun telinga (kulit luar)

b)

Liang telinga luar, putar swab searah jarum jam

c)

Membran timpani, tekan kuat

d)

Nasofaring melalui hidung