wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

QUIZ DESAIN DAN MANAJEMEN JARINGAN

Total questions: 93

Worksheet time: 31mins

Name
Class
Date
1.

Sebutkan tiga metodologi desain jaringan yang umum digunakan menurut Bab 2!

a)

Top-Down Approach, NDLC (Network Development Life Cycle), PPDIOO (Prepare, Plan, Design, Implement, Operate, Optimize)

b)

OSI Model, TCP/IP Model, SDLC (System Development Life Cycle)

c)

Waterfall, Agile, Scrum

d)

Star Topology, Mesh Topology, Bus Topology

2.

Apa fokus utama dari metodologi Top-Down Approach dalam desain jaringan?

a)

Kebutuhan organisasi → solusi teknis.

b)

Solusi teknis → kebutuhan organisasi.

c)

Implementasi perangkat keras → analisis kebutuhan.

d)

Pengujian jaringan → perancangan solusi.

3.

Urutkan tahapan dalam metodologi NDLC (Network Development Life Cycle)!

a)

Analysis → Design → Simulation → Prototype → Implementation → Monitoring → Management.

b)

Design → Analysis → Prototype → Simulation → Implementation → Management → Monitoring.

c)

Analysis → Prototype → Design → Simulation → Implementation → Management → Monitoring.

d)

Simulation → Analysis → Design → Prototype → Implementation → Management → Monitoring.

4.

Apa kepanjangan dari PPDIOO dalam metodologi desain jaringan Cisco?

a)

Prepare, Plan, Design, Implement, Operate, Optimize

b)

Plan, Prepare, Design, Integrate, Operate, Optimize

c)

Prepare, Process, Design, Implement, Operate, Optimize

d)

Prepare, Plan, Develop, Implement, Operate, Optimize

5.

Salah satu tujuan bisnis dari desain jaringan adalah efisiensi biaya operasional.

a)

True

b)

False

6.

Salah satu kendala teknis yang dihadapi adalah keamanan jaringan yang tinggi.

a)

True

b)

False

7.

Langkah 'Plan' dalam PPDIOO bertujuan untuk:

a)

Mengidentifikasi kebutuhan bisnis

b)

Merumuskan rencana teknis, arsitektur, dan topologi

c)

Membangun jaringan sesuai desain

d)

Meningkatkan kinerja jaringan

8.

Apa yang dimaksud dengan 'desain logis' dalam konteks metodologi Top-Down Approach?

a)

Desain logis adalah perancangan seperti subnet, protokol, VLAN sebelum ke desain fisik.

b)

Desain logis adalah proses pemilihan perangkat keras jaringan secara langsung.

c)

Desain logis adalah penentuan lokasi fisik perangkat jaringan.

d)

Desain logis adalah pengaturan kabel jaringan di dalam gedung.

9.

Pendekatan desain jaringan yang dimulai dari kebutuhan bisnis, kemudian diturunkan menjadi desain logis dan fisik disebut …

a)

Bottom-Up Approach

b)

Top-Down Approach

c)

NDLC

d)

PPDIOO

10.

Dalam metodologi PPDIOO, tahapan yang berfokus pada optimasi kinerja dan keamanan jaringan setelah dioperasikan adalah …

a)

Design

b)

Implement

c)

Operate

d)

Optimize

11.

Salah satu tujuan bisnis utama dalam penelitian Kemenag adalah …

a)

Menggunakan modem wireless lebih banyak

b)

Meningkatkan transparansi dan keamanan data

c)

Mengurangi jumlah server

d)

Menambah jumlah laptop pegawai

12.

Faktor berikut yang termasuk kendala teknis dalam analisis kebutuhan jaringan adalah …

a)

Transparansi organisasi

b)

Efisiensi biaya operasional

c)

Infrastruktur jaringan sederhana dengan banyak modem wireless

d)

Sentralisasi data

13.

Siklus hidup jaringan yang dimulai dari analisis, desain, simulasi, prototipe, implementasi, monitoring, hingga manajemen dikenal dengan metodologi …

a)

SDLC

b)

NDLC

c)

PPDIOO

d)

Agile Network Design

14.

Perbedaan utama antara metodologi desain jaringan Top-Down dan NDLC adalah...

a)

Top-Down memulai dari kebutuhan bisnis, sedangkan NDLC fokus pada siklus hidup jaringan.

b)

Top-Down fokus pada perangkat keras, sedangkan NDLC pada perangkat lunak.

c)

NDLC memulai dari kebutuhan bisnis, sedangkan Top-Down fokus pada siklus hidup jaringan.

d)

Top-Down dan NDLC adalah metodologi yang sama.

15.

Penelitian Kemenag memilih metodologi PPDIOO dibandingkan metodologi lainnya karena:

a)

PPDIOO lebih sistematis dan terstruktur untuk pengembangan sistem.

b)

PPDIOO adalah metodologi yang paling sederhana.

c)

PPDIOO hanya digunakan untuk penelitian Kemenag.

d)

PPDIOO tidak memerlukan dokumentasi apapun.

16.

Manakah dari berikut ini yang merupakan tujuan bisnis dan kendala teknis dalam perancangan jaringan di instansi pemerintahan?

a)

Meningkatkan efisiensi, keamanan data, dan pelayanan publik; kendala anggaran dan keterbatasan infrastruktur.

b)

Meningkatkan penjualan, memperluas pasar, dan promosi produk; kendala regulasi dan persaingan bisnis.

c)

Meningkatkan jumlah pegawai, memperbanyak cabang, dan memperluas jaringan; kendala sumber daya manusia dan teknologi.

d)

Meningkatkan produksi, mempercepat distribusi, dan menambah inventaris; kendala logistik dan pemasaran.

17.

Analisis batasan bisnis dapat memengaruhi desain jaringan yang akan dibuat dengan cara:

a)

Menentukan kebutuhan keamanan dan skalabilitas jaringan sesuai anggaran perusahaan.

b)

Mengabaikan kebutuhan bisnis dalam perancangan jaringan.

c)

Mendesain jaringan tanpa mempertimbangkan anggaran dan tujuan bisnis.

d)

Mengutamakan teknologi terbaru tanpa memperhatikan batasan bisnis.

18.

Skema sederhana hubungan antara tujuan bisnis, tujuan teknis, dan solusi desain jaringan adalah:

a)

Tujuan bisnis → tujuan teknis → solusi desain jaringan

b)

Solusi desain jaringan → tujuan teknis → tujuan bisnis

c)

Tujuan teknis → tujuan bisnis → solusi desain jaringan

d)

Tujuan bisnis → solusi desain jaringan → tujuan teknis

19.

Top-Down Approach → Karena berawal dari kebutuhan bisnis dan aplikasi, lalu diturunkan menjadi desain logis dan fisik.

a)

Bottom-Up Approach

b)

Top-Down Approach

c)

Hybrid Approach

d)

Modular Approach

20.

Tahap terakhir PPDIOO untuk meningkatkan kinerja dan keamanan jaringan.

a)

Prepare

b)

Design

c)

Implement

d)

Optimize

21.

Tujuan bisnis utama penelitian Kemenag adalah sentralisasi data yang aman dan transparan.

a)

Meningkatkan biaya operasional

b)

Meningkatkan transparansi dan keamanan data

c)

Menambah perangkat jaringan

d)

Mengurangi efisiensi

22.

Termasuk kendala teknis yang ditemukan pada jaringan eksisting Kemenag.

a)

Infrastruktur jaringan sederhana dengan banyak modem wireless

b)

Infrastruktur jaringan kompleks

c)

Infrastruktur jaringan fiber optik

d)

Infrastruktur jaringan cloud

23.

Network Development Life Cycle (NDLC) memiliki tahapan dari analisis hingga monitoring dan manajemen.

a)

PPDIOO

b)

NDLC

c)

SDLC

d)

OSPF

24.

Perbedaan utama antara Top-Down dan NDLC adalah...

a)

Top-Down berfokus pada pemecahan masalah dari tingkat atas ke bawah, sedangkan NDLC adalah tahapan pengembangan perangkat lunak.

b)

Top-Down adalah metode pengembangan perangkat lunak, sedangkan NDLC adalah teknik pemrograman.

c)

Top-Down dan NDLC merupakan metode analisis data yang sama.

d)

Top-Down digunakan dalam NDLC sebagai tahap akhir.

25.

Sebutkan alasan Kemenag memilih PPDIOO!

a)

Karena PPDIOO memiliki metodologi yang terstruktur dan efisien.

b)

Karena PPDIOO adalah sistem yang paling murah.

c)

Karena PPDIOO dikembangkan oleh Kemenag sendiri.

d)

Karena PPDIOO hanya digunakan di Indonesia.

26.

Tujuan bisnis dan kendala teknis pada penelitian Kemenag adalah:

a)

Meningkatkan efisiensi layanan dan menghadapi keterbatasan teknologi.

b)

Memperluas jaringan sosial dan mengurangi biaya operasional.

c)

Meningkatkan pendapatan dan mengurangi risiko bisnis.

d)

Mengembangkan produk baru dan memperkuat tim riset.

27.

Contoh analisis batasan bisnis pada penelitian Kemenag adalah:

a)

Identifikasi regulasi yang mempengaruhi operasional Kemenag

b)

Menentukan metode penelitian yang digunakan

c)

Menganalisis data keuangan perusahaan swasta

d)

Membuat survei kepuasan pelanggan di sektor swasta

28.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan tujuan teknis dalam proyek rancang bangun jaringan!

a)

Tujuan teknis adalah tujuan yang memastikan desain jaringan yang dibuat tidak hanya mendukung kebutuhan organisasi, tetapi juga dapat diimplementasikan secara nyata dan berkelanjutan.

b)

Tujuan teknis adalah tujuan yang hanya berfokus pada penghematan biaya tanpa memperhatikan kebutuhan organisasi.

c)

Tujuan teknis adalah tujuan yang berkaitan dengan estetika desain jaringan tanpa mempertimbangkan fungsionalitas.

d)

Tujuan teknis adalah tujuan yang hanya mempertimbangkan kecepatan instalasi jaringan tanpa memperhatikan kualitas dan keberlanjutan.

29.

Definisi: Kemampuan jaringan untuk berkembang sesuai dengan peningkatan jumlah pengguna, perangkat, maupun layanan. Komponen tujuan teknis apakah ini?

a)

Availability

b)

Skalabilitas

c)

Usability

d)

Affordability

30.

Contoh umum: topologi star lebih mudah dikembangkan dibanding topologi bus. Komponen tujuan teknis apakah ini?

a)

Skalabilitas

b)

Manageability

c)

Adaptability

d)

Security

31.

Sebutkan 3 komponen tujuan teknis dalam analisis kebutuhan jaringan!

a)

Skalabilitas, Availability, Kinerja keamanan jaringan

b)

Bandwidth, Latency, Topologi jaringan

c)

Protokol, Kabel, Perangkat keras

d)

IP Address, Subnet Mask, Gateway

32.

Apa hubungan antara tujuan teknis dan tujuan bisnis dalam proyek rancang bangun jaringan?

a)

Tujuan teknis menjadi jembatan antara kebutuhan bisnis dengan rancangan arsitektur jaringan.

b)

Tujuan teknis hanya berfokus pada perangkat keras tanpa memperhatikan kebutuhan bisnis.

c)

Tujuan bisnis selalu lebih penting daripada tujuan teknis dalam setiap proyek.

d)

Tujuan teknis dan tujuan bisnis tidak saling berkaitan dalam proyek rancang bangun jaringan.

33.

Definisi: Kemampuan jaringan untuk tetap tersedia dan dapat diakses kapan saja. Komponen tujuan teknis apakah ini?

a)

Availability

b)

Usability

c)

Adaptability

d)

Affordability

34.

Definisi: Kemampuan jaringan untuk beradaptasi dengan perubahan kebutuhan atau teknologi. Komponen tujuan teknis apakah ini?

a)

Adaptability

b)

Manageability

c)

Usability

d)

Security

35.

Jelaskan mengapa analisis tujuan teknis penting dalam perancangan jaringan!

a)

Analisis tujuan teknis penting untuk memastikan desain jaringan mendukung kebutuhan organisasi dan dapat diimplementasikan secara nyata dan berkelanjutan.

b)

Analisis tujuan teknis hanya diperlukan untuk menentukan perangkat keras yang digunakan.

c)

Analisis tujuan teknis tidak berpengaruh terhadap keamanan jaringan.

d)

Analisis tujuan teknis dilakukan setelah jaringan selesai dibangun.

36.

Definisi dari Availability (Ketersediaan) adalah _________.

a)

jaringan harus selalu tersedia dan minim downtime.

b)

jaringan harus selalu lambat dan sering mengalami gangguan.

c)

jaringan hanya tersedia pada waktu tertentu saja.

d)

jaringan tidak perlu tersedia sama sekali.

37.

Contoh umum dari Availability (Ketersediaan) adalah penggunaan ________ untuk backup koneksi internet.

a)

failover link

b)

firewall

c)

load balancer

d)

proxy server

38.

Definisi dari Kinerja Keamanan (Security Performance) adalah menjamin ________ data.

a)

Confidentiality, Integrity, Availability (CIA)

b)

Redundancy, Scalability, Flexibility

c)

Speed, Efficiency, Simplicity

d)

Accessibility, Portability, Compatibility

39.

Contoh umum dari Kinerja Keamanan (Security Performance) adalah ________, IDS/IPS, segmentasi VLAN.

a)

firewall

b)

router

c)

switch

d)

access point

40.

Definisi dari Manageability (Kemudahan Pengelolaan) adalah jaringan harus mudah ________, dipantau, dan ditroubleshoot.

a)

dikelola

b)

dibuka

c)

dihapus

d)

diperbaiki

41.

Contoh umum dari Manageability (Kemudahan Pengelolaan) adalah penggunaan ________, Syslog, atau Network Monitoring System.

a)

SNMP

b)

FTP

c)

HTTP

d)

SMTP

42.

Definisi dari Usability (Kemudahan Penggunaan) adalah pengguna dapat menggunakan jaringan tanpa ________ rumit.

a)

konfigurasi

b)

password

c)

hardware

d)

software

43.

Contoh umum dari Usability (Kemudahan Penggunaan) adalah ________ sign-on Wi-Fi, captive portal.

a)

single

b)

double

c)

multi

d)

guest

44.

Adaptability adalah kemampuan jaringan untuk ________ dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan baru.

a)

menyesuaikan diri

b)

mengabaikan perubahan

c)

mengurangi efisiensi

d)

menghambat inovasi

e)

menolak pembaruan

45.

Affordability adalah ________ pembangunan dan operasional jaringan harus sesuai dengan kemampuan organisasi.

a)

biaya

b)

waktu

c)

lokasi

d)

jumlah

46.

Contoh umum Adaptability (Daya Adaptasi) adalah:

a)

Dukungan terhadap IPv6, cloud services, multimedia.

b)

Memilih solusi open source atau perangkat dengan rasio harga/fitur terbaik.

47.

Contoh umum Affordability (Keterjangkauan Biaya) adalah:

a)

Dukungan terhadap IPv6, cloud services, multimedia.

b)

Memilih solusi open source atau perangkat dengan rasio harga/fitur terbaik.

48.

Solusi untuk masalah topologi lama adalah desain baru yang memungkinkan integrasi ________, sistem informasi berbasis web, multimedia, dan VPN antar kantor.

a)

layanan cloud

b)

printer lokal

c)

sistem operasi lama

d)

hardware usang

49.

Solusi untuk mengurangi biaya langganan internet bulanan adalah ________ + pembagian bandwidth dengan VLAN.

a)

satu gateway terpusat

b)

dua router terpisah

c)

akses internet tanpa VLAN

d)

penggunaan banyak modem

50.

Sebutkan salah satu masalah yang dihadapi pada jaringan lama di Kemenag!

a)

Jaringan terfragmentasi, boros biaya, rawan gangguan.

b)

Jaringan sangat stabil dan tidak pernah mengalami gangguan.

c)

Jaringan lama sudah menggunakan teknologi terbaru.

d)

Jaringan lama memiliki kecepatan internet yang sangat tinggi.

51.

Apa solusi yang diusulkan untuk mengatasi masalah jaringan di Kemenag?

a)

Desain topologi baru dengan Mikrotik, AP Ruijie, dan NAS Synology.

b)

Mengganti seluruh perangkat dengan router lama.

c)

Menghapus semua akses internet di kantor.

d)

Menggunakan kabel jaringan tanpa konfigurasi tambahan.

52.

Tujuan teknis jaringan yang memastikan jaringan dapat berkembang sesuai jumlah pengguna dan perangkat disebut …

a)

Availability

b)

Scalability

c)

Usability

d)

Adaptability

53.

Pada penelitian Kemenag, solusi untuk meningkatkan availability jaringan adalah …

a)

Menggunakan AP Ruijie dengan SSID tunggal

b)

Load balancing & failover dengan router Mikrotik

c)

Penggunaan VLAN untuk segmentasi

d)

Firewall dan VPN

54.

Pengguna jaringan di Kemenag sering harus pindah SSID ketika berpindah bidang. Tujuan teknis yang terkait masalah ini adalah …

a)

Manageability

b)

Affordability

c)

Usability

d)

Security

55.

Salah satu contoh penerapan affordability dalam desain jaringan Kemenag adalah …

a)

Menggunakan firewall dan VPN

b)

Mengurangi jumlah modem dengan satu gateway terpusat

c)

Menambahkan VLAN untuk tiap bidang

d)

Menggunakan AP Ruijie untuk SSID tunggal

56.

Tujuan teknis yang berhubungan dengan kemampuan jaringan menyesuaikan perkembangan teknologi baru disebut …

a)

Security

b)

Adaptability

c)

Manageability

d)

Usability

57.

Pilih pernyataan yang benar mengenai perbedaan antara availability dan usability dalam konteks desain jaringan.

a)

Availability berkaitan dengan ketersediaan layanan jaringan, sedangkan usability berkaitan dengan kemudahan penggunaan jaringan.

b)

Availability berkaitan dengan kemudahan penggunaan jaringan, sedangkan usability berkaitan dengan ketersediaan layanan jaringan.

c)

Availability dan usability memiliki arti yang sama dalam desain jaringan.

d)

Usability hanya berfokus pada keamanan jaringan, sedangkan availability berfokus pada kecepatan jaringan.

58.

Scalability penting dalam perancangan jaringan pemerintahan seperti Kemenag karena:

a)

memungkinkan jaringan berkembang sesuai kebutuhan tanpa gangguan layanan

b)

membatasi jumlah pengguna yang dapat mengakses jaringan

c)

mengurangi keamanan jaringan secara signifikan

d)

membuat jaringan lebih sulit untuk dikelola

59.

Contoh masalah manageability pada jaringan eksisting Kemenag adalah sulitnya monitoring perangkat jaringan. Solusi desain barunya adalah dengan menerapkan sistem manajemen terpusat. Manakah pernyataan yang benar terkait solusi tersebut?

a)

Mengganti semua perangkat dengan perangkat lama.

b)

Menerapkan sistem manajemen terpusat untuk memudahkan monitoring.

c)

Menambah jumlah perangkat tanpa sistem monitoring.

d)

Menghapus semua perangkat jaringan.

60.

Berikut ini adalah kendala teknis yang ditemukan dalam jaringan lama Kemenag, kecuali:

a)

Bandwidth terbatas

b)

Sering terjadi gangguan koneksi

c)

Perangkat keras usang

d)

Jaringan sudah menggunakan teknologi terbaru

61.

Manakah contoh pemetaan tujuan bisnis → tujuan teknis → solusi rancangan yang benar?

a)

Meningkatkan kepuasan pelanggan → Mempercepat proses layanan → Implementasi sistem otomatisasi layanan

b)

Meningkatkan penjualan → Mengurangi biaya produksi → Mengganti supplier

c)

Mengurangi risiko → Meningkatkan pendapatan → Menambah karyawan

d)

Memperluas pasar → Menurunkan harga → Mengurangi kualitas produk

62.

Apa yang dimaksud dengan Scalability?

a)

Kemudahan penggunaan

b)

Scalability

c)

Adaptability

d)

Manageability

63.

Apa solusi untuk load balancing & failover pada jaringan?

a)

Mengurangi jumlah modem

b)

Load balancing & failover dengan router Mikrotik

c)

NAS Synology

d)

VLAN

64.

Apa yang dimaksud dengan Usability?

a)

Scalability

b)

Adaptability

c)

Usability

d)

Manageability

65.

Bagaimana cara mengurangi jumlah modem dengan satu gateway terpusat?

a)

Menggunakan VLAN

b)

Mengurangi jumlah modem dengan satu gateway terpusat

c)

NAS Synology

d)

Load balancing & failover

66.

Apa yang dimaksud dengan Adaptability?

a)

Scalability

b)

Adaptability

c)

Usability

d)

Manageability

67.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan Availability dan Usability dalam konteks jaringan!

a)

Availability = ketersediaan jaringan agar selalu online dengan downtime minimal. Usability = kemudahan pengguna dalam mengakses jaringan tanpa konfigurasi rumit.

b)

Availability = kecepatan jaringan dalam mentransfer data. Usability = jumlah perangkat yang dapat terhubung ke jaringan.

c)

Availability = keamanan jaringan dari serangan luar. Usability = kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri secara otomatis.

d)

Availability = kapasitas jaringan dalam menampung data. Usability = efisiensi penggunaan bandwidth.

68.

Mengapa Scalability penting dalam jaringan?

a)

Scalability penting karena jumlah pegawai, perangkat, dan aplikasi selalu bertambah. Tanpa skalabilitas, jaringan mudah overload dan tidak bisa mendukung kebutuhan jangka panjang.

b)

Scalability penting karena jaringan hanya digunakan oleh satu orang.

c)

Scalability penting karena jaringan tidak pernah berubah ukurannya.

d)

Scalability penting karena jaringan tidak membutuhkan perangkat tambahan.

69.

Apa masalah Manageability pada jaringan dan bagaimana solusinya?

a)

Masalah Manageability: banyak modem di tiap bidang sehingga sulit dipantau dan dikontrol. Solusi: Router Mikrotik + NAS Synology untuk monitoring terpusat, admin bisa melihat trafik dan log dalam satu dashboard.

b)

Masalah Manageability: terlalu banyak kabel sehingga jaringan sering terputus. Solusi: Mengurangi jumlah kabel dan menggunakan WiFi.

c)

Masalah Manageability: perangkat jaringan sering rusak karena listrik tidak stabil. Solusi: Menggunakan UPS di setiap perangkat.

d)

Masalah Manageability: jaringan lambat karena bandwidth kecil. Solusi: Menambah bandwidth internet dan upgrade perangkat.

70.

Sebutkan kendala teknis jaringan lama Kemenag!

a)

Infrastruktur terfragmentasi (7 modem wireless), Keamanan rendah (tanpa firewall terpusat), Skalabilitas rendah (sulit menambah perangkat baru), Availability buruk (sering gangguan koneksi).

b)

Jaringan menggunakan teknologi terbaru dan firewall canggih.

c)

Semua perangkat terhubung dengan kecepatan tinggi tanpa gangguan.

d)

Jaringan lama sudah mendukung cloud dan virtualisasi penuh.

71.

Berdasarkan hasil observasi, berapa jumlah modem wireless yang digunakan untuk akses internet di jaringan Kemenag?

a)

7 modem wireless

b)

3 modem wireless

c)

10 modem wireless

d)

5 modem wireless

72.

Semua perangkat pengguna di jaringan Kemenag terhubung langsung ke apa?

a)

modem masing-masing bidang

b)

router pusat

c)

server lokal

d)

switch jaringan

73.

Apakah terdapat backbone kabel antar bidang pada infrastruktur jaringan Kemenag?

a)

Ya

b)

Tidak

74.

Dimana data disimpan pada jaringan Kemenag?

a)

Data disimpan secara lokal di masing-masing PC/laptop.

b)

Data disimpan di cloud publik seperti Google Drive.

c)

Data disimpan di server luar negeri.

d)

Data disimpan di perangkat mobile pengguna.

75.

Apakah tersedia NAS (Network Attached Storage) atau server file terpusat di jaringan Kemenag?

a)

Ya

b)

Tidak

76.

Sebutkan dua layanan tambahan yang tidak tersedia pada infrastruktur jaringan Kemenag!

a)

Firewall enterprise, VPN, VLAN, atau monitoring system.

b)

Email server, web hosting, cloud storage, atau DNS server.

c)

Router, switch, access point, atau repeater.

d)

Antivirus, backup data, file sharing, atau printer sharing.

77.

Sebutkan salah satu kelebihan jaringan eksisting di Kemenag dari sisi kelayakan operasional!

a)

Implementasi mudah, Biaya awal relatif rendah, atau Independensi bidang.

b)

Sulit diakses oleh pengguna.

c)

Memerlukan biaya operasional tinggi.

d)

Tidak mendukung kolaborasi antar bidang.

e)

Sering mengalami gangguan koneksi.

78.

Apa yang dimaksud dengan 'implementasi mudah' sebagai kelebihan jaringan eksisting di Kemenag?

a)

Cukup menambahkan modem untuk tiap bidang.

b)

Harus membangun jaringan baru dari awal.

c)

Memerlukan perangkat keras yang mahal.

d)

Membutuhkan pelatihan khusus untuk staf.

79.

Dari sisi kelayakan operasional, jaringan eksisting di Kemenag memiliki biaya awal relatif rendah karena...

a)

tidak perlu perangkat router/switch enterprise.

b)

menggunakan perangkat lunak berbayar.

c)

memerlukan banyak tenaga ahli jaringan.

d)

harus membangun infrastruktur dari awal.

80.

Setiap bidang memiliki jaringan sendiri. Hal ini merupakan kelebihan jaringan eksisting di Kemenag yang disebut...

a)

Independensi bidang.

b)

Sentralisasi jaringan.

c)

Keterbatasan akses.

d)

Integrasi sistem.

81.

Salah satu kekurangan jaringan eksisting di Kemenag adalah scalability rendah. Apa dampaknya?

a)

Sulit menambah perangkat atau pengguna tanpa menambah modem dan tidak mendukung ekspansi jangka panjang.

b)

Jaringan menjadi lebih cepat dan stabil tanpa perlu upgrade.

c)

Semua perangkat dapat terhubung tanpa batasan apapun.

d)

Pengguna dapat menambah perangkat dengan mudah tanpa perubahan infrastruktur.

82.

Apa yang terjadi jika modem rusak pada jaringan eksisting di Kemenag?

a)

Seluruh bidang kehilangan akses karena tidak ada backup/redundancy.

b)

Jaringan akan tetap berjalan normal tanpa gangguan.

c)

Modem akan otomatis memperbaiki dirinya sendiri.

d)

Pengguna akan mendapatkan kecepatan internet yang lebih tinggi.

83.

Mengapa keamanan (security) jaringan eksisting di Kemenag dianggap lemah?

a)

Tidak ada segmentasi jaringan (VLAN), password Wi-Fi rawan dibocorkan, dan tidak ada firewall atau pengendalian akses.

b)

Karena semua perangkat menggunakan sistem operasi terbaru.

c)

Karena jaringan menggunakan kabel fiber optik.

d)

Karena semua pengguna memiliki akses administrator.

84.

Berapa jumlah modem yang harus dikelola admin TI pada jaringan eksisting di Kemenag?

a)

7 modem berbeda.

b)

3 modem berbeda.

c)

10 modem berbeda.

d)

5 modem berbeda.

85.

Dari analisis di atas, sebutkan masalah utama yang diidentifikasi pada jaringan eksisting di Kemenag!

a)

Jaringan terfragmentasi.

b)

Koneksi internet sangat cepat.

c)

Semua perangkat sudah terhubung dengan baik.

d)

Tidak ada masalah keamanan.

86.

Sebutkan dua kelemahan utama dari topologi jaringan eksisting di Kemenag yang disebutkan dalam analisis!

a)

Fragmentasi jaringan dan lemahnya keamanan.

b)

Kapasitas bandwidth yang sangat besar dan biaya rendah.

c)

Jaringan sangat terpusat dan mudah diakses semua pihak.

d)

Tidak ada kebutuhan untuk pemeliharaan dan sangat fleksibel.

87.

Apa dampak nyata di lapangan dari tidak adanya koneksi antar bidang pada jaringan eksisting Kemenag?

a)

Pegawai mudah mengakses data antar bidang

b)

File sharing antar bidang hanya bisa melalui email/flashdisk

c)

Bandwidth terbagi merata

d)

Monitoring & troubleshooting cepat

88.

Infrastruktur jaringan eksisting di Kemenag masih berbasis ________ sederhana.

a)

modem wireless

b)

fiber optik

c)

satellite link

d)

kabel LAN

89.

Manakah dari berikut ini yang BUKAN merupakan permasalahan utama jaringan eksisting di Kemenag?

a)

Fragmentasi jaringan

b)

Lemahnya keamanan

c)

Biaya operasional tinggi

d)

Infrastruktur sudah sangat modern

90.

Salah satu akibat dari biaya operasional tinggi pada jaringan eksisting Kemenag adalah:

a)

Duplikasi biaya berlangganan internet

b)

Bandwidth terbagi merata

c)

Sistem otentikasi terpusat

d)

Kolaborasi antar bidang mudah

91.

Jaringan eksisting di Kemenag menggunakan …

a)

Switch terkelola (managed switch)

b)

Router pusat Mikrotik

c)

Modem wireless per bidang

d)

Wireless mesh network

92.

Salah satu kelemahan utama topologi eksisting di Kemenag adalah …

a)

Biaya awal tinggi

b)

Sulit diperluas (scalability rendah)

c)

Infrastruktur backbone fiber optik terlalu kompleks

d)

Semua data sudah tersentralisasi

93.

Penyimpanan data di jaringan eksisting Kemenag dilakukan secara …

a)

NAS Synology terpusat

b)

Server cloud hybrid

c)

Penyimpanan lokal di PC/laptop masing-masing pegawai

d)

Database terpusat dengan firewall