wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Sistem Keselamatan Reaktor

Total questions: 52

Worksheet time: 31mins

Name
Class
Date
1.

Apa karakteristik utama dari sistem keselamatan pada reaktor ESBWR?

a)

Mengandalkan pompa sirkulasi aktif bertekanan tinggi

b)

Menggunakan sistem keselamatan pasif dan sirkulasi alam

c)

Memerlukan daya listrik AC eksternal untuk 72 jam pertama

d)

Menggunakan moderator grafit dan pendingin gas

e)

Memiliki koefisien void positif yang besar

2.

Komponen ESBWR yang berfungsi membuang panas peluruhan saat reaktor terisolasi (MSIV tertutup) atau kehilangan pendingin adalah...

a)

PCCS (Passive Containment Cooling System)

b)

GDCS (Gravity Driven Cooling System)

c)

ICS (Isolation Condenser System)

d)

BiMAC (Basemat Internal Melt Arrest)

e)

FAPCS (Fuel and Auxiliary Pools Cooling System)

3.

Bagaimana mekanisme kerja sistem PCCS (Passive Containment Cooling System) pada ESBWR?

a)

Menginjeksikan air dari kolam gravitasi ke dalam bejana reaktor

b)

Membuang uap dari drywell ke atmosfer melalui kondensasi pasif

c)

Menggunakan pompa aktif untuk menyemprotkan air ke kontainmen

d)

Menurunkan tekanan reaktor dengan membuka katup pelepasan

e)

Menampung lelehan teras di bawah bejana reaktor

4.

Sistem yang berfungsi menyediakan air pendingin darurat ke dalam bejana reaktor (RPV) dengan mengandalkan gravitasi adalah...

a)

ADS

b)

ICS

c)

PCCS

d)

GDCS

e)

CRD

5.

Mengapa Automatic Depressurization System (ADS) sangat penting bagi operasional sistem GDCS?

a)

Karena GDCS membutuhkan tekanan tinggi untuk bekerja

b)

Karena GDCS hanya dapat mengalirkan air jika tekanan reaktor rendah

c)

Untuk mencegah uap masuk ke dalam PCCS

d)

Untuk mengaktifkan sistem sirkulasi alam pada ICS

e)

Agar batang kendali dapat disisipkan dengan cepat

6.

Apa fungsi utama dari BiMAC pada skenario kecelakaan parah ESBWR?

a)

Mendinginkan kolam bahan bakar bekas

b)

Mengurangi tekanan di dalam drywell

c)

Menampung dan mendinginkan lelehan teras (corium) di bawah RPV

d)

Menginjeksikan boron untuk mematikan reaktor

e)

Menyaring gas radioaktif sebelum dilepas ke lingkungan

7.

Manakah di bawah ini yang termasuk dalam sistem keselamatan AKTIF (Non-Safety Grade) pada ESBWR?

a)

ICS (Isolation Condenser System)

b)

PCCS (Passive Containment Cooling System)

c)

GDCS (Gravity Driven Cooling System)

d)

FAPCS (Fuel and Auxiliary Pools Cooling System)

e)

Sirkulasi Alam Chimney

8.

Urutan kejadian yang benar pada sistem keselamatan ESBWR saat terjadi LOCA adalah:

a)

Depresurisasi -> Injeksi GDCS -> Scram -> Pendinginan PCCS

b)

Scram -> Isolasi -> Depresurisasi (ADS) -> Injeksi GDCS -> Pendinginan PCCS

c)

Injeksi GDCS -> Scram -> Depresurisasi -> Aktivasi ICS

d)

Pendinginan PCCS -> Scram -> Isolasi -> Injeksi GDCS

e)

Isolasi -> Injeksi GDCS -> Scram -> Depresurisasi

9.

Apa fungsi unik moderator air berat (D₂O) pada reaktor CANDU/PHWR dalam aspek keselamatan?

a)

Mencegah terjadinya reaksi kimia dengan kelongsong

b)

Bertindak sebagai penyerap panas cadangan (heat sink) jika ECCS gagal

c)

Meningkatkan efisiensi termal reaktor secara drastis

d)

Mengurangi produksi limbah radioaktif

e)

Menghilangkan kebutuhan akan dinding kontainmen

10.

Mengapa risiko "Rod Ejection" (pelontaran batang kendali) sangat minim pada reaktor CANDU?

a)

Karena batang kendali berada di lingkungan moderator bertekanan rendah

b)

Karena batang kendali terbuat dari bahan cair

c)

Karena tekanan sistem pendingin primer sangat rendah

d)

Karena reaktor tidak menggunakan batang kendali

e)

Karena batang kendali dikunci secara mekanis

11.

Apa tantangan neutronik utama pada desain

4 lines
12.

Apa tantangan neutronik utama pada desain reaktor CANDU terkait koefisien reaktivitas?

a)

Koefisien Doppler positif

b)

Koefisien moderator negatif yang terlalu besar

c)

Positive Void Coefficient (reaktivitas naik jika pendingin hilang)

d)

Tidak adanya moderator

e)

Xenon oscillation yang sangat cepat

13.

Bahan bakar jenis apa yang digunakan pada High Temperature Gas-cooled Reactor (HTGR) yang memiliki ketahanan suhu sangat tinggi?

a)

Pelet UO2 standar

b)

MOX Fuel

c)

TRISO particles

d)

Logam Uranium

e)

Garam cair (Molten Salt)

14.

Sistem keselamatan pasif pada HTGR yang membuang panas melalui radiasi dari bejana reaktor ke dinding kavitas disebut...

a)

ICS (Isolation Condenser System)

b)

RCCS (Reactor Cavity Cooling System)

c)

PCCS (Passive Containment Cooling System)

d)

ECCS (Emergency Core Cooling System)

e)

RHRS (Residual Heat Removal System)

15.

Fitur keselamatan utama pada Molten Salt Reactor (MSR) untuk mengatasi kenaikan suhu yang tidak terkendali adalah...

a)

Injeksi air bertekanan tinggi

b)

Batang kendali gravitasi

c)

Freeze plug (sumbat beku) yang meleleh dan mengalirkan bahan bakar ke tangki buangan

d)

Sistem penyemprotan kontainmen

e)

Ventilasi filter otomatis

16.

Mengapa MSR dianggap aman dari risiko ledakan tekanan (blowdown)?

a)

Karena menggunakan pendingin air berat

b)

Karena beroperasi pada tekanan atmosfer (tekanan rendah)

c)

Karena dinding reaktor sangat tebal

d)

Karena bahan bakarnya padat dan stabil

e)

Karena menggunakan gas helium inert

17.

Apa definisi dari Design Basis Accident (DBA) untuk skenario LB-LOCA?

a)

Kebocoran kecil pada pipa uap utama

b)

Pecahnya pipa pendingin utama secara double-ended guillotine break

c)

Kegagalan total pompa pendingin utama (Station Blackout)

d)

Pecahnya tabung generator uap (Steam Generator Tube Rupture)

e)

Kebocoran pada seal pompa resirkulasi

18.

Fase pertama dari LB-LOCA di mana tekanan sistem turun drastis dan air berubah menjadi uap disebut...

a)

Reflood Phase

b)

Refill Phase

c)

Blowdown Phase

d)

Long-Term Cooling

e)

Recirculation Phase

19.

Apa yang terjadi pada fase "Refill" (Bypass) dalam skenario LB-LOCA?

a)

Teras reaktor tertutup air sepenuhnya

b)

Air injeksi ECCS masuk namun terdorong keluar oleh uap (EC bypass)

c)

Suhu kelongsong (cladding) mencapai titik terendah

d)

Tekanan reaktor kembali naik ke kondisi operasi normal

e)

Generator uap mengering sepenuhnya

20.

Fenomena "Quenching" pada fase Reflood ditandai dengan...

a)

Kenaikan suhu bahan bakar yang terus menerus

b)

Penurunan drastis suhu kelongsong saat air membasahi bahan bakar panas

c)

Pecahnya pipa injeksi keselamatan

d)

Terhentinya aliran uap dari teras

e)

Kegagalan total sistem ECCS

21.

Pada simulator reaktor, parameter apa yang paling awal menunjukkan indikasi terjadinya LOCA besar?

a)

Kenaikan level air di Steam Generator

b)

Penurunan drastis tekanan Pressurizer

c)

Kenaikan daya neutron secara tiba-tiba

d)

Kenaikan suhu air pendingin kondensor

e)

Matinya turbin generator

22.

Reaksi kimia eksotermik yang terjadi jika suhu kelongsong (Zirkonium) melebihi 1204°C akan menghasilkan...

a)

Nitrogen dan Oksigen

b)

Helium dan Panas

c)

Hidrogen dan Panas tambahan

d)

Karbon Dioksida

e)

Uap Iodin

23.

Sumber utama kenaikan dosis radiasi pada fase awal kecelakaan LOCA yang berasal dari celah bahan bakar (gap inventory) adalah...

a)

Uranium dan Plutonium

b)

Gas mulia (Kr, Xe) dan Iodin

c)

Cesium dan Stronsium

d)

Tritium dan Deuterium

e)

Kobalt-60 dan Besi-59

24.

Apa fungsi sistem Spray Kontainmen dalam memitigasi dampak radiologis pasca-LOCA?

a)

Mendinginkan teras reaktor secara langsung

b)

Menambah inventori air di dalam bejana reaktor

c)

Mencuci (scrubbing) Iodin dari udara kontainmen dan menurunkan tekanan

d)

Mencegah reaksi Zirkonium-Air

e)

Menyaring air limbah radioaktif

25.

Parameter PCT (Peak Cladding Temperature) pada analisis LOCA merujuk pada...

a)

Suhu rata-rata pendingin

b)

Suhu maksimum pada pusat bahan bakar (centerline)

c)

Suhu maksimum pada selubung/kelongsong bahan bakar

d)

Suhu uap yang keluar dari break

e)

Suhu air di dalam suppression pool

26.

Mengapa grafik fraksi void di teras menunjukkan angka 100% pada fase Blowdown hingga awal Reflood?

a)

Karena teras penuh dengan air cair

b)

Karena teras berisi uap sepenuhnya (hilangnya pendingin cair)

c)

Karena instrumen pengukuran rusak

d)

Karena moderator menyerap semua neutron

e)

Karena reaktor dalam kondisi Cold Shutdown

27.

Pada desain ESBWR, apa yang memicu sistem ICS (Isolation Condenser System) untuk mulai bekerja secara otomatis?

a)

Penurunan level air di reaktor secara perlahan

b)

Kenaikan tekanan reaktor atau penutupan katup uap utama (MSIV)

c)

Terjadinya gempa bumi skala kecil

d)

Kegagalan sistem listrik non-safety

e)

Penurunan suhu pada kolam supresi

28.

Apa perbedaan mendasar antara sistem sirkulasi pendingin pada BWR konvensional dengan ESBWR?

a)

ESBWR menggunakan lebih banyak pompa jet

b)

ESBWR menggunakan pompa sentrifugal berkecepatan tinggi

c)

ESBWR menggunakan sirkulasi alam dengan bantuan chimney tanpa pompa resirkulasi

d)

BWR konvensional tidak memiliki pompa resirkulasi

e)

ESBWR menggunakan gas helium sebagai pendingin

29.

Dalam diagram sistem ESBWR, kolam air yang terletak tepat di atas bejana reaktor dan berfungsi sebagai penyerap panas akhir (ultimate heat sink) untuk PCCS dan ICS adalah...

a)

Suppression Pool

b)

GDCS Pool

c)

IC/PCC Pool

d)

Spent Fuel Pool

e)

Condensate Storage Tank

30.

Sistem Vacuum Breaker pada kontainmen BWR berfungsi untuk...

a)

Mencegah tekanan vakum berlebih yang dapat merusak struktur drywell/wetwell

b)

Menyedot gas hidrogen keluar dari kontainmen

c)

Memutus aliran listrik saat terjadi vakum

d)

Menghentikan reaksi fisi saat tekanan turun

e)

Mengalirkan uap dari turbin ke kondensor

31.

Berapa lama sistem pasif ESBWR dirancang untuk dapat menjaga pendinginan reaktor tanpa intervensi operator dan tanpa listrik AC?

a)

8 jam

b)

24 jam

c)

36 jam

d)

72 jam

e)

1 minggu

32.

Pada reaktor CANDU (PHWR), terdapat dua sistem shutdown independen. Sistem Shutdown 2 (SDS2) bekerja dengan cara...

a)

Menjatuhkan batang kendali gravitasi (Shutoff Rods)

b)

Menginjeksikan larutan racun neutron (Gadolinium Nitrat) ke dalam moderator

c)

Membuang moderator air berat ke tangki penampung

d)

Meningkatkan tekanan moderator untuk mematikan reaksi

e)

Mengaktifkan sistem pendingin darurat

33.

Salah satu fitur keselamatan inheren pada reaktor HTGR adalah penggunaan bahan bakar TRISO. Apa keunggulan utama partikel TRISO?

a)

Dapat mendaur ulang limbah nuklir sendiri

b)

Memiliki lapisan keramik yang mampu menahan produk fisi hingga suhu >1600°C

c)

Berbentuk cair sehingga mudah dipindahkan

d)

Menghasilkan lebih sedikit panas peluruhan

e)

Dapat beroperasi pada tekanan atmosfer

34.

Mengapa moderator Grafit pada reaktor HTGR berkontribusi pada keselamatan pasif saat terjadi kecelakaan?

a)

Grafit dapat memadamkan api secara otomatis

b)

Grafit memiliki kapasitas panas (termal inersia) yang sangat besar, memperlambat kenaikan suhu

c)

Grafit menyerap semua radiasi gamma yang terlepas

d)

Grafit berubah menjadi gas saat suhu tinggi untuk mendinginkan teras

e)

Grafit berfungsi sebagai perisai biologi utama

35.

Pada reaktor MSR (Molten Salt Reactor), apa fungsi dari "Freeze Plug"?

a)

Mencegah bahan bakar membeku di pipa

b)

Sumbat beku yang akan meleleh saat suhu berlebih, membiarkan bahan bakar mengalir ke tangki pembuangan subkritis

c)

Mendinginkan garam cair sebelum masuk ke penukar panas

d)

Menutup jalur uap radioaktif ke turbin

e)

Mengisolasi bejana reaktor dari lingkungan luar

36.

Karakteristik keselamatan neutronik apa yang dimiliki HTGR ketika suhu bahan bakar meningkat?

a)

Koefisien Doppler Negatif (reaktivitas turun saat suhu naik)

b)

Koefisien Void Positif

c)

Koefisien Moderator Positif

d)

Peningkatan fluks neutron cepat

e)

Reaktivitas tidak berubah terhadap suhu

37.

Keuntungan utama pengisian bahan bakar on-power (saat reaktor beroperasi) pada CANDU dari sisi keselamatan adalah...

a)

Mengurangi paparan radiasi total pada pekerja

b)

Meminimalkan kelebihan reaktivitas (excess reactivity) di dalam teras

c)

Menghilangkan kebutuhan akan kolam bahan bakar bekas

d)

Memungkinkan penggunaan uranium yang diperkaya tinggi

e)

Mencegah terjadinya Xenon poisoning

38.

Sesuai regulasi (seperti 10 CFR 50.46), berapa batas maksimum suhu kelongsong (Peak Cladding Temperature) yang diizinkan saat terjadi LOCA?

a)

800°C

b)

1000°C

c)

1204°C (2200°F)

d)

1500°C

e)

2800°C (Titik leleh UO2)

39.

Selain batas suhu, kriteria penerimaan ECCS juga membatasi jumlah oksidasi kelongsong maksimum sebesar...

a)

1% dari ketebalan awal

b)

5% dari ketebalan awal

c)

17% dari ketebalan awal

d)

50% dari ketebalan awal

e)

100% (oksidasi total diperbolehkan)

40.

Pada tampilan simulator reaktor (PCTRAN/Lainnya), indikator warna apa yang umumnya digunakan untuk menunjukkan bahwa sebuah katup (valve) dalam posisi TERBUKA?

a)

Hijau

b)

Merah

c)

Kuning

d)

Putih

e)

Biru

41.

Fenomena "Hydrogen Generation" saat kecelakaan LOCA parah disebabkan oleh reaksi antara...

a)

Uranium Oksida dan Air

b)

Kelongsong Zirkonium panas dan Uap Air

c)

Grafit dan Udara

d)

Boron dan Baja Stainless

e)

Neutron dan Air Berat

42.

Pada fase "Blowdown" saat LB-LOCA, mekanisme perpindahan panas yang terjadi di teras berubah dari Nucleate Boiling menjadi...

a)

Single-phase convection

b)

Film Boiling (DNB)

c)

Kondensasi

d)

Konduksi murni

e)

Radiasi saja

43.

Apa peran Akumulator (SIT - Safety Injection Tank) pada fase awal LOCA?

4 lines
44.

Apa peran Akumulator (SIT - Safety Injection Tank) pada fase awal LOCA?

a)

Menyediakan injeksi air pasif bertekanan tinggi/menengah segera setelah tekanan reaktor turun di bawah setpoint

b)

Memompa air secara aktif terus menerus selama 24 jam

c)

Menyemprotkan air ke atmosfer kontainmen

d)

Mendinginkan generator uap

e)

Menyaring udara yang keluar dari reaktor

45.

Jika terjadi kebocoran pipa Cold Leg (LB-LOCA), mengapa injeksi ECCS pada fase awal seringkali gagal masuk ke teras (fenomena ECC Bypass)?

a)

Karena pompa ECCS belum menyala

b)

Karena kecepatan uap yang keluar dari patahan pipa mendorong air injeksi keluar sebelum mencapai lower plenum

c)

Karena katup injeksi macet

d)

Karena air di tangki ECCS habis

e)

Karena tekanan reaktor masih terlalu tinggi untuk akumulator

46.

Pada analisis dosis radiasi pasca-LOCA, gas mulia (Noble Gases) seperti Xenon dan Kripton memberikan kontribusi dosis terutama melalui jalur...

a)

Inhalasi (terhirup) dan mengendap di tiroid

b)

Ingesti (tertelan) melalui makanan

c)

Penyinaran eksternal (submersion) dari awan radioaktif

d)

Kontak kulit langsung

e)

Pengendapan di tulang

47.

Mengapa Iodin-131 dianggap sebagai salah satu radionuklida paling berbahaya bagi publik dalam jangka pendek setelah kecelakaan reaktor?

a)

Karena memiliki waktu paruh ribuan tahun

b)

Karena mudah menguap dan terakumulasi di kelenjar tiroid manusia

c)

Karena tidak dapat ditahan oleh filter apapun

d)

Karena memancarkan radiasi alfa yang sangat kuat

e)

Karena dapat meledak jika terkena air

48.

Dalam manajemen kecelakaan parah (Severe Accident Management), strategi "In-Vessel Retention" (IVR) bertujuan untuk...

a)

Memastikan semua bahan bakar tetap berada di dalam bejana reaktor dengan mendinginkan dinding luar bejana

b)

Mengembalikan bahan bakar yang meleleh ke kolam bahan bakar

c)

Menutup semua katup isolasi uap

d)

Meningkatkan tekanan bejana reaktor

e)

Mencegah injeksi air ke dalam reaktor

49.

Manakah pernyataan yang benar mengenai "Source Term" dalam analisis keselamatan?

a)

Jumlah bahan bakar yang dimasukkan ke reaktor saat refueling

b)

Jumlah dan jenis radionuklida yang berpotensi lepas ke lingkungan saat kecelakaan

c)

Sumber listrik yang digunakan untuk menyalakan pompa ECCS

d)

Lokasi geografis di mana reaktor dibangun

e)

Biaya total pembangunan reaktor

50.

Pada simulator, jika grafik "Reactor Water Level" menunjukkan penurunan drastis hingga di bawah TAF (Top of Active Fuel), apa implikasi keselamatannya?

a)

Reaktor dalam kondisi aman dan stabil

b)

Bahan bakar tidak lagi terendam air dan suhu kelongsong akan meningkat cepat

c)

Pompa resirkulasi bekerja terlalu cepat

d)

Efisiensi turbin akan meningkat

e)

Tekanan reaktor akan naik secara otomatis

51.

Fungsi utama dari sistem Containment Spray selain menurunkan tekanan adalah...

a)

Mendinginkan pompa utama

b)

Mengurangi konsentrasi fisi produk aerosol dan iodin di udara kontainmen (scrubbing)

c)

Membersihkan lantai kontainmen

d)

Menambah level air di bejana reaktor

e)

Memadamkan api di ruang kontrol

52.

Dalam grafik analisis LOCA, momen ketika suhu kelongsong (Cladding Temp) mulai turun tajam setelah mencapai puncak disebut...

a)

Dryout

b)

Blowdown

c)

Quenching (Rewetting)

d)

Meltdown

e)

Depressurization