WorksheetsAppraisal Studi Klinis dan Epidemiologi — Kelas 12
Total questions: 80
Worksheet time: 40mins
Dalam critical appraisal, komponen yang paling penting dalam menilai apakah hasil dapat dipercaya adalah…
Jenis jurnal
Blinding dan randomisasi
Jumlah tabel data
Kepanjangan diskusi
Penelitian dengan kontrol yang tidak sebanding pada baseline berpotensi mengalami…
Bias publikasi
Bias seleksi
Bias recall
Bias instrumentasi
Validitas internal terutama menjawab pertanyaan…
Apakah hasil dapat digeneralisasi?
Apakah hubungan paparan–outcome benar?
Apakah statistik sudah lengkap?
Apakah laporan didukung jurnal bereputasi?
Pada studi RCT, alokasi tersembunyi (allocation concealment) diperlukan untuk mencegah…
Seleksi subjek berlebihan
Investigator mempengaruhi penempatan subjek
Peningkatan power
Hilangnya generalisasi
Flowchart CONSORT berfungsi untuk…
Menilai relevansi klinis
Menampilkan alur randomisasi dan drop-out
Mengukur besar efek
Menjamin validitas eksternal
Studi diagnostic test harus melibatkan populasi dengan spektrum penyakit luas agar…
Mengurangi sensitivitas
Memperkuat spesifisitas
Memperbaiki generalisasi
Menghilangkan recall bias
Bila evaluasi outcome dilakukan oleh penilai yang tidak dibutakan, risiko utamanya adalah…
Confounding
Detection bias
Performance bias
Attrition bias
Pada studi observasional, matching dilakukan untuk mengurangi…
Bias analitik
Confounding
Underestimation outcome
Error acak
Hasil dianggap klinis bermakna bila…
p < 0.05
CI tidak mencakup 1
Perubahan berdampak pada keputusan klinis
Ukuran sampel besar
Bila variabel outcome tidak terukur secara konsisten, maka yang terdampak adalah…
Validitas eksternal
Validitas internal
Power
Prevalensi kasus
Pada appraisal, risiko bias seleksi meningkat jika…
Blinding double-blind
Alokasi tidak acak
Statistik kompleks
Sampel sangat besar
Confidence interval yang melewati angka nol pada risk difference menyiratkan…
Efek signifikan
Tidak ada perbedaan nyata
Randomisasi gagal
Ukuran sampel kurang tepat
Dalam studi prognostik, analisis Kaplan–Meier diperlukan untuk menilai…
Survival dan waktu kejadian
Homogenitas sampel
Validitas eksternal
Proporsi follow-up
External validity dapat dikatakan rendah bila…
Analisis multivariat digunakan
Setting penelitian terlalu spesifik
Data lengkap
Blinding dilakukan
Peran metode penelitian yang jelas dalam appraisal adalah…
Mengurangi kebutuhan statistik
Memastikan penelitian dapat direplikasi
Menjamin p -value signifikan
Menentukan konflik kepentingan
Intention-to-treat analysis dibutuhkan untuk mengurangi,…
Bias seleksi awal
Bias karena drop-out
Bias karena blinding
Bias recall
Bila suatu studi tidak memiliki kelompok kontrol, maka validitas apa yang paling rentan?
Eksternal
Internal
Inferensial
Analitik
Prinsip critical appraisal menekankan bahwa penelitian yang baik harus…
Menggunakan jurnal bereputasi tinggi
Valid, penting, dan dapat diterapkan
Memiliki p -value kecil
Menggunakan sampel besar
Pada studi cohort, pengukuran eksposur dilakukan…
Sesudah outcome
Sebelum outcome
Bersamaan dengan outcome
Setelah follow-up selesai
Bias informasi meningkat ketika…
Outcome diukur dengan instrumen berbeda
Populasi terlalu homogen
Randomisasi benar
CI sempit
Hasil RCT dianggap valid bila…
Perbedaan baseline kecil
Sampel sangat banyak
p -value <0.001
Uji statistik bervariasi
Jika penelitian memiliki drop-out tinggi dan tidak dianalisis, risiko bias yang muncul adalah…
Attrition bias
Matching bias
Allocation bias
Instrument bias
Dalam critical appraisal, sumber pendanaan diperlukan untuk menilai…
Efektivitas intervensi
Potensi konflik kepentingan
Validitas statistik
Besaran efek
Studi kasus–kontrol paling tepat digunakan untuk…
Penyakit langka
Uji intervensi baru
Prevalensi
Validasi instrumen
Rasio yang paling tepat digunakan dalam cohort study adalah…
Odds ratio
Risk ratio
Likelihood ratio
Logistic ratio
Ukuran sampel kecil paling berdampak pada…
CI lebih sempit
Penurunan power
Penurunan p -value
Penurunan generalisasi
Metode randomisasi yang buruk akan menyebabkan…
Overadjustment
Baseline tidak seimbang
Prevalensi menurun
Peningkatan PPV
Bila intervensi diberikan berbeda antar pusat penelitian, maka terjadi…
Bias cluster
Measurement bias
Sampling error
Improvement bias
Studi diagnostik yang baik harus melaporkan…
Nilai p
Sensitivitas, spesifisitas, PPV, NPV
Rasio prevalence
Perbandingan antar negara
Bila gold standard tidak tepat, yang paling terdampak adalah…
Validitas eksternal
Nilai akurasi tes
CI
Power
Analisis multivariat diperlukan ketika…
Tidak ada confounder
Banyak variabel yang saling mempengaruhi
Sampel besar
Studi randomized
Penggunaan uji statistik yang tidak sesuai menyebabkan…
Bias recall
Kesimpulan menyesatkan
Validitas eksternal naik
Sensitivitas meningkat
Validitas internal akan meningkat bila…
Follow-up lengkap
Populasi lebih heterogen
Setting luas
Outcome tidak ditutukan
Pada appraisal RCT, karakteristik baseline dinilai untuk…
Melihat p-value
Menilai kesetaraan antar kelompok
Menilai ukuran sampel
Menentukan post hoc significance
Bila CI mencakup angka 1 pada risk ratio, maka…
Efek signifikan
Efek tidak signifikan
Studi tidak sah
P-value pasti <0.05
Bila peneliti hanya menampilkan hasil yang positif, maka terjadi…
Recall bias
Publication bias
Detection bias
Misclassification bias
Relevansi klinis dinilai dengan cara…
Melihat populasi penelitian
Menilai apakah hasil mengubah praktik klinis
Melihat besar sampel
Membaca diskusi penulis
Pada studi cross-sectional, hubungan yang dinilai adalah…
Kausal
Temporal
Asosiasi
Longitudinal
Critical appraisal menggunakan kerangka…
Validitas — Hasil — Relevansi
Observasi — Eksperimen — Sintesis
Konsep — Inferensi — Signifikansi
Hipotesis — Analisis — Interpretasi
Studi dengan desain terbaik untuk membandingkan efektivitas dua terapi adalah…
Case-control
RCT
Cross-sectional
Ecologic study
Dalam critical appraisal, pertanyaan pertama yang harus dijawab adalah…
Apakah data signifikan secara statistik?
Apakah penelitian memiliki desain yang tepat untuk menjawab pertanyaan klinis?
Apakah sampel besar?
Apakah peneliti memiliki reputasi baik?
Desain penelitian yang paling minim bias untuk menguji kausalitas adalah…
Cohort retrospective
Case-control
Randomized controlled trial
Cross-sectional analitik
Bila kelompok intervensi dan kontrol saling bercampur, maka terjadi…
Attrition bias
Contamination bias
Performance bias
Detection bias
Dalam menilai kualitas metode, keterangan yang paling penting adalah…
Detail analisis statistik
Penjelasan rinci proses alokasi subjek
Gambar grafik
Nama institusi peneliti
Studi dengan blinding yang tidak lengkap paling rentan terhadap…
Bias seleksi
Bias analitik
Bias performa
Bias laporan
Sampel yang tidak mewakili populasi target akan menurunkan…
Validitas internal
Validitas eksternal
Ukuran efek
Kekakuan analisis statistik
Syarat penting dalam interpretasi hasil penelitian prognostik adalah…
Intervensi tunggal
Follow-up memadai dan konsisten
Uji statistik dua arah
Adanya double blinding
Pada penelitian uji diagnostik, pembuatan kurva ROC digunakan untuk…
Menilai nilai p
Mengukur kesepakatan penilai
Menentukan cut-off terbaik
Menguji randomisasi
Bila interval kepercayaan suatu risk ratio sangat lebar, maka…
Estimasi sangat presisi
Sampel sangat kecil atau variabilitas tinggi
Signifikansi pasti tinggi
Tidak terjadi bias seleksi
Studi analitik observasional yang paling efisien untuk penyakit dengan onset sangat langka adalah…
Cross-sectional
Case-control
Cohort prospektif
Quasi-experiment
Dalam appraisal, pertanyaan “apakah data outcome diukur secara sama pada kedua kelompok?” berkaitan dengan…
Validitas eksternal
Confounding
Bias pengukuran
Randomisasi
Bila peneliti hanya memasukkan subjek dengan kondisi sangat berat, maka akan terjadi…
Spectrum bias
Attrition bias
Lead-time bias
Recall bias
Pada RCT, penggunaan placebo bertujuan untuk…
Meningkatkan generalisasi
Mengendalikan efek psikologis intervensi
Menambah ukuran sampel
Mengurangi kebutuhan statistik lanjutan
Ketidaksesuaian antara hipotesis dan desain penelitian menunjukkan…
Bias deteksi
Bias seleksi
Masalah validitas konseptual
Masalah reliabilitas alat ukur
Bila hasil signifikan tetapi tidak relevan secara klinis, maka…
Penelitian tetap harus diterima
Penelitian perlu ditolak seluruhnya
Hasilnya tidak memiliki implikasi klinis
Generalisasi otomatis meningkat
Analisis “adjusted” dalam model regresi diperlukan ketika terdapat…
Sampel besar
Confounder yang perlu dikontrol
Variabel sedikit
Studi bersifat cross-sectional
Pada penelitian cohort, misclassification exposure akan menurunkan…
Interpretasi statistik
Validitas internal
Validitas eksternal
Ukuran sampel
Critical appraisal menekankan bahwa p-value tidak cukup tanpa melihat…
Ukuran jurnal
Ukuran efek dan CI
Nama penulis
Tahun publikasi
“Allocation concealment” berbeda dari blinding karena…
Terjadi setelah intervensi
Bertujuan mencegah prediksi alokasi sebelum penempatan
Hanya ditujukan untuk pasien
Tidak memengaruhi validitas internal
Pada studi cross-sectional, inferensi kausal sulit karena…
Pengukuran tidak presisi
Data eksposur dan outcome diambil pada waktu yang sama
Metode statistik terbatas
Tidak ada variabel confounding
Bila penelitian tidak menyebutkan cara mengurangi confounding, maka…
Validitas internal berisiko melemah
Validitas eksternal otomatis meningkat
Studi selalu bebas seleksi
Ukuran efek otomatis meningkat
Dalam penelitian diagnostik, sensitivitas tinggi penting terutama untuk…
Mengonfirmasi diagnosis
Menyingkirkan penyakit
Mencari faktor risiko
Mengukur survival
Pada critical appraisal, ketidaklengkapan laporan metode akan menyebabkan…
Overinterpretasi
Underreporting bias
Ketidakpastian apakah studi valid
Peningkatan generalisasi
Studi intervensi tanpa randomisasi termasuk…
Cross-sectional
Quasi-experimental
Cohort prospektif
Uji diagnostik
Kriteria inklusi-eksklusi terutama diperlukan untuk memastikan…
Perbedaan hasil signifikan
Populasi homogen dan tepat sasaran
Ukuran sampel besar
Tidak perlu statistik tambahan
Bila outcome bersifat subjektif, maka penting dilakukan…
Double blinding
Perhitungan OR
Matching subjek
Pemanjangan follow-up
Pada evaluasi kualitas data, penggunaan instrumen non-valid menyebabkan…
Variabilitas menurun
Bias sistematis
CI menyempit
Randomisasi lebih kuat
Bila confidence interval tidak melewati 1 pada risk ratio, maka…
Efek signifikan
Kesimpulan tidak akurat
Data pasti bias
Ukuran sampel terlalu kecil
Ketidaksamaan follow-up waktu antar kelompok dapat menimbulkan…
Bias seleksi
Attrition bias
Time-related bias
Confounding diferensial
Bila analisis dilakukan hanya pada subjek yang patuh penuh terhadap terapi, maka terjadi…
Intention-to-treat
Per-protocol analysis
Underestimation bias
Recall bias
Pada studi prognostik, penting memastikan bahwa…
Semua pasien berasal dari pusat rujukan
Semua pasien berada pada fase penyakit yang sama
Semua outcome diukur dua kali
Semua pasien diberi obat yang sama
Bila penelitian menggunakan sampel convenience, risiko yang meningkat adalah…
Bias publikasi
Bias seleksi
Bias pengukuran
Bias statistik
Pada appraisal hasil, perbedaan kecil dapat bermakna jika…
Sampel kecil
Varians sangat rendah
P-value mendekati 1
CI sangat lebar
Penggunaan instrumentasi berbeda antar kelompok menyebabkan…
Detection bias
Recall bias
Observer bias
Reporting bias
Jika follow-up sangat panjang tetapi banyak drop-out, maka…
Power meningkat
Attrition bias meningkat
Efek menjadi lebih presisi
RR selalu lebih kecil
Penelitian dapat dikatakan relevan jika…
Settingnya sama dengan tempat kita praktik
Hasilnya dapat mempengaruhi keputusan klinis
Populasinya besar
Hasilnya unik secara statistik
Bila penelitian tidak melaporkan variabel confounder, maka…
Efek dapat salah arah
Efek lebih presisi
Blinding tidak diperlukan
Risiko bias menurun
Gold standard dalam penelitian diagnostik digunakan untuk…
Menentukan prevalensi
Menyaring data anomali
Mengukur akurasi tes baru
Mengurangi bias seleksi
Critical appraisal sangat diperlukan pada praktik EBM untuk…
Menentukan jenis jurnal
Memilih bukti terbaik untuk pasien
Mengurangi jumlah penelitian
Menghapus bias statistik
Evaluasi akhir dalam critical appraisal selalu mempertimbangkan…
Desain – baseline – stratifikasi
Validitas – Hasil – Aplikasi klinis
Sensitivitas – Spesifisitas – p-value
Editor – Reviewer – Tahun publikasi
