WorksheetsKuis Keselamatan Kerja di Ketinggian
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Berapa batas minimum ketinggian di atas mana suatu pekerjaan harus dikategorikan sebagai "Pekerjaan di Ketinggian" dan wajib menggunakan peralatan pelindung jatuh personal (sesuai Permenaker No. 9 Tahun 2016)?
1.5 meter
1.8 meter
2.0 meter
3.0 meter
Manakah dari komponen berikut yang merupakan satu-satunya alat pelindung jatuh yang dirancang untuk mendistribusikan gaya kejut secara aman ke seluruh tubuh pekerja dalam sistem penahan jatuh (fall arrest system)?
Safety Belt (Sabuk Keselamatan)
Helm Pengaman (Safety Helmet)
Full Body Harness (Rangkaian Tali Tubuh Penuh)
Tali Kejut (Shock Absorber)
Apa langkah pertama yang harus dilakukan oleh pekerja segera setelah terjadi insiden jatuh tetapi sistem penahan jatuhnya berhasil bekerja (pekerja tergantung)?
Mencoba melepaskan diri dari harness
Berteriak meminta bantuan tanpa melakukan tindakan apa pun
Menarik tali (lanyard) dengan kuat untuk mencoba memanjat
Mencari cara untuk mengurangi tekanan pada kaki (misalnya menggunakan Suspension Trauma Relief Strap) dan menghubungi tim penyelamat
Apa yang dimaksud dengan "Jarak Jatuh Bebas (Free Fall Distance)" maksimum yang diizinkan dalam sistem Personal Fall Arrest System (PFAS) agar sistem dapat bekerja efektif dan aman?
Maksimum 5 meter
Maksimum 3.5 meter
Maksimum 1.8 meter
Tidak ada batasan asalkan lanyard dilengkapi shock absorber
Sebelum menggunakan sistem Personal Fall Arrest System (PFAS), apa yang harus dilakukan pekerja pada harness, lanyard, dan anchor point?
Mencatat tanggal pembelian alat tersebut.
Melakukan inspeksi visual pra-pakai (Pre-Use Inspection) untuk memastikan tidak ada kerusakan atau cacat.
Hanya memeriksa label pabrikan.
Menyimpannya di tempat yang sangat kering.
Titik Angkur (Anchor Point) yang aman untuk sistem penahan jatuh personal harus memiliki kekuatan tarik minimum sebesar:
1,000 lbs (sekitar 4.4 kN)
3,000 lbs (sekitar 13.3 kN)
5,000 lbs (sekitar 22.2 kN) per pekerja yang terhubung
10,000 lbs (sekitar 44.5 kN)
Manakah dari faktor berikut yang merupakan penyebab utama kecelakaan kerja fatal akibat pekerjaan di ketinggian (secara statistik)?
Kegagalan fungsi peralatan yang sudah tua
Kondisi cuaca yang ekstrem (angin kencang)
Perilaku Tidak Aman (Unsafe Act) seperti tidak menggunakan APD atau salah prosedur
Kurangnya rambu peringatan di area kerja
Apa fungsi utama dari Absorber Energi (Shock Absorber) pada lanyard?
Membuat pekerja lebih mudah untuk memanjat
Memperpanjang umur pakai lanyard
Mengurangi gaya kejut (impact force) yang diterima tubuh saat sistem menangkap jatuh
Memastikan harness terpasang dengan erat
Apa istilah medis yang digunakan untuk menggambarkan kondisi serius yang terjadi ketika seseorang tergantung di harness untuk waktu yang lama, menyebabkan darah terkumpul di kaki?
Heat Stroke
Barotrauma
Suspension Trauma (Harness Hang Syndrome)
Decompression Sickness
Dalam hirarki pengendalian risiko K3, manakah dari tindakan berikut yang dianggap sebagai metode pengendalian paling efektif untuk bahaya pekerjaan di ketinggian?
Penggunaan Full Body Harness (APD)
Pelatihan dan Izin Kerja (Administratif)
Melakukan pekerjaan di permukaan tanah atau menggunakan platform kerja berpagar (Eliminasi/Substitusi)
Memasang jaring pengaman (Safety Net) di bawah area kerja (Rekayasa Teknik)
