Font size
WorksheetsMarketing Environment (Medium Level) Final Exam Questions
Total questions: 100
Worksheet time: 53mins
Lingkungan pemasaran terdiri dari faktor-faktor yang dapat memengaruhi kemampuan perusahaan dalam membangun hubungan dengan pelanggan. Lingkungan mikro mencakup:
Demografi, ekonomi, dan teknologi
Pemasok, pelanggan, pesaing, dan publik
Hukum, pemerintah, dan kelompok politik
Budaya, nilai, dan gaya hidup
Populasi, etnisitas, dan pendidikan
Pemasok dalam lingkungan pemasaran memiliki peran penting karena:
Mengawasi perilaku konsumen
Menentukan harga barang di pasar
Menyediakan sumber daya produksi bagi perusahaan
Mengatur distribusi produk ke konsumen
Mengembangkan regulasi terkait produk
Publics yang berkaitan dengan kemampuan perusahaan memperoleh dana dari bank atau investor disebut:
Media publics
Financial publics
Citizen-action publics
Internal publics
General publics
Keluarga di Amerika Serikat kini semakin beragam bentuknya. Implikasi dari perubahan struktur keluarga ini bagi pemasaran adalah:
Perusahaan harus fokus pada produk industri
Perusahaan perlu menyesuaikan penawaran dengan variasi gaya hidup keluarga
Semua keluarga memiliki kebutuhan yang sama
Tidak ada pengaruh signifikan terhadap segmentasi pasar
Perusahaan harus mengurangi produk rumah tangga
Perpindahan penduduk dari wilayah rural ke metropolitan atau suburban akan berdampak pada strategi pemasaran melalui:
Perubahan struktur sosial-budaya global
Penyesuaian lokasi distribusi dan target pasar
Pengurangan jumlah pesaing
Penurunan permintaan barang teknologi
Peningkatan regulasi pemerintah
Perubahan pendapatan masyarakat, seperti semakin lebarnya jurang antara kelompok kaya dan miskin, merupakan bagian dari lingkungan:
Demografis
Teknologi
Ekonomi
Politik
Budaya
RFID (Radio-Frequency Identification) merupakan contoh perubahan dalam lingkungan:
Demografis
Teknologi
Ekonomi
Politiko-hukum
Budaya
Regulasi pemerintah yang bertujuan melindungi konsumen dari iklan atau promosi menyesatkan merupakan bagian dari lingkungan:
Teknologi
Mikro
Demografis
Politik dan hukum
Budaya
Publics yang terdiri dari pekerja, manajer, dan dewan direksi disebut:
Internal publics
General publics
Local publics
Media publics
Citizen-action publics
Lingkungan budaya berhubungan dengan:
A. Nilai, persepsi, dan preferensi masyarakat
B. Jumlah pemasok yang ada di pasar
C. GNP per kapita suatu negara
D. Regulasi global yang memengaruhi perdagangan
E. Perpindahan Geografis Penduduk
Keberhasilan Emirates dalam menawarkan ICE (Information, Communication, Entertainment) System menunjukkan bahwa perusahaan mampu menciptakan:
Kebutuhan baru yang tidak sesuai dengan pasar
Market offering yang menggabungkan produk, layanan, dan pengalaman
Segmentasi pasar yang hanya berfokus pada harga
Strategi pemasaran myopia
Produk standar untuk semua jenis pelanggan
Menurut Kotler & Armstrong, pemasaran berfokus pada proses membangun hubungan pelanggan untuk:
Mengurangi biaya promosi
Menghindari persaingan global
Menangkap nilai dari pelanggan sebagai imbal balik
Mengurangi kebutuhan perusahaan terhadap pemasok
Menghilangkan peran teknologi dalam pemasaran
Dalam kerangka needs, wants, and demands, “keinginan” didefinisikan sebagai:
Kondisi kekurangan yang melekat pada manusia
Kebutuhan yang dibentuk oleh budaya dan kepribadian
Keinginan yang tidak dapat dipenuhi oleh produk
Kemampuan pelanggan untuk membeli
Penawaran pasar yang ditentukan oleh penjual
Kesalahan perusahaan yang lebih fokus pada produk daripada manfaat atau pengalaman yang diberikan dikenal sebagai:
Marketing divergence
Marketing positioning
Marketing myopia
Consumer-generated marketing
Benefit extraction error
Customer satisfaction terjadi ketika:
Ekspektasi pelanggan selalu lebih rendah dari kinerja produk
Kinerja produk sesuai atau melebihi ekspektasi pelanggan
Perusahaan menurunkan biaya agar pelanggan tertarik
Perusahaan meningkatkan jumlah promosi
Pelanggan tidak membandingkan produk dengan pesaing
Pasar (market) didefinisikan sebagai:
Sekelompok perusahaan yang menawarkan produk sejenis
Semua pemasok dan perantara pemasaran
Kumpulan seluruh pembeli aktual dan potensial
Semua pemangku kepentingan perusahaan
Semua media yang mempromosikan suatu produk
Dalam proses segmentasi dan targeting, perusahaan harus terlebih dahulu:
A. Menentukan Saluran Distribusi
B. Memilih media promosi
C. Memutuskan segmen pasar mana yang ingin dilayani
D. Mengevaluasi pesaing utama di industri
E. Membuat program loyalitas
Perbedaan differentiation dan positioning terletak pada?
A. Differentiation menciptakan nilai, sedangkan positioning mengkomunikasikan nilai
B. Positioning memenuhi kebutuhan internal, differentiation memenuhi kebutuhan publik
C. Keduanya hanya digunakan oleh perusahaan global
D. Positioning terjadi sebelum segmentasi pasar
E. Differentiation selalu terkait harga
Digital marketing memudahkan perusahaan untuk:
Menghilangkan kebutuhan akan segmentasi
Menghubungkan pelanggan hanya melalui email
Menjangkau pelanggan kapan saja dan di mana saja
Menghindari pengaruh globalisasi
Mengurangi kebutuhan untuk mengelola hubungan pelanggan
Sustainable marketing berkembang karena:
Konsumen tidak lagi peduli terhadap lingkungan
Regulasi global menghilangkan tanggung jawab sosial perusahaan
Perusahaan ingin meningkatkan konsumerisme tanpa batas
Meningkatnya kesadaran tentang tanggung jawab sosial dan lingkungan
Teknologi digital tidak mendukung keberlanjutan
Perilaku konsumen dipengaruhi oleh empat faktor utama. Faktor yang menjadi penyebab paling mendasar dari keinginan dan perilaku seseorang adalah:
Sosial
Pribadi
Psikologis
Budaya
Situasional
Subbudaya penting bagi pemasar karena:
Selalu bersifat homogen tanpa variasi nilai
Menentukan lokasi distribusi perusahaan
Menciptakan segmen pasar spesifik yang dapat disesuaikan penawarannya
Tidak memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian
Menghilangkan pengaruh budaya utama
Faktor sosial seperti keluarga memengaruhi perilaku konsumen karena:
Keputusan selalu dibuat oleh anak
Semua anggota keluarga membeli produk yang sama
Peran setiap anggota keluarga dapat berbeda dalam keputusan pembelian
Keluarga tidak memiliki pengaruh terhadap preferensi merek
Pengeluaran keluarga tidak dipengaruhi oleh pendapatan
Anak-anak memiliki pengaruh kuat dalam keputusan pembelian keluarga. Salah satu alasan utamanya adalah:
A. Anak-anak memiliki pendapatan lebih tinggi
B. Anak dapat memutuskan semua jenis pembelian
C. Anak membentuk ekspektasi keluarga terkait gaya hidup dan pengalaman
D. Orang tua tidak memiliki preferensi sendiri terhadap produk
E. Anak memiliki kendali penuh terhadap pengeluaran rumah tangga
Gaya hidup (lifestyle) sebagai faktor pribadi diukur melalui konsep AIO. Berikut ini yang termasuk unsur “Interests” adalah:
Pekerjaan
Minat terhadap makanan, mode, dan rekreasi
Pendapat tentang isu sosial
Aktivitas seperti olahraga
Persepsi terhadap kualitas produk
Dalam teori motivasi Maslow, kebutuhan yang harus dipenuhi terlebih dahulu sebelum kebutuhan aktualisasi diri adalah:
Kebutuhan estetika
Kebutuhan sosial
Kebutuhan harga diri
Kebutuhan fisiologis dan keamanan
Kebutuhan kognitif
Persepsi konsumen didefinisikan sebagai:
Kemampuan mengingat pengalaman sebelumnya
Proses memilih, mengorganisir, dan menginterpretasikan informasi
Keyakinan yang tidak dapat diubah
Faktor sosial yang memengaruhi perilaku konsumen
Aktivitas yang menciptakan preferensi
Perilaku pembelian kebiasaan (habitual buying behavior) terjadi ketika:
Keterlibatan konsumen tinggi dan perbedaan merek signifikan
Keterlibatan rendah dan sedikit perbedaan antar merek
Keterlibatan tinggi namun perbedaan merek tidak terlalu tampak
Konsumen selalu mencari merek baru
Konsumen membeli berdasarkan opini kelompok saja
Pada tahap evaluasi alternatif dalam proses keputusan pembeli, konsumen biasanya:
Menentukan kebutuhan yang akan dipenuhi
Mengumpulkan semua informasi dari pengalaman pengguna lain
Menimbang berbagai merek berdasarkan atribut yang dianggap penting
Membeli produk tanpa pertimbangan
Menghilangkan semua merek kecuali satu
Dalam perilaku pasca pembelian, ketidakpuasan konsumen dapat muncul apabila:
Kinerja produk melebihi harapan
Ekspektasi konsumen tidak sesuai dengan kinerja produk
Konsumen tidak membandingkan merek
Produk memiliki promosi besar
Pemasar tidak memberikan informasi produk
Market segmentation dilakukan karena:
Semua pelanggan memiliki kebutuhan yang sama
Pasar besar dan beragam perlu dibagi agar lebih mudah ditargetkan
Perusahaan ingin mengurangi biaya produksi
Produk tidak dapat disesuaikan dengan karakter pelanggan
Regulasi pemerintah mengharuskan pembagian pasar
Membagi pasar berdasarkan umur, pendapatan, pendidikan, dan generasi termasuk jenis segmentasi:
Behavioral
Geographic
Demographic
Psychographic
Benefit
Segmen konsumen yang dibagi berdasarkan gaya hidup dan kepribadian termasuk dalam segmentasi:
Demografis
Psikografis
Behavioristic
Geografis
Struktural
Segmen pelanggan yang dikategorikan sebagai first-time users, regular users, atau ex-users adalah bagian dari segmentasi:
Benefit segmentation
Loyalty segmentation
User-status segmentation
Occasion segmentation
Geographic segmentation
Segmentasi yang dilakukan berdasarkan keuntungan spesifik yang dicari konsumen dari sebuah produk disebut:
Benefit segmentation
Occasion segmentation
User-rate segmentation
Income segmentation
Value segmentation
Dalam mengevaluasi sebuah segmen pasar, perusahaan harus memperhatikan tiga faktor penting yaitu:
Lokasi pesaing, harga, dan strategi promosi
Segment size & growth, attractiveness, serta objectives & resources perusahaan
Loyalitas pelanggan, demografi, dan siklus pembelian
Ukuran pasar, umur konsumen, dan tingkat kepuasan
Strategi produk, distribusi, dan promosi
Strategi yang menargetkan satu atau beberapa segmen kecil dengan tujuan memperoleh pangsa pasar besar pada segmen tersebut adalah:
Mass marketing
Concentrated (niche) marketing
Differentiated marketing
Micromarketing
Multi-level marketing
Dalam positioning, perusahaan harus memilih keunggulan kompetitif yang akan dipromosikan. Salah satu syaratnya adalah:
Perbedaan mudah ditiru pesaing
Perbedaan sulit dipahami konsumen
Perbedaan memberikan manfaat bernilai bagi konsumen
Perbedaan tidak perlu dikomunikasikan
Perbedaan hanya fokus pada harga
“More for More” dalam value proposition bermakna bahwa:
Produk menawarkan kualitas lebih tinggi dengan harga lebih tinggi
Produk menawarkan harga lebih rendah untuk kualitas premium
Produk memberikan kualitas sama dengan harga lebih rendah
Produk tidak memiliki diferensiasi
Produk fokus pada segmen pengguna berat
Menurut definisi Kotler, produk mencakup segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk:
Diproduksi dan diekspor
Diperhatikan, diperoleh, digunakan, atau dikonsumsi
Dinilai berdasarkan harga
Diolah secara digital
Diiiklankan melalui media sosial
Jasa (service) berbeda dari produk berwujud karena:
Menghasilkan kepemilikan yang dapat ditransfer
Selalu membutuhkan mesin untuk diproduksi
Bersifat tidak berwujud dan tidak menghasilkan kepemilikan
Tidak dapat dikembangkan melalui teknologi
Selalu berbentuk digital
“Expected product” dalam tingkatan produk adalah:
Produk dasar tanpa atribut apa pun
Produk yang benar-benar baru dan belum dirilis
Atribut atau kondisi yang secara normal diharapkan konsumen
Produk pelengkap yang menambah kepuasan
Produk masa depan yang belum dikembangkan
Produk seperti sabun, teh, atau tisu yang dibeli secara rutin dan memiliki keterlibatan rendah termasuk kategori:
Shopping goods
Specialty products
Convenience products
Unsought goods
Industrial supplies
Laptop, pakaian bermerek, atau furnitur yang membutuhkan perbandingan atribut sebelum dibeli termasuk kategori:
Convenience product
Shopping goods
Unsought goods
Industrial goods
Daily goods
Atribut produk yang berkaitan dengan proses kreasi yang menggabungkan fungsi dan estetika disebut:
Fitur produk
Desain produk
Gaya produk
Komposisi produk
Lini produk
Merek privat label biasanya dimiliki oleh:
Produsen besar internasional
Pemerintah daerah
Perusahaan ritel yang menjual produk dengan nama merek sendiri
Organisasi nonprofit
Perusahaan lisensi global
Packaging memiliki fungsi penting dalam pemasaran karena:
Tidak berpengaruh terhadap citra merek
Mengurangi biaya distribusi secara signifikan
Meningkatkan kemampuan produk menarik perhatian di rak swalayan
Membantu pelanggan membandingkan harga pesaing
Selalu menentukan kategori produk
Fungsi utama label dalam suatu produk adalah:
Menentukan margin keuntungan
Mengidentifikasi, menjelaskan, dan mempromosikan produk
Menggantikan kebutuhan kemasan
Mengatur distribusi barang
Menentukan segmentasi konsumen
Saluran pemasaran berfungsi utama untuk:
Mengatur strategi promosi
Membantu produsen membuat produk tersedia bagi konsumen
Mengontrol keputusan harga di pasar
Menggantikan fungsi periklanan
Mengurangi peran distributor dalam distribusi
Keputusan saluran pemasaran penting karena:
Tidak berhubungan dengan strategi promosi
Tidak memengaruhi keputusan harga dan produk
Secara langsung memengaruhi keputusan pemasaran lainnya
Hanya memengaruhi strategi logistik perusahaan
Tidak berpengaruh pada hubungan dengan retailer
Saluran distribusi langsung berarti:
Produsen menggunakan dua tingkat perantara
Produsen menjual langsung ke konsumen tanpa perantara
Distributor menyalurkan produk ke grosir
Retailer membeli langsung dari grosir
Konsumen membeli melalui marketplace
Semakin banyak tingkat perantara dalam saluran distribusi, maka:
Kontrol produsen semakin tinggi
Kompleksitas saluran semakin rendah
Produsen semakin sulit melakukan pengawasan
Biaya Distribusi Selalu Berkurang
Konsumen semakin dekat dengan produsen
Semakin banyak tingkat perantara dalam saluran distribusi, maka:
Kontrol produsen semakin tinggi
Kompleksitas saluran semakin rendah
Produsen semakin sulit melakukan pengawasan
Salah satu tahapan penting dalam desain saluran pemasaran adalah:
Menghentikan kerja sama dengan distributor
Menentukan target pasar pesaing
Melakukan analisis kebutuhan pelanggan
Menetapkan harga dan promosi
Mengurangi jumlah perantara secara maksimal
Konflik antar saluran dapat muncul ketika:
Semua distributor berada pada wilayah berbeda
Saluran langsung bersaing dengan saluran tidak langsung
Produsen hanya menggunakan satu jalur distribusi
Perusahaan tidak menggunakan teknologi dalam distribusi
Konsumen membeli produk secara berulang
Dalam Vertical Marketing System (VMS) jenis Contractual VMS:
Semua pihak berada di bawah satu kepemilikan
Perusahaan independen bekerja sama melalui kontrak
Retailer mengambil alih seluruh proses distribusi
Tidak ada struktur formal dalam kemitraan
Koordinasi hanya dilakukan oleh grosir
Distribusi intensif paling cocok digunakan untuk produk:
Mewah dan eksklusif
Yang jarang dicari pelanggan
Kebutuhan sehari-hari yang harus tersedia secara luas
Industri berat bernilai tinggi
Yang membutuhkan tenaga penjualan khusus
Sistem pemasaran horizontal biasanya terjadi ketika:
Produsen menjual langsung ke konsumen
Dua perusahaan pada tingkat yang sama bekerja sama untuk peluang baru
Produsen menggunakan banyak perantara di beberapa tingkatan
Perusahaan mendirikan layanan distribusi internal
Konsumen membeli melalui platform digital
Salah satu tren penting dalam pengembangan saluran pemasaran modern adalah:
Mengurangi teknologi digital dalam distribusi
Mengalihkan seluruh distribusi menjadi offline
Meningkatkan personalisasi dan integrasi teknologi dalam distribusi
Menghilangkan peran perantara dalam semua kategori produk
Membatasi penggunaan data dalam perencanaan saluran
Komunikasi pemasaran dipahami sebagai sarana perusahaan untuk:
Menentukan struktur saluran distribusi
Berinteraksi dan membangun hubungan dengan konsumen
Menetapkan harga berdasarkan permintaan
Menilai efektivitas penjualan di toko
Mengelola stok produk di gudang
Urutan awal dalam proses respons konsumen yang harus dicapai sebelum terbentuknya preferensi adalah:
Purchase
Liking
Awareness dan Knowledge
Conviction
Action
Langkah pertama dalam merancang program komunikasi pemasaran adalah:
Menentukan pesan visual
Memilih media yang paling murah
Mengidentifikasi audiens sasaran
Menentukan jadwal kampanye
Menyusun materi promosi
Daya tarik emosional dalam komunikasi pemasaran terutama digunakan untuk:
Menyampaikan fakta teknis
Membangkitkan perasaan tertentu kepada konsumen
Menjelaskan fungsi produk secara rinci
Mengurangi biaya produksi iklan
Tidak ada opsi jawaban yang benar
Mengukur efektivitas kampanye dari sisi konsumen dapat dilakukan dengan:
Menghitung biaya tayang iklan
Menilai keterlibatan distributor
Menanyakan apakah konsumen mengenali pesan
Menghitung jumlah media yang digunakan
Mengukur stok barang di gudang
Komunikasi pemasaran terpadu (IMC) menekankan pentingnya:
Menghilangkan promosi tradisional
Menggunakan satu jenis media saja
Koordinasi pesan agar konsisten di berbagai saluran
Mengurangi penggunaan media digital
Menampilkan pesan berbeda di setiap saluran
Media iklan yang dianggap paling kuat karena dapat menyatukan visual, suara, dan gerakan adalah:
Radio
Media cetak
Brosur
Televisi
Poster toko
Which form of advertisement is placed in public spaces or strategic physical locations?
SEO
Social media ads
Billboard and point-of-purchase
Email marketing
Digital catalog
Influencer marketing is considered effective because:
The message does not affect consumer perception
All influencers have low rates
Followers tend to trust influencer recommendations
Influencers always use only one brand
Influencer messages are very formal
Which activity is included in personal selling?
Creating social media ad content
Placing billboard ads
Direct presentations and answering consumer objections
Sending digital catalogs
Scheduling TV campaigns
Ritel didefinisikan sebagai aktivitas yang berfokus pada:
Penjualan dalam jumlah besar kepada distributor
Penjualan barang atau jasa secara langsung kepada konsumen akhir
Proses produksi barang skala besar
Sistem penetapan harga untuk industri
Pengiriman barang antar gudang
Model omnichannel retailing memungkinkan konsumen untuk:
Berbelanja hanya melalui toko fisik
Berinteraksi dengan berbagai saluran yang terpisah tanpa integrasi
Mendapatkan pengalaman yang selaras di seluruh titik sentuh online dan offline
Melakukan pembelian hanya melalui aplikasi
Menghindari interaksi dengan peritel
Pengecer dengan kategori self-service umumnya menawarkan:
Layanan personal yang intensif
Produk-produk khusus dengan harga premium
Proses belanja di mana pelanggan mencari dan memilih sendiri
Bantuan staf pada setiap tahap pembelian
Produk terbatas dan harga tinggi
Keputusan ritel yang berkaitan dengan ragam produk dan pengadaan bertujuan untuk:
Atmosfer toko memengaruhi pengalaman pelanggan melalui elemen seperti:
Promosi harga saja
Warna, pencahayaan, musik, dan aroma
Lokasi pemasok
Peraturan pemerintah
Strategi distribusi saja
Strategi penetapan harga ritel harus mempertimbangkan:
Jumlah pesaing internasional saja
Harga yang ditentukan oleh pemerintah
Daya beli target pasar dan nilai produk
Preferensi supplier
Jumlah cabang toko
Contoh toko ritel yang termasuk kategori brick-and-mortar adalah:
Marketplace digital
Aplikasi e-commerce
Toko fisik dengan interaksi langsung antara pelanggan dan produk
Platform streaming
Layanan pesan antar saja
Wholesaler memiliki fungsi penting dalam rantai pasokan seperti:
Melakukan penjualan kecil langsung ke rumah tangga
Membeli dalam jumlah besar dan memecahnya menjadi unit kecil
Menghindari hubungan dengan produsen
Membatasi stok untuk semua pengecer
Mengatur penetapan harga ritel
Dalam logistik pasar, salah satu keputusan utama adalah:
Menentukan strategi iklan
Menetapkan desain kemasan produk
Menentukan lokasi gudang untuk efisiensi distribusi
Membuat program loyalitas pelanggan
Menentukan warna merek
Inventory management yang baik penting karena:
Mengurangi kebutuhan toko untuk menjual produk
Membatasi variasi produk secara drastis
Memastikan ketersediaan barang sesuai permintaan tanpa kelebihan stok
Menambah biaya operasional secara signifikan
Menghilangkan kebutuhan ritel terhadap pemasok
Dalam Customer Jobs pada Value Proposition Canvas, yang paling tepat menggambarkan jenis “functional jobs” adalah:
Keinginan merasa dihargai oleh orang lain
Menggunakan produk untuk meningkatkan reputasi
Menyelesaikan tugas atau aktivitas praktis
Merasa aman dan nyaman secara emosional
Melakukan aktivitas sesuai nilai dan keyakinan pribadi
Bagian Pains dalam Customer Profile digunakan untuk:
Mencari keunggulan produk yang dapat dipromosikan
Mengidentifikasi hambatan, risiko, atau frustrasi yang dialami pelanggan
Menentukan ukuran pasar yang paling potensial
Menentukan harga yang sesuai untuk produk
Mengukur kepuasan pelanggan setelah pembelian
Dalam Value Map, “Pain Relievers” berfungsi untuk:
Membantu produk terlihat lebih premium
Mengurangi atau menghilangkan hambatan yang dialami pelanggan
Menambah fitur baru tanpa melihat kebutuhan pelanggan
Mempercepat proses produksi
Mengurangi harga agar lebih kompetitif
Contoh Gain Creator yang sesuai dalam Value Proposition Canvas adalah:
Garansi 1 tahun untuk mengatasi risiko kerusakan
Layanan pelanggan yang membantu menurunkan biaya penggunaan
Fitur tambahan yang memberi pelanggan hasil lebih baik dari ekspektasi
Jika pelanggan mengeluhkan proses belanja yang terlalu lama, maka solusi dalam VPC yang paling sesuai adalah:
Gain creator berupa upgrade fitur premium
Pain reliever berupa proses check-out lebih cepat
Produk baru dengan harga lebih tinggi
Penambahan aksesoris tambahan pada produk
Meningkatkan desain visual kemasan
Dalam Customer Gains, yang termasuk "required gain" adalah:
Fitur tambahan yang memberikan kenyamanan ekstra
Manfaat minimal yang pelanggan anggap wajib ada dalam produk
Keuntungan emosional yang tidak terduga
Pengalaman yang melampaui ekspektasi
Faktor yang tidak penting bagi keputusan pembelian
Jika suatu aplikasi belajar menawarkan fitur “pengingat belajar otomatis” agar mahasiswa lebih disiplin, maka fitur tersebut termasuk:
Customer Pain
Customer Job
Gain Creator
Pain Reliever
Required Gain
Perusahaan ingin membuat solusi untuk pelanggan yang sering merasa khawatir barang yang dibeli tidak sesuai deskripsi. Solusi yang paling tepat dalam VPC adalah:
Produk dengan warna lebih menarik
Memberikan konten edukasi tambahan
Menyediakan fitur return tanpa biaya dan jaminan uang kembali
Menambahkan fitur premium berbayar
Meningkatkan promosi influencer
Untuk memahami Customer Jobs, perusahaan perlu menganalisis:
Apa yang pelanggan coba capai dalam pekerjaan, aktivitas sehari-hari, atau peran sosial
Berapa harga maksimal yang bersedia dibayar pelanggan
Siapa pesaing utama dalam industri
Media apa yang paling sering digunakan pelanggan
Kota tempat tinggal pelanggan
Value Proposition dianggap fit ketika:
Gain creator dan pain reliever tidak sesuai dengan prioritas pelanggan
Produk memiliki banyak fitur meski tidak relevan
Solusi perusahaan secara tepat menjawab priority pains dan desired gains pelanggan
Produk dan layanan dipromosikan secara agresif
Produk dibuat terlebih dahulu baru dicari pasarnya
Dalam Buyer Persona, elemen “Background” biasanya berisi informasi seperti:
Harga produk yang diinginkan
Data demografis, pekerjaan, dan latar belakang pribadi
Lokasi toko yang paling strategis
Rencana promosi perusahaan
Data kompetitor dalam industri
Elemen “Goals” dalam persona digunakan untuk mengidentifikasi:
Apa yang membuat pelanggan enggan membeli
Apa yang ingin dicapai pelanggan melalui penggunaan produk atau layanan
Berapa banyak produk yang harus diproduksi
Bagaimana perusahaan menentukan harga
Siapa pesaing terdekat dalam segmen pasar
Jika sebuah persona menggambarkan bahwa pelanggan kesulitan menemukan informasi produk yang jelas, maka aspek ini termasuk dalam:
Motivations
Behaviour Pattern
Pain Points
Roles
Demographics
Pada Persona Canvas, “Influences” biasanya menggambarkan:
Konten apa yang disukai perusahaan
Faktor eksternal yang membentuk keputusan pelanggan, seperti keluarga, media, atau komunitas
“Buying Decision Criteria” pada Buyer Persona menjelaskan:
Atribut produk yang menjadi pertimbangan utama pelanggan saat membeli
Kinerja tim pemasaran
Hasil evaluasi dari audit internal
Peraturan yang berlaku untuk industri
Rencana anggaran perusahaan
Jika pelanggan digambarkan sebagai seseorang yang ingin proses belanja cepat, efisien, dan tanpa antre, maka kebutuhan utamanya termasuk dalam kategori:
Emotional needs
Functional needs
Aspirational needs
Social needs
Cognitive needs
Elemen “Challenges” dalam buyer persona diperlukan untuk memahami:
Faktor yang membuat pelanggan tertarik pada promosi
Tantangan atau hambatan yang menghalangi pelanggan mencapai tujuan
Kompetitor yang memiliki pangsa pasar besar
Bauran pemasaran perusahaan
Strategi segmentasi yang digunakan penjual
“Preferred Channels” dalam persona membantu perusahaan memahami:
Jalur distribusi kompetitor
Platform komunikasi dan media yang paling sering digunakan pelanggan
Lokasi fisik toko yang harus dibangun
Biaya promosi yang paling rendah
Strategi diskon yang harus ditetapkan
Satu hal yang tidak termasuk dalam alasan ketika memilih segmen pasar tertentu:
Potensi keuntungan
Keuntungan pesaing
Market Size
Market Growth
Aksesibilitas pasar
Berikut yang tidak termasuk jenis segmentasi:
Geografis
Behavior
Differensiasi
Demografis
Psikografis
Berikut yang menjadi kunci sukses dalam menyelenggarakan sebuah event, kecuali:
Komunikasi tim
Teamwork
Kerja Keras tim
Jumlah dana awal yang dimiliki
Kesediaan kontribusi anggota
