wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS Ekonomi Mikro Islam

Total questions: 50

Worksheet time: 3hrs 30mins

Name
Class
Date
1.

Globalisasi mendorong integrasi digital dan meningkatkan efisiensi pasar, namun juga menciptakan potensi monopoli digital oleh platform besar. Dari perspektif ekonomi mikro Islam, monopoli digital menjadi haram bukan hanya karena merusak pasar, tetapi karena…

a)

Menghambat transaksi uang elektronik

b)

Menghilangkan kebebasan konsumen dan menciptakan eksploitasi informasi

c)

Mengurangi pemasukan pajak negara

d)

Mengurangi peluang zakat perusahaan

2.

Keuangan mikro syariah berfungsi sebagai alat pemberdayaan masyarakat. Pada situasi tertentu, lembaga mikro syariah memberikan qard hasan. Jika geopolitik global menyebabkan kenaikan inflasi ekstrem sehingga nilai uang menurun, maka lembaga tersebut secara syariah…

a)

Boleh menambahkan kompensasi atas penurunan nilai uang

b)

Tidak boleh meminta tambahan apa pun karena termasuk riba

c)

Wajib mengubah akad menjadi murabahah agar tidak rugi

d)

Boleh membebankan biaya administrasi berbasis persentase dari nilai utang

3.

Platform e-commerce sering menggunakan algoritma untuk mengatur harga dinamis. Dalam perspektif ekonomi Islam, harga dinamis menjadi bermasalah ketika…

a)

Sistem algoritma menghasilkan harga berbeda untuk konsumen berbeda tanpa dasar biaya

b)

Penjual mengubah harga beberapa kali dalam sehari

c)

Permintaan meningkat dan harga naik sesuai kurva permintaan

d)

Marketplace memberikan diskon besar saat promosi tahunan

4.

Dalam transaksi e-commerce, salah satu tantangan besar dalam perspektif fiqh muamalah adalah memastikan terhindarnya gharar. Jika platform marketplace mengizinkan penjual mengunggah produk pre-order tanpa kepastian tanggal pengiriman, maka ketidakpastian ini termasuk gharar yang berpotensi dihindari melalui…

a)

Penetapan waktu pengiriman minimum secara statis untuk semua produk

b)

Penggunaan akad salam dengan pembayaran di muka dan pengiriman terjadwal

c)

Penetapan harga tertinggi oleh marketplace

d)

Melarang seluruh bentuk pre-order karena tidak memenuhi qabul

5.

Keuangan mikro syariah bertujuan mengentaskan kemiskinan tanpa menjebak masyarakat dalam ketergantungan utang. Jika sebuah koperasi syariah menerapkan murabahah dengan margin sangat tinggi namun tetap “syariah compliant”, tindakan ini bertentangan dengan…

a)

Prinsip halal–haram produk

b)

Prinsip larangan riba secara tekstual

c)

Prinsip moral ekonomi Islam terkait keadilan dalam pertukaran

d)

Kewajiban zakat atas lembaga keuangan

6.

Pembiayaan mikro syariah sering menggunakan akad murabahah karena dianggap lebih pasti dan minim risiko. Namun, dalam situasi pasar yang sangat fluktuatif, misalnya harga bahan baku tiba-tiba melonjak setelah akad, masalah yang muncul adalah…

a)

Terjadinya gharar karena harga berubah di tengah akad yang telah disepakati

b)

Pembatalan otomatis akad karena pasar tidak stabil

c)

Murabahah tidak boleh digunakan pada produk non-fisik

d)

Lembaga keuangan syariah wajib menalangi seluruh kerugian nasabah

7.

Pada era globalisasi, integrasi rantai pasok dunia membuat biaya produksi di negara berkembang dipengaruhi oleh fluktuasi harga impor bahan baku. Dalam ekonomi mikro Islam, stabilitas harga bahan baku menjadi salah satu instrumen menjaga keadilan distributif. Jika sebuah negara menerapkan proteksi terbatas untuk menstabilkan harga, kebijakan ini secara prinsip paling tepat dibenarkan oleh…

a)

Maqashid syariah dalam menjaga jiwa (hifz al-nafs)

b)

Mekanisme pasar bebas yang absolut

c)

Prinsip al-‘adl dengan tujuan menjaga keseimbangan distribusi

d)

Larangan penetapan harga (tas‘ir) dalam segala kondisi

8.

Dalam kasus over-ownership, seseorang membeli seluruh tanah di suatu desa hanya untuk kepentingan investasi jangka panjang, tanpa pembangunan dan tanpa memberikan akses kepada warga untuk aktivitas ekonomi. Dari perspektif ekonomi Islam, tindakan ini bertentangan langsung dengan…

a)

Kebebasan bermuamalah

b)

Larangan pemusatan kepemilikan yang menghalangi maslahat masyarakat

c)

Prinsip al-ghunm bil-ghurm

d)

Hak waris dan distribusi kekayaan

9.

Dalam kerangka maqashid syariah, kepemilikan bertujuan menjaga harta (hifz al-mal). Dalam konteks pasar modern, kepemilikan saham diperbolehkan dengan syarat–syarat tertentu. Namun, pembatasan kepemilikan saham mayoritas pada perusahaan publik ditetapkan untuk menghindari…

a)

Kebutuhan intervensi negara dalam pasar modal

b)

Potensi dominasi yang merusak asas keadilan distribusi

c)

Konflik kepentingan antara investor lokal dan asing

d)

Kewajiban zakat perusahaan yang meningkat

10.

Jika pemerintah mengelola sumber daya alam seperti gas alam, tetapi kemudian menjual kepemilikan permanennya kepada perusahaan asing, tindakan ini paling bertentangan dengan…

a)

Prinsip milkiyah fardiyyah

b)

Prinsip milkiyah ‘ammah yang harus dinikmati seluruh rakyat

c)

Prinsip wakaf publik

d)

Prinsip pertukaran barang ribawi

11.

Dalam literatur fikih, salah satu batasan kepemilikan adalah larangan menimbun (ihtikar). Jika seseorang membeli semua stok bahan pangan di pasar dengan tujuan menguasai harga di masa paceklik, maka status harta tersebut menurut prinsip kepemilikan Islam adalah…

a)

Sah dimiliki namun haram cara perolehannya

b)

Batal kepemilikannya karena akad otomatis rusak

c)

Sah tetapi kepemilikannya berpindah ke negara

d)

Haram sekaligus tidak sah sebagai objek milkiyah individu

12.

Seseorang membeli tambang emas dan bermaksud menguasainya secara eksklusif. Dalam ekonomi Islam, emas dan tambang besar termasuk milkiyah umum. Konsekuensi logis dari tindakan tersebut adalah…

a)

Individu berhak penuh karena transaksi jual beli sah

b)

Negara hanya boleh membatasi produksi, bukan kepemilikan

c)

Negara wajib mengakui kepemilikan individu selama ia membayar pajak

d)

Negara dapat membatalkan transaksi tersebut demi kemaslahatan publik

13.

Jika negara menetapkan pembatasan kepemilikan air tanah untuk menghindari monopoli dan menjaga akses publik, kebijakan ini lebih sesuai dikategorikan sebagai…

a)

Penegasan bahwa air adalah milik pribadi namun wajib dizakati

b)

Implementasi jenis milkiyah ‘ammah yang tidak boleh dikuasai individu

c)

Kebijakan fiskal yang bertujuan menaikkan pendapatan negara

d)

Penegasan bahwa air termasuk milkiyah daulah yang dapat disewakan secara terbatas

14.

Dalam sistem ekonomi Islam, kepemilikan dianggap sebagai amanah yang tidak mutlak. Jika seorang individu memiliki lahan pertanian yang sangat luas namun ia membiarkannya tidak produktif selama bertahun–tahun, maka menurut prinsip kepemilikan Islam, status kepemilikan ini paling tepat dipahami sebagai…

a)

Hak penuh karena kepemilikan telah diperoleh melalui transaksi sah

b)

Hak terbatas yang dapat dicabut melalui mekanisme negara jika merugikan kepentingan umum

c)

Hak milik campuran antara individu dan masyarakat secara otomatis

d)

Hak absolut yang tidak boleh diganggu meskipun tidak dimanfaatkan

15.

Dalam suatu pasar, harga melonjak karena gangguan cuaca, bukan karena manipulasi. Pedagang tidak melakukan penimbunan. Menurut mekanisme harga konvensional, pasar harus menyesuaikan sendiri. Menurut Islam, tindakan negara yang paling tepat adalah…

a)

Tidak menetapkan harga karena kenaikan tidak disebabkan kezhaliman

b)

Menutup pasar sementara untuk evaluasi

c)

Menyita seluruh stok dan menjualnya kembali dengan harga tetap

d)

Menetapkan harga agar masyarakat tidak terbebani

16.

Pasar konvensional yang efisien akan menemukan harga keseimbangan yang memaksimalkan surplus total. Dalam ekonomi Islam, harga keseimbangan dianggap ideal jika…

a)

Surplus total maksimum tanpa memperhatikan distribusi

b)

Menguntungkan produsen lebih besar dari konsumen

c)

Tidak melanggar prinsip keadilan, kejujuran, dan tidak memicu kemudaratan sosial

d)

Menguntungkan konsumen lebih besar dari produsen

17.

Seorang muhtasib menemukan pedagang yang menaikkan harga bukan karena kenaikan permintaan, tetapi karena mengurangi stok secara sengaja. Dalam teori konvensional, ini dianggap strategi monopolistik. Dalam Islam…

a)

Termasuk ihtikar, dan muhtasib boleh menindak langsung

b)

Hanya dianggap strategi bisnis yang sah

c)

Dibiarkan karena pembeli tetap bebas memilih

d)

Harus diselesaikan melalui arbitrase antara pedagang dan konsumen

18.

Jika dalam sebuah pasar permintaan naik sementara penawaran tidak berubah, teori konvensional memprediksi harga naik. Dalam Islam, kondisi ini akan…

a)

Membuktikan pasar tidak efisien sehingga negara harus masuk

b)

Dianggap pelanggaran syariah karena harga tidak boleh berubah

c)

Langsung memicu penetapan harga oleh negara

d)

Diterima sebagai fenomena alamiah selama bukan hasil rekayasa pasar

19.

Dalam teori konvensional, pemerintah sebaiknya tidak menetapkan price ceiling kecuali dalam kondisi ekstrim. Dalam Islam, penetapan harga oleh negara…

a)

Wajib dilakukan setiap harga naik lebih dari 10%

b)

Dianggap lebih baik daripada membiarkan pasar bekerja sendiri

c)

Selalu dilarang karena bertentangan dengan mekanisme pasar Nabi

d)

Hanya diperbolehkan jika produsen melakukan penurunan penawaran secara manipulatif

20.

Ketika informasi tidak sama (misalnya pedagang menyembunyikan cacat barang), teori konvensional menyebut ini “market failure”. Dalam sistem ekonomi Islam, langkah yang paling tepat adalah…

a)

Intervensi hisbah untuk memastikan transparansi dan kejujuran

b)

Membiarkan transaksi berlangsung karena prinsip kebebasan berkontrak

c)

Menetapkan harga maksimum agar konsumen tidak dirugikan

d)

Melarang perdagangan barang tersebut seluruhnya

21.

Teori konvensional menyatakan bahwa harga adalah “sinyal” yang mengarahkan produksi. Dalam perspektif Islam, sinyal harga…

a)

Dianggap tidak relevan karena seluruh alokasi ditentukan wakil negara

b)

Tetap dominan, tetapi dipandu nilai keadilan dan moralitas

c)

Merupakan sumber ketidakadilan sehingga harus selalu dikontrol

d)

Menjadi faktor sekunder setelah moralitas produsen dan konsumen

22.

Dalam suatu pasar kompetitif, permintaan turun karena perubahan preferensi, sementara penawaran tetap. Secara teori konvensional, harga turun menuju titik keseimbangan baru. Dalam ekonomi Islam, penurunan harga tersebut…

a)

Dipandang sebagai distorsi karena harga seharusnya stabil menurut nash

b)

Harus dicegah hisbah untuk menjaga pendapatan produsen

c)

Dianggap bagian natural dari sunnatullah dalam mekanisme pasar

d)

Menjadi indikasi pasar tidak efisien secara moral

23.

Produsen menjual 500 unit barang dengan harga 40. Pemerintah melarang penjualan paket “bundling spekulatif” karena mengandung unsur maisir, sehingga permintaan turun 20% dan harga turun menjadi 35. Berapa penurunan pendapatan total?

a)

4.000

b)

5.000

c)

6.000

d)

7.000

24.

Permintaan:

Qd=300−5P

Penawaran:

Qs=100+3P

Jika negara menetapkan harga minimum sebesar 40 untuk melindungi produsen kecil, berapa excess supply yang muncul?

a)

100

b)

120

c)

60

d)

80

25.

Sebuah simulasi menunjukkan bahwa ketika harga naik dari 20 menjadi 30, jumlah diminta turun dari 100 menjadi 60, sedangkan jumlah ditawarkan naik dari 50 menjadi 90. Dari eksperimen ini, mana surplus pasar pada harga 30?

a)

Surplus = 40 unit

b)

Surplus = 30 unit

c)

Surplus = 60 unit

d)

Pasar berada di titik equilibrium

26.

Biaya total perusahaan:

TC=50Q+200

Harga pasar syariah berada pada titik keseimbangan: P = 70 (hasil mekanisme hisbah).
Berapa laba ekonomi saat Q = 40?

a)

200

b)

400

c)

600

d)

800

27.

Dalam situasi pasar oligopoli, produsen besar menahan harga tinggi meskipun biaya produksi turun. Pemerintah mempertimbangkan tasy‘īr. Kapan intervensi ini secara prinsipil dibenarkan?

a)

Ketika pasar oligopoli masih efisien karena konsumen tetap membeli

b)

Ketika produsen menahan harga untuk menjaga margin keuntungan yang wajar

c)

Ketika ada indikasi eksploitasi dan harga jauh dari nilai pasar kompetitif

d)

Ketika konsumen tidak mampu menawar harga secara bebas meski tidak ada unsur kezaliman

28.

Permintaan tenaga kerja adalah permintaan turunan. Jika pemerintah menerapkan standar etika produksi Islam (misal: larangan eksploitasi buruh), maka pengaruh terhadap kurva penawaran barang akhir adalah…

a)

Penawaran bergeser ke kiri karena biaya produksi naik

b)

Penawaran bergeser ke kanan karena efisiensi moral meningkat

c)

Penawaran tetap karena etika tidak memengaruhi biaya produksi

d)

Permintaan tenaga kerja turun sehingga harga turun

29.

Jika harga suatu barang berfluktuasi sangat tajam dalam waktu singkat akibat spekulasi, dan pemerintah menerapkan price band (batas atas–bawah harga), maka dampak mikroekonomi yang paling logis adalah…

a)

Meningkatkan efisiensi karena mengurangi biaya produksi

b)

Menurunkan permintaan karena harga menjadi tidak fleksibel

c)

Menghilangkan volatilitas dan mengurangi market failure

d)

Menghilangkan mekanisme pasar sepenuhnya

30.

Jika pedagang menahan stok barang agar harga naik (ihtikar), bagaimana analisis kurva penawaran–permintaan paling akurat?

a)

Terjadi keseimbangan baru yang efisien karena barang ditahan untuk stabilitas

b)

Penawaran bergeser ke kiri secara sengaja, menciptakan artificial scarcity

c)

Permintaan bergeser ke kanan sehingga harga naik

d)

Penawaran tetap, tetapi harga naik karena biaya marjinal naik

31.

Jika subsidi pemerintah diberikan pada komoditas yang memiliki permintaan elastis, maka tujuan negara dalam menjaga hifz al-mal paling tepat diwujudkan melalui…

a)

Penurunan harga yang justru mengurangi konsumsi

b)

Penurunan harga yang meningkatkan konsumsi dan mengurangi deadweight loss

c)

Kenaikan harga karena subsidi memengaruhi kurva penawaran

d)

Penurunan harga yang meningkatkan konsumsi tetapi bisa menimbulkan moral hazard

32.

Negara menerapkan harga maksimum di bawah harga keseimbangan untuk mencegah inflasi pangan. Secara mikro, dampaknya adalah…

a)

Surplus pasar meningkat dan pasar semakin efisien

b)

Permintaan turun drastis karena harga lebih rendah

c)

Penawaran bergeser ke kanan dalam jangka pendek

d)

Kekurangan pasokan karena permintaan > penawaran

33.

Permintaan sebuah barang kebutuhan pokok sangat inelastis. Jika produsen menaikkan harga secara signifikan saat permintaan inelastis, maka dari sudut pandang Islam tindakan tersebut termasuk…

a)

Keseimbangan pasar baru yang wajar

b)

Bentuk gharar karena harga menjadi tidak pasti

c)

Rasional secara ekonomi dan sepenuhnya dibolehkan

d)

Eksploitasi konsumen karena memanfaatkan ketergantungan

34.

Jika pemerintah menetapkan kebijakan informasi halal yang meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap suatu produk, dan permintaan bergeser ke kanan sebesar 15% sementara penawaran tetap, maka implikasi paling tepat dalam perspektif hisbah adalah…

a)

Harga naik tetapi negara tidak intervensi selama tidak ada unsur gharar dan ihtikar

b)

Harga naik tetapi negara wajib mengintervensi karena kenaikan permintaan merupakan market manipulation

c)

Harga naik wajar karena mekanisme pasar bekerja tanpa distorsi

d)

Harga tetap karena permintaan tidak memengaruhi pasar halal

35.

Dalam sebuah pabrik, pekerja perempuan dibayar 25% lebih rendah daripada laki-laki meski produktivitasnya sama. Dari perspektif teori mikro dan ekonomi Islam, kondisi yang paling tepat adalah…

a)

Efisiensi ekonomi tercapai karena biaya produksi lebih rendah

b)

Diskriminasi ini menciptakan allocative inefficiency dan pelanggaran prinsip kesetaraan

c)

Penurunan biaya produksi mengindikasikan efisiensi Pareto

d)

Diskriminasi upah tidak memengaruhi struktur biaya perusahaan

36.

Perusahaan memaksimalkan laba dengan menaikkan harga barang kebutuhan pokok, padahal penduduk sekitar berpenghasilan rendah. Dari perspektif kesejahteraan Islami, tindakan ini menimbulkan…

a)

Keseimbangan pasar baru yang netral secara sosial

b)

Kenaikan producer surplus yang sah karena mekanisme pasar

c)

Distorsi alokasi karena perusahaan menciptakan artificial scarcity

d)

Penurunan consumer surplus yang dapat dikategorikan sebagai bentuk zulm

37.

Jika perusahaan memproduksi barang yang ternyata terindikasi haram, lalu permintaan tiba-tiba turun drastis setelah publik mengetahuinya, maka dalam teori mikro kondisi ini adalah contoh…

a)

Perubahan preferensi konsumen sebagai respon informasi baru

b)

Perubahan biaya marjinal yang memengaruhi kurva penawaran

c)

egagalan pasar karena ketidakseimbangan informasi yang tidak dapat diperbaiki

d)

Elastisitas harga permintaan yang tetap konstan

38.

Perusahaan mengurangi jam istirahat buruh untuk menaikkan output. Dalam jangka pendek produktivitas naik, tetapi dalam jangka panjang tingkat kecelakaan kerja meningkat dan biaya kompensasi melonjak. Bagaimana perubahan kurva biaya?

a)

Biaya marjinal turun dalam jangka panjang

b)

Biaya total rata-rata jangka panjang naik karena biaya kompensasi menjadi biaya variabel sosial

c)

Biaya variabel rata-rata turun karena buruh bekerja lebih lama

d)

Biaya tetap rata-rata naik karena kecelakaan menambah biaya tetap

39.

Jika perusahaan mencemari lingkungan sehingga biaya kesehatan masyarakat meningkat, tetapi tidak memasukkan biaya tersebut dalam struktur biaya produksi, maka secara teori mikro kondisi ini mencerminkan…

a)

Internalitas biaya sosial dan efisiensi Pareto

b)

Eksternalitas negatif dan terjadinya market failure

c)

Peningkatan produktivitas karena biaya produksi lebih rendah

d)

Efisiensi jangka panjang karena biaya tetap tidak berubah

40.

Perusahaan X menggunakan bahan baku murah tetapi dinilai haram. Secara mikro, ini menurunkan biaya variabel rata-rata, tetapi dari perspektif syariah terjadi inefisiensi moral. Bagaimana analisis ekonomi Islamnya?

a)

Biaya variabel rata-rata rendah membenarkan keputusan karena efisiensi teknis lebih utama

b)

Penurunan biaya variabel rata-rata menyebabkan biaya marjinal turun sehingga halal atau haramnya tidak relevan

c)

Efisiensi teknis tercapai tapi terjadi kegagalan maqashid karena merusak legitimasi pasar

d)

Biaya variabel rata-rata rendah otomatis meningkatkan consumer surplus sehingga diperbolehkan

41.

Sebuah perusahaan meningkatkan output 20% tanpa menambah input tenaga kerja, tetapi gaji buruh tetap stagnan selama lima tahun. Jika produktivitas marjinal tenaga kerja meningkat tetapi upah tidak berubah, maka dalam perspektif Ekonomi Mikro Islam situasi ini paling tepat dikategorikan sebagai…

a)

Efisiensi produksi yang sah karena perusahaan memaksimalkan produktivitas

b)

Situasi syirkah antara buruh dan pemilik modal

c)

Pelanggaran prinsip distribusi keadilan meski fungsi produksi menunjukkan increasing marginal returns

d)

Kondisi pasar tenaga kerja kompetitif sehingga upah wajar

42.

Dalam kerangka maqashid asy-syari'ah, efisiensi biaya dipandang sebagai bagian dari hifz al-mal. Jika perusahaan memilih teknologi padat modal yang lebih efisien dibanding padat karya, padahal tingkat pengangguran tinggi, bagaimana analisis biaya-produksi Islam yang paling tepat?

a)

Pilihan padat modal selalu benar karena efisiensi biaya diutamakan

b)

Pilihan padat modal benar karena biaya kesempatan tenaga kerja minimal

c)

Pilihan padat karya lebih sesuai karena tujuan syariah adalah memaksimalkan utilitas sosial, bukan hanya minimisasi biaya

d)

Pilihan padat modal salah karena selalu menciptakan diseconomies of scale

43.

Suatu perusahaan syariah memproduksi barang halal dan menyertakan biaya kepatuhan halal (sertifikasi, inspeksi, audit). Biaya ini bersifat tetap untuk seluruh level produksi. Dalam analisis biaya, pengaruhnya adalah…

a)

Menggeser biaya tetap rata-rata ke bawah dan biaya total rata-rata ke atas

b)

Menggeser biaya tetap rata-rata ke atas dan biaya total rata-rata ke atas

c)

Menggeser biaya marjinal ke atas tapi tidak memengaruhi biaya total rata-rata

d)

Biaya marjinal tidak berubah dan biaya tetap rata-rata tidak berubah

44.

Dalam perspektif Islam, gharar dalam perhitungan biaya dapat terjadi jika perusahaan tidak mampu menentukan biaya marjinal dengan jelas. Kondisi mana yang secara teoritis paling memungkinkan terjadinya gharar tersebut?

a)

Ketika perusahaan memproduksi pada titik elastis dari kurva permintaan

b)

Ketika perusahaan menghadapi biaya variabel yang fluktuatif dan data akuntansi tidak transparan

c)

Ketika biaya tetap meningkat tetapi output tetap

d)

Ketika perusahaan memaksimalkan laba pada titik penerimaan marjinal = biaya marjinal

45.

Jika sebuah perusahaan syariah mengurangi input tenaga kerja karena adanya peningkatan moral hazard pekerja yang menurunkan produktivitas, bagaimana implikasinya terhadap kurva biaya jangka pendek?

a)

Kurva biaya marjinal bergeser turun karena input berkurang

b)

Kurva biaya marjinal bergeser naik karena produktivitas menurun

c)

Kurva biaya tetap rata-rata naik karena tenaga kerja termasuk biaya tetap

d)

Kurva biaya variabel rata-rata turun karena pengurangan tenaga kerja meningkatkan efisiensi

46.

Perusahaan A menerapkan profit-loss sharing dalam pembiayaan modal sehingga biaya modal berubah mengikuti tingkat keuntungan. Dalam teori mikro konvensional, ini menyerupai karakteristik biaya mana?

a)

Biaya tersunk (sunk cost)

b)

Biaya semi-variabel

c)

Biaya tetap murni

d)

Biaya variabel murni

47.

Dalam teori biaya produksi Islam, “biaya sosial” (external cost) harus diinternalisasi untuk mencegah zulm terhadap masyarakat. Jika sebuah perusahaan memasukkan biaya pencemaran sebagai bagian dari biaya totalnya, maka bagaimana perubahan struktur biaya yang paling mungkin terjadi?

a)

Biaya marjinal turun, biaya total rata-rata turun

b)

Biaya marjinal naik, Biaya total rata-rata naik

c)

Biaya marjinal tetap, Biaya total rata-rata turun

d)

Biaya marjinal turun, Biaya total rata-rata naik

48.

Dalam jangka panjang, perusahaan syariah ingin meminimalkan biaya melalui tawazun (keseimbangan). Jika pada level output tertentu biaya rata-rata jangka panjang (LRAC) > biaya rata-rata jangka pendek minimum (SRAC_min), maka kondisi yang paling logis adalah…

a)

Perusahaan melanggar prinsip syariah karena biaya jangka panjang harus selalu lebih rendah

b)

Perusahaan beroperasi di titik efisiensi Pareto

c)

Perusahaan berada pada economies of scale

d)

Perusahaan mengalami diseconomies of scale

49.

Sebuah perusahaan syariah memproduksi 1.000 unit barang dengan biaya total Rp 50.000.000. Ketika produksi ditingkatkan menjadi 1.500 unit, biaya total naik menjadi Rp 63.000.000. Jika perusahaan beroperasi dengan prinsip avoiding gharar dan moral cost internalization, maka interpretasi yang paling tepat terhadap biaya marjinalnya adalah…

a)

Biaya marjinal = Rp26.000 per unit dan menunjukkan skala hasil menurun

b)

Biaya marjinal = Rp13.000 per unit dan menunjukkan skala hasil tetap

c)

Biaya marjinal = Rp26.000 per unit dan mengindikasikan adanya biaya moral yang tidak terukur

d)

Biaya marjinal = Rp13.000 per unit dan mengindikasikan efisiensi proses produksi

50.

Dalam literatur Ekonomi Mikro Islam, definisi ekonomi mikro tidak hanya membahas perilaku konsumen dan produsen, tetapi juga mengaitkannya dengan nilai syariah. Jika sebuah definisi menyatakan bahwa “Ekonomi Mikro Islam adalah studi tentang pengambilan keputusan ekonomi pada level individu dan perusahaan yang diarahkan untuk mencapai efisiensi pasar sekaligus menjaga maqashid syariah,” maka kekuatan analitis paling penting yang membedakan definisi ini dari ekonomi mikro konvensional adalah…

a)

Penolakan terhadap seluruh bentuk intervensi negara dalam keputusan ekonomi individu

b)

Penekanan pada optimalisasi utilitas konsumen tanpa batasan moral

c)

Integrasi antara mekanisme pasar dan tujuan etis-syariah dalam keputusan mikro

d)

Fokus pada persaingan sempurna sebagai satu-satunya struktur pasar yang sah