wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Putri Kandita (Part 1)

Total questions: 122

Worksheet time: 1hrs 1mins

Name
Class
Date
1.

Siapakah raja yang berkuasa di Kerajaan Pakuan Pajajaran saat kisah Putri Kandita dimulai?

a)

Sri Baduga Maharaja, disebut Prabu Siliwangi

b)

Prabu Airlangga, raja Kahuripan

c)

Prabu Kian Santang, pahlawan Pajajaran

d)

Raden Wijaya, pendiri Majapahit

2.

Apa alasan para selir dan beberapa putra-putri ingin menyingkirkan Putri Kandita dan ibunya?

a)

Tidak setuju dengan aturan baru tentang pajak

b)

Tak suka rencana Putri Kandita menjadi penerus

c)

Takut pada serangan kerajaan tetangga yang dekat

d)

Ingin menyelamatkan istana dari wabah yang umum

3.

Langkah awal apa yang dilakukan para selir untuk menjalankan rencana mereka secara rahasia?

a)

Menulis surat terbuka kepada rakyat

b)

Mencari dukungan dari tetangga kerajaan

c)

Mengadakan pertemuan malam di dalam istana

d)

Melapor langsung kepada Prabu Siliwangi

4.

Siapakah yang diminta bantuan oleh para selir untuk menimbulkan penyakit pada Putri Kandita dan ibunya?

a)

Seorang prajurit yang ahli strategi

b)

Seorang pendeta dari negeri seberang

c)

Seorang tabib kerajaan yang bijaksana

d)

Seorang dukun dengan ilmu hitam yang terkenal

5.

Akibat ilmu hitam dukun, penyakit apa yang menimpa Putri Kandita dan permaisuri?

a)

Flu musiman yang tidak berbahaya

b)

Batuk ringan tanpa gejala lain

c)

Demam tinggi yang cepat sembuh

d)

Penyakit kusta dengan luka borok berbau

6.

Mengapa para tabib yang didatangkan tidak berhasil menyembuhkan permaisuri dan Putri Kandita?

a)

Tabib datang terlambat setelah permaisuri sembuh

b)

Tabib menolak karena takut pada Prabu

c)

Para tabib kehabisan obat tradisional istana

d)

Tidak ada tabib yang mampu mengatasi penyakit itu

7.

Bagaimana keadaan Prabu Siliwangi setelah permaisuri wafat karena penyakit tersebut?

a)

Sering termenung sendiri, sangat berduka

b)

Memindahkan istana ke negeri tetangga

c)

Langsung merayakan penobatan putrinya

d)

Pergi berperang meninggalkan istana

8.

Apa saran licik yang diajukan para selir kepada Prabu Siliwangi setelah keadaan Putri Kandita memburuk?

a)

Segera mengusir Putri Kandita dari istana

b)

Menjadikan Putri Kandita ratu secepatnya

c)

Mengirim Putri Kandita belajar ke luar negeri

d)

Mencari dukun untuk mengobati penyakitnya

9.

Apa alasan Putri Kandita akhirnya meninggalkan istana dan berjalan ke arah selatan?

a)

Diusir karena desakan para selir

b)

Mengikuti pangeran dari negeri lain

c)

Mencari harta karun kerajaan

d)

Pergi berwisata ke pantai

10.

Di tepi pantai selatan, apa yang didengar Putri Kandita saat tertidur?

a)

Suara gaib yang menasihati

b)

Gemuruh badai besar datang

c)

Nyanyian nelayan malam hari

d)

Panggilan prajurit dari istana

11.

Tindakan apa yang membuat penyakit Putri Kandita berangsur hilang?

a)

Mengikat kain obat di luka

b)

Berjemur di bawah matahari

c)

Meminum ramuan tabib

d)

Menceburkan diri ke laut

12.

Setelah sembuh, mengapa Putri Kandita tidak kembali ke istana?

a)

Dilarang oleh ayahanda raja

b)

Tak menemukan jalan pulang lagi

c)

Diculik oleh para pangeran

d)

Memilih menetap di pantai selatan

13.

Syarat apa yang diajukan Putri Kandita kepada para pangeran yang ingin melamarnya?

a)

Berlayar mengelilingi Pulau Jawa

b)

Harus mengalahkan kesaktiannya

c)

Membawa mas kawin paling besar

d)

Menjanjikan damai antar kerajaan

14.

Apa konsekuensi bagi para pangeran yang tidak mampu mengalahkan Putri Kandita?

a)

Harus menikah dengan selirnya

b)

Dipenjara di istana selatan

c)

Diusir dari seluruh kerajaan

d)

Menjadi pengikut sang Putri

15.

Buatlah urutan peristiwa berikut secara logis: 1) Putri menantang para pelamar, 2) Putri diusir dari istana, 3) Putri memperoleh kesaktian di laut, 4) Putri menjadi Ratu Penguasa Laut Selatan.

a)

3–2–1–4

b)

1–2–3–4

c)

2–3–1–4

d)

2–1–3–4

16.

Mengapa gelar Ratu Penguasa Laut Selatan diberikan kepada Putri Kandita?

a)

Tidak ada pangeran mampu mengalahkannya

b)

Ia mewarisi tahta dari sang ayah

c)

Ia membeli kapal-kapal perang besar

d)

Ia memimpin pasukan prajurit istana

17.

Siapa saja lima bersaudara yang disebut Pandawa dalam kisah ini?

a)

Yudistira, Srikandi, Arjuna, Abimanyu, Antareja

b)

Pandu, Kunti, Arjuna, Nakula, Sembadra

c)

Kresna, Bima, Arjuna, Gatotkaca, Karna

d)

Yudistira, Bima, Arjuna, Nakula, Sadewa

18.

Apa arti nama Pandawa dalam kisah pewayangan Jawa?

a)

Saudara raja dari Hastina

b)

Anak Pandu secara harfiah disebut

c)

Laskar Pandu yang perkasa

d)

Lima ksatria pilihan dewa

19.

Mengapa Arjuna memilih lereng gunung di barat Batu, Malang, untuk bertapa?

a)

Tanah datar subur untuk bercocok tanam

b)

Ada istana megah dan ramai pengunjung

c)

Daerah pegunungan sejuk dan jauh permukiman

d)

Banyak guru sakti tinggal di sana

20.

Apa yang terjadi pada puncak gunung ketika Arjuna sangat khusyuk bertapa?

a)

Puncak terangkat tinggi menyentuh langit

b)

Puncak runtuh menimbun seluruh lembah

c)

Puncak memerah lalu menyemburkan api

d)

Puncak membeku diselimuti salju tebal

21.

Siapa dewa yang pertama kali diutus ke bumi untuk membujuk Arjuna menghentikan tapanya?

a)

Dewa Indra dengan pasukan perang

b)

Batara Guru yang membawa petir

c)

Batara Narada yang berputar di angkasa

d)

Dewa Ismaya dengan tongkat sakti

22.

Mengapa para bidadari dan dedemit gagal menghentikan tapa Arjuna?

a)

Arjuna melarikan diri dari gunung itu

b)

Dedemit justru bertarung melawan bidadari

c)

Arjuna semakin khusyuk dan tidak tergoda

d)

Bidadari lupa perintah dari Kahyangan

23.

Jika kamu menjadi Batara Narada dan bujukan pertama gagal, langkah paling masuk akal berikutnya berdasarkan kejadian di kisah?

a)

Mengundang rakyat desa untuk menonton

b)

Memaksa Arjuna dengan kekuatan senjata

c)

Meninggalkan Arjuna tanpa kabar apapun

d)

Melapor kepada pemimpin dewa di Kahyangan

24.

Kesaktian Arjuna disebut berasal dari anugerah dan ketekunannya. Kesimpulan apa yang paling tepat tentang cara meningkatkan kemampuannya?

a)

Mengandalkan keturunan tanpa usaha

b)

Menantang dewa agar memberi lebih

c)

Berhenti bertapa dan beristirahat lama

d)

Terus bertapa dengan tekun dan rendah hati

25.

Siapa yang diminta Batara Narada untuk membantu menghentikan tapa Arjuna?

a)

Batara Semar dan Togog

b)

Batara Indra dan Bayu

c)

Dewi Sri dan Durga

d)

Resi dan Pandita gunung

26.

Apa tindakan Batara Semar dan Togog untuk membangunkan Arjuna dari tapanya?

a)

Menyiram Arjuna dengan air suci

b)

Meniup terompet kahyangan keras

c)

Memotong puncak gunung bersama

d)

Mengirim kilat dari langit

27.

Mengapa para Dewa menjadi resah selama Arjuna bertapa?

a)

Arjuna merebut senjata para Dewa

b)

Arjuna mengganggu upacara panen besar

c)

Arjuna menolak semua makanan persembahan

d)

Tapa Arjuna membahayakan banyak pihak

28.

Pelajaran sikap apa yang ditekankan Batara Semar kepada Arjuna?

a)

Kesatria harus rendah hati

b)

Kesatria harus selalu menang

c)

Kesatria harus berbicara keras

d)

Kesatria harus mencari kekuatan tanpa henti

29.

Apa arti kata ‘wurung’ dalam penamaan Gunung Wurung?

a)

Tinggi dan curam

b)

Batal atau gagal

c)

Kuat dan kokoh

d)

Sunyi dan sepi

30.

Mengapa tempat Arjuna bertapa dinamakan Gunung Arjuna?

a)

Karena Arjuna bertapa di sana

b)

Karena Semar lahir di sana

c)

Karena Narada memahat batu di sana

d)

Karena Togog tinggal di sana

31.

Jika kamu menjadi Arjuna, keputusan apa yang paling tepat setelah mendengar nasihat Semar dan Togog?

a)

Menghentikan tapa dan berterima kasih

b)

Melanjutkan tapa tanpa peduli

c)

Meminta kesaktian lebih besar lagi

d)

Memarahi para Dewa yang resah

32.

Apa hubungan antara suara dentuman gunung dan gagalnya tapa Arjuna?

a)

Dentuman membuat Arjuna terbangun

b)

Dentuman menambah kesaktian Arjuna

c)

Dentuman memanggil para Dewa datang

d)

Dentuman meruntuhkan seluruh kahyangan

33.

Siapakah ratu jin yang memimpin di Pulau Lombok sebelum dihuni manusia?

a)

Rara Kidul

b)

Putri Mandalika

c)

Dewi Sri

d)

Dewi Anjani

34.

Apa saran Patih Songan kepada Dewi Anjani saat melihat pulau penuh pepohonan?

a)

Memindahkan hutan ke pulau lain

b)

Membangun istana di puncak gunung

c)

Meninggalkan pulau sementara waktu

d)

Segera mengisi pulau dengan manusia

35.

Siapa yang diperintah Dewi Anjani untuk menebang pepohonan yang tumbuh sesak?

a)

Para petani

b)

Burung Beberi

c)

Patih Songan

d)

Pasukan manusia

36.

Apa keajaiban yang terjadi saat bayi Doyan Nada lahir?

a)

Mengendalikan cuaca badai

b)

Terbang mengelilingi gunung

c)

Menyembuhkan hewan yang sakit

d)

Langsung bisa berjalan dan berbicara

37.

Mengapa orang-orang menamai anak itu Doyan Nada?

a)

Karena sangat kuat makan

b)

Karena pandai bernyanyi

c)

Karena suka memancing

d)

Karena cepat berlari

38.

Apa alasan ayah Doyan Nada berniat menyingkirkan anaknya?

a)

Anak sering berbuat nakal

b)

Tetangga mengusir keluarga

c)

Keluarga takut mati kelaparan

d)

Doyan Nada tidak patuh aturan

39.

Bagaimana rencana ayah untuk menghabisi Doyan Nada di hutan?

a)

Mengajak berkelahi dengan prajurit

b)

Meninggalkan anak tanpa bekal makanan

c)

Mendorong anak ke sungai deras

d)

Menebang pohon besar agar roboh menimpa

40.

Apa hasil dari usaha pertama ayah saat pohon besar roboh?

a)

Ayah mengira anaknya tewas seketika

b)

Doyan Nada bangun dan berlari pulang

c)

Beberi datang menyelamatkan anak

d)

Pohon tidak jadi roboh ke arah anak

41.

Siapa yang memerintahkan Beberi membawa banyu urip untuk menyelamatkan Doyan Nada?

a)

Ibu Doyan Nada yang sabar

b)

Tameng Muter si pertapa

c)

Dewi Anjani, sang dewi dari Rinjani

d)

Ayah Doyan Nada yang licik

42.

Apa keajaiban yang terjadi pada Doyan Nada setelah terkena banyu urip?

a)

Ia lupa semua kejadian

b)

Ia berubah menjadi raja

c)

Ia tertidur sangat lama

d)

Ia hidup kembali dan makin kuat

43.

Mengapa Doyan Nada mulai curiga kepada ayahnya setelah peristiwa di lubuk?

a)

Ayah mendorong batu besar diam-diam

b)

Ayah tersesat di hutan lebat

c)

Ayah tidak membawa bekal makan

d)

Ayah sering pergi memancing

44.

Apa yang dilakukan Doyan Nada dengan batu besar setelah ia sadar dari insiden di lubuk?

a)

Dihancurkan dengan parang tajam

b)

Dijual kepada warga kampung

c)

Dibiarkan di tepi lubuk yang dalam

d)

Dibawa pulang lalu dibanting di halaman

45.

Apa nama kampung yang muncul dari peristiwa batu besar itu dan apa arti kata ‘parang’ di sana?

a)

Sela Parang, parang berarti besar

b)

Sela Parang, parang berarti ringan

c)

Sela Parang, parang berarti tajam

d)

Sela Parang, parang berarti panjang

46.

Mengapa Doyan Nada memutuskan pergi mengembara?

a)

Menuruti nasihat ibunya yang sedih

b)

Mencari ikan di lubuk yang dalam

c)

Mencari raja Pulau Lombok

d)

Mengejar raksasa Limandaru licik

47.

Siapakah Tameng Muter yang ditemui Doyan Nada di hutan?

a)

Pertapa terjepit akar beringin

b)

Raja yang memerintah pulau

c)

Pemburu batu besar licik

d)

Saudara tua dari kampung

48.

Apa yang terjadi saat Doyan Nada dan sahabat-sahabatnya beristirahat di bawah pohon rindang?

a)

Raksasa Limandaru mencuri dendeng

b)

Mereka dinobatkan menjadi raja

c)

Ayahnya datang meminta maaf

d)

Beberi membawa banyu urip lagi

49.

Siapa nama raksasa yang dihadapi Doyan Nada saat mengejarnya ke gua di Sekaroh?

a)

Arimbi, raksasa penjaga pantai

b)

Gandamana, penjaga gua yang ramah

c)

Dursasana, pangeran dari Majapahit

d)

Limandaru, raksasa yang mencuri dendeng

50.

Apa tindakan Doyan Nada yang membuat Limandaru akhirnya tumbang dan tak sadarkan diri?

a)

Menyihir Limandaru menjadi patung

b)

Menendang tepat di lambung Limandaru

c)

Melempar batu ke kepala Limandaru

d)

Mengikat kaki Limandaru dengan tali

51.

Dari mana asal tiga putri yang diselamatkan dari tawanan Limandaru?

a)

Madura, Majapahit, dan Mataram

b)

Bali, Sunda, dan Kutai

c)

Lombok, Selaparang, dan Sumbawa

d)

Sasak, Bugis, dan Makassar

52.

Siapa yang menikahi putri dari Majapahit setelah penyelamatan di gua?

a)

Limandaru, raksasa yang bertobat

b)

Sigar Penjalin, ahli strategi

c)

Tameng Muter, sahabat pemberani

d)

Doyan Nada, pemuda sakti mandraguna

53.

Kerajaan mana yang didirikan Tameng Muter setelah peristiwa itu?

a)

Kerajaan di Penjanggi, dipimpin bijaksana

b)

Kerajaan di Selaparang, tanah kelahiran

c)

Kerajaan di Sembalun, pegunungan subur

d)

Kerajaan di Majapahit, pusat perdagangan

54.

Siapakah nama putri raja yang diceritakan dalam kisah ini?

a)

Putri Gelang

b)

Putri Manggis

c)

Putri Cadasari

d)

Putri Arum

55.

Dua pangeran yang menjadi tokoh utama selain sang putri adalah siapa?

a)

Sae Bagus Lana dan Cunihin

b)

Bagus Arum dan Pande

c)

Ki Pande dan Manggis

d)

Cadasari dan Gelang

56.

Mengapa Pangeran Cunihin merasa iri?

a)

Penduduk menolak dirinya

b)

Gurunya lebih sakti

c)

Putri pergi ke bukit

d)

Putri memilih Sae Bagus Lana

57.

Apa yang dilakukan Pangeran Cunihin dengan kesaktiannya terhadap Sae Bagus Lana?

a)

Mengubah wajahnya tua legam

b)

Melemparnya ke sungai deras

c)

Mengurungnya di istana batu

d)

Membuatnya lupa ingatan

58.

Siapa yang menyarankan agar Sae Bagus Lana membuat gelang besar?

a)

Gurunya sendiri

b)

Putri Arum

c)

Pangeran Cunihin

d)

Ki Pande desa

59.

Apa tujuan gelang besar yang dibuat Sae Bagus Lana?

a)

Mengalahkan kesaktian Cunihin

b)

Menyimpan harta rampasan

c)

Mengundang pesta kerajaan

d)

Menandai batas kampung

60.

Nama baru Sae Bagus Lana setelah menjadi pembuat gelang adalah apa?

a)

Ki Cunihin

b)

Pande Gelang

c)

Pangeran Manggis

d)

Putra Gelang

61.

Di Bukit Manggis, siapa gadis yang ditemui Pande Gelang?

a)

Putri Banten

b)

Putri Cadasari

c)

Putri Arum

d)

Putri Pande

62.

Bagaimana Putri Arum menilai orang berwajah legam yang menyapanya?

a)

Pendiam seperti malam hari

b)

Pemarah seperti api besar

c)

Licik seperti batu cadas

d)

Berwatak baik seperti buah manggis

63.

Apa masalah berat yang diceritakan Putri Arum kepada Pande Gelang?

a)

Diserang pasukan asing

b)

Tersesat di hutan lebat

c)

Kehilangan gelang kerajaan

d)

Dipaksa menikah oleh Cunihin

64.

Menurut wangsit, siapa yang kelak datang menolong Putri Arum di bukit?

a)

Seorang dewa gunung

b)

Seorang pendekar desa

c)

Seorang pangeran baik hati

d)

Seorang tabib kerajaan

65.

Syarat berat yang diajukan Putri Arum agar menerima keinginan Cunihin adalah apa?

a)

Mengeringkan danau luas

b)

Mengalahkan semua pangeran

c)

Mencari buah manggis putih

d)

Melubangi batu cadas besar

66.

Siapa yang mengusulkan siasat untuk mengelabui Pangeran Cunihin?

a)

Putri Arum sendiri tanpa bantuan

b)

Pande Gelang setelah menjelaskan rencana

c)

Pangeran Cunihin yang pura-pura menolong

d)

Tetua kampung yang merawat Putri

67.

Mengapa penduduk kampung menyebut Putri Arum sebagai Putri Cadasari?

a)

Ia memakai gelang dari batu biasa

b)

Ia meminum air sungai pegunungan

c)

Ia pingsan di atas batu cadas saat tiba

d)

Ia tinggal di rumah dekat pantai

68.

Apa syarat yang diajukan Putri Cadasari saat Pangeran Cunihin melamarnya?

a)

Mengalahkan Pande Gelang dalam pertarungan

b)

Menemukan cincin emas di istana kerajaan

c)

Menyanyikan lagu untuk rakyat kampung

d)

Membawa batu cadas ke pantai lalu melubanginya

69.

Fungsi gelang besar yang dibuat Pande Gelang adalah untuk apa?

a)

Menandai kepemilikan batu pantai

b)

Menghias tangan Putri Cadasari

c)

Dikalungkan pada batu keramat berlubang

d)

Menyimpan pesan rahasia siasat

70.

Apa yang terjadi pada Pangeran Cunihin ketika berjalan melewati lubang batu keramat?

a)

Ia merasa ringan dan semakin kuat

b)

Ia merasakan sakit lalu kehilangan kekuatan

c)

Ia tiba-tiba bisa terbang ke istana

d)

Ia berubah menjadi raksasa laut

71.

Setelah peristiwa di batu keramat, wujud Pande Gelang menjadi seperti apa?

a)

Ksatria asing dari kerajaan lain

b)

Tetua kampung yang berjanggut panjang

c)

Seorang pangeran muda yang tampan

d)

Pangeran tua renta selamanya

72.

Bagaimana Putri Cadasari menunjukkan sikap saat Pangeran Cunihin memamerkan batu keramat?

a)

Ia tenang sambil menjalankan siasat

b)

Ia marah dan berteriak keras

c)

Ia menangis meminta belas kasihan

d)

Ia lari meninggalkan tempat itu

73.

Apa tujuan Pangeran Cunihin membawa batu keramat ke pantai yang indah?

a)

Untuk ritual kerajaan rahasia

b)

Untuk bulan madu yang romantis

c)

Untuk upacara rakyat kampung

d)

Untuk hadiah bagi Pande Gelang

74.

Mengapa Putri Arum pingsan dalam perjalanan ke kampung Pande Gelang?

a)

Perjalanan jauh dan melelahkan

b)

Kena sihir Pangeran Cunihin

c)

Tidak diberi makan oleh penduduk

d)

Tersesat di hutan gelap malam

75.

Apa bukti bahwa wangsit yang diterima Putri Cadasari memang benar?

a)

Pande Gelang bercerita panjang lebar

b)

Peristiwa ajaib memulihkan Pande Gelang

c)

Istana mengeluarkan pengumuman resmi

d)

Tetua kampung mengadakan upacara

76.

Langkah apa yang paling membantu mengalahkan Pangeran Cunihin?

a)

Menyembunyikan Putri di rumah warga

b)

Memasang gelang pada batu keramat

c)

Memecahkan batu menjadi serpihan

d)

Mengajak prajurit istana menyerang

77.

Akhir cerita menampilkan peristiwa apa?

a)

Kampung hancur oleh batu keramat

b)

Pangeran Cunihin naik tahta kerajaan

c)

Putri Cadasari jadi ratu sendirian

d)

Pande Gelang dan Putri menikah bahagia

78.

Di mana letak Kampung Bilai yang diceritakan dalam kisah ini?

a)

Di lembah kota Bandung

b)

Di pulau kecil Maluku

c)

Di pesisir utara Sumatra

d)

Di daerah Paniai, Papua

79.

Apa nama gunung tinggi yang dekat dengan Kampung Bilai?

a)

Gunung Mandala

b)

Gunung Jayawijaya

c)

Gunung Kelimutu

d)

Gunung Zega

80.

Siapa yang biasanya diminta bantuan saat warga terkena wabah penyakit?

a)

Penghuni gunung lewat pawang

b)

Tetua perang antar suku

c)

Pedagang dari pasar

d)

Dokter kota terdekat

81.

Mengapa warga mengundang pawang ke Balai Desa?

a)

Ingin melihat wujud penunggu gunung

b)

Akan merayakan panen raya besar

c)

Mencari obat untuk tanaman

d)

Membahas perbaikan jembatan

82.

Bagaimana rupa makhluk yang ditemui di puncak Gunung Zega?

a)

Biawak berkepala manusia

b)

Kuda bersisik perak

c)

Burung besar bersayap api

d)

Harimau bertanduk dua

83.

Apa keputusan awal warga saat bertemu makhluk itu?

a)

Langsung memanah hingga tewas

b)

Melepaskannya kembali ke hutan

c)

Mengusirnya dari puncak gunung

d)

Menangkap dan membawanya pulang

84.

Setelah ditangkap, apa tindakan warga terhadap biawak itu?

a)

Melepaskannya ke sungai deras

b)

Menjualnya ke kampung tetangga

c)

Membuat kandang untuk dipelihara

d)

Membawanya berkeliling kota

85.

Apa kemampuan mengejutkan yang dimiliki biawak tersebut?

a)

Dapat berbicara layaknya manusia

b)

Menyemburkan api dari mulutnya

c)

Menghilang saat tengah malam

d)

Terbang tinggi di atas awan

86.

Syarat apa yang diminta biawak sebagai imbalan bantuannya?

a)

Satu kepala suku atau kepala perang

b)

Sepuluh ekor babi hutan

c)

Rumah baru di puncak gunung

d)

Emas sepuluh bongkah besar

87.

Apa akibat dari memenuhi permintaan biawak itu bagi masyarakat?

a)

Hujan turun setiap sore hari

b)

Perang antarsuku tak terhindarkan

c)

Jalan menuju kampung diperbaiki

d)

Panen menjadi berlimpah ruah

88.

Apa tindakan akhir warga terhadap biawak berkepala manusia?

a)

Membiarkannya hidup di hutan

b)

Menombaknya hingga tewas

c)

Membuangnya ke dasar sungai

d)

Memberinya makanan setiap hari

89.

Pesan apa yang disampaikan biawak sebelum mati?

a)

Bintang jatuh membawa kesembuhan

b)

Pelangi panjang tanda damai abadi

c)

Petir di lembah adalah berkah panen

d)

Kabut di puncak Zega pertanda perang

90.

Bacalah ringkasan ini: Mahesa Sura dan Lembu Sura menyerang Kahyangan untuk menculik Dewi Tara. Para dewa meminta Subali menggunakan Aji Pancasona untuk mengalahkan mereka. Siapakah yang pertama kali berniat melamar Dewi Tara?

a)

Sugriwa yang menjaga

b)

Subali yang bertapa

c)

Lembu Sura yang ragu

d)

Mahesa Sura yang sombong

91.

Apa alasan Lembu Sura menolak rencana melamar Dewi Tara?

a)

Ia takut pada Subali

b)

Para dewa pasti menolak lamaran

c)

Ia tidak mengenal Dewi Tara

d)

Dewi Tara bukan dari Kahyangan

92.

Ketika lamaran ditolak, apa tindakan Mahesa Sura?

a)

Meminta maaf kepada para dewa

b)

Mengajak adiknya menyerang Kahyangan

c)

Pergi bertapa memohon kekuatan

d)

Mengirim utusan kedua

93.

Mengapa para dewa memilih Aji Pancasona sebagai cara mengalahkan Mahesa Sura dan Lembu Sura?

a)

Karena tidak berbahaya sama sekali

b)

Karena mudah dipelajari

c)

Karena hanya itu yang ampuh

d)

Karena bisa dipakai siapa saja

94.

Syarat utama bagi pengguna Aji Pancasona adalah…

a)

Memiliki tubuh besar dan kuat

b)

Mampu terbang dan menghilang

c)

Menjadi pemimpin kahyangan

d)

Berhati luhur dan suci

95.

Siapakah yang dipilih para dewa menerima Aji Pancasona?

a)

Resi Gotama, ayah Subali

b)

Sugriwa, saudara Subali

c)

Narada, utusan kahyangan

d)

Subali, seorang pertapa

96.

Apa pesan Subali kepada Sugriwa tentang warna darah di mulut gua?

a)

Hijau tanda musuh menyerah

b)

Merah tanda Subali menang

c)

Putih tanda Subali menang

d)

Merah tanda Subali kalah

97.

Apa kelebihan Aji Pancasona yang membantu Subali dalam pertarungan?

a)

Membuat tubuhnya kecil gesit

b)

Mengubah musuh menjadi batu

c)

Membuatnya tak terlihat selamanya

d)

Memberi kekuatan bicara hewan

98.

Mengapa Mahesa Sura dan Lembu Sura dapat hidup kembali setelah dibunuh?

a)

Dewi Tara menyembuhkan mereka

b)

Tubuh mereka dilangkahi saudaranya

c)

Mereka memiliki kepala binatang

d)

Mereka dilindungi para dewa

99.

Strategi apa yang akhirnya digunakan Subali untuk benar-benar membinasakan kedua musuhnya?

a)

Menyerang bergantian cepat

b)

Membuat mereka saling melangkahi

c)

Mengikat mereka dengan tali

d)

Memisahkan mereka menjauh

100.

Apa kesalahpahaman yang terjadi pada Sugriwa saat melihat darah bercampur?

a)

Ia mengira Subali pasti menang

b)

Ia mengira Dewi Tara terluka

c)

Ia mengira Subali tewas bersama musuh

d)

Ia mengira musuh melarikan diri

101.

Apa hasil akhir dari misi Subali dan Sugriwa terkait Dewi Tara?

a)

Dewi Tara tetap di gua

b)

Dewi Tara menikah dengan Subali

c)

Dewi Tara menghilang tanpa jejak

d)

Dewi Tara kembali ke Kahyangan

102.

Bacalah kisah tentang Subali dan Sugriwa, lalu jawab pertanyaan. Subali baru saja mengalahkan Mahesa Sura dan Lembu Sura. Ketika keluar, ia melihat pintu Gua Kiskenda tertutup batu besar karena Sugriwa salah paham dan menutupnya untuk menghindari bahaya. Subali marah, menyangka Sugriwa berkhianat. Kemudian ia menemukan Sugriwa sedang menikah dengan Dewi Tara. Pertengkaran terjadi sampai Resi Gotama datang. Setelah mendengar penjelasan, Resi Gotama menegur Subali dan mengutuknya karena membuat malu keluarga dan mengaku berdarah putih. Kutukan menyatakan Subali kelak tewas terkena panah sakti Prabu Rama Wijaya. Sebelum meninggal, Subali berterima kasih kepada Rama karena membebaskan amarah yang melekat padanya. Sugriwa mendapat restu menikah dengan Dewi Tara dan membangun kerajaan Pancavati di Gua Kiskenda.

a)

Subali menang melawan Mahesa Sura dan Lembu Sura

b)

Resi Gotama mengangkat Subali sebagai raja Kahyangan

c)

Sugriwa gagal menyelamatkan Dewi Tara dari raksasa

d)

Rama Wijaya dikutuk oleh Resi Gotama karena marah

103.

Apa alasan utama Sugriwa menutup pintu Gua Kiskenda dengan batu besar?

a)

Melindungi kerajaan Pancavati dari penyerang luar

b)

Mencegah Subali mengambil hadiah Dewi Tara

c)

Menghindari bahaya yang mengancam dari dalam gua

d)

Menjaga agar Rama Wijaya tidak masuk ke gua

104.

Bagian mana yang menunjukkan kesalahpahaman menyebabkan konflik antara saudara?

a)

Subali menuduh Sugriwa berkhianat setelah melihat gua tertutup

b)

Resi Gotama menasihati Subali untuk meredakan amarah

c)

Sugriwa membangun kerajaan Pancavati setelah menikah

d)

Rama Wijaya menembakkan panah sakti ke arah Subali

105.

Mengapa Resi Gotama memberikan kutukan kepada Subali?

a)

Subali menutup gua sehingga Sugriwa terjebak

b)

Subali gagal mengalahkan Mahesa Sura dan Lembu Sura

c)

Subali menolak menikah dengan Dewi Tara yang cantik

d)

Subali membuat malu keluarga dengan mengaku berdarah putih

106.

Apa hasil akhir bagi Sugriwa setelah peristiwa di Gua Kiskenda?

a)

Dikutuk untuk tewas oleh panah sakti Rama

b)

Mendapat restu menikah dan membangun Pancavati

c)

Diasingkan dari Kahyangan karena berkhianat

d)

Menjadi murid Resi Gotama di hutan

107.

Siapakah jabatan Ki Ageng Pandanaran pada awal kisah ini?

a)

Pedagang rumput miskin

b)

Bupati Semarang saat itu

c)

Panglima pasukan Demak

d)

Guru pesantren desa

108.

Apa perubahan sifat Ki Ageng Pandanaran setelah meraih keberhasilan?

a)

Menjadi congkak dan kikir

b)

Semakin rajin mengaji

c)

Lebih peduli rakyat kecil

d)

Membangun banyak tempat ibadah

109.

Mengapa Sunan Kalijaga menyamar sebagai penjual rumput?

a)

Untuk mencari harta Ki Ageng

b)

Supaya diundang ke istana

c)

Agar bisa menasihati diam-diam

d)

Karena diusir dari pesantren

110.

Apa nasihat utama yang disampaikan penjual rumput kepada Ki Ageng Pandanaran?

a)

Jangan terlena pada kebahagiaan dunia

b)

Pindahkan pusat pemerintahan

c)

Naikkan pajak untuk pembangunan

d)

Perkuat pasukan penjaga kota

111.

Tindakan apa yang menunjukkan kesaktian Sunan Kalijaga di hadapan Ki Ageng Pandanaran?

a)

Menghilang seketika di istana

b)

Mencangkul tanah jadi emas

c)

Menerbangkan keris tanpa tali

d)

Menyembuhkan rakyat sakit

112.

Bagaimana reaksi Ki Ageng Pandanaran terhadap nasihat penjual rumput pada awalnya?

a)

Mengajak berdiskusi baik

b)

Menangis meminta maaf

c)

Segera merenung tenang

d)

Marah dan mengusirnya

113.

Pelajaran moral apa yang dapat kamu simpulkan dari kisah ini?

a)

Jabatan selalu membawa kebahagiaan

b)

Kesaktian adalah bukti kemuliaan seseorang

c)

Kekayaan tidak lebih penting dari akhlak

d)

Kemewahan membuat rakyat semakin bahagia

114.

Apa yang terjadi setelah Ki Ageng Pandanaran mengetahui identitas penjual rumput?

a)

Ia bersujud dan bertaubat

b)

Ia memerintahkan hukuman

c)

Ia kabur meninggalkan istana

d)

Ia menantang duel si penjual

115.

Mengapa Ki Ageng Pandanaran memutuskan menjadi murid Sunan Kalijaga?

a)

Ia ingin belajar agama dan bertobat

b)

Ia ingin menjadi bupati yang lebih kuat

c)

Ia mencari harta benda yang banyak

d)

Ia diancam oleh para penyamun di jalan

116.

Apa pesan Sunan Kalijaga sebelum Ki Ageng datang ke Gunung Jabalakat?

a)

Ajak seluruh pengawal kerajaan

b)

Bawa tongkat penuh dinar

c)

Datang pada malam hari yang gelap

d)

Jangan membawa harta sedikit pun

117.

Apa yang dilakukan istri Ki Ageng yang menyebabkan masalah saat perjalanan?

a)

Membawa perhiasan dan dinar dalam tongkat

b)

Berjalan terlalu cepat meninggalkan rombongan

c)

Menjual semua harta kepada penduduk desa

d)

Meminta pengawal mengawasi barang bawaan

118.

Siapa pemimpin penyamun yang wajahnya berubah menjadi domba?

a)

Syekh Domba

b)

Jabalakat

c)

Kalijaga

d)

Sambangdalan

119.

Apa bukti Ki Ageng memiliki kesaktian setelah menjadi murid Sunan Kalijaga?

a)

Ucapannya berubah menjadi sakti mandraguna

b)

Ia bisa terbang melintasi gunung tinggi

c)

Ia membuat tongkat menjadi emas murni

d)

Ia memanggil hujan selama berhari-hari

120.

Mengapa para penyamun akhirnya ketakutan dan memohon diampuni?

a)

Kehabisan makanan di hutan yang gelap

b)

Melihat kesaktian Ki Ageng yang mengubah wajah

c)

Dikejar pasukan bupati dari Semarang

d)

Tersesat karena kehilangan peta perjalanan

121.

Setelah peristiwa itu, apa yang terjadi pada pemimpin penyamun?

a)

Tetap berwajah domba dan menjadi pengikut Ki Ageng

b)

Kembali merampok desa-desa di sekitar

c)

Diangkat menjadi bupati pengganti Semarang

d)

Melarikan diri ke Gunung Jabalakat sendirian

122.

Apa langkah besar Ki Ageng setelah bertobat dan menjadi murid?

a)

Berlayar dagang ke negeri jauh

b)

Mengumpulkan pajak dan dinar rakyat

c)

Mendirikan sekolah Islam dan mengajar

d)

Membangun istana baru di Semarang