wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

EVALUASI AKHIR SEMESTER - DKV D - SEJARAH SENI RUPA DAN DESAIN

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Streamline sering dianggap sebagai gaya yang menyimbolkan harapan dan optimisme era mesin, terutama karena penggunaan bentuk aerodinamis dan material industri. Hal ini terlihat pada desain mobil, kereta, radio, hingga kulkas yang dibuat agar tampak futuristik dan efisien. Berdasarkan narasi tersebut, evaluasi di bawah ini yang paling tepat mendefinisikan fenomena pada periode Streamline adalah....

a)

Streamline gagal merepresentasikan modernitas karena desainnya terlalu sederhana dan tidak mencerminkan kemajuan teknologi

b)

Streamline berhasil mengekspresikan optimisme industri melalui bentuk aerodinamis, penggunaan material seperti logam dan plastik, serta hubungan kuat dengan transportasi modern

c)

Streamline tidak dapat dinilai sebagai gaya modern karena tidak mempunyai dampak pada produk massal

d)

Streamline dianggap tidak modern karena menghindari teknologi dan produksi industri

2.

Sebab: Pameran dunia seperti Century of Progress (Chicago, 1933–1934) mempromosikan estetika industrial futuristik kepada publik.
Akibat: Streamline dianggap sebagai simbol optimisme masyarakat terhadap kemajuan teknologi dan masa depan. Analisis yang paling tepat adalah...

a)

Sebab benar tetapi tidak memiliki hubungan dengan akibat

b)

Sebab salah tetapi akibat benar

c)

Sebab benar dan berhubungan langsung sebagai faktor utama terjadinya akibat

d)

Keduanya salah

3.

Poster ini berasal dari tahun 1930-an, ketika Amerika sedang berada dalam masa Great Depression, namun perusahaan transportasi justru menonjolkan teknologi baru seperti kereta berpendingin udara (air-conditioned). Hubungan sebab–akibat yang paling tepat antara konteks sejarah dan desain poster tersebut adalah....

a)

Karena krisis ekonomi, perusahaan justru kembali menggunakan desain klasik yang rumit untuk menonjolkan kemewahan

b)

Karena biaya produksi naik, kereta harus dibuat sederhana, namun poster menampilkan desain futuristik untuk membangkitkan optimisme publik

c)

Karena masyarakat tidak tertarik pada inovasi, poster sengaja dibuat tanpa menunjukkan teknologi baru

d)

Karena industri transportasi menurun, gaya visual Streamline ditinggalkan dan diganti motif naturalistik

4.

Ciri khas gaya visual punk adalah berikut ini, KECUALI...

a)

Kesan marah, agresif, dan penuh dengan pesan sosial dan budaya yang kuat.

b)

Ada unsur kemiripan seperti Dadaisme, yaitu sering menampilkan potongan huruf dari headline surat kabar.

c)

Menggunakan simbol-simbol sobekan, robekan, huruf-huruf yang tidak teratur, coretan, kerusakan, kesemerawutan.

d)

Menggunakan warna-warna pastel dan bentukan geometris

5.

Berikut ini yang BUKAN visual artist yang memiliki gaya New Wave, adalah…

a)

Wolfgang Weingart

b)

Malcolm McLaren

c)

April Greiman

d)

Dan Friedman

6.

Manakah pernyataan yang paling tepat menjelaskan perbedaan konseptual antara 'Desain Retro' dan 'Desain Vintage'?

Petunjuk: Perbedaannya terletak pada waktu produksi barang tersebut. Salah satunya adalah 'barang lama asli', yang lain adalah 'barang baru bergaya lama'.

a)

Retro merujuk pada objek yang berusia lebih dari 100 tahun, sedangkan Vintage berusia 20-40 tahun.

b)

Vintage adalah gaya baru yang meniru masa lalu, sedangkan Retro adalah objek asli dari era tersebut.

c)

Retro adalah simulasi gaya baru yang meniru masa lalu, sedangkan Vintage adalah objek otentik yang diproduksi di masa lalu.

d)

Tidak ada perbedaan; kedua istilah tersebut dapat digunakan secara bergantian dalam desain profesional.

7.

Apa karakteristik visual utama yang membedakan Pop Art dari gerakan Ekspresionisme Abstrak yang mendahuluinya?

Petunjuk: Pikirkan tentang subjek yang digambar; Ekspresionisme Abstrak fokus pada emosi batin, sementara Pop Art melihat ke 'luar' pada hal-hal yang Anda temui di supermarket atau majalah.

a)

Penggunaan sapuan kuas yang kasar dan ekspresif untuk menunjukkan gejolak jiwa seniman.

b)

Fokus pada penggambaran alam dan pemandangan pedesaan yang romantis.

c)

Penggunaan citraan yang dapat dikenali dari budaya massa, iklan, dan objek sehari-hari.

d)

Penciptaan bentuk-bentuk abstrak murni yang tidak merepresentasikan objek apapun.

8.

Desainer menggunakan ukuran huruf yang terlalu besar, sehingga ruang negatif di halaman menjadi terlalu dominan dan memecah konsentrasi pembaca. Fenomena 'anemoia' menjadi pendorong kuat bagi popularitas gaya retro di kalangan Generasi Z. Apa yang dimaksud dengan anemoia?

Petunjuk: Istilah ini menjelaskan jenis kerinduan yang unik, di mana seseorang merindukan sesuatu yang sebenarnya tidak ada dalam memori pribadinya.

a)

Kerinduan mendalam untuk kembali ke masa kecil yang dialami sendiri secara langsung.

b)

Perasaan nostalgia atau kerinduan terhadap masa lalu yang tidak pernah dialami secara pribadi.

c)

Ketakutan berlebihan terhadap teknologi masa depan yang menyebabkan seseorang mundur ke gaya hidup tradisional.

d)

Kondisi di mana seseorang kehilangan ingatan tentang masa lalu dan mencoba merekonstruksinya melalui benda-benda.

9.

Sejarah perkembangan desain minimalis mencatat dua gerakan kunci yang sama-sama menolak ornamen dan menjunjung abstraksi: gerakan De Stijl di Belanda dan Gaya Tipografi Internasional (Gaya Swiss). Meskipun keduanya berbagi DNA visual yang serupa, terdapat perbedaan fundamental dalam cara mereka memperlakukan struktur halaman. Manakah pernyataan berikut yang paling akurat menggambarkan transformasi konsep grid dari De Stijl menuju sistematisasi Gaya Swiss?

a)

De Stijl menggunakan komposisi simetris yang statis untuk menciptakan ketenangan spiritual, sedangkan Gaya Swiss memperkenalkan komposisi asimetris yang kacau untuk mencerminkan dinamika industri.

b)

De Stijl menolak garis lurus demi bentuk organik yang alami, sedangkan Gaya Swiss mewajibkan penggunaan garis vertikal-horizontal yang kaku.

c)

De Stijl memandang halaman sebagai bidang spasial aktif dengan keseimbangan dinamis melalui grid yang tersirat (implisit), sedangkan Gaya Swiss memformalkan konsep tersebut menjadi sistem grid modular yang matematis, terukur, dan tersurat (eksplisit).

d)

De Stijl hanya berfokus pada seni lukis murni tanpa aplikasi desain, sedangkan Gaya Swiss murni lahir dari kebutuhan komersial tanpa landasan teori seni.

10.

Dalam sejarah desain grafis awal abad ke-20, muncul gaya Plakatstil (Gaya Poster) di Jerman yang dipelopori oleh Lucian Bernhard. Gaya ini lahir sebagai reaksi terhadap Art Nouveau. Manakah di antara berikut ini yang merupakan karakteristik visual utama dari Plakatstil?

a)

Penggunaan ornamen floral yang rumit dan garis-garis meliuk organik.

b)

Reduksi visual radikal, penggunaan warna datar (flat color), dan fokus pada objek tunggal.

c)

Komposisi yang dipenuhi teks panjang untuk menjelaskan detail produk.

d)

Penggunaan fotografi hitam putih yang dokumenter dan realistis.

11.

Perhatikan gambar berikut ini.

Anda adalah seorang kurator museum yang sedang menyusun pameran tentang sejarah desain grafis Indonesia era 1950-1960an. Dalam koleksi museum, Anda menemukan dua poster pameran seni dari periode tersebut. Ketika menyusun deskripsi untuk katalog pameran, seorang rekan Anda berpendapat bahwa Poster X pasti dibuat oleh seniman dari mazhab Bandung (ITB) karena menampilkan elemen tradisional Indonesia, sementara Poster Y dibuat oleh seniman dari mazhab Yogyakarta (ASRI) karena tampak lebih modern. Berdasarkan pemahaman Anda tentang karakteristik kedua mazhab, manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan kesalahan dalam pendapat rekan Anda?

a)

Pendapat rekan tersebut salah karena mazhab Bandung justru menggunakan pendekatan abstrak-geometris dan tipografi sans-serif seperti pada Poster Y, sedangkan mazhab Yogyakarta menggunakan pendekatan figuratif-naratif dengan elemen tradisional seperti pada Poster X.

b)

Pendapat rekan tersebut benar karena kedua mazhab sebenarnya memiliki karakteristik yang sama, perbedaannya hanya pada lokasi geografis institusi pendidikan, bukan pada pendekatan estetik.

c)

Pendapat rekan tersebut salah karena baik mazhab Bandung maupun Yogyakarta sama-sama menolak elemen tradisional Indonesia dan lebih memilih pendekatan modernisme Barat sepenuhnya.

d)

Pendapat rekan tersebut benar sebagian, karena meskipun atribusi mazhab-nya terbalik, kedua poster tersebut sebenarnya dibuat oleh seniman yang sama yang belajar di kedua institusi.

12.

Perhatikan konteks sejarah Indonesia. Poster legendaris "Boeng, Ajo Boeng!" (1945) karya Affandi dan Chairil Anwar memiliki gaya visual yang ekspresif, spontan, dan terkesan kasar. Apa faktor utama yang melatarbelakangi munculnya "estetika gerilya" atau estetika keterbatasan seperti pada poster tersebut?

a)

Adanya pengaruh kuat dari gaya Realisme Sosialis Uni Soviet yang menekankan keteraturan.

b)

Instruksi resmi dari pemerintah Jepang untuk menggunakan gaya lukisan tradisional.

c)

Kondisi perang revolusi yang menyebabkan kelangkaan material dan urgensi untuk memobilisasi semangat rakyat dengan cepat.

d)

Ketidakmampuan teknis para seniman Indonesia pada masa itu untuk melukis realis

13.

Dalam penerapan prinsip tipografi objektif yang diusung oleh Gaya Internasional, terdapat pembedaan krusial antara kejelasan bentuk huruf individu (legibility) dan kenyamanan membaca teks panjang (readability). Jika seorang desainer menggunakan jenis huruf Helvetica untuk sebuah dokumen laporan yang sangat padat, namun pembaca mengeluhkan mata cepat lelah dan sulit mengikuti alur baris meskipun cetakannya terlihat bersih, manakah diagnosis masalah yang paling tepat?

a)

Jenis huruf Helvetica secara teknis memiliki tingkat legibilitas yang rendah karena bentuk hurufnya yang terlalu geometris dan seragam, sehingga sulit dibedakan oleh mata.

b)

Masalah utamanya bukan pada jenis huruf, melainkan pada pengaturan keterbacaan (readability) tingkat makro, seperti spasi baris (leading) yang terlalu sempit atau panjang baris yang melebihi batas kenyamanan mata.

c)

Dokumen formal seharusnya menggunakan jenis huruf berkait (serif) karena sans-serif secara universal dianggap tidak sopan untuk teks panjang.

d)

Desainer menggunakan ukuran huruf yang terlalu besar, sehingga ruang negatif di halaman menjadi terlalu dominan dan memecah konsentrasi pembaca.

14.

Jika dibandingkan secara analitis, terdapat perbedaan fundamental antara strategi visual propaganda masa Orde Lama (Soekarno) dan Orde Baru (Soeharto). Manakah pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan karakteristik "Estetika Pembangunan" pada propaganda visual Orde Baru?

a)

Menonjolkan konflik, dinamisme massa yang bergerak, dan penggunaan warna merah yang dominan.

b)

Menggunakan metafora binatang buas untuk mendemonisasi musuh neokolonialisme

c)

Menekankan stabilitas, ketertiban, depolitisasi massa, dan visualisasi hasil pembangunan fisik (infrastruktur/teknologi)

d)

Fokus pada tipografi tulisan tangan yang liar untuk menunjukkan kebebasan berekspresi

15.

Perhatikan brief berikut ini

Anda adalah seorang konsultan desain senior yang diminta untuk mengevaluasi keempat opsi yang diajukan oleh tim kreatif di atas. Dalam evaluasi Anda, Anda harus mempertimbangkan:

1.      Pelajaran dari studi kasus Asian Games 1962 tentang kontekstualitas desain

2.      Dialektika antara mazhab Yogyakarta dan Bandung serta evolusinya

3.      Konsep "dua register visual" dan relevansinya untuk praktik kontemporer

4.      Analisis semiotik tentang bagaimana tanda-tanda visual mengkonstruksi makna untuk audiens yang berbeda

5.      Kritik terhadap esensialisme budaya ("estetika asli Indonesia") versus universalisme ("bahasa visual universal")

Setelah menganalisis dengan cermat, Anda harus memilih opsi mana yang akan Anda rekomendasikan DAN memberikan justifikasi berdasarkan kerangka teoretis dari materi yang telah dipelajari.

Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT mencerminkan rekomendasi dan justifikasi yang seharusnya Anda berikan sebagai konsultan?

a)

Rekomendasikan Opsi 1 karena konsistensi identitas visual adalah prinsip desain yang paling fundamental. Studi kasus Asian Games 1962 membuktikan bahwa satu identitas visual yang kuat dapat bekerja untuk semua audiens. Pendekatan hibrid adalah sintesis ideal dari dialektika Yogyakarta-Bandung yang menyelesaikan ketegangan historis antara keduanya secara permanen.

b)

Rekomendasikan Opsi 3 karena sebagai pameran budaya Indonesia, sudah seharusnya menggunakan estetika "asli Indonesia" yang dikembangkan oleh mazhab Yogyakarta. Pendekatan mazhab Bandung adalah produk imperialisme budaya yang harus ditolak, sebagaimana Sukarno menolak "kebudayaan imperialis" pada era Demokrasi Terpimpin. Penggunaan estetika Barat untuk mempromosikan budaya Indonesia adalah kontradiksi yang tidak dapat diterima

c)

Rekomendasikan Opsi 4 karena dalam era globalisasi, hanya bahasa visual universal yang dapat berkomunikasi secara efektif lintas budaya. Mazhab Bandung telah terbukti lebih relevan untuk konteks kontemporer, sementara mazhab Yogyakarta sudah ketinggalan zaman. Asian Games 1962 berhasil justru karena menggunakan International Style, membuktikan keunggulan pendekatan universalis

d)

Rekomendasikan Opsi 2 karena estetika harus responsif pada konteks (audiens/tujuan), menerapkan gaya modernis untuk Pameran A/B dan tradisi untuk Pameran C, namun harus tetap diikat oleh satu benang merah brand.

16.

Dalam kerangka kerja Eco Design modern yang mengkritik model ekonomi linear "ambil-pakai-buang", konsep Cradle-to-Cradle menawarkan visi siklus material yang tertutup. Jika sebuah perusahaan mendaur ulang kursi plastik bekas menjadi bahan campuran kualitas rendah untuk membuat pagar taman (proses downcycling), mengapa pendekatan ini masih dianggap belum memenuhi standar ideal siklus nutrisi teknis dalam filosofi tersebut?

a)

Karena proses daur ulang plastik membutuhkan energi yang sangat besar, sehingga jejak karbonnya tetap lebih tinggi daripada menebang kayu baru untuk pagar

b)

Karena dalam downcycling, kualitas material menurun sehingga material tersebut pada akhirnya akan tetap menjadi sampah (grave) setelah siklus kedua, bukannya bersirkulasi terus-menerus dalam kualitas yang setara (closed-loop).

c)

Karena pagar taman dianggap sebagai produk non-esensial dalam hierarki kebutuhan manusia, sehingga produksinya tetap merupakan bentuk konsumerisme

d)

Karena filosofi Cradle-to-Cradle melarang keras penggunaan material sintetis buatan manusia dan hanya memperbolehkan material biologis yang dapat dikomposkan ke tanah.

17.

Perhatikan gambar ilustrasi di bawah ini

Seorang peneliti sedang menganalisis sebuah sampul buku karya kelompok Decenta dari tahun 1970-an. Desain sampul tersebut menggunakan teknik cetak saring (screen printing) yang sangat presisi dengan warna-warna datar (flat), namun secara visual menampilkan elemen kaligrafi Arab dan motif tekstil tradisional yang telah diabstraksi (disederhanakan bentuknya).

Dalam konteks tegangan abadi "Global vs Lokal", analisis manakah yang paling tajam dan tepat untuk menjelaskan mengapa Decenta memilih pendekatan visual hibrida seperti ini?

a)

Decenta menolak sepenuhnya modernisme Barat yang dianggap sekuler dan hanya ingin kembali ke estetika religius murni melalui penggunaan kaligrafi Arab

b)

Penggunaan cetak saring dipilih semata-mata karena alasan ekonomi (murah), bukan karena pertimbangan estetik untuk menggabungkan presisi teknologi dengan nilai spiritual

c)

Decenta berusaha meniru gaya Pop Art Amerika secara mentah, namun mengganti objek kaleng sup dengan huruf Arab agar terlihat berbeda

d)

Decenta menggunakan teknik modern (cetak saring) untuk mengolah elemen tradisi (lokal) menjadi bentuk baru, membuktikan bahwa identitas Indonesia bisa tampil modern tanpa harus menolak pengaruh Barat sepenuhnya

18.

Nama majalah yang membahas musik grunge sekaligus menggunakan gaya visual khas grunge adalah...

a)

Rollingstones

b)

Maximum Rock 'n Roll

c)

Raygun

d)

The Grunger

19.

Berikut ini adalah sejarah masuknya seni graffiti di Indonesia, KECUALI...

a)

Mulai masuk pada tahun 1980-an.

b)

Masuk melalui style musik hip-hop

c)

Dianggap memiliki kesatuan dengan budaya hip-hop lainnya, seperti MC, DJ, dan breakdance

d)

Dampak dari menjamurnya musik metal di Indonesia

20.

Berikut ini adalah respon publik terhadap awal kemunculan graffiti di New York, KECUALI...

a)

Tidak pernah diapresiasi sebagai sebuah bentuk seni

b)

Dianggap sebagai ekspresi visual dari sekelompok kaum urban

c)

Tidak memiliki unsur keindahan / estetika

d)

Dianggap sebagai karya seni kelas borjuis