wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Kompetensi Manajerial

Total questions: 98

Worksheet time: 49mins

Name
Class
Date
1.

Berdasarkan Permen PAN RB Nomor 38 tahun 2017, berapa jenis kompetensi jabatan yang diperlukan dalam menjalankan tugas Aparatur Sipil Negara?

a)

Dua

b)

Tiga

c)

Empat

d)

Lima

2.

Apa definisi dari integritas menurut Permen PAN RB Nomor 38 tahun 2017?

a)

Kemampuan untuk menjalin hubungan kerja yang efektif

b)

Konsisten berperilaku selaras dengan nilai, norma, dan/atau etika organisasi, serta jujur dalam hubungan dengan manajemen dan rekan kerja

c)

Kemampuan untuk menerangkan pandangan dan gagasan secara jelas

d)

Kemampuan untuk mengoptimalkan sumber daya organisasi

3.

Salah satu kompetensi manajerial adalah kerjasama. Apa yang dimaksud dengan kerjasama dalam konteks kompetensi manajerial?

a)

Kemampuan untuk berbicara di depan umum

b)

Kemampuan menjalin, membina, dan mempertahankan hubungan kerja yang efektif serta memiliki komitmen saling membantu dalam penyelesaian tugas

c)

Kemampuan untuk membuat keputusan secara mandiri

d)

Kemampuan untuk mengelola keuangan organisasi

4.

Komunikasi sebagai kompetensi manajerial meliputi kemampuan untuk menerangkan pandangan dan gagasan secara jelas, sistematis, dan disertai argumentasi yang logis. Bagaimana cara yang sesuai untuk melakukan komunikasi ini?

a)

Secara tertulis saja

b)

Secara lisan dan tertulis

c)

Secara diam-diam

d)

Secara acak

5.

Jika Anda adalah seorang pemimpin unit organisasi, bagaimana Anda dapat menunjukkan integritas dalam pekerjaan sehari-hari? (DoK Level 3)

a)

Dengan selalu mengikuti perintah tanpa mempertimbangkan etika

b)

Dengan berperilaku jujur, konsisten dengan nilai dan norma organisasi, serta bertanggung jawab atas keputusan yang diambil

c)

Dengan mengabaikan pendapat bawahan

d)

Dengan hanya fokus pada hasil tanpa memperhatikan proses

6.

Dalam menyelesaikan tugas organisasi, mengapa kerjasama menjadi kompetensi yang penting? (DoK Level 3)

a)

Karena tugas bisa diselesaikan lebih cepat tanpa bantuan orang lain

b)

Karena kerjasama memungkinkan optimalisasi sumber daya dan pencapaian tujuan strategis organisasi

c)

Karena kerjasama membuat pekerjaan menjadi lebih sulit

d)

Karena kerjasama hanya diperlukan dalam situasi darurat

7.

Apa yang dimaksud dengan orientasi pada hasil?

a)

Kemampuan mempertahankan komitmen pribadi yang tinggi untuk menyelesaikan tugas, dapat diandalkan, bertanggung jawab, dan mampu mengidentifikasi risiko serta peluang.

b)

Kemampuan untuk melayani masyarakat secara profesional.

c)

Kemampuan untuk mengambil keputusan dengan cepat.

d)

Kemampuan untuk mengelola perubahan dalam organisasi.

8.

Pelayanan publik harus dilakukan dengan standar pelayanan yang seperti apa?

a)

Objektif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, dan tidak terpengaruh kepentingan pribadi.

b)

Cepat, murah, dan mudah.

c)

Ramah, sopan, dan santai.

d)

Hanya untuk kelompok tertentu.

9.

Mengapa penting untuk mengembangkan diri dan orang lain dalam pekerjaan?

a)

Agar pengetahuan dan keterampilan terus meningkat dan relevan dengan pekerjaan serta karir jangka panjang.

b)

Supaya bisa bersantai di tempat kerja.

c)

Agar bisa mendapatkan hadiah dari atasan.

d)

Supaya tidak perlu belajar lagi.

10.

Bagaimana cara mengelola perubahan dengan efektif?

a)

Menyesuaikan diri dengan situasi baru, tidak bergantung pada metode lama, mengambil tindakan untuk mendukung perubahan, dan bertanggung jawab atas keberhasilan perubahan.

b)

Mengabaikan perubahan dan tetap pada cara lama.

c)

Menunggu orang lain melakukan perubahan terlebih dahulu.

d)

Menolak semua bentuk perubahan.

11.

Sebutkan langkah penting dalam pengambilan keputusan yang baik!

a)

Mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dan membuat keputusan secara tepat waktu dengan keyakinan diri.

b)

Mengambil keputusan secara terburu-buru tanpa pertimbangan.

c)

Menunda keputusan sampai orang lain setuju.

d)

Membiarkan keputusan diambil oleh orang lain.

12.

Berikan contoh situasi di mana seseorang harus mengelola perubahan dalam organisasi!

a)

Ketika ada sistem kerja baru yang diterapkan dan semua anggota tim harus menyesuaikan diri.

b)

Ketika semua berjalan seperti biasa tanpa perubahan.

c)

Saat libur panjang tiba.

d)

Ketika tidak ada tugas yang diberikan.

13.

Apa yang dimaksud dengan Kompetensi Sosial Kultural?

a)

Pengetahuan, keterampilan, dan sikap/perilaku yang dapat diamati, diukur, dan dikembangkan terkait dengan pengalaman berinteraksi dengan masyarakat majemuk.

b)

Kemampuan dalam mengelola keuangan negara.

c)

Keterampilan dalam menggunakan teknologi informasi.

d)

Pengetahuan tentang sejarah dunia.

14.

Kompetensi Sosial Kultural terdiri dari satu kompetensi utama, yaitu?

a)

Perekat Bangsa

b)

Pemimpin Bangsa

c)

Pelindung Bangsa

d)

Penggerak Bangsa

15.

Salah satu kemampuan dalam kompetensi Perekat Bangsa adalah?

a)

Mempromosikan sikap toleransi dan keterbukaan

b)

Menguasai bahasa asing

c)

Mengelola sumber daya alam

d)

Mengembangkan teknologi baru

16.

Mengapa penting menciptakan kelekatan yang kuat antara ASN dan para pemangku kepentingan?

a)

Untuk mewujudkan rasa persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara Indonesia

b)

Agar ASN mendapatkan gaji yang lebih tinggi

c)

Supaya masyarakat bisa berlibur ke luar negeri

d)

Untuk mempercepat pembangunan gedung pemerintah

17.

Level atau tingkat penguasaan kompetensi dikelompokkan dalam berapa tingkatan?

a)

5 tingkatan

b)

3 tingkatan

c)

7 tingkatan

d)

2 tingkatan

18.

Kompetensi sosial kultural dapat membantu memperkuat hubungan sosial di masyarakat Indonesia yang majemuk dengan cara:

a)

Dengan mempromosikan toleransi, keterbukaan, dan kepekaan terhadap perbedaan, serta mempererat hubungan antara ASN dan masyarakat.

b)

Dengan membatasi interaksi antar kelompok masyarakat.

c)

Dengan mengurangi komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

d)

Dengan mengutamakan persaingan antar individu.

19.

Apa yang dimaksud dengan Level 1 Paham (awareness) dalam tingkat penguasaan kompetensi?

a)

Memiliki pemahaman dasar terkait substansi dan melakukan pekerjaan sederhana dengan pedoman yang jelas

b)

Mengevaluasi suatu proses pekerjaan dan melakukan pengembangan teknis

c)

Mengembangkan konsep, teori, dan kebijakan

d)

Memilih metode untuk memecahkan masalah teknis

20.

Pada Level 2 Dasar (basic), seseorang dapat melakukan apa?

a)

Menerapkan prosedur dan metode kerja baku serta dapat diberi tanggung jawab membantu pekerjaan orang lain di dalam tim/kelompok

b)

Mengembangkan dan menerapkan pendekatan multidisipliner

c)

Menjadi sumber rujukan utama di tingkat nasional/internasional

d)

Melakukan pengembangan teknis/metode kerja

21.

Apa yang membedakan Level 3 Menengah (intermediate) dari Level 2 Dasar (basic)?

a)

Level 3 memilih metode untuk memecahkan masalah teknis/operasional dan membimbing tim/kelompok

b)

Level 3 hanya melakukan pekerjaan sederhana dengan pedoman yang jelas

c)

Level 3 mengembangkan konsep, teori, dan kebijakan

d)

Level 3 menjadi sumber rujukan utama di tingkat internasional

22.

Pada Level 4 Mumpuni (advance), apa salah satu tugas utamanya?

a)

Mengevaluasi suatu proses pekerjaan dan memberikan arahan serta bimbingan kepada beberapa tim/kelompok

b)

Melakukan pekerjaan sederhana dengan pedoman yang jelas

c)

Menerapkan prosedur dan metode kerja baku

d)

Mengembangkan konsep, teori, dan kebijakan

23.

Level 5 Ahli (expert) dalam penguasaan kompetensi ditandai dengan kemampuan apa?

a)

Mengembangkan konsep, teori, kebijakan, dan menjadi sumber rujukan utama (mentor) di tingkat nasional/internasional

b)

Melakukan pekerjaan sederhana dengan pedoman yang jelas

c)

Menerapkan prosedur dan metode kerja baku

d)

Memilih metode untuk memecahkan masalah teknis/operasional

24.

Mengapa standar atau tuntutan level penguasaan kompetensi berbeda untuk setiap jenjang jabatan?

a)

Karena sesuai dengan tuntutan tugas dan peran pada setiap jenjang jabatan

b)

Karena semua jabatan memiliki tugas yang sama

c)

Karena tidak ada perbedaan dalam kompetensi

d)

Karena hanya ada satu jenis jabatan

25.

Berdasarkan Keputusan Menteri PAN RB Nomor SKJ.18 tahun 2022, pada level berapakah tuntutan tingkat penguasaan kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural untuk Jabatan Fungsional Auditor Ahli Muda?

a)

Level 3 Menengah (intermediate)

b)

Level 1 Paham (awareness)

c)

Level 2 Dasar (basic)

d)

Level 5 Ahli (expert)

26.

Apa tugas utama dari Jabatan Fungsional Auditor Ahli Muda dalam kegiatan pengawasan intern?

a)

Mengelola keuangan perusahaan

b)

Menganalisis data/bahan untuk penyusunan rencana strategis Pengawasan Intern

c)

Menyusun laporan penjualan

d)

Melakukan pemasaran produk

27.

Salah satu tugas Auditor Ahli Muda adalah menganalisis data/informasi dan menyusun laporan penugasan pemberian keyakinan (assurance). Apa saja yang termasuk dalam kegiatan ini?

a)

Audit kinerja, audit dengan tujuan tertentu, audit investigatif, penghitungan kerugian keuangan negara, reviu, evaluasi, atau pemantauan

b)

Membuat anggaran belanja

c)

Menyusun jadwal kerja pegawai

d)

Melakukan pelatihan karyawan

28.

Mengapa Auditor Ahli Muda perlu mendampingi atau memberikan keterangan ahli dalam proses penyidikan dan/atau peradilan kasus hasil pengawasan?

a)

Untuk membantu proses penyidikan dan peradilan dengan kompleksitas sedang

b)

Untuk mengatur jadwal rapat

c)

Untuk mengelola data pegawai

d)

Untuk membuat laporan keuangan bulanan

29.

Bagaimana Auditor Ahli Muda berperan dalam penelaahan atas pengaduan masyarakat atau permintaan aparat penegak hukum?

a)

Menganalisis data/informasi terkait penelaahan pengawasan lainnya

b)

Menyusun laporan penjualan

c)

Mengatur jadwal kerja pegawai

d)

Melakukan audit eksternal

30.

Sebutkan salah satu tugas Auditor Ahli Muda yang berkaitan dengan konsultansi!

a)

Melaksanakan penugasan konsultansi terkait Pengawasan Intern, tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian intern yang bersifat teknis operasional dengan kompleksitas tinggi

b)

Menyusun laporan penjualan

c)

Mengatur jadwal kerja pegawai

d)

Melakukan audit eksternal

31.

Jika seorang Auditor Ahli Muda diminta untuk menyusun konsep ikhtisar hasil Pengawasan Intern, langkah apa yang harus dilakukan?

a)

Menyusun konsep ikhtisar hasil Pengawasan Intern

b)

Membuat anggaran belanja

c)

Menyusun jadwal kerja pegawai

d)

Melakukan pelatihan karyawan

32.

Bagaimana Auditor Ahli Muda memastikan penerapan standar profesi Auditor di unit Pengawasan Intern?

a)

Menganalisis data/informasi dalam rangka telaah sejawat atau pelaksanaan penjaminan kualitas Pengawasan Intern

b)

Menyusun laporan penjualan

c)

Mengatur jadwal kerja pegawai

d)

Melakukan audit eksternal

33.

Seorang Auditor Ahli Muda harus menganalisis data tindak lanjut hasil Pengawasan Intern. Mengapa hal ini penting?

a)

Untuk memastikan rekomendasi pengawasan telah dilaksanakan dengan baik

b)

Untuk membuat anggaran belanja

c)

Untuk menyusun jadwal kerja pegawai

d)

Untuk melakukan pelatihan karyawan

34.

Siapakah yang biasanya berperan sebagai ketua tim dalam penugasan pengawasan intern?

a)

Anggota Tim

b)

Ketua Tim

c)

Pengendali Teknis

d)

Auditor Senior

35.

Apa tanggung jawab utama seorang anggota tim dalam kegiatan pengawasan intern?

a)

Memimpin dan mengarahkan tim

b)

Mengumpulkan data dan bukti yang relevan

c)

Memberikan supervisi teknis

d)

Merencanakan tugas tim

36.

Pengendali Teknis bertanggung jawab untuk melakukan review terhadap kertas kerja. Apa lagi yang menjadi tugas Pengendali Teknis?

a)

Mengkoordinasikan tugas tim

b)

Memberikan supervisi teknis selama pelaksanaan pengawasan intern

c)

Mendokumentasikan hasil pengawasan

d)

Mengidentifikasi temuan potensial

37.

Jelaskan bagaimana pola hubungan antar personel dalam tim pengawasan intern dibangun!

a)

Berdasarkan usia anggota tim

b)

Berdasarkan pemahaman terhadap tugas dan peran masing-masing dalam tim

c)

Berdasarkan jumlah anggota tim

d)

Berdasarkan lokasi kerja

38.

Jika Anda adalah ketua tim, langkah apa yang harus Anda lakukan untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan baik?

a)

Hanya mengumpulkan data

b)

Merencanakan, mengkoordinasikan tugas, memberikan arahan dan bimbingan, serta meninjau kertas kerja anggota tim

c)

Mendokumentasikan hasil kerja

d)

Melakukan review terhadap kertas kerja

39.

Siapa yang bertanggung jawab untuk memastikan bahwa fungsi pengawasan intern memenuhi standar kualitas yang ditetapkan?

a)

Ketua tim

b)

Pengendali teknis

c)

Pengendali mutu

d)

Manajemen

40.

Apa saja keterampilan yang harus dimiliki oleh ketua tim audit dalam pelaksanaan tugas pengawasan?

a)

Kepemimpinan dan komunikasi efektif

b)

Mengelola keuangan

c)

Menulis laporan keuangan

d)

Menghitung anggaran

41.

Berdasarkan Manajemen Penugasan Pengawasan (MPP), berapa tahapan pelaksanaan pengawasan intern?

a)

Tiga tahapan

b)

Enam tahapan

c)

Lima tahapan

d)

Empat tahapan

42.

Apa tujuan dari pengembangan informasi awal dalam tugas pengawasan?

a)

Menyusun laporan keuangan

b)

Mengumpulkan, menganalisis, dan mendokumentasikan data/informasi mengenai risiko dan isu yang relevan

c)

Membuat anggaran tahunan

d)

Menyusun jadwal kerja

43.

Mengapa proses perencanaan penugasan penting dalam pelaksanaan pengawasan intern?

a)

Untuk menentukan strategi, tujuan, dan risiko klien yang relevan

b)

Untuk mengatur jadwal kerja tim

c)

Untuk membuat laporan keuangan

d)

Untuk mengelola konflik dalam tim

44.

Apa yang dimaksud dengan PKA dalam lingkup penugasan JFA Ahli Muda?

a)

Program Kerja Audit

b)

Penilaian Kinerja Auditor

c)

Proses Kerja Administrasi

d)

Pengawasan Kegiatan Audit

45.

Salah satu tugas JFA Ahli Muda adalah mengidentifikasi dan menyusun prioritas titik kritis. Apa tujuan dari langkah ini?

a)

Untuk memudahkan proses pengawasan

b)

Untuk menambah jumlah auditor

c)

Untuk mengurangi biaya audit

d)

Untuk mempercepat proses evaluasi

46.

Mengapa JFA Ahli Muda perlu mengkoordinasikan komunikasi selama proses perencanaan penugasan dengan pihak klien/auditan?

a)

Agar proses penugasan berjalan lancar

b)

Agar auditor mendapatkan promosi

c)

Agar klien dapat mengawasi auditor

d)

Agar audit dilakukan secara online

47.

Jika terjadi perubahan dalam penugasan, apa yang harus dilakukan oleh JFA Ahli Muda terkait PKA?

a)

Melakukan penyesuaian dan implementasi PKA

b)

Membatalkan seluruh proses audit

c)

Mengganti seluruh anggota tim

d)

Menghentikan komunikasi dengan klien

48.

Bagaimana JFA Ahli Muda memastikan efisiensi sumber daya dalam pelaksanaan penugasan?

a)

Dengan mengkoordinasikan langkah dan aktivitas pengawasan anggota tim

b)

Dengan menambah jumlah auditor

c)

Dengan mengurangi waktu audit

d)

Dengan mengabaikan perencanaan

49.

JFA Ahli Muda harus menganalisis dan menjabarkan lebih lanjut informasi hasil pengawasan. Mengapa hal ini penting?

a)

Agar penafsiran oleh auditor madya dapat dilakukan dengan baik

b)

Agar audit selesai lebih cepat

c)

Agar klien tidak perlu dilibatkan

d)

Agar dokumen audit tidak perlu disimpan

50.

Sebutkan salah satu tugas JFA Ahli Muda dalam proses analisis strategi!

a)

Memimpin tim dalam proses analisis strategi, proses bisnis, risiko, dan pengawasan intern objek pengawasan

b)

Menyusun laporan keuangan

c)

Mengatur jadwal audit

d)

Membuat anggaran audit

51.

Apa yang harus dilakukan saat terdapat permasalahan teknis dan deviasi terhadap perencanaan pengawasan di lapangan?

a)

Mengambil keputusan

b)

Mengabaikan masalah

c)

Menunda tugas

d)

Menyalahkan anggota tim

52.

Mengapa penting untuk menjaga kerahasiaan informasi yang ditemukan selama penugasan?

a)

Agar informasi tidak disalahgunakan

b)

Supaya semua orang tahu

c)

Untuk mempercepat pekerjaan

d)

Agar anggota tim tidak bekerja

53.

Salah satu tugas dalam lingkup JFA Ahli Muda adalah menyusun konsep Laporan Hasil Pengawasan. Apa tujuan utama dari laporan tersebut?

a)

Memenuhi tujuan pengawasan dan seluruh materi komunikasi hasil penugasan

b)

Menambah jumlah dokumen

c)

Mengurangi beban kerja

d)

Menghindari komunikasi dengan tim

54.

Bagaimana cara memastikan bahwa klien atau entitas mitra telah melaksanakan tindakan perbaikan secara efektif?

a)

Memantau tindak lanjut hasil pengawasan

b)

Membiarkan klien bekerja sendiri

c)

Tidak melakukan evaluasi

d)

Mengabaikan hasil penugasan

55.

Mengapa penting untuk menganalisis informasi hasil pengawasan sebelum membuat rekomendasi?

a)

Agar rekomendasi yang diberikan tepat dan bermanfaat

b)

Supaya rekomendasi bisa diabaikan

c)

Untuk mempercepat proses tanpa analisis

d)

Agar hasil pengawasan tidak digunakan

56.

Sebutkan salah satu cara untuk meningkatkan kinerja dan potensi terbaik anggota tim!

a)

Memberikan dukungan dan motivasi

b)

Mengurangi tugas anggota tim

c)

Menyembunyikan informasi dari anggota tim

d)

Membatasi komunikasi antar anggota tim

57.

Mengapa perlu menerapkan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) dalam penyusunan konsep Laporan Hasil Pengawasan?

a)

Agar laporan jelas, akurat, dan mudah dipahami

b)

Supaya laporan menjadi lebih panjang

c)

Untuk mengurangi jumlah kata dalam laporan

d)

Agar laporan tidak perlu diperiksa lagi

58.

Jika terjadi konflik antaranggota tim saat pelaksanaan penugasan, apa yang sebaiknya dilakukan?

a)

Menyelesaikan masalah secara tepat dan efisien

b)

Membiarkan konflik berlanjut

c)

Mengabaikan anggota tim yang bermasalah

d)

Menunda penyelesaian tugas

59.

Apa tujuan melakukan follow-up atau menghubungi mitra pengawasan dalam rangka pelaksanaan tugas auditor?

a)

Untuk memantau penerapan rekomendasi hasil pengawasan

b)

Untuk menambah jumlah auditor

c)

Untuk mengurangi beban kerja

d)

Untuk mempercepat proses audit

60.

Apa yang harus dilakukan tim dalam lingkup penugasan JFA Ahli Muda untuk memastikan standar kualitas telah dipenuhi?

a)

Memastikan seluruh proses penugasan pengawasan sesuai standar kualitas

b)

Mengabaikan standar kualitas yang telah ditetapkan

c)

Hanya melakukan pengawasan tanpa review

d)

Menyerahkan tugas kepada tim lain tanpa pengecekan

61.

Menurut Keputusan Menteri PAN RB Nomor SKJ.18 tahun 2022, pada level berapa kompetensi manajerial dan sosial kultural Jabatan Fungsional Auditor Ahli Muda harus dikuasai?

a)

Level 3

b)

Level 1

c)

Level 2

d)

Level 4

62.

Mengapa penting melakukan review kepada tim lain dalam proses penugasan pengawasan?

a)

Untuk memastikan proses pengawasan sesuai standar kualitas

b)

Untuk mempercepat proses audit

c)

Untuk mengurangi jumlah auditor

d)

Untuk menambah dokumen administrasi

63.

Bagaimana sifat tingkat penguasaan kompetensi manajerial dan sosial kultural pada Jabatan Fungsional Auditor Ahli Muda?

a)

Bertingkat

b)

Tetap

c)

Menurun

d)

Tidak berubah

64.

Apa nama level pertama pada Gradasi Tingkat Penguasaan Kompetensi menurut gambar?

a)

Awareness

b)

Basic

c)

Intermediate

d)

Advance

65.

Apa yang dimaksud dengan integritas pada level 3 kompetensi manajerial?

a)

Mampu memastikan dan menanamkan keyakinan bersama agar anggota yang dipimpin bertindak sesuai nilai, norma, dan etika organisasi dalam lingkup formal

b)

Mampu bekerja sendiri tanpa bantuan orang lain

c)

Mampu membuat laporan keuangan dengan baik

d)

Mampu berbicara di depan umum dengan percaya diri

66.

Salah satu indikator integritas level 3 adalah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penerapan sikap integritas di dalam unit kerja yang dipimpin. Mengapa hal ini penting?

a)

Agar integritas tetap terjaga dan anggota bertindak sesuai nilai, norma, dan etika organisasi

b)

Agar anggota bisa bekerja lebih cepat

c)

Agar pimpinan mendapatkan penghargaan

d)

Agar organisasi menjadi lebih besar

67.

Apa tujuan utama dari kompetensi kerjasama pada level 3?

a)

Efektif membangun tim kerja untuk peningkatan kinerja organisasi

b)

Membuat laporan keuangan yang akurat

c)

Menyelesaikan tugas secara individu

d)

Mengatur jadwal rapat mingguan

68.

Apa yang dimaksud dengan komunikasi secara asertif menurut deskripsi pada dokumen?

a)

Berkomunikasi dengan marah

b)

Berkomunikasi secara pasif

c)

Berkomunikasi secara asertif, terampil berkomunikasi lisan/tertulis untuk menyampaikan informasi yang sensitif/rumit/kompleks

d)

Berkomunikasi tanpa tujuan

69.

Salah satu indikator komunikasi adalah menyampaikan informasi yang sensitif/rumit dengan cara penyampaian dan kondisi yang tepat. Mengapa hal ini penting?

a)

Agar informasi tidak diterima oleh pihak lain

b)

Agar informasi mudah dipahami dan diterima oleh pihak lain

c)

Agar informasi menjadi lebih rumit

d)

Agar informasi hanya diketahui oleh satu orang

70.

Apa yang harus dilakukan untuk membangun aliansi dengan para pemangku kepentingan dalam rangka mendukung penyelesaian target kerja kelompok?

a)

Mengabaikan pemangku kepentingan

b)

Membuat keputusan sendiri tanpa diskusi

c)

Membangun aliansi dengan para pemangku kepentingan

d)

Tidak melibatkan anggota tim

71.

Bagaimana cara mengembangkan metode kerja yang lebih efektif dan efisien untuk mencapai target kerja unit?

a)

Dengan bekerja tanpa rencana

b)

Dengan mengabaikan target kerja

c)

Dengan mencari solusi optimal dan memperbaiki cara kerja

d)

Dengan menunda pekerjaan

72.

Mengapa penting untuk memberikan apresiasi dan teguran untuk mendorong pencapaian hasil unit kerja?

a)

Agar anggota tim merasa dihargai dan termotivasi

b)

Agar anggota tim menjadi malas

c)

Agar anggota tim tidak peduli dengan hasil kerja

d)

Agar anggota tim berhenti bekerja

73.

Apa yang dimaksud dengan pelayanan publik menurut deskripsi pada level 3?

a)

Mampu memanfaatkan kekuatan kelompok serta memperbaiki standar pelayanan publik di lingkup unit kerja

b)

Memberikan tugas-tugas yang menantang pada bawahan

c)

Mengamati bawahan dalam mengerjakan tugasnya

d)

Mengimplementasikan cara-cara yang efektif untuk memantau masalah

74.

Salah satu indikator pelayanan publik adalah memahami dan mendeskripsikan pengaruh kekuatan kelompok di organisasi. Apa tujuan dari hal tersebut?

a)

Untuk menjalankan tugas pemerintahan secara profesional dan netral, tidak memihak

b)

Untuk memberikan umpan balik yang objektif

c)

Untuk mengembangkan kemampuan bawahan

d)

Untuk memantau masalah yang dihadapi masyarakat

75.

Bagaimana cara efektif memfasilitasi kebutuhan kelompok yang lebih besar dalam pelayanan publik?

a)

Dengan mengikuti standar objektif, transparan, profesional

b)

Dengan memberikan tugas-tugas yang menantang

c)

Dengan melakukan diskusi dengan bawahan

d)

Dengan mengevaluasi masalah yang dihadapi masyarakat

76.

Mengapa penting mengimplementasikan cara-cara yang efektif untuk memantau dan mengevaluasi masalah yang dihadapi pemangku kepentingan/masyarakat?

a)

Untuk mengantisipasi kebutuhan mereka saat menjalankan tugas pelayanan publik

b)

Untuk memberikan umpan balik yang objektif dan jujur

c)

Untuk mengembangkan kemampuan bawahan

d)

Untuk memfasilitasi kebutuhan kelompok yang lebih besar

77.

Apa yang dimaksud dengan pengembangan diri dan orang lain pada level 3?

a)

Memberikan umpan balik, membimbing

b)

Memanfaatkan kekuatan kelompok

c)

Mengimplementasikan cara-cara yang efektif

d)

Memfasilitasi kebutuhan kelompok

78.

Salah satu indikator pengembangan diri dan orang lain adalah memberikan tugas-tugas yang menantang pada bawahan. Apa tujuan dari pemberian tugas tersebut?

a)

Sebagai media belajar untuk mengembangkan kemampuannya

b)

Untuk memantau masalah yang dihadapi masyarakat

c)

Untuk menjalankan tugas pemerintahan secara netral

d)

Untuk memperbaiki standar pelayanan publik

79.

Bagaimana cara memberikan umpan balik yang objektif dan jujur kepada bawahan menurut indikator pengembangan diri dan orang lain?

a)

Dengan mengamati bawahan dalam mengerjakan tugasnya dan melakukan diskusi untuk memberikan bimbingan

b)

Dengan memanfaatkan kekuatan kelompok

c)

Dengan mengikuti standar objektif, transparan, profesional

d)

Dengan mengimplementasikan cara-cara yang efektif untuk memantau masalah

80.

Apa yang dimaksud dengan "Mengelola Perubahan" menurut deskripsi pada dokumen ini?

a)

Membantu orang lain mengikuti perubahan dan mengantisipasi perubahan secara tepat.

b)

Membandingkan berbagai alternatif tindakan.

c)

Mempromosikan sikap toleransi.

d)

Menyelesaikan konflik sosial.

81.

Salah satu indikator dari "Mengelola Perubahan" adalah...

a)

Membantu orang lain dalam melakukan perubahan.

b)

Membandingkan berbagai alternatif tindakan.

c)

Melakukan pemetaan sosial di masyarakat.

d)

Menjadi mediator untuk menyelesaikan konflik.

82.

Apa yang harus dilakukan saat menyesuaikan prioritas kerja menurut indikator "Mengelola Perubahan"?

a)

Menyesuaikan prioritas kerja secara berulang-ulang jika diperlukan.

b)

Memilih solusi terbaik berdasarkan analisis data.

c)

Memetakan potensi konflik sosial.

d)

Menghargai perbedaan budaya.

83.

Pada kompetensi "Pengambilan Keputusan", apa yang harus dibandingkan?

a)

Berbagai alternatif tindakan dan implikasinya.

b)

Sikap toleransi dan persatuan.

c)

Perubahan prioritas kerja.

d)

Potensi konflik sosial.

84.

Bagaimana cara memilih alternatif solusi yang terbaik menurut indikator "Pengambilan Keputusan"?

a)

Berdasarkan analisis data yang sistematis dan prinsip kehati-hatian.

b)

Berdasarkan pendapat pribadi.

c)

Berdasarkan hasil pemetaan sosial.

d)

Berdasarkan toleransi dan keterbukaan.

85.

Apa yang dimaksud dengan "Perekat Bangsa" menurut deskripsi pada dokumen ini?

a)

Mempromosikan, mengembangkan sikap toleransi dan persatuan.

b)

Membantu orang lain mengikuti perubahan.

c)

Membandingkan berbagai alternatif tindakan.

d)

Menyesuaikan prioritas kerja.

86.

Salah satu indikator "Perekat Bangsa" adalah...

a)

Mempromosikan sikap menghargai perbedaan di antara orang-orang.

b)

Membantu orang lain dalam melakukan perubahan.

c)

Memilih alternatif solusi terbaik.

d)

Menyesuaikan prioritas kerja secara berulang-ulang.

87.

Mengapa pemetaan sosial di masyarakat penting menurut indikator "Perekat Bangsa"?

a)

Agar dapat memberikan respon yang sesuai dengan budaya yang berlaku dan mengidentifikasi potensi kesalahpahaman.

b)

Agar dapat memilih solusi terbaik.

c)

Agar dapat menyesuaikan prioritas kerja.

d)

Agar dapat membandingkan berbagai alternatif tindakan.

88.

Bagaimana cara mengurangi dampak negatif dari konflik menurut indikator "Perekat Bangsa"?

a)

Menjadi mediator untuk menyelesaikan konflik.

b)

Membantu orang lain mengikuti perubahan.

c)

Memilih alternatif solusi terbaik.

d)

Menyesuaikan prioritas kerja secara berulang-ulang.

89.

Apa yang dimaksud dengan kompetensi manajerial dan sosial kultural menurut bacaan di atas?

a)

Kompetensi yang diperoleh dari aktivitas sehari-hari, terutama di lingkungan pekerjaan

b)

Kompetensi yang hanya diperoleh dari pendidikan formal

c)

Kompetensi yang tidak berhubungan dengan pekerjaan

d)

Kompetensi yang hanya dimiliki oleh manajer perusahaan

90.

Salah satu contoh perilaku yang menunjukkan integritas dalam pengembangan informasi awal adalah...

a)

Memastikan data dan informasi yang dikumpulkan oleh anggota tim akurat dan dapat dipercaya

b)

Mengabaikan sumber data yang valid

c)

Menyampaikan data kepada pihak yang tidak berhak

d)

Mengumpulkan data tanpa memperhatikan etika profesi

91.

Mengapa seorang Auditor Ahli Madya harus melakukan aktivitas pekerjaannya secara positif dan memenuhi tuntutan tugasnya?

a)

Agar kompetensi manajerial dan sosial kultural yang dimiliki terasa dengan baik

b)

Agar mendapatkan promosi jabatan

c)

Agar bisa bekerja di luar negeri

d)

Agar tidak perlu bekerja sama dengan tim

92.

Pada tahap pengembangan informasi awal, apa saja lingkup penugasan yang harus dilakukan?

a)

Mengkoordinasikan dan merinci pengumpulan data/informasi dan isu yang relevan, serta menganalisis data/informasi dan isu yang relevan

b)

Hanya mengumpulkan data tanpa analisis

c)

Menyimpan data tanpa koordinasi

d)

Mengabaikan isu yang relevan

93.

Bagaimana cara memastikan proses pengumpulan data/informasi yang dilakukan anggota tim sesuai dengan aturan dan kode etik yang berlaku?

a)

Melakukan pertemuan rutin, diskusi, atau pengamatan

b)

Mengumpulkan data secara sembarangan

c)

Tidak melakukan pengawasan terhadap anggota tim

d)

Menyimpan data tanpa izin

94.

Apa yang dimaksud dengan kompetensi "Kerja sama" dalam proses pengumpulan data dan informasi?

a)

Mengajak anggota tim berdiskusi dan membangun hubungan kerja sama dengan mitra kerja

b)

Menyampaikan hasil analisis data kepada pimpinan

c)

Menentukan target pengumpulan data awal

d)

Mengembangkan metode pencarian data

95.

Mengapa penting menyampaikan tujuan pengumpulan data/informasi kepada mitra kerja dengan penjelasan yang dapat dipahami?

a)

Agar tim mudah dalam proses pengumpulan data/informasi

b)

Agar data/informasi tidak perlu dikumpulkan

c)

Agar anggota tim tidak perlu berdiskusi

d)

Agar proses pengumpulan data menjadi lebih lama

96.

Salah satu contoh perilaku dalam orientasi pada hasil adalah...

a)

Menentukan target pengumpulan data/informasi awal dan mengarahkan anggota tim

b)

Menyampaikan hasil analisis data kepada mitra kerja

c)

Mengajak anggota tim berdiskusi

d)

Membantu mitra kerja memahami tujuan pengumpulan data

97.

Bagaimana cara memonitor progres pengumpulan data dan informasi yang dilakukan anggota tim?

a)

Memberikan masukan/peringatan/teguran ketika anggota tim bekerja di bawah target/ketentuan

b)

Menyampaikan hasil analisis data kepada pimpinan

c)

Mengajak anggota tim berdiskusi

d)

Menentukan target pengumpulan data awal

98.

Jika ingin mengembangkan metode yang lebih efektif dalam pencarian data dan informasi, apa yang harus dilakukan?

a)

Mengembangkan metode/cara yang lebih efektif dalam upaya pencarian/pengumpulan data dan informasi

b)

Menyampaikan hasil analisis data kepada mitra kerja

c)

Menentukan target pengumpulan data awal

d)

Mengajak anggota tim berdiskusi