wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal UAS TKIS

Total questions: 150

Worksheet time: 1hrs 15mins

Name
Class
Date
1.

Prinsip utama yang membedakan keuangan Islam dari keuangan konvensional adalah:

a)

Penghindaran inflasi dan kebijakan moneter ekspansif

b)

Pelarangan seluruh bentuk spekulasi termasuk perdagangan internasional

c)

Distribusi kekayaan wajib dilakukan melalui instrumen zakat saja

d)

Pelarangan riba dan transaksi yang mengandung gharar, serta penekanan pada aktivitas berbasis aset

e)

Penggunaan suku bunga variabel pada pembiayaan tertentu

2.

Berikut yang bukan menjadi dasar normatif keuangan Islam adalah:

a)

Al-Qur’an

b)

Hadis

c)

Fatwa Dewan Syariah Nasional

d)

Qiyas

e)

Hukum Adat tanpa harmonisasi syariah

3.

Dalam kerangka ruang lingkup keuangan Islam, instrumen sukuk dapat dikategorikan sebagai…

a)

Instrumen derivatif yang tidak berbasis aset

b)

Surat utang yang menjamin pengembalian tetap

c)

Surat berharga syariah berbasis kepemilikan manfaat aset (underlying asset)

d)

Instrumen spekulatif jangka pendek

e)

Instrumen valuta asing tanpa underlying

4.

Ayat Al-Qur’an yang sering dijadikan dasar pelarangan riba sekaligus membentuk fondasi keuangan Islam adalah…

a)

QS. Al-A’raf: 56

b)

QS. Al-Baqarah: 275–279

c)

QS. An-Nur: 31

d)

QS. Al-Maidah: 3

e)

QS. Al-Baqarah: 183

5.

Ciri tata kelola (governance) lembaga keuangan syariah yang membedakannya dari lembaga konvensional adalah…

a)

Adanya audit internal berkala

b)

Adanya pengawasan eksternal oleh otoritas keuangan negara

c)

Adanya sharia supervisory board (dewan pengawas Syariah) yang wajib mengeluarkan opini kepatuhan

d)

Adanya kewajiban menyusun laporan tahunan

e)

Penggunaan standar akuntansi internasional tanpa tambahan standar syariah

6.

Salah satu jenis risiko yang secara khusus diperhatikan dalam keuangan Islam karena terkait akad adalah:

a)

Risiko teknologi

b)

Risiko inheritance

c)

Risiko kepatuhan (sharia compliance risk)

d)

Risiko inflasi makro

e)

Risiko pajak

7.

Penerapan Maqashid Syariah dalam keuangan Islam paling tepat tercermin dalam:

a)

Meningkatkan profit bank melalui margin pembiayaan setinggi mungkin

b)

Menjamin keuntungan tetap bagi investor

c)

Mendorong distribusi nilai tambah dan menghindari praktik eksploitasi dalam akad

d)

Mengutamakan kepentingan pemegang saham

e)

Memastikan bahwa seluruh pembiayaan berbasis murabahah saja

8.

Bank syariah menggunakan akad mudharabah dalam produk pendanaan. Fungsi mudharabah pada sisi pendanaan adalah…

a)

Bank sebagai mudharib mengelola dana nasabah dan membagi keuntungan sesuai nisbah

b)

Nasabah meminjam uang dengan bunga tetap

c)

Nasabah menjual aset kepada bank dengan margin

d)

Bank memberikan jaminan modal kepada pemilik dana

e)

Bank bertindak sebagai investor pasif

9.

Alasan filosofis mempelajari keuangan dan investasi Islam agar:

a)

Investor dapat memperoleh keuntungan jangka pendek yang pasti

b)

Dapat memaksimalkan spekulasi pada pasar modal

c)

Aktivitas ekonomi sesuai nilai tauhid, keadilan, dan maslahah sehingga mencegah praktik merusak seperti riba dan gharar

d)

Menggantikan semua instrumen konvensional tanpa pengecualian

e)

Menghilangkan risiko investasi sepenuhnya

10.

Dalam konteks ekonomi modern, salah satu tantangan implementasi keuangan Islam adalah:

a)

Tidak adanya standar akuntansi global

b)

Keberagaman interpretasi fiqh sehingga diperlukan harmonisasi fatwa antarnegara

c)

Tidak boleh menggunakan teknologi digital

d)

Semua negara telah memiliki UU keuangan syariah yang sama

e)

Larangan melakukan investasi pada sektor riil

11.

Salah satu perbedaan mendasar antara lembaga keuangan Islam dan konvensional adalah tujuan operasionalnya. Manakah yang paling tepat menggambarkan tujuan lembaga keuangan Islam?

a)

Memaksimalkan profit melalui pembiayaan berbunga

b)

Mengoptimalkan return pemegang saham tanpa batasan moral

c)

Mencapai keuntungan dengan tetap menjaga kepatuhan syariah dan nilai keadilan

d)

Mengutamakan stabilitas moneter melalui pengendalian suku bunga

e)

Meminimalkan risiko investasi melalui diversifikasi global

12.

Dalam perspektif maqashid syariah keuangan Islam, prinsip hifz al-mal (menjaga harta) terutama diwujudkan melalui…

a)

Penetapan suku bunga yang stabil

b)

Praktik spekulasi yang terkelola

c)

Penghindaran gharar, riba, dan maysir

d)

Penggunaan leverage untuk meningkatkan nilai portofolio

e)

Pemberian insentif pada investor besar

13.

Tujuan utama mempelajari keuangan dan investasi Islam adalah…

a)

Menghafal seluruh fatwa DSN-MUI terkait aktivitas bisnis

b)

Memahami cara menghindari kerugian dalam perdagangan internasional

c)

Mengetahui cara memperoleh keuntungan maksimal melalui bunga majemuk

d)

Membangun kompetensi dalam merancang transaksi sesuai syariah dan berkeadilan

e)

Menguasai metode akuntansi modern tanpa dikaitkan dengan syariah

14.

Dalam investasi syariah, salah satu landasan penentuan kelayakan instrumen adalah screening syariah. Faktor yang paling kritis untuk disaring adalah…

a)

Tingkat inflasi dan suku bunga acuan

b)

Pendapatan non-halal dan struktur utang perusahaan

c)

Kepemilikan asing pada perusahaan

d)

Tingkat likuiditas saham di pasar modal

e)

Jumlah dividen yang dibagikan setiap tahun

15.

Perbedaan utama antara konsep risiko dalam keuangan syariah dan konvensional adalah bahwa dalam keuangan syariah…

a)

Semua risiko harus dihindari sepenuhnya

b)

Risiko ditransfer kepada pihak yang paling mampu menanggung

c)

Risiko harus disepakati dan ditanggung bersama secara adil

d)

Risiko tidak mempengaruhi struktur kontrak

e)

Risiko dihilangkan melalui instrumen derivatif kompleks

16.

Salah satu alasan mengapa riba dilarang dalam keuangan Islam terkait dengan maqashid syariah adalah karena riba…

a)

Mendorong inovasi teknologi

b)

Menyebabkan distribusi kekayaan menjadi tidak seimbang

c)

Mengurangi biaya transaksi masyarakat

d)

Mempercepat pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan

e)

Menjamin kepastian pendapatan bagi pemberi pinjaman

17.

Dalam konteks tujuan keuangan syariah, prinsip profit-loss sharing dianggap lebih adil dibandingkan sistem bunga karena…

a)

Selalu menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi

b)

Tidak memerlukan analisis risiko yang mendalam

c)

Mengaitkan keuntungan dengan kontribusi dan risiko yang dibagi secara proporsional

d)

Menjamin modal akan kembali 100%

e)

Menghindarkan lembaga keuangan dari kegagalan bisnis

18.

Pada lembaga keuangan Islam, akad murabahah berbeda dari pinjaman berbunga konvensional terutama karena…

a)

Bank tidak boleh mencari keuntungan dari transaksi tersebut

b)

Bank wajib menjadi pemilik barang sebelum menjualnya kepada nasabah

c)

Harga barang harus fluktuatif mengikuti pasar

d)

Nasabah tidak boleh mengetahui margin keuntungan bank

e)

Transaksi tidak melibatkan perpindahan kepemilikan

19.

Dalam analisis perbedaan investasi konvensional dan syariah, instrumen derivatif seperti futures sering tidak diperbolehkan dalam syariah karena…

a)

Keuntungan terlalu kecil

b)

Hanya diperjualbelikan di pasar internasional

c)

Mengandung unsur spekulasi dan gharar yang tinggi

d)

Memerlukan modal sangat besar

e)

Tidak memiliki potensi lindung nilai

20.

Salah satu tujuan investasi syariah yang tidak termasuk dalam tujuan investasi konvensional adalah…

a)

Mencapai keberlanjutan nilai aset

b)

Memaksimalkan keuntungan jangka panjang

c)

Memastikan kegiatan investasi membawa maslahat dan tidak melanggar syariah

d)

Mengurangi risiko melalui diversifikasi portofolio

e)

Mengelola aset untuk pertumbuhan jangka panjang

21.

Dalam konteks laporan keuangan syariah, tujuan utama Laporan Sumber dan Penggunaan Dana Zakat adalah…

a)

Menilai kinerja operasional lembaga secara keseluruhan

b)

Memberikan informasi pendapatan dan beban lembaga syariah

c)

Mengungkapkan bagaimana dana zakat dikumpulkan, dikelola, dan disalurkan

d)

Melaporkan aktivitas pembiayaan murabahah

e)

Memberikan rincian perubahan ekuitas pemilik

22.

Salah satu perbedaan fundamental antara Neraca pada keuangan konvensional dan Laporan Posisi Keuangan pada lembaga keuangan syariah adalah…

a)

Penggunaan mata uang asing sebagai standar pengukuran

b)

Pengakuan aset non-keuangan

c)

Pengungkapan liabilitas yang harus dibayar dalam bentuk bunga

d)

Penyajian akun investasi berbasis mudharabah dan musyarakah pada bagian liabilitas atau ekuitas

e)

Penggunaan metode historis tanpa revaluasi

23.

Rasio Debt to Equity Ratio (DER) pada analisis konvensional tidak sepenuhnya relevan dalam analisis lembaga syariah karena…

a)

Rasio tersebut hanya berlaku pada perusahaan manufaktur

b)

Lembaga syariah tidak diperbolehkan memiliki aset tetap

c)

Dana investasi berbasis bagi hasil tidak dikategorikan sebagai utang murni

d)

Perbankan syariah tidak memiliki instrumen liabilitas

e)

DER tidak termasuk rasio standar internasional

24.

Dalam analisis laporan keuangan syariah, akun Pendapatan Non-Halal wajib disajikan secara terpisah. Tujuan utamanya adalah…

a)

Meningkatkan profitabilitas lembaga

b)

Memastikan pendapatan tersebut dapat digunakan untuk operasional

c)

Menjamin kepatuhan syariah dan menyalurkan pendapatan tersebut ke pihak yang berhak

d)

Menaikkan nilai aset dalam neraca

e)

Mengurangi beban zakat lembaga

25.

Metode trend analysis pada keuangan konvensional digunakan untuk melihat…

a)

Pengaruh kebijakan bagi hasil

b)

Perbandingan laporan keuangan antar perusahaan sejenis

c)

Pola perubahan akun laporan keuangan dari waktu ke waktu

d)

Kesesuaian laporan dengan standar IFRS

e)

Tingkat inflasi dalam pembiayaan

26.

Pada analisis kinerja pembiayaan syariah, rasio Non Performing Financing (NPF) berbeda dari Non Performing Loan (NPL) karena…

a)

NPF menghitung beban penyusutan aset

b)

NPF menyertakan pembiayaan berbasis akad jual-beli dan bagi hasil

c)

NPL hanya dihitung pada bank syariah

d)

NPF menggunakan basis kas, bukan basis akrual

e)

NPF tidak mempengaruhi profitabilitas

27.

NPF menghitung beban penyusutan aset NPF menyertakan pembiayaan berbasis akad jual beli dan bagi hasil NPL hanya dihitung pada bank syariah NPF menggunakan basis kas, bukan basis akrual NPF tidak mempengaruhi profitabilitas

a)

NPF menghitung beban penyusutan aset

b)

NPF menyertakan pembiayaan berbasis akad jual beli dan bagi hasil

c)

NPL hanya dihitung pada bank syariah

d)

NPF menggunakan basis kas, bukan basis akrual

e)

NPF tidak mempengaruhi profitabilitas

28.

Dalam laporan keuangan syariah, akad murabahah dicatat sebagai…

a)

Aset lancar langsung menjadi ekuitas

b)

Pendapatan yang diakui secara tunai penuh pada saat akad

c)

Piutang pembiayaan dengan pengakuan margin secara proporsional

d)

Pendapatan instan pada awal transaksi

e)

Dana investasi pihak ketiga

29.

Tujuan penyusunan Laporan Perubahan Dana pada entitas syariah adalah untuk menunjukkan…

a)

Besarnya modal kerja yang digunakan dalam operasional

b)

Aktivitas perubahan dana zakat, infak, sedekah, dan dana kebajikan

c)

Nilai pasar aset perusahaan

d)

Perubahan kurs valuta asing

e)

Variasi amortisasi aset tak berwujud

30.

Salah satu keunggulan analisis common size dalam membandingkan laporan keuangan konvensional dan syariah adalah…

a)

Menghilangkan perbedaan struktur akad sehingga seluruh akun disetarakan

b)

Menjadikan seluruh pos laporan dinyatakan dalam persentase sehingga ukuran perusahaan tidak menjadi faktor bias

c)

Menentukan margin keuntungan tetap pada akad murabahah

d)

Menghapus akun non-halal dari analisis

e)

Mengganti rasio profitabilitas dengan rasio syariah

31.

Salah satu karakteristik Income Statement pada keuangan syariah yang tidak ditemukan pada sistem konvensional adalah…

a)

Pengelompokan beban operasional

b)

Pengakuan pendapatan berbasis akrual

c)

Pemisahan pendapatan halal dan non-halal

d)

Penyajian laba bersih sebelum pajak

32.

Suatu proyek membutuhkan investasi awal Rp500 juta dan akan memberikan arus kas Rp150 juta per tahun selama 5 tahun. Jika tingkat diskonto 10%, apa keputusan yang tepat berdasarkan konsep nilai waktu uang?

a)

Terima proyek karena NPV bernilai negatif namun kecil

b)

Tolak proyek karena NPV bernilai negatif

c)

Terima proyek karena IRR pasti > 10%

d)

Tolak proyek karena payback period lebih dari 5 tahun

e)

Terima proyek jika arus kas didiskonto menggunakan tingkat diskonto 5%

33.

Seorang investor menunjukkan toleransi risiko rendah, memiliki tujuan jangka menengah, dan menginginkan pertumbuhan stabil. Perspektif investasi yang paling sesuai adalah…

a)

Portofolio aset real berimbal tinggi seperti properti spekulatif

b)

Portofolio obligasi jangka panjang dan saham blue-chip defensif

c)

Portofolio saham pertumbuhan agresif

d)

Instrumen derivatif untuk hedging dan leverage

e)

Portofolio dengan rasio saham > 80%

34.

Jika seorang investor memiliki tujuan dana pensiun 25 tahun lagi, bagaimana prinsip goal-based investing diterapkan?

a)

Mengalokasikan seluruh aset pada obligasi untuk menjaga nilai pokok

b)

Mengalokasikan aset sepenuhnya pada pasar uang untuk menghindari volatilitas

c)

Menggunakan portofolio dengan risiko menurun seiring mendekati target tahun pencairan

d)

Mempertahankan proporsi saham tetap sepanjang periode investasi

e)

Menggunakan strategi spekulatif selama masih dalam fase akumulasi awal

35.

Pada fase mid-career seorang individu (usia 35–45), strategi investasi yang paling sesuai secara teoritis adalah…

a)

Meningkatkan proporsi kas untuk menjaga likuiditas jangka pendek

b)

Lebih agresif pada saham karena horizon masih panjang, namun mulai menyeimbangkan risiko

c)

Menghindari seluruh investasi risiko tinggi

36.

Dalam pasar yang diasumsikan semi-strong form efficient, keputusan investasi terutama harus mengandalkan…

a)

Informasi publik dan analisis teknikal

b)

Informasi publik karena harga sudah mencerminkan seluruh informasi publik

c)

Informasi privat karena tidak tercermin dalam harga

d)

Insider information untuk memperoleh alfa konsisten

e)

Kombinasi informasi privat dan publik untuk mengalahkan pasar secara mudah

37.

Manakah situasi yang menunjukkan keunggulan aset riil dibanding aset finansial?

a)

Ketika likuiditas menjadi prioritas utama

b)

Saat investor ingin meminimalkan biaya pemeliharaan

c)

Ketika mencari perlindungan inflasi melalui apresiasi nilai intrinsik

d)

Ketika volatilitas jangka pendek di pasar saham menurun

e)

Saat suku bunga rendah sehingga obligasi lebih menarik

38.

Seorang investor memiliki portofolio yang terdiversifikasi. Risiko mana yang tetap tidak bisa dihilangkan?

a)

Risiko bisnis spesifik

b)

Risiko manajemen perusahaan

c)

Risiko pasar akibat resesi global

d)

Risiko kebangkrutan satu perusahaan

e)

Risiko litigasi perusahaan tertentu

39.

Jika portofolio memiliki VaR harian 99% sebesar Rp10 juta, interpretasi yang paling tepat adalah…

a)

Portofolio pasti akan rugi Rp10 juta dalam satu hari

b)

Ada 1% kemungkinan kerugian lebih besar dari Rp10 juta dalam satu hari

c)

Ada 99% kemungkinan portofolio akan memberikan keuntungan

d)

Portofolio tidak mungkin rugi lebih dari Rp10 juta

e)

Kerugian maksimum per hari adalah Rp10 juta

40.

Mengapa asset allocation sering dianggap lebih menentukan kinerja portofolio dibanding security selection?

a)

Karena pemilihan aset tidak mempengaruhi tingkat risiko

b)

Karena komposisi aset menentukan eksposur risiko dan return jangka panjang

c)

Karena pemilihan sekuritas tidak memerlukan analisis fundamental

d)

Karena pemilihan sekuritas lebih dipengaruhi keberuntungan

e)

Karena alokasi aset selalu menghasilkan return lebih tinggi

41.

Seorang investor menolak menjual saham yang terus turun karena tidak ingin merealisasikan kerugian. Bias ini disebut…

a)

Overconfidence bias

b)

Anchoring bias

c)

Loss aversion & disposition effect

d)

Representativeness bias

e)

Herding bias

42.

Dalam perspektif Modigliani-Miller (MM) tanpa pajak, struktur modal dianggap tidak relevan. Dalam keuangan syariah, asumsi ini banyak dikritik karena…

a)

Tidak mempertimbangkan preferensi investor terhadap saham biasa

b)

Mengabaikan larangan riba yang mempengaruhi biaya modal

c)

Mengasumsikan adanya biaya kebangkrutan yang tinggi

d)

Memprioritaskan struktur modal dengan utang berbunga rendah

e)

Menyatakan bahwa leverage meningkatkan EPS tanpa risiko

43.

Salah satu alasan mengapa leverage konvensional tidak dapat diadopsi penuh dalam struktur modal syariah adalah…

a)

Leverage tidak meningkatkan nilai perusahaan

b)

Utang berbasis bunga meningkatkan risiko systematic

c)

Utang berbasis bunga tidak diperbolehkan dalam syariah

d)

Utang syariah harus selalu berjangka panjang

e)

Utang dalam syariah harus bebas dari risiko kredit

44.

Instrumen pembiayaan yang dianggap sebagai quasi-equity dalam struktur modal syariah karena meningkatkan modal tanpa menciptakan kewajiban tetap adalah…

a)

Murabahah

b)

Ijarah

c)

Sukuk Mudharabah

d)

Qard Hasan

e)

Salam

45.

Prinsip risk sharing dalam keuangan syariah menyebabkan struktur modal ideal lebih menekankan…

a)

Proporsi utang berbasis margin tetap

b)

Penggunaan pembiayaan bagi hasil

c)

Penggunaan utang jangka pendek untuk efisiensi modal

d)

Kombinasi antara bunga tetap dan bunga mengambang

e)

Optimalisasi penggunaan derivatives leverage

46.

Dalam teori Pecking Order, perusahaan lebih memilih pendanaan internal daripada eksternal. Dalam konteks syariah, alasan dominannya adalah…

a)

Internal financing bebas dari potensi gharar dan riba

b)

Internal financing mengurangi risiko moral hazard

c)

Internal financing meningkatkan tax shield

d)

Internal financing dianggap lebih sesuai dengan agency theory

e)

Internal financing meningkatkan EPS tanpa risiko

47.

Pembatasan utang (debt constraint) dalam keuangan Islam umumnya berakar dari konsep syariah berikut, kecuali…

a)

Larangan riba

b)

Larangan gharar

c)

Larangan maysir

d)

Kewajiban pembagian risiko

e)

Kewajiban memberikan jaminan tetap

48.

Ketika perusahaan syariah menerbitkan Sukuk Ijarah, implikasi terhadap struktur modal adalah…

a)

Menciptakan kewajiban bagi hasil mirip ekuitas

b)

Menambah modal berbasis kepemilikan

c)

Membentuk liabilitas setara utang dengan underlying asset

d)

Mengurangi leverage karena aset berpindah kepemilikan

e)

Menghapus kewajiban tetap karena imbal hasil bersifat variabel

49.

Dalam kerangka keuangan Islam, batas maksimum rasio utang terhadap ekuitas sering diatur oleh DSN atau regulator syariah untuk menghindari…

a)

Risiko pasar yang berlebihan

b)

Pemusatan kepemilikan saham

c)

Ketergantungan pada pembiayaan ribawi terselubung

d)

Penurunan profitabilitas operasi

e)

Penurunan nilai perusahaan di pasar sekunder

50.

Pendekatan struktur modal syariah menolak konsep tax shield utang konvensional karena…

a)

Pajak tidak relevan dalam keputusan struktur modal

b)

Keuntungan pajak tidak dapat menghalalkan riba

c)

Perusahaan syariah bebas pajak

d)

Pembiayaan syariah tidak memiliki risiko default

e)

Pembiayaan syariah selalu lebih murah

51.

Dalam pembiayaan Musharakah, posisi perusahaan terhadap struktur modal adalah…

a)

Menambah utang jangka pendek

b)

Meningkatkan ekuitas melalui partisipasi modal mitra

c)

Mengurangi risiko likuiditas karena adanya margin tetap

d)

Menambah kewajiban tetap yang harus dibayar

e)

Menghasilkan beban bunga sebagai pengganti bagi hasil

52.

Ruang lingkup pasar modal syariah di Indonesia mencakup seluruh kegiatan yang berkaitan dengan efek syariah, kecuali…

a)

Penerbitan efek syariah sesuai prinsip syariah

b)

Perdagangan efek syariah di bursa

c)

Pengelolaan reksa dana konvensional

d)

Mekanisme kliring dan penyelesaian transaksi syariah

e)

Pengawasan kepatuhan syariah

53.

Salah satu fungsi utama pasar modal syariah adalah allocative efficiency, Fungsi ini bermakna bahwa pasar modal syariah…

a)

Menjamin semua investor mendapatkan imbal hasil yang sama

b)

Menyalurkan dana kepada sektor yang produktif sesuai prinsip syariah

c)

Menetapkan harga aset berdasarkan margin tetap

d)

Menghilangkan risiko investasi karena adanya pengawasan syariah

e)

Melarang perusahaan dengan leverage tinggi memasuki pasar

54.

Sejarah pasar modal syariah Indonesia ditandai oleh peluncuran Jakarta Islamic Index (JII) pada tahun 2000. Tujuan utama peluncuran JII adalah…

a)

Menstandarkan semua saham agar sesuai syariah

b)

Menyediakan acuan portofolio bagi investor syariah

c)

Menggantikan IHSG sebagai indeks nasional

d)

Mengatur mekanisme margin trading syariah

e)

Menciptakan indeks syariah global pertama

55.

Landasan hukum paling fundamental yang menjadi dasar keberadaan pasar modal syariah di Indonesia adalah…

a)

Undang-Undang No. 10 Tahun 1998

b)

Peraturan OJK Nomor 35 Tahun 2017

c)

Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal

d)

Fatwa DSN-MUI No. 20 Tahun 2001

e)

Undang-Undang No. 23 Tahun 1999

56.

Fatwa DSN-MUI No. 40/DSN-MUI/X/2003 berfungsi sebagai…

a)

Pedoman umum seluruh kegiatan pasar modal syariah

b)

Regulasi teknis perizinan perusahaan efek

c)

Ketentuan perpajakan atas investasi syariah

d)

Standar internasional transaksi derivatif syariah

e)

Aturan rasio keuangan syariah wajib untuk semua emiten

57.

Tujuan strategis pasar modal syariah adalah mendorong aktivitas ekonomi berbasis nilai, yaitu…

a)

Mengutamakan imbal hasil tinggi tanpa pertimbangan risiko

b)

Menghapus semua risiko investasi melalui pengawasan ketat

c)

Menghubungkan investor dan emiten dalam kerangka value creation sesuai syariah

d)

Menciptakan sistem pembiayaan bebas pajak

e)

Menggantikan seluruh instrumen konvensional secara langsung

58.

Salah satu instrumen pasar modal syariah adalah Sukuk. Sukuk berbeda dengan obligasi konvensional karena…

a)

Sukuk tidak dapat diperdagangkan

b)

Sukuk tidak memiliki underlying asset

c)

Sukuk merepresentasikan kepemilikan atas aset/akad, bukan utang berbunga

d)

Sukuk memberikan bunga tetap

e)

Sukuk dijamin pemerintah pada semua seri

59.

Dalam proses screening saham syariah, rasio utang terhadap total aset menjadi indikator penting. Rasio ini digunakan untuk…

a)

Menilai apakah perusahaan masih allowable meski mengandung unsur riba

b)

Menentukan tingkat dividen yang wajib dibayarkan

c)

Mengukur potensi pasar saham tersebut

d)

Menilai apakah perusahaan memiliki risiko likuiditas rendah

e)

Menentukan harga wajar saham syariah

60.

Berbeda dengan pasar modal konvensional, salah satu batasan utama pasar modal syariah adalah larangan kegiatan gharar. Implikasi larangan ini adalah…

a)

Diperbolehkannya short selling dengan limit tertentu

b)

Dilarangnya transaksi tanpa kepastian kepemilikan atau penyerahan

c)

Dilarangnya perdagangan efek secara intraday

d)

Dilarangnya transaksi atas saham perusahaan besar

e)

Diperbolehkannya transaksi derivatif spekulatif

61.

Reksa Dana Syariah menggunakan akad wakalah atau mudharabah. Hal ini memberikan konsekuensi bahwa…

a)

Manajer investasi menanggung seluruh risiko kerugian

b)

Investor wajib memberikan imbal hasil tetap kepada manajer investasi

c)

Profit dan risiko ditanggung bersama sesuai kesepakatan

d)

Dana hanya dapat ditempatkan pada deposito konvensional

e)

Penempatan dana bebas memilih sektor apapun

62.

Dalam konteks keuangan modern, risiko (risk) paling tepat didefinisikan sebagai…

a)

Variasi negatif dari return aktual tanpa mempertimbangkan return ekspektasian

b)

Ketidakpastian hasil di masa depan yang dapat diukur melalui volatilitas

c)

Kemungkinan investor mengalami kerugian permanen

d)

Perbedaan antara return aktual dan return normal pasar

e)

Probabilitas kerugian akibat inflasi

63.

Return dalam teori investasi diartikan sebagai…

a)

Selisih antara nilai sekarang dan nilai masa depan

b)

Manfaat finansial yang diperoleh investor dari investasi, baik berupa capital gain maupun cash flow

c)

Jumlah dana yang dibutuhkan untuk membeli aset

d)

Risiko yang timbul akibat fluktuasi harga aset

e)

Keuntungan yang selalu bersifat tetap

64.

Hubungan antara risiko dan return berdasarkan prinsip dasar keuangan adalah…

a)

Risiko tinggi biasanya diikuti return tinggi

b)

Risiko rendah selalu menghasilkan return tinggi

c)

Risiko dan return tidak saling berhubungan

d)

Return tinggi selalu diikuti risiko rendah

65.

Return adalah fungsi dari risiko sistematik yang tidak dapat didiversifikasi

a)

Return akan meningkat tanpa meningkatkan risiko

b)

Risiko rendah selalu menghasilkan return yang tinggi

c)

Semua bentuk risiko dapat dihilangkan dengan diversifikasi

d)

Tingkat risk-free menjadi penentu utama return saham

66.

Salah satu faktor utama yang menimbulkan risiko investasi adalah market risk, Contoh dari risiko ini adalah…

a)

Kegagalan manajemen internal perusahaan

b)

Perubahan kebijakan pemerintah yang mempengaruhi pasar secara luas

c)

Risiko kredit pada emiten tertentu

d)

Kerusakan aset fisik perusahaan

e)

Salah kelola persediaan

67.

Diversifikasi dalam teori portofolio bertujuan utama untuk…

a)

Menghilangkan semua risiko dalam portofolio

b)

Mengurangi risiko total dengan mengkombinasikan aset yang tidak berkorelasi sempurna

c)

Meningkatkan return tanpa menurunkan risiko

d)

Mengalihkan seluruh risiko kepada pihak lain

e)

Menjamin investor selalu mendapatkan return positif

68.

Dalam kerangka Modern Portfolio Theory (MPT), portofolio efisien adalah portofolio yang…

a)

Memiliki return tertinggi tanpa mempertimbangkan risiko

b)

Menggabungkan aset sebanyak mungkin agar risikonya nol

c)

Memberikan return maksimal pada tingkat risiko tertentu atau risiko minimal pada tingkat return tertentu

d)

Menghasilkan return lebih tinggi dari pasar tanpa risiko

e)

Memiliki jumlah aset yang sama di setiap instrumen

69.

Dalam perhitungan return ekspektasian portofolio, bobot (weight) digunakan untuk…

a)

Mengurangi risiko idiosinkratik

b)

Menentukan proporsi investasi pada setiap aset sehingga return portofolio merupakan rata-rata tertimbang

c)

Menentukan tingkat bunga bebas risiko

d)

Mengukur volatilitas pasar

e)

Menghilangkan risiko sistematik

70.

Teori portofolio Markowitz menunjukkan bahwa korelasi antar aset sangat penting karena…

a)

Korelasi yang tinggi akan menghilangkan risiko pasar

b)

Korelasi negatif atau rendah memungkinkan penurunan risiko tanpa menurunkan return

c)

Semua aset dalam portofolio wajib berkorelasi positif

d)

Korelasi menentukan harga pasar dari suatu aset

e)

Korelasi tidak mempengaruhi risiko sama sekali

71.

Beta dalam model CAPM digunakan untuk mengukur…

a)

Risiko total suatu sekuritas

b)

Risiko yang dapat dihilangkan dengan diversifikasi

c)

Sensitivitas return sekuritas terhadap gerakan pasar sebagai ukuran risiko sistematik

d)

Selisih return sekuritas dengan return portofolio optimal

e)

Return minimum yang harus diperoleh investor

72.

Dalam model keseimbangan portofolio (portfolio equilibrium), harga aset ditentukan oleh…

a)

Preferensi investor terhadap instrumen jangka pendek

b)

Interaksi antara supply-demand aset yang bebas arbitrase dalam portofolio efisien

c)

Return historis yang stabil dalam jangka panjang

d)

Jumlah aset yang diterbitkan oleh perusahaan

73.

Dalam CAPM, beta merupakan satu-satunya penentu expected return karena…

a)

Beta mewakili seluruh risiko total sekuritas

b)

Beta mengukur risiko yang dapat dihilangkan dengan diversifikasi

c)

Beta mengukur risiko sistematik yang tidak dapat didiversifikasi

d)

Beta selalu konstan sepanjang waktu

e)

Beta menentukan nilai intrinsik saham secara langsung

74.

Garis Pasar Sekuritas (Security Market Line—SML) menunjukkan hubungan…

a)

Antara expected return dan risiko total

b)

Antara expected return dan risiko sistematik

c)

Antara beta dan standar deviasi

d)

Antara risiko idiosinkratik dan nilai pasar

e)

Antara leveraged dan expected return

75.

Jika suatu aset terletak di bawah Security Market Line (SML), maka aset tersebut…

a)

Undervalued karena return-nya terlalu tinggi dibanding risikonya

b)

Overvalued karena expected return lebih rendah daripada risiko sistematiknya

c)

Sedang berada pada titik keseimbangan portofolio

d)

Memiliki risiko total yang lebih rendah dari beta-nya

e)

Memiliki risiko idiosinkratik terlalu besar

76.

Hubungan antara expected return dan total risk dalam teori modern portfolio menyatakan bahwa…

a)

Expected return dipengaruhi secara langsung oleh risiko total

b)

Expected return hanya dipengaruhi oleh risiko idiosinkratik

c)

Expected return hanya dipengaruhi oleh risiko sistematik

d)

Total risk harus selalu lebih tinggi dari market risk premium

e)

Total risk identik dengan beta

77.

Salah satu kelemahan CAPM yang menjadi dasar pengembangan APT adalah…

a)

CAPM gagal menjelaskan hubungan antara risiko total dan expected return

b)

CAPM hanya menggunakan satu faktor risiko sehingga dianggap terlalu sederhana

c)

CAPM mengabaikan risiko sistematik

d)

CAPM memerlukan data pasar yang terlalu banyak

e)

CAPM tidak dapat digunakan untuk menghitung expected return jangka panjang

78.

Arbitrage Pricing Theory (APT) menyatakan bahwa expected return suatu aset ditentukan oleh…

a)

Satu faktor ekonomi makro utama

b)

Kombinasi multi-faktor yang mempengaruhi risiko sistematik

c)

Total risk yang mencakup risiko idiosinkratik

d)

Perubahan harga aset secara historis

e)

Tingkat bunga riil saja

79.

Keunggulan utama APT dibanding CAPM adalah…

a)

APT tidak memerlukan asumsi pasar sempurna

b)

APT hanya membutuhkan satu variabel risiko

c)

APT menghilangkan kebutuhan untuk menghitung risk-free rate

d)

APT dapat menggunakan berbagai faktor yang relevan dan fleksibel

e)

APT memberikan hasil return pasti tanpa volatilitas

80.

Dalam APT, arbitrase terjadi ketika…

a)

Dua aset dengan risiko identik memiliki expected return yang sama

b)

Harga aset tercermin sempurna dalam portofolio efisien

c)

Investor memanfaatkan mispricing antara harga aset dan nilai fundamental berbasis faktor risiko

d)

Beta suatu aset berubah sepanjang waktu

e)

Portfolio berada tepat pada efficient frontier

81.

Menurut CAPM, jika beta suatu saham = 1,5 dan market risk premium = 6%, risk-free rate = 4%, maka expected return saham adalah…

a)

4%

b)

6%

c)

9%

d)

13%

e)

15%

82.

Analisis fundamental dalam penilaian sekuritas bertujuan untuk…

a)

Mengukur volatilitas harga saham dalam jangka pendek

b)

Menentukan nilai intrinsik aset berdasarkan faktor ekonomi, industri, dan perusahaan

c)

Mengidentifikasi pola harga melalui grafik historis

d)

Mengukur risiko pasar menggunakan beta

e)

Menentukan timing pembelian saham berdasarkan indikator teknikal

83.

Analisis fundamental makro (analisis ekonomi) menilai kondisi ekonomi yang berpengaruh terhadap sekuritas. Indikator yang paling relevan adalah…

a)

Break-even point sektor industri

b)

Tren moving average 200 days

c)

Tingkat inflasi, suku bunga, pertumbuhan GDP

d)

Rasio quick ratio perusahaan

e)

Siklus inventory turn-over

84.

Analisis industri dilakukan untuk menilai prospek sektor tertentu. Salah satu alat analisis penting dalam tahap ini adalah…

a)

Dow Theory

b)

Model Five Forces Porter

c)

Relative Strength Index (RSI)

d)

Bollinger Bands

e)

Stochastic Oscillator

85.

Salah satu kelemahan utama analisis ekonomi dalam analisis fundamental adalah…

a)

Data ekonomi tidak memiliki hubungan terhadap pergerakan pasar

b)

Analisis ekonomi tidak dapat memprediksi arah moneter

c)

Prediksi ekonomi bersifat agregat sehingga tidak dapat menentukan kinerja perusahaan spesifik

d)

Data ekonomi selalu bias terhadap kenaikan harga saham

e)

Data ekonomi hanya mempengaruhi nilai utang bukan ekuitas

86.

 Analisis fundamental makro (analisis ekonomi) menilai kondisi ekonomi yang berpengaruh terhadap sekuritas. Indikator yang paling relevan adalah…

a)

Break-even point sektor industri

b)

Tren moving average 200 days

c)

Tingkat inflasi, suku bunga, pertumbuhan GDP

d)

Rasio quick ratio perusahaan

e)

Siklus inventory turn-over

87.

Analisis industri dilakukan untuk menilai prospek sektor tertentu. Salah satu alat analisis penting dalam tahap ini adalah…

a)

Dow Theory

b)

Model Five Forces Porter

c)

Relative Strength Index (RSI)

d)

Bollinger Bands

e)

Stochastic Oscillator

88.

Dalam analisis perusahaan, rasio yang paling mencerminkan kemampuan perusahaan menghasilkan laba dari modalnya adalah…


a)

Current Ratio

b)

Operating Margin

c)

Return on Equity (ROE)

d)

Debt to Asset Ratio

e)

Total Asset Turnover

89.

Analisis industri penting dilakukan dalam analisis fundamental karena…

a)

Kinerja seluruh perusahaan dalam industri selalu sama

b)

Harga saham hanya dipengaruhi oleh kondisi makro ekonomi

c)

 Karakteristik industri menentukan tingkat risiko dan potensi pertumbuhan perusahaan

d)

Perusahaan tidak memiliki pengaruh terhadap kondisi industrinya

e)

 Semua industri bergerak dalam siklus yang identik

90.

Dalam analisis perusahaan, penggunaan discounted cash flow (DCF) bertujuan untuk…

a)

Menentukan harga saham berdasarkan pergerakan intraday

b)

Menilai nilai wajar perusahaan berdasarkan arus kas masa depan yang didiskontokan

c)

Mengukur likuiditas perusahaan jangka pendek

d)

 Menentukan apakah perusahaan mengalami overbought atau oversold

e)

Mengestimasi volatilitas harga saham

91.

Salah satu komponen penting dalam analisis ekonomi yang mempengaruhi valuasi saham adalah tingkat suku bunga. Pengaruh suku bunga yang naik terhadap pasar modal adalah…

a)

Harga saham cenderung naik karena biaya modal menurun

b)

Investor beralih dari obligasi ke saham

c)

Cost of equity meningkat sehingga valuasi saham cenderung turun

d)

Return yang diminta investor menurun

e)

Risiko sistematik berkurang


92.

Analisis fundamental terdiri atas tiga tingkatan: ekonomi, industri, dan perusahaan. Urutan ini mencerminkan…

a)

 Pendekatan dari faktor terkecil ke terbesar

b)

Pendekatan top-down yang menilai kondisi makro sebelum menilai perusahaan

c)

Pendekatan teknikal yang digabungkan dengan indikator ekonomi

d)

Analisis data historis tanpa mempertimbangkan fundamental

e)

Teknik penilaian berbasis nilai pasar saja

93.

Dalam analisis perusahaan, faktor qualitative yang dianggap kritis dalam menentukan nilai intrinsik adalah…

a)

Debt to Equity Ratio

b)

Perubahan harga komoditas

c)

Kualitas manajemen dan tata kelola perusahaan (corporate governance)

d)

Pergerakan indeks pasar

e)

Varians return saham


94.

Prinsip Market Action Discounts Everything dalam Technical Analysis menyatakan bahwa:

a)

Harga hanya mencerminkan faktor fundamental perusahaan

b)

Harga saham sepenuhnya dipengaruhi oleh spekulasi jangka pendek

c)

Semua informasi relevan ekonomi, politik, psikologis, telah tercermin dalam harga

d)

Harga bergerak secara acak tanpa pola tertentu

e)

Harga saham hanya mencerminkan kinerja keuangan masa lalu

95.

 Implikasi praktis dari prinsip Market Action Discounts Everything bagi seorang technical analyst adalah:

a)

Tidak perlu memperhatikan volume perdagangan

b)

 Analisis fundamental menjadi lebih dominan

c)

Pola harga dianggap sebagai refleksi kolektif seluruh pelaku pasar

d)

Harga masa depan tidak dapat diprediksi

e)

Informasi non-keuangan harus diabaikan sepenuhnya

96.

Prinsip Prices Move in Trend mengasumsikan bahwa:

a)

Harga selalu bergerak secara linier

b)

Setiap pergerakan harga bersifat acak

c)

Pergerakan harga cenderung berlanjut hingga ada sinyal pembalikan

d)

Harga selalu kembali ke nilai intrinsiknya

e)

Tren hanya berlaku pada jangka pendek

97.

Manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan hubungan antara tren dan time frame dalam Technical Analysis?

a)

Tren hanya valid pada grafik harian

b)

Tren jangka pendek tidak relevan bagi investor jangka panjang

c)

Tren dapat berbeda pada setiap time frame secara simultan

d)

Tren jangka panjang selalu lebih akurat

e)

Tren tidak dapat dianalisis lintas waktu

98.

Prinsip History Repeats Itself dalam Technical Analysis terutama didasarkan pada:

a)

Konsistensi laporan keuangan perusahaan

b)

Efisiensi pasar sempurna

c)

Pola perilaku psikologis manusia yang relatif sama

d)

Ketidakpastian ekonomi global

e)

Intervensi regulator pasar

99.

Pola grafik (chart pattern) dianggap relevan dalam Technical Analysis karena:

a)

Harga selalu mengikuti rumus matematis tertentu

b)

. Investor bereaksi identik terhadap setiap peristiwa ekonomi

c)

Reaksi pasar terhadap informasi cenderung berulang

d)

Volume perdagangan tidak mempengaruhi harga

e)

Pasar sepenuhnya rasional

100.

Fungsi utama Technical Analysis dalam pengambilan keputusan investasi adalah:

a)

Menentukan nilai intrinsik saham

b)

Mengukur kinerja manajemen perusahaan

c)

Menentukan timing masuk dan keluar pasar

d)

Memprediksi laba perusahaan secara akurat

e)

Menilai stabilitas makroekonomi

101.

Perbedaan utama antara fungsi Technical Analysis dan Fundamental Analysis terletak pada:

a)

Objek analisis

b)

Sumber data utama yang digunakan

c)

Tujuan memperoleh keuntungan

d)

Tujuan memperoleh keuntungan

e)

Jenis pasar yang dianalisis

102.

Dalam konteks pasar yang sangat volatil, fungsi Technical Analysis menjadi penting karena:

a)

Menghilangkan risiko sepenuhnya

b)

Memberikan kepastian arah harga

c)

Membantu membaca sentimen dan momentum pasar

d)

Menentukan nilai buku perusahaan

e)

Menggantikan peran regulasi pasar

103.

Kelemahan utama Technical Analysis yang paling relevan dengan prinsip History Repeats Itself adalah:

a)

Ketergantungan pada data fundamental

b)

Asumsi bahwa perilaku pasar selalu konsisten

c)

Tidak dapat digunakan di pasar modern

d)

Tidak memerlukan pengalaman analis

e)

Selalu menghasilkan sinyal palsu

104.

Konsep Time Value of Money (TVM) dalam ekonomi konvensional didasarkan pada asumsi bahwa:

a)

Nilai uang meningkat seiring waktu tanpa risiko

b)

Uang memiliki nilai intrinsik yang tetap

c)

Uang saat ini lebih bernilai dibandingkan uang di masa depan karena potensi penghasilannya

d)

Nilai uang ditentukan sepenuhnya oleh inflasi

e)

Nilai uang tidak dipengaruhi oleh tingkat suku bunga

105.

Kritik utama ekonomi syariah terhadap konsep Time Value of Money adalah bahwa:

a)

TVM mengabaikan faktor inflasi

b)

TVM menyamakan uang dengan komoditas yang dapat menghasilkan nilai sendiri

c)

TVM terlalu kompleks secara matematis

d)

TVM hanya relevan untuk investasi jangka pendek

e)

TVM tidak dapat digunakan dalam pengambilan keputusan bisnis

106.

Konsep Economic Value of Time (EVT) dalam ekonomi syariah menekankan bahwa:

a)

Waktu memiliki nilai ekonomis absolut

b)

Uang bertambah nilainya karena berjalannya waktu

c)

Nilai ekonomi muncul dari aktivitas produktif yang memanfaatkan waktu

d)

Waktu dapat diperjualbelikan secara bebas

e)

Nilai uang selalu konstan dalam jangka panjang

 

107.

Perbedaan mendasar antara TVM dan EVT terletak pada:

a)

Penggunaan rumus matematika

b)

Fokus pada tingkat inflasi

c)

Sumber penciptaan nilai ekonomi

d)

Horizon waktu analisis

e)

Risiko investasi

108.

Dalam ekonomi konvensional, hubungan antara nilai waktu uang dan tingkat bunga menunjukkan bahwa:

a)

Bunga hanya berfungsi sebagai alat stabilitas moneter

b)

Tingkat bunga merepresentasikan harga dari waktu

c)

Bunga digunakan untuk mengukur produktivitas tenaga kerja

d)

Tingkat bunga tidak mempengaruhi keputusan investasi

e)

Bunga hanya relevan dalam sistem perbankan

109.

Dalam perspektif ekonomi syariah, pengganti konsep bunga dalam penilaian nilai waktu uang adalah:

a)

Diskonto tetap

b)

Margin berbasis waktu

c)

Bagi hasil dan aktivitas usaha riil

d)

Inflasi ekspektasi

e)

Nilai tukar mata uang

110.

Konsep Economic Value of Time memandang waktu sebagai:

a)

Faktor produksi yang berdiri sendiri

b)

Komoditas yang dapat disewakan

c)

Variabel netral tanpa nilai ekonomi

d)

Sarana untuk menciptakan nilai melalui kerja dan usaha

e)

Instrumen spekulatif dalam investasi

111.

Dalam konteks investasi syariah, hubungan antara nilai waktu uang dan keuntungan investasi tercermin dalam:

a)

Penetapan bunga majemuk

b)

Jaminan imbal hasil tetap

c)

Risiko dan hasil usaha yang sejalan dengan kinerja riil

d)

Diskonto berbasis suku bunga pasar

e)

Nilai nominal pengembalian

112.

Perhitungan kelayakan investasi dalam ekonomi syariah lebih menekankan pada:

a)

Nilai kini bersih berbasis bunga

b)

Tingkat diskonto konvensional

c)

Proyeksi arus kas riil dan tingkat bagi hasil

d)

Nilai waktu uang secara nominal

e)

Return bebas risiko

113.

. Implikasi konsep Economic Value of Time terhadap perilaku investor syariah adalah:

a)

Mengutamakan kepastian keuntungan

b)

Menghindari seluruh bentuk risiko

c)

Memfokuskan investasi pada sektor

d)

Menilai waktu sebagai kesempatan berusaha, bukan sumber keuntungan pasif

e)

Menggunakan bunga sebagai alat pembanding

 

114.

Dalam konteks penilaian investasi, saham paling tepat dipahami sebagai:

a)

Surat utang jangka panjang perusahaan

b)

Bukti kepemilikan atas aset perusahaan tanpa hak residual

c)

Instrumen keuangan dengan pendapatan tetap

d)

Bukti penyertaan modal yang memberikan hak klaim residual

e)

Kontrak derivatif atas aset perusahaan

115.

Hak klaim residual pemegang saham biasa berarti bahwa:

a)

Pemegang saham menerima dividen tetap

b)

Pemegang saham memiliki prioritas tertinggi atas aset perusahaan

c)

Klaim pemegang saham dipenuhi setelah seluruh kewajiban lain dilunasi

d)

Pemegang saham dapat menuntut pengembalian modal setiap saat

e)

Klaim pemegang saham tidak terpengaruh kondisi keuangan perusahaan

 

116.

Perbedaan utama antara saham biasa dan saham preferen berdasarkan hak klaim adalah:

a)

Saham biasa memiliki dividen tetap

b)

Saham preferen memiliki hak klaim residual tertinggi

c)

Saham preferen memiliki prioritas klaim atas dividen dan aset

d)

Saham biasa bebas dari risiko kebangkrutan

e)

Saham preferen selalu memiliki hak suara

117.

Dalam kondisi likuidasi perusahaan, urutan klaim yang paling tepat adalah:

a)

Saham biasa – saham preferen – kreditur

b)

Saham preferen – saham biasa – kreditur

c)

Kreditur – saham preferen – saham biasa

d)

Kreditur – saham biasa – saham preferen

e)

Saham biasa – kreditur – saham preferen

118.

Pendekatan valuasi saham berbasis dividen (Dividend Discount Model) paling tepat digunakan apabila:

a)

Perusahaan tidak membagikan dividen

b)

Dividen bersifat stabil dan dapat diprediksi

c)

Harga saham sangat volatil

d)

Perusahaan berada pada tahap awal pertumbuhan

e)

Arus kas perusahaan negatif

119.

Dalam model valuasi saham, peningkatan tingkat diskonto (required rate of return) akan menyebabkan:

a)

Nilai intrinsik saham meningkat

b)

Nilai intrinsik saham menurun

c)

Dividen masa depan meningkat

d)

Harga pasar saham selalu naik

e)

Risiko sistematis berkurang

120.

Pendekatan valuasi relatif saham menilai harga saham dengan cara:

a)

Mengestimasi nilai sekarang arus kas masa depan

b)

Menggunakan biaya perolehan saham

c)

Membandingkan rasio keuangan dengan perusahaan sejenis

d)

Menghitung nilai buku aktiva tetap

e)

Mengabaikan kondisi pasar

 

121.

Penggunaan Quick Ratio dibandingkan Current Ratio bertujuan untuk:

a)

Mengukur profitabilitas perusahaan

b)

Menilai likuiditas dengan mengecualikan persediaan

c)

Menilai efisiensi penggunaan aset tetap

d)

Mengukur struktur permodalan

e)

Menilai kemampuan perusahaan membayar dividen

122.

Dalam penilaian investasi aktiva tetap, metode Net Present Value (NPV) menyatakan bahwa suatu proyek layak apabila:

a)

Payback period lebih singkat dari umur ekonomis

b)

Internal Rate of Return sama dengan biaya modal

c)

NPV bernilai positif

d)

Profitability Index kurang dari satu

e)

Arus kas tahunan bersifat konstan

123.

Kelemahan utama metode Payback Period dalam penilaian investasi aktiva tetap adalah:

a)

Sulit diterapkan secara praktis

b)

Tidak mempertimbangkan nilai waktu uang dan arus kas setelah periode pengembalian

c)

Memerlukan tingkat diskonto

d)

Hanya cocok untuk proyek jangka panjang

e)

Terlalu sensitif terhadap inflasi

124.

Kriteria penilaian investasi aktiva tetap yang paling konsisten dengan tujuan memaksimalkan nilai perusahaan adalah:

a)

Accounting Rate of Return (ARR)

b)

Payback Period

c)

Net Present Value (NPV)

d)

Break Even Point (BEP)

e)

Average Cost

125.

Fungsi utama rasio keuangan dalam analisis laporan keuangan adalah:

a)

Menentukan nilai pasar perusahaan secara langsung

b)

Mengganti laporan keuangan secara keseluruhan

c)

Menyederhanakan informasi keuangan untuk evaluasi kinerja dan posisi keuangan

d)

Menghilangkan pengaruh kebijakan akuntansi

e)

Menjamin akurasi laporan keuangan

126.

Manakah kondisi yang paling tepat untuk menggunakan rasio keuangan sebagai alat perbandingan antarperusahaan?

a)

Perusahaan berada pada industri berbeda

b)

Perusahaan menggunakan mata uang berbeda

c)

Perusahaan memiliki karakteristik dan industri yang sejenis

d)

Perusahaan memiliki umur operasi yang berbeda

e)

Perusahaan memiliki struktur kepemilikan berbeda

127.

Rasio keuangan yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek adalah:

a)

Debt to Equity Ratio

b)

Gross Profit Margin

c)

Current Ratio

d)

Return on Assets

e)

Inventory Turnover

128.

Ratio Debt to Equity Ratio (DER) mencerminkan:

a)

Tingkat efisiensi manajemen aset

b)

Proporsi pendanaan perusahaan yang berasal dari utang dibandingkan modal sendiri

c)

Kemampuan perusahaan menghasilkan laba

d)

Tingkat likuiditas jangka pendek

e)

Perputaran piutang usaha

129.

Rasio profitabilitas yang paling tepat untuk mengukur efektivitas penggunaan seluruh aset perusahaan dalam menghasilkan laba adalah:

a)

Net Profit Margin

b)

Return on Equity

c)

Return on Assets

d)

Gross Profit Margin

e)

Operating Margin

130.

Dalam analisis rasio aktivitas, rasio Total Asset Turnover digunakan untuk:

a)

Mengukur kemampuan perusahaan membayar utang

b)

Menilai efisiensi penggunaan total aset dalam menghasilkan penjualan

c)

Mengukur tingkat pengembalian investasi

d)

Menilai struktur modal perusahaan

e)

Mengukur stabilitas laba perusahaan

131.

Salah satu keterbatasan utama analisis rasio keuangan adalah:

a)

Tidak dapat digunakan untuk analisis tren

b)

Tidak dapat dibandingkan antar periode

c)

Dipengaruhi oleh perbedaan kebijakan akuntansi

d)

Tidak relevan bagi investor

e)

Tidak menggunakan data historis

 

132.

Rasio keuangan dapat memberikan sinyal yang menyesatkan apabila:

a)

Digunakan bersama analisis kualitatif

b)

Didukung data industri

c)

Tidak mempertimbangkan pengaruh inflasi

d)

Digunakan dalam analisis time series

e)

Diperbandingkan dengan perusahaan sejenis

133.

Pendekatan paling komprehensif dalam menggunakan rasio keuangan untuk pengambilan keputusan adalah:

a)

Menggunakan satu rasio kunci

b)

Mengandalkan rasio likuiditas saja

c)

Mengkombinasikan berbagai rasio dengan analisis trend dan industri

d)

Menghindari perbandingan lintas periode

e)

Menggunakan rasio tanpa interpretasi kontekstual

134.

PT Alpha memiliki total aset Rp1.200 miliar dan total kewajiban Rp480 miliar. Jumlah saham beredar 240 juta lembar. Book Value per saham adalah:

a)

Rp2.000

b)

Rp2.500

c)

Rp3.000

d)

Rp3.500

e)

Rp4.000

135.

Jika BV per saham PT Beta Rp2.500 dan harga pasar sahamnya Rp3.750, maka PBV adalah:

a)

1,20 kali

b)

1,30 kali

c)

1,40 kali

d)

1,50 kali

e)

1,60 kali

136.

Harga saham PT Delta Rp8.000 dengan EPS Rp500. PER saham tersebut adalah:

a)

12 kali

b)

14 kali

c)

15 kali

d)

16 kali

e)

18 kali

137.

PT Epsilon memiliki laba bersih Rp 96 miliar dan ekuitas pemegang saham Rp640 miliar. ROE perusahaan adalah:

a)

12%

b)

13%

c)

14%

d)

15%

e)

16%

138.

Dividen tunai per saham PT Zeta Rp240. Harga pasar saham Rp6.000. Dividend Yield adalah:

a)

3%

b)

4%

c)

5%

d)

6%

e)

7%

139.

Total utang PT Eta Rp 900 miliar dan ekuitas Rp 600 miliar. DER perusahaan adalah:

a)

0,80

b)

1,00

c)

1,20

d)

1,50

e)

1,80

140.

EPS PT Theta Rp800 dan PER industri 12 kali. Estimasi harga wajar saham PT Theta adalah:

a)

Rp8.400

b)

Rp9.200

c)

Rp9.600

d)

Rp10.000

e)

Rp10.400

141.

BV per saham PT Kappa Rp4.000 dan ROE 18%. Estimasi EPS perusahaan adalah:

a)

Rp600

b)

Rp650

c)

Rp700

d)

Rp720

e)

Rp750

142.

Aset lancar perusahaan Rp720.000.000 dan kewajiban lancar Rp480.000.000.
Jika perusahaan melunasi utang jangka pendek sebesar Rp120.000.000 menggunakan kas, berapakah Current Ratio setelah transaksi?

a)

1,25

b)

1,33

c)

1,50

d)

1,67

e)

1,80

143.

Aset lancar Rp900.000.000 terdiri dari kas Rp250.000.000, piutang Rp350.000.000, dan persediaan Rp300.000.000.
Kewajiban lancar Rp500.000.000.
Jika persediaan naik Rp100.000.000 dari pembelian kredit, berapakah Quick Ratio?

a)

0,9

b)

1,0

c)

1,1

d)

1,2

e)

1,3

144.

Total aset Rp1.500.000.000 dan total utang Rp600.000.000.
Perusahaan menambah utang jangka panjang Rp300.000.000.
Berapakah DER setelah penambahan utang?

a)

0,6

b)

0,8

c)

1,0

d)

1,2

e)

1,5

145.

Penjualan Rp2.000.000.000
HPP Rp1.200.000.000
Beban operasional Rp400.000.000
Pajak 25%

Berapakah Net Profit Margin?

a)

12%

b)

15%

c)

18%

d)

20%

e)

25%

146.

Total aset awal tahun Rp1.600.000.000 dan akhir tahun Rp2.000.000.000.
Laba bersih tahun berjalan Rp180.000.000.
Berapakah ROA?

a)

9%

b)

9,5%

c)

10,5%

d)

10%

e)

11%

147.

Laba bersih Rp250.000.000
Total aset Rp2.500.000.000
DER = 1,5

Berapakah ROE?

a)

15%

b)

18%

c)

20%

d)

22%

e)

25%

148.

HPP Rp1.440.000.000
Persediaan awal Rp280.000.000
Persediaan akhir Rp320.000.000

Berapakah Inventory Turnover?

a)

4 kali

b)

4,5 kali

c)

5,5 kali

d)

5 kali

e)

6 kali

149.

Laba bersih Rp500.000.000
Saham beredar 200.000 lembar
Opsi saham potensial 50.000 lembar

Berapakah EPS dilusian?

a)

Rp2.000

b)

Rp2.200

c)

Rp2.500

d)

Rp2.800

e)

Rp3.000

150.

EPS Rp400
PER industri 15 kali

Berapakah harga wajar saham?

a)

Rp4.800

b)

Rp5.500

c)

Rp6.000

d)

Rp6.500

e)

Rp7.000