Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SAS Ganjil Kelas 7 TP 2025-2026

Total questions: 50

Worksheet time: 2hrs 6mins

Name
Class
Date
1.

Panca Sila Buddhis adalah lima aturan moralitas dasar yang menjadi pedoman bagi umat awam. Sila ini merupakan latihan untuk mengendalikan diri dari perbuatan tidak etis. Contohnya, Sila pertama mengajarkan untuk tidak membunuh atau menyakiti makhluk hidup, yang berarti kita harus mengembangkan rasa cinta kasih dan welas asih terhadap semua makhluk, tidak hanya manusia tetapi juga hewan dan tumbuhan. Dengan menjaga Sila, seseorang akan merasakan kedamaian batin dan menciptakan lingkungan yang lebih harmonis.
Berdasarkan wacana, Panca Sila Buddhis berfungsi sebagai....

a)

Aturan untuk mencapai kesaktian

b)

Pedoman moralitas dasar bagi umat awam

c)

Cara untuk mendapatkan kekayaan

d)

Persyaratan untuk menjadi biksu

2.

Panca Sila Buddhis adalah lima aturan moralitas dasar yang menjadi pedoman bagi umat awam. Sila ini merupakan latihan untuk mengendalikan diri dari perbuatan tidak etis. Contohnya, Sila pertama mengajarkan untuk tidak membunuh atau menyakiti makhluk hidup, yang berarti kita harus mengembangkan rasa cinta kasih dan welas asih terhadap semua makhluk, tidak hanya manusia tetapi juga hewan dan tumbuhan. Dengan menjaga Sila, seseorang akan merasakan kedamaian batin dan menciptakan lingkungan yang lebih harmonis.
Sila pertama dari Panca Sila mendorong umat Buddha untuk mengembangkan kualitas batin berupa....

a)

Ketidaksukaan dan kebencian

b)

Kecemburuan dan iri hati

c)

Cinta kasih (Metta) dan belas kasihan (Karuna)

d)

Kebanggaan dan kesombongan

3.

Panca Sila Buddhis adalah lima aturan moralitas dasar yang menjadi pedoman bagi umat awam. Sila ini merupakan latihan untuk mengendalikan diri dari perbuatan tidak etis. Contohnya, Sila pertama mengajarkan untuk tidak membunuh atau menyakiti makhluk hidup, yang berarti kita harus mengembangkan rasa cinta kasih dan welas asih terhadap semua makhluk, tidak hanya manusia tetapi juga hewan dan tumbuhan. Dengan menjaga Sila, seseorang akan merasakan kedamaian batin dan menciptakan lingkungan yang lebih harmonis.
Manfaat utama dari menerapkan Lima Sila dalam kehidupan sehari-hari, seperti yang dinyatakan dalam teks, adalah....

a)

Menjadi lebih kaya dan terkenal

b)

Mendapatkan banyak teman di media sosial

c)

Menciptakan kedamaian batin dan lingkungan yang harmonis

d)

Melewati ujian dengan nilai sempurna

4.

Metta Bhavana adalah latihan meditasi yang mengembangkan cinta kasih universal, berharap semua makhluk berbahagia. Ketika kita mempraktikkan Metta, kita mengirimkan pikiran positif dan niat baik, dimulai dari diri sendiri, lalu kepada orang-orang terdekat, kemudian kepada orang yang netral, bahkan kepada orang yang sulit kita sukai, dan akhirnya kepada seluruh alam semesta. Ini membantu mengurangi kebencian, ketakutan, dan iri hati dalam diri.

Jenis meditasi yang bertujuan mengembangkan cinta kasih universal adalah....

a)

Anapanasati Bhavana (kesadaran pernapasan)

b)

Samatha Bhavana (meditasi tenang)

c)

Metta Bhavana (kasih sayang)

d)

Vipassana Bhavana (meditasi wawasan)

5.

Metta Bhavana adalah latihan meditasi yang mengembangkan cinta kasih universal, berharap semua makhluk berbahagia. Ketika kita mempraktikkan Metta, kita mengirimkan pikiran positif dan niat baik, dimulai dari diri sendiri, lalu kepada orang-orang terdekat, kemudian kepada orang yang netral, bahkan kepada orang yang sulit kita sukai, dan akhirnya kepada seluruh alam semesta. Ini membantu mengurangi kebencian, ketakutan, dan iri hati dalam diri.
Urutan yang benar berdasarkan wacana dalam mempraktikkan Metta Bhavana, dari yang pertama, adalah mengembangkan cinta kasih kepada....

a)

Kepada mereka yang tidak kita sukai, kemudian kepada diri sendiri, lalu kepada teman

b)

Kepada seluruh alam semesta, kemudian kepada keluarga, lalu kepada diri sendiri

c)

Kepada diri sendiri, kemudian kepada orang-orang terdekat, kemudian kepada orang netral, kemudian kepada mereka yang sulit disukai, kemudian kepada semua makhluk

d)

Kepada teman, kemudian kepada guru, kemudian kepada orang tua

6.

Metta Bhavana adalah latihan meditasi yang mengembangkan cinta kasih universal, berharap semua makhluk berbahagia. Ketika kita mempraktikkan Metta, kita mengirimkan pikiran positif dan niat baik, dimulai dari diri sendiri, lalu kepada orang-orang terdekat, kemudian kepada orang yang netral, bahkan kepada orang yang sulit kita sukai, dan akhirnya kepada seluruh alam semesta. Ini membantu mengurangi kebencian, ketakutan, dan iri hati dalam diri.
Manfaat utama dari rutin mempraktikkan Metta Bhavana bagi seseorang adalah....

a)

Menjadi kebal terhadap penyakit

b)

Mengurangi kebencian, ketakutan, dan kecemburuan

c)

Mendapatkan banyak pengikut di media sosial

d)

Mampu melihat masa depan

7.

Seorang siswa yang melakukan bullying terhadap teman sekelasnya, baik secara fisik maupun verbal, telah melanggar prinsip moral dasar. Dalam ajaran Buddha, tindakan ini melanggar Sila pertama (tidak menyakiti makhluk hidup) dan juga Sila keempat (tidak berbohong/berbicara kasar). Dampak dari bullying sangat buruk, tidak hanya bagi korban yang menderita secara fisik dan mental, tetapi juga bagi pelaku yang menciptakan karma buruk yang akan menghasilkan buah penderitaan di masa depan.

Berdasarkan wacana, tindakan bullying (perundungan) terhadap teman termasuk pelanggaran Sila ke berapa?

a)

Sila kedua (tidak mencuri)

b)

Sila ketiga (tidak melakukan pelanggaran seksual)

c)

Sila pertama (tidak menyakiti makhluk hidup)

d)

Sila kelima (tidak mengonsumsi zat yang memabukkan)

8.

Seorang siswa yang melakukan bullying terhadap teman sekelasnya, baik secara fisik maupun verbal, telah melanggar prinsip moral dasar. Dalam ajaran Buddha, tindakan ini melanggar Sila pertama (tidak menyakiti makhluk hidup) dan juga Sila keempat (tidak berbohong/berbicara kasar). Dampak dari bullying sangat buruk, tidak hanya bagi korban yang menderita secara fisik dan mental, tetapi juga bagi pelaku yang menciptakan karma buruk yang akan menghasilkan buah penderitaan di masa depan.
Selain Sila pertama, bullying yang melibatkan kata-kata kasar atau ejekan juga melanggar Sila keempat yang berkaitan dengan....

a)

Ucapan yang Benar (Samma Vaca)

b)

Tindakan yang Benar (Samma Kammanta)

c)

Penghidupan yang Benar (Samma Ajiva)

d)

Usaha yang Benar (Samma Vayama)

9.

Seorang siswa yang melakukan bullying terhadap teman sekelasnya, baik secara fisik maupun verbal, telah melanggar prinsip moral dasar. Dalam ajaran Buddha, tindakan ini melanggar Sila pertama (tidak menyakiti makhluk hidup) dan juga Sila keempat (tidak berbohong/berbicara kasar). Dampak dari bullying sangat buruk, tidak hanya bagi korban yang menderita secara fisik dan mental, tetapi juga bagi pelaku yang menciptakan karma buruk yang akan menghasilkan buah penderitaan di masa depan.
Berdasarkan wacana diatas, dalam perspektif hukum karma, pelaku bullying akan mengalami....

a)

Ketenaran dan pujian

b)

Keuntungan material yang melimpah

c)

Penderitaan di masa depan sebagai akibat dari karma buruk

d)

Kebahagiaan instan tanpa konsekuensi

10.

Empat Kualitas Luhur (Brahma Vihara) adalah prinsip-prinsip batin yang harus dikembangkan untuk menyayangi diri sendiri dan sesama manusia, bahkan seluruh makhluk. Kualitas tersebut meliputi Metta (cinta kasih), Karuna (welas asih), Mudita (simpati/turut berbahagia), dan Upekkha (keseimbangan batin). Dengan mempraktikkan keempatnya, kita dapat hidup damai dan harmonis, tidak hanya dengan orang lain tetapi juga dengan diri sendiri.

Berdasarkan wacana diatas yang bukan termasuk dalam Empat Kualitas Luhur (Brahma Vihara) adalah....

a)

Metta (cinta kasih)

b)

Dosa (kebencian)

c)

Karuna (belas kasih)

d)

Upekkha (ketenangan)

11.

Empat Kualitas Luhur (Brahma Vihara) adalah prinsip-prinsip batin yang harus dikembangkan untuk menyayangi diri sendiri dan sesama manusia, bahkan seluruh makhluk. Kualitas tersebut meliputi Metta (cinta kasih), Karuna (welas asih), Mudita (simpati/turut berbahagia), dan Upekkha (keseimbangan batin). Dengan mempraktikkan keempatnya, kita dapat hidup damai dan harmonis, tidak hanya dengan orang lain tetapi juga dengan diri sendiri.
Kualitas luhur yang berarti turut berbahagia atas kebahagiaan atau keberhasilan orang lain, tanpa ada sedikit pun rasa iri, adalah....

a)

Metta

b)

Karuna

c)

Mudita

d)

Upekkha

12.

Empat Kualitas Luhur (Brahma Vihara) adalah prinsip-prinsip batin yang harus dikembangkan untuk menyayangi diri sendiri dan sesama manusia, bahkan seluruh makhluk. Kualitas tersebut meliputi Metta (cinta kasih), Karuna (welas asih), Mudita (simpati/turut berbahagia), dan Upekkha (keseimbangan batin). Dengan mempraktikkan keempatnya, kita dapat hidup damai dan harmonis, tidak hanya dengan orang lain tetapi juga dengan diri sendiri.
Mengapa pengembangan Empat Kualitas Luhur (Brahma Vihara) dianggap penting dalam ajaran Buddha?

a)

Supaya seseorang menjadi kaya

b)

Supaya seseorang dapat mengendalikan orang lain

c)

Supaya seseorang dapat hidup dengan damai dan harmonis dengan diri sendiri dan orang lain

d)

Supaya seseorang dapat mencapai kekuatan supernatural

13.

Jalan Mulia Berunsur Delapan adalah intisari dari ajaran Buddha untuk mencapai pembebasan dari penderitaan. Jalan ini dibagi menjadi tiga kelompok besar: Sila (Moralitas), Samadhi (Konsentrasi), dan Panna (Kebijaksanaan). Moralitas yang murni, seperti tidak membunuh, tidak mencuri, dan tidak berbohong, menjadi fondasi penting agar pikiran tidak menyesal dan dapat mencapai konsentrasi yang dalam, yang pada akhirnya akan menumbuhkan kebijaksanaan.

Berdasarkan wacana diatas, tiga kelompok besar dari Jalan Mulia Berunsur Delapan adalah....

a)

Bhikkhu, Dhamma, Sangha

b)

Sila, Samadhi, Panna

c)

Anicca, Dukkha, Anatta

d)

Lobha, Dosa, Moha

14.

Jalan Mulia Berunsur Delapan adalah intisari dari ajaran Buddha untuk mencapai pembebasan dari penderitaan. Jalan ini dibagi menjadi tiga kelompok besar: Sila (Moralitas), Samadhi (Konsentrasi), dan Panna (Kebijaksanaan). Moralitas yang murni, seperti tidak membunuh, tidak mencuri, dan tidak berbohong, menjadi fondasi penting agar pikiran tidak menyesal dan dapat mencapai konsentrasi yang dalam, yang pada akhirnya akan menumbuhkan kebijaksanaan.
Salah satu komponen Jalan Mulia Berunsur Delapan yang termasuk dalam kelompok Sila (Moralitas) adalah....

a)

Pandangan yang Benar

b)

Konsentrasi yang Benar

c)

Tindakan yang Benar

d)

Usaha yang Benar

15.

Jalan Mulia Berunsur Delapan adalah intisari dari ajaran Buddha untuk mencapai pembebasan dari penderitaan. Jalan ini dibagi menjadi tiga kelompok besar: Sila (Moralitas), Samadhi (Konsentrasi), dan Panna (Kebijaksanaan). Moralitas yang murni, seperti tidak membunuh, tidak mencuri, dan tidak berbohong, menjadi fondasi penting agar pikiran tidak menyesal dan dapat mencapai konsentrasi yang dalam, yang pada akhirnya akan menumbuhkan kebijaksanaan.
Mengapa moralitas (Sila) dianggap sebagai fondasi penting dalam Jalan Mulia Berunsur Delapan?

a)

Moralitas menjamin seseorang tidak akan pernah mati

b)

Moralitas membuat seseorang sangat kaya

c)

Moralitas yang murni menghilangkan penyesalan dan membantu mencapai konsentrasi

d)

Moralitas hanya berlaku untuk biksu, bukan pengikut awam

16.

Berapakah jumlah Sila (aturan moralitas) dasar bagi umat Buddha awam yang harus dilatih?

a)

Tiga

b)

Empat

c)

Lima

d)

Delapan

17.

Dalam ajaran Buddha, terdapat Tiga Akar Kejahatan (Lobha, Dosa, Moha). Jika kita menjumlahkan jumlah akar kejahatan ini dengan jumlah Empat Kualitas Luhur (Brahma Vihara), berapakah totalnya?

a)

6

b)

7

c)

8

d)

9

18.

Seorang individu telah berlatih meditasi Metta selama 30 menit setiap hari selama 4 minggu. Berapa total jam mereka telah berlatih Metta Bhavana?

a)

10 jam

b)

12 jam

c)

14 jam

d)

16 jam

19.

Jalan Mulia Berunsur Delapan terdiri dari beberapa faktor. Berapakah jumlah total faktor yang membentuk Jalan Mulia ini?

a)

4

b)

6

c)

8

d)

10

20.

Jika seorang siswa melanggar Sila pertama (tidak membunuh) dan Sila keempat (tidak berbohong) setiap hari, berapakah jumlah pelanggaran Sila yang ia langgar selama satu minggu dari total Panca Sila?

a)

7 pelanggaran

b)

14 pelanggaran

c)

21 pelanggaran

d)

35 pelanggaran

21.

Dalam sebuah kelas terdapat 35 siswa. Jika 4/7 dari siswa tersebut telah memahami pentingnya Panca Sila dan bertekad untuk melatihnya, berapakah jumlah siswa yang belum sepenuhnya memahami atau bertekad melatih Panca Sila?

a)

10 siswa

b)

15 siswa

c)

20 siswa

d)

25 siswa

22.

Buddha membabarkan 4 Kebenaran Mulia. Jika setiap kebenaran memiliki 3 aspek (misalnya, kebenaran tentang Dukkha harus dipahami, ditinggalkan, dan direalisasikan), berapakah total aspek yang harus dipahami dari Empat Kebenaran Mulia?

a)

7

b)

9

c)

12

d)

15

23.

Seorang umat Buddha membaca Pancasila Buddhis sebanyak 2 kali sehari selama satu bulan (30 hari). Berapa total bacaan Pancasila Buddhis yang dilakukan dalam sebulan?

a)

30 kali

b)

60 kali

c)

90 kali

d)

120 kali

24.

Sebuah sekolah sedang mengadakan kegiatan pengumpulan dana untuk membantu anak-anak kurang mampu. Target dana yang ingin dikumpulkan adalah Rp 10.000.000. Jika dana yang sudah terkumpul baru mencapai Rp 6.500.000, berapa persentase kekurangan dana yang masih harus dicari?

a)

30%

b)

35%

c)

40%

d)

45%

25.

Dalam satu hari (24 jam), jika seorang siswa berhasil menjaga Sila-nya dengan baik selama 3/4 dari waktu tersebut, berapa jam ia telah menjaga moralitasnya dalam satu hari?

a)

12 jam

b)

15 jam

c)

18 jam

d)

20 jam

26.

Sila ketiga dari Panca Sila Buddhis mengajarkan untuk menahan diri dari....

a)

Bohong

b)

Mencuri

c)

Perilaku seksual yang salah

d)

Ucapan kasar

27.

Ketika seseorang melihat temannya meraih prestasi gemilang dan ia merasakan kebahagiaan yang tulus tanpa sedikit pun rasa iri hati, kualitas luhur yang sedang ia kembangkan adalah....

a)

Kasih sayang (Metta)

b)

Belas kasih (Karuna)

c)

Kebahagiaan simpatik (Mudita)

d)

Equanimity (Upekkha)

28.

Dalam konteks etika Buddhis, tujuan utama dari menjaga Sila (moralitas) adalah....

a)

Untuk disukai oleh banyak orang

b)

Untuk mendapatkan keuntungan material

c)

Untuk memurnikan pikiran dari kotoran dan menciptakan dasar untuk konsentrasi

d)

Untuk menghindari hukuman oleh hukum negara

29.

Mengapa niat (cetana) sangat penting dalam menentukan apakah suatu tindakan menjadi karma baik atau buruk dalam ajaran Buddha?

a)

Karena niat adalah satu-satunya faktor yang menentukan hasil karma

b)

Karena tindakan tanpa niat tidak menghasilkan karma sama sekali

c)

Karena niat adalah kunci dari suatu tindakan; niat baik menghasilkan karma baik, niat buruk menghasilkan karma buruk

d)

Karena niat hanya berlaku untuk tindakan fisik, bukan ucapan atau pikiran

30.

Kualitas luhur yang berarti mengembangkan kasih sayang tanpa batas, mengharapkan kebahagiaan bagi semua makhluk, adalah....

a)

Karuna

b)

Metta

c)

Mudita

d)

Upekkha

31.

Sila kelima mengajarkan untuk menahan diri dari mengonsumsi zat-zat yang memabukkan atau menyebabkan kelengahan. Pelanggaran sila ini dapat menyebabkan....

a)

Kekayaan melimpah

b)

Pikiran yang jernih dan tajam

c)

Hilangnya kesadaran, sehingga mudah melanggar precept lainnya

d)

Popularitas di antara teman-teman

32.

Ketika kita melihat seseorang menderita atau dalam kesulitan dan kita merasakan keinginan yang kuat untuk membantu mengurangi penderitaan mereka, kualitas mulia yang kita alami adalah....

a)

Metta

b)

Karuna

c)

Mudita

d)

Upekkha

33.

Konsep "menyayangi diri sendiri" dalam ajaran Buddha yang paling tepat adalah....

a)

Memanjakan diri dengan segala keinginan tanpa batas

b)

Mengembangkan keegoisan dan tidak peduli pada orang lain

c)

Menjaga Sila, mengembangkan kualitas batin yang baik, dan memelihara kesehatan fisik agar dapat berbuat baik

d)

Menyiksa diri sendiri untuk bebas dari penderitaanMenyiksa diri agar terbebas dari penderitaan

34.

Tiga Akar Kejahatan yang merupakan penyebab penderitaan dan karma buruk adalah Lobha, Dosa, dan....

a)

Panna

b)

Metta

c)

Moha

d)

Sila

35.

Tindakan yang dilakukan melalui pikiran, seperti niat jahat, kecemburuan, atau keserakahan, disebut karma melalui pikiran yang dalam bahasa Pali disebut....

a)

Kaya Kamma

b)

Vaci Kamma

c)

Mano Kamma

d)

Samadhi Kamma

36.

Apa yang dimaksud dengan "Upekkha" dalam Empat Kualitas Luhur (Brahma Vihara)?

a)

Rasa cinta kasih yang tak terbatas

b)

Keinginan untuk mengurangi penderitaan makhluk lain

c)

Keseimbangan batin, tidak terbawa oleh suka atau duka, tetap tenang dalam menghadapi fenomena hidup

d)

Rasa gembira atas keberhasilan orang lain

37.

Manakah pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan hubungan antara moralitas (Sila) dan kebijaksanaan (Panna) dalam praktik Buddhis?

a)

Moralitas dan kebijaksanaan tidak memiliki hubungan yang signifikan.

b)

Moralitas yang murni membantu menciptakan pikiran yang jernih, yang kemudian menjadi dasar untuk mengembangkan kebijaksanaan.

c)

Kebijaksanaan harus dicapai terlebih dahulu sebelum seseorang dapat mempraktikkan moralitas.

d)

Moralitas adalah untuk orang awam, sementara kebijaksanaan hanya untuk para biksu.

38.

Prinsip etika Buddhis yang melarang umat untuk mengambil barang yang tidak diberikan oleh pemiliknya secara sah adalah Sila ke....

a)

Pertama

b)

Kedua

c)

Ketiga

d)

Keempat

39.

Contoh perilaku yang mencerminkan praktik Metta (Cinta Kasih) di lingkungan sekolah adalah....

a)

Berkelahi dengan teman yang mengganggu

b)

Dengan tulus membantu teman yang kesulitan dalam belajar

c)

Menghindari semua teman yang tidak kita suka

d)

Menyebarkan gosip tentang teman-teman

40.

Kebenaran akan adanya penderitaan, asal mula penderitaan, lenyapnya penderitaan, dan jalan menuju lenyapnya penderitaan disebut....

a)

Tiga Karakteristik Universal

b)

Tiga Permata

c)

Empat Kebenaran Mulia

d)

Jalan Berunsur Delapan

41.

Seorang siswa diminta untuk menyampaikan pidato. Ia merasa sangat gugup dan takut. Jika ia menerapkan prinsip "menyayangi diri sendiri" dan juga memiliki Metta, tindakan yang paling tepat adalah....

a)

Menghindari pidato sama sekali

b)

Berbicara dengan suara gemetar dan cepat agar cepat selesai

c)

Berlatih pidato dengan sungguh-sungguh, menerima kegugupan sebagai bagian dari proses, dan berharap yang terbaik untuk dirinya serta pendengar

d)

Berharap teman-temannya yang melakukan pidato, bukan dirinya

42.

Sila keempat dari Panca Sila mengajarkan untuk menahan diri dari ucapan yang tidak benar, seperti....

a)

Memuji orang lain

b)

Bohong, fitnah, ucapan kasar, dan obrolan kosong

c)

Bicara dengan jujur dan membantu

d)

Menyanyi di depan umum

43.

Apa dampak negatif jika seseorang tidak mengembangkan Karuna (belas kasih) dalam diri mereka?

a)

Mereka akan menjadi lebih populer di antara teman-teman

b)

Mereka akan cenderung acuh tak acuh atau bahkan senang dengan penderitaan orang lain

c)

Mereka akan menjadi sangat kaya

d)

Mereka akan mencapai kedamaian batin

44.

Perilaku "memberikan pujian tulus kepada teman yang berhasil memenangkan lomba" adalah contoh dari pengembangan....

a)

Metta

b)

Karuna

c)

Mudita

d)

Upekkha

45.

Mempertahankan kesehatan fisik dengan makan makanan bergizi dan berolahraga secara teratur adalah bentuk praktik dalam...

a)

Mencintai diri sendiri

b)

Ketamakan

c)

Egoisme

d)

Kemalasan

46.

Perbuatan yang merugikan orang lain dengan sengaja, meskipun tidak tertangkap, dalam hukum karma akan tetap....

a)

Tidak menghasilkan apa-apa

b)

Menghasilkan karma buruk

c)

Menghasilkan karma baik

d)

Langsung mengarah ke Nibbana

47.

Mengapa menjaga Sila dan mengembangkan kualitas batin seperti Metta, Karuna, Mudita, dan Upekkha dikatakan sebagai cara terbaik untuk "menyayangi sesama manusia"?

a)

Karena itu adalah perintah dari pemerintah

b)

Karena tindakan moral dan kualitas mental yang baik menciptakan lingkungan yang positif dan damai bagi semua orang

c)

Karena itu membuat seseorang dihormati oleh semua orang

d)

Karena itu hanya berlaku untuk orang-orang yang mengikuti ajaran Buddha

48.

Sila kelima dari Panca Sila adalah menghindari minuman keras dan obat-obatan terlarang yang menyebabkan....

a)

Kesehatan yang lebih baik

b)

Pikiran yang lebih jernih

c)

Kelalaian dan kehilangan kesadaran

d)

Kemampuan belajar yang lebih baik

49.

Seorang siswa yang menolong kucing terlantar di jalan dengan memberinya makan dan minum sedang mempraktikkan kualitas luhur....

a)

Metta (cinta kasih) dan Karuna (belas kasih)

b)

Mudita (kebahagiaan simpatik)

c)

Upekkha (ketenangan)

d)

Dosa (kebencian)

50.

Manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan pentingnya "etika dan moralitas" dalam mencapai kebahagiaan sejati menurut ajaran Buddha?

a)

Etika dan moralitas adalah batasan yang menghalangi kebahagiaan

b)

Etika dan moralitas adalah fondasi yang membantu membersihkan pikiran, menciptakan kedamaian, dan mendukung pengembangan kebijaksanaan menuju kebahagiaan sejati

c)

Kebahagiaan sejati hanya dapat dicapai melalui kekayaan material, bukan etika

d)

Etika dan moralitas hanya penting untuk kehidupan sosial, bukan untuk kehidupan spiritual