WorksheetsASESMEN SUMATIF AKHIR SEMESTER GASAL MATEMATIKA LANJUT
Total questions: 40
Worksheet time: 20mins
Dalam analisis sirkuit listrik AC, impedansi z sering dinyatakan sebagai bilangan kompleks z=R+jX , di mana R adalah resistansi (bagian riil) dan X adalah reaktansi (bagian imajiner). Jika impedansi suatu sirkuit diberikan oleh z=(4+3i)2–10i . Tentukan bagian riil dari impedansi z = ...
16
25
7
34
17
Dua gaya F1 dan F2 bekerja pada suatu benda. Gaya-gaya ini dipresentasikan sebagai bilangan kompleks F1 = 8 – 3i Newton dan F2 = –5 + 7i Newton. Total gaya resultan yang bekerja pada benda tersebut adalah F_total = F1 – F2. Tentukan F_total ...
13 + 4i
3 + 4i
13 – 10i
3 – 10i
3 + 10i
Dalam grafika komputer, rotasi dan skala suatu titik dapat dilakukan melalui perkalian bilangan kompleks. Suatu transformasi T diwakili oleh bilangan kompleks t = 2 – i. Titik awal P diwakili oleh Zp = 3 + 2i. Hasil transformasi (titik baru) adalah z' = t . Zp . Tentukan koordinat titik baru z' = ...
4 + 7i
8 + i
8 – 7i
6 + 4i
6 – 4i
Seorang ahli biologi memodelkan pertumbuhan populasi bakteri P(t) pada suatu media kultur setelah t jam dengan persamaan: P(t)=5t(t2–1)2+3t2–10 . Jika persamaan ini disederhanakan ke dalam bentuk polinomial standar, tentukan derajat (pangkat tertinggi) dan suku konstan (jumlah awal) dari model pertumbuhan populasi tersebut ...
Derajat = 5, suku konstan = –10
Derajat = 4, suku konstan = –10
Derajat = 5, suku konstan = 0
Derajat = 4, suku konstan = 0
Derajat = 2, suku konstan = –10
Sebuah pabrik memproduksi dua jenis produk, A dan B. Total biaya harian untuk produk A dimodelkan oleh A(x)=2x3−4x+1 (dalam ratusan ribu) dan total biaya untuk produk B dimodelkan oleh B(x)=x2+5 (dalam ratusan ribu), di mana x adalah jumlah bahan baku yang digunakan. Manajemen ingin menghitung selisih biaya produksi, yang didefinisikan sebagai 3A(x)−x⋅B(x) . Berapakah polinomial biaya selisih tersebut?
5x3−5x2−12x+3
5x3−2x2−17x+3
6x3−x2+17x+3
5x3−17x+3
5x3−x2+17x−3
Seorang pengurus masjid sedang membuat jadwal otomatis untuk pendingin ruangan di ruang utama masjid agar jamaah merasa nyaman saat salat. Suhu ruangan diatur mengikuti model fungsi suhu berikut: T(t)=t3+5t2−10t+50 dengan T(t) adalah suhu (dalam derajat Celsius) dan t adalah waktu (jam) setelah pukul 00.00. Berdasarkan model tersebut, berapakah suhu ruangan masjid pada pukul 03.00 dini hari?
26° C
32° C
38° C
44° C
50° C
Data penjualan harian (dalam unit) tiga jenis produk (X, Y, Z) selama dua hari (Senin dan Selasa) dicatat dalam matriks A = (121510/181114) . Jika Matriks A menjadi AT , tentukan ordo dari matriks AT dan elemen pada baris kedua, kolom ketiga ( a31 ) dari matriks AT ...
Ordo 3 × 2, elemen a23 adalah 14
Ordo 1 × 3, elemen a23 adalah 10
Ordo 3 × 1, elemen a23 adalah 10
Ordo 2 × 1, elemen a23 adalah 11
Ordo 3 × 2, elemen a23 adalah 16
Dua matriks di bawah ini dianggap setara dalam suatu model matematis, di mana elemen-elemennya harus sama: P = ( (2x-1)/7 4/(y+3) ) dan Q = ( 5/7 4/2x ). Jika P = Q, tentukan nilai x + y = ...
3
4
5
6
7
Nilai aset investasi sebuah perusahaan di dua kota, A dan B, pada kuartal I dan kuartal II dicatat dalam matriks M1 dan M2 (dalam miliar Rupiah): M1 = (50 80 / 75 90) dan M2 = (60 90 / 85 100). Matriks perubahan aset P dihitung sebagai P = M2 - M1. Berapakah nilai perubahan aset di Kota A pada Kuartal II (elemen p12)?
5
10
15
25
30
Dalam sebuah penelitian, matriks data awal D akan direplikasi dan diubah skalanya. Diberikan matriks D dan E : D = ( 2 -1 / 0 3 ) dan E = ( 1 5 / 6 2 ) Jika dilakukan operasi 3D + 2E, tentukan elemen pada baris pertama, kolom kedua dari matriks hasil tersebut.
7
11
13
19
21
Dalam analisis sinyal AC, suatu sinyal harmonik direpresentasikan oleh z = -6 + 8i. Konjugat bilangan kompleks z (dilambangkan z̅) sering digunakan untuk mencari daya semu. Pilih semua pernyataan yang benar:
Konjugat z̅ adalah 6 + 8i
Hasil dari z + z̅ adalah -12
Hasil dari z - z̅ adalah 16i
Bagian riil dari z̅ adalah -6
Bagian imajiner dari z̅ adalah -6
Arus listrik total I_total dalam suatu rangkaian AC adalah 10 Ampere, dan impedansi Z adalah 3 + i Ohm. Arus pada salah satu cabang dihitung dengan membagi I_total dengan Z. Pilih semua pernyataan yang benar mengenai hasil pembagian Icabang = 3+i10
Pembagian diselesaikan dengan mengalikan pembilang dan penyebut dengan 3 - i.
Bagian riil dari I_cabang adalah 3.
Bagian imajiner dari I_cabang adalah -i
I_cabang dapat dinyatakan sebagai 3 + i
Bagian imaginer dari I_cabang adalah -1.
Posisi suatu gelombang radio di bidang kompleks diwakili oleh z = -7 + 24i. Magnitudo (besar) gelombang, |z|, adalah jaraknya dari titik asal (0,0). Pilih semua pernyataan yang benar mengenai |z|:
Modulus |z| dihitung menggunakan rumus Pythagoras.
Modulus |z| adalah √49 + 526.
Nilai modulus |z| adalah 25.
Kuadrat modulus |z|^2 adalah 625.
Nilai modulus |z| adalah 24.
Energi dalam suatu sistem fisis dimodelkan oleh E = z · z̅. Diketahui z = a + bi. Pilih semua pernyataan yang benar mengenai E:
E selalu merupakan bilangan riil non-negatif.
Jika z = 3 + i, maka E = 10
Jika z = 3 - i, maka E = 10
E sama dengan kuadrat modulus dari z (|z|2 ).
Jika z=i-3, maka E=9
Efisiensi energi sebuah mesin, E(t) (dalam Joule), diukur setiap jam. Fungsi efisiensi dimodelkan oleh E(t)=t4−5t3+10t−20 . Mesin tersebut menjalani siklus operasional standar yang diwakili oleh faktor (t−4) . Pilih semua pernyataan yang benar mengenai hasil bagi dan sisa pembagian E(t)oleh(t−4) :
Hasil bagi H(t) memiliki suku konstanta 6
Hasil bagi H(t) berderajat 3
Sisa pembagian menunjukkan efisiensi mesin pada akhir siklus, yaitu, E(4) = -44
Hasil Bagi H(t) = t3−t2−4t−6
Konstanta H(t) adalah -20
Seorang analis risiko bank menggunakan model polinomial R(x)=x4+3x3−5x2+8x−12 untuk menilai potensi kerugian, di mana x adalah faktor suku bunga. Model risiko ini sering dianalisis terhadap faktor kuadrat K(x)=x2−2x+1 . Pilih semua pernyataan yang benar mengenai pembagian R(x) oleh K(x) :
Hasil bagi H(x) adalah x2 + 5x + 4.
Hasil bagi memiliki suku konstan 4.
Sisa pembagiannya adalah 4x - 16.
Sisa pembagiannya berderajat 1.
8 merupakan konstanta dari Hasil bagi H(x)
Nilai suatu aset digital A(t) (dalam juta Rupiah) setelah t tahun dimodelkan oleh fungsi polinomial: A(t)=4t50+2t20+t−10 . Seorang analis keuangan ingin mengetahui nilai yang tersisa (S) jika nilai aset tersebut dihitung pada kondisi pasar yang diwakili oleh faktor waktu (2t - 4). Berdasarkan Teorema Sisa, berapakah nilai sisa S dari pembagian A(t)oleh(2t−4) ?
Sisa aset yang dapat dihitung dengan mencari V(2).
Sisa pembagian S adalah 4 · (2)50 + 2 · (2)20 − 8
Sisa pembagian S adalah 4 · (2)50 + 2 · (2)20 + 2
Sisa aset tidak dapat dihitung karena pangkat terlalu besar.
Konstanta dari sisa pembagian adalah 8
Seorang pengusaha kerajinan menggunakan matriks kuantitas bahan baku K dan matriks harga satuan H (dalam ribuan Rupiah): K = (1 4; 3 2) (Produk 1 dan 2) H = (2; 5) (Bahan A dan B) Hasil kali K · H merepresentasikan total biaya bahan baku untuk setiap produk. Pilih semua pernyataan yang benar mengenai hasil kali K · H:
Ordo matriks hasil adalah 2×1.
Total biaya bahan baku untuk Produk 1 adalah 22 ribu Rupiah.
Total biaya bahan baku untuk Produk 2 adalah 12 ribu Rupiah.
Elemen a21 dari matriks hasil adalah 16.
Elemen a22 dari matriks hasil adalah 14.
Dalam model ekonomi, suatu matriks A dianggap memiliki solusi yang unik (dapat dibalik) jika determinannya bukan nol. Matriks keterbalikan (koefisien) diberikan oleh: A = ( 2k 3 ) ( 4 k+1 )
Determinan matriks A adalah 2k²+2k−12.
Jika k=4, matriks A adalah matriks singular.
Matriks A menjadi singular jika k=−3.
Jika k=1, determinan A adalah −8.
Jika k=1 maka a₁₁ = 3
Matriks T digunakan untuk mentransformasi suatu data. Matriks T adalah: T = ( 5 2 ) ( 2 1 ) Untuk mendapatkan data asli, diperlukan matriks invers T⁻¹. Pilih semua pernyataan yang benar berikut:
Determinan matriks T adalah 1.
Determinan matriks T adalah -1.
Invers T⁻¹ = ( 1 -2 ) ( -2 5 )
T dan T⁻¹ dikalikan menghasilkan matriks nol.
Invers T⁻¹ memiliki elemen pada baris kedua, kolom pertama sebesar −2.
Pada bidang Argand (bidang kompleks), bilangan kompleks z = −4 + 3i dapat direpresentasikan pada bidang Kartesius sebagai titik koordinat (−4,3), di mana −4 adalah sumbu riil (x) dan 3 adalah sumbu imajiner (y). Apakah pernyataan ini BENAR atau SALAH?
BENAR
SALAH
Jarak (modulus) bilangan kompleks z = −4 + 3i dari titik asal (0,0) di bidang Argand adalah 5 satuan. Apakah pernyataan ini BENAR atau SALAH?
BENAR
SALAH
Titik koordinat (−4,3) yang mewakili bilangan kompleks z = −4 + 3i terletak pada Kuadran IV bidang Argand. Apakah pernyataan ini BENAR atau SALAH?
BENAR
SALAH
Konjugat dari bilangan kompleks z = −4 + 3i adalah z̅ = 4 − 3i. Apakah pernyataan ini BENAR atau SALAH?
BENAR
SALAH
Dua persamaan fisika menghasilkan bilangan kompleks yang harus setara: z₁ = (2x − 1) + 5i dan z₂ = 3 + (y + 2)i. Jika z₁ = z₂, maka agar kedua persamaan (z₁ = z₂) setara, nilai variabel x haruslah 2. Apakah pernyataan ini BENAR atau SALAH?
BENAR
SALAH
Jika z₁ dan z₂ setara, maka bagian imajiner kedua bilangan kompleks tersebut haruslah sama, yaitu 5 = y + 2 atau y = 3. Apakah pernyataan ini BENAR atau SALAH?
BENAR
SALAH
Jika kedua persamaan (z₁ = z₂) setara, maka nilai variabel y adalah 7. Apakah pernyataan ini BENAR atau SALAH?
BENAR
SALAH
Apabila x = 1 dan y = 1, maka z₁ dan z₂ akan setara. Apakah pernyataan ini BENAR atau SALAH?
BENAR
SALAH
Laju reaksi kimia R(c) dimodelkan oleh R(c) = c³ + ac² − 4c + 1, di mana c adalah konsentrasi zat. Diketahui jika konsentrasi dinaikkan satu satuan (c = 1), laju reaksinya menyisakan nilai 12. Dengan kata lain Kondisi yang diberikan adalah R(c) dibagi (c − 1) bersisa 12, atau R(1) = 12. Untuk menentukan nilai koefisien a, persamaan yang harus dipenuhi setelah substitusi c = 1. Apakah pernyataan ini BENAR atau SALAH?
BENAR
SALAH
Berdasarkan Teorema Sisa, sisa laju reaksi ketika konsentrasi c = 1 dapat dihitung dengan mencari nilai R(c) pada c = 0.
BENAR
SALAH
Agar laju reaksi R(c) menghasilkan sisa 12 ketika c = 1, nilai koefisien a harus sama dengan 14.
BENAR
SALAH
Jika koefisien a = 10, maka sisa laju reaksi pada konsentrasi c = 1 adalah 10.
BENAR
SALAH
Seorang desainer ingin memastikan bahwa volume suatu cetakan dimodelkan oleh V(x)=x3−x2−9x+9 . Mereka ingin tahu apakah dimensi lebar (x−1) dapat menjadi faktor linear sempurna dari volume tersebut, yang berarti sisa pembagiannya adalah nol. Untuk menguji apakah (x−1) merupakan faktor, desainer harus mengecek apakah nilai polinomial V(x) sama dengan nol ketika x disubstitusi dengan 1 .
BENAR
SALAH
Seorang desainer ingin memastikan bahwa volume suatu cetakan dimodelkan oleh V(x)=x3−x2−9x+9 . Mereka ingin tahu apakah dimensi lebar (x−1) dapat menjadi faktor linear sempurna dari volume tersebut, yang berarti sisa pembagiannya adalah nol. Jika (x−1) adalah faktor dari V(x) , maka (x+1) juga pasti merupakan faktor dari V(x) .
BENAR
SALAH
Seorang desainer ingin memastikan bahwa volume suatu cetakan dimodelkan oleh V(x)=x3−x2−9x+9 . Mereka ingin tahu apakah dimensi lebar (x−1) dapat menjadi faktor linear sempurna dari volume tersebut, yang berarti sisa pembagiannya adalah nol. Jika V(x) dibagi oleh (x−1) , sisa pembagiannya adalah nol, sehingga (x−1) memang merupakan faktor sempurna dari volume cetakan.
BENAR
SALAH
Seorang desainer ingin memastikan bahwa volume suatu cetakan dimodelkan oleh V(x)=x3−x2−9x+9 . Mereka ingin tahu apakah dimensi lebar (x−1) dapat menjadi faktor linear sempurna dari volume tersebut, yang berarti sisa pembagiannya adalah nol.
BENAR
SALAH
Dalam aljabar matriks, seringkali diuji apakah sifat-sifat bilangan riil juga berlaku, misalnya sifat komutatif. Diberikan matriks A = (1 2; 0 3) dan B = (4 0; 1 1). Hasil perkalian matriks A×B=(6 2 ; 3 3)
BENAR
SALAH
Dalam aljabar matriks, seringkali diuji apakah sifat-sifat bilangan riil juga berlaku, misalnya sifat komutatif. Diberikan matriks A = (1 2; 0 3) dan B = (4 0; 1 1). B. Perkalian matriks A × B dan B × A menghasilkan matriks yang sama, sehingga sifat komutatif berlaku untuk matriks ini.
BENAR
SALAH
Dalam aljabar matriks, seringkali diuji apakah sifat-sifat bilangan riil juga berlaku, misalnya sifat komutatif. Diberikan matriks A = (1 2; 0 3) dan B = (4 0; 1 1). C. Elemen pada baris kedua, kolom pertama dari hasil perkalian B × A adalah 1.
BENAR
SALAH
Dalam aljabar matriks, seringkali diuji apakah sifat-sifat bilangan riil juga berlaku, misalnya sifat komutatif. Diberikan matriks A = (1 2; 0 3) dan B = (4 0; 1 1) Hasil dari perkalian B × A adalah (5 8; 1 5)
BENAR
SALAH
