wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Worksheet Extraction

Total questions: 75

Worksheet time: 38mins

Name
Class
Date
1.

Maryono dan Santi sedang melakukan percobaan di laboratorium untuk menumbuhkan Lactobacillus casei strain Shirota secara optimal. Manakah dari berikut ini yang paling tepat menggambarkan sumber energi utama (karbohidrat) yang diperlukan untuk pertumbuhan optimal bakteri tersebut?

a)

Protein

b)

Laktosa

c)

Asam Lemak

d)

Sukrosa

e)

Garam Mineral

2.

Sri dan Darto sedang melakukan fermentasi yoghurt di laboratorium sekolah menggunakan kultur Lactobacillus casei. Kisaran suhu mana yang umumnya dianggap optimal untuk aktivitas fermentasi yang kuat dan pertumbuhan kultur tersebut?

a)

10°C hingga 15°C

b)

20°C hingga 25°C

c)

35°C hingga 37°C

d)

45°C hingga 50°C

e)

55°C hingga 60°C

3.

Parmin dan Sri sedang melakukan praktikum mikrobiologi di laboratorium. Mereka ingin membudidayakan Lactobacillus casei yang diklasifikasikan sebagai anaerob fakultatif. Apa arti karakteristik ini untuk persyaratan budidaya yang harus mereka lakukan?

a)

Ia membutuhkan tingkat karbon dioksida yang tinggi untuk bertahan hidup.

b)

Ia hanya dapat tumbuh dalam ketiadaan oksigen secara total.

c)

Ia membutuhkan cahaya terang untuk produksi energi.

d)

Ia dapat tumbuh dengan atau tanpa oksigen, tetapi lebih menyukai kondisi anaerob.

e)

Ia langsung mati jika terkena udara.

4.

Sri dan Santi sedang membuat yogurt di rumah menggunakan proses fermentasi. Mereka mengetahui bahwa Lactobacillus menghasilkan zat utama yang berfungsi sebagai pengawet alami dan memberikan rasa asam khas pada yogurt tersebut. Zat apakah itu?

a)

Etanol

b)

Asam Asetat

c)

Asam Laktat

d)

Karbon Dioksida

e)

Asam Butirat

5.

Santi dan Sri sedang menyiapkan medium untuk menumbuhkan spesies Lactobacillus di laboratorium. Mengapa pH awal yang sedikit asam (sekitar 6,0) seringkali bermanfaat dalam proses ini?

a)

Ini menetralkan produksi asam selanjutnya.

b)

Ini mendukung pertumbuhan kapang umum.

c)

Ini menekan pertumbuhan banyak organisme pembusuk pesaing.

d)

Ini dengan cepat mengaktifkan agen penstabil.

e)

Ini meningkatkan viskositas medium.

6.

Maryono dan Santi sedang melakukan praktikum mikrobiologi untuk menumbuhkan Lactobacillus di laboratorium. Selain suhu dan pH, kelompok nutrisi penting apa lagi yang esensial untuk pertumbuhan Lactobacillus, yang sering disediakan oleh ekstrak yagi atau pepton dalam media komersial?

a)

Lipid kompleks

b)

Gula sederhana

c)

Vitamin jejak dan sumber nitrogen (asam amino)

d)

Sulfur dioksida

e)

Logam berat

7.

Sri dan Jojon sedang melakukan praktikum di laboratorium dengan mengkultur Lactobacillus casei strain Shirota pada suhu yang jauh di bawah suhu optimum (misalnya, 20°C). Apa kemungkinan hasil yang paling mungkin dari percobaan mereka?

a)

Bakteri akan langsung mati.

b)

Fermentasi akan berlangsung jauh lebih cepat dari biasanya.

c)

Laju pertumbuhan dan produksi asam akan sangat melambat.

d)

Produk akan menggumpal secara spontan.

e)

Bakteri akan beralih dari metabolisme laktosa ke metabolisme protein.

8.

Maryono dan Santi sedang melakukan praktikum biologi di laboratorium. Mereka membutuhkan larutan nutrisi yang secara khusus dirancang untuk mendukung proliferasi populasi mikroba. Istilah mana yang menggambarkan larutan tersebut?

a)

Larutan Buffer

b)

Agen Penstabil

c)

Media Kultur

d)

Blanko Pengencer

e)

Antibeku

9.

Sri dan Jojon sedang membandingkan konsentrasi akhir standar sel Lactobacillus hidup dalam produk seperti Yakult (diukur dalam CFU/mL). Konsentrasi tersebut biasanya berada dalam kisaran:

a)

10210^{2} hingga 10310^{3} CFU/mL

b)

10410^{4} hingga 10510^{5} CFU/mL

c)

10610^{6} hingga 10710^{7} CFU/mL

d)

10710^{7} hingga 10810^{8} CFU/mL

e)

10910^{9} hingga 101010^{10} CFU/mL

10.

Sri dan Maryono sedang membuat yogurt di laboratorium menggunakan media berbasis susu. Mereka memperhatikan bahwa pertumbuhan khas Lactobacillus sering disertai dengan flokulasi (penggumpalan) atau koagulasi pada media tersebut. Mengapa hal ini terjadi?

a)

Produksi etanol menyebabkan protein mengendap.

b)

Peningkatan keasaman (asam laktat) menyebabkan protein susu (kasein) terdenaturasi dan menggumpal.

c)

Agen penstabil terlalu terkonsentrasi.

d)

Suhu pertumbuhan terlalu rendah.

e)

Media kekurangan gula yang cukup.

11.

Saat melakukan praktikum mikrobiologi, Sarah dan Maryono mengamati kurva pertumbuhan Lactobacillus yang mencakup fase lag, fase eksponensial (log), fase stasioner, dan fase kematian. Fase mana yang menunjukkan laju pembelahan sel paling maksimal dan paling cepat?

a)

Fase lag

b)

Fase eksponensial (log)

c)

Fase stasioner

d)

Fase kematian

e)

Fase quiescent

12.

Parmin dan Sarah sedang mempersiapkan kultur bakteri di laboratorium sekolah. Mereka ingin menyimpan kultur tersebut untuk jangka waktu yang lama. Dalam diskusi, Parmin menyebutkan istilah liofilisasi. Apa yang dimaksud dengan liofilisasi dalam konteks ini?

a)

Pembekuan cepat diikuti dengan sterilisasi suhu tinggi.

b)

Mengeringkan kultur dengan pembekuan untuk penyimpanan dan pelestarian jangka panjang.

c)

Menambahkan konsentrasi gula tinggi untuk menjaga keseimbangan osmotik.

d)

Mengkultur bakteri dalam aliran cairan kontinu.

e)

Menghilangkan semua air dari media sebelum inokulasi.

13.

Sri dan Santi sedang mendiskusikan mengapa Lactobacillus casei strain Shirota sering digunakan sebagai probiotik dalam minuman kesehatan. Manakah dari berikut ini yang merupakan karakteristik utama dari Lactobacillus casei strain Shirota yang membuatnya menjadi probiotik populer?

a)

Ia menghasilkan antibiotik kuat yang membunuh sebagian besar flora usus.

b)

Ia secara alami tahan terhadap suhu tinggi (termodurik).

c)

Ia sangat motil, memungkinkan untuk mengkolonisasi usus dengan cepat.

d)

Ia tahan terhadap kondisi asam dan dapat bertahan melewati transit di lambung manusia.

e)

Ia hanya memfermentasi karbohidrat kompleks seperti selulosa.

14.

Sarah dan Parmin sedang melakukan percobaan di laboratorium untuk menumbuhkan Lactobacillus. Mereka membandingkan media berbasis susu dengan media kimia yang terdefinisi. Apa perbedaan nutrisi utama antara kedua media tersebut?

a)

Media terdefinisi lebih murah.

b)

Media berbasis susu memerlukan lingkungan anaerob.

c)

Media terdefinisi hanya mengandung komponen yang diketahui dan dimurnikan, sedangkan susu bersifat kompleks dan bervariasi.

d)

Media berbasis susu tidak dapat mendukung pertumbuhan Lactobacillus.

e)

Media terdefinisi memiliki pH yang jauh lebih tinggi.

15.

Maryono dan Darto sedang melakukan praktikum fermentasi menggunakan Lactobacillus casei di laboratorium. Mereka ingin mengetahui produk utama yang dihasilkan dari jalur homofermentatif. Pernyataan mana yang paling tepat menggambarkan jalur homofermentatif, yang merupakan ciri khas dari Lactobacillus casei?

a)

Jalur ini menghasilkan campuran asam laktat, asam asetat, dan etanol.

b)

Jalur ini hanya menghasilkan produk sampingan berupa gas.

c)

Jalur ini terutama menghasilkan satu produk akhir, yaitu asam laktat.

d)

Jalur ini hanya memfermentasi gula pentosa.

e)

Jalur ini membutuhkan pasokan oksigen yang konstan untuk fermentasi.

16.

Saat melakukan praktikum mikrobiologi, mnii dan sarah melakukan proses inokulasi steril pada medium fermentasi. Tujuan utama dari proses ini adalah:

a)

Meningkatkan konsentrasi oksigen dalam medium fermentasi.

b)

Memastikan hanya kultur Lactobacillus yang diinginkan yang dimasukkan tanpa kontaminan.

c)

Mempercepat konversi laktosa menjadi agen penstabil.

d)

Menurunkan pH medium sebelum bakteri ditambahkan.

e)

Mengaktifkan pH meter untuk pemantauan.

17.

Sarah dan Jojon sedang menyiapkan media fermentasi untuk Lactobacillus di rumah. Bahan rumah tangga umum mana yang sering mereka gunakan sebagai sumber nutrisi utama dan karbohidrat?

a)

Garam meja (NaCl)

b)

Gula pasir (Sukrosa)

c)

Susu bubuk skim

d)

Soda kue (NaHCO3)

e)

Minyak jagung

18.

Rino dan Santi sedang melakukan praktikum mikrobiologi di laboratorium. Mereka mentransfer kultur Lactobacillus ke tabung kultur kaca. Apa tujuan utama melakukan flaming pada leher tabung kultur kaca segera sebelum dan sesudah mentransfer kultur Lactobacillus?

a)

Untuk mensterilkan loop transfer di dalam tabung.

b)

Untuk menciptakan arus udara ke atas yang mencegah kontaminan udara masuk.

c)

Untuk dengan cepat menghangatkan media fermentasi.

d)

Untuk melarutkan sisa padatan yang menempel pada kaca.

e)

Untuk mensterilkan kaca sepenuhnya (autoklaf).

19.

Sarah dan Maryono sedang menyiapkan batch fermentasi di laboratorium. Untuk menjaga kondisi steril, di dekat peralatan khusus mana mereka harus melakukan prosedur inokulasi?

a)

Autoklaf

b)

Pemanas listrik

c)

Lemari keselamatan biologis (laminar flow hood)

d)

Unit pendingin

e)

Sentrifug berkecepatan tinggi

20.

Jojon dan Sri sedang melakukan praktikum di laboratorium untuk membudidayakan Lactobacillus. Mengapa semua peralatan gelas, media, dan alat yang mereka gunakan harus disterilkan (biasanya dengan autoklaf) sebelum proses dimulai?

a)

Untuk meningkatkan suhu medium.

b)

Untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk fermentasi.

c)

Untuk membunuh semua mikroorganisme yang ada yang dapat bersaing atau mencemari Lactobacillus.

d)

Untuk mencegah pH turun terlalu rendah.

e)

Untuk mengaktifkan sel Lactobacillus.

21.

Maryono dan Sarah sedang melakukan praktikum mikrobiologi di laboratorium. Mereka ingin mensterilkan media cair sebelum digunakan untuk menumbuhkan bakteri. Teknik sterilisasi standar apa yang menggunakan uap jenuh bertekanan tinggi untuk mencapai sterilisasi pada media cair?

a)

Tindalisasi

b)

Pasteurisasi

c)

Autoklaf

d)

Filtrasi

e)

Iradiansi UV

22.

Sri dan Wagino sedang melakukan praktikum di laboratorium mikrobiologi. Mereka perlu memindahkan secara aseptik sejumlah kecil kultur Lactobacillus cair dari tabung stok ke labu fermentasi baru. Alat mana yang paling umum digunakan untuk melakukan proses ini?

a)

Spatula

b)

Mikrometer

c)

Pipet steril atau loop inokulasi

d)

Batang pengaduk kaca

e)

Pinset

23.

Parmin dan Jojon sedang melakukan proses inokulasi di laboratorium. Mengapa disarankan untuk memakai sarung tangan dan jas laboratorium selama proses tersebut?

a)

Untuk menjaga agar siswa tetap hangat selama proses kultur yang dingin.

b)

Untuk mencegah bakteri kulit siswa mengkontaminasi kultur.

c)

Untuk meningkatkan laju transfer oksigen.

d)

Untuk membantu menghitung jumlah inokulum yang tepat.

e)

Untuk menjaga pH tangan siswa.

24.

Selama percobaan fermentasi yang dilakukan oleh mnii dan santi, mereka memastikan tutup wadah fermentasi benar-benar tertutup rapat (kedap udara) selama masa inkubasi. Nutrisi penting apa yang dipertahankan untuk pertumbuhan Lactobacillus, sehingga kultur dapat berkembang?

a)

Karbon Dioksida (karena merupakan produk sampingan)

b)

Mineral Jejak

c)

Oksigen Terlarut

d)

Gas Nitrogen

e)

Laktosa

25.

Saat melakukan inokulasi di laboratorium, Sarah secara tidak sengaja batuk langsung di atas cawan kultur terbuka. Hal ini menyebabkan risiko kontaminasi jenis apa?

a)

Kontaminasi jamur

b)

Kontaminasi droplet udara

c)

Kontaminasi logam berat

d)

Kejutan suhu

e)

Kejutan osmotik

26.

Maryono dan Santi sedang menyiapkan agar plate untuk perhitungan kontrol kualitas di laboratorium. Proses penyebaran kultur cair secara merata di permukaan paling baik dilakukan menggunakan alat yang steril:

a)

Batang pengaduk

b)

Tutup cawan Petri

c)

Penyebar kaca (hockey stick)

d)

Corong

e)

Loop kawat (hanya)

27.

Santi dan Parmin sedang melakukan praktikum di laboratorium dan akan menggunakan pH meter untuk mengukur pH larutan. Sebelum digunakan, pH meter harus dikalibrasi menggunakan larutan buffer. Langkah ini diperlukan untuk:

a)

Secara otomatis menyesuaikan suhu fermentasi.

b)

Memastikan meter memberikan pembacaan yang akurat di seluruh rentang pH yang relevan.

c)

Meningkatkan konduktivitas listrik medium.

d)

Mensterilkan ujung elektroda kaca.

e)

Maksimalkan laju pertumbuhan bakteri.

28.

Saat melakukan fermentasi minuman mirip Yakult di laboratorium, Wagino dan Sarah mengamati bahwa Lactobacillus menghasilkan asam laktat. Hal ini menyebabkan pH medium:

a)

Meningkat, membuatnya lebih basa.

b)

Menurun, membuatnya lebih asam.

c)

Tetap konstan, karena adanya penyangga dalam medium.

d)

Berfluktuasi secara acak antara 7,0 dan 8,0.

e)

Stabil segera pada 4,5.

29.

Sri dan Rino sedang membuat produk mirip Yakult di laboratorium. Jika pH akhir yang diinginkan untuk produk tersebut adalah 3,8, dan alat ukur pH secara konsisten menunjukkan hasil 0,2 unit lebih tinggi setelah kalibrasi (kesalahan offset), pembacaan berapa yang menandakan fermentasi telah selesai?

a)

3,6

b)

3,8

c)

4,0

d)

4,2

e)

4,5

30.

Darto dan Wagino sedang membuat sayuran fermentasi di rumah menggunakan Lactobacillus. Rentang pH yang biasanya mereka targetkan dalam proses fermentasi tersebut (untuk memastikan pengawetan dan rasa) adalah:

a)

7,5 hingga 8,0

b)

5,5 hingga 6,5

c)

3,5 hingga 4,5

d)

2,0 hingga 3,0

e)

6,8 hingga 7,2

31.

Saat memantau proses fermentasi di laboratorium, Jojon dan Parmin menggunakan pH meter untuk mengukur pH sampel. Mengapa elektroda pH meter harus dibilas dengan air suling di antara pengukuran?

a)

Untuk mendinginkan elektroda.

b)

Untuk menghilangkan sisa larutan buffer atau medium yang dapat mencemari sampel/pengukuran berikutnya.

c)

Untuk mengaktifkan probe suhu.

d)

Untuk melarutkan bakteri dalam medium.

e)

Untuk meningkatkan keasaman sampel berikutnya.

32.

Maryono dan Parmin sedang melakukan praktikum di laboratorium kimia. Mereka menggunakan pH meter dengan elektroda kaca untuk mengukur:

a)

Konduktivitas listrik dari larutan.

b)

Konsentrasi ion hidroksil (OH−).

c)

Aktivitas atau konsentrasi ion hidrogen (H+).

d)

Gravitasi spesifik dari cairan.

e)

Total zat terlarut (TDS).

33.

Wagino dan Sri sedang melakukan fermentasi yoghurt di laboratorium. Jika mereka menghentikan fermentasi terlalu awal (misalnya, pH masih 5,0), apa konsekuensi utama bagi produk akhir?

a)

Produk akan terlalu asam.

b)

Produk akan memiliki risiko kontaminasi yang sangat tinggi dari organisme lain.

c)

Produk akan terlalu kental.

d)

Kultur Lactobacillus akan mati sebelum waktunya.

e)

Agen penstabil tidak akan larut.

34.

Saat melakukan kalibrasi pH meter di laboratorium, Jojon dan Santi menggunakan larutan penyangga pH 4,0. Mengapa larutan ini sering digunakan selama kalibrasi?

a)

Larutan ini sangat beracun bagi bakteri.

b)

Larutan ini merupakan titik akhir target fermentasi secara tepat.

c)

Larutan ini mencakup rentang asam di mana titik akhir fermentasi terjadi.

d)

Larutan ini secara otomatis menyesuaikan suhu meteran.

e)

Larutan ini secara kimiawi identik dengan susu.

35.

Parmin dan Maryono sedang membersihkan elektroda pH di laboratorium dan melihat adanya lapisan putih. Apa larutan penyimpanan standar yang direkomendasikan untuk elektroda pH agar tidak mengering dan membentuk endapan mineral?

a)

Air suling

b)

Asam pekat

c)

Larutan KCl jenuh (atau larutan penyimpanan khusus)

d)

Media fermentasi

e)

Etanol

36.

Sri dan Sarah sedang melakukan pengukuran pH pada sampel air di laboratorium. Mereka memasukkan elektroda pH ke dalam cawan sampel kecil. Mengapa penting agar sampel diaduk secara perlahan (atau elektroda dibiarkan untuk berkesetimbangan)?

a)

Untuk meningkatkan suhu sampel.

b)

Untuk mencegah bakteri mengendap.

c)

Untuk memastikan pembacaan yang homogen di seluruh larutan dan menghindari pembacaan pH yang terlokalisasi.

d)

Untuk menetralkan asam.

e)

Untuk menghindari pengendapan penstabil.

37.

Saat melakukan praktikum di laboratorium, Jojon dan Santi menggunakan pH meter untuk mengukur larutan. Istilah mana yang merujuk pada rentang standar akurasi yang dapat diterima untuk pH meter laboratorium?

a)

Toleransi

b)

Sensitivitas

c)

Resolusi

d)

Koeffisien suhu

e)

Kekeruhan

38.

Rino dan Santi sedang mengkalibrasi pH meter dengan buffer 7,0 dan 4,0 di laboratorium. Buffer ketiga mana yang akan memberikan keyakinan terbaik bahwa meteran tersebut linear di seluruh rentang operasi fermentasi?

a)

pH 12,0

b)

pH 1,0

c)

pH 10,0

d)

pH 5,5

e)

pH 6,0

39.

Sri dan Jojon sedang membuat yogurt di kelas sains. Mereka menambahkan agen penstabil seperti pektin atau pati ke dalam formulasi produk mereka. Tujuan utama penambahan agen penstabil tersebut adalah untuk:

a)

Menurunkan pH fermentasi lebih cepat.

b)

Memberikan viskositas, tekstur yang diinginkan pada produk akhir, dan mencegah pemisahan bahan.

c)

Membunuh sisa sel Lactobacillus setelah fermentasi.

d)

Bertindak sebagai sumber nutrisi sekunder bagi kultur.

e)

Meningkatkan kandungan protein akhir.

40.

Maryono dan Sri sedang membuat selai buah di laboratorium. Mereka memiliki batch produk sebanyak 1000 mL dan membutuhkan konsentrasi akhir pektin sebesar 0,5% (b/v). Jika pektin disediakan dalam bentuk bubuk kering, berapa gram pektin yang harus ditimbang dan ditambahkan ke dalam batch tersebut?

a)

0,5 g

b)

5,0 g

c)

50 g

d)

500 g

e)

5000 g

41.

Santi dan Maryono sedang memperbesar resep. Formula asli 500 mL membutuhkan 2 g pati. Jika mereka meningkatkan ukuran batch menjadi 2500 mL, berapa banyak pati yang dibutuhkan untuk mempertahankan konsentrasi yang sama?

a)

4 g

b)

5 g

c)

8 g

d)

10 g

e)

12 g

42.

Rino dan Sri sedang membuat minuman manis di laboratorium. Jika resep mereka membutuhkan konsentrasi sukrosa sebesar 8,0% (b/v) dalam batch akhir sebanyak 250 mL, berapa gram sukrosa yang diperlukan?

a)

2,0 g

b)

8,0 g

c)

20 g

d)

80 g

e)

200 g

43.

Sri dan Parmin sedang membuat minuman di laboratorium sekolah. Mereka membaca resep yang menggunakan singkatan (w/v) dalam formulasi bahan. Dalam konteks ini, apa arti singkatan (w/v)?

a)

Volume air

b)

Berat per volume

c)

Viabilitas basah

d)

Berat dan kecepatan

e)

Viscositas kerja

44.

Sarah dan Maryono sedang membuat minuman asam di dapur sekolah. Mereka ingin minuman tersebut menjadi lebih kental. Jenis penstabil manakah yang merupakan polisakarida linear yang umumnya berasal dari kulit buah jeruk dan apel, serta sering digunakan untuk mengentalkan minuman asam?

a)

Gelatin

b)

Xanthan Gum

c)

Pektin

d)

Agar

e)

Maltodekstrin

45.

Sarah menimbang 15 gram bubuk susu skim dan melarutkannya dalam air hingga mencapai volume total 300 mL. Berapakah konsentrasi berat/volume dari bubuk susu skim tersebut?

a)

0,5% (b/v)

b)

2,0% (b/v)

c)

5,0% (b/v)

d)

15,0% (b/v)

e)

20,0% (b/v)

46.

Jojon dan Santi sedang membuat yogurt di laboratorium sekolah. Untuk meningkatkan rasa manis pada yogurt tanpa secara signifikan mempengaruhi proses fermentasi, bahan mana yang biasanya mereka tambahkan setelah fermentasi Lactobacillus selesai?

a)

Laktosa tambahan

b)

Bubuk penstabil

c)

Pemberi rasa dan pemanis intensitas tinggi (seperti sukrosa atau sirup jagung)

d)

Asam laktat

e)

Hanya air

47.

Jojon sedang membuat satu batch minuman berbahan dasar pati sebanyak 500 mL. Ia menghitung bahwa 7,5 gram pati dibutuhkan, namun secara tidak sengaja menakar 10 gram. Apa konsekuensi sensori yang mungkin terjadi pada produk akhir?

a)

Produk akan terlalu asam.

b)

Produk akan jauh lebih manis dari yang diinginkan.

c)

Produk akan memiliki konsistensi yang encer dan berair.

d)

Produk akan menjadi terlalu kental atau lengket.

e)

Produk akan mengalami fermentasi terlalu cepat.

48.

Sri dan Rino sedang membuat selai buah di kelas praktikum. Mengapa penting bagi mereka untuk memastikan penstabil seperti pektin benar-benar larut dan terhidrasi dengan baik selama tahap pencampuran?

a)

Gumpalan yang tidak larut dapat menyebabkan kontaminasi bakteri.

b)

Hidrasi yang tidak tepat menyebabkan tekstur yang buruk, tidak merata, dan potensi pemisahan fase di kemudian hari.

c)

Hidrasi meningkatkan pH akhir.

d)

Ini mengubah profil nutrisi untuk Lactobacillus.

e)

Penstabil yang benar-benar larut membunuh bakteri.

49.

Sri dan Darto sedang melakukan prosedur laboratorium yang memerlukan konsentrasi akhir 1,25% (b/v) ekstrak malt dalam batch industri sebanyak 4000 mL. Berapa gram ekstrak malt yang dibutuhkan?

a)

12,5 g

b)

25 g

c)

50 g

d)

125 g

e)

500 g

50.

Sarah dan Maryono sedang melakukan fermentasi yoghurt di laboratorium. Jika mereka menambahkan stabilizer ke medium sebelum fermentasi, apa kemungkinan kelemahannya?

a)

Stabilizer mungkin sebagian dimetabolisme oleh Lactobacillus.

b)

pH meter akan memberikan pembacaan yang tidak akurat.

c)

Suhu fermentasi akan turun secara drastis.

d)

Stabilizer akan mengendap sepenuhnya.

e)

Produk tidak akan cukup manis.

51.

Why is performing a microbial plate count (colony forming units, or CFU) a critical quality control step for the final Yakult-like product?

a)

To ensure the bacterial culture has the required therapeutic concentration.

b)

To determine the precise final pH of the product.

c)

To check the amount of sugar remaining in the product.

d)

To measure the thickness and viscosity of the final product.

e)

To calculate the total volume of the batch.

52.

What is the main safety standard concern addressed by quality control checks for pH and microbial contamination in the final fermented dairy product?

a)

Optimizing the color and taste of the beverage.

b)

Ensuring the shelf life extends beyond one month.

c)

Preventing the growth of pathogenic (disease-causing) microorganisms.

d)

Maximizing the production yield.

e)

Reducing the cost of ingredients.

53.

In a quality control protocol, which action must be performed immediately if a sample plate count shows the presence of coliform bacteria, a potential indicator of fecal contamination?

a)

Immediately lower the storage temperature to 0°C.

b)

Increase the pectin concentration for better stability.

c)

Reject the entire batch as it fails safety standards.

d)

Re-calibrate the pH meter before taking another reading.

e)

Increase the incubation time.

54.

What is the purpose of preparing a serial dilution of the final product before plating a sample for CFU counts?

a)

To increase the number of cells on the plate.

b)

To ensure that the number of colonies grown on the plate is low enough to count accurately.

c)

To lower the pH of the sample.

d)

To kill any remaining pathogens.

e)

To increase the viscosity of the sample.

55.

If a student performs a plate count and gets 250colonies250 colonies on a plate that was spread with 0.1mL0.1 mL of a 10510^{-5} dilution, what is the concentration (CFU/mL) of the original product?

a)

2.5×1062.5 \times 10^6 CFU/mL

b)

2.5×1072.5 \times 10^7 CFU/mL

c)

2.5×1082.5 \times 10^8 CFU/mL

d)

2.5×1092.5 \times 10^9 CFU/mL

e)

2.5×10102.5 \times 10^{10} CFU/mL

56.

What quality control measurement is used to assess the thickness and flow properties of the final fermented beverage?

a)

pH measurement

b)

Microbial plate count

c)

Viscosity measurement

d)

Turbidity reading

e)

Temperature log

57.

Why is the measurement of titratable acidity (TA) a complementary quality control step to pH measurement?

a)

TA measures only the presence of stabilizing agents.

b)

TA measures the total amount of acid produced, which correlates better with fermentation consistency than pH alone.

c)

TA measures the sugar concentration.

d)

TA is used exclusively to measure residual oxygen.

e)

TA replaces the need for a pH meter entirely.

58.

If the quality standard for the final product requires a CFU/mL count of at least 1×1071 \times 10^{7} , and the plate count result is 5×1065 \times 10^{6} , what is the correct action regarding the batch?

a)

The batch meets the safety standard and should be released.

b)

The batch is acceptable but should be refrigerated immediately.

c)

The batch fails the quality standard for therapeutic dosage and should be reworked or rejected.

d)

The batch must be re-plated on a different type of agar.

e)

The batch must be sterilized immediately.

59.

Which type of selective agar medium is typically used to specifically count Lactobacillus species while inhibiting the growth of many other bacteria?

a)

Blood Agar

b)

MacConkey Agar

c)

MRS Agar (de Man, Rogosa and Sharpe)

d)

Tryptic Soy Agar (TSA)

e)

Nutrient Agar

60.

A quality control test reveals the presence of yeast and mold in the final product. What does this contamination usually indicate about the production process?

a)

The temperature was too high during fermentation.

b)

The initial sterilization or the aseptic transfer process was likely compromised.

c)

The sugar concentration was too low.

d)

The pH was too acidic for yeast/mold survival.

e)

The viscosity was too high.

61.

What is the most common reason for a batch of probiotic product to be recalled after reaching the market?

a)

The flavor profile was slightly off.

b)

The viscosity changed during storage.

c)

The count of live bacteria (CFU) dropped significantly below the labeled claim.

d)

The color changed slightly.

e)

The label was misprinted.

62.

In the context of food safety, what does the term HACCP stand for?

a)

High Acidity Control and Critical Points

b)

Hazard Analysis and Critical Control Points

c)

Hygienic and Controlled Canning Practices

d)

Heat Activity and Chemical Control Protocol

e)

Health Analysis and Customer Care Program

63.

Which step in the Lactobacillus processing procedure would be considered a Critical Control Point (CCP) under HACCP guidelines?

a)

Final product packaging

b)

Label printing

c)

Monitoring and adjusting the fermentation temperature

d)

Calculating the sugar concentration

e)

Washing the flask exterior

64.

What is the primary role of heat treatment (pasteurization) applied to the base milk medium before inoculation with Lactobacillus?

a)

To increase the nutritional value of the milk.

b)

To kill native bacteria in the milk that would compete with the starter culture.

c)

To accelerate the acid production phase.

d)

To activate the stabilizers.

e)

To completely freeze the medium.

65.

If a batch of fermentation medium contains inhibitory substances (e.g., residual antibiotic from the milk source), which phase of the Lactobacillus growth curve would be most affected?

a)

Lag phase (extended or culture fails to start)

b)

Exponential phase (increased rate)

c)

Stationary phase (sustained longer)

d)

Death phase (delayed onset)

e)

Post-fermentation phase

66.

The concentration of an inoculum (starter culture) is usually given in % (v/v). If a student uses 50 mL of starter culture in a 1000 mL batch, what is the inoculum percentage?

a)

0.5% (v/v)

b)

1.0% (v/v)

c)

5.0% (v/v)

d)

10.0% (v/v)

e)

20.0% (v/v)

67.

If the inoculum percentage is too low (e.g., 0.1%), what is the most likely consequence?

a)

The final product will be too sweet.

b)

The fermentation process will be excessively long, increasing contamination risk.

c)

The product will curdle prematurely.

d)

The pH will remain high.

e)

The viscosity will be too high.

68.

During quality control, measuring the water activity (aw) of the final product helps determine:

a)

The color of the beverage.

b)

The risk of microbial spoilage during storage.

c)

The exact number of Lactobacillus cells.

d)

The total protein content.

e)

The final sugar concentration.

69.

A recipe calls for 40 grams of sugar per liter of product. To make 15,000 mL (15 L), how many kilograms of sugar are required?

a)

0.6 kg

b)

1.5 kg

c)

4.0 kg

d)

6.0 kg

e)

15.0 kg

70.

In large-scale commercial fermentation, monitoring the oxidation-reduction potential (ORP) can provide immediate information about:

a)

The product viscosity.

b)

The overall biological activity and dissolved oxygen levels in the medium.

c)

The stabilizing agent concentration.

d)

The specific strain of Lactobacillus present.

e)

The final calorie count.

71.

Why is the fermentation process for Yakult-like products typically stopped when the pH reaches a specific low point, rather than running indefinitely?

a)

To ensure the bacteria enter the death phase immediately.

b)

To prevent excessive acid production, which can negatively affect the flavor, texture, and viability of the culture.

c)

To save energy on cooling the fermenter.

d)

To maximize the protein yield.

e)

To ensure full sugar conversion.

72.

What is the general name for the process of using beneficial microorganisms (like Lactobacillus) to convert raw ingredients (like milk sugar) into a stable, desired food product?

a)

Distillation

b)

Hydrolysis

c)

Fermentation

d)

Polymerization

e)

Calcification

73.

If a student discovers a broken seal on the final product packaging during a quality check, the primary concern is:

a)

The sugar concentration will increase.

b)

The product may have become contaminated by external air and microorganisms.

c)

The viscosity will be too low.

d)

The CFU count will be too high.

e)

The pH meter calibration must be checked.

74.

The growth of Lactobacillus is inhibited by which common factor in the fermentation medium, leading to the culture eventually entering the stationary and death phases?

a)

Increasing water content

b)

Accumulation of its own metabolic product (lactic acid)

c)

High concentrations of sugar

d)

Excessive aeration

e)

Increasing temperature above 45°C

75.

Which technique is used in the Quality Control lab to separate and purify a specific microbial colony that appeared on a contaminated plate for further identification?

a)

Serial dilution only

b)

Streak plating

c)

Viscosity measurement

d)

pH calibration

e)

Centrifugation