Font size
WorksheetsLatihan Soal Kerajinan dan Pengolahan
Total questions: 25
Worksheet time: 1hrs 15mins
Sebuah kelompok ingin memproduksi tas anyaman dari limbah pandan untuk pasar lokal. Mereka memiliki keterbatasan modal dan waktu. Strategi perencanaan usaha mana yang paling efektif untuk meminimalkan risiko gagal?
Membeli alat paling canggih meski mahal, agar produk masuk pasar premium.
Menggunakan bahan baku impor untuk tampilan lebih modern.
Memulai dengan produksi skala sangat kecil di lingkungan sekolah, lalu menguji minat pasar.
Langsung memasarkan di media nasional agar cepat dikenal.
Menetapkan harga jual setinggi mungkin agar margin besar.
Seorang siswa merancang kerajinan lokal berbahan bambu untuk pasar lokal. Dia harus menentukan tata letak proses produksi agar efisien. Manakah langkah terbaik yang menunjukkan pemikiran sistematis?
Menempatkan semua alat di satu sudut tanpa memerhatikan alur kerja.
Mengurutkan aktivitas mulai dari pemotongan, penghalusan, perakitan, hingga finishing supaya aliran kerja lancar.
Mengacak urutan pekerjaan agar tidak monoton.
Menyimpan bahan baku jauh dari area produksi demi keamanan.
Menggunakan satu meja untuk semua proses tanpa membagi zona kerja.
Dalam menghitung harga jual kerajinan lokal, sekelompok siswa lupa memasukkan biaya tetap. Akibat paling mungkin dari kelalaian ini adalah…
Produk dijual terlalu murah sehingga tidak menutupi semua biaya.
Produk langsung laku tanpa promosi.
Mereka bisa memproduksi lebih banyak.
Produk menjadi lebih berkualitas.
Mereka bisa menambah margin keuntungan secara otomatis.
Anda mempromosikan kerajinan lokal melalui media sosial. Jika anggaran sangat terbatas, strategi promosi mana yang paling rasional?
Membeli iklan berbayar di banyak platform sekaligus tanpa menargetkan audiens.
Mengembangkan konten menarik dan memanfaatkan jaringan sekolah atau komunitas lokal untuk berbagi secara organik.
Hanya memasang spanduk besar di jalan raya.
Membayar influencer tanpa melihat relevansi dengan pasar lokal.
Menunda promosi sampai modal bertambah banyak.
Dalam sistem konsinyasi produk kerajinan untuk pasar lokal, apa risiko utama yang harus dianalisis sebelum menandatangani perjanjian?
Risiko produk menjadi terlalu populer.
Risiko stok habis di gudang sendiri.
Risiko kerugian jika produk tidak terjual tetapi tetap dikenai biaya atau kehilangan kendali stok.
Risiko mampu memenuhi seluruh permintaan nasional.
Risiko pemasaran menjadi terlalu mudah sehingga tidak perlu usaha.
Sebuah usaha kerajinan lokal ingin menambah nilai dengan motif khas daerah. Dari sudut pandang ekonomi, apa manfaat utama menonjolkan motif lokal tersebut?
Mengurangi biaya bahan baku.
Menghilangkan kebutuhan promosi.
Menurunkan waktu produksi.
Meningkatkan daya tarik sehingga dapat menarik pembeli yang mencari keaslian daerah.
Menambah kebutuhan impor bahan baku.
Seorang wirausahawan muda mengubah desain kerajinan lokal agar lebih modern. Namun, pelanggan lama mengeluhkan kehilangan karakter tradisional. Bagaimana sebaiknya ia menyeimbangkan inovasi dan keaslian?
Membuat produk tradisional dan versi modern yang tetap mencerminkan ciri khas daerah.
Kembali ke desain sepenuhnya tradisional tanpa inovasi.
Mengabaikan kritik dan terus mengubah desain.
Mengubah nama produk agar tidak dianggap kerajinan lokal.
Menutup usaha karena sulit memuaskan semua pihak.
Dalam perencanaan usaha makanan khas daerah yang dimodifikasi, mengapa penting menilai ketersediaan bahan baku lokal?
Agar selalu bisa mengimpor bahan dari luar negeri.
Untuk memastikan bahan baku selalu murah tanpa memperhatikan kualitas.
Agar dapat menekan biaya, menjamin kelanjutan produksi, dan mendukung ekonomi setempat.
Agar tidak perlu memikirkan proses produksi.
Agar produk hanya untuk ekspor.
Seorang siswa merencanakan usaha pengolahan makanan khas daerah berupa keripik dari umbi lokal. Ia ingin meningkatkan nilai gizi tanpa mengubah cita rasa. Cara yang paling tepat adalah…
Menambahkan pewarna dan perasa sintetis.
Menggantikan seluruh bahan dengan bahan impor.
Menggunakan pengolahan dengan cara dioven dan menggunakan perasa alami.
Mengurangi semua bumbu agar terasa hambar.
Menghapus semua proses pengemasan agar bajet hemat.
Dalam sistem produksi makanan khas daerah yang dimodifikasi, ada kemungkinan terjadinya penurunan kualitas pesan. Tindakan paling efektif untuk menjaga konsistensi mutu?
Mengganti resep setiap hari.
Menetapkan standar resep, kontrol kualitas rutin, dan pelatihan pekerja.
Mengandalkan keberuntungan.
Menyimpan produk tanpa memperhatikan kondisi.
Mengurangi proses pembersihan alat.
Seorang siswa merencanakan memproduksi 100 botol minuman tradisional modifikasi. Ia menghitung HPP per botol Rp 6.500. Jika ia ingin laba kotor minimal 35% dari harga jual, berapa harga jual per botol minimal yang harus ditetapkan?
Rp 7.000
Rp 8.000
Rp 9.000
Rp 10.000
Rp 11.000
Dalam konteks usaha makanan khas daerah, memanfaatkan teknologi pengemasan vakum dapat:
Membuat rasa makanan hilang.
Menambah biaya tanpa manfaat.
Meningkatkan umur simpan, menjaga mutu, dan memungkinkan pemasaran lebih luas.
Menyebabkan penurunan nilai budaya.
Membuat produk terlalu mahal tanpa alasan.
Seorang siswa dihadapkan pada dua pilihan media promosi: majalah lokal dan platform digital. Jika target konsumen terutama remaja dan dewasa muda, pilihan yang lebih efektif dan mengapa?
Majalah lokal karena lebih kuno.
Platform digital karena lebih mudah dijangkau target usia tersebut dengan biaya fleksibel.
Tidak memilih kedua-duanya.
Radio karena lebih mudah diakses
Promosi dari mulut ke mulut
Jika usaha kerajinan lokal membutuhkan tambahan tenaga kerja, prioritas seleksi pekerja sebaiknya:
Memilih siapa saja tanpa pelatihan.
Memilih pekerja yang bersedia belajar, memiliki keterampilan dasar, dan dapat menerapkan standar produksi yang sudah ada.
Memilih pekerja paling murah tanpa kompetensi.
Memilih pekerja dari luar negeri tanpa alasan.
Tidak memilih siapa pun.
Dalam upaya menjaga keaslian makanan khas daerah, siswa mempertimbangkan untuk membatasi inovasi. Pendekatan yang lebih bijak?
Melarang inovasi sepenuhnya.
Mengizinkan inovasi terkontrol yang tetap menghormati aturan budaya dan cita rasa dasar.
Mengganti seluruh resep tanpa batas.
Menjaga keaslian hanya pada nama produk.
Tidak mengubah apa pun meski pelanggan minta variasi.
Seorang siswa melakukan evaluasi siklus produksi kerajinan. Ia menemukan proses pemotongan kayu menghasilkan banyak limbah. Ide inovatif yang relevan?
Membuang limbah tanpa pikir panjang.
Mengembangkan produk kecil lain dari limbah tersebut, seperti gantungan kunci atau hiasan, menambah nilai dan mengurangi sampah.
Menyimpan limbah di gudang tanpa tujuan.
Menggunakan limbah untuk bahan bakar tanpa safety.
Menghapus proses pemotongan.
Jika konsumen memberikan umpan balik bahwa rasa makanan khas terlalu kuat, solusi yang logis?
Mengabaikan umpan balik karena sedikit.
Menyesuaikan resep, misalnya mengurangi kadar tertentu, sambil mempertahankan ciri khas rasa.
Menambahkan lebih banyak bumbu.
Menghapus menu dari daftar tanpa evaluasi.
Menggantikan makanan dengan jenis lain.
kemasan makanan yang terbuat dari kaca akan mudah berubah warna, karena lebih rentan terhadap?
Benturan
Sinar matahari
Suhu Panas
zat cair
biaya produksi
Dalam produksi makanan khas daerah, penggunaan alat yang terlalu rumit oleh siswa dapat menyebabkan:
Proses lebih cepat.
Kerusakan alat, kesalahan produksi, dan kebutuhan pelatihan tinggi.
Menurunkan biaya.
Menambah rasa tradisional.
Tidak ada dampak.
Merupakan segala upaya untuk menjamin dan melindungi keselamatan serta kesehatan tenaga kerja melalui pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, disingkat menjadi K3 yang memiliki makna singkatan dari...
Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Kesigapan dan Kesehatan Kerja
Keselamatan dan Kebijakan Karyawan
Keselamatan dan Kesehatan Karyawan
Kesatuan dan Keserikatan Kerja
Pada pelaksanaan wirausaha, diawali dengan penataan sumber daya manusia
yang akan menjadi penggerak kegiatan wirausaha. Dahulu digunakan istilah
tenaga manusia atau disebut juga...
(a)
Hukum ekonomi dasar menjelaskan bahwa terdapat hubungan antara
ketersediaan barang di pasar atau supply dan juga permintaan pembeli yang disebut juga...
(a)
Metode penghitungan Harga Pokok Produksi dapat dibuat dengan dua
pendekatan. Pendekatan pertama adalah full costing dan pendekatan kedua
adalah
(a)
Menentukan harga dengan cara menghitung biaya yang dikeluarkan
produsen dengan tingkat keuntungan yang diinginkan, baik dengan
markup pricing dan break even analysis, disebut juga dengan Cost Oriented Approach atau...
(a)
Tujuan promosi adalah untuk mengenalkan produk kepada calon pembeli
dan membuat pembeli membeli produk. Promosi yang tepat akan diikuti
oleh empat bentuk respon dari calon pembeli. Empat bentuk respon ini dikenal dengan AIDA yaitu Attention,
Interest, (a) dan ...
