NEW
Font size
WorksheetsTurjuman6_Ayat 11-16
Total questions: 25
Worksheet time: 13mins
Larangan pada QS Al-Baqarah ayat 11–12 adalah larangan untuk …
A. Berbuat adil
B. Berbuat kerusakan di bumi
C. Berbuat kebajikan
D. Menolong orang miskin
Mengapa kaum munafik mengaku “Kami hanyalah orang-orang yang memperbaiki”?
A. Karena mereka benar
B. Karena ingin mendapat pujian manusia
C. Karena salah paham
D. Karena diperintah sahabat
Abdullah bin Ubay awalnya tidak mau masuk Islam karena …
A. Sibuk
B. Ingin menjadi pemimpin Madinah
C. Takut miskin
D. Tidak mengenal Nabi
Sebagian ulama menafsirkan bahwa kaum munafik “keluar dari Islam” karena ...
A. Mereka miskin
B. Mereka kembali kafir setelah beriman
C. Tidak mengerti
D. Tidak shalat
Abdullah bin Ubay berasal dari kabilah …
A. Aus
B. Quraisy
C. Khazraj
D. Hawazin
Ayat 14 turun berkenaan dengan …
A. Larangan jihad
B. Abdullah bin Ubay dan pengikutnya
C. Kaum Quraisy
D. Kaum musyrik
Ketika kaum munafik dilarang membuat kerusakan, mereka menjawab bahwa mereka “mushlihun”. Jawaban ini menunjukkan sifat …
A. Kebingungan
B. Penipuan diri (self-deception)
C. Keadilan
D. Ketidaksengajaan
Mengapa Allah menegaskan “ألا إنهم هم المفسدون” dengan huruf tanbih (ألا)?
A. Untuk memperhalus
B. Untuk memperlambat kalimat
C. Untuk memberikan penegasan kuat bahwa ucapan mereka kebalikan dari kenyataan
D. Untuk memperindah gaya bahasa
Pada ayat 13, ketika dinasihati beriman sungguh-sungguh, mereka menjawab "Apakah kami beriman seperti orang-orang bodoh?". Ini menunjukkan …
A. Rendah diri
B. Pembalikan nilai
C. Takut
D. Kesalahpahaman
“Allah akan membalas olok-olokan mereka” bermakna …
A. Allah membalas dengan hukuman langsung
B. Allah membiarkan mereka tenggelam dalam kesesatan sebagai balasan moral
C. Mereka akan menang perang
D. Mereka akan menjadi kaya
Mengapa Abdullah bin Ubay menjadi figur munafik terkenal?
A. Ia pemuda miskin
B. Ia kecewa karena gagal menjadi pemimpin Madinah
C. Ia tidak bisa membaca
D. Ia pendiam
Sikap mereka “beriman di depan mukmin, kufur di depan setan mereka” mengajarkan bahwa …
A. Percaya diri itu penting
B. Keimanan tidak boleh tergantung lingkungan
C. Bicara pelan itu baik
D. Banyak teman itu penting
Allah membiarkan mereka “terombang-ambing dalam kesesatan” menunjukkan sunnatullah bahwa …
A. Hidayah dipaksakan
B. Siapa yang memilih kesesatan akan dibiarkan dalam pilihan itu
C. Semua orang sama
D. Semua mendapat hidayah
Pada hakikatnya, kemunafikan adalah
A. Kecerdasan
B. Pencampuran antara iman dan kufur
C. Ketakutan
D. Kesabaran
Dari ayat 11–16, umat Islam diajarkan untuk
A. Menjadi politikus
B. Menjaga kejujuran iman dalam setiap keadaan
C. Tidak berteman
D. Berjual beli
Kalimat “وما كانوا مهتدين” menegaskan bahwa
A. Mereka tidak punya guru
B. Mereka jauh dari hidayah sejak awal
C. Mereka malas
D. Mereka sibuk
“ربحت تجارتهم” negatif dalam konteks ayat karena …
A. Mereka tidak berdagang
B. Mereka menukar kebenaran dengan sesuatu yang merugikan
C. Mereka tidak bisa berhitung
D. Mereka miskin
“اشتَروا” menunjukkan transaksi. Secara maknawi, ini berarti
A. Mereka berdagang
B. Mereka menukar hati nurani dengan kesesatan
C. Mereka miskin
D. Mereka berolahraga
Terjemahan paling tepat “السفهاء” adalah …
A. Anak kecil
B. Orang bodoh secara moral
C. Orang lemah fisik
D. Orang kaya
“ويمدهم في طغيانهم يعمهون” makna terdalam frasa ini adalah …
A. Allah menguatkan fisik mereka
B. Allah membiarkan mereka terus tersesat hingga bingung arah
C. Allah menghukum langsung
D. Allah mengurangi rezeki mereka
“صادقون” adalah bentuk …
A. Mufrad
B. Tasniyah
C. Jamak mudzakkar salim
D. Jamak taksir
“الباطل باطلاً” dalam doa amaliah menunjukkan …
A. Pengulangan biasa
B. Penegasan bahwa kebatilan harus tampak jelas sebagai kebatilan
C. Majas
D. Tasydid
Dhamir yang cocok untuk “تلميذتان” adalah …
A. هو
B. هم
C. هما (untuk dua perempuan)
D. أنتنّ
“مدينة” adalah isim muannats karena …
A. Untuk perempuan
B. Ada ta’ marbuthah
C. Artinya tempat
D. Ada alif
“مؤمنان” termasuk dalam kategori …
A. Jamak mudzakkar
B. Tasniyah mudzakkar
C. Jamak muannats
D. Isim fi’il
