wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

KONSENTRASI AGRIBISNIS PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN

Total questions: 50

Worksheet time: 1hrs 15mins

Name
Class
Date
1.

Sebuah usaha kecil memproduksi keripik singkong dalam skala rumahan. Dalam prosesnya, pekerja tidak menggunakan sarung tangan, lantai ruang produksi sering basah karena cucian bahan, dan tidak ada pencatatan suhu penyimpanan bahan baku. Setelah beberapa minggu beredar, produk mereka dikembalikan oleh konsumen karena berjamur dan berbau tidak sedap. Berdasarkan kasus tersebut, tindakan paling tepat yang mencerminkan penerapan prinsip GMP untuk mencegah masalah yang sama adalah…

a)

Meningkatkan promosi dan memberikan diskon agar konsumen tetap membeli meskipun ada keluhan.

b)

Menyediakan APD (Alat Pelindung Diri), menjaga kebersihan ruang produksi, serta membuat pencatatan monitoring suhu penyimpanan.

c)

Membeli bahan baku lebih banyak agar tidak kehabisan stok dan mempercepat produksi.

d)

Menurunkan harga produk untuk menutupi kerugian akibat pengembalian.

e)

Mengganti bahan baku dengan bahan instan siap pakai tanpa memperhatikan kualitasnya.

2.

Sebuah pabrik minuman sari buah jambu biji menggunakan botol plastik sebagai kemasan. Dalam audit internal ditemukan bahwa area pengisian tidak memiliki kontrol kebersihan yang memadai, beberapa botol masih berdebu saat digunakan, dan tidak ada proses quality control sebelum distribusi. Beberapa konsumen melaporkan minuman terasa asam sebelum tanggal kedaluwarsa. Jika Anda sebagai supervisor produksi, langkah analisis kritis yang harus dilakukan pertama kali untuk memastikan keamanan pangan adalah…

a)

Menarik semua produk dari pasaran, mengevaluasi sanitasi ruang pengisian, serta memperbaiki sistem quality control.

b)

Mengganti kemasan botol plastik dengan kemasan kaca tanpa mempertimbangkan biaya produksi.

c)

Memberikan kompensasi berupa voucher kepada konsumen yang komplain tanpa melakukan investigasi.

3.

Sebuah perusahaan roti ingin memperluas pasar hingga ke supermarket besar. Namun saat dilakukan audit eksternal, ditemukan catatan produksi yang tidak lengkap, pekerja tidak rutin mencuci tangan, dan ruang penyimpanan bahan baku masih bercampur antara tepung dan bahan kimia pembersih. Analisislah, apa risiko terbesar jika perusahaan tersebut tidak segera memperbaiki sistem GMP?

a)

Produk ditolak supermarket, menurunkan citra perusahaan, serta meningkatkan risiko kontaminasi silang.

b)

Produksi lebih cepat karena tidak ada prosedur administrasi yang rumit.

c)

Konsumen akan menerima apa adanya karena harga produk lebih murah.

d)

Tidak ada risiko serius karena produk roti selalu dipanggang pada suhu tinggi.

e)

Keuntungan meningkat karena perusahaan mengurangi biaya operasional.

4.

Sebuah UKM memproduksi minuman sari kedelai dalam kemasan botol plastik. Saat ingin masuk ke pasar retail modern, pihak retail meminta dokumen spesifikasi produk. Namun, dokumen yang dibuat hanya mencantumkan nama produk, tanggal produksi, dan harga jual. Mengapa dokumen spesifikasi produk tersebut dianggap belum memenuhi standar industri pangan?

a)

Karena harga jual tidak seharusnya ditampilkan dalam dokumen spesifikasi produk

b)

Karena dokumen harus memuat informasi teknis seperti komposisi, karakteristik fisik, kimia, mikrobiologi, kemasan, serta standar mutu.

c)

Karena dokumen hanya boleh dibuat oleh lembaga pengawas, bukan oleh UKM sendiri.

d)

Karena retail biasanya hanya membutuhkan informasi kadaluarsa, bukan spesifikasi lengkap.

e)

Karena konsumen tidak tertarik membaca spesifikasi produk secara rinci.

5.

Sebuah perusahaan roti ingin mengekspor produknya ke luar negeri. Pihak importir meminta spesifikasi produk yang mencantumkan shelf life (umur simpan), standar mikrobiologi, dan klaim “tanpa pengawet”. Perusahaan belum melakukan uji laboratorium mikrobiologi secara resmi, namun tetap menuliskan bahwa produk aman dari cemaran. Apa risiko utama dari tindakan perusahaan tersebut?

a)

Produk ditolak di negara tujuan karena spesifikasi tidak dapat dipertanggungjawabkan.

b)

Produk menjadi lebih mahal karena perlu biaya sertifikasi.

c)

Konsumen luar negeri lebih memilih produk lokal.

d)

Importir menunda pembayaran meskipun produk sudah diterima.

e)

Tidak ada risiko serius karena produk sudah dipanggang dengan suhu tinggi.

6.

Dalam perdagangan internasional, pemotongan karkas biasanya mengikuti suatu aturan tertentu dan bagian-bagian pemotongan juga memiliki nama-nama tertentu. Round, sirloin, short loin, flank, plate, rib, brisket, cross cut, chuck, dan foreshank adalah pemotongan karkas pada……

a)

Karkas sapi muda

b)

Karkas sapi dewasa

c)

Karkas kambing muda

d)

Karkas kambing dewasa

e)

Karkas babi

7.

Karkas-karkas dari ternak besar (sapi, kerbau, kuda) pada umumnya dilakukan proses pelayanan (aging conditioning) dengan menggantung atau menyimpannya pada tempat tertentu dengan temperature kamar dan diatas temperature beku daging (-1,5 oC). Selama pelayanan, akan terjadi peningkatan keempukan dan flavor daging serta penyelesaian proses-proses fisiologis otot postmortem. Proses fisiologis tersebut disebut dengan istilah….

a)

Thow rigor

b)

Thaw mortis

c)

Rigor mortis

d)

Rigor post

e)

Post mortis

8.

Pada umumnya produk-produk olahan daging memerlukan teknik-teknik pengecilan ukuran, pencampuran, emulsifikasi, pengasapan dan lain-lain. Produk olahan daging dibawah ini yang menerapkan teknik pengecilan ukuran dengan cara disuwir adalah….

a)

Dendeng

b)

Steak

c)

Nugget

d)

Abon

e)

Sosis

9.

Pada proses memasak daging sapi memerlukan waktu yang lama agar daging sapi menjadi empuk atau lunak. Beberapa enzim berikut dapat berperan dalam memperlunak tekstur daging adalah…

a)

bromelin dan amilase

b)

Bromelin dan selulosa

c)

papain dan selulosa

d)

papain dan amilase

e)

papain dan bromelin

10.

Curing yang dilakukan pada daging dalam pembuatan sosis diberi garam nitrit/nitrat agar diperoleh daging yang berwarna merah cerah. Fungsi penambahan garam nitrit / nitrat yang salah satunya berfungsi sebagai anti microbial. Microba yang dimaksud adalah…

a)

Clostrodium botulinum

b)

Lactobacillus acidophilus

c)

Lactobacillus bulgaricus

d)

Lactobacillus casei

e)

Acetobacter aceti

11.

Penyembelihan merupakan proses mematikan ternak dengan memotong tiga saluran pada leher, saluran leher yang dimaksud adalah…

a)

A. Esofagus, rumen, retikulum

b)

B. Trakea, abomasum, esofagus

c)

C. Retikulum, omasum, abomasum

d)

D. Arteri karostis, omasum, abomasum

e)

E. Saluran esofagus, arteri karostis & vena jugularis, trakea

12.

Warna daging segar pada sapi dipengaruhi oleh kandungan pigmen. Nama pigmen tersebut adalah…

a)

Miosin

b)

Aktin

c)

Mioglobin

d)

Hemoglobin

e)

Miofibril

13.

Pada pembuatan bakso perlu penambahan es batu. Es batu yang ditambahkan dimaksudkan mencegah terjadinya kenaikan suhu daging giling selama proses emulsifikasi berlangsung. Suhu berapakah pada penggilingan daging agar proteinnya tidak rusak?

a)

36 °C

b)

30 °C

c)

26°C

d)

16 °C

e)

10°C

14.

Bahan tambahan pangan (BTP) pada proses pembuatan bakso yang berfungsi untuk meningkatkan daya ikat pada air adalah…

a)

Soda kue

b)

Tepung tapioka

c)

Es batu

d)

Telur

e)

STPP

15.

Bakso merupakan makanan olahan daging yang digiling, yang dicampur dengan tepung, bumbu-bumbu dan bahan lain, dibentuk bola-bola serta dimasak dengan direbus. Dalam pengolahan bakso ikan, karakteristik produk yang diharapkan adalah ....

a)

tekstur kompak, elastis, kenyal, terdapat serat daging, bagian dalam berair, renyah

b)

tekstur elastis, kenyal tetapi tidak liat, bagian dalam lunak dan berair, tidak terdapat serat daging

c)

tekstur padat, tidak ada rongga pada bagian dalam, lunak, bentuk bulat sempurna, elastis, tidak berair

d)

tekstur padat, kompak, elastis tetapi tidak liat, bagian dalam berair dan berongga kecil, bentuk seragam

e)

tekstur kompak, elastis, kenyal tetapi tidak liat, tidak ada serat daging, tidak lembek, tidak berair

16.

Sifat morfologis daging berhubungan dengan aspek ....

a)

bentuk, ukuran, warna, sifat permukaan, dan volume

b)

bentuk, ukuran, warna, tekstur dan marbling

c)

bentuk, ukuran, warna, volume, dan susunan

d)

bentuk, ukuran, volume, susunan, dan berat jenis

e)

bentuk, volume, warna, sifat permukaan, dan berat jenis

17.

Dalam pembuatan sosis, penambahan garam dapur dan garam polifosfat secara bersamaan dapat berpengaruh pada……

a)

pH, pengembangan adonan dan daya ikat air dari daging

b)

Rasa, pengembangan adonan dan daya ikat air dari daging

c)

Rasa, warna dan daya ikat air dari daging

d)

Rasa, pH dan daya ikat air dari daging

18.

Sosis yang mengalami kerusakan mempunyai tanda-tanda sebagai berikut!

a)

Terjadi perubahan warna, bau menyimpang, volume menyusut dan berlendir

b)

Terjadi perubahan warna, bau menyimpang, rasa asam dan berlendir

c)

Terjadi perubahan warna, bau menyimpang, volume bertambah dan berlendir

d)

Terjadi perubahan warna, rasa masam, volume menyusut dan berlendir

e)

Terjadi perubahan bentuk, bau menyimpang, volume menyusut dan berlendir

19.

Pada proses pembuatan sosis ayam selain bahan diperlukan juga berbagai macam peralatan. Apa nama alat yang berfungsi untuk memasukkan adonan sosis ke dalam selongsong yaitu....

a)

autoclave

b)

colony counter

c)

sausage filler

d)

mixer

e)

chooper

20.

Sebuah industri kecil pengolahan susu pasteurisasi mendapat keluhan konsumen karena produk susu cepat basi meskipun baru 2 hari disimpan dalam lemari pendingin. Setelah dilakukan investigasi, ditemukan bahwa: • Air yang digunakan untuk mencuci botol isi ulang tidak diuji kualitasnya. • Tidak ada pencatatan proses sanitasi. • Pekerja tidak menggunakan sarung tangan saat pengisian. Dari hasil investigasi tersebut, kunci sanitasi industri yang paling mendesak untuk diperbaiki terlebih dahulu adalah…

a)

Pengendalian hama dan kebersihan lingkungan.

b)

Dokumentasi & pencatatan proses sanitasi.

c)

Sanitasi air yang digunakan dalam proses produksi.

d)

Penyimpanan bahan baku susu dalam ruang dingin.

e)

Peralatan produksi yang berbahan stainless steel.

21.

Dalam sebuah pabrik susu UHT, pekerja ditemukan tidak mencuci tangan sebelum masuk ke ruang pengolahan, ada botol susu kosong diletakkan di lantai tanpa alas, serta tidak tersedia wastafel khusus untuk cuci tangan di dekat ruang produksi. Jika Anda sebagai supervisor, analisislah kunci sanitasi industri yang terkait langsung dengan kasus tersebut!

a)

Pengendalian hama dan kebersihan lingkungan.

b)

Dokumentasi & pencatatan proses sanitasi.

c)

Sanitasi air yang digunakan dalam proses produksi.

d)

Penyimpanan bahan baku susu dalam ruang dingin.

e)

Peralatan produksi yang berbahan stainless steel.

22.

Sebuah perusahaan susu bubuk memiliki ruang penyimpanan bahan baku yang berdebu, tidak ada ventilasi yang baik, dan karung susu bubuk diletakkan langsung menempel dengan dinding serta lantai. Setelah dilakukan audit, ditemukan kontaminasi serangga kecil dalam bahan baku.

Pertanyaan:
Dari kasus tersebut, kombinasi
dua kunci sanitasi yang paling tepat untuk mencegah masalah berulang adalah…

a)

Higiene & kesehatan karyawan serta fasilitas bangunan.

b)

Penyimpanan bahan baku dan pengendalian hama.

c)

Sanitasi air dan dokumentasi proses.

d)

Penggunaan peralatan stainless steel dan pengendalian hama.

e)

Lokasi pabrik dan jalur distribusi.

23.

Sebuah perusahaan susu bubuk memiliki ruang penyimpanan bahan baku yang berdebu, tidak ada ventilasi yang baik, dan karung susu bubuk diletakkan langsung menempel dengan dinding serta lantai. Setelah dilakukan audit, ditemukan kontaminasi serangga kecil dalam bahan baku. Dari kasus tersebut, kombinasi dua kunci sanitasi yang paling tepat untuk mencegah masalah berulang adalah…

a)

Lokasi pabrik & sanitasi air.

b)

Higiene karyawan & pencatatan sanitasi.

c)

Peralatan produksi & fasilitas bangunan.

d)

Penyimpanan bahan baku & pengendalian hama.

e)

Dokumentasi sanitasi & distribusi produk.

24.

Warna kekuningan pada susu terutama disebabkan oleh kandungan…

a)

Ribovlavin

b)

Laktosa

c)

Karoten

d)

Fosfor

e)

Kalsium

25.

Perubahan pH susu dari netral ke asam pada penyimpanan menunjukkan…

a)

Denaturasi protein

b)

Oksidasi vitamin

c)

Pertumbuhan mikroba

d)

Penguapan air

e)

Pembekuan lemak

26.

Susu UHT lebih tahan lama karena...

a)

dipanaskan pada suhu sangat tinggi dalam waktu singkat

b)

mengandung bahan pengawet kimia

c)

disimpan dalam lemari pendingin khusus

d)

menggunakan susu bubuk sebagai bahan dasar

27.

Apabila susu tidak diaduk saat dipanaskan, kemungkinan yang terjadi adalah

a)

Susu tetap homogen

b)

Kandungan lemak meningkat

c)

Terbentuk busa stabil

d)

Emulsi susu pecah

e)

Terjadi kerusakan vitamin

28.

Susu yang akan diolah menjadi yogurt harus memenuhi standar mutu tertentu. Salah satu syarat utama bahan baku susu untuk fermentasi adalah…

a)

Kandungan lemak tinggi agar yogurt lebih kental.

b)

Tidak mengandung residu antibiotik karena dapat menghambat pertumbuhan bakteri starter.

c)

Memiliki kadar protein tinggi

d)

memiliki kadar gula tinggi

e)

mengandung air lebih banyak untuk mempercepat fermentasi

29.

Dalam pembuatan yogurt, proses pasteurisasi susu sebelum penambahan starter bertujuan untuk…

a)

Membunuh bakteri patogen dan memperbaiki tekstur yogurt.

b)

Membuat rasa yogurt lebih asam.

c)

Mengurangi kadar protein dalam susu.

d)

Menambah kadar gula susu.

e)

Menurunkan kandungan lemak susu.

30.

Salah satu tahap penting dalam pembuatan es krim adalah homogenisasi. Fungsi utama homogenisasi adalah…

a)

Membuat rasa es krim lebih manis.

b)

Memecah globula lemak agar lebih halus sehingga tekstur es krim lebih lembut.

c)

Menghilangkan bakteri patogen dalam susu.

d)

Menurunkan suhu adonan es krim sebelum dibekukan.

31.

Es krim yang sudah dikemas dalam cup harus disimpan pada suhu…

a)

0 – 5 °C agar tidak membeku terlalu keras.

b)

-18 °C atau lebih rendah untuk mempertahankan kualitas tekstur dan rasa.

c)

Suhu ruang (25 – 30 °C) agar mudah dikonsumsi.

d)

10 – 15 °C agar tetap setengah cair.

e)

Suhu fluktuatif untuk menyesuaikan kondisi pasar.

32.

Yogurt dalam kemasan cup plastik sering disegel dengan penggunaan segel ini adalah…

a)

Menambah cita rasa khas logam pada yogurt.

b)

Mempercepat proses fermentasi di dalam kemasan.

c)

Mencegah kontaminasi mikroba dan menjaga higienitas produk.

d)

Mengurangi kadar air yogurt agar lebih kental.

e)

Memberikan aroma khas pada produk.

33.

Sebuah usaha kecil membuat yogurt dalam kemasan cup plastik. Setelah satu minggu dipasarkan, beberapa konsumen mengeluhkan yogurt mengembang (kemasan cup menggelembung). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa: • Suhu penyimpanan produk tidak stabil (sering naik turun). • Proses pasteurisasi dilakukan dengan waktu yang terlalu singkat. Analisislah penyebab utama kemasan yogurt mengembang dan langkah perbaikan yang paling tepat!

a)

Proses fermentasi terlalu lama → solusi: kurangi jumlah starter.

b)

Kemasan plastik tidak sesuai → solusi: ganti dengan kemasan kaca.

c)

Konsumen menyimpan produk di suhu rendah → solusi: ubah cara distribusi.

d)

Kontaminasi mikroba akibat pasteurisasi tidak optimal → solusi: lakukan pasteurisasi sesuai standar.

e)

Starter bakteri terlalu aktif → solusi: hentikan fermentasi sebelum 3 jam.

34.

Sebuah pabrik es krim menerima keluhan konsumen karena produk yang baru dibeli dari supermarket cepat meleleh, tekstur kasar (berkristal), dan rasa tidak konsisten. Audit internal menunjukkan bahwa: • Proses homogenisasi tidak dilakukan dengan tekanan yang cukup. • Penyimpanan di gudang tidak stabil, suhunya sering naik di atas -10 °C. • Pencatatan suhu penyimpanan tidak dilakukan secara rutin. Apa penyebab utama masalah pada produk es krim tersebut?

a)

Proses homogenisasi tidak dilakukan dengan tekanan yang cukup.

b)

Penyimpanan di gudang tidak stabil, suhunya sering naik di atas -10 °C.

c)

Pencatatan suhu penyimpanan tidak dilakukan secara rutin.

d)

Proses pasteurisasi terlalu singkat.

e)

Pengemasan tidak rapat.

35.

Sebuah pabrik es krim menerima keluhan konsumen karena produk yang baru dibeli dari supermarket cepat meleleh, tekstur kasar (berkristal), dan rasa tidak konsisten. Audit internal menunjukkan bahwa:

·       Proses homogenisasi tidak dilakukan dengan tekanan yang cukup.

·       Penyimpanan di gudang tidak stabil, suhunya sering naik di atas -10 °C.

·       Pencatatan suhu penyimpanan tidak dilakukan secara rutin.

Pertanyaan:
Berdasarkan kasus tersebut, apa penyebab utama mutu es krim menurun dan bagaimana solusi yang paling tepat?

a)

Starter bakteri terlalu aktif → solusi: kurangi proses fermentasi.

b)

Susu bahan baku tidak segar → solusi: ganti dengan susu bubuk impor.

c)

Kemasan es krim tidak menarik → solusi: gunakan desain kemasan baru.

d)

Proses pasteurisasi terlalu lama → solusi: kurangi suhu pasteurisasi.

e)

Homogenisasi tidak sempurna & suhu penyimpanan tidak stabil → solusi: perbaiki homogenisasi dan lakukan cold chain management.

36.

Peran bakteri asam laktat dalam pembuatan yogurt adalah…

a)

Menghasilkan enzim lipase

b)

Menurunkan pH dan menggumpalkan protein

c)

Meningkatkan kadar lemak

d)

Menambah mineral

e)

Menghilangkan laktosa sepenuhnya

37.

Pada pembuatan keju, enzim rennet berfungsi untuk…

a)

Memecah lemak

b)

Menggumpalkan kasein

c)

Menurunkan kadar gula

d)

Menambah rasa

e)

Membunuh bakteri

38.

Produk susu fermentasi cenderung lebih tahan lama karena…

a)

Ditambahkan pengawet

b)

Protein terurai menjadi asam amino

c)

Mengandung gula lebih banyak

d)

pH rendah menghambat pertumbuhan mikroba patogen

e)

Kadar lemak tinggi

39.

Daging yang digunakan sebagai bahan baku bakso harus memenuhi syarat tertentu agar teksturnya kenyal. Karakteristik daging yang tepat untuk pembuatan bakso adalah…

a)

Daging segar dengan kadar air tinggi agar lebih lembut

b)

Daging sisa, berwarna agak kecokelatan, rendah protein.

c)

Daging beku, berwarna pucat, berlemak banyak.

d)

Daging segar, berwarna merah cerah, tidak berlemak berlebih.

e)

Daging segar, berwarna merah cerah, berlemak tinggi.

40.

Salah satu tahap penting dalam pembuatan nugget adalah coating (pelapisan). Tujuan utama proses ini adalah…

a)

Menambah aroma khas daging.

b)

Mengurangi kandungan protein dalam nugget.

c)

Membuat nugget lebih renyah dan melindungi produk saat digoreng.

d)

Memperpanjang umur simpan dengan membunuh mikroba.

e)

Menghilangkan kadar lemak berlebih.

41.

Dalam pengolahan sosis, daging digiling halus kemudian dicampur dengan es batu atau air es. Tujuan penambahan es batu dalam adonan sosis adalah…

a)

Menambah kadar air agar lebih mengembang.

b)

Mengurangi kadar lemak dalam sosis.

c)

Memberikan rasa lebih gurih.

d)

Menghambat kenaikan suhu adonan sehingga protein daging tidak rusak.

e)

Menggantikan peran tepung sebagai bahan pengisi.

42.

Bakso yang tidak diberi bahan pengawet harus disimpan pada kondisi tertentu agar tidak cepat rusak. Cara penyimpanan yang benar adalah…

a)

Direndam dalam air biasa.

b)

Suhu 10–15 °C agar teksturnya tetap kenyal.

c)

Di tempat teduh dengan sirkulasi udara.

d)

Suhu ruang dalam wadah tertutup.

e)

Pendinginan pada suhu 0–4 °C atau pembekuan pada -18 °C.

43.

Sosis beku yang dipasarkan di supermarket biasanya dikemas menggunakan plastik vakum (vacuum packaging). Kelebihan utama metode ini adalah…

a)

Menambah cita rasa asap pada sosis

b)

Mengurangi kadar protein sosis.

c)

Mencegah oksidasi lemak dan pertumbuhan mikroba sehingga umur simpan lebih panjang.

d)

Membuat sosis lebih cepat matang saat dimasak.

e)

Menghemat biaya produksi karena plastik vakum lebih murah.

44.

Sebuah usaha bakso rumahan mendapat keluhan dari konsumen karena tekstur bakso terlalu lembek dan berair. Setelah ditelusuri, ditemukan bahwa: a. Daging yang digunakan adalah daging beku yang sudah dicairkan beberapa kali. b. Proses penggilingan daging berlangsung terlalu lama sehingga suhu adonan naik. c. Penambahan tepung pengisi dilakukan melebihi 20%. Apa penyebab utama tekstur bakso menjadi lembek dan langkah perbaikan yang paling tepat?

a)

Daging beku dicairkan berulang → gunakan daging segar atau daging beku yang dicairkan sekali dengan benar.

b)

Penggilingan terlalu lama → kurangi waktu giling agar tekstur tidak hancur.

c)

Tepung pengisi terlalu banyak → kurangi hingga 10–15%.

d)

Faktor A, B, dan C secara bersama-sama memengaruhi tekstur → perbaikan harus dilakukan pada semua faktor.

e)

Konsumen menyimpan bakso di suhu ruang → edukasi konsumen tentang penyimpanan.

45.

Dalam pembuatan mie sayur, salah satu penerapan GMP pada tahap penerimaan bahan baku adalah…

a)

Menggunakan sayuran sisa pasar agar biaya produksi lebih murah.

b)

Menyimpan sayuran bersama bahan kimia pembersih di ruang yang sama.

c)

Memastikan sayuran segar, bebas dari pestisida berlebihan, dan dicuci dengan air bersih yang layak konsumsi.

d)

Menggunakan sayuran yang sudah layu karena masih bisa diolah.

e)

Mengabaikan mutu sayuran karena akan diproses dengan suhu tinggi.

46.

Pada proses pencampuran adonan mie sayur, penerapan GMP yang tepat adalah…

a)

Pekerja menggunakan sarung tangan bersih dan area produksi dijaga higienitasnya.

b)

Adonan mie dibiarkan di lantai sebelum dicetak.

c)

Sayuran dicampurkan tanpa dicuci agar nutrisi tidak hilang.

d)

Adonan dikerjakan dengan tangan kosong tanpa mencuci tangan.

e)

Mie sayur langsung dicetak tanpa pengendalian suhu ruang.

47.

Penerapan GMP yang harus diperhatikan untuk mencegah kontaminasi mikroba pada mie sayur adalah…

a)

Menjaga kebersihan peralatan dan lingkungan produksi

b)

Menambah pewarna buatan pada mie

c)

Mengurangi waktu perebusan mie

d)

Menyimpan mie pada suhu ruang terlalu lama

48.

Setelah mie sayur selesai dibuat, tahap penyimpanan harus memenuhi prinsip GMP, yaitu…

a)

Menyimpan mie sayur di suhu ruang terbuka agar cepat kering.

b)

Menyimpan mie sayur di ruang bersih dengan suhu sesuai standar (dingin/kering) agar umur simpan lebih panjang.

c)

Menyimpan mie bersama dengan sayuran mentah.

d)

Menyimpan mie di ruang lembab agar tetap elastis.

e)

Menyimpan mie tanpa kemasan agar konsumen bisa mencium aromanya.

49.

Susu bubuk dibuat dengan cara…

a)

Fermentasi

b)

Evaporasi dan pengeringan semprot

c)

Pendinginan cepat

d)

Penambahan enzim

e)

Pengasaman

50.

Dalam produksi keju, potensi bahaya mikrobiologi sangat besar karena produk berbahan dasar susu. Jika manajer produksi ingin menerapkan strategi pencegahan yang komprehensif, maka langkah paling tepat adalah …

a)

Melakukan pasteurisasi susu, menjaga suhu penyimpanan, dan mengontrol higiene pekerja

b)

Menambahkan zat pengawet supaya produk lebih tahan terhadap bahaya mikrobiologi

c)

Mengganti kemasan plastik dengan kemasan kaca

d)

Mengurangi kadar lemak susu agar produk lebih sehat

e)

Memberikan pelatihan pemasaran digital kepada karyawan