Font size
WorksheetsPEMBAHASAN SOAL BLOK 2.3 SE20TONIN
Total questions: 100
Worksheet time: 55mins
Seorang anak perempuan berusia 15 tahun dibawa ibunya ke IGD RS dengan keluhan demam sejak 2 minggu yang lalu. Sebelumnya pasien mengeluhkan nyeri tenggorokan dan nyeri yang berpindah disertai sesak napas. Pada pemeriksaan fisik ditemukan tekanan darah 130/80 mmHg, denyut nadi 110x/menit. frekuensi napas 24 x/menit, suhu 37,5 C. Terdengar murmur pansistolik grade IV/VI di apeks yang menjalar ke aksila. Dokter menduga pasien menderita demam rematik. Apakah tanda kardinal yang ditemukan pada pasien?
Frekuensi nadi 110x/menit
Demam sejak 2 minggu yang lalu
Nyeri sendi yang berpindah pindah
Nyeri tenggorokan
Sesak nafas
Seorang pasien laki-laki 55 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan sesak nafas sejak 3 bulan ini. Sesak dirasakan terutama saat melakukan aktivitas berat, namun akhir-akhir ini sesak juga dirasakan sesudah mandi. Pasien juga mengeluhkan kedua kaki bengkak dan perut juga terasa bengkak. Bahkan dalam 1 minggu belakangan pasien sering terbangun pada malam hari karena sesak dan harus tidur dengan 3 bantal di kepala. Pasien pernah merasakan nyeri dada seperti terhimpit dan menjalar ke lengan kiri 5 bulan yang lalu yang disertai dengan keringat dingin, namun pasien tidak memeriksakan keluhan itu lebih lanjut Pasien mempunyai riwayat hipertensi, namun memilih untuk tidak minum obat. Riwayat penyakit jantung koroner ada di keluarga karena ayah pasien meninggal mendadak pada usia 40 tahun. Pemeriksaan fisik tampak sakit sedang kesadaran kompos mentis, TD 170/100 mmHg, nadi 110x/menit, nafas 22x/menit.
Syok Kardiogenik
Acute lung Edema
Right Heart Failure
Congestive heart Failure
Acute Decompensated Heart Failure
Bagaimana mekanisme pada sindroma koroner akut
Aktifnya trombosit
Hipertensi tidak terkontrol
Pecahnya plaque atherosclerosis dan erosi plaque atherosclerosis
Ketidakseimbangan supply dan demand
Aktifnya faktor pembekuan
Untuk melakukan interpretasi hasil pemeriksaan elektrokardiogram pada pasien anak, berdasarkan apakah nilai normal pemeriksaan EKG
Jenis kelamin
Umur
Denyut jantung
Panjang badan/tinggi badan
Laki-laki 58 tahun datang dengan keluhan mudah lelah bila beraktivitas sejak 3 bulan yang lalu. Pasien dikenal menderita hipertensi sejak 5 tahun yang lalu namun tidak kontrol teratur. Diabetes dan dislipidemia disangkal pasien mengaku tidak merokok sejak 5 tahun terakhir, Keluhan nyeri dada, sesak nafas dan berdebar disangkal. Pemeriksaan tanda vital ditemukan tekanan darah 160/90 mmHg, frekuensi nadi 90x/menit, frekuensi nafas 20x/menit. Pemeriksaan mata konjungtiva tidak anemis, funduskopi dalam batas normal. Tidak ditemukan distensi vena jugularis. Kardiomegali ditemukan pada pemeriksaan torak, tidak terdengar murmur atau gallop. Pemeriksaan paru tidak ditemukan ronki atau wheezing. Pemeriksaan abdomen dalam batas normal. Pada pemeriksaan ekstremitas akral hangat, tidak ada edema tungkai, pulsasi arteri tungkai terasa hingga ke arteri dorsalis pedis.
Hidralazin
ARB
Alpha Blocker
Digoxin
Mineralocorticoid receptor antagonist
Seorang perempuan berusia 40 tahun dibawa ke kamar jenazah RS dalam keadaan meninggal dunia. Menurut keterangan saksi, sebelum meninggal dunia, korban mengeluhkan nyeri pada dada kiri. Pada pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Apakah jenis kematian mendadak pada kasus diatas?
Kematian yang diharapkan (expected death)
Kematian seketika (instantaneous death)
Kematian alamiah (natural death)
Kematian tanpa saksi (unwitnessed death)
Kematian tak terduga (Unexpected death)
Seorang perempuan berusia 80 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan pusing serasa akan pingsan sejak 2 jam yang lalu. Tidak terdapat sakit dada sesak dan muntah. Riwayat minum obat-obatan pasien menderita hipertensi lama tetapi tidak berobat teratur. Dari pemeriksaan EKG didapatkan gambaran seperti terlampir. Kemungkinan diagnosis pada kasus ini adalah:
Bradiaritmia (sick sinus syndrome)
Infark miokard akut
Fibrilasi atrium
Takikardia ventrikel
Seorang Laki-laki 35 tahun dirawat di bagian jantung dengan keluhan bengkak di tungkai. Pasien pasca operasi total hip replacement 1 minggu sebelumnya. Pasien juga memiliki riwayat DM. Pemeriksaan fisik memperlihatkan tungkai kiri bengkak kemerahan tampak di atas vena superfisial pemeriksaan fisik lain dalam batas normal. Pemeriksaan penunjang yang dilakukan terhadap pasien ditemukan peningkatan D-dimer (8.000mg/dl) dan dari gambaran Doppler vaskular ditemukan trombus di vena popliteal sinistra. Apakah terapi farmakologi untuk pasien diatas?
Antiinflamasi
Antifibrinolitik
Antiplatelet
Antikoagulan
Anti Iskemik
Apakah yang terjadi pada pecahnya plak aterosklerotik?
Aktivasi faktor XII-XIIa
Aktivasi faktor VII-VIIa
Aktivasi faktor VII-VIIa dan terbentuknya fibrin
Terbentuknya fibrin
Aktivasi faktor VII-VIIa dan faktor XII-XIIa
Seorang pasien wanita 56 tahun dengan riwayat PJK datang dengan sopresi dada sejak satu hari. Tindakan selanjutnya yang paling tepat adalah:
Memberikan nitrat sublingual dan observasi respon pasien
Langsung melakukan kateterisasi jantung
Memberikan antibiotik spektrum luas
Melakukan pemeriksaan fungsi ginjal terlebih dahulu
Hasilnya KU CMC, TD: 190/100 mmHg frekuensi nafas 18x/menit, suhu afebris, 88,67 kg dan TB 153 cm. Dan pemeriksaan Lab didapatkan hasil Gula darah puasa 150 mg/dl, GD2JPP 340 mg/dl, kolesterol total 280 mg%, lain lain dalam batas normal. Berapakah dosis pemberian omega tiga berdasarkan AKS pada pasien ini?
1,6 gr/hr
3 gr/hr
1,1 gr/hr
2 gr/hr
5 gr/hr
Pasien laki-laki, umur 5 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan utama kaki sembab sejak 1 minggu yang lalu. Pasien sudah dikenal menderita asma bronchial sejak 15 tahun yang lalu namun kontrol tidak teratur. Pada pemeriksaan tanda vital ditemukan tekanan darah 140/90 mmHg, nadi 92x/menit, frekuensi nafas 92x/menit suhu afebris. Pemeriksaan fisik jantung didapatkan pembesaran jantung kanan, suara P2 mengeras, ditemukan asites dan edema pada kedua tungkai. Apakah diagnosis kerja pasien ini?
Cor Pulmonale Kronik
Cor Pulmonale akut
Gagal jantung kanan
Gagal jantung kiri
Sindroma Vena Cava Superior
Apakah obat yang termasuk antiangina golongan Ca-blockers?
Isosorbid
Valsartan
Ranolazin
Verapamil
Propranolol
Seorang laki-laki berusia 58 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan nyeri dada yang terasa berat sejak 2 jam yang lalu. Beliau adalah seorang pengusaha sukses. Dari pemeriksaan EKG ditemukan ST elevasi II, III, AVF. Apakah pemeriksaan laboratorium yang dianjurkan untuk kasus di atas sesuai kriteria WHO 1997?
CK total
CK MB
SGOT
LDH
Troponin T
Pada pemeriksaan fisik ditemukan tekanan darah 130/80 mmHg, denyut nadi 120 x/menit, frekuensi napas 26 x/menit, suhu 38,5°C, murmur pansistolik grade III/VI di apeks menjalar ke axilla. Dari pemeriksaan EKG ditemukan irama sinus dengan hipertrofi ventrikel kiri. Dokter menduga pasien mengalami fenomena vaskular endokarditis infektif. Apakah gejala khas untuk dugaan dokter ini?
Riwayat penyakit katup jantung
Sesak napas
Demam tidak turun-turun
Sakit kepala hebat
Murmur pansistolik
Seorang Wanita 37 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan muka sembab, berat badan meningkat. Pemeriksaan fisik TD 190/110 mmHg. Frekuensi Nadi 88X/menit, Frekuensi Nafas 18x/menit. Abdomen terdapat striae, atrofi kulit dan kelemahan otot-otot proksimal. Apakah kemungkinan diagnosis pasien ini?
Pheochromocytoma
Hypercortisolism
Takayasu's arteritis
Primary Aldosteronism
Fibromuscular dysplasia
Seorang Wanita 30 tahun datang ke IGD dengan keluhan sakit kepala sejak 1 bulan ini, disertai debar-debar dan berkeringat. Berat badan menurun sejak 1 tahun terakhir ini. Sering kencing. Pemeriksaan fisik TD 190/100 mmHg, Frekuensi Nadi 112X/menit, Frekuensi Nafas 20X/menit. Apakah pemeriksaan yang sangat dibutuhkan untuk diagnosis pada pasien ini?
Ureum dan Kreatinin
Aldosteron
Renin
Katekolamin
Kortisol
Seorang Laki-laki, 55 tahun dirawat di bagian jantung dengan keluhan bengkak di tungkai kiri. Pasien pasca operasi total hip replacement 1 minggu sebelumnya. Pasien juga memiliki riwayat diabetes mellitus. Pemeriksaan fisik memperlihatkan tungkai kiri bengkak, kemerahan, tampak dilatasi vena superfisial, pemeriksaan fisik lain dalam batas normal, Pemeriksaan penunjang yang dilakukan terhadap pasien ditemukan peningkatan D-dimer (8,000mg/dl) dan dari gambaran Doppler vaskular ditemukan trombus di vena popliteal sinistra. Apakah diagnosis pada pasien ini?
a. Emboli paru akut
b. Tromboflebitis
c. Stroke iskemik akut
d. Trombosis vena dalam
e. Iskemia tungkai akut
Seorang anak laki-laki usia 2 tahun datang ke poliklinik KIA Puskesmas dengan keluhan batuk pilek sejak 2 hari yang lalu. Anak dengan riwayat lahir prematur 34 minggu. Saat ini pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai dengan anak seusianya. Anda melakukan pemeriksaan tekanan darah dengan ukuran manset yang sesuai. Saat diperiksa ditemukan tekanan darah rata-rata lebih besar dari persentil ke-95. Sebagai dokter anak merencanakan menyelidiki penyebab hipertensinya. Berapa kali pengukuran tekanan darah yang harus dijalani anak ini untuk menegakkan diagnosis hipertensi?
Empat kesempatan terpisah
Dua kesempatan terpisah
Tiga kesempatan terpisah
Satu kesempatan terpisah
Lima kesempatan terpisah
Seorang laki laki berusia 70 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan nyeri dada khas infark sejak 4 jam yang lalu. Terdapat riwayat kejang dan pingsan beberapa menit di rumah Pemeriksaan EKG didapatkan gambaran seperti dibawah ini. Apakah interpretasi rekaman EKG?
Sinus ritme dengan TAVB dan irama lolos junctional
Junctional bradikardia
TAVB
Atrial fibrilasi respon ventrikular lambat
Sinus bradikardia simptomatik
Diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini adalah:
Pneumonia
Asma bronkial
Tuberkulosis paru
Bronkitis akut
Berdasarkan fungsional class NYHA, pasien termasuk ke dalam NYHA class?
Class II
Class III
Class I
Class IV
Class I-11
Seorang wanita 65 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak nafas meningkat sejak 2 hari yang lalu. Sesak dirasakan terus menerus dan pasien mengeluhkan sering terbangun saat tidur. Pasien sudah dikenal dengan pembengkakan jantung sebelumnya dan sudah mendapatkan terapi Furosemide 1x40 mg tab, Ramipril 1x5 mg, Spironolactone 1x25, Bisoprolol 1x25 mg. Pasien rutin kontrol ke dokter spesialis jantung. Pasien juga mengeluh kedua lutut sakit dan bengkak dan diberikan terapi Na diclofenac 2x50 mg dan Glucosamine 3x1 tab oleh dr. SpOT. Saat di IGD TD 120/70 mmHg. nadi 110x/menit, nafas 24x/menit, ditemukan rhonki pada basal kedua paru dan ada edema pada ekstremitas. Pada pemeriksaan EKG ditemukan ST, rate 110x/menit dan adanya LVH. Apakah kira-kira yang menjadi faktor presipitan terjadinya keadaan diatas?
Infeksi
Peningkatan tekanan darah yang berlebih
Aritmia
Penggunaan NSAID
Sindroma koroner akut
Pasien laki-laki 54 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan utama kaki sembab sejak 1 minggu yang lalu. Pasien sudah dikenal menderita asma bronchial sejak 15 tahun yang lalu, namun kontrol tidak teratur. Pada pemeriksaan fisik kompos mentis, tekanan darah 140/90 mmHg, nadi 92x/menit, frekuensi nafas 22 x/menit, ditemukan tekanan vena jugularis meningkat, asites dan edema pada kedua tungkai. Pemeriksaan fisik jantung didapatkan pembesaran jantung kanan, dan suara P2 mengeras. Apakah obat yang paling tepat diberikan pada pasien ini?
Diuretik
Warfarin
Calcium Chanel Blocker
Beta blocker
ACE inhibitor
Tidak ditemukan distensi vena jugularis, Kardiomegali ditemukan pada pemeriksaan thoraks, tidak terdengar murmur atau gallop. Pemeriksaan paru tidak ditemukan ronki atau wheezing. Pemeriksaan abdomen dalam batas normal. Pada pemeriksaan ekstremitas teraba akral hangat, tidak ada edema tungkai, pulsasi arteri tungkai teraba hingga ke arteri dorsalis pedis. Berdasarkan data diatas, apakah organ target yang telah terganggu akibat hipertensinya (hypertension mediated organ damage/HMOD)?
Ginjal
Mata
Serebrovaskular
Pembuluh darah perifer
Jantung
Kelainan irama jantung pada pasien anak dapat diketahui melalui pemeriksaan elektrokardiografi. Elektrokardiografi merupakan alat yang digunakan untuk merekam aktifitas listrik jantung melalui permukaan kulit. Apakah kelainan irama jantung yang paling sering terjadi pada anak?
Ventrikular Takikardia
Premature Atrial Contraction
Sinus Aritmia
Sinus Bradikardia
Supraventrikular Takikardia
Pasien laki-laki umur 76 tahun datang ke IGD RS diantar oleh anaknya dengan keluhan utama sesak nafas tiba-tiba sejak 1 jam yang lalu. Dari alloanamnesis didapatkan pasien sesak tiba-tiba disertai nyeri dada dan pusing. Pasien sudah 7 tahun menderita hemiparese dan semua aktifitas hanya di tempat tidur. Pada pemeriksaan fisik pasien terlihat sesak, kesadaran apatis, tekanan darah 130/80 mmHg, nadi 100x/menit, frekuensi nafas 24x/menit, suhu afebril dan akral dingin. Pada pemeriksaan jantung didapatkan pembesaran jantung kanan dan suara P2 mengeras. Apakah penyebab terjadinya sesak nafas tiba-tiba pada pasien ini?
Tumor paru
Efusi pleura
Emboli paru
Infark munkard akut
Bronkhitis akut
Seorang laki-laki berusia 42 tahun datang ke praktik dokter dengan keluhan mudah lelah dan sesak nafas sejak 1 bulan yang lalu. Pasien mempunyai riwayat kebocoran katup mitral 1 tahun, namun tidak pernah berobat lagi. Pada pemeriksaan fisik ditemukan TD 140/90 mmHg, denyut nadi 100x/menit teratur, pergeseran apeks jantung ke kiri bawah dan murmur di daerah apeks jantung. Rekaman EKG menunjukkan seperti gambar terlampir. Apakah penyebab sekunder tersering untuk kelainan jantung yang diderita pasien ini?
(a)
Perhatikan gambar EKG berikut ini. Apa diagnosis yang paling mungkin?
Endokarditis
Penyakit jantung kongenital
Penyakit jantung iskemik
Trauma
Penyakit jantung remati
Berapakah tekanan darah yang dikatakan menderita hipertensi berdasarkan pemeriksaan BPM (Home blood pressure monitoring)?
Sistolik ≥ 120 mmHg dan atau diastolic ≥ 70 mmHg
Sistolik > 140 mmHg dan atau diastolic ≥ 90 mmHg
Sistolik ≥ 135 mmHg dan atau diastolic ≥ 85 mmHg
Sistolik ≥ 140 mmHg dan atau diastolic ≥ 80 mmHg
Sistolik ≥ 130 mmHg dan atau diastolic ≥ 80 mmHg
Seorang laki-laki berusia 65 tahun dibawa ke kamar jenazah RS dalam keadaan meninggal dunia. Menurut keterangan keluarga, korban hilang kesadaran dan meninggal dunia ketika sedang rapat keluarga. Korban memiliki pola hidup sehat. Pada pemeriksaan luar ditemukan tidak terdapat tandatanda kekerasan. Apakah jenis kematian mendadak pada kasus di atas?
Kematian seketika (instantaneous death)
Kematian tak terduga (unexpected death)
Kematian alamiah (natural death)
Kematian tanpa saksi (unwitnessed death)
Kematian yang diharapkan (expected death)
Berap lama kah pasien berpuasa sebelum dilakukan pemeriksaan lemak darah?
12-14 jam
2-4 jam
6-8 jam
24 jam
Seorang laki-laki 70 tahun, datang ke IGD dengan keluhan sesak nafas meningkat sejak 1 hari terakhir diikuti dengan bengkak pada kedua kaki dan penurunan jumlah urin. Pasien sudah dikenal dengan gagal jantung sebelumnya akan tetapi tidak rutin kontrol. Saat di IGD ditemukan TD 80/40 mmHg, HR 80x/menit, nafas 24x/menit, saturasi oksigen 97%, VP 5+5 cm H2O, asites, refluks hepatojugular dan edema tungkai. Pada EKG ditemukan SR, rate 80x/menit dan pembesaran atrium kiri. Pada rontgen thorax didapatkan kardiomegali, tanpa tanda-tanda kongesti.
Oksigen NRM 10 l/menit
Inotropik iv
Opiate iV
Vasodilator iv
Dukungan sirkulasi mekanik
Seorang pasien perempuan, umur 47 tahun datang ke poliklinik jantung RS dengan keluhan utama sesak nafas sejak 1 minggu yang lalu. Pasien kontrol teratur dalam 5 tahun ini, dan mendapat obat aminofillin dan diuretik. Pada pemeriksaan EKG ditemukan tanda-tanda RV dan tanda-tanda hipertensi pulmonal. Bagaimanakah patofisiologi terjadinya hipertensi pulmonal pada pasien ini?
Hypocapnia
Vasodilatasi pulmonal
Alkalosis respiratorik
Polisitemia
Hipoviskositas darah
Seorang pasien laki-laki, 58 tahun, masuk ke IGD dengan sesak nafas hebat sejak 1 jam yang lalu. Tidak ada keluhan nyeri dada atau berdebar. Pasien dikenal dengan hipertensi dan dislipidemia, namun tidak kontrol teratur. Pada pemeriksaan fisik ditemukan tekanan darah 210/120 mmHg, frekuensi nadi 100x/menit, frekuensi nafas 35x/menit, saturasi oksigen 89%. Pada pemeriksaan thorax ditemukan bunyi jantung reguler cepat, ditemukan gallop, tidak terdengar murmur, serta terdengar ronki basah halus di seluruh lapangan paru. Akral teraba lembab, edema tungkai minimal.
Hipertensi krisis dengan penyakit aorta akut
Hipertensi urgensi dengan penyakit ginjal kronik
Hipertensi emergency dengan edema paru akut
Hipertensi emergency dengan ensefalopati
Hipertensi emergency dengan sindrom koroner akut
Apakah Yang disebut dengan diseksi aorta?
Seorang laki-laki usia 43 tahun datang ke UGD dengan keluhan sesak nafas hebat disertai nyeri dada tiba-tiba sejak 3 jam yang lalu. Serangan dirasakan saat pasien sedang istirahat dan masih terasa hingga di IGD. Pasien belum pernah mengeluhkan sesak nafas dan nyeri dada sebelumnya. Pemeriksaan fisik saat di GD ditemukan TD 170/110 mmHg, Denyut nadi 120x/menit, frekuensi nafas 32x/menit, saturasi oksigen 88% tanpa pemberian oksigen, VP 5+4 cm H2O dan ronki basah pada seluruh lapangan paru. Pada pemeriksaan EKG ditemukan sinus takikardi dengan rate 120x/menit dan ada ST depresi V4-V6. Dari laboratorium ditemukan peningkatan kadar Troponin I.
Gagal jantung kanan terisolasi
Gagal jantung dekompensasi akut
Gagal jantung kronis
Syok kardiogenik
Edema paru akut
Seorang perempuan berusia 60 tahun dibawa ke kamar jenazah RS oleh keluarga dalam keadaan meninggal dunia. Menurut keterangan keluarga, korban ditemukan sudah meninggal dunia di dalam kamarnya dan tidak diketahui memiliki riwayat penyakit berat. Hasil pemeriksaan luar menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Apakah jenis kematian mendadak pada kasus diatas?
Kematian yang diharapkan (expected death)
Kematian tak terduga (unexpected death)
Kematian seketika (instantaneous death)
Kematian tanpa saksi (unwitnessed death)
Kematian alamiah (natural death)
Seorang laki-laki berusia 55 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan nyeri dada sejak 3 jam yang lalu. Nyeri berlangsung lebih dari 1 jam disertai keringat dingin, mual dan muntah, pucat. Pasien seorang supir taksi, merokok 2 bks/hari dan ada riwayat hipertensi tetapi jarang berobat. Pada pemeriksaan fisik ditemukan compos mentis, tekanan darah 160/90, denyut nadi 90 x/menit, frekuensi nafas 14 x/menit. Setelah dilakukan pemeriksaan EKG didapatkan STEMI. Apakah tatalaksana lanjutan yang paling tepat diberikan?
Obat fibrinolitik
Obat antihipertensi
Primary PCI
Obat penurun kolesterol
Obat digitalis
Seorang laki-laki berusia 52 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan nyeri dada yang memberat sejak 3 jam yang lalu disertai keringat dingin mual dan muntah. Pasien punya penyakit hipertensi dan diabetes namun tidak berobat teratur. Hasil rekaman EKG pada pasien terlampir. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling tepat dilakukan segera pada pasien ini?
Angiografi koroner
Holter Monitoring
Ekokardiografi
Pemeriksaan enzim jantung
Uji latih jantung
Seorang anak perempuan berusia 10 tahun dibawa orangtuanya ke poliklinik RS dengan keluhan mudah lelah jika mengikuti kegiatan olahraga di sekolah sejak 1 tahun belakangan. Pada pemeriksaan fisik ditemukan kardiomegali dan bising ejeksi sistolik grade 3/6 di daerah RIC 2-3. Dari pemeriksaan ekokardiografi didapatkan ASD sekendum, diameter 6-7 mm. Apakah penyebab timbulnya bising pada kasus diatas?
PS relatif
PS berat
Turbulensi darah fase diastolik
ASD sedang
Bising fungsional
Berapakah tekanan darah yang dikatakan menderita hipertensi berdasarkan pemeriksaan ABPM 24 jam (Ambulatory Blood Pressure Monitoring)?
Sistolik ≥ 120 mmHg dan atau diastolic ≥ 70 mmHg
Sistolik ≥ 130 mmHg dan atau diastolic ≥ 80 mmHg
Sistolik ≥ 140 mmHg dan atau diastolic ≥ 90 mmHg
Sistolik ≥ 140 mmHg dan atau diastolic ≥ 80 mmHg
Sistolik ≥ 135 mmHg dan atau diastolic ≥ 85 mmHg
Salah satu komplikasi dari sindrom koroner akut adalah gagal jantung. Apakah pemeriksaan yang dianjurkan untuk mengetahui sudah terjadi komplikasi diatas?
NT Pro BMP
Lipoprotein (a)
Homocystein
Bagaimanakah cara kerja obat golongan ARB (angiotensin receptor blocker)?
Menghambat perubahan angiotensinogen menjadi angiotensin I
Menghambat kerja angiotensin I pada reseptor AT1
Menghambat perubahan angiotensin I menjadi angiotensin II
Menghambat kerja angiotensin I pada reseptor AT1 dan AT2
Menghambat kerja angiotensin II pada reseptor AT2
Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan nyeri dada kiri sejak 1 minggu ini, dapat ditunjuk tidak menjalar. Keluhan muncul sewaktu-waktu saat istirahat dengan durasi selama 5-10 menit. Pasien jarang berolahraga, medical check up di kantor 3 bulan yang lalu menunjukkan hiperkolesterolemia. Pada pemeriksaan fisik didapatkan BB 95 kg, TB 165 cm, tekanan darah 145/90 mmHg, denyut nadi 90 x/menit. Pemeriksaan lainnya dalam batas normal. Pada pemeriksaan EKG tidak ditemukan adanya kelainan EKG. Apakah pemeriksaan selanjutnya yang paling tepat dilakukan?
Angiografi koroner
Holter monitoring
Treadmill Test
Penyadapan jantung
Ekokardiografi
Seorang laki-laki usia 43 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak nafas hebat disertai nyeri dada tiba-tiba sejak 3 jam yang lalu. Serangan dirasakan saat pasien sedang istirahat dan masih terasa hingga di IGD. Pasien belum pernah mengeluhkan sesak nafas dan nyeri dada sebelumnya. Pemeriksaan fisik saat di GD ditemukan TD 170/110 mmHg, Denyut nadi 120x/menit, frekuensi nafas 32x/menit, saturasi oksigen 88% tapa pemberian oksigen, JVP 5+4 cm H2O dan ronki basah pada seluruh lapangan paru. Pada pemeriksaan EKG ditemukan sinus takikardi dengan rate 120x/menit dan ada ST depresi V4-V. Dari laboratorium ditemukan peningkatan kadar Troponin I. Apakah gambaran hemodinamik yang mungkin ditemukan pada pasien diatas?
Peningkatan RVEDP dengan curah jantung rendah
Penurunan PCWP dan LVEDP dengan curah jantung normal
Peningkatan PCWP dan LVEDP dengan curah jantung normal
Penurunan PCWP dan LVEDP dengan curah jantung rendah
Peningkatan PCWP dan LVEDP dengan curah jantung rendah
Pada pemeriksaan EKG didapatkan seperti gambar terlampir. Apakah interpretasi irama pada rekaman EKG?
Atrial fibrilasi
Sinus aritmia
Supraventrikel takikardia
Ventrikel fibrilasi
Atrial Flutter
Seorang bayi perempuan berusia 5 bulan dibawa orangtuanya ke praktik dokter dengan keluhan biru sejak usia 4 bulan, biru semakin bertambah jika bayi menangis lama. Dari pemeriksaan ekokardiografi didapatkan kesimpulan Tetralogy of Fallot. Apakah penyebab keluhan utama pada kasus diatas?
RVH
VSD besar
Aorta overriding
Pulmonal Atresia
Pulmonal stenosis
Laki-laki 58 tahun datang dengan keluhan mudah lelah bila beraktivitas sejak 3 bulan yang lalu. Pasien dikenal menderita hipertensi sejak 5 tahun yang lalu, namun tidak kontrol teratur. Diabetes dan dislipidemia disangkal, pasien mengaku tidak merokok sejak 5 tahun terakhir. Keluhan nyeri dada, sesak nafas, dan berdebar disangkal. Pemeriksaan tanda vital ditemukan tekanan darah 160/90 mmHg, frekuensi nadi 90x/menit, frekuensi nafas 20x/menit. Pemeriksaan mata konjungtiva tidak anemis, funduskopi dalam batas normal. Tidak ditemukan distensi vena jugularis. Kardiomegali ditemukan pada pemeriksaan torak, tidak terdengar murmur atau gallop. Pemeriksaan paru tidak ditemukan ronki atau wheezing. Pemeriksaan abdomen dalam batas normal. Pada pemeriksaan ekstremitas teraba akral hangat, tidak ada edema tungkai, pulsasi arteri tungkai teraba hingga ke arteri dorsalis pedis.
Brain CT scan
MRI Vaskular periter
Pemeriksaan fungsi ginjal
Pemeriksaan tonometry
Seorang perempuan berusia 55 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan berdebar sejak 5 jam sebelum masuk RS. Ini merupakan keluhan pertama kali, dirasakan saat pasien akan tidur malam. Tidak terdapat nyeri dada atau sesak nafas. Aktivitas sehari-hari masih normal. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tampak sakit ringan, TD 120/80, denyut jantung 160x/menit, murmur atau gallop tidak dapat dinilai. Paru-paru, abdomen, ekstremitas dalam batas normal. Gambaran EKG terlampir. Apakah kemungkinan diagnosis?
Sinus takikardia
Sick sinus syndrome
Atrial fibrilasi respon ventrikular cepat
Supra ventrikular takikardia
Junctional accelerated
Seorang laki-laki berusia 55 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan nyeri dada sejak 3 jam yang lalu. Nyeri berlangsung lebih dari 1 jam disertai keringat dingin, mual dan muntah, pucat. Pasien seorang supir taksi, merokok 2 bks/hari dan ada riwayat hipertensi tetapi jarang berobat. Pada pemeriksaan fisik ditemukan compos mentis, tekanan darah 160/90, denyut nadi 90x/menit, frekuensi nafas 14x/menit. Setelah dilakukan pemeriksaan EKG didapatkan STEMI. Apakah tatalaksana awal yang paling tepat diberikan?
Monaco atau Monatica
Nitrat
Oksigen
Morphin Injeksi
Aspilet
Efek samping obat ini pada pasien yang mempunyai gangguan fungsi ginjal akan menyebabkan gagal ginjal akut. Apakah Obat yg dimaksud?
Losartan
Kaptopril
Hidralazin
Nifedipin
Amilodipin
Seorang bayi perempuan berusia 5 bulan dibawa orangtuanya ke praktik dokter dengan keluhan biru sejak usia 4 bulan, biru semakin bertambah jika bayi menangis lama. Dari pemeriksaan ekokardiografi didapatkan kesimpulan Tetralogy of Fallot. Apakah penyebab keluhan utama pada kasus diatas?
RVH
VSD besar
Aorta overriding
Pulmonal Atresia
Pulmonal stenosis
Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun dibawa orangtuanya ke IGD RS dengan keluhan berdebar-debar sejak 6 jam sebelum masuk RS. Keluhan ini dirasakan untuk pertama kali. Keluhan lain seperti sesak napas tidak ada, penurunan kesadaran tidak ada, pingsan tidak ada. Pada pemeriksaan fisik ditemukan KU baik, kesadaran CMC, TD 100/60 mmHg, denyut nadi 180x/menit, frekuensi napas 18x/menit, saturasi 99%, suhu 37°C, bunyi jantung 1 normal, murmur dan gallop sulit dinilai. Pada pemeriksaan EKG terlihat pada gambar terlampir. Apakah kemungkinan diagnosis?
Bradikardia simptomatik
Gagal jantung
Sinkop
Cardiac Arrest
Takikardia Stabil
Seorang anak laki-laki usia 2 tahun dibawa ibunya ke poliklinik KIA Puskesmas dengan keluhan batuk pilek sejak 2 hari yang lalu. Anak dengan riwayat lahir prematur 34 minggu. Saat ini pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai dengan anak seusianya. Dokter melakukan pemeriksaan tekanan darah dengan ukuran manset yang sesuai dan melihat tabel.
Pemeriksaan tekanan darah sesuai prosedur dengan ukuran manset yang sesuai.
Pemeriksaan tekanan darah tidak sesuai prosedur.
Anak tidak perlu diperiksa tekanan darahnya.
Pemeriksaan tekanan darah dilakukan tanpa memperhatikan ukuran manset.
Kapan kita dapat menegakkan diagnosis hipertensi akut dan berat pada anak tersebut?
Apabila tekanan darah meningkat 30% dan nilai tekanan darah normal berdasarkan umur dan jenis kelamin
Apabila tekanan darah diastolik >120 mmHg tanpa memandang umur dan jenis kelamin
Apabila tekanan darah meningkat 70% dari nilai tekanan darah normal berdasarkan umur dan jenis kelamin
Apabila tekanan darah sistolik >180 mmHg tanpa memandang umur dan jenis kelamin
Apabila tekanan darah meningkat lebih dari 50% dari nilai tekanan darah normal berdasarkan umur dan jenis kelamin
Seorang pasien laki-laki 65 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan sesak nafas sejak 6 bulan ini. Sesak dirasakan terutama dirasakan saat melakukan aktivitas berat, namun akhir-akhir ini sesak juga dirasakan sesudah mandi. Pasien juga mengeluhkan kedua kaki dan perut bengkak, keluhan juga disertai dengan berdebar-debar dan penurunan nafsu makan. Bahkan dalam 1 minggu belakangan pasien sering terbangun pada malam hari karena merasakan sesak dan musti tidur dengan 3 bantal kepala. Pasien pernah merasakan nyeri dada seperti terhimpit dan menjalar ke lengan kiri 8 bulan yang lalu, yang disertai dengan keringat dingin, namun pasien tidak memeriksakan keluhan ini lebih lanjut. Pasien mempunyai riwayat hipertensi, namun memilih untuk tidak minum obat. Riwayat penyakit jantung koroner ada di keluarga karena ayah pasien meninggal mendadak pada usia 40 tahun. Pemeriksaan fisik tampak sakit sedang, kesadaran kompos mentis, TD 180/100 mmHg, nadi 110 x/menit, nafas 22x/menit. JVP 5+3 cm H2O, S1S2 regular murmur tidak ada, gallop ada, edema ekstremitas (+).
Gula darah, Elektrolit, EKG, Trop 1, Treadmill Test
EKG, Rontgen Thorax, Gula darah, 6 minutes walk test
EKG, Rontgen Thorax, NT pro BNP, 6 minutes walk test
Treadmill Test, EKG, 6 minutes walk test
EKG, Rontgen Thorax, NT pro BNP, Echocardiography
Seorang anak laki-laki usia 16 tahun datang ke poliklinik KIA Puskesmas bersama ibunya dengan keluhan buang air kecil seperti cucian daging sejak 1 minggu yang lalu. Anak mengeluhkan mata kabur, Demam, batuk dan pilek 2 minggu yang lalu. Anak dengan riwayat lahir cukup bulan. Saat ini pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai dengan anak seusianya. Dokter melakukan pemeriksaan tekanan darah dengan ukuran manset yang sesuai. Pada pemeriksaan fisik ditemukan tekanan tekanan darah anak rata-rata 190/120 mmHg. Berat badan anak 50 kg.
Senkan obat antihipertensi golongan ACE inhibitor dan kontrol 1 minggu lagi
Berikan obat antihipertensi golongan Ca Channel blocker sublingual dan pasien dirawat
Berikan obat antihipertensi golongan diuretik dan kontrol 1 minggu lagi
Seorang pasien laki- laki 5 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan sesak nafas sejak 3 bulan ini. Sesak dirasakan terutama saat melakukan aktivitas berat namun akhir-akhir ini sesak juga dirasakan sesudah mandi. Pasien juga mengeluhkan kedua kaki bengkak dan perut juga terasa bengkak. Bahkan dalam 1 minggu belakangan pasien sering terbangun pada malam hari karena merasakan sesak dan harus tidur dengan 3 bantal di kepala. Pasien pernah merasakan nyeri dada seperti terhimpit dan menjalar ke lengan kiri 5 bulan yang lalu, yang disertai dengan keringat dingin. Namun pasien tidak memeriksakan keluhan ini lebih lanjut. Pasien mempunyai riwayat hipertensi, namun memilih untuk tidak minum obat. Riwayat penyakit jantung koroner ada di keluarga karena ayah pasien meninggal mendadak pada usia 40 tahun. Pemeriksaan fisik tampak sakit sedang, kesadaran kompos mentis, TD 170/100 mmHg, nadi 110 x/menit, nafas 22x/menit.
Diabetes dan Hipertensi
Penyakit Jantung Koroner dan Aritmia
Penyakit Jantung Koroner dan Hipertensi
Hipertiroid
Diseksi aorta
Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan sesak napas hilang timbul sejak 6 bulan yang lalu. Sesak timbul terutama saat naik tangga 1 lantai dan hilang dengan istirahat. Sesak juga dirasakan saat posisi berbaring dan pasien sering terbangun malam karena sesak. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan diketahui bahwa pasien mengalami gangguan pada preload ventrikel. Apakah mekanisme yang memungkinkan terjadinya gangguan diatas?
Peningkatan resistensi aliran masuk
Peningkatan kontraktilitas atrial
Peningkatan tekanan vena
Peningkatan komplians ventrikel
Gagal ventrikel
Mekanisme kerja obat ini menginhibisi enzim ion Na+, K+, adenosin trifosfate terikat pada sarcolema dan berperan pada pompa ion Na. Apakah obat yg dimaksud?
Dobutamin
Digoksin
Clonidine
Dobutamin
Amilodipin
Seorang anak laki-laki usia 14 tahun datang ke poliklinik KIA Puskesmas bersama ibunya dengan demam sejak 2 hari yang lalu. Anak dengan riwayat lahir cukup bulan. Dokter melakukan pemeriksaan tekanan darah dengan ukuran manset yang sesuai. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 110/70 mmHg. Berapakah nilai tekanan darah normal untuk anak usia 14 tahun?
110/70 mmHg
90/60 mmHg
120/80 mmHg
100/60 mmHg
Pada pemeriksaan fisik ditemukan tekanan darah anak rata-rata 135/80 mmHg (>P95-P99). Berat badan anak 50 kg. Apakah diagnosis yang tepat untuk anak di atas?
Hipertensi Akut dan Berat
Hipetens Tingkat I
Tekanan darah normal
Hipertensi Tingkat
Peningkatan tekanan darah
Seorang anak laki-laki usia 16 tahun datang ke poliklinik KIA Puskesmas dengan keluhan buang air kecil seperti cucian daging. Anak mengeluhkan mata kabur demam, batuk dan pilek sejak 2 minggu yang lalu. Anak dengan riwayat lahir cukup bulan. Saat ini pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai dengan anak seusianya. Anda melakukan pemeriksaan tekanan darah dengan ukuran manoet yang sesuai. Saat diperiksa ditemukan tekanan tekanan darah anak rata-rata 190/120 mmHg. Berat badan anak 50 kg. Apakah diagnosis yang tepat untuk anak ini?
Hipertensi Krisis
Hipertensi Tingkat II
White coat hypertension
Prehipertensi
Hipertensi Tingkat I
Apakah alasan dilakukan autopsi pada kasus diatas?
Karena kematian korban terjadi tanpa riwayat dan tanpa saksi
Karena korban merupakan seorang atlet
Karena permintaan dari keluarga korban
Karena korban mati dalam usia dewasa muda
Karena tugas kepolisian adalah mengeluarkan surat permintaan untuk autopsi
Seorang pasien laki-laki, 58 tahun, masuk ke IGD dengan sesak nafas hebat sejak 1 jam yang lalu. Tidak ada keluhan nyeri dada atau berdebar. Pasien dikenal dengan hipertensi dan dislipidemia, namun tidak kontrol teratur. Pada pemeriksaan fisik ditemukan tekanan darah 210/120 mmHg, frekuensi nadi 100x/menit, frekuensi nafas 35x/menit, saturasi oksigen 89%. Pada pemeriksaan thorax ditemukan bunyi jantung reguler cepat, ditemukan gallop, tidak terdengar murmur, serta terdengar ronki basah halus di seluruh lapangan paru. Akral teraba lembab, edema tungkai minimal.
A. Labetalol dan nicardipine
B. Nitrogilserin dan diuretik
C. Nitroprusid dan magnesium sulfat
D. Esmolol dan nifedipin
Seorang laki-laki berusia 27 tahun ditemukan meninggal dunia dikamar hotel dan dibawa oleh polisi ke kamar jenazah RS. Menurut keterangan keluarga, korban merupakan seorang atlet yang memiliki pola hidup sehat dan tidak pernah terlibat dalam pemakaian obat-obat terlarang. Tidak terdapat tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban Polisi kemudian mengeluarkan surat permintaan otopsi. Apakah alasan dilakukan autopsi pada kasus diatas?
Karena kematian korban terjadi tanpa riwayat dan tanpa saksi
Karena korban merupakan seorang atlet
Karena permintaan dari keluarga korban
Karena korban mati dalam usia dewasa muda
Karena tugas kepolisian adalah mengeluarkan surat permintaan untuk autopsi
Seorang laki-laki berusia 26 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan sesak nafas yang memberat terutama jika beraktivitas sejak 1 bulan ini. Sesak sudah mulai dirasakan sejak 3 tahun terakhir. Pasien juga mengeluhkan nyeri dada saat aktivitas dan kadang disertai rasa berdebar. Saat berusia 12 tahun pasien pernah dirawat karena sakit jantung setelah batuk pilek 2 minggu sebelumnya. namun pasien tidak ingat diagnosisnya dan tidak pernah lagi kontrol ke dokter. Pada pemeriksaan fisik ditemukan tekanan darah 120/42 mmHg, denyut nadi 102x/menit, ada pergeseran apex jantung ke kiri bawah, murmur diastolik crescendo di linea sternalis sinistra RIC II dan bruit sistolik dan diastolik yang terdengar saat menekan arteri femoralis secara gradual.
A. Ekokardiografi
B. Angiografi
C. Elektrokardiografi
D. Kateterisasi jantung
E. Ambulatory Blood Pressure Monitoring
Seorang anak perempuan berusia 15 tahun dibawa ibunya ke IGD RS dengan keluhan demam sejak 2 minggu yang lalu. Sebelumnya pasien mengeluhkan nyeri tenggorokan dan nyeri sendi yang berpindah-pindah disertai sesak napas. Pada pemeriksaan fisik ditemukan tekanan darah 130/80 mmHg, denyut nadi 110 x/menit, frekuensi napas 24 x/menit, suhu 37,5°C Terdengar murmur pansistolik grade IV/VI di apeks yang menjalar ke aksila. Dokter menduga pasien menderita demam rematik. Dokter jaga melakukan pengambilan darah untuk pemeriksaan laboratorium. Apakah kemungkinan yang akan ditemukan pada pemeriksaan laboratorium?
Hemoglobin dan hematokrit menurun
CRP meningkat
Leukosit meningkat
D-dimer meningkat
LED menurun
Seorang wanita 65 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak nafas meningkat sejak 2 hari yang lalu. Sesak dirasakan terus menerus dan pasien mengeluhkan sering terbangun saat tidur. Pasien sudah dikenal dengan pembengkakan jantung sebelumnya dan sudah mendapatkan terapi Furosemide 1x40 mg tab, Ramipril 1x5 mg, Spironolactone 1x25, Bisoprolol 1x25 mg. Pasien rutin kontrol ke dokter spesialis jantung. Pasien juga mengeluh kedua lutut sakit dan bengkak dan diberikan terapi Na diclofenac 2x50 mg dan Glucosamine 3x1 tab oleh dr. SpOT. Saat di IGD TD 120/70 mmHg, nadi 110x/menit, nafas 24x/menit, ditemukan ronki pada basal kedua paru dan ada edema pada ekstremitas. Pada pemeriksaan EKG ditemukan ST, rate 110x/menit dan adanya LVH.
Syok kardiogenik
Gagal jantung kanan terisolasi
Gagal jantung dekompensata akut
Gagal jantung kronis
Edema paru akut
Seorang laki-laki berusia 50 tahun sudah dibolehkan pulang setelah menjalani rawat inap selama 1 minggu akibat infark miokard. Untuk mencegah terjadi serangan balik MI akibat bekuan darah dokter memberikan obat untuk diminum di rumah. Apakah obat yang diberikan dokter?
Dalteparin
Ximelagatran
Vitamin K
Fondaparinux
ASA
Pasien wanita 56 tahun, mengeluhkan sesak yang makin meningkat sejak 2 hari sebelum masuk RS. Saat di IGD didapatkan TD 75/45 mmHg, HR 110 x/menit, RR 32x/menit, Saturasi 95%. Pada pemeriksaan fisik ditemukan peningkatan JVP, ronki basah halus pada 1/3 basal paru dan akral dingin. Dari EKG ditemukan ST rate 110 x/menit dengan LVH. Apakah stadium syok yang terjadi pada kasus diatas?
Stage C
Stage E
Stage A
Stage B
Stage D
Seorang perempuan 55 tahun datang ke polemik jantung dengan keluhan kaki kanan bengkak sejak 4 minggu yang lalu. Pasien dikenal dengan riwayat DM dan hipertensi. Keluhan sesak napas, nyeri dada, dan nyeri kaki disangkal. Pada pemeriksaan fisik ditemukan BB 90 kg, TB 160 cm, tekanan darah 150/90 mmHg, denyut nadi 90x/menit, beku napas 20/menit JVP.
Trombosis vena dalam
Insufisiensi vena kronis
Tampak kaki kanan bengkak, kemerahan, dan pitting edema positif (seperti gambar). Apakah kemungkinan diagnosis yang paling tepat untuk pasien ini?
Gagal jantung akut
Trombosis vena dalam
Iskemia tungkai krisis
Tromboflebitis
Iskemia tungkai akut
Seorang laki-laki berusia 37 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan sesak nafas disertai bengkak pada kedua kaki sejak 1 minggu yang lalu. Dokter menduga pasien mengalami emboli paru akut tidak stabil. Apakah farmakoterapi yang paling tepat diberikan?
Bivalirudin
Wafarin
Dipyridamole
Streptokinase
Heparin
Hukum Poiseuille merupakan hukum yang mengatur gesekan antara darah dengan dinding pembuluh darah. Apakah kondisi yang benar berdasarkan hukum Poiseuille?
Semakin sedikit jumlah sel darah merah semakin besar resistensi
Semakin panjang pembuluh darah total semakin besar resistensi
Semakin besar diameter pembuluh rerata semakin besar resistensi
Semakin rendah viskositas pembuluh darah semakin besar resistensi
Semakin banyak jumlah volume plasma semakin besar resistensi
Seorang pasien wanita 56 th, datang ke dokter diantar keluarganya dengan keluhan dada terasa berat sejak satu hari yang lalu. Pasien sudah diketahui menderita PJK sejak 2 tahun yang lalu, tetapi jarang kontrol karena merasa sudah makan obat teratur dan mengatur pola makan serta kadang-kadang berolah raga. Dokter melakukan pemeriksaan fisik yang hasilnya: Ku CMC TD 190/100 mmHg, frekuensi nadi 88 x/mnt, frekuensi nafas 18 x/mnt, suhu afebris, BB 67 kg dan TB 153 cm. Dari pemeriksaan Lab didapatkan hasil Gula darah puasa 150 mg/dl, GD2JPP 340 mg/dL. Kolesterol total 280 mg%, lain lain dalam batas normat.
ALJ: ALTJT:ATLJG 1:1:1
ALJ: ALTJT: ATLJG= 0,5: 0,5:1
ALJ: ALTJT: ATLJG=1:1,5:1
ALJ: ALTJT: ATLJG=1:2:1
ALJ ALTJT: ATLJG=1:1,3:1
Seorang laki-laki berusia 70 tahun datang ke praktik dokter dengan keluhan pusing disertai mual dan muntah sejak 2 han yang lalu. Pasien mempunyai riwayat gagal jantung dengan kelainan irama, sehari-hari rutin minum obat furosemid 1x40 mg, spironolakton 25 mg, digoxin 1x0,25, warfarin 1x2 mg. namun karena keluhan berdebar nya sering muncul pasien memutuskan meminum digoxin 3x0,25 mg sejak 2 minggu ini. Pada pemeriksaan fisik ditemukan ID 140/ 100mmHg, denyut nadi 40x/menit. Pada pemeriksaan EKG didapatkan seperti gambar terlampir. Apakah penyebab kelainan EKG yang ditemukan pada pasien ini?
Muntah muntah
Gagal jantung
Hiperkalemia
Hipertensi
intoksikasi digitalis
Apakah karakteristik yang paling khas dari gejala diseksi aorta?
Nyeri tajam dan parah (peak) secara tiba-tiba di dada atau di punggung atas
Nyeri dengan rasa tercekik saat aktifitas
Seorang laki-laki berusia 23 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan riwayat berdebar serasa akan pingsan dan sesak nafas 1 hari sebelumnya. Pemeriksaan EKG menunjukkan gambaran dibawah ini. Apakah tatalaksana jangka panjang terpilih pada kasus ini?
Bisoprolol 1x2,5 mg
Radio frekuensi ablasi
Verapamil kalau ada keluhan saja
Verapamil 2x 80 mg dan Bisoprolol 1x2,5 mg
Verapamil 2x 80 mg
Seorang pasien perempuan berumur 15 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan sakit kepala hilang timbul sejak 1 tahun terakhir, pasien sering kontrol ke bidan di Puskesmas Pembantu, dengan TD 120/80 mmHg, Frekuensi Nadi 89 x/menit, Frekuensi Nafas 20 x/menit. Kemudian bidan merujuk pasien ke Puskesmas dan didapatkan TD 160/100 mmHg, Frekuensi Nadi 89 x/menit, Frekuensi Nafas 20 x/menit. Pemeriksaan awal yang perlu kita lakukan pada pasien ini.
Ureum dan Kreatinin
EKG
Darah rutin
Urinalisis
Home BP monitoring
Seorang wanita 65 tahun dengan riwayat pembengkakan jantung, rutin kontrol dan konsumsi Furosemid, Ramipril, Spironolactone, Bisoprolol, datang ke IGD dengan keluhan sesak napas meningkat sejak 2 hari, sesak terus menerus, sering terbangun saat tidur, serta kedua lutut sakit dan bengkak. Obat apa yang kemungkinan memperberat keluhan pasien?
Na diclofenac
Furosemid
Glucosamine
Bisoprolol
Saat di IGD TD 120/70 mmHg, nadi 110x/menit, nafas 24x/menit, ditemukan ronki basah halus pada basal kedua paru dan ada edema. Apakah pemeriksaan penunjang yang bisa digunakan untuk mengkonfirmasi diagnosis pasien ini pada ekstremitas? Pada pemeriksaan EKG ditemukan ST, rate 110x/menit dan adanya LVH. Apakah pemeriksaan penunjang yang bisa digunakan untuk mengkonfirmasi diagnosis pasien ini?
Pulse oksimetri
Elektrokardiogram
Pemeriksaan NT-PrOBNP
Pemeriksaan troponin
Rontgen thorax
Pasien laki-laki 62 tahun datang ke poliklinik jantung RS dengan keluhan utama sesak nafas sejak 1 minggu yang lalu. Pasien perokok berat sejak 20 tahun, dan sampai sekarang masih merokok. Pada pemeriksaan rontgen thorax didapatkan gambaran par dengan kesan emfisema paru. Pada pemeriksaan EKG didapatkan tanda Right Axis Deviation dan R/S di V1 > 1. Apakah penyebab dari kondisi pasien ini?
Emboli paru
Hipertensi primer esensial
Tumor paru
Hipertensi pulmonal
Angina pektoris
Seorang laki-laki berusia 55 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan nyeri dada sejak 3 jam yang lalu. Nyeri berlangsung lebih dari 1 jam disertai keringat dingin, mual dan muntah, pucat. Pasien seorang supir taksi, merokok 2 bks/hari dan ada riwayat hipertensi tetapi jarang berobat. Pada pemeriksaan fisik ditemukan compos mentis, tekanan darah 160/90, denyut nadi 90 x/menit, frekuensi nafas 14 x/menit. Apakah kemungkinan diagnosis?
Akut koroner sindrom
Angina pektoris stabil
Aorta regurgitasi berat
Diseksi aorta
Pleuritis akut
Seorang anak perempuan berusia 10 tahun dibawa ke poliklinik RS dengan keluhan mudah lelah jika beraktivitas sejak 2 tahun belakangan, kadang disertai berdebar-debar. Tidak ada riwayat kebiruan. Pada pemeriksaan fisik ditemukan BB 23 kg, iktus kordis 2 jari lateral LMCS, bising ejeksi sistolik grade 3/6 di RIC 1-2 linea parasternalis kiri. Apakah kemungkinan diagnosis?
VSD kecil
VSD besar
ASD sekudum
TGA
Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri di dada kiri sejak 2 minggu ini yang timbul setiap jalan pagi hari sejauh 300 meter dan hilang setelah dibawa beristirahat. Pasien memiliki kebiasaan merokok 1 bungkus per hari dan kolesterol tinggi. Pemeriksaan fisik yang dilakukan dalam batas normal. Dokter kemudian melakukan pemeriksaan EKG (gambar terlampir).
Non typical angina
Atypical Angina
Angina Pektoris tidak stabil
Infark miokard non ST elevasi
Angina Pektoris Stabil
Seorang bayi laki-laki berusia 1 hari dikonsulkan dengan kelainan denyut jantung yang rendah. Pasien merupakan anak pertama dan lahir secara normal. Pada pemeriksaan fisik ditemukan denyut jantung 55 kali/menit. Berdasarkan pemeriksaan EKG ditemukan seperti gambar terlampir. Apakah diagnosis yang paling tepat?
Seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran tahun pertama belajar mengenai struktur jantung. Sirkulasi jantung saat bayi dalam kandungan berbeda dengan saat lahir. Darah kaya oksigen dan nutrisi dibawa oleh pembuluh darah yang berbeda dengan saat di luar kandungan. Apakah pembuluh darah yang dimaksud?
Vena umbilikalis
Foramen ovale
Duktus venosus
Ductus arteriosus
Arteri umbilikalis
Seorang pasien Laki-laki berusia 62 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan sering sakit kepala dan mimisan sejak 6 bulan terakhir. Pasien rutin kontrol tiap bulan tapi TD selalu di atas 160/100 mmHg. Sebelumnya pasien telah dirawat di RS dengan diagnosis Hipertensi Renovaskuler. Apakah Etiologi penyakit pasien tersebut?
Fibromuscular dysplasia
Takayasu's arteritis
Atherosclerosis
Cholesterol emboli
Thrombotic emboli
Seorang anak perempuan berusia 15 tahun dibawa ibunya ke IGD RS dengan keluhan demam sejak 2 minggu yang lalu. Sebelumnya pasien mengeluhkan nyeri tenggorokan dan nyeri sendi yang berpindah-pindah disertai sesak napas. Pada pemeriksaan fisik ditemukan tekanan darah 130/80 mmHg, denyut nadi 110x/menit, frekuensi napas 24 x/menit, suhu 37,5°C. Terdengar murmur pansistolik grade IV/VI di apeks yang menjalar ke aksila. Dokter menduga pasien menderita demam rematik. Apabila dilakukan pemeriksaan EKG, apakah gambaran khas yang akan ditemukan?
Sinus takikardi
PR interval memanjang
Sinus bradikardi
Hipertrofi ventrikel kiri
PR interval memendek
Pasien wanita usia 65 tahun mengeluhkan sesak tiba-tiba sejak 2 jam sebelum masuk RS. Saat di IGD didapatkan TD 68/47 mmHg, HR 90 x/menit, RR 28x/menit, Saturasi 95%. Pada pemeriksaan fisik ditemukan peningkatan VP, ronki minimal di basal paru dan akral dingin. Dari EKG ditemukan SR rate 90 x/menit dengan ST depresi di V1-V4. Apa diagnosis pasien ini?
Infark Miokard Akut (STEMI)
Emboli Paru Masif
Gagal Jantung Kongestif
Syok Hipovolemik
Dobutamin mulai 5 mcg/kg/menit dan drip norepinephrine mulai 0,5 mcg/menit. Bagaimana efek kerja norepinephrine pada kasus diatas?
Antagonis reseptor B1
Antagonist reseptor a
Agonis reseptor B2
Agonis reseptor B1
Agonis reseptor a
Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan nyeri dada saat beraktivitas dan hilang dengan istirahat yang dirasakan sejak 1 bulan yang lalu. Pasien seorang pekerja bangunan dengan riwayat merokok 2 bungkus/hari. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. Dari pemeriksaan EKG didapatkan gambaran seperti terlampir. Apakah interpretasi EKG?
Iskemia inferior
Infark anterior
Iskemik anterior
Infark anteroseptal
Normal
Seorang perempuan 55 tahun datang ke poliklinik jantung dengan keluhan kaki kanan bengkak sejak 4 minggu yang lalu. Pasien memiliki riwayat DM dan hipertensi. Pada pemeriksaan fisik ditemukan BB 90 kg, TB 160 cm, TD 150/90 mmHg, denyut nadi 90x/menit, frekuensi napas 20x/menit. JVP tidak meningkat, paru dan jantung dalam batas normal. Tampak kaki kanan bengkak, kemerahan, dan pitting edema positif. Anamnesis lebih lanjut apa yang harus ditanyakan untuk mendukung diagnosis?
Riwayat imobilisasi atau trauma pada tungkai
Riwayat batuk kronis
Riwayat konsumsi makanan tinggi lemak
Riwayat alergi makanan
Gambar berikut menunjukkan perbedaan pada kedua kaki pasien. Berdasarkan riwayat yang paling mungkin menyebabkan kondisi ini adalah:
Riwayat pengobatan gagal jantung rawat jalan
Riwayat imobilisasi lama/perjalanan jauh
Riwayat operasi abdomen
Riwayat pemakaian obat-obatan paru
Riwayat pemakaian obat-obatan antiinflamasi
Seorang laki-laki berusia 40 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan demam tinggi sejak 1 bulan yang lalu. Pasien telah berobat ke beberapa dokter namun demam tidak turun-turun. Pasien yang mengeluhkan sakit kepala hebat dalam 1 hari ini dan disertai dengan sesak napas. Pasien memiliki riwayat penyakit jantung katup sejak berusia 15 tahun, dan mendapatkan suntik rutin sebulan sekali sampai usia 25 tahun. Setelah itu pasien tidak pernah lagi kontrol ke dokter karena merasa kondisi tubuhnya sehat. Pada pemeriksaan fisik ditemukan tekanan darah 130/80 mmHg, denyut nadi 120x/menit, frekuensi napas 26 x/menit, suhu 38,5°C, murmur pansistolik grade III/VI di apeks menjalar ke axilla. Dari pemeriksaan EKG ditemukan irama sinus dengan hipertrofi ventrikel kiri.
Swab tenggorok
Pemeriksaan transthorakal ekokardiografi
Inisiasi antibiotika
CT Scan kardiak
Pemeriksaan stres ekokardiografi
Seorang laki-laki berusia 26 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan sesak nafas yang memberat terutama jika beraktivitas sejak 1 bulan ini. Sesak sudah mulai dirasakan sejak 3 tahun terakhir. Pasien juga mengeluhkan nyeri dada saat aktivitas dan kadang disertai rasa berdebar. Saat berusia 12 tahun pasien pernah dirawat karena sakit jantung setelah batuk pilek 2 minggu sebelumnya, namun pasien tidak ingat diagnosisnya dan tidak pernah lagi kontrol ke dokter. Apa kemungkinan diagnosis pasien ini?
Gagal jantung
Asma
Infark miokard
Perikarditis
Hipertensi pulmonal
Pada pemeriksaan fisik ditemukan tekanan darah 120/42 mmHg, denyut nadi 102x/menit, ada pergeseran apeks jantung ke kiri bawah, murmur diastolik crescendo di linea sternalis sinistra RIC I dan bruit sistolik dan diastolik yang terdengar saat menekan arteri femoralis secara gradual. Apakah istilah untuk tanda yang ditemukan pada pemeriksaan arteri femoralis pasien ini?
Duroziez's sign
Muller's sign
de Musset's sign
Becker's sign
Hill's sign
Seorang laki-laki 52 tahun, datang ke IGD RS dengan keluhan nyeri dada khas infark sejak 3 jam yang lalu disertai dengan sesak nafas hebat. Pasien memiliki riwayat TB dan DM sejak 5 tahun yang lalu tetapi tidak kontrol teratur. Saat di IGD pasien gelisah, TD 75/50 mmHg, nadi 85x/menit, nafas 28x/menit, IVP meningkat, ronki di 1/3 lapangan paru dan akral dingin. Dari pemeriksaan EKG didapatkan irama SR rate 85x/menit dengan ST elevasi 3-5 mm di V1-V6. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar troponin I 520 g/L.
Revaskularisasi segera
LV assist device
Intra-aortic balloon pump
Inotropik
Vasopressor
