WorksheetsSUMATIF GANJIL MAPEL PILIHAN (REMIDI)
Total questions: 40
Worksheet time: 40mins
Name
Class
Date
1.
Dalam pengertian yang paling umum, jalur yang sengaja dibuat dan dirawat untuk memungkinkan pergerakan orang, hewan, atau kendaraan dari satu tempat ke tempat lain disebut apa?
a)
Jembatan
b)
Saluran irigasi
c)
Jalan
d)
Terowongan
e)
Struktur dermaga
2.
Salah satu aspek penting dari pengertian jalan adalah 'Struktur Fisik'. Apa tujuan utama dari penggunaan permukaan yang diperkeras (seperti aspal atau beton) pada jalan?
a)
Memperindah tampilan jalan
b)
Menyerap air hujan
c)
Memudahkan proses pemeliharaan
d)
Mempercepat proses konstruksi
e)
Agar kuat dan tahan lama terhadap beban lalu lintas dan kondisi cuaca
3.
Konstruksi perkerasan yang menggunakan aspal sebagai bahan pengikat dan lapisan-lapisannya bersifat memikul serta menyebarkan beban lalu lintas dari atas ke tanah dasar disebut sebagai jenis perkerasan apa?
a)
Perkerasan Kaku
b)
Perkerasan Komposi
c)
Perkerasan Telford
d)
Perkerasan Macadam
e)
Perkerasan Lentur
4.
Salah satu ciri dari Konstruksi Perkerasan Lentur (Perkerasan Fleksibel) adalah pengaruh repetisi beban. Apa dampak yang timbul akibat pengulangan beban pada perkerasan lentur?
a)
Bersifat sebagai balok di atas perletakan
b)
Timbulnya retak-retak pada permukaan beton
c)
Modulus kekakuan tidak berubah
d)
Timbulnya rutting (lendutan pada jalur roda)
e)
Timbulnya tegangan dalam yang besar
5.
Konstruksi Perkerasan Kaku (Rigid Pavement) sebagian besar beban lalu lintas dipikul oleh apa?
a)
Plat beton
b)
Lapisan permukaan hot mix
c)
Tanah dasar
d)
Aspal sebagai bahan pengikat
e)
Lapisan pondasi bawah
6.
Apa dampak yang ditimbulkan oleh perubahan suhu pada Konstruksi Perkerasan Kaku (Rigid Pavement)?
a)
Timbul tegangan dalam yang kecil
b)
Modulus kekakuan berubah
c)
Jalan bergelombang
d)
Timbulnya rutting (lendutan)
e)
Modulus kekakuan tidak berubah namun timbul tegangan dalam yang besar
7.
Jalan raya yang berfungsi melayani kendaraan dengan perjalanan jarak jauh, memiliki kecepatan tinggi, dan diprioritaskan untuk pelayanan kendaraan disebut sebagai jenis Jalan apa?
a)
Jalan Lingkungan
b)
Jalan Kolektor
c)
Jalan Lokal
d)
Jalan Arteri
e)
Jalan Desa
8.
Jalan berikut yang menurut Klasifikasi Jalan Berdasarkan Administrasi Pemerintahan berfungsi menghubungkan antara dua ibukota provinsi serta termasuk jalan tol?
a)
Jalan Desa
b)
Jalan Provinsi
c)
Jalan Nasional
d)
Jalan Kabupaten
e)
Jalan Kota
9.
Jalan Kelas II diizinkan dilalui kendaraan bermotor dengan kargo sumbu terberat (MST) maksimal berapa ton?
a)
10 ton
b)
7 ton
c)
Lebih dari 10 ton
d)
8 ton
e)
5 ton
10.
Jalan aspal, atau yang biasa disebut hot mix , memiliki kelebihan terkait kondisi jalan yang lebih halus, tidak bergelombang. Selain itu, apa kelebihan lain dari jalan aspal yang disebutkan dalam teks?
a)
Dapat dipasang kembali setelah dibongkar (seperti puzzle )
b)
Memiliki warna gelap yang memberikan dampak psikologis rasa aman dan nyaman
c)
Direkomendasikan untuk jalan dengan tanah dasar yang jelek
d)
Biaya perawatan lebih murah dibandingkan jalan beton
e)
Tahan terhadap genangan air dan banjir
11.
Mengapa Konstruksi Jalan Beton sering diterapkan untuk jalan raya dan jalan lingkungan, terutama yang mempunyai lalu lintas kendaraan berat cukup tinggi?
a)
Karena proses pembuatannya tidak memerlukan perhitungan yang matang.
b)
Karena mudah dibongkar dan dipasang kembali seperti puzzle .
c)
Karena biaya konstruksi awal lebih murah dibandingkan jalan aspal.
d)
Karena memiliki modulus elastisitas yang tinggi, membuatnya tergolong kuat.
e)
Karena memiliki warna yang gelap, memberikan rasa aman dan nyaman.
12.
Jalan yang dikenal juga sebagai blok beton dan direkomendasikan untuk diterapkan pada jalan-jalan pemukiman saja karena tidak tahan terhadap kendaraan berat adalah jenis konstruksi jalan apa?
a)
Jalan Paving Block
b)
Jalan Aspal (Hot Mix)
c)
Jalan Beton (Rigid Pavement)
d)
Jalan Telford
e)
Jalan Macadam
13.
Konstruksi Telford memiliki ciri-ciri susunan batu pecah berukuran besar (15/10 dan 15/20) yang disusun berdiri. Apa langkah selanjutnya setelah rongga di atasnya diisi dengan batu pecah yang lebih kecil hingga rata?
a)
Dicampur dengan aspal panas ( hot mix )
b)
Diberi laburan aspal dengan agregat penutup
c)
Dipadatkan/digilas dengan mesin gilas, kemudian ditabur sirtu untuk dibabar basah
d)
Disemprotkan aspal di atasnya dan dipadatkan lapis demi lapis
e)
Diletakkan plat beton bertulang atau tanpa tulangan
14.
Jalan Raya Kelas III C adalah jalan lokal dan jalan lingkungan. menyediakan ukuran lebar maksimal kendaraan termasuk kargo yang diizinkan melintas di Jalan Kelas III C?
a)
1.800 milimeter
b)
2.000 milimeter
c)
2.100 milimeter
d)
2.500 milimeter
e)
3.000 milimeter
15.
Jenis Konstruksi Perkerasan Komposit (Composit Pavement) didefinisikan sebagai apa?
a)
Perkerasan yang menggunakan semen sebagai bahan pengikat di atas lapis pondasi.
b)
Perkerasan yang menggunakan aspal sebagai bahan pengikat di atas tanah dasar.
c)
Lapisan perkerasan agregat pokok dan pengunci yang diikat oleh aspal dengan cara disemprotkan.
d)
Gabungan antara lapis perkerasan fleksibel/lentur dan perkerasan kaku.
e)
Susunan batu pecah berukuran besar yang disusun berdiri dan dipadatkan dengan sirtu.
16.
Dalam konteks transportasi, jembatan merupakan suatu konstruksi yang dibangun untuk menghubungkan dua jalan yang terputus. Apa yang menjadi penyebab utama terputusnya jalur jalan tersebut?
a)
Adanya hambatan seperti aliran sungai, lembah, jurang, atau jalur kereta api
b)
Tingginya volume lalu lintas
c)
Keterbatasan biaya pembangunan jalan
d)
Perbedaan suhu udara yang ekstrim
e)
Adanya pemukiman padat penduduk
17.
Jembatan yang dibangun khusus untuk jalur kereta api yang menghubungkan antar kota ataupun antar pulau diklasifikasikan sebagai apa?
a)
Jembatan Jalan Kereta Api
b)
Jembatan Pejalan Kaki
c)
Jembatan Jalan Lingkungan
d)
Jembatan Komposit
e)
Jembatan Jalan Raya
18.
Jenis pondasi yang biasa digunakan untuk konstruksi jembatan, meliputi:
a)
Bore Pile, Tiang Pancang Kayu, dan Pondasi Batu Kali
b)
Pondasi Blok, Pondasi Bertulang, dan Pondasi Dangkal
c)
Pondasi Sumuran, Pondasi Dangkal, dan Pondasi Dalam
d)
Footing, Raft, dan Caisson
e)
Tiang Baja, Tiang Beton Bertulang, dan Beton Cor di Tempat
19.
Jembatan yang memiliki struktur berbentuk setengah lingkaran dengan abutmen pada kedua sisinya diklasifikasikan sebagai tipe jembatan apa?
a)
Jembatan Gantung (Suspension Bridge)
b)
Jembatan Kabel (Cable Stayed Bidge)
c)
Jembatan Plat (Slab Bridge)
d)
Jembatan Rangka
e)
Jembatan Pelengkung (Jembatan Lengkung)
20.
Pada Jembatan Gantung ( Suspension Bridge ), seluruh beban yang melewati jembatan ditahan oleh dua pasang kabel penahan. Kabel penghentian ini bertumpu pada apa?
a)
Abutment dan Pier Head
b)
2 pasang menara dan 2 pasang blok angkur
c)
Pelat beton dan lapis pondasi bawah
d)
Girder dan Balok Diafragma
e)
Kolom dan Balok Kantilever
21.
Pada Struktur Atas Jembatan ( Super Structures ), bagian yang berfungsi untuk menyalurkan beban kendaraan pada bagian atas ke bagian bawah atau abutment adalah apa?
a)
Balok Diafragma
b)
Pelat Injak ( Approach Slab )
c)
Trotoar
d)
Pilar Jembatan
e)
Balok
22.
Fungsi utama dari Abutment (pangkal jembatan) pada Struktur Bawah Jembatan ( Sub Structures ) adalah:
a)
Mengikat tumpukan yang berperan sebagai pondasi bawah
b)
Menandai dua bentang jembatan yang berbeda
c)
Sebagai jalur untuk pejalan kaki agar lebih aman
d)
Spesifikasi jalan endekat (oprit) dengan pelat injak
e)
Menahan seluruh beban hidup dan beban mati di jembatan
23.
Dalam tahap Survei dan Investigasi perencanaan teknis jembatan, hasil survei dan investigasi digunakan sebagai dasar untuk membuat rencana teknis yang mencakup beberapa hal. Manakah yang termasuk hasil yang harus dirancang teknis?
a)
Penetapan debit banjir rencana dan kecepatan aliran
b)
Penentuan lebar minimal sungai yang dilalui
c)
Pemilihan bahan yang paling estetis
d)
Analisis data tanah dan geologi
e)
Kelas jembatan yang disesuaikan dengan kelas jalan dan volume lalu lintas
24.
Dalam tahap Analisis Data perencanaan jembatan, Analisis data lalu-lintas digunakan untuk menentukan apa?
a)
Karakteristik pondasi jembatan
b)
Elevasi jembatan dan panjang jalan endekat ( oprit )
c)
Biaya konstruksi dan biaya perawatan
d)
Debit banjir rencana dan kecepatan aliran
e)
Kelas jembatan yang erat dengan penentuan lebar jembatan dan beban lalu-lintas yang direncanakan
25.
Salah satu ketentuan utama dalam pemilihan lokasi jembatan adalah sedapat mungkin posisi jembatan direncanakan bagaimana terhadap sumbu rintangan yang dilalui?
a)
Tegak lurus
b)
Membentuk sudut 45º
c)
Membentuk sudut 60º
d)
Mengikuti kelokan aliran sungai
e)
Sejajar
26.
Instrumen yang biasa digunakan dalam pembangunan pondasi jembatan adalah:
a)
Piezometer, Inclinometer, dan PDA
b)
Jembatan Timbangan dan Emitor
c)
Theodolite dan Waterpass
d)
Sondir dan Boring
e)
Altimeter dan Barometer
27.
Apa fungsi dari Balok Diafragma ( Diaphragm Beam ) pada Struktur Atas Jembatan?
a)
Menahan gaya tarik kabel jembatan gantung
b)
Menghubungkan Girder yang memanjang dan hanya berfungsi sebagai balok penyangga biasa
c)
Menyalurkan beban kendaraan ke abutment
d)
Memikul beban plat lantai jembatan secara langsung
e)
Menghubungkan jembatan dengan jalan oprit
28.
Jembatan Cantilever ( Cantilever Bridge ) memiliki sistem di mana balok jembatan dicor atau dipasang segmen demi segmen. Apa tujuan sisi pemasangan segmen balok ini di kedua secara seimbang ( balance )?
a)
Untuk mempermudah mobilisasi peralatan berat
b)
Untuk menyalurkan beban hidup langsung ke kabel baja
c)
Untuk meningkatkan estetika jembatan
d)
Untuk memperpanjang masa pakai bahan konstruksi
e)
Agar dapat saling menyeimbangkan beban saat konstruksi
29.
Irigasi atau pengairan merupakan upaya yang dilakukan manusia untuk mengairi lahan pertanian. Untuk tanaman padi di daerah persawahan, mengapa Irigasi menjadi faktor yang sangat penting di Indonesia?
a)
Karena beras bukan merupakan makanan pokok rakyat Indonesia.
b)
Karena irigasi hanya dilakukan dengan cara tradisional (menyiram).
c)
Karena kebutuhan dalam rangka usaha swasembada beras seiring meningkatnya kebutuhan setiap tahun.
d)
Karena perkembangan irigasi modern di Indonesia sangat lambat.
e)
Karena irigasi bertujuan utama untuk diversifikasi pangan selain beras.
30.
Warisan Kebudayaan irigasi yang sudah cukup tua di Indonesia dengan mazhab tersendiri dan bercirikan perpaduan masyarakat irigasi, unit produksi, badan usaha otonom, dan masyarakat agama adalah:
a)
Irigasi Pompa Air di Sulawesi
b)
Irigasi Tetes di dataran rendah
c)
Irigasi Subak di Bali
d)
Irigasi Pipa di Jawa
e)
Irigasi Pancaran di Sumatera
31.
Irigasi permukaan (Surface Irrigation) disalurkan dengan memanfaatkan daya gravitasi. Jenis irigasi ini sangat cocok digunakan pada tanah dengan tekstur apa?
a)
Tanah dengan tekstur sangat kasar
b)
Tanah dengan daya kapilaritas sangat rendah
c)
Tanah yang memiliki tekstur halus hingga sedang
d)
Tanah yang sangat kering
e)
Semua jenis tekstur tanah
32.
Irigasi Bawah Permukaan ( Subsurface Irrigation ) menerapkan sistem pengairan pada lapisan tanah untuk meresapkan udara ke bawah daerah akar. Bagaimana udara mengalir menuju daerah akar agar dapat dimanfaatkan oleh tanaman?
a)
Dibawa oleh tenaga manusia (ember/timba)
b)
Digerakkan oleh tekanan pompa
c)
Digerakkan oleh gaya Kapling
d)
Digerakkan oleh daya gravitasi
e)
Disalurkan melalui emiter atau penetes
33.
Irigasi dengan Pancaran ( Sprinkler Irrigation ) adalah metode modern yang menyalurkan udara menggunakan pipa dan tekanan khusus, sehingga muncul pancaran air layaknya hujan. Mengapa jenis irigasi ini tidak dapat digunakan oleh semua petani?
a)
Karena alat pencurahnya ( sprinkler ) tergolong mahal.
b)
Karena cocok hanya untuk tanah bertekstur kasar.
c)
Karena hanya bisa dilakukan saat musim kemarau.
d)
Karena udara yang disalurkan tidak dapat dimaksimalkan fungsinya.
e)
Karena sangat boros air dan kurang efektif.
34.
Jaringan Irigasi Sederhana diubah oleh kemudahan fasilitas bangunan. Apa ciri utama yang menunjukkan ketiadaan pengukuran dan pengaturan udara yang baik pada jaringan ini?
a)
Jaringan pembawa dan pembuang telah terpisah.
b)
Operasional pembagian udara pada umumnya udara tidak diukur dan diatur.
c)
Sistem pembagian udara diukur dan diatur.
d)
Bangunan pengambilan sudah dibangun permanen.
e)
Pemerintah sudah terlibat dalam pengelolaannya.
35.
Jaringan Irigasi Semi Teknis memiliki fasilitas yang lebih lengkap dari jaringan sederhana, misalnya bangunan pengambilan sudah dibangun permanen dan debit sudah diukur. Namun, kelemahan jaringan utama ini yang masih sama dengan jaringan sederhana adalah:
a)
Ketersediaan udara yang berlebihan.
b)
Adanya ulasan fungsi jaringan pembawa dengan jaringan pembuang.
c)
Sistem jaringan pembagi masih sama dengan sistem irigasi sederhana, sulit dilakukan pembagian air.
d)
Petak tersier belum menjadi dasar perhitungan alokasi udara.
e)
Keterlibatan pemerintah dalam pengelolaan terbatas.
36.
Salah satu prinsip rancang bangun yang penting dalam Jaringan Irigasi Teknis adalah:
a)
Penggunaan bahan lokal yang sederhana dan mudah didapat.
b)
Pengelolaan sepenuhnya diserahkan kepada petani.
c)
Pengecualian bangunan ukur dan bangunan pengatur aliran.
d)
Pemisahan fungsi jaringan pembawa (saluran) dengan jaringan pembuang (drainase).
e)
Ketergantungan penuh pada debit udara yang tidak diukur dan diatur.
37.
Menurut Permen PUPR No. 30 PRT/M/2015, dalam sistem irigasi, siapa yang bertanggung jawab terhadap Jaringan Irigasi Utama (meliputi bangunan utama, saluran primer, dan sekunder)?
a)
Petani melalui P3A
b)
Kontraktor pelaksana
c)
Pemerintah Provinsi dan Kabupaten
d)
Pemerintah
e)
Masyarakat desa secara mandiri
38.
Jaringan Irigasi Tersier merupakan jaringan di petak tersier. menggambarkan luas petak yang ideal untuk Petak Tersier di daerah-daerah yang ditanami padi?
a)
150-200 hektar
b)
8-15 hektar
c)
Tidak ada batasan luas
d)
Maksimum 500 m
e)
50-100 hektar
39.
Petak Primer terdiri dari beberapa peta sekunder. Dari mana Petak Primer mengambil air secara langsung?
a)
Sistem Pembuang Kolektif
b)
Saluran Tersier
c)
Saluran Primer
d)
Saluran Kwarter
e)
Bangunan Bagi yang terletak di Saluran Sekunder
40.
Apa fungsi utama dari Bangunan Utama ( Headworks ) dalam jaringan irigasi?
a)
Membuang kelebihan air ke sungai atau saluran alamiah
b)
Menyalurkan air irigasi ke petak-petak tersier
c)
Membagi air irigasi ke sawah-sawah dan menampung kelebihan air
d)
Membelokkan udara dari sumbernya (sungai/waduk) ke dalam jaringan saluran
e)
Menandakan dua jalan yang terputus
100 %
