wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Inovasi Dalam kebencanaan

Total questions: 20

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Tujuan utama manajemen risiko bencana adalah

a)

Membantu pemerintah dalam membuat undang-undang

b)

Melindungi kehidupan, properti, dan lingkungan

c)

Mengurangi anggaran pembangunan nasional

d)

Meningkatkan jumlah relawan kebencanaan

e)

Menghindari adanya evakuasi

2.

Tahap paling awal dalam manajemen risiko bencana adalah

a)

Rehabilitasi

b)

Rekonstruksi

c)

Identifikasi risiko

d)

Tanggap darurat

e)

Kesiapsiagaan

3.

Berikut yang termasuk mitigasi struktural adalah

a)

Seminar kebencanaan

b)

Penyusunan SOP evakuasi

c)

Pembangunan tanggul pengendali banjir

d)

Edukasi tanda-tanda bencana

e)

Simulasi gempa di sekolah

4.

Sistem peringatan dini gempa bekerja dengan mendeteksi

a)

Gelombang radio dari satelit

b)

Gelombang angin

c)

Gelombang S

d)

Gelombang P

e)

Gelombang air tanah

5.

Salah satu bentuk kesiapsiagaan bencana adalah

a)

Pendistribusian bantuan darurat

b)

Pembangunan kembali sekolah

c)

Penguatan jembatan rusak

d)

Pelatihan simulasi bencana

e)

Penyusunan data korban

6.

Tujuan utama tanggap darurat adalah

a)

Membuat sistem rekonstruksi

b)

Menyelamatkan nyawa dan mengurangi penderitaan

c)

Menentukan wilayah zona merah

d)

Membuat regulasi bencana baru

e)

Melakukan survei epidemiologi

7.

Proses memperbaiki infrastruktur dan layanan publik terjadi pada fase

a)

Kesiapsiagaan

b)

Mitigasi

c)

Rehabilitasi

d)

Identifikasi risiko

e)

Tanggap darurat

8.

Penggunaan GIS dalam penanggulangan bencana digunakan untuk

a)

Mempercepat pengiriman bantuan makanan

b)

Menilai kondisi psikososial masyarakat

c)

Memetakan area rawan bencana

d)

Menggantikan peran tenaga SAR

e)

Menentukan obat-obatan yang dibutuhkan

9.

Sistem Penanggulangan Bencana Terpadu menekankan pada

a)

Pengambilan keputusan sepihak

b)

Pengurangan peran pemerintah daerah

c)

Koordinasi lintas sektor

d)

Pengelolaan bantuan oleh satu lembaga saja

e)

Sistem evakuasi mandiri

10.

Komponen utama Sistem Penanggulangan Bencana Terpadu adalah

a)

Penggunaan dana desa sebagai sumber tunggal

b)

Penguatan kekuasaan pusat

c)

Koordinasi, manajemen terintegrasi, dan pemanfaatan teknologi

d)

Pelaksanaan mitigasi struktural saja

e)

Pengurangan peran komunitas lokal

11.

Yang termasuk bagian dari pemulihan pasca bencana adalah

a)

Evakuasi korban

b)

Pemberian makanan siap saji

c)

Analisis risiko awal

d)

Rehabilitasi sarana umum

e)

Pendirian posko darurat pertama

12.

Penguatan kapasitas masyarakat merupakan contoh dari

a)

Mitigasi non-struktural

b)

Rehabilitasi jangka panjang

c)

Evaluasi akhir bencana

d)

Rekonstruksi fisik

e)

Respons cepat

13.

Memberikan air bersih, makanan, dan layanan darurat termasuk fase

a)

Rekonstruksi

b)

Tanggap darurat

c)

Kesiapsiagaan

d)

Mitigasi

e)

Evaluasi akhir

14.

Tim SAR berperan terutama dalam fase

a)

Pencegahan

b)

Kesiapsiagaan

c)

Tanggap darurat

d)

Rekonstruksi

e)

Mitigasi

15.

Pusat koordinasi utama dalam bencana disebut

a)

Pos logistik

b)

Pos kesehatan

c)

Pusat Komando / Command Center

d)

Posko trauma healing

e)

Pos distribusi bantuan

16.

Sumber pendanaan SPBT dapat berasal dari

a)

Masyarakat saja

b)

Pemerintah pusat saja

c)

Bantuan internasional saja

d)

Swasta dan masyarakat saja

e)

Pemerintah, swasta, dan masyarakat

17.

Salah satu tantangan dalam mitigasi bencana adalah

a)

Ketersediaan relawan

b)

Hambatan teknis dan ekonomi

c)

Banyaknya pusat evakuasi

d)

Pelatihan rutin masyarakat

e)

Penggunaan alat komunikasi

18.

Penyusunan rencana kontinjensi dilakukan pada fase

a)

Tanggap darurat

b)

Pemulihan

c)

Kesiapsiagaan

d)

Rehabilitasi

e)

Rekonstruksi

19.

Pemantauan aktivitas vulkanik termasuk dalam

a)

Respons cepat

b)

Rehabilitasi

c)

Mitigasi struktural

d)

Peringatan dini

e)

Pemulihan sosial

20.

Kerja sama lintas sektor diperlukan untuk

a)

Memperpanjang proses bantuan

b)

Menambah jumlah dokumen administrasi

c)

Menguatkan efektivitas respons bencana

d)

Menghambat koordinasi antar lembaga

e)

Mengurangi peran masyarakat lokal