wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Obligasi

Total questions: 46

Worksheet time: 43mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan obligasi berbunga (coupon bond)?

a)

Surat utang yang hanya membayar pokok pada saat jatuh tempo

b)

Surat utang yang tidak memberikan pembayaran bunga

c)

Surat utang yang memberikan pembayaran bunga secara periodik kepada pemegang obligasi

d)

Surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah saja

2.

Manakah dari berikut ini yang merupakan elemen penting dalam obligasi berbunga?

a)

Nilai Nominal, Kupon Bunga, Jatuh Tempo

b)

Harga Pasar, Dividen, Jangka Waktu

c)

Nilai Buku, Suku Bunga, Risiko Kredit

d)

Kupon Diskonto, Nilai Pasar, Jangka Panjang

3.

Apa yang dimaksud dengan "nilai nominal" pada obligasi berbunga?

a)

Jumlah yang dibayarkan pada saat jatuh tempo

b)

Persentase nilai nominal yang dibayarkan secara periodik

c)

Waktu ketika obligasi harus dilunasi

d)

Harga obligasi di pasar sekunder

4.

Bagaimana cara pembayaran bunga pada obligasi berbunga biasanya dilakukan?

a)

Setiap hari

b)

Setiap bulan

c)

Hanya pada saat jatuh tempo

d)

Setiap tahun atau setengah tahun sekali

5.

Jelaskan perbedaan antara "kupon bunga" dan "jatuh tempo" dalam obligasi berbunga.

a)

Kupon bunga adalah persentase nilai nominal yang dibayarkan secara periodik, sedangkan jatuh tempo adalah waktu ketika obligasi harus dilunasi

b)

Kupon bunga adalah jumlah yang dibayarkan pada saat jatuh tempo, sedangkan jatuh tempo adalah persentase nilai nominal

c)

Kupon bunga adalah harga pasar obligasi, sedangkan jatuh tempo adalah nilai nominal obligasi

d)

Kupon bunga adalah waktu pelunasan obligasi, sedangkan jatuh tempo adalah pembayaran bunga

6.

Sebuah obligasi bernilai nominal Rp 100.000.000 dengan bunga 12%

jatuh tempo dalam 10 tahun. Tentukan harga wajar jika investor

mengharapkan yield sebesar 14% p.a.

a)

Rp 82.000.000

b)

Rp 83.903.291

c)

Rp 90.289.309

d)

Rp 92.000.000

7.

Sebuah obligasi tak berbunga bernilai nominal Rp 50.000.000 jatuh

tempo dalam 5 tahun. Tentukan harga wajar jika investor mengharapkan

yield sebesar 10%.

a)

Rp 31.030.478

b)

Rp 30.030.478

c)

Rp 32.030.478

d)

29.030.478

8.

Jika kupon bunga tahunan adalah Rp 12.000.000 dan yield yang diharapkan adalah 10%, bagaimana pengaruh kenaikan yield terhadap harga wajar obligasi, secara umum?

a)

Harga wajar obligasi akan turun

b)

Harga wajar obligasi akan naik

c)

Harga wajar obligasi tidak berubah

d)

Harga wajar obligasi menjadi nol

9.

Apa yang membedakan obligasi tanpa kupon (zero-coupon bond) dari obligasi biasa?

a)

Membayar bunga secara periodik

b)

Tidak memberikan pembayaran bunga secara periodik

c)

Dijual dengan harga lebih tinggi dari nilai nominal

d)

Nilai nominal dibayarkan sebagian pada saat jatuh tempo

10.

Pada saat jatuh tempo, apa yang diterima pemegang obligasi tanpa kupon?

a)

Hanya bunga

b)

Nilai nominal penuh

c)

Sebagian nilai nominal

d)

Tidak menerima pembayaran apapun

11.

Obligasi tanpa kupon biasanya dijual dengan harga seperti apa dibandingkan nilai nominalnya?

a)

Sama dengan nilai nominal

b)

Lebih tinggi dari nilai nominal

c)

Lebih rendah dari nilai nominal (diskon besar)

d)

Tidak dijual di pasar

12.

Rumus harga wajar obligasi tanpa kupon adalah P=F(1+r)nP = \frac{F}{(1 + r)^n} . Jika F adalah nilai nominal, r adalah tingkat bunga, dan n adalah jumlah periode, bagaimana Anda menentukan harga wajar obligasi tanpa kupon dengan rumus tersebut?

a)

Mengalikan F dengan (1 + r)^n

b)

Membagi F dengan (1 + r)^n

c)

Menambahkan F dengan (1 + r)^n

d)

Mengurangkan F dengan (1 + r)^n

13.

Seorang investor ingin membeli obligasi tanpa kupon dengan nilai nominal Rp10.000.000, tingkat bunga 5% per tahun, dan jatuh tempo 3 tahun. Berdasarkan rumus harga wajar, berapa harga wajar obligasi tersebut?

a)

Rp10.000.000

b)

Rp8.638.000

c)

Rp9.000.000

d)

Rp7.500.000

14.

Rumus untuk menghitung harga wajar obligasi tanpa kupon adalah:

a)

P=F(1+r)nP = \frac{F}{(1 + r)^n}

b)

P=F×(1+r)nP = F \times (1 + r)^n

c)

P=F+(1+r)nP = F + (1 + r)^n

d)

P=F(1+r)nP = F - (1 + r)^n

15.

Jika yield yang diharapkan adalah 14% per tahun, berapakah harga wajar obligasi tanpa kupon dengan nilai nominal Rp 100.000.000 dan jatuh tempo 10 tahun?

a)

Rp 26.923.076

b)

Rp 100.000.000

c)

Rp 14.000.000

d)

Rp 50.000.000

16.

Apa yang dimaksud dengan yield pada obligasi?

a)

Tingkat pengembalian yang diharapkan oleh investor dari suatu obligasi.

b)

Jumlah uang yang dipinjamkan oleh investor.

c)

Risiko gagal bayar dari penerbit obligasi.

d)

Nilai nominal obligasi pada saat jatuh tempo.

17.

Bagaimana rumus untuk menghitung Current Yield pada obligasi?

a)

Kupon Tahunan dibagi Harga Obligasi

b)

Harga Obligasi dibagi Kupon Tahunan

c)

Kupon Tahunan dikali Harga Obligasi

d)

Kupon Tahunan ditambah Harga Obligasi

18.

Apa perbedaan utama antara Yield to Maturity (YTM) dan Yield to Call (YTC)?

a)

YTM adalah tingkat pengembalian hingga jatuh tempo, sedangkan YTC adalah tingkat pengembalian hingga obligasi ditebus.

b)

YTM adalah tingkat pengembalian tahunan, sedangkan YTC adalah tingkat pengembalian bulanan.

c)

YTM hanya berlaku untuk obligasi pemerintah, sedangkan YTC untuk obligasi korporasi.

d)

YTM memperhitungkan kupon, sedangkan YTC tidak.

19.

Seorang investor membeli obligasi dengan harga Rp1.000.000 dan menerima kupon tahunan sebesar Rp100.000. Berapakah current yield dari obligasi tersebut?

a)

10%

b)

5%

c)

15%

d)

20%

20.

Rumus current yield obligasi adalah...

a)

Kupon Tahunan / Harga Obligasi

b)

Harga Obligasi / Kupon Tahunan

c)

Nilai Nominal / Harga Pasar

d)

Kupon Tahunan x Harga Obligasi

21.

Apa yang dimaksud dengan kupon pada obligasi berbunga?

a)

Penghasilan tetap yang diberikan oleh obligasi

b)

Biaya yang harus dibayar investor

c)

Nilai nominal obligasi

d)

Risiko investasi obligasi

22.

Bagaimana cara menghitung harga wajar obligasi?

a)

Dengan mendiskontokan semua pembayaran kupon dan nilai nominal

b)

Dengan menambah semua pembayaran kupon

c)

Dengan mengalikan nilai nominal dengan tingkat bunga

d)

Dengan membagi nilai nominal dengan jumlah tahun

23.

Mengapa yield penting dalam evaluasi investasi obligasi?

a)

Yield membantu mengevaluasi tingkat pengembalian investasi obligasi

b)

Yield menentukan nilai nominal obligasi

c)

Yield menunjukkan risiko obligasi

d)

Yield digunakan untuk menghitung kupon

24.

Jika yield suatu obligasi meningkat, apa dampaknya terhadap tingkat pengembalian investasi?

a)

Tingkat pengembalian investasi juga meningkat

b)

Tingkat pengembalian investasi tetap

c)

Tingkat pengembalian investasi menurun

d)

Tidak ada pengaruh terhadap investasi

25.

Apa yang dimaksud dengan obligasi (bond)?

a)

Surat utang jangka panjang yang dikeluarkan oleh peminjam kepada pemberi pinjaman

b)

Surat kepemilikan saham di perusahaan

c)

Surat izin usaha dari pemerintah

d)

Surat kontrak kerja antara dua perusahaan

26.

Siapa saja yang dapat menjadi peminjam dalam penerbitan obligasi?

a)

Perusahaan, pemerintah setempat, atau pemerintah asing

b)

Hanya perusahaan swasta

c)

Hanya pemerintah pusat

d)

Hanya investor individu

27.

Obligasi dalam rupiah yang dikeluarkan pemerintah Republik Indonesia disebut dengan apa?

a)

Surat Utang Negara (SUN)

b)

Surat Saham Negara (SSN)

c)

Surat Izin Usaha (SIU)

d)

Surat Perintah Kerja (SPK)

28.

Perbedaan antara obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan dan obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah Republik Indonesia dalam rupiah adalah...

a)

Obligasi perusahaan tidak disebut SUN, sedangkan obligasi pemerintah dalam rupiah disebut SUN

b)

Obligasi pemerintah tidak dapat diterbitkan dalam rupiah

c)

Obligasi perusahaan hanya untuk investor asing

d)

Keduanya disebut SUN

29.

Apa yang dimaksud dengan obligasi berbunga?

a)

Memberikan bunga secara periodik kepada pemegangnya.

b)

Tidak memberikan bunga, hanya pelunasan nilai nominal pada saat jatuh tempo.

c)

Dapat dilunasi sebelum jatuh tempo oleh emiten.

d)

Memberikan dividen kepada pemegang saham.

30.

Obligasi yang hanya melunasi nilai nominal pada saat jatuh tempo tanpa memberikan bunga disebut?

a)

Obligasi Tak Berbunga

b)

Obligasi Berbunga

c)

Obligasi Dapat Ditebus

d)

Obligasi Konversi

31.

Obligasi dapat ditebus (callable bonds) memiliki karakteristik khusus. Apa karakteristik tersebut?

a)

Dapat dilunasi sebelum jatuh tempo oleh emiten.

b)

Memberikan bunga lebih tinggi dari obligasi biasa.

c)

Tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder.

d)

Hanya dapat dibeli oleh institusi keuangan.

32.

Jika Anda adalah seorang investor yang menginginkan pendapatan tetap secara periodik, jenis obligasi apa yang paling sesuai untuk Anda?

a)

Obligasi Berbunga

b)

Obligasi Tak Berbunga

c)

Obligasi Dapat Ditebus

d)

Obligasi Konversi

33.

Seorang emiten ingin memiliki fleksibilitas untuk melunasi obligasi sebelum jatuh tempo. Jenis obligasi apa yang sebaiknya diterbitkan?

a)

Obligasi Dapat Ditebus (Callable Bonds)

b)

Obligasi Tak Berbunga

c)

Obligasi Berbunga

d)

Obligasi Subordinasi

34.

Bagaimana pengaruh kenaikan yield per periode (i) terhadap harga wajar obligasi berbunga, jika variabel lain tetap?

a)

Harga wajar obligasi akan menurun.

b)

Harga wajar obligasi akan meningkat.

c)

Harga wajar obligasi tidak berubah.

d)

Harga wajar obligasi menjadi nol.

35.

Jika obligasi memiliki nilai nominal Rp 100.000.000 dan tingkat kupon 12%, berapakah nilai kupon tahunan yang diterima pemegang obligasi?

a)

Rp 12.000.000

b)

Rp 14.000.000

c)

Rp 10.000.000

d)

Rp 83.903.291

36.

Harga wajar obligasi dengan kupon 12% dan tenor 10 tahun akan lebih rendah dari nilai nominalnya jika investor mengharapkan yield 14% p.a. karena:

a)

Karena yield yang diharapkan lebih tinggi dari kupon, sehingga harga obligasi turun.

b)

Karena yield yang diharapkan sama dengan kupon, sehingga harga obligasi naik.

c)

Karena yield yang diharapkan lebih rendah dari kupon, sehingga harga obligasi naik.

d)

Karena tenor obligasi terlalu pendek.

37.

Dalam perhitungan harga wajar obligasi, apa arti dari variabel 'n' yang digunakan dalam rumus?

a)

Jumlah kupon yang dibayarkan

b)

Jangka waktu obligasi secara keseluruhan

c)

Jumlah tahun hingga obligasi dapat ditebus

d)

Nilai nominal obligasi

38.

Jelaskan mengapa harga wajar obligasi yang dapat ditebus setelah 15 tahun lebih rendah dari nilai nominalnya jika yield yang diharapkan lebih tinggi dari tingkat kupon.

a)

Karena yield yang diharapkan lebih rendah dari kupon

b)

Karena nilai nominal selalu lebih tinggi dari harga pasar

c)

Karena investor menginginkan imbal hasil lebih tinggi sehingga harga obligasi harus turun

d)

Karena obligasi tidak dapat ditebus sebelum jatuh tempo

39.

Perbedaan antara kupon dan yield dalam konteks obligasi adalah...

a)

Kupon adalah bunga yang dibayarkan, yield adalah tingkat pengembalian yang diharapkan

b)

Kupon adalah harga obligasi, yield adalah nilai nominal

c)

Kupon dan yield adalah hal yang sama

d)

Kupon adalah waktu jatuh tempo, yield adalah harga tebus

40.

Jelaskan secara singkat mengapa harga kotor obligasi yang harus dibayar pembeli bisa berbeda dari harga pasar obligasi.

a)

Karena harga kotor mencakup harga pasar dan bunga berjalan yang belum dibayar

b)

Karena harga kotor selalu lebih rendah dari harga pasar

c)

Karena harga kotor hanya memperhitungkan nilai nominal

d)

Karena harga kotor tidak memperhitungkan bunga berjalan

41.

Nilai f digunakan dalam perhitungan bunga terutang (AI) karena...

a)

f adalah proporsi waktu terhadap periode bunga

b)

f adalah jumlah pokok utang

c)

f adalah persentase harga bersih

d)

f adalah nilai nominal obligasi

42.

Pada langkah 3, bagaimana cara menghitung harga kotor (P) obligasi?

a)

Menjumlahkan harga bersih (Pq) dan Accrued Interest (AI)

b)

Mengalikan harga bersih (Pq) dengan Accrued Interest (AI)

c)

Mengurangkan Accrued Interest (AI) dari harga bersih (Pq)

d)

Membagi harga bersih (Pq) dengan Accrued Interest (AI)

43.

Jika harga bersih (Pq) sebuah obligasi adalah Rp1.032.500.000 dan Accrued Interest (AI) adalah Rp4.175.250, tunjukkan langkah perhitungan untuk mendapatkan harga kotor (P).

a)

P = Pq + AI = 1.032.500.000 + 4.175.250 = 1.036.675.250

b)

P = Pq - AI = 1.032.500.000 - 4.175.250 = 1.028.324.750

c)

P = Pq × AI = 1.032.500.000 × 4.175.250 = 4.311.143.125.000.000

d)

P = Pq / AI = 1.032.500.000 / 4.175.250 ≈ 247,36

44.

Manakah dari berikut ini yang merupakan rumus untuk menghitung bunga terutang (AI)?

a)

AI = f · C

b)

AI = P₀ · (1 + i)ʳ

c)

AI = P - AI

d)

AI = r · C

45.

Yield per periode dalam rumus harga obligasi di antara dua tanggal pembayaran bunga dilambangkan dengan huruf apa?

a)

i

b)

r

c)

f

d)

C

46.

Jika Anda ingin menghitung harga bersih obligasi tanpa bunga terutang, rumus mana yang digunakan?

a)

Pq = P - AI

b)

P = P₀ · (1 + i)ʳ

c)

AI = f · C

d)

Pq = P₀ + AI