wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Sterilisasi, Desinfeksi, dan Penyimpanan Alat Kesehatan

Total questions: 35

Worksheet time: 1hrs 15mins

Name
Class
Date
1.

Larutan desinfektan yodium atau iodine yang biasanya digunakan dalam larutan beralkohol untuk sterilisasi kulit sebelum dan sesudah tindakan medis disebut dengan...

a)

Yodium tinktura

b)

Iodine

c)

Betadine

d)

H2O

e)

Lisol

2.

Membunuh bakteri kebanyakan jamur kecuali spora bakteri merupakan tindakan desinfeksi pada tingkat...

a)

Desinfeksi tingkat rendah

b)

Desinfeksi tingkat sedang

c)

Desinfeksi tingkat tinggi

d)

Desinfeksi tingkat primer

e)

Desinfeksi tingkat sekunder

3.

Larutan lisol 1% digunakan untuk mendesinfeksi peralatan seperti pada tindakan perawatan kuku tangan dan kaki. Cara membuat larutan lisol 1% yaitu...

a)

1 cc air lisol dicampur dengan 10 liter air

b)

5 cc air lisol dicampur dengan 10 liter air

c)

10 cc air lisol dicampur dengan 10 liter air

d)

20 cc air lisol dicampur dengan 10 liter air

e)

30 cc air lisol dicampur dengan 10 liter air

4.

Pernyataan yang benar tentang tindakan desinfeksi di bawah ini adalah, kecuali..

a)

Desinfeksi merupakan tindakan untuk membunuh kuman pathogen dan apatogen

b)

Desinfeksi membunuh kuman termasuk sporanya

c)

Tindakan desinfeksi dilakukan pada peralatan perawatan kedokteran atau permukaan jaringan tubuh

d)

Desinfeksi dilakukan dengan cara mencuci, mengoleskan, merendam dan menjemur

e)

Desinfektan adalah larutan yang digunakan untuk tindakan desinfeksi

5.

Perhatikan langkah kerja pada proses sterilisasi di bawah ini! 1) Tekan tombol on yang ditandai dengan ada mesin menyala 2) Buka pintu oven dan masukan instrumen yang disterilkan 3) Setelah proses sterilisasi selesai tunggu hingga suhu turun, buka pintu oven dan keluarkan alat steril 4) Menutup pintu oven dan memastikan semua peralatan sudah masuk dengan benar dan rapi 5) Tunggu hingga proses sterilisasi selesai yang ditandai dengan lampu pada mesin mati Urutan yang benar adalah...

a)

2-4-1-5-3

b)

2-1-4-5-3

c)

2-4-1-3-5

d)

4-2-1-3-5

e)

4-2-1-5-3

6.

Sebelum tindakan sterilisasi dilakukan, maka diawali dengan beberapa tindakan seperti dekontaminasi, pencucian dan pembilasan, dan pengepakan. Tujuan adanya tindakan dekontaminasi adalah...

a)

Untuk mengurangi dan/atau menghilangkan bau pada instrumen medis

b)

Untuk meningkatkan kebersihan pada instrumen medis

c)

Untuk mengurangi dan/atau menghilangkan kontaminasi instrumen media oleh mikroorganisme

d)

Untuk meningkatkan kenyamanan perawat dalam mencuci instrumen medis

e)

Untuk menghilangkan karat pada instrumen medis

7.

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan tindakan sterilisasi adalah, kecuali...

a)

Sterilisator harus dalam keadaan siap pakai

b)

Waktu yang diperlukan dalam mensterilkan setiap jenis peralatan harus tepat

c)

Peralatan yang dibungkus harus diberi label dengan jelas, mencantumkan nama, jenis, peralatan, tanggal dan jam disterilkan

d)

Menyusun peralatan di dalam sterilisator sehingga seluruh bagian dapat disterilkan

e)

Boleh memasukkan atau menambahkan peralatan lain ke dalam sterilisator sebelum pensterilan selesai

8.

Sterilisasi dapat dilakukan dengan empat cara, salah satunya yaitu dengan menggunakan bahan kimia seperti alcohol, sublimat atau uap formalin pada peralatan berikut, kecuali..

a)

Sarung tangan

b)

Kateter

c)

WWZ

d)

Nebu Mask

e)

Nierbekken

9.

Pernyataan yang benar tentang penyimpanan alat kesehatan di bawah ini adalah...

a)

Seluruh alat steril disimpan pada ruang dengan menggunakan aturan "clean room"

b)

Dalam "clean room", suhu dan kelembaban ruangan tidak perlu diatur

c)

Petugas kesehatan mudah masuk dalam "clean room"

d)

Distribusi alat keluar dari "clean room" langsung diambil alih oleh petugas ruangan

e)

Penyimpanan alat tidak selalu dapat menjamin ketersediaan alat saat dibutuhkan pasien

10.

Prinsip yang benar dalam teknik penyimpananalat steril adalah, kecuali...

a)

Alat yang sudah disteril dikeluarkan dari autoclave. Kemudian alat steril tersebut dimasukkan ke dalam lemari kaca di ruang penyimpanan alat steril sesuai dengan tempat set yang telah disediakan

b)

Setiap hari alat dicek tanggal kadaluwarsanya jika sudah melewati tanggal kadaluwarsa, alat disterilkan kembali

c)

Pintu lemari/ruang steril harus selalu dalam keadaan tertutup

d)

Petugas yang tidak berkepentingan tidak diperkenankan masuk pada daerah alat-alat steril

e)

Kassa dimasukkan ke dalam lemari alat dengan cara disimpan dan dicampur dengan alat kesehatan lain

11.

Kerusakan alat dan bahan yang ditimbulkan oleh cahaya adalah...

a)

Gunting operasi

b)

Tensi meter

c)

Alat dan bahan kimia

d)

Foley catheter

e)

Handscoon

12.

Teknik yang benar dalam pengelolaan benda tajam adalah...

a)

Jarum suntik bekas boleh digunakan

b)

Jarum suntik bekas boleh dibengkokan atau dipatahkan baru dibuang

c)

Dianjurkan untuk melakukan daur ulang semua benda tajam

d)

Semua benda tajam harus digunakan sekali pakai

e)

Jarum suntik tersebut dibuang ke tempat sampah umum

13.

Alat-alat dari bahan logam mudah berkarat. Untuk menghindari hal tersebut, maka penyimpanan alat-alat logam sebagai berikut, kecuali...

a)

Harus bebas dari kotoran, debu maupun air

b)

Disimpan pada tempat yang mempunyai temperature tinggi (+/- 37C)

c)

Disimpan dalam lingkungan yang kering

d)

Disimpan pada lingkungan yang lembab

e)

Jika perlu memakai silicon sebagai penyerap air

14.

Prinsip-prinsip yang perlu diperhatikan dalam penyimpanan alat kesehatan adalah...

a)

Nyaman

b)

Aman

c)

Rahasia

d)

Mudah diteliti

e)

Mudah didekontaminasi

15.

Tujuan dalam penyiapan tempat tidur klien pascaoperasi (aether bed) adalah...

a)

Menghangatkan klien

b)

Mencegah terjadinya dekubitus

c)

Agar siap pakai sewaktu-waktu

d)

Memberikan perasaan senang pada klien

e)

Untuk klien yang sakit keras atau tidak sadar/koma

16.

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam perawatan tempat tidur pasien, kecuali...

a)

Hindari kontaminasi pada linen bersih

b)

Ketika akan mengganti linen pada tempat tidur klien, bawa linen sesuai kebutuhan

c)

Jangan membawa linen berlebihan untuk nehndari terjadinya kontaminasi kuman/mikroorganisme dan infeksi nosokomial satu klien ke klien berikutnya

d)

Saat memasang linen/alat tenun pada tempat tidur klien, gunakan cara yang efektif dan gunakan pada satu sisi dahulu setelah selesai baru pindah ke sisi lain

e)

Pada saat memasang linen bersih, bentangkan linen diatas tempat tidur n dikibaskan sehingga tampak rapi

17.

Pernyataan yang benar tentang tempat tidur terbuka di bawah ini adalah...

a)

Tempat tidur yang sudah disiapkan dan masih tertutup dengan sprei penutup (over aken)

b)

Tempat tidur terbuka disiapkan agar siap pakai sewaktu-waktu

c)

Tempat tidur terbuka disiapkan agar mencegah terjadinya decubitus

d)

Tempat tidur terbuka disiapkan agar segera digunakan

18.

Gambar menunjukkan salah satu langkah kerja dalam menyiapkan tempat tidur. Pilih jenis tempat tidur yang ditunjukkan.

a)

Closed bed

b)

Aether bed

c)

Open bed

d)

Occupied bed

e)

Obgyn bed

19.

Perhatikan langkah-langkah prosedur mengganti linen berikut ini: (1) Lakukan langkah yang sama seperti sisi sebelumnya (2) Miringkan klien ke satu sisi (jika perlu ganjal dengan bantal/guling) (3) Cuci tangan, kenakan sarung tangan dan apron (4) Rapikan linen, perlak dan stik laken. Masukkan ke bawah kasur (5) Desinfeksi tempat tidur dan rangka kemudian keringkan (6) Gulung linen, perlak dan stik laken ke tengah tempat tidur (7) Miringkan klien ke sisi berlawanan (8) Bentangkan linen bersih, perlak dan stik laken di atas tempat tidur dan letakkan gulungannya di bawah punggung klien (9) Letakkan linen, perlak dan stik laken kotor ke dalam keranjang laundry. Pilih urutan yang benar dari prosedur bed making tersebut.

a)

3-1-2-5-6-4-8-9-7

b)

3-2-5-6-8-4-7-1-9

c)

3-2-5-6-7-8-9-1-4

d)

3-2-8-4-5-6-1-8-7

e)

3-8-2-4-5-1-7-9-6

20.

Urutan dari melipat sudut pada prosedur bed making berdasarkan gambar A, B, C, dan D adalah.

a)

A-B-C-D

b)

A-C-B-D

c)

B-C-D-A

d)

B-A-D-C

e)

B-A-C-D

21.

Alat kesehatan yang digunakan untuk memberikan kehangatan pada penyiapan tempat tidur klien pasca operasi adalah.

a)

Eskrag

b)

WWZ

c)

Eskap

d)

Windring

e)

Urinal

22.

Perhatikan prosedur kerja berikut ini: (1) Basuh tubuh pasien dari daerah wajah sampai kaki (2) Jelaskan tujuan dan prosedur tindakan kepada pasien dan keluarga (3) Pasang sampiran, sarung tangan dan celemek (4) Lakukan evaluasi tindakan (5) Rapikan dan kembalikan alat ke tempat semula (6) Cuci tangan dan dekatkan alat di dekat pasien (7) Ganti selimut pasien dan lepaskan baju. Pilih urutan yang benar memandikan pasien.

a)

6-3-2-7-1-4-5

b)

2-6-3-7-1-4-5

c)

2-3-6-7-1-4-5

d)

6-2-3-7-1-4-5

e)

6-2-3-7-1-5-4

23.

Ia membutuhkan bantuan penuh dari perawat untuk membersihkan area tubuh lainnya. Diagnosa keperawatan yang paling tepat untuk Tn. K adalah:

a)

Intoleransi Aktivitas

b)

Defisit Perawatan Diri: Mandi/Kebersihan

c)

Risiko Jatuh

d)

Ketidakseimbangan Cairan

e)

Risiko Perdarahan

24.

Prinsip yang harus dijaga pada saat memandikan pasien di tempat tidur adalah privasi pasien. Cara yang dapat digunakan seorang asisten keperawatan untuk menjaga privasi pasien adalah:

a)

Memasang handscoun sebelum melakukan tindakan

b)

Memasang scherm di sekeliling tempat tidur pasien

c)

Memasang celemek untuk menghindari pakaian kotor

d)

Menggunakan masker untuk mencegah penularan penyakit

e)

Menggunakan topi untuk menjaga kerapian

25.

Berikut yang merupakan tahapan orientasi dalam personal hygiene adalah:

a)

Melakukan verifikasi program pengobatan pasien

b)

Mencuci tangan

c)

Meletakkan alat di dekat pasien dengan benar

d)

Menjaga privasi

e)

Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan pada pasien/keluarga

26.

Perhatikan pernyataan berikut! (1) Menghilangkan minyak yang menumpuk, keringat, sel-sel kulit yang mati dan bakteri (2) Menghilangkan bau badan yang berlebihan (3) Menyembuhkan penyakit berat (4) Memelihara integritas permukaan kulit (5) Menstimulasi sirkulasi/peredaran darah. Pernyataan tersebut yang bukan merupakan tujuan personal hygiene adalah:

a)

(1)

b)

(2)

c)

(3)

d)

(4)

e)

(5)

27.

Tn. B (65 tahun) menderita stroke dan mengalami kelumpuhan total (tirah baring). Perawat merencanakan melakukan perawatan kebersihan punggung dan area sacrum pasien. Tindakan keselamatan paling kritis untuk mencegah luka tekan adalah:

a)

Menggunakan air hangat dan sabun antibakteri

b)

Menggosok kulit punggung pasien dengan lembut dan kuat

c)

Memeriksa adanya kemerahan atau lecet sebelum dan sesudah membersihkan

d)

Memberikan area punggung kering sendiri setelah dibersihkan

e)

Memberikan minyak telon untuk memberikan kehangatan pada pasien

28.

Saat mencuci punggung pasien dan selesai maka perawat memberikan tambahan berupa:

a)

Relaksasi napas dalam

b)

Latihan batuk efektif

c)

Minyak kayu putih atau bedak

d)

Kemoerapi

e)

Fisioterapi

29.

Seorang perawat akan membantu Tn. H (60 tahun) mandi di atas tempat tidur. Saat perawat menjelaskan prosedur, Tn. H menolak dan mengatakan ia merasa kedinginan serta tidak ingin mandi hari ini. Perawat tetap memaksa dengan alasan "ini adalah prosedur standar untuk menjaga kebersihan dan mencegah infeksi." Perawat lalu tetap melanjutkan prosedur mandi. Prinsip etika keperawatan yang dilanggar oleh perawat adalah:

a)

Beneficence

b)

Non-maleficence

c)

Justice

d)

Autonomy

e)

Fidelity

30.

Penggunaan liso 2-3% pada perawatan kuku tangan dan kaki bertujuan untuk:

a)

Merendam kuku tangan dan kaki sebelum dipotong

b)

Merendam kuku tangan dan kaki setelah dipotong

c)

Mendesinfeksi kuku tangan dan kaki

d)

Mendesinfeksi pemotong kuku dan kikir

e)

Membunuh kuman pada kuku tangan dan kaki

31.

1.      Jelaskan perbedaan prinsip desinfeksi dan sterilisasi serta berikan contoh penerapan di ruang perawatan!

4 lines
32.

1.      Jelaskan prinsip penyimpanan alat steril dan non-steril di ruang tindakan!

4 lines
33.

Uraikan langkah-langkah penyiapan tempat tidur pasien pasca operasi sesuai SOP!

4 lines
34.

1.      Seorang pasien laki-laki, Tn. S (55 tahun), dirawat di bangsal penyakit dalam dengan diagnosis stroke iskemik. Pasien mengalami hemiparesis (kelemahan pada satu sisi tubuh) di sisi kanan, sehingga kesulitan untuk menggerakkan lengan dan kakinya. Kondisi ini membuat Tn. S tidak dapat melakukan perawatan diri secara mandiri, seperti mandi, menyikat gigi, dan berpakaian. Pasien tampak kurang terawat, rambutnya lepek, dan badannya berbau. Istri pasien menyatakan bahwa ia juga kesulitan membantu karena keterbatasan fisik dan kurangnya pengetahuan tentang cara merawat pasien stroke di rumah. Pasien mengeluh merasa tidak nyaman dan malu dengan kondisinya.

Tegakkan setidaknya 3 diagnosa keperawatan untuk kasus tersebut dan tentukan intervensi keperawatan untuk diagnosa utama!

4 lines
35.

1.      Seorang pasien laki-laki, Tn. S (55 tahun), dirawat di bangsal penyakit dalam dengan diagnosis stroke iskemik. Pasien mengalami hemiparesis (kelemahan pada satu sisi tubuh) di sisi kanan, sehingga kesulitan untuk menggerakkan lengan dan kakinya. Kondisi ini membuat Tn. S tidak dapat melakukan perawatan diri secara mandiri, seperti mandi, menyikat gigi, dan berpakaian. Pasien tampak kurang terawat, rambutnya lepek, dan badannya berbau. Istri pasien menyatakan bahwa ia juga kesulitan membantu karena keterbatasan fisik dan kurangnya pengetahuan tentang cara merawat pasien stroke di rumah. Pasien mengeluh merasa tidak nyaman dan malu dengan kondisinya.

Pasien tersebut membutuhkan personal hygiene, uraikan langkah perawatan gigi dan mulut pasien tersebut!

4 lines