WorksheetsPosisi B UAS Struktur Beton (Dasar-Dasar)
Total questions: 30
Worksheet time: 30mins
Jika nilai FAS (Faktor Air Semen) terlalu rendah pada campuran beton, dampak yang akan terjadi adalah...
Meningkatkan kekuatan beton secara signifikan
Mempermudah proses pemadatan
Kesulitan dalam pengerjaan dan pemadatan yang tidak sempurna
Meningkatkan workability beton
Mengurangi panas hidrasi
Proses hidrasi semen akan semakin cepat jika...
Butiran semen semakin kasar
Butiran semen semakin halus
Kadar air campuran dikurangi
Temperatur lingkungan sangat rendah
Agregat yang digunakan berukuran besar
Agregat dalam campuran beton memiliki proporsi sekitar 70-80% dari volume total. Pernyataan yang benar mengenai pengaruh agregat terhadap mutu beton adalah...
Mutu agregat tidak berpengaruh signifikan karena pasta semen yang menentukan kekuatan
Agregat hanya berfungsi sebagai pengisi untuk mengurangi biaya
Semakin baik mutu agregat, secara linier akan meningkatkan mutu beton
Agregat kasar lebih penting daripada agregat halus
Ukuran agregat tidak mempengaruhi kekuatan beton
Berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas beton pada saat pengerjaan pengecoran, kecuali...
Bentuk dan ukuran contoh
Kadar air
Suhu contoh
Komposisi kimia semen
Keadaan permukaan landasan
Kekuatan tekan beton pada umur 28 hari dibandingkan dengan umur 7 hari umumnya akan...
Sama saja
Menurun drastis
Meningkat secara signifikan
Menurun sedikit
Tidak ada hubungannya
Perawatan (curing) beton dimaksudkan untuk menghindari panas hidrasi yang tidak diinginkan. Pernyataan yang paling tepat tentang perawatan beton adalah...
Perawatan hanya diperlukan untuk beton mutu tinggi
Cara, bahan, dan alat perawatan menentukan sifat beton keras terutama kekuatannya
Perawatan cukup dilakukan selama 7 hari untuk semua jenis beton
Perawatan tidak berpengaruh terhadap durabilitas beton
Beton tanpa perawatan akan memiliki kekuatan yang sama
Beton dengan fc' = 42 MPa dan memiliki deviasi standar (ss) = 3,5 MPa, maka kuat tekan rata-rata perlu (fcr) yang harus dicapai adalah...
46,7 MPa
50,3 MPa
45,7 MPa
47,0 MPa
52,2 MPa
Berat jenis semen yang digunakan adalah 3,125 dan kebutuhan air adalah 181 kg/m³ dengan FAS = 0,4. Maka berat semen yang dibutuhkan adalah…
90,5 kg/m³
181 kg/m³
271,5 kg/m³
362 kg/m³
452,5 kg/m³
Untuk agregat kasar dengan ukuran nominal maksimum 37,5 mm dan modulus halus butir agregat halus 2,7. Koefisien volume agregat kasar (KVAK) dengan metode interpolasi adalah...
0,71
0,715
0,72
0,73
0,75
Agregat halus dalam kondisi kering oven sebesar 740,6 kg/m³ dengan kadar air 2,62% dan penyerapan 0,85%. Berat agregat halus dalam kondisi basah adalah...
734 kg/m³
747 kg/m³
753 kg/m³
760 kg/m³
765 kg/m³
Kriteria perencanaan campuran beton yang proporsional harus memiliki sifat-sifat berikut, kecuali...
Workability yang baik pada beton segar
Durability pada beton keras
Kekuatan (strength) yang tinggi
Biaya yang semahal mungkin
Keseragaman beton setelah mengeras
Dalam mix design metode ACI 211.1-91 (SNI 7656:2012), langkah pertama yang harus dilakukan adalah...
Pemilihan ukuran agregat maksimum
Menentukan nilai slump
Perkiraan air pencampur
Pemilihan rasio air-semen
Perhitungan kadar semen
Urutan pemasukan material ke dalam mesin pencampur beton yang benar adalah...
Semen → agregat kasar → agregat halus → air
Agregat halus → agregat kasar → semen → air
Agregat kasar → agregat halus → semen → air
Air → semen → agregat halus → agregat kasar
Semen → air → agregat kasar → agregat halus
Untuk mesin pencampur dengan kapasitas maksimum 2,0 m³ dan blade berputar sendiri, lama pencampuran minimum adalah...
1,5 menit
2,0 menit
2,5 menit
3,0 menit
3,5 menit
Tinggi jatuh maksimum beton segar untuk mencegah terjadinya segregasi dan lubang-lubang pada beton adalah...
0,5 m
1,0 m
1,5 m
2,0 m
2,5 m
Kecepatan pengecoran beton pada struktur vertikal (dinding, kolom) untuk menghindari tekanan berlebihan pada bekisting tidak lebih dari...
0,5 m vertikal per jam
0,8 m vertikal per jam
1,0 m vertikal per jam
1,2 m vertikal per jam
1,5 m vertikal per jam
Jika temperatur harian > 35°C, upaya yang tidak direkomendasikan adalah...
Pengecoran dilakukan pada malam hari
Pendinginan material dengan siraman air
Menambah air pencampur lebih banyak pada campuran
Melindungi material dari sinar matahari dengan tenda
Mendinginkan air pencampur dengan es atau air chiller
Pada pemadatan dengan internal vibrator, waktu pemadatan untuk beton non-air entrained adalah...
3-5 detik
5-10 detik
10-15 detik
15-20 detik
20-25 detik
Retak yang terjadi 1 hari sampai 2-3 minggu setelah pengecoran akibat perbedaan temperatur antara dua sisi penampang beton disebut...
Plastic shrinkage crack
Early thermal contraction crack
Long term drying shrinkage crack
Plastic settlement crack
Structural crack
Retak yang terjadi pada beton plastis karena fenomena bleeding yang berbeda, terjadi setelah 1-8 jam setelah pengecoran disebut...
Early thermal contraction crack
Drying shrinkage crack
Retak plastis
Structural crack
Crazing
Plastic settlement crack dapat dikurangi dengan cara berikut, kecuali...
Mengurangi kadar air campuran
Menambah additive AEA (Air Entraining Agent)
Menambah plasticizer
Meningkatkan tinggi jatuh beton
Menerapkan teknik re-vibration
Bleeding pada beton segar adalah...
Turunnya agregat kasar ke dasar bekisting
Naiknya air campuran beton ke permukaan saat dan segera setelah pemadatan
Segregasi agregat pada permukaan
Retak pada beton muda
Kelebihan pasta semen di permukaan
Untuk retak rambut dengan lebar < 0,5 mm, metode perbaikan yang paling tepat adalah...
Injeksi dengan Sikaidur 752AB
Grouting dengan Sikagrout 215
Polesan dengan acian pewarnaan setelah dibersihkan
Pemasangan plat dan pipa aluminium
Pembongkaran total dan pengecoran ulang
Re-vibration adalah...
Pemadatan berlebihan yang menyebabkan bleeding
Pemadatan ulang dengan vibrasi segera setelah beton membentuk dan masih dalam setting time awal
Pemadatan dengan dua vibrator sekaligus
Pemadatan manual dengan tongkat
Pemadatan pada beton yang sudah mengeras
Sebuah proyek dengan volume beton kurang dari 60 m³, maka jumlah minimal benda uji yang harus dikumpulkan hingga proyek selesai per mutu beton adalah...
5 buah
10 buah
15 buah
20 buah
25 buah
Bentuk keruntuhan benda uji yang mengindikasikan pelaksanaan pengujian yang benar adalah...
Cone
Cone and split
Cone and shear
Shear
Columnar
Dari data uji kuat tekan beton dengan fc' = 20 MPa, diperoleh fcr (rata-rata) = 26,481 MPa dan standar deviasi (ss) = 1,463 MPa. Evaluasi dengan rumus fc' = fcr - 1,34ss menghasilkan...
18,38 MPa (tidak memenuhi)
20,38 MPa (memenuhi)
22,48 MPa (memenuhi)
24,52 MPa (memenuhi)
26,48 MPa (memenuhi)
Syarat evaluasi kuat tekan beton menurut SNI 2847:2013 adalah (pilih pernyataan yang salah)...
Setiap nilai rata-rata 3 uji kekuatan berurutan ≥ fc'
Tidak ada uji kekuatan di bawah (fc' - 3,5 MPa) jika fc' ≤ 35 MPa
Tidak ada uji kekuatan di bawah (fc' - 0,10fc') jika fc' > 35 MPa
Semua uji individu harus memenuhi fc'
Minimal ada 2 syarat yang harus dipenuhi dari poin A dan B/C
Silinder 125×250 mm hancur pada 400000 N. Kuat tekan terkoreksi adalah…
31,25 MPa
32,64 MPa
33,25 MPa
30,87 MPa
29,45 MPa
Untuk beton dengan fc' = 25 MPa, batas minimum uji kekuatan individual menurut SNI 2847:2013 adalah...
20,0 MPa
21,5 MPa
22,5 MPa
23,0 MPa
24,0 MPa
