NEW
Font size
WorksheetsDefinisi dan Syarat Reaksi Titrimetri
Total questions: 33
Worksheet time: 17mins
Manakah pernyataan yang paling tepat mendefinisikan titrimetri dalam analisis kimia?
Pengukuran suhu sistem selama pemanasan bertahap
Pengukuran warna larutan tanpa reaksi kimia apa pun
Pengukuran tekanan gas hasil dekomposisi termal
Pengukuran volume akibat reaksi dengan zat standar
Syarat reaksi titrimetri yang benar adalah...
Reaksi lambat namun titik akhir tidak teramati
Reaksi cepat tetapi stoikiometri tidak pasti
Reaksi lambat dengan banyak reaksi samping
Reaksi berlangsung cepat dan stoikiometri jelas
Manakah definisi paling tepat untuk titran dalam konteks titrimetri?
Volume ketika titrasi diakhiri oleh indikator
Larutan standar dengan konsentrasi diketahui
Zat yang ditentukan kadarnya dalam sampel
Volume ketika jumlah analit dan titran sama
Senyawa yang menandai perubahan warna akhir
Pernyataan yang benar mengenai titik ekivalen adalah:
Grafik hubungan parameter analit terhadap volume
Volume ketika jumlah mol titran dan analit sama secara stoikiometri
Senyawa yang ditambahkan untuk mendeteksi perubahan
Volume ketika titrasi diakhiri oleh pengamat
Volume ketika jumlah analit dan titran sama
Suatu titrasi asam–basa menunjukkan perubahan warna indikator dari merah muda menjadi tidak berwarna. Perubahan ini digunakan untuk mengidentifikasi apa?
Analit yang bereaksi menghasilkan endapan
Larutan standar yang digunakan sebagai titran
Titik ekivalen yang selalu identik persis
Titik akhir yang terdeteksi oleh indikator
Kurva titrasi yang berbentuk sigmoid
Alat apa yang diperlukan untuk mengukur volume dengan ketelitian tertentu selama titrasi?
Pipet sebagai sumber arus listrik
Buret sebagai alat ukur volume presisi
Erlenmeyer sebagai senyawa indikator
pH meter sebagai larutan standar
Pipet ukur mengukur volume titran
Mana yang bukan metode umum untuk mengidentifikasi titik akhir titrasi?
Pengukuran arus atau potensial listrik
Pengukuran tinggi analit tanpa reaksi apa pun
Munculnya endapan yang terlihat
Perubahan warna indikator klasik
Perubahan konduktivitas atau temperatur
Gambar menunjukkan tiga jenis titrasi. Manakah pernyataan yang tepat tentang titrasi langsung?
Analit dititrasi tidak sampai titik ekuivalen dihentikan
Analit bereaksi langsung dengan titran standar sesuai
Analit hanya ditentukan melalui titrasi balik setelah reaksi
Analit diubah dahulu sebelum bereaksi dengan titran
Manakah definisi terbaik untuk titrasi tidak langsung?
Analit dicampur pelarut organik untuk mempercepat reaksi
Analit ditambahkan indikator lalu dititrasi hingga warna stabil
Analit bereaksi langsung dengan titran standar tahan lama
Analit bereaksi dengan pereaksi antara membentuk produk teritrasi
Rancang prosedur singkat untuk menentukan kadar CaCO3 menggunakan titrasi balik. Pilih urutan yang benar.
Tambahkan NaOH berlebih, titrasi sisa dengan HCl standar
Tambahkan HCl berlebih, titrasi sisa HCl dengan NaOH standar
Tambahkan K2Cr2O7 berlebih, titrasi sisa dengan Fe2+ standar
Komplekskan CaCO3 dengan molibdat, titrasi kompleks dengan standar
Manakah syarat utama larutan standar primer yang paling tepat untuk penimbangan langsung?
Volatil, murni, massa molar besar, larut sempurna
Reaktif, higroskopis, massa molar kecil, sukar larut
Stabil, murni, massa molar besar, larut sempurna
Tidak stabil, murah, massa molar kecil, larut cepat
Pilih senyawa yang lazim digunakan sebagai standar primer dalam titrimetri.
MgSO4·7H2O
NH4Cl
HCl pekat
CH3COOH encer
Metode penentuan titik akhir menggunakan tiga pendekatan. Manakah kombinasi yang benar?
Indikator warna, titran sebagai indikator, analisis konduktometri
pH meter saja, kertas lakmus, pengenceran bertahap
Spektroskopi UV, kromatografi, destilasi fraksionasi
Pemanasan larutan, pendinginan cepat, pengadukan kuat
Mengapa indikator digunakan dalam titrasi asam–basa di laboratorium?
Menunjukkan titik akhir yang mendekati ekuivalen
Mempercepat laju reaksi penetralan
Mengurangi volume titran yang diperlukan
Menentukan konsentrasi larutan secara langsung
Manakah syarat terpenting bagi indikator titrasi yang baik agar titik akhir mudah dikenali?
Bereaksi dengan analit agar sensitif
Tidak larut agar tidak mencampur
Perubahan warna jelas dalam rentang sempit
Perubahan warna samar dan bertahap
Seorang mahasiswa memilih indikator yang bereaksi dengan analit membentuk kompleks berwarna. Apa risiko utama pilihan ini terhadap hasil titrasi?
Titik akhir bergeser karena reaksi samping
Volume titran berkurang secara signifikan
pH ekuivalen menjadi lebih tinggi dari normal
Warna menjadi terlalu pekat untuk diamati
Pada titrasi cepat, indikator yang ideal menunjukkan perubahan warna seperti apa?
Acak tanpa bergantung pada pH
Konstan pada seluruh rentang pH
Cepat pada rentang pH sempit
Lambat pada rentang pH luas
Seorang analis menitrasi Ca2+ dengan EDTA menggunakan murexide. Warna indikator sebelum dan sesudah titik ekivalen berturut-turut adalah...
Ungu lalu biru saat Ca2+ terikat EDTA
Biru lalu ungu saat Ca2+ bebas
Merah anggur lalu hijau saat EDTA berlebih
Kuning lalu merah bata setelah reaksi
Dalam titrasi asam–basa kuat, indikator yang paling sesuai bila perubahan warna terjadi sekitar pH 8,3–10. Pilih indikator yang memenuhi kriteria tersebut.
Pati amilum dengan perubahan ke biru gelap
Bromtimol biru dengan transisi pH 6,0–7,6
Fenolftalein dengan transisi pH 8,3–10
Metil jingga dengan transisi pH 3,1–4,4
Seorang analis hendak menitrasi larutan AgNO3 dengan NaCl untuk menentukan konsentrasi Cl−. Indikator yang tepat harus membentuk endapan berwarna berbeda dari endapan analit. Manakah pilihan yang benar beserta karakteristik perubahannya?
KMnO4 alami, ungu menjadi tak berwarna saat reduksi
K2CrO4 (Mohr), kuning menjadi merah bata Ag2CrO4
Bromtimol biru, kuning menjadi biru sekitar pH netral
Pati amilum, tak berwarna menjadi biru gelap dengan I2
Sebuah larutan analit dititrasi hingga tepat di titik ekivalen. Jika koefisien reaksi 1:1 antara analit dan titran, hubungan mol yang benar pada titik ekivalen adalah apa?
Mol analit dua kali mol titran
Mol analit sama dengan mol titran
Mol analit lebih kecil dari mol titran
Mol analit tidak berkaitan dengan mol titran
Pernyataan manakah yang benar tentang sifat indikator asam–basa?
Tidak mengalami perubahan struktur elektronik
Umumnya garam anorganik kuat tak berwarna
Biasanya senyawa organik asam atau basa lemah
Selalu berada hanya dalam bentuk deprotonasi
Perhatikan skema kesetimbangan HIn(aq) + H2O(l) ⇌ H3O+(aq) + In−(aq) dan diagram rentang transisi warna. Pada pH sekitar pKa,HIn, bentuk indikator yang dominan adalah apa?
Tidak ada spesies indikator yang tampak
Campuran HIn dan In− sebanding
In− berwarna dominan terlihat jelas
HIn berwarna dominan terlihat jelas
Grafik titrasi CH3COOH 0,05 M dengan NaOH 0,12 M menunjukkan rentang pH bromothymol blue di sekitar 6–8 dan phenolphthalein di sekitar 8,5–10,5. Jika titik ekuivalen berada mendekati pH 8,8–9,0, indikator mana paling tepat untuk mendeteksi akhir titrasi?
Metil oranye karena rentang sangat asam
Bromothymol blue karena rentang lebih rendah
Indikator universal karena mencakup semua pH
Phenolphthalein karena rentang mendekati ekuivalen
Mengacu pada daftar persyaratan indikator, manakah yang BUKAN syarat esensial agar senyawa layak dijadikan indikator titrasi?
Harus asam atau basa lemah agar pH memengaruhi
Stabil dalam larutan dan tidak ikut bereaksi
Memiliki dua bentuk dengan warna berbeda jelas
Rentang perubahan warna tajam sekitar pH ±1
Bereaksi kuat dengan zat yang dititrasi
Asiditas air menggambarkan total jumlah basa yang dibutuhkan untuk menetralkan komponen asam. Spesies mana yang lazim menyumbang asiditas?
PO4 3−, SiO4 4− umum
NH4 +, NO3 −, SO4 2− umum
OH−, HCO3−, CO3 2− umum
HCl, HNO3, H2CO3 umum
Mengubah seluruh atom nitrogen dalam sampel menjadi NH4+ yang kemudian ketika ditambah basa berubah menjadi gas NH3 yang direaksi dengan HCl. Sisa HCl kemudian dititrasi.
Pernyataan di atas merupakan definisi dari?
Metode Kjeldahl
Metode Mohr
Titrasi langsung
Metode titrasi
Pada titrasi asam kuat dengan basa kuat, pH pada titik ekuivalen bernilai sekitar…
< 7
7
> 7
Tidak dapat diperkirakan
Kaidah pemilihan indikator yang tepat adalah…
Memiliki titik leleh rendah
Titik perubahan warnanya dekat dengan pH titik ekuivalen
Dapat bercampur dengan pelarut organik
Warnanya selalu merah
Faktor yang menyebabkan kesalahan dalam pembacaan buret adalah…
Menyetel pH terlebih dahulu
Membaca meniskus pada posisi mata sejajar
Terdapat gelembung udara pada ujung buret
Mengocok labu erlenmeyer
Larutan standar sekunder adalah larutan yang…
Tidak perlu distandarisasi
Dibuat dari zat dengan kemurnian sangat tinggi
Konsentrasinya harus ditentukan terlebih dahulu melalui standarisasi
Tidak dapat digunakan untuk titrasi
Mengapa titrasi harus dilakukan sambil mengaduk larutan?
Agar warna indikator hilang
Agar volume bertambah cepat
Agar larutan tercampur merata sehingga reaksi terjadi sempurna
Agar buret tidak tersumbat
Pada kurva titrasi asam kuat–basa kuat, bagian kurva yang paling curam terjadi saat…
Penambahan titran awal
Mendekati titik ekuivalen
Setelah titik ekuivalen jauh terlampaui
Sebelum penambahan titran
