wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pengelasan dan Sambungan

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Apa nama lain dari proses pengelasan SMAW?

a)

Las busur listrik manual / Stick Welding

b)

Las busur listrik otomatis

c)

Las gas tungsten

d)

Las plasma

2.

Apa prinsip kerja utama dari pengelasan SMAW?

a)

Menggunakan elektroda yang dilapisi fluks

b)

Menggunakan gas pelindung tanpa elektroda

c)

Menggunakan laser untuk menyambung logam

d)

Menggunakan tekanan tinggi untuk menyambung logam

3.

Apa fungsi lapisan fluks dalam pengelasan SMAW?

a)

Menghasilkan gas pelindung dan terak untuk mencegah oksidasi

b)

Menambah kekuatan sambungan logam

c)

Mengurangi suhu pengelasan

d)

Mempercepat proses pengelasan

4.

Apa salah satu kelebihan dari pengelasan SMAW?

a)

Peralatannya sederhana dan murah

b)

Tidak menghasilkan percikan

c)

Tidak memerlukan elektroda

d)

Hanya cocok untuk logam tertentu

5.

Apa salah satu kekurangan dari pengelasan SMAW?

a)

Harus sering mengganti elektroda

b)

Tidak dapat digunakan di luar ruangan

c)

Tidak cocok untuk banyak jenis logam

d)

Memerlukan peralatan yang mahal

6.

Apa aplikasi utama dari pengelasan SMAW?

a)

Struktur baja, pipa, dan perbaikan alat berat

b)

Pembuatan perhiasan

c)

Pengelasan plastik

d)

Pengelasan kaca

7.

Apa prinsip kerja utama dari pengelasan MIG (Metal Inert Gas)?

a)

Menggunakan kawat elektroda kontinu dan gas pelindung.

b)

Menggunakan kawat elektroda sekali pakai tanpa gas pelindung.

c)

Menggunakan gas pelindung tanpa kawat elektroda.

d)

Menggunakan kawat elektroda yang tidak kontinu.

8.

Apa kelebihan utama dari pengelasan MIG?

a)

Proses lambat dan tidak efisien.

b)

Hasil las rapi dan sedikit percikan.

c)

Tidak cocok untuk logam tipis.

d)

Peralatan lebih murah.

9.

Mengapa pengelasan MIG tidak cocok untuk area berangin?

a)

Karena gas pelindung bisa terganggu.

b)

Karena kawat elektroda tidak berfungsi.

c)

Karena hasil las menjadi lebih mahal.

d)

Karena prosesnya terlalu cepat.

10.

Di industri apa pengelasan MIG biasanya digunakan?

a)

Industri makanan dan minuman.

b)

Industri otomotif, fabrikasi logam, dan konstruksi ringan.

c)

Industri tekstil dan pakaian.

d)

Industri perikanan dan kelautan.

11.

Apa prinsip kerja utama dari proses pengelasan TIG (Tungsten Inert Gas)?

a)

Menggunakan elektroda tungsten yang meleleh.

b)

Menggunakan gas pelindung untuk mencegah oksidasi.

c)

Menggunakan logam pengisi yang tidak diperlukan.

d)

Menggunakan elektroda aluminium untuk pengelasan.

12.

Apa kelebihan utama dari pengelasan TIG?

a)

Hasil sambungan sangat kasar dan lemah.

b)

Bisa digunakan pada logam tipis dan logam ferro.

c)

Hasil sambungan sangat halus dan kuat.

d)

Tidak memerlukan keterampilan tinggi.

13.

Apa kekurangan dari proses pengelasan TIG?

a)

Prosesnya cepat dan efisien.

b)

Membutuhkan keterampilan rendah.

c)

Prosesnya lambat dan membutuhkan keterampilan tinggi.

d)

Tidak memerlukan gas pelindung.

14.

Apa prinsip kerja utama dari las titik?

a)

Menggunakan bahan tambahan untuk menyambung logam.

b)

Menekan dua lembar logam menggunakan elektroda tembaga dan mengalirkan arus listrik besar dalam waktu singkat.

c)

Menggunakan panas dari gas untuk menyambung logam.

d)

Menggunakan lem untuk menyambung logam.

15.

Apa kelebihan utama dari proses las titik?

a)

Proses lambat dan membutuhkan bahan tambahan.

b)

Tidak memerlukan bahan tambahan dan hasil sambungan kuat untuk logam tipis.

c)

Cocok untuk semua jenis logam tebal.

d)

Kualitas sambungan sulit dikontrol tanpa alat uji.

16.

Apa kekurangan dari las titik?

a)

Cocok untuk semua jenis logam.

b)

Tidak cocok untuk posisi sulit dijangkau dan hanya cocok untuk lembaran logam tipis.

c)

Proses cepat dan mudah otomatisasi.

d)

Tidak memerlukan bahan tambahan.

17.

Apa prinsip kerja dari riveting (paku keling)?

a)

Dua atau lebih lembar logam disambung dengan paku keling, ujung rivet dipukul atau ditekan hingga membentuk kepala kedua yang mengunci sambungan secara mekanis.

b)

Dua lembar logam disambung dengan perekat kimia.

c)

Logam dipanaskan hingga meleleh dan disambung dengan las.

d)

Sambungan dibuat dengan menggunakan baut dan mur.

18.

Apa kelebihan utama dari sambungan riveting?

a)

Sambungan kuat dan tahan getaran.

b)

Membutuhkan banyak lubang.

c)

Waktu pemasangan lebih lama.

d)

Sulit dibongkar tanpa merusak rivet.

19.

Apa kekurangan dari metode riveting?

a)

Membutuhkan banyak lubang, waktu pemasangan lebih lama, dan sulit dibongkar tanpa merusak rivet.

b)

Sambungan tidak tahan getaran.

c)

Menimbulkan panas yang merusak logam.

d)

Tidak cocok untuk bahan berbeda jenis.

20.

Apa fungsi dari universal solid rivets pada fuselage pesawat udara Boeing 737?

a)

Menambah kecepatan pesawat

b)

Menonjolkan permukaan skin

c)

Menguatkan struktur fuselage

d)

Mengurangi berat pesawat

21.

Apa yang dimaksud dengan rivet yang menonjol (protruding) pada permukaan skin?

a)

Rivet yang rata dengan permukaan skin

b)

Rivet yang terlihat menonjol keluar dari permukaan skin

c)

Rivet yang digunakan untuk dekorasi

d)

Rivet yang terbuat dari bahan plastik

22.

Apa prinsip kerja dari adhesive bonding (perekat)?

a)

Dua permukaan disatukan menggunakan bahan perekat seperti resin, epoksi, atau lem industri.

b)

Dua permukaan disatukan menggunakan bahan perekat tanpa proses pengerasan.

c)

Dua permukaan disatukan menggunakan bahan perekat hanya untuk logam.

d)

Dua permukaan disatukan menggunakan bahan perekat yang tidak tahan korosi.

23.

Apa kelebihan utama dari adhesive bonding?

a)

Dapat menyambung bahan berbeda, permukaan tetap halus, tahan korosi dan kedap air.

b)

Dapat menyambung bahan logam saja, permukaan tetap kasar, tahan korosi.

c)

Dapat menyambung bahan plastik saja, permukaan tetap halus, tidak tahan korosi.

d)

Dapat menyambung bahan komposit saja, permukaan tetap kasar, kedap air.

24.

Apa kekurangan dari adhesive bonding?

a)

Kekuatan tergantung kondisi permukaan dan jenis lem, waktu pengerasan lama, sulit dibongkar tanpa merusak bahan.

b)

Kekuatan tergantung jenis lem saja, waktu pengerasan cepat, mudah dibongkar tanpa merusak bahan.

c)

Kekuatan tergantung kondisi permukaan saja, waktu pengerasan lama, mudah dibongkar tanpa merusak bahan.

d)

Kekuatan tergantung kondisi permukaan dan jenis lem, waktu pengerasan cepat, sulit dibongkar tanpa merusak bahan.

25.

Di mana aplikasi adhesive bonding sering digunakan?

a)

Industri otomotif dan pesawat, elektronik, produk rumah tangga, dan konstruksi ringan.

b)

Industri otomotif saja.

c)

Industri elektronik saja.

d)

Produk rumah tangga saja.

26.

Apa yang dimaksud dengan Kecepatan Potong (Cutting Speed) dalam proses manufaktur?

a)

Kecepatan relatif antara alat potong dan benda kerja.

b)

Jumlah material yang dipotong per satuan waktu atau per putaran.

c)

Tebal material yang diambil dalam satu lintasan pemotongan.

d)

Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proses pemotongan.

27.

Apa dampak dari laju pemakanan (Feed Rate) yang terlalu besar dalam proses manufaktur?

a)

Permukaan menjadi kasar.

b)

Proses menjadi lebih cepat.

c)

Beban alat berkurang.

d)

Getaran alat menjadi lebih kecil.

28.

Apa yang terjadi jika kedalaman potong (Depth of Cut) semakin dalam?

a)

Proses menjadi lebih cepat, tetapi beban alat dan getaran meningkat.

b)

Proses menjadi lebih lambat, tetapi permukaan lebih halus.

c)

Beban alat berkurang, tetapi getaran meningkat.

d)

Proses menjadi lebih cepat, tetapi permukaan menjadi kasar.

29.

Apa yang dimaksud dengan Laju Pemakanan (Feed Rate) dalam proses manufaktur?

a)

Jumlah material yang dipotong per satuan waktu atau per putaran.

b)

Kecepatan relatif antara alat potong dan benda kerja.

c)

Tebal material yang diambil dalam satu lintasan pemotongan.

d)

Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proses pemotongan.

30.

Apa pengaruh Kecepatan Potong (Cutting Speed) terhadap proses manufaktur?

a)

Mempengaruhi kehalusan permukaan dan umur alat.

b)

Meningkatkan jumlah material yang dipotong.

c)

Mengurangi getaran alat selama proses.

d)

Mempercepat waktu proses pemotongan.

31.

Apa yang memengaruhi Gaya Pemotongan (Cutting Force)?

a)

Jenis material, geometri alat, dan kondisi pemotongan.

b)

Suhu ruangan dan tekanan udara.

c)

Kecepatan alat dan waktu proses.

d)

Ukuran benda kerja dan jenis alat.

32.

Apa pentingnya Kekasaran Permukaan (Surface Roughness) dalam proses produksi?

a)

Untuk kualitas dan fungsi komponen.

b)

Untuk mengurangi waktu proses.

c)

Untuk meningkatkan suhu alat.

d)

Untuk mengurangi gaya pemotongan.

33.

Mengapa Temperatur saat proses produksi harus dikontrol?

a)

Agar alat tidak cepat aus dan benda kerja tidak berubah sifat.

b)

Agar proses produksi lebih cepat selesai.

c)

Agar gaya pemotongan lebih kecil.

d)

Agar permukaan benda kerja lebih halus.

34.

Apa yang dimaksud dengan keausan alat (Tool Wear)?

a)

Kerusakan bertahap pada pahat/gerigi selama digunakan

b)

Total waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu komponen/produk

c)

Efisiensi alat dalam proses produksi

d)

Biaya produksi yang meningkat akibat penggunaan alat

35.

Apa yang menentukan umur alat dan kualitas hasil dalam proses produksi?

a)

Keausan alat

b)

Waktu proses

c)

Efisiensi produksi

d)

Biaya produksi

36.

Apa yang dimaksud dengan waktu proses (Machining Time)?

a)

Total waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu komponen/produk

b)

Kerusakan bertahap pada pahat/gerigi selama digunakan

c)

Efisiensi alat dalam proses produksi

d)

Kualitas hasil produksi

37.

Bagaimana waktu proses memengaruhi produksi?

a)

Mempengaruhi efisiensi dan biaya produksi

b)

Menentukan kualitas hasil produksi

c)

Mengurangi keausan alat

d)

Menambah jumlah komponen yang diproduksi

38.

Apa kelebihan dari pengujian Non-Destruktif (NDT)?

a)

Tidak merusak sambungan dan bisa dilakukan saat komponen masih terpasang.

b)

Memerlukan peralatan mahal dan operator terlatih.

c)

Menggunakan bahan kimia untuk mendeteksi cacat.

d)

Hanya dapat dilakukan pada logam feromagnetik.

39.

Jenis pengujian Non-Destruktif yang menggunakan medan magnet untuk mendeteksi retak permukaan adalah?

a)

Magnetic Particle Test (MT).

b)

Visual Test (VT).

c)

Dye Penetrant Test (PT).

d)

Ultrasonic Test (UT).

40.

Pengujian Non-Destruktif yang menggunakan sinar-X atau gamma untuk melihat cacat internal disebut?

a)

Radiographic Test (RT).

b)

Ultrasonic Test (UT).

c)

Dye Penetrant Test (PT).

d)

Visual Test (VT).

41.

Apa tujuan dari pengujian destruktif (Destructive Test)?

a)

Untuk mengukur ketahanan sambungan terhadap goresan atau tekanan.

b)

Untuk mengetahui kekuatan sambungan dengan cara merusaknya.

c)

Untuk menilai kemampuan sambungan menahan pembengkokan.

d)

Untuk mengukur ketangguhan sambungan terhadap beban kejut.

42.

Apa jenis pengujian destruktif yang digunakan untuk mengukur ketangguhan sambungan terhadap beban kejut?

a)

Uji Tarik (Tensile Test).

b)

Uji Lentur (Bending Test).

c)

Uji Kekerasan (Hardness Test).

d)

Uji Impak (Impact Test).

43.

Apa kesimpulan yang benar mengenai pengujian destruktif?

a)

Pengujian destruktif cocok untuk inspeksi rutin.

b)

Pengujian destruktif digunakan untuk analisis laboratorium dan kontrol mutu awal produksi.

c)

Pengujian destruktif tidak menghasilkan data akurat.

d)

Pengujian destruktif tidak merusak sambungan.

44.

Apa pengertian keselamatan kerja (K3) dalam proses manufaktur?

a)

Upaya untuk meningkatkan efisiensi kerja.

b)

Upaya untuk melindungi pekerja, peralatan, dan lingkungan kerja dari kecelakaan atau bahaya selama kegiatan produksi.

c)

Upaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang nyaman.

d)

Upaya untuk mengurangi biaya produksi.

45.

Apa tujuan utama dari keselamatan kerja (K3)?

a)

Meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

b)

Menciptakan lingkungan kerja yang berbahaya.

c)

Mengurangi jumlah pekerja di tempat kerja.

d)

Mengabaikan risiko kecelakaan kerja.

46.

Bahaya apa yang termasuk dalam kategori bahaya mekanis di lingkungan manufaktur?

a)

Korsleting listrik.

b)

Paparan bahan beracun.

c)

Terjepit mesin, benda jatuh, tajam.

d)

Kebisingan dan panas.

47.

Apa yang dimaksud dengan bahaya ergonomi di lingkungan manufaktur?

a)

Posisi kerja yang salah menyebabkan cedera otot.

b)

Paparan bahan beracun atau mudah terbakar.

c)

Korsleting listrik dan sengatan listrik.

d)

Kebisingan dan getaran.

48.

Apa fungsi helm keselamatan sebagai alat pelindung diri (APD)?

a)

Melindungi tangan dari panas atau benda tajam

b)

Melindungi kepala

c)

Mencegah cedera akibat benda berat

d)

Melindungi dari debu dan gas berbahaya

49.

Apa yang harus dilakukan sebelum menggunakan mesin di bengkel/manufaktur?

a)

Memakai pakaian longgar

b)

Menggunakan APD sesuai jenis pekerjaan

c)

Mengabaikan kebersihan area kerja

d)

Tidak melaporkan kondisi berbahaya

50.

Mengapa pelatihan dan kesadaran K3 penting bagi pekerja?

a)

Agar pekerja dapat bekerja lebih cepat

b)

Agar pekerja tahu cara bertindak dalam keadaan darurat

c)

Agar pekerja tidak perlu menggunakan APD

d)

Agar pekerja dapat mengabaikan risiko