WorksheetsUntitled Quiz
Total questions: 30
Worksheet time: 15mins
Bacalah penggalan cerita berikut: Sawah itu kering kerontang. Tanahnya terbelah-belah. Petani itu menghentikan pekerjaannya. Ia menghampiri si kakek. Sapanya, “kakek haus?” Kakek itu mengangguk pelan. Si petani lalu pergi ke dangunya. Saat kembali ia membawa kendi berisi air, diberikannya kendi itu kepada kakek. Kakek itu meminumnya dengan puas. Si petani meneruskan pekerjaannya. Setelah beberapa lama, tiba-tiba dengarnya gemuruh suara air di belakangnya. Si petani menengok. Seketika ia terkejut. Di tempat bekas si kakek duduk, air datang menyembur-nyembur. Air itu lalu mengairi sawah petani. Judul yang sesuai dengan cerita di atas adalah
Air ajaib
Manfaat air
Air dari sang kakek
Si petani yang rajin
Jeriko membuatkan mainan kapal terbang untuk adiknya. Kalimat di bawah ini yang sepadan dengan kalimat di atas adalah
Ibu menyapu halaman rumah.
Ayah membelikan sepatu adik di pasar Poanbaun
Tadi pagi terjadi kecelakaan di Naikliu
Yunita membuat kue kering.
Elsa menyiram bunga. Ibu menyapu halaman. Kedua kalimat di atas jika digabung menjadi kalimat majemuk setara adalah
Elsa menyiram bunga dan Ibu menyapu halaman.
Setelah Ibu menyapu halaman, Elsa menyiram bunga.
Elsa menyiram bunga tetapi Ibu menyapu halaman.
Elsa menyiram bunga karena Ibu menyapu halaman.
Nanda: Din, kemarin aku mengantar kakak ke Bandara!
Dinda: Memangnya, kakakmu mau pergi ke mana?
Nanda: Kakakku mendapat beasiswa pendidikan ke Australia.
Dinda: Ke bandara mana kamu mengantar kakakmu?
Arti kata bandara pada percakapan di atas adalah
Pelabuhan
Lapangan terbang
Stasiun
Terminal
Setelah air surut, barulah penduduk kembali ke rumah masing-masing. Putra tuan tanah akhirnya membagi-bagikan seluruh tanah milik ayahnya kepada semua penduduk dan menganjurkan agar seluruh warga hidup saling tolong-menolong. Pendudukpun mengangkat anak muda itu menjadi kepala kampong, mereka selalu mematuhi anjuran pimpinan barunya itu. Desa itu kemudian diberi nama Desa Anjuran. Lama-lama orang menyebutnya menjadi Cianjur yang sampai sekarang terkenal sebagai kota yang kaya beras. Cerita di atas termasuk
Cerita rakyat
Legenda
Hikayat
Mitos
Kamu ingin mendapatkan jawaban dari seorang narasumber berupa cara melakukan sesuatu. Pertanyaan berikut ini yang tepat adalah
Bagaimana cara mengoperasikan mesin ini, Pak?
Sejak kapan mesin ini digunakan?
Berapa harga mesin ini, Pak?
Mengapa Bapak lebih suka menggunakan mesin jenis ini?
Toko buku itu memberikan korting kepada para pembeli dalam rangka hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 79. Korting artinya
Harga murah
Potongan harga
Harga obral
Harga grosir
Kalimat majemuk setara di bawah ini yang tepat adalah
Produksi panen di tahun ini meningkat jika dibandingkan dengan tahun lalu.
Karena dirawat tanaman itu tumbuh subur.
Pak Maks senang berkebun tetapi Ibu Maks tidak senang berkebun.
Setelah dibajak sawah diairi supaya gembur.
Di bawah ini yang termasuk kalimat majemuk setara adalah
Kamu boleh bermain asalkan kamu sudah mandi.
Ayah pergi ke kantor sedangkan Ibu memasak di dapur.
Indonesia berjuang melawan kemiskinan supaya rakyat lebih sejahtera.
Ketika Bu Weldi menjelaskan cara membuat pantun, Yanto ramai sendiri.
Grace sudah lama menjadi filatelis. Filatelis artinya
Orang yang gemar mengoleksi amplop surat
Orang yang gemar mengoleksi amplop kertas surat
Orang yang gemar mengoleksi amplop kartu pos
Orang yang gemar mengoleksi perangko
Setiap pagi Grace dan ibunya memiliki jadwal piket di rumah (1). Grace bertugas membersihkan lantai dan kaca rumah sedangkan ibunya membersihkan peralatan dapur beserta barang-barang hiasan yang ada di ruang tamu (2). Lain halnya dengan Adit, pekerjaan sehari-harinya hanya menonton televisi (3).
Sore harinya itu Adit bermain bersama teman-temannya (4). Kalimat majemuk setara pada teks di atas terdapat pada kalimat
1
2
3
4
Pada suatu hari Om Simon ingin menghadiri dua pesta. Ia berpikir tempat yang mana yang dihadiri terlebih dahulu. Karena terlalu lama berpikir, Om Simon kehabisan waktu. Dengan tergesa-gesa ia mendayung sepedanya sampai ke Mabun. Ketika tiba di sana, ternyata acara sudah selesai. Secepat kilat Om Simon segera menuju ke kampung Poanbaun. Ketika sampai di sana acarapun telah selesai. Om Simon sangat kecewa. Sifat Om Simon adalah
Tergesa-gesa
Terlalu lama berpikir
Kecewa
Serakah
Setelah sang pemburu berlalu, si rusa tidak segera pergi dari pohon kacang panjang. Bahkan, dia mulai memakan daun kacang panjang itu helai demi helai. “Nyam ... nyam ... nyam ... lezat sekali.” Pohon kacang panjang menangis memohon agar rusa tidak memakan daun-daunnya. Kasihanilah aku, juga Pak Tani yang telah bersusah payah merawat dan membesarkanku. Pohon kacang panjang memohon agar rusa tidak memakan daun-daunnya. Akan tetapi, rusa tidak mempedulikan ratapan pohon kacang panjang. Dia terus saja memakan daun-daun kacang panjang. Watak rusa dalam penggalan cerita di atas adalah
Rakus, tidak peduli
Rakus, pandai berdebat
Suka cita
Riang
Hari itu aku tidak masuk sekolah. Aku belum sembuh benar, tetapi sudah diperbolehkan berjalan-jalan ke luar ruang perawatan. Aku sedang berada di dekat taman ketika kulihat ia datang. “Selamat sore,” katanya ramah. Setting tempat cuplikan cerita di atas adalah
Rumah
Rumah sakit
Sekolah
Puskesmas
Ibu memilih kain itu dan ayah membayarnya. Kalimat tersebut memiliki pola kalimat yang sama dengan kalimat
Lina anak yang pintar dan baik hati.
Ibu dan ayah membeli kain di toko Jangkrik.
Tari modern dikembangkan setelah tari tradisional.
Saat piket, siswa perempuan menyapu lantai dan siswa laki-laki mengelap kaca kelas.
Pewawancara: Apa yang membuat Bapak bangga dengan usaha ini? Narasumber: Saya bangga karena dapat mempekerjakan orang lain. Tentunya saya bersyukur sekali. Dari pembicaraan di atas yang membuat narasumber bangga adalah
Karena dapat menyuruh orang lain bekerja
Karena dapat memerintah orang lain
Karena dapat membuka lapangan kerja bagi orang lain
Karena dapat menggaji orang lain
Berikut ini adalah jenis poster yang berhubungan dengan lingkungan ialah
Jagalah kesehatanmu!
Awas, dilarang merokok
Hemat
Bumiku hijau, bumiku permai
Dora rajin belajar. Dora sering mendapat nilai yang bagus. Hasil penggabungan dua kalimat di atas yang benar adalah
Dora sering mendapat nilai yang bagus karena ia rajin belajar.
Dora rajin belajar karena ia sering mendapat nilai yang bagus.
Dora rajin belajar karena sering mendapat nilai yang bagus, maka ia rajin belajar.
Karena sering mendapat nilai yang bagus, maka Dora rajin belajar.
Walau sedikit melakukan kesalahan Bawang Putih tetap dikenai hukuman. Pernah pula mendapat hukuman padahal Bawang Putih tidak melakukan kesalahan. Waktu Bawang Merah kehilangan seuntai kalung, Bawang Putih yang dituduh mencurinya. Sementara itu Bawang Merah tak pernah sedikit pun mendapatkan hukuman dari ibunya. Penggalan cerita di atas watak Bawang Merah dan ibunya adalah
Menyayangi Bawang Putih
Membenci Bawang Putih
Menyukai Bawang Putih
Penuh perhatian kepada Bawang Putih
Ketika masih kecil, Paman tinggal di desa. Bagian kalimat yang bergaris bawah merupakan
Subjek
Predikat
Objek
Keterangan
Lana: ....?
Fara: Caranya mudah,
Na. Perhatikan baik-baik, ya!
Pertanyaan yang diucapkan Lana pada percakapan di atas adalah
Bagaimana telur-telur ini bisa menetas?
Mengapa telur-telur ini harus dibalik setiap hari?
Bagaimana cara menggunakan mesin penetas telur ini, Ra?
Mengapa ayahmu membuat mesin penetas telur?
Yunita merasa senang. Ibunya dinyatakan sembuh dari sakit. Kata hubung yang tepat untuk menggabungkan kedua kalimat di atas adalah
Karena
Yang
Setelah
Apabila
Konon di sebuah desa di daerah Minangkabau tinggallah seorang ibu bersama anak laki-lakinya. Anak itu bernama Malin Kundang. Ayahnya sudah meninggal dunia ketika ia masih kecil. Mereka hidup miskin. Tidak satu pun barang berharga yang dimilikinya. Setiap pagi ibu Malin Kundang mencari kayu bakar di hutan. Hasil penjualan kayu bakar digunakan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Suasana yang terdapat dalam kutipan cerita rakyat di atas adalah
Menderita
Duka cita
Suka cita
Riang
Konon di sebuah desa di daerah Minangkabau tinggallah seorang ibu bersama anak laki-lakinya. Anak itu bernama Malin Kundang. Ayahnya sudah meninggal dunia ketika ia masih kecil. Mereka hidup miskin. Tidak satu pun barang berharga yang dimilikinya. Setiap pagi ibu Malin Kundang mencari kayu bakar di hutan. Hasil penjualan kayu bakar digunakan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.
Amanat yang terkandung dalam kutipan cerita rakyat Malin Kundang di atas adalah
Orang miskin harus dikasihani.
Orang bisa tetap hidup jika mau berusaha.
Baik kaya maupun miskin sama derajatnya.
Tidak boleh menghina orang miskin.
Konon di sebuah desa di daerah Minangkabau tinggallah seorang ibu bersama anak laki-lakinya. Anak itu bernama Malin Kundang. Ayahnya sudah meninggal dunia ketika ia masih kecil. Mereka hidup miskin. Tidak satu pun barang berharga yang dimilikinya. Setiap pagi ibu Malin Kundang mencari kayu bakar di hutan. Hasil penjualan kayu bakar digunakan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Watak ibu Malin Kundang pada kutipan cerita rakyat di atas adalah
Pemberani
Bertanggung jawab
Pemalas
Rendah hati
Perhatikan gambar rambu berikut. Macam-macam gambar rambu di atas termasuk dalam jenis rambu
Petunjuk
Peringatan
Larangan
Perintah
Di bawah ini penggunaan majas personifikasi yang tepat adalah
Api melahap seisi pasar dalam semalam
Dewi malam telah keluar dari balik awan dengan sinarnya yang temaram
Kita melihat raja singa kembali ke peraduannya dengan sangat indah di Pantai Kuta
Tingkat tunakarya melonjak sekitar lima persen akibat pandemi Covid-19
Adik menaiki sepeda barunya. Makna imbuhan me-i pada kata menaiki adalah
Sering naik
Berulang kali naik
Setiap saat naik
Jarang naik
Para petani sedang ... tanam jagung di kebun. Imbuhan yang tepat untuk melengkapi kalimat di atas adalah
ber-
di-
me-
ter-
Perhatikan kutipan kalimat: "Alangkah bersihnya pantai Poanbaun saat liburan telah usai, sampah plastik dan tisu bertebaran di mana-mana." Bagaimana kondisi pantai Poanbaun setelah liburan usai menurut kalimat tersebut?
Kotor dengan sampah bertebaran
Sangat bersih tanpa sampah
Sepi tetapi rapi
Ramai oleh pengunjung
