wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

A. SOAL PILIHAN GANDA (HOTS – Studi Kasus)

Total questions: 58

Worksheet time: 29mins

Name
Class
Date
1.

Sebuah kelompok siswa membuat proposal bisnis “Snack Sehat Kantoran”. Dalam proposal mereka tidak mencantumkan sumber data survei, tetapi langsung menyimpulkan bahwa produk sangat diminati pegawai kantor. Apa kelemahan paling kritis dari proposal tersebut?

a)

Tidak menggunakan bahasa formal

b)

Analisis pasar tidak berdasarkan bukti

c)

Produk kurang inovatif

d)

Harga terlalu tinggi

e)

Tujuan usaha tidak jelas

2.

Dalam sesi brainstorming, kelompok hanya menghasilkan 3 ide dalam 20 menit. Setelah diamati, ternyata beberapa anggota takut memberikan ide karena khawatir dianggap aneh. Teknik apa yang paling tepat untuk memperbaiki situasi tersebut?

a)

Reverse brainstorming

b)

Nominal Group Technique

c)

Brainwriting 6–3–5

d)

SCAMPER

e)

Voting cepat

3.

Sebuah usaha “Kopi Keliling” memutuskan menambah layanan pesan-antar melalui aplikasi ojek online. Pada BMC, perubahan ini harus dicantumkan pada ….

a)

Revenue Streams

b)

Key Partners

c)

Customer Relationships

d)

Channels

e)

Cost Structure

4.

Usaha roti “SoftBread” memproyeksikan laba Rp3.000.000/bulan. Namun setelah 2 bulan berjalan, laba hanya Rp1.200.000/bulan karena biaya bahan baku naik. Apa langkah evaluasi yang paling logis berdasarkan data tersebut?

a)

Menghentikan produksi

b)

Mengganti seluruh menu roti

c)

Mencari pemasok baru dan meninjau ulang HPP

d)

Menunda semua rencana pengembangan

e)

Mengurangi promosi

5.

Sebuah produk minuman herbal memiliki keunggulan “bahan organik premium”. Namun segmen pelanggan yang ditetapkan adalah “pelajar SMP”. Masalah utama pada BMC tersebut adalah ....

a)

Channel tidak sesuai

b)

Value proposition tidak relevan untuk segmen

c)

Revenue stream salah

d)

Key activities kurang lengkap

e)

Proyeksi keuangan tidak akurat

6.

Dalam proposal bisnis, kelompok mencantumkan biaya produksi Rp4.000.000 dan proyeksi pendapatan Rp4.100.000. Namun BEP baru tercapai pada bulan ke-5.

a)

Laba terlalu tinggi

b)

Margin kontribusi tidak cukup menutup biaya tetap

c)

Modal awal terlalu besar

d)

Produk tidak laku

e)

Harga terlalu murah

7.

Saat brainstorming produk inovasi kantor, kelompok menghasilkan banyak ide tetapi semuanya abstrak dan sulit diwujudkan. Langkah terbaik untuk mengubah ide menjadi lebih realistis adalah ....

a)

Seleksi langsung

b)

SCAMPER

c)

Voting terbuka

d)

Observasi ulang kompetitor

e)

Menambah peserta brainstorming

8.

Sebuah usaha katering sekolah memproyeksikan pendapatan 60 juta/tahun. Namun setelah dihitung, biaya tetap dan variabel mencapai 58 juta/tahun. Kesimpulan terbaik dari kondisi ini adalah ....

a)

Usaha pasti rugi

b)

Margin keuntungan sangat kecil, perlu evaluasi biaya

c)

Segmen pelanggan salah

d)

Proyeksi harus dihentikan

e)

Harga jual pasti salah

9.

Langkah evaluasi paling tepat adalah ….

a)

Menghapus produk

b)

Menggantikan bahan baku

c)

Memperbarui segmentasi pelanggan sesuai data nyata

d)

Menurunkan harga tas

e)

Mengurangi biaya pemasaran

10.

Dalam proposal, kelompok menuliskan strategi promosi hanya melalui media sosial. Namun hasil survei menunjukkan bahwa 70% pelanggan target jarang menggunakan media sosial. Apa dampak kritisnya?

a)

Biaya promosi terlalu besar

b)

Strategi promosi tidak tepat sasaran

c)

Produk tidak kompetitif

d)

Harga akan meningkat

e)

Laba akan otomatis meningkat

11.

Kelompok “FreshBox Kantoran” memasukkan data pendapatan yang meningkat setiap bulan, tetapi tidak mencantumkan asumsi jumlah pelanggan. Apa dampak terhadap proposal?

a)

Gagal menunjukkan peluang pasar

b)

Proyeksi keuangan tidak dapat diverifikasi

c)

Produk dianggap tidak layak

d)

Struktur organisasi salah

e)

Biaya tetap tidak jelas

12.

Dalam sesi brainstorming, peserta hanya fokus pada satu ide “aplikasi kantor digital”, sehingga ide lain tidak berkembang. Teknik yang paling tepat untuk memperluas ide adalah ....

a)

Reverse brainstorming

b)

Silent brainstorming

c)

SCAMPER

d)

Brainwriting

e)

Vote langsung

13.

Usaha “Katering Harian” merasa biaya operasional terlalu tinggi karena pengantaran ke pelanggan dilakukan secara manual. Bagian BMC yang perlu diperbaiki adalah ….

(a)  

14.

14. Studi Kasus Keuangan Pendapatan usaha sablon Rp12.000.000/bulan, biaya variabel Rp6.000.000, biaya tetap Rp5.000.000. Namun laba jauh dari target. Penyebab paling logis adalah ....

a)

Harga jual terlalu tinggi

b)

Biaya variabel terlalu rendah

c)

Margin kontribusi terlalu kecil

d)

Promosi tidak efektif

e)

Tidak ada pesaing

15.

Proposal bisnis “Puding Serba Buah” tidak mencantumkan analisis risiko. Risiko terbesar yang mungkin terjadi adalah ....

a)

Kesalahan desain kemasan

b)

Produk cepat kedaluwarsa

c)

Laba terlalu besar

d)

BEP terlalu rendah

e)

Promosi terlalu banyak

16.

Fasilitator menemukan bahwa ide yang muncul saling bertentangan. Untuk mengelola konflik ide, teknik yang paling sesuai adalah ....

a)

Brainwriting

b)

Voting mayoritas

c)

Metode nominal

d)

Delphi

e)

SCAMPER

17.

Sebuah startup membutuhkan teknologi aplikasi mobile tetapi tidak memiliki tim IT. Solusi BMC paling relevan adalah ....

a)

Mengubah customer segment

b)

Menambah revenue stream

c)

Mencari key partner berupa pengembang aplikasi

d)

Menurunkan biaya tetap

e)

Menambah aktivitas pemasaran

18.

Usaha brownies mencatat arus kas negatif selama 3 bulan berturut-turut walaupun penjualan naik. Penyebab yang paling mungkin adalah ....

a)

Penurunan biaya variabel

b)

Kenaikan biaya promosi dan produksi

c)

Penjualan terlalu besar

d)

Tidak ada pesaing

e)

BEP sudah tercapai

19.

Kelompok memasukkan proyeksi penjualan “berdasarkan intuisi” tanpa data. Dampaknya adalah ....

a)

Investor mudah percaya

b)

Proposal terlihat lebih kreatif

c)

Proposal tidak layak dipertimbangkan

d)

Biaya tetap menurun

e)

Struktur organisasi meningkat

20.

Saat brainstorming produk kantor, siswa hanya memikirkan solusi “digital”. Fasilitator ingin memunculkan ide non-digital. Teknik yang digunakan adalah ....

a)

Random stimulus

b)

Free writing

c)

Reverse brainstorming

d)

6–3–5

e)

SCAMPER

21.

Produk “Teh Rempah Hangat” menjual minuman premium, namun mereka menargetkan pelanggan pelajar. Ketidaksesuaian ini berdampak pada ....

a)

Kenaikan biaya tetap

b)

Value proposition tidak relevan

c)

Revenue stream bertambah

d)

Customer relationship membaik

e)

BEP menurun

22.

Usaha printing memiliki BEP 600 unit/bulan, tetapi rata-rata hanya terjual 450 unit. Langkah paling tepat adalah ....

a)

Menambah biaya tetap

b)

Menaikkan harga tanpa evaluasi

c)

Menurunkan biaya variabel atau meningkatkan volume penjualan

d)

Menghapus laporan keuangan

e)

Mengganti seluruh produk

23.

Kelompok memasukkan analisis pesaing berupa “Pesaing A: lebih bagus”, “Pesaing B: biasa saja”. Kelemahan analisis ini adalah ....

a)

Tidak membandingkan biaya

b)

Tidak objektif dan tidak terukur

c)

Terlalu panjang

d)

Terlalu teknis

e)

Tidak mencantumkan produk sendiri

24.

Studi Kasus Brainstorming Brainstorming menghasilkan 40 ide berbeda dalam 15 menit. Agar tidak kewalahan memilih, teknik yang wajib digunakan berikutnya adalah ....

a)

Mind map

b)

Prioritization matrix

c)

Reverse thinking

d)

Free writing

e)

Random event

25.

Studi Kasus BMC UMKM roti mengeluhkan biaya tinggi karena membeli bahan baku dari banyak pemasok kecil. Solusi BMC adalah ....

a)

Tambah customer relationship

b)

Kurangi channel

c)

Ubah revenue stream

d)

Menentukan key partner baru yang lebih stabil

e)

Kurangi segmen pelanggan

26.

Proyeksi keuangan menunjukkan total biaya Rp8.000.000 dan target laba Rp4.000.000. Jika harga jual per unit Rp20.000 dan biaya variabel Rp8.000, berapa minimal unit yang harus terjual agar target laba tercapai?

a)

500 unit

b)

700 unit

c)

1.000 unit

d)

1.200 unit

e)

1.500 unit

27.

Kelompok menambahkan infografik menarik, tetapi isinya tidak berhubungan dengan data. Masalah terbesar adalah ....

a)

Mengganggu estetika

b)

Membuat proposal terlihat tidak profesional

c)

Meningkatkan biaya cetak

d)

Menambah jumlah halaman

28.

Peserta sulit mengembangkan ide baru. Fasilitator memberikan benda acak (pensil, kunci, kertas) untuk memancing ide. Teknik ini adalah ....

a)

Free association

b)

Random stimulus

c)

Reverse brainstorming

d)

SCAMPER

e)

Nominal technique

29.

Usaha “Nasi Kotak Kantoran” melihat bahwa pelanggan sering membeli untuk acara rapat mendadak. Pada BMC, peluang ini terkait dengan ....

a)

Revenue stream baru

b)

Customer relationship baru

c)

Perbaikan key activities

d)

Penambahan value proposition seperti “siap antar cepat”

e)

Struktur biaya

30.

Pendapatan naik, tetapi arus kas tetap negatif. Penyebab umum yang mungkin adalah ....

a)

Harga jual terlalu rendah

b)

Biaya iklan lebih kecil dari biasa

c)

Penjualan hanya kredit

d)

Jumlah pelanggan terlalu besar

e)

Produk tidak laku

31.

Proposal bisnis menjelaskan produk sangat unggul tetapi tidak ada data pendukung. Kekurangan tersebut berada pada bagian ....

a)

Analisis SWOT

b)

Market analysis

c)

Executive summary

d)

Latar belakang

e)

Penutup

32.

32. Studi Kasus Brainstorming Kelompok menghasilkan ide sangat inovatif namun tidak feasible secara biaya. Langkah lanjutan adalah ....

a)

Menghapus idenya

b)

Menurunkan kualitas produk

c)

Analisis cost–benefit dan revisi ide

d)

Menambah peserta

33.

Perusahaan kecil menargetkan pelanggan menengah ke atas tetapi lokasi toko berada di gang sempit. Ketidaksesuaian ini terutama berdampak pada ....

a)

Customer relationship

b)

Value proposition

c)

Channels

d)

Revenue stream

e)

Key resources

34.

Jika biaya variabel meningkat 30%, maka dampak terhadap BEP adalah ....

a)

BEP turun

b)

BEP naik

c)

BEP tetap

d)

BEP tidak bisa dihitung

e)

BEP berubah menjadi nol

35.

Kelompok mencantumkan harga jual lebih tinggi dari pasar tanpa alasan. Dampak terbesar adalah ....

a)

Produk terlihat premium

b)

BEP turun

c)

Pelanggan tidak percaya pada proposal

d)

Biaya tetap menurun

e)

Penjualan otomatis meningkat

36.

Dalam brainstorming, satu siswa mengkritik ide teman lain sehingga peserta enggan berbicara lagi. Apa tindakan fasilitator?

a)

Mengganti topik

b)

Mengakhiri sesi

c)

Mengingatkan aturan "no judgement"

d)

Mewajibkan voting

e)

Menghapus semua ide

37.

Studi Kasus BMC Produk minuman dingin dipasarkan menggunakan brosur offline, tetapi survei menunjukkan pelanggan sering mencari rekomendasi lewat media digital. Perbaikan yang diperlukan adalah ....

a)

Mengubah key partners

b)

Mengubah customer segment

c)

Mengubah channels ke platform digital

d)

Menghapus value proposition

38.

Studi Kasus Keuangan Biaya tetap Rp4.000.000, margin kontribusi per unit Rp10.000. BEP unit adalah ....

a)

200

b)

300

c)

400

d)

500

e)

600

39.

Dalam proposal terdapat tabel proyeksi keuangan, tetapi tidak menjelaskan metode perhitungan. Kekurangan tersebut termasuk pada ....

a)

Tidak adanya transparansi data

b)

Struktur tidak rapi

c)

Data terlalu banyak

d)

Ada gambar tidak penting

e)

Ada kesalahan EYD

40.

Usaha kopi online ingin meningkatkan penjualan. Mereka menambahkan layanan “langganan kopi bulanan”. Bagian BMC yang berubah adalah ....

a)

Key partners

b)

Customer segment

c)

Revenue stream

d)

Channels

e)

Key activities

41.

Strategi apa yang dapat dilakukan Ibu Rahma untuk mengatasi tantangan yang dihadapi UMKM Lestari Rasa?

a)

Meningkatkan kualitas produk dan pemasaran

b)

Mengurangi jumlah karyawan tanpa alasan

c)

Mengabaikan masukan pelanggan

d)

Menurunkan harga secara drastis tanpa perhitungan

42.

Manakah dari berikut ini yang merupakan komponen utama dalam analisis SWOT?

a)

Strength, Weakness, Opportunity, Threat

b)

Strategy, Wealth, Organization, Teamwork

c)

System, Work, Objective, Target

d)

Structure, Welfare, Operation, Technology

43.

Isi bagian Strengths (Kekuatan) pada analisis SWOT: Produk memiliki rasa gurih dan kualitas ________.

a)

konsisten

b)

murah

c)

berubah-ubah

d)

biasa saja

44.

Isi bagian Strengths (Kekuatan) pada analisis SWOT: Memiliki ________ tetap di wilayah sekitar.

a)

pelanggan

b)

karyawan

c)

produk

d)

pesaing

45.

Isi bagian Strengths (Kekuatan) pada analisis SWOT: Proses produksi dilakukan sendiri sehingga ________ mutu terjaga.

a)

kontrol

b)

penurunan

c)

pengurangan

d)

pengabaian

46.

Isi bagian Weaknesses (Kelemahan) pada analisis SWOT: Pemasaran masih terbatas pada metode ________.

a)

offline

b)

online

c)

digital

d)

media sosial

47.

Isi bagian Weaknesses (Kelemahan) pada analisis SWOT: Tidak memiliki kemampuan branding dan pemasaran ________.

a)

digital

b)

fisik

c)

tradisional

d)

manual

48.

Isi bagian Weaknesses (Kelemahan) pada analisis SWOT: Kemasan masih sederhana sehingga kurang menarik dibanding ________.

a)

pesaing

b)

produk sendiri

c)

konsumen

d)

pasar

49.

Isi bagian Opportunities (Peluang) pada analisis SWOT: Tren makanan ringan lokal sedang ________.

a)

meningkat

b)

menurun

c)

stabil

d)

tidak berubah

50.

Isi bagian Opportunities (Peluang) pada analisis SWOT: Penjualan online di marketplace sangat ________.

a)

potensial

b)

berbahaya

c)

terbatas

d)

sulit

51.

Isi bagian Opportunities (Peluang) pada analisis SWOT: Bisa membuat varian rasa baru yang sedang tren (sapi panggang, seaweed, ________ level).

a)

pedas

b)

manis

c)

asin

d)

gurih

52.

Isi bagian Threats (Ancaman) pada analisis SWOT: Banyak pesaing baru dengan inovasi rasa ________.

a)

beragam

b)

biasa

c)

lama

d)

asing

53.

Isi bagian Threats (Ancaman) pada analisis SWOT: Harga bahan baku singkong naik sehingga ________ menurun.

a)

margin

b)

produksi

c)

kualitas

d)

penjualan

54.

Isi bagian Threats (Ancaman) pada analisis SWOT: Produk serupa dari luar daerah masuk melalui ________.

a)

marketplace

b)

toko offline

c)

pameran lokal

d)

agen distribusi

55.

Sebutkan salah satu rekomendasi strategi (HOTS) yang dapat dilakukan untuk meningkatkan daya saing produk!

a)

Melakukan rebranding kemasan agar lebih profesional dan menarik.

b)

Menurunkan kualitas produk agar biaya produksi lebih murah.

c)

Mengabaikan tren pasar dan tetap pada desain lama.

d)

Mengurangi layanan purna jual kepada pelanggan.

56.

Sebutkan salah satu rekomendasi strategi (HOTS) yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pemasaran produk!

a)

Membangun pemasaran digital melalui Instagram, TikTok, dan marketplace.

b)

Mengurangi kualitas produk untuk menekan biaya produksi.

c)

Menutup akses komunikasi dengan pelanggan.

d)

Mengabaikan tren pasar dan tetap pada metode lama.

57.

Sebutkan salah satu rekomendasi strategi (HOTS) yang dapat dilakukan untuk membedakan produk dari kompetitor!

a)

Mengembangkan varian rasa baru untuk membedakan diri dari kompetitor.

b)

Menurunkan kualitas produk agar lebih murah dari kompetitor.

c)

Meniru desain kemasan produk kompetitor.

d)

Mengurangi fitur produk agar lebih sederhana.

58.

Sebutkan salah satu rekomendasi strategi (HOTS) yang dapat dilakukan untuk mengurangi biaya produksi!

a)

Mengelola keuangan dan mencari pemasok singkong alternatif untuk mengurangi biaya produksi.

b)

Meningkatkan biaya promosi tanpa memperhatikan efisiensi produksi.

c)

Mengurangi kualitas bahan baku untuk menekan biaya.

d)

Menambah jumlah tenaga kerja tanpa analisis kebutuhan.