wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Transportation Problem and Optimization Methods Worksheet

Total questions: 50

Worksheet time: 1hrs 3mins

Name
Class
Date
1.

Metode transportasi digunakan untuk menyelesaikan masalah:

a)

Penjadwalan proyek

b)

Penugasan pekerja

c)

Distribusi dari beberapa sumber ke beberapa tujuan dengan biaya minimal

d)

Optimasi jaringan

e)

Antrian

2.

Dalam masalah transportasi, syarat untuk mencapai solusi fisibel awal adalah:

a)

Jumlah sel terisi = m + n

b)

Jumlah sel terisi = m + n + 1

c)

Jumlah sel terisi = m + n - 1

d)

Jumlah sel terisi = m x n

e)

Jumlah sel terisi = m - n

3.

Metode solusi awal yang biasanya memberikan solusi paling dekat dengan optimal adalah:

a)

North West Corner

b)

Vogel’s Approximation Method (VAM)

c)

Least Cost Method

d)

Stepping Stone

e)

Modi

4.

Metode North West Corner (NWC) dalam mencari solusi awal mengabaikan:

a)

Kapasitas sumber

b)

Permintaan tujuan

c)

Biaya transportasi

d)

Jumlah sel terisi

e)

Sel kosong

5.

Dalam VAM, penalty dihitung dari:

a)

Selisih biaya terbesar dan terkecil pada baris/kolom

b)

Rata-rata biaya pada baris/kolom

c)

Total biaya pada baris/kolom

d)

Biaya terendah pada baris/kolom

e)

Biaya tertinggi pada baris/kolom

6.

Solusi awal dengan metode Least Cost:

a)

Selalu memberikan solusi optimal

b)

Memilih sel dengan biaya tertinggi

c)

Memilih sel dengan biaya terendah secara iteratif

d)

Mengabaikan kapasitas dan permintaan

7.

Untuk masalah transportasi seimbang, total supply dan total demand:

a)

Sama

b)

Supply lebih besar

c)

Demand lebih besar

d)

Tidak berpengaruh

e)

Harus nol

8.

Jika masalah tidak seimbang (supply > demand), maka:

a)

Ditambahkan dummy demand

b)

Ditambahkan dummy supply

c)

Diabaikan kelebihan supply

d)

Biaya dummy diatur = 0

e)

a dan d benar

9.

Solusi optimal dicapai ketika:

a)

Semua sel terisi

b)

Semua nilai opportunity cost ui+vj ≤ cij untuk sel kosong (minimasi)

c)

Total biaya = 0

d)

m+n-1 sel terisi

e)

Penalty = 0

10.

Metode MODI (Modified Distribution) disebut juga:

a)

u-v method

b)

Vogel’s method

c)

NWC method

d)

Dual simplex

e)

Stepping stone matrix

11.

Masalah transportasi di atas bersifat:

a)

Seimbang (total supply = total demand)

b)

Tidak seimbang, supply > demand

c)

Tidak seimbang, demand > supply

d)

Tidak dapat diselesaikan

e)

Tidak memerlukan dummy

12.

Dengan NWC, alokasi pertama (S1-P1) adalah:

a)

120

b)

150

c)

70

d)

80

e)

30

13.

Setelah alokasi pertama NWC (S1-P1=120), sisa demand P1 adalah:

a)

0

b)

30

c)

70

d)

80

e)

150

14.

Dengan metode Least Cost, sel pertama yang dialokasi adalah:

a)

S1-P2 (biaya 5)

b)

S3-P1 (biaya 3)

c)

S1-P3 (biaya 6)

15.

Dengan VAM, penalty baris S1 adalah:

a)

1 (6-5)

b)

2 (8-6)

c)

3 (8-5)

d)

5

e)

8

16.

Banyaknya sel terisi pada solusi awal adalah:

a)

3

b)

4

c)

5

d)

6

e)

7

17.

Jika solusi awal dengan NWC menghasilkan biaya total = 2450, lalu dengan Stepping Stone ditemukan sel S3-P1 memiliki opportunity cost negatif, maka:

a)

Solusi sudah optimal

b)

Solusi belum optimal, S3-P1 masuk basis

c)

Solusi belum optimal, S3-P1 keluar basis

d)

Biaya akan naik

e)

Tidak perlu perubahan

18.

Dalam MODI, untuk sel basis berlaku rumus:

a)

ui + vj = cij

b)

ui + vj ≤ cij

c)

ui + vj ≥ cij

d)

ui - vj = cij

e)

ui * vj = cij

19.

Jika dengan MODI ditemui sel kosong dengan nilai ui+vj > cij, maka:

a)

Solusi optimal

b)

Biaya dapat dikurangi dengan memasukkan sel tersebut

c)

Biaya akan naik

d)

Tidak perlu perubahan

e)

Penalty negatif

20.

Solusi optimal tercapai jika semua sel kosong memiliki:

a)

ui + vj ≤ cij

b)

ui + vj ≥ cij

21.

Banyaknya sel terisi pada solusi awal adalah:

a)

3

b)

4

c)

5

d)

6

e)

7

22.

Dengan NWC, alokasi pertama (A-X) adalah:

a)

35

b)

40

c)

30

d)

25

e)

10

23.

SOAL STUDI KASUS 2 (Untuk soal 21-30) Supply: A=40, B=30, C=50 Demand: X=35, Y=25, Z=30, W=20 Total supply = 120, total demand = 110 → supply > demand, tambah dummy demand 10. Biaya (A ke X,Y,Z,W) = 10, 8, 12, 6 Biaya (B ke X,Y,Z,W) = 5, 7, 9, 11 Biaya (C ke X,Y,Z,W) = 12, 10, 8, 9 Biaya ke dummy = 0. 23. Dengan Least Cost, sel pertama dialokasi ke:

a)

A-W (6)

b)

B-X (5)

c)

B-Y (7)

d)

C-Z (8)

e)

Dummy

24.

Pada VAM, jika suatu baris/kolom memiliki dua biaya terendah sama, maka penalty-nya:

a)

0

b)

1

25.

Jika solusi awal NWC menghasilkan biaya total 950, dan setelah MODI ditemukan sel B-W memiliki evaluasi = -2, artinya:

a)

Setiap unit yang dialokasikan ke B-W menaikkan biaya 2

b)

Setiap unit yang dialokasikan ke B-W menurunkan biaya 2

c)

Solusi sudah optimal

d)

Tidak boleh alokasi ke B-W

e)

Biaya dummy berubah

26.

Jika dalam Stepping Stone, sel masuk yang dipilih adalah yang memiliki opportunity cost negatif terbesar (paling negatif), maka:

a)

Biaya turun paling cepat

b)

Biaya naik

c)

Jumlah iterasi mungkin lebih sedikit

d)

a dan c benar

e)

b dan c benar

27.

Dalam masalah dengan dummy, biaya transportasi ke dummy selalu:

a)

0

b)

1

c)

M

d)

Tak terhingga

e)

Sama dengan biaya terendah

28.

Jika setelah MODI semua sel dummy memiliki opportunity cost ≤ 0, maka:

a)

Solusi sudah optimal

b)

Dummy harus diganti

c)

Masalah harus diubah

d)

Ada degenerasi

e)

Supply kurang

29.

Degenerasi terjadi jika jumlah sel terisi:

a)

> m+n-1

b)

< m+n-1

c)

= m+n-1

d)

= m x n

e)

= 0

30.

Untuk mengatasi degenerasi, langkah yang dilakukan:

a)

Menambah alokasi di sel dummy

b)

Menambah alokasi sangat kecil (ε) di sel kosong tertentu

c)

Mengganti metode solusi awal

d)

Menghapus satu sel terisi

e)

Mengabaikan saja

31.

Metode transportasi merupakan kasus khusus dari:

a)

Program dinamik

b)

Program linear

c)

Teori permainan

d)

Analisis Markov

e)

Teori antrian

32.

Yang bukan termasuk metode solusi awal transportasi:

a)

Vogel’s Approximation

b)

Least Cost

c)

North West Corner

d)

Stepping Stone

e)

a dan b

33.

Jika dalam tabel transportasi jumlah sel terisi < m+n-1, maka:

a)

Terjadi degenerasi

b)

Solusi tidak fisibel

c)

Perlu dummy

d)

MODI tidak bisa dihitung semua ui, vj

e)

a dan d benar

34.

Dalam MODI, nilai ui atau vj pertama biasanya diberi nilai:

a)

0

b)

1

c)

-1

d)

Tak terhingga

e)

Rata-rata cij

35.

Kelebihan VAM dibanding NWC dan Least Cost:

a)

Lebih cepat

b)

Memberikan solusi awal lebih dekat optimal

36.

Biaya opportunity pada sel kosong menunjukkan:

a)

Besarnya kenaikan biaya jika sel tersebut dialokasi 1 unit

b)

Besarnya pengurangan biaya jika sel tersebut dialokasi 1 unit

c)

Biaya transportasi sel tersebut

d)

Penalty dalam VAM

e)

Nilai ui+vj

37.

Jika semua opportunity cost non-negatif, maka solusi:

a)

Optimal untuk minimisasi

b)

Optimal untuk maksimisasi

c)

Belum optimal

d)

Degenerate

e)

Tidak fisibel

38.

Pada masalah maksimisasi (keuntungan), solusi optimal tercapai jika:

a)

Opportunity cost ≤ 0 untuk sel kosong

b)

Opportunity cost ≥ 0 untuk sel kosong

c)

Opportunity cost = 0

d)

ui+vj ≥ cij

e)

Tidak ada bedanya dengan minimisasi

39.

Stepping Stone dan MODI pada dasarnya:

a)

Memberikan hasil akhir berbeda

b)

Sama-sama metode optimalisasi

c)

MODI lebih mudah untuk tabel besar

d)

Stepping Stone menghitung loop untuk setiap sel kosong

e)

b, c, d benar

40.

Loop dalam Stepping Stone:

a)

Selalu berbentuk persegi panjang

b)

Dapat memotong

c)

Hanya melalui sel terisi

d)

Dimulai dan diakhiri di sel kosong

e)

a dan d benar

41.

Total supply dan demand:

a)

Supply > demand

b)

Demand > supply

c)

Seimbang

d)

Perlu dummy di supply

e)

Tidak dapat dihitung

42.

Dengan NWC, alokasi O1-D1 adalah:

a)

20

b)

50

c)

30

d)

40

e)

95

43.

Setelah alokasi O1-D1=20, sisa supply O1:

a)

0

b)

30

c)

50

d)

70

e)

95

44.

Dengan Least Cost, alokasi pertama pada sel:

a)

O1-D1 (2)

b)

O2-D3 (1)

c)

O3-D2 (4)

d)

O2-D2 (3)

45.

Dengan VAM, penalty kolom D2 pada iterasi pertama:

a)

1 (4-3)

b)

3 (7-4)

c)

0 (biaya sama)

d)

4

e)

7

46.

Jika solusi awal VAM menghasilkan biaya total 300, lalu MODI menghitung u1=0, v1=2, v2=7, u2=-4, maka nilai u2 didapat dari:

a)

u2 + v1 = c21 → u2 = 3-2 = 1? (tidak ada -4)

b)

Dari sel basis O2-D3: u2+v3=1

c)

Dari sel basis O2-D2: u2+v2=3 → u2=3-7=-4

d)

Asumsi

e)

c benar

47.

Jika sel O3-D1 adalah sel kosong, opportunity cost-nya = c31 - (u3+v1). Jika hasilnya = -3, artinya:

a)

Jika dialokasikan 1 unit ke sel itu, biaya naik 3

b)

Jika dialokasikan 1 unit ke sel itu, biaya turun 3

c)

Tidak boleh dialokasikan

d)

Solusi optimal

e)

Nilai u3+v1=8

48.

Dalam loop Stepping Stone untuk sel O3-D1, sel yang dikurangi alokasinya adalah:

a)

Sel basis dengan alokasi terkecil dalam loop

b)

Sel basis dengan alokasi terbesar

c)

Sel kosong

d)

Sel dummy

e)

Semua sel basis

49.

Jika dalam loop ditemukan dua sel dengan alokasi terkecil sama, maka:

a)

Pilih salah satu, sisanya menjadi degenerate

b)

Keduanya dikurangi

c)

Loop salah

d)

Tidak boleh terjadi

e)

Hanya satu yang keluar basis

50.

Setelah optimal, biaya total minimum adalah:

4 lines