NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsKuis 2
Total questions: 20
Worksheet time: 55mins
Name
Class
Date
1.
Apa yang dimaksud dengan tablespace?
a)
Tempat menyimpan user
b)
Tempat menyimpan objek database seperti tabel dan indeks
c)
Tempat menyimpan log transaksi
d)
Tempat startup database
e)
Area untuk menyimpan query
2.
Pada tablespace dengan metode alokasi AUTOALLOCATE, bagaimana Oracle menentukan ukuran extent saat tabel atau segment bertambah besar?
a)
DBA menentukan ukuran extent secara manual setiap kali diperlukan.
b)
Oracle menggunakan ukuran extent yang selalu tetap, yaitu 1 MB.
c)
Oracle menghitung dan memilih ukuran extent secara otomatis berdasarkan pertumbuhan segment.
d)
Ukuran extent akan selalu bertambah dua kali lipat dari extent sebelumnya.
e)
Ukuran extent hanya ditentukan oleh parameter PCTFREE dan PCTUSED.
3.
Automatic Segment Space Management (ASSM) memiliki keunggulan dibanding metode manual dalam pengelolaan blok kosong. Apa penyebab utamanya?
a)
ASSM menggunakan freelist tradisional sehingga pencarian blok lebih cepat.
b)
ASSM menggunakan bitmap untuk mencatat status ruang dalam setiap blok, sehingga alokasi lebih efisien.
c)
ASSM memaksa semua blok untuk terisi penuh sebelum menambahkan extent baru.
d)
ASSM hanya berfungsi pada tablespace UNIFORM sehingga tidak perlu optimalisasi.
e)
ASSM menghindari penggunaan High Water Mark sepenuhnya.
4.
Apa arti keberadaan High Water Mark (HWM) dalam sebuah segment?
a)
Indikasi bahwa semua blok dalam segment memiliki ruang kosong.
b)
Batas tertinggi blok yang pernah dialokasikan atau digunakan, yang tidak otomatis menurun meskipun baris dihapus.
c)
Batas minimal blok yang diperlukan sebelum segment diperluas.
d)
Tanda bahwa extent sedang dialokasikan ulang.
e)
Level ukuran maksimum datafile yang dapat digunakan oleh segment.
5.
Saat database Oracle dimulai (startup), sistem harus mengetahui datafile mana yang digunakan, redo log mana yang aktif, serta metadata penting lainnya. Semua informasi ini tidak disimpan di datafile maupun di redo log, tetapi dalam sebuah file kecil yang sangat penting bagi kelangsungan database. Apakah nama file yang menyimpan metadata utama seperti lokasi datafile, lokasi redo log, dan informasi checkpoint?
a)
Datafile
b)
Redo log file
c)
Control file
d)
Parameter file
e)
Temporary file
6.
Mengapa praktik multiplexing control file sangat dianjurkan dalam administrasi database Oracle?
a)
Karena dengan multiplexing, ukuran database menjadi lebih kecil.
b)
Karena sistem operasi memerlukan beberapa salinan untuk melakukan backup otomatis.
c)
Karena jika satu control file rusak atau hilang, Oracle masih memiliki salinan lain sehingga database tetap dapat di-mount.
d)
Karena multiplexing mempercepat kinerja proses commit.
e)
Karena multiplexing mengurangi kebutuhan redo log.
7.
Apa arti status ACTIVE pada sebuah redo log group?
a)
Redo log group sedang menerima tulisan dari LGWR.
b)
Redo log group tidak lagi dibutuhkan oleh sistem.
c)
Redo log group sedang di-archive.
d)
Redo log group berisi informasi yang masih diperlukan untuk recovery sehingga belum boleh ditimpa.
e)
Redo log group rusak dan harus direpair.
8.
Apa fungsi utama Fast Recovery Area (FRA) dalam mekanisme backup dan recovery Oracle?
a)
Tempat menyimpan tabel dan index utama sehingga sangat dibutuhkan untuk proses backup dan recovery.
b)
Tempat menyimpan seluruh user schema.
c)
Tempat terpusat untuk archive log, backup RMAN, control file autobackup, dan flashback log.
d)
Tempat menjalankan proses LGWR secara parallel untuk mengakomodasi backup dan recovery.
e)
Tempat menyimpan file instalasi database.
9.
Perbedaan paling tepat antara RESTORE dan RECOVER adalah
a)
Restore memperbaiki konsistensi transaksi, recover menyalin file fisik
b)
Restore hanya dilakukan untuk COLD backup, recover hanya untuk HOT backup
c)
Restore membuat archive log baru, recover menghapus archive log lama
d)
Restore menyalin database, recover membuat instance baru
e)
Restore mengembalikan file fisik, recover menerapkan perubahan dari redo/archivelog
10.
DBA tidak sengaja melakukan DROP TABLE dan ingin mengembalikan database sebelum perintah tersebut dieksekusi. Fitur yang diperlukan adalah
a)
Media recovery otomatis
b)
Full restore tanpa redo log
c)
Point-In-Time Recovery (PITR)
d)
Incremental Level 1 restore
e)
Controlfile-only restore
11.
Trigger monitoring lebih cocok digunakan ketika DBA ingin mencatat
a)
Penggunaan privilege tingkat sistem
b)
Semua query SELECT pada database
c)
Perubahan nilai detail per baris seperti old_salary dan new_salary
d)
Hanya aktivitas login user
e)
Perpindahan file data pada disk
12.
Index Range Scan biasanya dipilih Oracle ketika
a)
Query hanya mengambil tepat satu baris unik
b)
Tabel disimpan secara kontigu sehingga sequential scan menjadi lebih cepat
c)
Kondisi WHERE menghasilkan rentang nilai dengan selectivity baik
d)
Optimizer memilih strategi tanpa mempertimbangkan statistik
e)
Index memiliki semua kolom yang diperlukan tanpa mengakses tabel
13.
Lengkapilah kueri berikut untuk membuat PITR (Point in Time Recovery) sampai waktu tertentu:
SET UNTIL TIME '_______';
a)
SYSDATE
b)
YYYY-MM-DD HH24:MI:SS
c)
SYSTEM_TIME
d)
RECOVERY_TIME
e)
TIMEPOINT
14.
Redo log bekerja secara sirkular, sehingga ketika sebuah group log selesai digunakan, Oracle akan beralih ke group berikutnya. Namun terkadang sebuah group tidak boleh ditimpa karena masih diperlukan untuk recovery. Status redo log apakah yang menunjukkan kondisi tersebut?
a)
CURRENT
b)
UNUSED
c)
ACTIVE
d)
INACTIVE
e)
ARCHIVED
15.
Control file merupakan file kritis yang jika hilang dapat menyebabkan database gagal mount. Oleh sebab itu, Oracle sangat menyarankan Administrator membuat beberapa salinan control file pada lokasi berbeda. Praktik ini disebut
a)
Checkpointing
b)
Multiplexing
c)
Mirroring
d)
Archiving
e)
Replication
16.
Perintah berikut digunakan untuk mengaktifkan mode ARCHIVELOG. Baris yang hilang adalah
SHUTDOWN IMMEDIATE;
STARTUP MOUNT;
_______;
ALTER DATABASE OPEN;
a)
ALTER DATABASE FORCE LOGGING
b)
ALTER SYSTEM SWITCH LOGFILE
c)
ALTER DATABASE ARCHIVELOG
d)
ALTER DATABASE ENABLE ARCHIVE
e)
ALTER SYSTEM ARCHIVE LOG ALL
17.
Untuk melihat mode database (ARCHIVELOG/NOARCHIVELOG), kueri yang tepat adalah:
a)
SELECT log_mode FROM v$database;
b)
SELECT status FROM dba_logs;
c)
SELECT archivelog FROM dual;
d)
SELECT db_mode FROM v$controlfile;
e)
SELECT redo_status FROM v$redo;
18.
Lengkapilah kueri berikut untuk mengaktifkan ARCHIVELOG mode:
ALTER DATABASE ________ ARCHIVELOG;
a)
SWITCH
b)
FORCE
c)
ENABLE
d)
START
e)
SET
19.
Salah satu alasan utama mengapa backup fisik (physical backup) tetap diperlukan meskipun sudah ada redo log adalah
a)
Redo log menyimpan seluruh isi tabel dalam format historis
b)
Redo log tidak dapat digunakan untuk memperbaiki kerusakan fisik datafile
c)
Redo log menyimpan file konfigurasi Oracle
d)
Redo log otomatis melakukan restore instance
e)
Redo log berfungsi menggantikan archive log sepenuhnya
20.
Mengapa monitoring menggunakan trigger dianggap lebih detail dibanding unified auditing?
a)
Trigger mencatat nilai lama dan baru pada setiap perubahan
b)
Trigger langsung menolak perubahan sebelum masuk database
c)
Trigger melakukan backup otomatis
d)
Trigger hanya berjalan pada waktu tertentu
e)
Trigger menyimpan seluruh query SQL dalam bentuk teks lengkap
Reset
