wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Definisi dan Syarat Reaksi Titrimetri

Total questions: 33

Worksheet time: 17mins

Name
Class
Date
1.

Manakah pernyataan yang paling tepat mendefinisikan titrimetri dalam analisis kimia?

a)

Pengukuran suhu sistem selama pemanasan bertahap

b)

Pengukuran warna larutan tanpa reaksi kimia apa pun

c)

Pengukuran tekanan gas hasil dekomposisi termal

d)

Pengukuran volume akibat reaksi dengan zat standar

2.

Syarat reaksi titrimetri yang benar adalah...

a)

Reaksi lambat namun titik akhir tidak teramati

b)

Reaksi cepat tetapi stoikiometri tidak pasti

c)

Reaksi lambat dengan banyak reaksi samping

d)

Reaksi berlangsung cepat dan stoikiometri jelas

3.

Manakah definisi paling tepat untuk titran dalam konteks titrimetri?

a)

Volume ketika titrasi diakhiri oleh indikator

b)

Larutan standar dengan konsentrasi diketahui

c)

Zat yang ditentukan kadarnya dalam sampel

d)

Volume ketika jumlah analit dan titran sama

e)

Senyawa yang menandai perubahan warna akhir

4.

Pernyataan yang benar mengenai titik ekivalen adalah:

a)

Grafik hubungan parameter analit terhadap volume

b)

Volume ketika jumlah mol titran dan analit sama secara stoikiometri

c)

Senyawa yang ditambahkan untuk mendeteksi perubahan

d)

Volume ketika titrasi diakhiri oleh pengamat

e)

Volume ketika jumlah analit dan titran sama

5.

Suatu titrasi asam–basa menunjukkan perubahan warna indikator dari merah muda menjadi tidak berwarna. Perubahan ini digunakan untuk mengidentifikasi apa?

a)

Analit yang bereaksi menghasilkan endapan

b)

Larutan standar yang digunakan sebagai titran

c)

Titik ekivalen yang selalu identik persis

d)

Titik akhir yang terdeteksi oleh indikator

e)

Kurva titrasi yang berbentuk sigmoid

6.

Alat apa yang diperlukan untuk mengukur volume dengan ketelitian tertentu selama titrasi?

a)

Pipet sebagai sumber arus listrik

b)

Buret sebagai alat ukur volume presisi

c)

Erlenmeyer sebagai senyawa indikator

d)

pH meter sebagai larutan standar

e)

Pipet ukur mengukur volume titran

7.

Mana yang bukan metode umum untuk mengidentifikasi titik akhir titrasi?

a)

Pengukuran arus atau potensial listrik

b)

Pengukuran tinggi analit tanpa reaksi apa pun

c)

Munculnya endapan yang terlihat

d)

Perubahan warna indikator klasik

e)

Perubahan konduktivitas atau temperatur

8.

Gambar menunjukkan tiga jenis titrasi. Manakah pernyataan yang tepat tentang titrasi langsung?

a)

Analit dititrasi tidak sampai titik ekuivalen dihentikan

b)

Analit bereaksi langsung dengan titran standar sesuai

c)

Analit hanya ditentukan melalui titrasi balik setelah reaksi

d)

Analit diubah dahulu sebelum bereaksi dengan titran

9.

Manakah definisi terbaik untuk titrasi tidak langsung?

a)

Analit dicampur pelarut organik untuk mempercepat reaksi

b)

Analit ditambahkan indikator lalu dititrasi hingga warna stabil

c)

Analit bereaksi langsung dengan titran standar tahan lama

d)

Analit bereaksi dengan pereaksi antara membentuk produk teritrasi

10.

Rancang prosedur singkat untuk menentukan kadar CaCO3 menggunakan titrasi balik. Pilih urutan yang benar.

a)

Tambahkan NaOH berlebih, titrasi sisa dengan HCl standar

b)

Tambahkan HCl berlebih, titrasi sisa HCl dengan NaOH standar

c)

Tambahkan K2Cr2O7 berlebih, titrasi sisa dengan Fe2+ standar

d)

Komplekskan CaCO3 dengan molibdat, titrasi kompleks dengan standar

11.

Manakah syarat utama larutan standar primer yang paling tepat untuk penimbangan langsung?

a)

Volatil, murni, massa molar besar, larut sempurna

b)

Reaktif, higroskopis, massa molar kecil, sukar larut

c)

Stabil, murni, massa molar besar, larut sempurna

d)

Tidak stabil, murah, massa molar kecil, larut cepat

12.

Pilih senyawa yang lazim digunakan sebagai standar primer dalam titrimetri.

a)

MgSO4·7H2O

b)

NH4Cl

c)

HCl pekat

d)

CH3COOH encer

13.

Metode penentuan titik akhir menggunakan tiga pendekatan. Manakah kombinasi yang benar?

a)

Indikator warna, titran sebagai indikator, analisis konduktometri

b)

pH meter saja, kertas lakmus, pengenceran bertahap

c)

Spektroskopi UV, kromatografi, destilasi fraksionasi

d)

Pemanasan larutan, pendinginan cepat, pengadukan kuat

14.

Mengapa indikator digunakan dalam titrasi asam–basa di laboratorium?

a)

Menunjukkan titik akhir yang mendekati ekuivalen

b)

Mempercepat laju reaksi penetralan

c)

Mengurangi volume titran yang diperlukan

d)

Menentukan konsentrasi larutan secara langsung

15.

Manakah syarat terpenting bagi indikator titrasi yang baik agar titik akhir mudah dikenali?

a)

Bereaksi dengan analit agar sensitif

b)

Tidak larut agar tidak mencampur

c)

Perubahan warna jelas dalam rentang sempit

d)

Perubahan warna samar dan bertahap

16.

Seorang mahasiswa memilih indikator yang bereaksi dengan analit membentuk kompleks berwarna. Apa risiko utama pilihan ini terhadap hasil titrasi?

a)

Titik akhir bergeser karena reaksi samping

b)

Volume titran berkurang secara signifikan

c)

pH ekuivalen menjadi lebih tinggi dari normal

d)

Warna menjadi terlalu pekat untuk diamati

17.

Pada titrasi cepat, indikator yang ideal menunjukkan perubahan warna seperti apa?

a)

Acak tanpa bergantung pada pH

b)

Konstan pada seluruh rentang pH

c)

Cepat pada rentang pH sempit

d)

Lambat pada rentang pH luas

18.

Seorang analis menitrasi Ca2+ dengan EDTA menggunakan murexide. Warna indikator sebelum dan sesudah titik ekivalen berturut-turut adalah...

a)

Ungu lalu biru saat Ca2+ terikat EDTA

b)

Biru lalu ungu saat Ca2+ bebas

c)

Merah anggur lalu hijau saat EDTA berlebih

d)

Kuning lalu merah bata setelah reaksi

19.

Dalam titrasi asam–basa kuat, indikator yang paling sesuai bila perubahan warna terjadi sekitar pH 8,3–10. Pilih indikator yang memenuhi kriteria tersebut.

a)

Pati amilum dengan perubahan ke biru gelap

b)

Bromtimol biru dengan transisi pH 6,0–7,6

c)

Fenolftalein dengan transisi pH 8,3–10

d)

Metil jingga dengan transisi pH 3,1–4,4

20.

Seorang analis hendak menitrasi larutan AgNO3 dengan NaCl untuk menentukan konsentrasi Cl−. Indikator yang tepat harus membentuk endapan berwarna berbeda dari endapan analit. Manakah pilihan yang benar beserta karakteristik perubahannya?

a)

KMnO4 alami, ungu menjadi tak berwarna saat reduksi

b)

K2CrO4 (Mohr), kuning menjadi merah bata Ag2CrO4

c)

Bromtimol biru, kuning menjadi biru sekitar pH netral

d)

Pati amilum, tak berwarna menjadi biru gelap dengan I2

21.

Sebuah larutan analit dititrasi hingga tepat di titik ekivalen. Jika koefisien reaksi 1:1 antara analit dan titran, hubungan mol yang benar pada titik ekivalen adalah apa?

a)

Mol analit dua kali mol titran

b)

Mol analit sama dengan mol titran

c)

Mol analit lebih kecil dari mol titran

d)

Mol analit tidak berkaitan dengan mol titran

22.

Pernyataan manakah yang benar tentang sifat indikator asam–basa?

a)

Tidak mengalami perubahan struktur elektronik

b)

Umumnya garam anorganik kuat tak berwarna

c)

Biasanya senyawa organik asam atau basa lemah

d)

Selalu berada hanya dalam bentuk deprotonasi

23.

Perhatikan skema kesetimbangan HIn(aq) + H2O(l) ⇌ H3O+(aq) + In−(aq) dan diagram rentang transisi warna. Pada pH sekitar pKa,HIn, bentuk indikator yang dominan adalah apa?

a)

Tidak ada spesies indikator yang tampak

b)

Campuran HIn dan In− sebanding

c)

In− berwarna dominan terlihat jelas

d)

HIn berwarna dominan terlihat jelas

24.

Grafik titrasi CH3COOH 0,05 M dengan NaOH 0,12 M menunjukkan rentang pH bromothymol blue di sekitar 6–8 dan phenolphthalein di sekitar 8,5–10,5. Jika titik ekuivalen berada mendekati pH 8,8–9,0, indikator mana paling tepat untuk mendeteksi akhir titrasi?

a)

Metil oranye karena rentang sangat asam

b)

Bromothymol blue karena rentang lebih rendah

c)

Indikator universal karena mencakup semua pH

d)

Phenolphthalein karena rentang mendekati ekuivalen

25.

Mengacu pada daftar persyaratan indikator, manakah yang BUKAN syarat esensial agar senyawa layak dijadikan indikator titrasi?

a)

Harus asam atau basa lemah agar pH memengaruhi

b)

Stabil dalam larutan dan tidak ikut bereaksi

c)

Memiliki dua bentuk dengan warna berbeda jelas

d)

Rentang perubahan warna tajam sekitar pH ±1

e)

Bereaksi kuat dengan zat yang dititrasi

26.

Asiditas air menggambarkan total jumlah basa yang dibutuhkan untuk menetralkan komponen asam. Spesies mana yang lazim menyumbang asiditas?

a)

PO4 3−, SiO4 4− umum

b)

NH4 +, NO3 −, SO4 2− umum

c)

OH−, HCO3−, CO3 2− umum

d)

HCl, HNO3, H2CO3 umum

27.

Mengubah seluruh atom nitrogen dalam sampel menjadi NH4+ yang kemudian ketika ditambah basa berubah menjadi gas NH3 yang direaksi dengan HCl. Sisa HCl kemudian dititrasi.

Pernyataan di atas merupakan definisi dari?

a)

Metode Kjeldahl

b)

Metode Mohr

c)

Titrasi langsung

d)

Metode titrasi

28.

Pada titrasi asam kuat dengan basa kuat, pH pada titik ekuivalen bernilai sekitar…

a)

< 7

b)

7

c)

> 7

d)

Tidak dapat diperkirakan

29.

Kaidah pemilihan indikator yang tepat adalah…

a)

Memiliki titik leleh rendah

b)

Titik perubahan warnanya dekat dengan pH titik ekuivalen

c)

Dapat bercampur dengan pelarut organik

d)

Warnanya selalu merah

30.

Faktor yang menyebabkan kesalahan dalam pembacaan buret adalah…

a)

Menyetel pH terlebih dahulu

b)

Membaca meniskus pada posisi mata sejajar

c)

Terdapat gelembung udara pada ujung buret

d)

Mengocok labu erlenmeyer

31.

Larutan standar sekunder adalah larutan yang…

a)

Tidak perlu distandarisasi

b)

Dibuat dari zat dengan kemurnian sangat tinggi

c)

Konsentrasinya harus ditentukan terlebih dahulu melalui standarisasi

d)

Tidak dapat digunakan untuk titrasi

32.

Mengapa titrasi harus dilakukan sambil mengaduk larutan?

a)

Agar warna indikator hilang

b)

Agar volume bertambah cepat

c)

Agar larutan tercampur merata sehingga reaksi terjadi sempurna

d)

Agar buret tidak tersumbat

33.

Pada kurva titrasi asam kuat–basa kuat, bagian kurva yang paling curam terjadi saat…

a)

Penambahan titran awal

b)

Mendekati titik ekuivalen

c)

Setelah titik ekuivalen jauh terlampaui

d)

Sebelum penambahan titran