WorksheetsCerita Fiksi dan Unsur-unsurnya
Total questions: 80
Worksheet time: 40mins
Apa yang dimaksud dengan cerita fiksi?
Cerita yang sesuai dengan kenyataan
Cerita yang hanya berisi fakta objektif
Cerita yang berasal dari imajinasi (khayalan)
Laporan peristiwa yang benar-benar terjadi
Dedi membaca novel yang menarik. Dalam novel tersebut, ia menemukan karakter dan alur cerita yang tidak terjadi di dunia nyata. Salah satu ciri cerita fiksi adalah:
Bahasa denotatif
Fakta yang dapat dibuktikan
Bahasa konotatif/kiasan
Sesuai kenyataan
Di sebuah desa, Joko sering menceritakan kisah-kisah lucu kepada teman-temannya. Kisah-kisah ini menggambarkan kehidupan sehari-hari masyarakat desa dengan cara yang menghibur. Kisah-kisah tersebut dikenal sebagai:
Mitos
Fabel
Cerita Jenaka
Legenda
Di sebuah desa, seorang anak bernama Maya bertanya kepada kakeknya tentang cerita fiksi. Kakeknya menjawab bahwa salah satu cerita fiksi yang termasuk kategori Fabel adalah:
Joko Tarub
Si Kabayan
Kisah Airlangga
Si Kelinci dan Kura-Kura
Dalam sebuah desa, Dedi mendengar kisah dari kakeknya. Kisah ini memiliki latar belakang sejarah, dianggap suci, banyak mengandung hal ajaib, dan ditokohi oleh dewa. Jenis cerita fiksi apakah yang dimaksud Dedi?
Saga
Legenda
Fabel
Mitos
"Asal Mula Danau Toba" dan "Tangkuban Perahu" adalah contoh cerita fiksi yang diceritakan oleh Rina kepada teman-temannya.
Saga
Legenda
Jenaka
Mitos
Dalam cerita fiksi, apa yang dimaksud dengan Tokoh?
Pesan moral yang disampaikan pengarang
Jalan cerita yang tersusun rapi
Pelaku yang ada dalam cerita fiksi
Tempat dan waktu terjadinya peristiwa
Dalam sebuah film, Rudi adalah karakter yang selalu menjadi pusat perhatian dan memiliki peran penting dalam alur cerita. Tokoh yang mempunyai peran penting dan paling sering diceritakan disebut:
Tokoh Antagonis
Tokoh Utama/Protagonis
Tokoh Utama
Tokoh Pendukung
Dalam sebuah cerita, Joko adalah pahlawan yang membantu orang lain dan menyebarkan kebaikan. Tokoh yang biasanya baik dan membawa nilai-nilai positif disebut:
Antagonis
Protagonis
Pendukung
Utama
Karakter yang muncul sesekali dan mendukung karakter utama dalam film disebut:
Tokoh Antagonis
Tokoh Utama
Tokoh Pembantu/Pendukung
Tokoh Protagonis
"Rajin, dermawan, pandai, dan rendah hati" adalah contoh dari:
Sifat buruk tokoh
Peran protagonis
Sifat baik tokoh
Sifat kiasan
Dalam sebuah cerita, terdapat karakter yang berusaha berbuat baik dan membantu orang lain. Pesan moral yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca disebut:
Watak
Latar
Amanat
Alur
Rizal membaca novel yang menarik. Apa yang dimaksud dengan Alur/Plot?
Kondisi batin tokoh
Pelaku dalam cerita
Pesan moral cerita
Sebuah jalan cerita yang sudah disusun sedemikian rupa
Berikut adalah tahapan alur cerita pendek, kecuali:
Pengenalan
Tahap penyelesaian
Tahap konflik memuncak
Tahap Amanat
Dalam sebuah cerita, terdapat tiga bagian penting yang harus ada, yaitu:
Pengenalan, Konflik, Amanat
Pengenalan tokoh, Konflik, Penyelesaian konflik
Pengenalan, Klimaks, Penyelesaian
Tokoh, Latar, Amanat
Dalam sebuah novel yang ditulis oleh Rina, terdapat bagian yang menjelaskan suasana di desa tempat tokoh utama tinggal. Apa yang termasuk dalam pengertian Latar cerita?
Jalan cerita yang logis
Sifat-sifat tokoh utama
Tempat, waktu, dan suasana dalam cerita
Pesan yang disampaikan pengarang
Rizal berencana pergi ke pasar sore ini dan ingin memastikan semua persiapan selesai sebelum jam 10.00 besok pagi. Latar waktu yang jelas seperti "sore ini, besok pagi, jam 10.00" disebut:
Latar suasana
Latar implisit
Latar tempat
Latar eksplisit
Di sebuah rumah Joko, terdapat perabotan dan dekorasi yang mencerminkan kepribadiannya. Contoh "Di sebuah rumah" merupakan latar tempat yang termasuk jenis:
Latar waktu
Latar suasana eksplisit
Latar tempat implisit
Latar tempat eksplisit
Nita menceritakan pengalamannya saat berlibur ke pantai. Dia menggambarkan suasana pantai, ombak, dan angin sepoi-sepoi. Latar suasana yang dia gambarkan menunjukkan bagaimana:
Hubungan antara tokoh utama dan tokoh pendukung.
Kondisi batin tokoh atau pelaku di dalam cerita.
Latar belakang sejarah cerita.
Detail waktu dan tempat yang spesifik.
Dalam sebuah desa, terdapat seorang pahlawan bernama Adi yang dikenal karena keberaniannya melawan penjajah. Kisah kepahlawanan Adi diceritakan secara turun-temurun oleh penduduk desa. Kisah yang menceritakan kepahlawanan serta keberanian tokoh yang mengandung unsur sejarah disebut:
Legenda
Mitos
Fabel
Saga
Surat yang dikeluarkan oleh instansi atau lembaga dan isinya perihal kedinasan disebut:
Surat pribadi
Surat undangan pesta
Surat resmi
Nota dinas
Yuni menulis surat resmi kepada kepala sekolah untuk meminta izin tidak masuk sekolah. Dalam surat tersebut, bahasa yang digunakan harus:
Panjang dan bertele-tele.
Bahasa baku yang singkat, lugas, dan tidak bertele-tele.
Menggunakan bahasa sehari-hari.
Mengandung unsur imajinatif.
Agung ingin mengetahui lebih lanjut tentang surat resmi. Berikut yang bukan merupakan contoh surat resmi adalah:
Surat jual beli
Surat undangan
Surat izin tidak masuk sekolah
Nota dinas
Yuni menulis surat resmi kepada kepala sekolah untuk meminta izin cuti. Unsur yang hanya ada dalam surat resmi adalah:
Tujuan surat
Tanggal surat
Salam penutup
Kop surat atau kepala surat
Faisal mengisi lembar pendaftaran seminar. Lembaran yang berisi data dan informasi yang harus diisi disebut:
Surat resmi
Formulir
Surat undangan
Nota dinas
Siti sedang mengisi formulir pendaftaran untuk seminar. Fungsi utama dari formulir tersebut adalah:
Sebagai alat untuk menguji kebenaran suatu peristiwa.
Untuk mencari keterangan/informasi tertentu.
Menggantikan surat resmi dalam kedinasan.
Menyampaikan pesan moral kepada pembaca.
Di sebuah desa, terdapat berbagai jenis formulir yang digunakan oleh penduduk, kecuali:
Formulir permohonan pembuatan KTP.
Formulir tabungan.
Formulir keanggotaan perpustakaan.
Formulir catatan harian.
Hal penting sebelum mengisi formulir adalah:
Menanyakan pada orang lain.
Langsung mengisi kolom.
Membaca petunjuk pengisian formulir.
Mengisi formulir dengan pensil.
Sari mengisi formulir pendaftaran seminar. Sebelum mengisi, dia membaca petunjuknya. Manfaat membaca petunjuk adalah:
Agar formulir tidak perlu diverifikasi.
Menghindari kesalahan dalam pengisian.
Mempercepat proses pengisian.
Mengetahui nama-nama pengirim formulir.
Adi menulis surat kepada Hadi untuk membahas rencana pertemuan. Surat yang ditujukan ke perseorangan atau lembaga disebut:
Surat resmi
Surat pribadi
Surat undangan
Nota dinas
Rudi bertanya kepada Dian, "Apa itu gagasan pokok?"
Kalimat yang mengandung data kuantitatif.
Inti dari pembicaraan dalam sebuah paragraf.
Semua kalimat dalam paragraf.
Opini pribadi penulis.
Dalam diskusi kelas, Nita menjelaskan tentang gagasan pokok dari sebuah teks. Ia menyebutkan beberapa istilah untuk menyebut gagasan pokok tersebut. Namun, ada satu istilah yang tidak tepat. Sebutan lain untuk gagasan pokok adalah, kecuali:
Ide utama
Gagasan penjelas
Pikiran utama
Ide pokok
Rina membaca artikel. Ide pokoknya disampaikan di awal paragraf. Paragraf yang ide pokoknya di awal disebut:
Paragraf Induktif
Paragraf Ineratif
Paragraf Deduktif
Paragraf Deskriptif
Surya menjelaskan bahwa paragraf dengan pola dari khusus ke umum dan ide pokok di akhir disebut:
Paragraf Naratif
Paragraf Induktif
Paragraf Deduktif
Paragraf Ineratif
Dewi menjelaskan bahwa paragraf ineratif memiliki pola:
Umum ke khusus
Khusus ke umum
Umum ke umum
Khusus ke umum ke khusus
Dalam sebuah rapat, Wawan menjelaskan ide-ide baru untuk proyek. Kalimat utama dari penjelasannya biasanya memiliki sifat:
Terletak di tengah paragraf.
Bersifat umum dibandingkan kalimat lainnya.
Berisi contoh dan rincian.
Berisi data kuantitatif yang jelas.
Tiara berolahraga di taman dan merasa haus. Dia ingat pentingnya menjaga kecukupan cairan. Ide pokok paragraf 3 adalah:
Pentingnya mengatur pola minum air.
Bahaya kelebihan cairan bagi tubuh.
Cara mengetahui keadaan cairan di tubuh kita.
Gejala mual saat olahraga berat.
Ratna belajar cara menentukan ide pokok dalam paragraf. Langkah pertama yang ia lakukan adalah:
Menghitung banyak kalimat dalam paragraf.
Mencari kalimat yang khusus.
Membaca setiap kalimat dengan seksama.
Langsung membuat ide pokok.
Inti dari paragraf pertama pada contoh "Perhatikan Cairan yang Masuk ke Tubuhmu" adalah:
Kekurangan natrium.
Pentingnya mengatur pola minum air.
Dehidrasi.
Warna urine.
Faisal membaca artikel yang menyatakan, "Ada cara untuk mengetahui keadaan cairan di tubuh kita," maka paragraf tersebut termasuk jenis:
Induktif (kalimat utama di akhir)
Deduktif (kalimat utama di awal)
Ineratif (kalimat utama di tengah)
Tidak dapat ditentukan
Dedi sedang melakukan tanya jawab dengan Susi untuk mendapatkan informasi mengenai proyek terbaru mereka. Kegiatan ini disebut:
Diskusi
Monolog
Wawancara
Laporan
Dalam acara diskusi, Nisa bertugas mengajukan pertanyaan kepada pembicara. Orang yang melakukan tugas tersebut disebut:
Narasumber
Pewawancara
Moderator
Notulen
Dalam acara talk show, Indah sebagai narasumber memberikan informasi mengenai kesehatan mental. Siapakah yang memberikan informasi dalam wawancara tersebut?
Pewawancara
Narasumber
Audiens
Penulis
Dalam wawancara kerja, Angga bertanya kepada Titi tentang pengalaman kerjanya. Hal yang dibicarakan disebut:
Kesimpulan
Pertanyaan
Topik
Laporan
Indah sedang mempersiapkan wawancara untuk proyek sekolahnya. Langkah pertama yang harus dia lakukan adalah:
Mencatat jawaban narasumber.
Menentukan topik wawancara.
Melakukan wawancara dengan sopan.
Menyusun laporan hasil wawancara.
Setelah menentukan narasumber dan menyusun daftar pertanyaan, langkah selanjutnya dalam wawancara adalah:
Menentukan topik wawancara.
Mencatat jawaban narasumber.
Melakukan wawancara dengan sopan.
Menyusun laporan hasil wawancara.
Dalam wawancara kerja, Ina ingin mendapatkan informasi jelas dari Rina, namun harus memperhatikan etika wawancara. Salah satu etika penting adalah:
Memotong pembicaraan narasumber.
Menggunakan bahasa kiasan.
Jangan memotong pembicaraan.
Langsung mengajukan pertanyaan tanpa menyapa.
Faisal berdiskusi dengan teman-temannya tentang kejadian di sekolah. Dia ingin tahu alasan di balik kejadian tersebut. Kata tanya untuk menanyakan sebab suatu peristiwa adalah:
Kapan
Bagaimana
Mengapa/Kenapa
Berapa
Bagaimana cara kita menyelesaikan proyek ini dengan efisien?
Banyak atau jumlah.
Waktu sebuah peristiwa.
Orang atau pihak yang terlibat.
Cara atau proses.
Rizky ingin tahu dari mana asal temannya. Kata tanya yang tepat untuk menanyakan hal tersebut adalah:
Di mana
Ke mana
Darimana
Siapa
E. Fakta, Opini, Kalimat Langsung/Tidak Langsung (Soal No. 51 - 60) Pernyataan yang benar-benar terjadi, objektif, dan dapat dibuktikan kebenarannya disebut:
Opini
Fakta
Gagasan pokok
Kalimat kiasan
Salah satu ciri-ciri fakta adalah:
Bersifat subjektif.
Mengandung prediksi.
Waktu, tempat, dan peristiwanya jelas.
Menggunakan kata-kata relatif.
Pendapat atau pandangan pribadi tentang suatu hal yang bersifat subjektif disebut:
Fakta
Opini
Kalimat langsung
Kalimat baku
Kata-kata yang sering digunakan dalam opini karena mengandung prediksi atau sesuatu yang belum pasti terjadi adalah:
Jelas, benar, tepat.
Mungkin, sepertinya, sebaiknya, paling.
Oleh karena itu, dengan demikian.
Karena, sebab, akibatnya.
Kalimat yang mengutip secara langsung ucapan seseorang apa adanya dan menggunakan tanda petik dua ("...") adalah:
Kalimat tidak langsung.
Kalimat berita.
Kalimat langsung.
Kalimat kiasan.
Kalimat yang melaporkan kembali ucapan seseorang tanpa menirukan secara persis dan tidak memakai tanda petik adalah:
Kalimat langsung.
Kalimat tidak langsung.
Kalimat perintah.
Kalimat tanya.
Perubahan kata ganti (misalnya aku menjadi ia atau saya) merupakan salah satu ciri dari:
Kalimat langsung.
Kalimat berita.
Kalimat perintah.
Kalimat tidak langsung.
Konversi kalimat langsung "Tolong tutup pintunya!" kata Ibu menjadi kalimat tidak langsung yang tepat adalah:
Ibu mengatakan agar ia menutup pintunya.
Ibu meminta agar aku menutup pintunya.
Ibu bertanya apakah aku menutup pintunya.
Ibu menjelaskan bahwa pintunya ditutup.
Konversi kalimat tidak langsung "Ayah melarang aku bermain di luar terlalu lama" menjadi kalimat langsung yang tepat adalah:
"Apakah aku bermain di luar terlalu lama?" tanya Ayah.
"Jangan bermain di luar terlalu lama!" perintah Ayah.
Ayah berkata "Aku tidak bermain di luar terlalu lama."
Ayah menyuruhku bermain di luar.
Kalimat langsung dalam bentuk dialog biasanya memakai:
Koma (,).
Titik koma (;).
Tanda tanya (?).
Titik dua (:).
Gaya bahasa yang digunakan untuk menyampaikan makna secara indah, imajinatif, dan lebih hidup disebut:
Fakta.
Opini.
Majas (Gaya Bahasa).
Alur.
Majas yang membandingkan dua objek secara kias disebut:
Majas Pertentangan.
Majas Perbandingan.
Majas Penegasan.
Majas Sindiran.
Majas yang memberikan sifat manusia kepada benda mati, seperti dalam contoh "angin berbisik lembut," adalah:
Hiperbola.
Metafora.
Personifikasi.
Asosiasi.
Majas perbandingan langsung tanpa kata pembanding, seperti "anak emas" atau "raja siang," adalah:
Personifikasi.
Hiperbola.
Metafora.
Asosiasi.
Majas yang menggunakan kata pembanding seperti bagaikan, bak, seperti, atau selayaknya adalah:
Metafora.
Hiperbola.
Asosiasi.
Personifikasi.
Pernyataan yang dilebih-lebihkan, seperti dalam contoh "suaranya memecah gendang telinga," adalah majas:
Personifikasi.
Metafora.
Asosiasi.
Hiperbola.
Dalam membaca grafik, menggunakan kata total atau melihat keseluruhan data termasuk kemampuan:
Menyatakan Tren.
Membandingkan.
Menyebutkan Data Superlatif.
Merangkum.
Menggunakan kata ter- atau paling (seperti "tertinggi" atau "paling rendah") dalam membaca grafik termasuk dalam cara:
Membandingkan.
Menyatakan Tren.
Menyebutkan Data Superlatif.
Merangkum.
Jika Anda mengatakan "Jumlah kemiskinan menunjukkan tren menurun dari tahun ke tahun," Anda sedang melakukan cara membaca grafik dengan:
Membandingkan.
Menyatakan Tren (kecenderungan).
Merangkum.
Menyebutkan Data Superlatif.
Cara membaca grafik dengan menggunakan kata lebih... daripada adalah:
Menyatakan Tren.
Membandingkan.
Merangkum.
Menyebutkan Data Superlatif.
Teks yang berisi/membahas tentang fenomena alam dan sosial serta berfungsi memberikan penjelasan tentang proses terjadinya sesuatu yang disusun menurut prinsip sebab-akibat adalah:
Cerita Fiksi.
Teks Eksplanasi.
Surat Resmi.
Laporan Wawancara.
Berikut yang merupakan contoh fenomena alam adalah:
Pengangguran.
Kemiskinan.
Mudik.
Terjadinya pelangi.
Berikut yang merupakan contoh fenomena sosial adalah:
Kebakaran hutan.
Banjir.
Kelaparan.
Terjadinya hujan.
Struktur Teks Eksplanasi terdiri atas:
Orientasi, Komplikasi, Resolusi.
Pengenalan, Konflik, Penyelesaian.
Pernyataan umum, Deretan penjelas, dan Penutup.
Tesis, Argumentasi, Penegasan ulang.
Bagian Teks Eksplanasi yang berisi rincian mengapa dan bagaimana fenomena tersebut dapat terjadi, apa penyebabnya, dan apa akibatnya adalah:
Pernyataan umum.
Penutup (kesimpulan).
Deretan penjelas (isi).
Orientasi.
Informasi yang dimuat dalam Teks Eksplanasi harus berdasarkan:
Imajinasi.
Opini pribadi.
Fakta (faktual).
Kiasan.
Suatu kata yang memiliki bentuk yang berbeda, namun memiliki arti atau pengertian yang sama atau mirip disebut:
Antonim.
Majas.
Sinonim atau padanan kata.
Homonim.
Lawan kata atau suatu kata yang mempunyai makna berlawanan dengan kata lain disebut:
Sinonim.
Antonim atau lawan kata.
Homofon.
Kiasan.
Representasi visual informasi, data, atau ilmu pengetahuan secara grafis yang memperlihatkan informasi rumit dengan singkat dan jelas disebut:
Grafik garis.
Infografik.
Peta pikiran.
Bagan.
Infografik berperan sebagai:
Teks yang panjang dan rumit.
Ringkasan visual untuk konsep sehari-hari.
Sumber data yang selalu bersifat subjektif.
Alat untuk menguji kebenaran fakta.
