wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

IX.PABPengayaanGanjil

Total questions: 63

Worksheet time: 32mins

Name
Class
Date
1.

Tempat suci bagi umat Buddha Tibet yang diyakini berada di Indonesia.

a)

Vihara Veluvana

b)

Sarnath (Taman Rusa Isipatana)

c)

Pagoda Shwedagon

d)

Gunung Yen Tu

e)

Kusinara

2.

Kompleks candi terbesar di dunia yang berubah fungsi dari Hindu menjadi Buddha.

a)

Angkor Wat

b)

Pagoda Shwedagon

c)

Sarnath (Taman Rusa Isipatana)

d)

Vihara Veluvana

3.

Praktik ziarah khas Tibet dengan menyentuhkan seluruh tubuh ke tanah.

a)

Prostrasi (Sujud penuh)

b)

Berdana (Memberi)

c)

Kesabaran (Khanti)

d)

Ehipassiko

4.

Semboyan yang berarti "Datang dan Buktikanlah".

a)

Ehipassiko

b)

Dhammapada 183: "Berbuat kebajikan, menjauhi kejahatan, dan menyucikan pikiran."

c)

Berdana (Memberi)

d)

Prostrasi (Sujud penuh)

5.

Tempat di mana Sang Buddha mencapai Parinibbana.

a)

Kusinara

b)

Sarnath (Taman Rusa Isipatana)

c)

Vihara Veluvana

d)

Pagoda Shwedagon

6.

Bhikkhu yang menghafal dan membacakan kembali Sutta dalam Konsili Pertama.

a)

Bhikkhu Ānanda

b)

Bhikkhu Kassapa

c)

Bhikkhu Moggalana

d)

Bhikkhu Sariputta

7.

Gunung suci di Vietnam yang diibaratkan sebagai "tangga menuju surga".

a)

Gunung Yen Tu

b)

Gunung Meru

c)

Gunung Kailash

d)

Gunung Kyaiktiyo

8.

Candi terkenal di Myanmar yang disepuh emas.

a)

Pagoda Shwedagon

b)

Angkor Wat

c)

Vihara Veluvana

d)

Sarnath (Taman Rusa Isipatana)

9.

Tujuan utama dari Dharmayatra.

a)

Untuk meningkatkan keyakinan (Saddha) dan mempelajari Dhamma

b)

Untuk berbelanja suvenir keagamaan

c)

Untuk mencari hiburan perjalanan

d)

Untuk mengumpulkan foto perjalanan

10.

Sikap yang harus dikembangkan ketika menghadapi kesulitan selama ziarah.

a)

Kesabaran (Khanti)

b)

Berdana (Memberi)

c)

Prostrasi (Sujud penuh)

d)

Ehipassiko

11.

Jenis persembahan yang pahalanya diyakini berlipat ganda jika dilakukan di tempat suci.

a)

Berdana (Memberi)

b)

Prostrasi (Sujud penuh)

c)

Kesabaran (Khanti)

d)

Ehipassiko

12.

Tempat Sang Buddha mencapai Penerangan Sempurna.

a)

Sarnath (Taman Rusa Isipatana)

b)

Vihara Veluvana

c)

Kusinara

d)

Pagoda Shwedagon

13.

Nasihat terakhir Sang Buddha (disajikan sebagai kutipan yang sering dirujuk).

a)

Dhammapada 183: "Berbuat kebajikan, menjauhi kejahatan, dan menyucikan pikiran."

b)

Ehipassiko

c)

Kesabaran (Khanti)

d)

Berdana (Memberi)

14.

Tempat di mana Sang Buddha untuk pertama kalinya membabarkan Dhamma adalah...

a)

Bodh Gaya

b)

Kusinara

c)

Lumbini

d)

Sarnath

15.

Sebelum mencapai Penerangan Sempurna, Pangeran Siddhartha menjalani kehidupan pertapaan dengan cara...

a)

Menjadi seorang brahmana

b)

Bersenang-senang di istana

c)

Bertapa menyiksa diri

d)

Menjadi guru kerohanian

16.

Khotbah pertama Sang Buddha yang berisi tentang Jalan Tengah dan Empat Kebenaran Mulia dikenal sebagai...

a)

Mahaparinibbana Sutta

b)

Dhammacakkappavattana Sutta

c)

Metta Sutta

d)

Mangala Sutta

17.

Tempat yang diyakini oleh sebagian umat Buddha Tibet sebagai tanah suci yang merupakan tempat pertapaan Guru Rinpoche dan berada di Indonesia adalah...

a)

Gunung Bromo

b)

Gunung Rinjani

c)

Gunung Semeru

d)

Gunung Agung

18.

Kompleks candi terbesar di dunia yang awalnya dibangun sebagai kuil Hindu dan kemudian berubah menjadi kuil Buddha adalah...

a)

Borobudur

b)

Shwedagon Pagoda

c)

Angkor Wat

d)

Mahabodhi Temple

19.

Praktik ziarah dengan cara bersujud sepenuhnya dengan menyentuhkan dahi, tangan, dan kaki ke tanah, yang umum dilakukan oleh umat Buddha Tibet, disebut...

a)

Samadhi

b)

Prostrasi

c)

Karma Yoga

d)

Pradaksina

20.

Salah satu sifat Dhamma yang berarti "Datang dan Buktikanlah" adalah...

a)

Opanayiko

b)

Ehipassiko

c)

Svākkhāto

d)

Paccattaṁ veditabbo viññūhi

21.

Tempat wafatnya (Parinibbana) Sang Buddha Gautama adalah...

a)

Lumbini

b)

Bodh Gaya

c)

Kusinara

d)

Rajagaha

22.

Dalam Konsili Agung Pertama, Bhikkhu yang ditugaskan untuk membacakan ulang semua khotbah (Sutta) Sang Buddha adalah...

a)

Bhikkhu Mahakassapa

b)

Bhikkhu Upali

c)

Bhikkhu Ananda

d)

Bhikkhu Moggalana

23.

Gunung suci di Vietnam yang perjalanan mendakinya diibaratkan sebagai "naik tangga menuju surga" adalah...

a)

Gunung Fuji

b)

Gunung Kailash

c)

Gunung Yen Tu

d)

Gunung Everest

24.

Pagoda yang seluruhnya disepuh emas dan menjadi situs ziarah terpenting di Myanmar adalah...

a)

Pagoda Shwezigon

b)

Pagoda Sule

c)

Pagoda Shwedagon

d)

Pagoda Kyaiktiyo

25.

Tujuan utama dari pelaksanaan Dharmayatra (ziarah) adalah...

a)

Untuk berlibur dan melihat pemandangan baru

b)

Untuk meningkatkan keyakinan (Saddha) dan memperdalam pemahaman Dhamma

c)

Untuk membeli cenderamata religius

d)

Untuk bertemu dengan orang-orang penting

26.

Ketika menghadapi kesulitan selama perjalanan ziarah, sikap utama yang harus dikembangkan adalah...

a)

Kelekatan

b)

Keserakahan

c)

Kesabaran (Khanti)

d)

Kebencian

27.

Jenis perbuatan baik yang pahalanya diyakini berlipat ganda jika dilakukan di tempat suci adalah...

a)

Berdana (Memberi)

b)

Berdebat

c)

Bermalas-malasan

d)

Menyimpan harta

28.

Di bawah Pohon Bodhi di mana Sang Buddha mencapai Penerangan Sempurna, Beliau bertekad tidak akan bangkit sebelum mencapai tujuan. Tempat ini adalah...

a)

Lumbini

b)

Saranath

c)

Bodh Gaya

d)

Vaisali

29.

Inti sari dari nasihat terakhir Sang Buddha yang terdapat dalam Dhammapada 183 adalah...

a)

Rajinlah berdoa dan berkorban

b)

Kumpulkanlah harta sebanyak-banyaknya

c)

Berbuat kebajikan, menjauhi kejahatan, dan menyucikan pikiran

d)

Utamakanlah upacara keagamaan

30.

Konsili Agung Pertama umat Buddha diselenggarakan di...

a)

Vihara Jetavana

b)

Vihara Veluvana

c)

Taman Lumbini

d)

Kusinara

31.

Tiga permata (Tiratana) dalam Agama Buddha adalah Buddha, Dhamma, dan...

a)

Dewa

b)

Sangha

c)

Brahma

d)

Karma

32.

Hukum universal yang menjelaskan sebab-akibat dari perbuatan baik dan buruk adalah...

a)

Dukkha

b)

Anicca

c)

Kamma

d)

Nibbana

33.

Ciri utama segala sesuatu yang bermakna "tidak kekal" adalah...

a)

Dukkha

b)

Anatta

c)

Sila

d)

Anicca

34.

Jalan Utama Berunsur Delapan termasuk ke dalam kelompok kebenaran mulia ke...

a)

Pertama

b)

Kedua

c)

Ketiga

d)

Keempat

35.

Perhatikan pernyataan berikut: "Di mana pun para bijaksana berdiam, itu adalah tempat yang menyenangkan." Kutipan ini berasal dari...

a)

Dhammapada 188

b)

Dhammapada 194

c)

Dhammapada 183

d)

Dhammapada 165

36.

"Penghancuran" dari keinginan atau nafsu keinginan merupakan penjelasan dari Kebenaran Mulia ke...

a)

Pertama (Dukkha)

b)

Kedua (Samudaya)

c)

Ketiga (Nirodha)

d)

Keempat (Magga)

37.

Kelahiran, usia tua, sakit, dan mati adalah contoh dari...

a)

Sukha

b)

Dukkha

c)

Anicca

d)

Kamma

38.

Bagian dari Jalan Utama Berunsur Delapan yang berhubungan dengan perilaku moral adalah...

a)

Samma Vaca, Samma Kammanta, Samma Ajiva

b)

Samma Ditthi, Samma Sankappa, Samma Vayama

c)

Samma Sati, Samma Samadhi

d)

Semua jawaban salah

39.

Tempat kelahiran Pangeran Siddhartha Gautama adalah...

a)

Bodh Gaya

b)

Lumbini

c)

Kapilavatthu

d)

Kusinara

40.

Lima aturan moral dasar (Sila) dalam Agama Buddha disebut...

a)

Paramita

b)

Pancasila

c)

Jhana

d)

Samadhi

41.

Umat Buddha biasa melakukan meditasi untuk...

a)

Memuja dewa-dewa

b)

Mengembangkan ketenangan batin dan kebijaksanaan

c)

Memperoleh kekuatan gaib

d)

Menghindari tanggung jawab duniawi

42.

"Pemadaman" dari nafsu keinginan yang membebaskan seseorang dari lingkaran kelahiran kembali adalah...

a)

Kamma

b)

Samsara

c)

Nibbana

d)

Jhana

43.

Candi Buddha terbesar di dunia adalah...

a)

Angkor Wat

b)

Shwedagon Pagoda

c)

Borobudur

d)

Mahabodhi Temple

44.

Sebelum menjadi Buddha, Pangeran Siddhartha hidup dalam kemewahan di istana. Kehidupan ini dikenal sebagai...

a)

Kehidupan pertapaan

b)

Kehidupan berumah tangga

c)

Kehidupan keduniawian

d)

Kehidupan mewah yang terlindungi

45.

Empat peristiwa yang dilihat Pangeran Siddhartha di luar istana yang membuatnya tergugah adalah orang tua, orang sakit, orang mati, dan...

a)

Seorang raja

b)

Seorang pedagang kaya

c)

Seorang petapa

d)

Seorang brahmana

46.

Tujuan akhir dari praktik Agama Buddha adalah...

a)

Menjadi kaya raya

b)

Mencapai Nibbana

c)

Terlahir di surga

d)

Memiliki banyak pengikut

47.

Perilaku benar dalam pencarian nafkah disebut...

a)

Samma Vaca

b)

Samma Kammanta

c)

Samma Ajiva

d)

Samma Vayama

48.

Dalam tradisi Theravada, kitab suci yang berisi khotbah-khotbah Sang Buddha adalah...

a)

Vinaya Pitaka

b)

Sutta Pitaka

c)

Abhidhamma Pitaka

d)

Tipitaka

49.

"Kebenaran Mulia tentang Jalan yang Menuju pada Berakhirnya Dukkha" adalah penjelasan untuk...

a)

Kebenaran Mulia Pertama

b)

Kebenaran Mulia Kedua

c)

Kebenaran Mulia Ketiga

d)

Kebenaran Mulia Keempat

50.

Seorang siswa Sangha yang telah mencapai tingkat kesucian tertentu disebut...

a)

Bodhisattva

b)

Arahat

c)

Deva

d)

Brahmana

51.

Perbuatan baik dan buruk yang membawa hasil sesuai dengan hukum...

a)

Anicca

b)

Kamma

c)

Dukkha

d)

Nibbana

52.

Meditasi yang bertujuan untuk mengembangkan perhatian penuh (mindfulness) disebut...

a)

Samatha Bhavana

b)

Vipassana Bhavana

c)

Jhana Bhavana

d)

Metta Bhavana

53.

Salah satu dari Lima Hambatan (Nivarana) dalam meditasi adalah...

a)

Kesadaran

b)

Kebijaksanaan

c)

Keinginan Indria (Kamacchanda)

d)

Konsentrasi

54.

Setelah mencapai Penerangan Sempurna, Sang Buddha mengalami keraguan untuk membabarkan Dhamma. Siapa yang konon membujuk Beliau untuk mengajar?

a)

Raja Bimbisara

b)

Brahma Sahampati

c)

Dewa Indra

d)

Anathapindika

55.

Dalam "Khotbah tentang Api" (Adittapariyaya Sutta), Sang Buddha menyatakan bahwa semua hal terkondisi terbakar oleh api. Api apakah yang dimaksud?

a)

Api kemarahan

b)

Api nafsu, kebencian, dan kebodohan

c)

Api penderitaan

d)

Api kelahiran dan kematian

56.

Menurut Ajaran Buddha, "Siapa pun yang melihat Dhamma, melihat saya (Buddha)." Pernyataan ini menekankan pada...

a)

Pentingnya memuja patung Buddha

b)

Kekuatan fisik Sang Buddha

c)

Kesatuan antara Buddha dan Ajaran-Nya

d)

Kewajiban untuk berziarah ke India

57.

Dalam konteks Jalan Utama Berunsur Delapan, "Samma Samadhi" (Konsentrasi Benar) secara khusus merujuk pada pencapaian...

a)

Kekuatan batin (iddhi)

b)

Empat Jhana

c)

Pandangan terang (vipassana)

d)

Kemampuan untuk meramal

58.

Konsep "Sunyata" (Kekosongan) yang dikembangkan lebih lanjut dalam aliran Mahayana terutama menekankan pada...

a)

Ketidak-beradaan mutlak dari segala sesuatu

b)

Kekosongan dari inti diri (atta) yang kekal dan independen

c)

Ketidakbergunaan segala bentuk praktik keagamaan

d)

Konsep surga yang kosong

59.

Salah satu perbedaan signifikan antara tujuan Arahat dalam Theravada dan Bodhisattva dalam Mahayana adalah...

a)

Arahat mengejar kebijaksanaan, Bodhisattva mengejar kekayaan

b)

Arahat bertekad mencapai Nibbana untuk diri sendiri, Bodhisattva bertekad menunda Nibbana untuk menolong semua makhluk

c)

Arahat tidak percaya pada karma, Bodhisattva percaya

d)

Arahat adalah umat awam, Bodhisattva adalah biksu

60.

Dalam "Perumpamaan tentang Anak Panah Beracun" (Cula-Malunkyaputta Sutta), Sang Buddha menolak untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan spekulatif tertentu karena...

a)

Beliau tidak tahu jawabannya

b)

Jawabannya adalah rahasia yang hanya untuk para bhikkhu

c)

Jawabannya tidak membawa manfaat bagi tujuan pembebasan dari penderitaan

d)

Pertanyaan-pertanyaan itu terlalu mudah

61.

Konsep "Tathagatagarbha" dalam beberapa aliran Mahayana dapat diartikan sebagai...

a)

Potensi atau benih Kebuddhaan yang ada dalam setiap makhluk

b)

Nama lain untuk nafsu keinginan

c)

Tempat tinggal para Buddha

d)

Sebuah ritual keagamaan yang rumit

62.

Menurut Abhidhamma, "Citta" (kesadaran) bersifat...

a)

Kekal dan tidak berubah

b)

Diciptakan oleh Tuhan

c)

Muncul dan lenyap dengan sangat cepat dalam arus keberadaan

d)

Tidak penting dalam praktik spiritual

63.

Dalam konteks hukum karma, "Kusala Kamma" merujuk pada...

a)

Perbuatan yang tidak terampil dan membuahkan penderitaan

b)

Perbuatan yang terampil dan membuahkan kebahagiaan

c)

Perbuatan yang netral tanpa akibat

d)

Karma yang sudah ditentukan sejak lahir