wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Pilihan Ganda Onkologi

Total questions: 61

Worksheet time: 31mins

Name
Class
Date
1.

Seorang mahasiswa kedokteran mempelajari bagaimana pemahaman kanker berkembang dari teori humor kuno hingga pengetahuan modern berbasis molekuler. Ia menemukan bahwa saat ini kanker dipahami sebagai penyakit genetik akibat mutasi. Pemahaman ini membuka jalan bagi pengobatan berbasis target molekuler. Cabang ilmu yang ia pelajari adalah…

a)

Patologi klinik

b)

Onkologi

c)

Hematologi

d)

Sitologi

e)

Genetika populasi

2.

Seorang dosen menjelaskan bahwa onkologi tidak hanya membahas kanker, tetapi juga mencakup mekanisme terbentuknya tumor, deteksi dini, diagnosis, terapi, dan pencegahan. Mahasiswa diminta memahami hubungan antara biologi molekuler dan pembentukan tumor. Ruang lingkup ini juga mencakup perkembangan terapi dan penelitian klinis. Ruang lingkup tersebut menunjukkan bahwa onkologi adalah…

a)

Ilmu yang hanya mempelajari sel normal

b)

Ilmu tentang infeksi bakteri

c)

Ilmu yang berfokus pada tumor dan kanker

d)

Ilmu tentang fungsi hormon

e)

Ilmu tentang imunologi dasar

3.

Seorang ATLM menerima sampel biopsi untuk evaluasi tumor. Ia diminta memahami bagaimana morfologi sel terlihat abnormal dan bagaimana marker molekuler diperiksa. Pengetahuan dasar onkologi sangat penting agar ATLM mampu membaca petunjuk awal keganasan. Peran onkologi dalam TLM terutama berkaitan dengan…

a)

Penatalaksanaan obat pasien

b)

Interpretasi radiologi

c)

Pemeriksaan laboratorium sel dan jaringan kanker

d)

Perhitungan dosis radiasi

e)

Rehabilitasi pasien kanker

4.

Dalam suatu pemeriksaan laboratorium, ATLM memeriksa ekspresi protein tertentu seperti HER2 dan p53. Biomarker ini membantu dokter menentukan jenis kanker dan terapinya. Tanpa pemahaman onkologi dasar, ATLM tidak bisa menilai validitas hasil. Proses ini menegaskan bahwa ATLM berperan dalam…

a)

Manajemen terapi hormonal

b)

Analisis biomarker kanker

c)

Pemberian kemoterapi langsung

d)

Penentuan stadium klinis

e)

Menetapkan diagnosis akhir

5.

Dalam pemeriksaan histopatologi, sel terlihat memiliki nukleus besar dan tidak seragam. Sitoplasma tampak sangat sedikit dibandingkan ukuran nukleus. Ini berbeda dari sel normal yang memiliki perbandingan seimbang. Temuan tersebut menggambarkan…

a)

Sel normal

b)

Sel regeneratif

c)

Sel kanker

d)

Sel nekrotik

e)

Sel inflamasi

6.

Pada sampel jaringan, sel tampak kehilangan ciri khas jaringan asal. Sel tidak lagi menjalankan fungsi khusus dan tampak primitif. Kondisi ini disebut hilangnya diferensiasi. Hal ini terjadi pada…

a)

Sel normal

b)

Sel kanker

c)

Sel yang menua

d)

Sel remodelling

e)

Sel fibroblas normal

7.

Pasien dengan tumor ganas menunjukkan mutasi pada proto-onkogen sehingga menjadi aktif terus menerus. Gen tersebut kini selalu memberi sinyal pertumbuhan meskipun tidak diperlukan. Kondisi ini meningkatkan proliferasi abnormal. Gen yang terbentuk disebut…

a)

onkogen

b)

antionkogen

c)

gen supresor tumor

d)

gen regulator

8.

a. Tumor suppressor b. Onkogen c. Gen epigenetik d. Gen stabil e. Anti-metastasis

a)

Tumor suppressor

b)

Onkogen

c)

Gen epigenetik

d)

Gen stabil

e)

Anti-metastasis

9.

Pada hasil pemeriksaan molekuler ditemukan bahwa gen p53 tidak berfungsi. Akibatnya, sel tidak lagi mampu menghentikan pembelahan saat DNA rusak. Kerusakan ini memungkinkan mutasi menumpuk. Gen p53 termasuk…

a)

Onkogen

b)

Gen supresor tumor

c)

Gen metabolik

d)

Gen housekeeping

e)

Gen transport membran

10.

Dalam pemeriksaan genetik, diketahui bahwa sebagian segmen DNA hilang termasuk bagian yang mengatur perbaikan DNA. Kehilangan segmen ini membuat sel kehilangan kontrol atas siklus sel. Mutasi tersebut mempercepat keganasan. Perubahan ini disebut…

a)

Insersi

b)

Delesi

c)

Duplikasi

d)

Inversi

e)

Epigenetik

11.

Analisis sel kanker menunjukkan penggandaan berlebihan pada gen tertentu sehingga jumlah proteinnya meningkat jauh dari normal. Protein yang berlebihan ini mendorong pertumbuhan tumor. Mutasi tersebut adalah…

a)

Translokasi

b)

Amplifikasi gen

c)

Aneuploidy

d)

Insersi

e)

Inversi

12.

Seorang pasien leukemia memiliki pertukaran segmen antara dua kromosom yang berbeda. Hal ini menghasilkan gen fusi yang sangat aktif dan mempercepat pertumbuhan sel kanker. Perubahan ini adalah…

a)

Duplikasi

b)

Translokasi

c)

Frameshift

d)

Delesi

e)

Epigenetik

13.

Pada sampel tumor padat terlihat bahwa sel kanker dalam satu tumor memiliki berbagai karakteristik genetik berbeda. Hal ini menyebabkan tumor sulit diobati dan cepat berubah. Kondisi ini terjadi karena mutasi terus berkembang. Keadaan ini disebut…

a)

Stabilitas genom

b)

Heterogenitas sel kanker

c)

Diferensiasi sempurna

d)

Homeostasis jaringan

e)

Metastasis

14.

Pasien terpapar zat karsinogen sehingga DNA selnya mengalami perubahan awal. Sel masih tampak normal secara morfologis tetapi membawa mutasi genetik pertama. Tahap ini belum menyebabkan pertumbuhan berlebih. Tahap ini adalah…

a)

Promosi

b)

Progresi

c)

Inisiasi

d)

Metastasis

e)

Nekrosis

15.

Setelah terjadi mutasi awal, sel mulai berkembang biak lebih cepat. Sel mengalami clonal expansion dan resistensi terhadap apoptosis. Tahap ini merupakan langkah menuju tumor ganas.
Tahap ini adalah…

a)

Inisiasi

b)

Promosi

c)

Progresi

d)

Metastasis

e)

Stabilitas

16.

Pada tahap akhir, sel kanker menunjukkan kemampuan menyerang jaringan sekitar. Mutasi tambahan membuat sel menjadi agresif dan invasif. Tahap ini menandai pembentukan kanker ganas. Tahap ini adalah…

a)

Inisiasi

b)

Promosi

c)

Progresi

d)

Regenerasi

e)

Inflamasi

17.

Seorang pasien mendapat terapi yang menargetkan molekul spesifik seperti HER2. Dokter menjelaskan bahwa pengobatan kanker kini tidak hanya berdasarkan lokasi tumor tetapi berdasarkan target molekuler. Ini adalah hasil kemajuan sains onkologi modern. Pendekatan ini disebut…

a)

Terapi non-spesifik

b)

Terapi hormonal

c)

Terapi target

d)

Terapi radiasi konvensional

e)

Terapi paliatif

18.

ATLM mengamati sediaan sitologi dan menemukan adanya sel dengan kromatin kasar, batas tidak jelas, dan pembelahan meningkat. Ia harus mengenali pola tersebut untuk memberi laporan awal kepada dokter. Tanpa pemahaman onkologi, ia tidak dapat menilai keganasan. Peran analisis ini termasuk…

a)

Manajemen operasi

b)

Deteksi dini kanker

c)

Penelitian farmasi

d)

Penentuan diet

e)

Prognosis akhir

19.

Pada sel kanker ditemukan bahwa jalur apoptosis tidak bekerja. Akibatnya sel yang rusak tidak mati, tetapi tetap bertahan dan berkembang. Hal ini merupakan salah satu alasan kenapa kanker terus tumbuh. Kondisi ini terjadi karena…

a)

Apoptosis normal

b)

Apoptosis meningkat

c)

Apoptosis terganggu

d)

Nekrosis fisiologis

e)

Hipoksia ringan

20.

Pemeriksaan menunjukkan bahwa sel-sel tumor mengalami pembelahan cepat tanpa mempertimbangkan kebutuhan jaringan. Kondisi ini bertolak belakang dengan sel normal yang hanya membelah sesuai kebutuhan. Pola pembelahan yang tidak terkontrol merupakan inti dari kanker. Hal ini disebut…

a)

Overekspresi hormon

b)

Pembelahan fisiologis

c)

Proliferasi tidak terkendali

d)

Metabolisme basal

e)

Regenerasi jaringan

21.

Seorang pasien bertanya mengapa kanker terus memburuk dari waktu ke waktu. Dokter menjelaskan bahwa semakin banyak mutasi terjadi, semakin besar kemampuan sel untuk beradaptasi dan menjadi ganas. Mutasi ini dapat berasal dari kesalahan replikasi DNA maupun paparan lingkungan. Keadaan ini dikenal dengan…

a)

Stabilitas genom

b)

Ketidakstabilan genetik

c)

Reparasi DNA optimal

d)

Penuaan sel normal

e)

Homeostasis jaringan

22.

Seorang sel baru saja terbentuk dan memasuki fase pertumbuhan awal. Pada fase ini sel memeriksa apakah tersedia nutrisi, energi, dan sinyal pertumbuhan yang cukup. Sebelum masuk ke fase replikasi DNA, sel memeriksa apakah DNA masih normal. Fase ini adalah…

a)

G0

b)

G1

c)

S

d)

G2

e)

M

23.

Pada suatu kondisi, sel tidak memiliki cukup nutrisi sehingga tidak dapat melanjutkan proses pembelahan. Untuk sementara sel masuk ke fase istirahat tanpa membelah. Jika kondisi sudah memungkinkan, sel dapat kembali ke siklus pembelahan. Fase tersebut adalah…

a)

Metafase

b)

G2

c)

G0

d)

Prometafase

e)

Sitokinesis

24.

Seorang peneliti mengamati bahwa jumlah DNA dalam sel meningkat menjadi dua kali lipat. Selain menggandakan DNA, sel juga memproduksi protein histon baru. Tahap ini memastikan kedua sel anak menerima salinan DNA lengkap. Fase yang ditunjukkan adalah…

a)

G1

b)

G2

c)

S

d)

Metafase

e)

Telofase

25.

Setelah replikasi selesai, sel kembali memeriksa apakah DNA sudah utuh dan tidak mengalami kesalahan. Sel juga mensintesis protein yang diperlukan untuk mitosis seperti mikrotubulus. Jika terjadi kerusakan, siklus sel ditahan sementara. Tahap ini adalah…

a)

G1

b)

S

c)

G2

d)

Anafase

e)

Profase

26.

Seorang mahasiswa melihat di bawah mikroskop bahwa kromatin mulai berubah menjadi kromosom yang tebal dan jelas. Sentrosom bergerak ke kutub sel, dan membran inti mulai terurai. Benang spindle mulai terbentuk. Tahap ini adalah…

a)

Metafase

b)

Profase

c)

Anafase

d)

Prometafase

e)

Telofase

27.

Dalam pengamatan lanjutan, membran inti sel benar-benar hilang. Benang spindle mulai menempel pada sentromer setiap kromosom. Kromosom mulai bergerak ke bagian tengah sel. Tahap ini adalah…

a)

Profase

b)

Metafase

c)

Prometafase

d)

Anafase

e)

Sitokinesis

28.

Pada tahap ini peneliti melihat semua kromosom berbaris rapi di tengah sel. Spindel sudah menempel dengan benar pada setiap sentromer. Sel hanya akan melanjutkan pembelahan jika semua kromosom menempel sempurna. Tahap ini adalah…

a)

Profase

b)

Metafase

c)

Prometafase

d)

Anafase

e)

Sitokinesis

29.

Tahap pembelahan sel di mana kromosom berjajar di bidang ekuator dan setiap kromatid saudara bersiap untuk dipisahkan. Tahap ini adalah…

a)

Telofase

b)

Anafase

c)

Metafase

d)

Profase

e)

G2

30.

Di bawah mikroskop tampak kromatid saudara ditarik menuju kutub berlawanan. Sel memanjang untuk mempersiapkan pembelahan. Setiap kromatid kini menjadi kromosom utuh. Tahap ini adalah…

a)

Profase

b)

Metafase

c)

Anafase

d)

Telofase

e)

G1

31.

Pada tahap selanjutnya, kromosom kembali menjadi kromatin. Dua membran inti baru mulai terbentuk di masing-masing kutub sel. Spindel menghilang dan dua inti baru telah terbentuk. Tahap ini adalah…

a)

Profase

b)

Metafase

c)

Telofase

d)

Prometafase

e)

S

32.

Pada akhir pembelahan, sitoplasma membelah menjadi dua. Organel terbagi ke masing-masing sel anak. Dua sel anak identik secara genetik dihasilkan. Tahap ini disebut…

a)

Telofase

b)

Sitokinesis

c)

Anafase

d)

Interfase

e)

G2

33.

Dalam pemeriksaan sel tumor, ditemukan bahwa sel tetap melanjutkan pembelahan meskipun DNA rusak. Checkpoint pada tahap G1 gagal berfungsi akibat mutasi gen p53. Akibatnya, sel yang rusak tetap berkembang. Karakteristik ini menunjukkan…

a)

Siklus sel normal

b)

Checkpoint berfungsi baik

c)

Siklus sel kanker

d)

Fase G0

e)

Apoptosis normal

34.

Pada fase replikasi, enzim perbaikan DNA seperti BRCA1 dan MLH1 tidak berfungsi. DNA direplikasi sangat cepat tetapi tidak stabil. Mutasi baru muncul pada setiap pembelahan. Hal ini terjadi pada…

a)

Sel normal

b)

Sel kanker

c)

Sel G0

d)

Sel yang mengalami apoptosis

e)

Sel diferensiasi tinggi

35.

Saat memasuki G2, sel kanker tidak mampu menahan pembelahan meskipun terdapat kesalahan DNA. Checkpoint G2 yang biasanya dikendalikan oleh ATM dan CHK1/CHK2 tidak berfungsi. Akibatnya sel tetap masuk ke mitosis. Hal ini menyebabkan…

a)

DNA lebih stabil

b)

Tidak ada pembelahan

c)

Abnormalitas kromosom meningkat

d)

Apoptosis normal

e)

Sel berhenti membelah

36.

Pada fase mitosis, sistem pembagian kromosom rusak karena gangguan protein spindle seperti Aurora kinase. Kromosom tidak dibagi secara merata. Sel anak memiliki jumlah kromosom yang tidak normal. Kondisi ini disebut…

a)

Aneuploidy

b)

Poliploidi

c)

Mutasi gen

d)

Translokasi

37.

Pada beberapa sel tumor, sitoplasma tidak membelah sempurna sehingga terbentuk satu sel dengan lebih dari satu inti. Sel abnormal ini tetap hidup karena tidak mengalami apoptosis. Sel jenis ini terus membentuk massa tumor. Kondisi tersebut menggambarkan…

a)

Sitokinesis normal

b)

Pembelahan sempurna

c)

Sel kanker dengan gangguan cytokinesis

d)

Sel normal fase G1

e)

Metafase normal

38.

Dalam jaringan tumor, sel-sel menunjukkan aktivitas pembelahan terus menerus tanpa henti. Tidak ada sel yang memasuki fase istirahat. Onkogen seperti RAS dan MYC selalu aktif mendorong pembelahan. Ini menunjukkan bahwa…

a)

Sel kanker memiliki fase G0 yang panjang

b)

Sel kanker tidak pernah berhenti membelah

c)

Sel kanker menunggu sinyal pertumbuhan

d)

Sel kanker mati karena apoptosis

e)

Sel kanker membelah perlahan

39.

Sel normal akan berhenti membelah jika DNA rusak dan melakukan perbaikan atau apoptosis. Namun sel kanker tetap melanjutkan pembelahan meskipun kerusakan parah. Ini menyebabkan mutasi semakin menumpuk. Karena itu, sel kanker memiliki…

a)

Respon DNA normal

b)

Checkpoint kuat

c)

Apoptosis normal

d)

Respon DNA rusak yang gagal

e)

Euploid stabil

40.

Sel normal memerlukan sinyal luar seperti hormon atau faktor pertumbuhan untuk membelah. Namun, sel kanker membelah meskipun tidak ada sinyal tersebut. Bahkan pembelahan tetap terjadi dalam kondisi lingkungan buruk. Ini terjadi karena…

a)

Onkogen aktif terus

b)

Checkpoint G1 kuat

c)

Fase G0 panjang

d)

DNA stabil

e)

Pembelahan lambat

41.

Seorang ilmuwan menjelaskan bahwa kanker tidak terjadi hanya dari satu mutasi. Mutasi terjadi bertahap selama replikasi DNA yang rusak terus dibiarkan. Setiap pembelahan sel kanker menambah ketidakstabilan genom. Proses ini disebut…

a)

Apoptosis

b)

Akumulasi mutasi

c)

Replikasi normal

d)

Diferensiasi

e)

Homeostasis

42.

Seorang mahasiswa melihat sel yang tampak tidak sedang membelah, tetapi organel bertambah banyak dan DNA sedang direplikasi. Setelah proses ini selesai, sel akan menuju mitosis. Tahap yang sedang terjadi adalah…

a)

Telofase

b)

Anafase

c)

Interfase

d)

Sitokinesis

e)

Prometafase

43.

Dalam sebuah percobaan, terlihat sel yang belum menunjukkan tanda-tanda pembelahan. Namun, sel tersebut sangat aktif mensintesis protein, memperbanyak organel, dan menyiapkan replikasi DNA. Aktivitas ini menghabiskan mayoritas waktu hidup sel.
Tahap ini adalah…

a)

Telofase

b)

Interfase

c)

Sitokinesis

d)

Anafase

e)

Profase

44.

Sebuah sel normal menghentikan siklusnya setelah mendeteksi kerusakan DNA kecil pada fase G1. Namun pada sel kanker, mutasi p53 menyebabkan sel tetap melaju ke fase S tanpa perbaikan. Hal inilah yang membuat mutasi menumpuk. Perbedaan ini terkait dengan…

a)

Penurunan sintesis protein

b)

Tidak berfungsinya checkpoint G1

c)

Gangguan mikrotubulus

d)

Replikasi histon

e)

Sitokinesis lambat

45.

Pada preparat laboratorium terlihat sel memperbesar ukuran dan mempersiapkan struktur spindle. Sel juga kembali memeriksa apakah replikasi DNA sebelumnya lengkap. Sel hanya melanjutkan jika tidak ditemukan kerusakan. Tahap ini adalah…

a)

Fase S

b)

G2

c)

G1

d)

Prometafase

e)

Metafase

46.

Dalam sampel sel kanker, kromatid saudara ditarik secara tidak seimbang karena adanya kerusakan protein spindle. Beberapa kromatid tertinggal di tengah sel. Hal ini menyebabkan dua sel anak memiliki DNA yang jumlahnya berbeda. Peristiwa ini merupakan…

a)

Pembelahan normal

b)

Apoptosis

c)

Gangguan anafase

d)

Replikasi S-phase

e)

Fase G0

47.

Pada jaringan normal, sel hanya membelah jika mendapat sinyal faktor pertumbuhan. Namun pada sampel tumor, sel tetap membelah meski lingkungan kekurangan kekurangan nutrisi dan tidak ada sinyal eksternal. Sel tersebut menunjukkan pembelahan mandiri tanpa regulasi. Fenomena ini terjadi karena…

a)

Sinyal sitokin meningkat

b)

Onkogen aktif terus

c)

Apoptosis meningkat

d)

Netralisasi hormon terjadi

e)

Checkpoint M terlalu kuat

48.

Seorang pasien memiliki mutasi BRCA1 pada sel tumornya. Saat fase S berlangsung, replikasi DNA berjalan sangat cepat tetapi penuh kesalahan karena enzim perbaikan DNA tidak berfungsi. Kondisi ini meningkatkan ketidakstabilan genom. Mutasi BRCA1 terutama menyebabkan…

a)

Replikasi DNA lambat dan akurat

b)

Checkpoint G1 berhenti total

c)

Perbaikan DNA gagal

d)

Kromosom tidak terbentuk

e)

Pembentukan spindle tidak berlangsung

49.

Pada gambar mikroskop terlihat dua kumpulan kromosom kembali berubah menjadi kromatin yang panjang. Dua membran inti baru mulai terbentuk pada kutub yang berlawanan. Spindel menghilang perlahan. Tahap ini menggambarkan…

a)

Profase

b)

Telofase

c)

Metafase

d)

Anafase

e)

Prometafase

50.

Seorang peneliti menemukan sel besar dengan dua inti sekaligus. Ia menyadari bahwa sitokinesis tidak berjalan sempurna, namun sel tidak mengalami apoptosis. Sel ini tetap hidup dan ikut memperbesar massa tumor. Kondisi ini menunjukkan…

a)

Sitokinesis normal

b)

Fase S terhenti

c)

Gangguan pembelahan sel kanker

d)

Replikasi DNA gagal

e)

Pembelahan kromosom sempurna

51.

Dalam kultur jaringan, sel normal berhenti membelah setelah memenuhi ruang yang tersedia. Namun sel kanker terus tumbuh meskipun sel-sel sudah sangat rapat. Sel kanker tidak pernah memasuki fase istirahat. Hal ini disebabkan oleh…

a)

Checkpoint kuat

b)

Keaktifan onkogen yang terus menerus

c)

Apoptosis berjalan normal

d)

Spindle mikrotubulus stabil

e)

Fase G2 sangat panjang

52.

Dalam sebuah penelitian, ilmuwan menemukan bahwa sel kanker tetap memasuki fase S meskipun DNA rusak berat. Ketika gen checkpoint G1 diperbaiki secara eksperimen, laju pembelahan sel menurun drastis. Hal ini menunjukkan bahwa perbaikan satu checkpoint saja dapat mengubah sifat keganasan. Kesimpulan paling logis dari temuan ini adalah…

a)

Perbaikan checkpoint G1 dapat menurunkan keganasan sel kanker.

b)

Sel kanker tidak terpengaruh oleh perbaikan gen checkpoint.

c)

DNA yang rusak tidak mempengaruhi fase S sel kanker.

d)

Perbaikan gen checkpoint tidak berpengaruh pada laju pembelahan sel.

53.

Sebuah sel kanker mengalami mutasi pada BRCA1 sehingga proses perbaikan DNA sangat buruk. Ketika sel memasuki fase S, jumlah mutasi meningkat jauh lebih cepat dari siklus sel normal. Setelah beberapa pembelahan, sel menunjukkan aneuploidy berat. Apa hubungan antara kerusakan fase S dan aneuploidy tersebut?

a)

Kesalahan pada fase S menyebabkan pembagian spindle menjadi terlalu kuat

b)

Ketidakakuratan replikasi DNA meningkatkan peluang pembagian kromosom yang salah

c)

Aneuploidy hanya dipengaruhi fase M dan tidak terkait dengan fase S

d)

Fase S yang cepat mengaktifkan apoptosis

e)

Mutasi fase S akan memperlambat pembentukan spindle

54.

Dalam kultur laboratorium, sel normal berhenti membelah setelah mencapai kepadatan tertentu. Namun sel kanker tetap tumbuh meskipun wadah penuh. Ketika peneliti menambahkan inhibitor onkogen RAS, sel kanker mulai berhenti membelah. Fenomena ini menunjukkan bahwa…

a)

Contact inhibition dimediasi oleh sinyal onkogen

b)

Onkogen mencegah sel memasuki fase G0

c)

Sel kanker berhenti membelah jika diberikan hormon pertumbuhan

d)

RAS tidak berpengaruh pada pembelahan

e)

Pembelahan sel normal tidak memerlukan regulasi genetik

55.

Dalam pengamatan sel kanker, beberapa kromosom tidak menempel pada spindle tetapi pembelahan tetap berlanjut. Setelah pembelahan, kedua sel anak memiliki jumlah kromosom berbeda. Ketika checkpoint metafase diperbaiki, pembelahan kembali normal. Perbaikan checkpoint metafase mengakibatkan…

a)

Sel berhenti di profase

b)

Sel hanya melanjutkan pembelahan jika semua kromosom terikat spindle

c)

Sel melewati fase S lebih cepat

d)

DNA tidak lagi direplikasi

e)

Apoptosis otomatis terjadi pada metafase

56.

Dalam jaringan kanker, sel tidak pernah memasuki fase G0. Ketika diberi obat yang memaksa sel kanker masuk fase G0, pertumbuhan tumor melambat. Namun setelah obat dihentikan, tumor kembali membesar. Apa penjelasan paling tepat?

a)

Sel kanker tidak bisa kembali ke fase S

b)

Sel kanker hanya dapat membelah pada fase S

c)

Fase G0 adalah satu-satunya fase yang mencegah mutasi

d)

Fase G0 membatasi proliferasi, tetapi tidak memperbaiki mutasi genetik

e)

Fase G0 membuat sel kanker menjadi normal

57.

Dalam sebuah percobaan, peneliti menggunakan obat yang mengganggu pembentukan spindle. Sel kanker gagal menyelesaikan mitosis dan banyak yang mengalami apoptosis. Sel normal tidak terlalu terpengaruh. Mengapa sel kanker lebih sensitif terhadap gangguan spindle?

a)

Sel kanker memiliki kromosom lebih sedikit

b)

Sel kanker tidak memiliki fase S

c)

Sel kanker mengandalkan pembelahan cepat sehingga kerusakan spindle sangat fatal

d)

Sel normal tidak mengalami mitosis

e)

Sel normal tidak memiliki checkpoint metafase

58.

Dalam kultur, sel yang kehilangan p53 menunjukkan peningkatan mutasi di fase S dan gagal memperbaiki DNA di fase G2. Selain itu, sel tersebut tidak mengalami apoptosis meskipun DNA rusak. Peran p53 yang paling sesuai adalah…

a)

Menghentikan pembelahan pada fase M

b)

Menyusun spindle mikrotubulus

c)

Mengatur perbaikan DNA dan mencegah pembelahan sel rusak

d)

Melakukan replikasi DNA

e)

Menjaga membran inti tetap stabil

59.

Seorang mahasiswa bingung karena interphase dianggap fase “tidak membelah”, tetapi sel kanker tampak paling aktif pada fase ini. Setelah ditelaah, ternyata sebagian besar mutasi dan error terjadi pada fase S dan G2. Penjelasan paling tepat adalah…

a)

Interphase tidak penting dalam kanker

b)

Interphase adalah fase persiapan, sehingga kesalahan yang terjadi di sini berdampak besar pada mitosis

c)

Sel kanker tidak mengalami interfase

d)

Interphase tidak terkait mutasi

e)

Semua kerusakan hanya terjadi pada telofase

60.

Dalam studi genetik, tumor dengan kerusakan DNA repair seperti BRCA1 mengalami pertumbuhan lebih cepat dan lebih beragam secara genetik. Dalam waktu singkat, tumor menunjukkan heterogenitas yang sangat tinggi. Apa penyebab heterogenitas ini?

a)

Apoptosis yang terlalu aktif

b)

Replikasi DNA akurat

c)

Mutasi terus bertambah tanpa diperbaiki

d)

Sel kanker lebih sedikit membelah

e)

Spindle mitosis lebih stabil

61.

Ilmuwan sedang menguji obat baru yang memperlambat replikasi DNA di fase S. Pada sel normal, checkpoint G2 menghentikan pembelahan sampai perbaikan selesai. Namun pada sel kanker, pembelahan tetap berlanjut sehingga sel mengalami kerusakan fatal. Apa implikasi penting obat ini?

a)

Obat lebih mematikan sel normal daripada sel kanker

b)

Sel kanker lebih rentan karena tidak memiliki mekanisme berhenti di G2

c)

Obat meningkatkan pembelahan sel kanker

d)

Replikasi DNA sel kanker menjadi lebih akurat

e)

Sel kanker berhenti secara permanen di G0