wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PRAKTIKUM PA SI

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Seorang laki-laki 65 tahun datang dengan keluhan benjolan pada punggung tangan yang semakin membesar sejak 6 bulan terakhir. Lesi awalnya berupa bercak kasar, kemudian berkembang menjadi nodul keras dengan ulserasi, permukaan tampak keratotik dan bersisik. Pasien memiliki riwayat paparan sinar matahari kronik dan pernah menjalani terapi imunosupresan jangka panjang.

Pemeriksaan histopatologi menunjukkan sarang-sarang sel tumor poligonal yang menginvasi dermis, dengan keratinisasi yang jelas membentuk keratin pearl pada beberapa area. Pada area lain tampak dyskeratosis (keratinisasi sel tunggal) dan sel-sel tumor dengan derajat diferensiasi bervariasi.

Diagnosis paling tepat adalah:

a)

Basal cell carsinoma

b)

Squamos cell carsinoma

c)

Keratosis aktinik

d)

Bowen’s disease

e)

Melanoma maligna

2.

Seorang laki-laki 72 tahun datang dengan keluhan luka pada hidung yang tidak sembuh sejak 8 bulan terakhir. Awalnya lesi berupa papul kecil yang tumbuh lambat, kemudian menjadi ulkus dengan tepi meninggi dan ireguler. Pada permukaan lesi tampak pembuluh darah kecil melebar (teleangiektasis) sehingga terlihat gambaran pearly edge. Pasien memiliki riwayat sering terpapar sinar matahari.

Pemeriksaan histopatologi menunjukkan sarang-sarang sel tumor yang menginfiltrasi dermis, dengan sel-sel pada tepi sarang tersusun menyerupai pagar (palisading arrangement).

Diagnosis paling tepat adalah:

a)

Squamous cell carcinoma

b)

Keratosis aktinik

c)

Basal cell carcinoma

d)

Keratoakantoma

e)

Melanoma maligna

3.

Seorang laki-laki 55 tahun berkulit terang datang dengan keluhan lesi berpigmen di punggung yang awalnya berupa tahi lalat kecil namun dalam 1 tahun terakhir mengalami perubahan ukuran dan warna. Lesi kini berdiameter ±9 mm, asimetris, batas ireguler, permukaan kasar, dengan variasi warna hitam, coklat, kemerahan, dan area abu-abu. Pasien mengeluhkan lesi kadang terasa gatal.

Pemeriksaan histopatologi menunjukkan sel tumor besar berbentuk poligonal, dengan inti pleomorfik, hiperkromatik, anak inti mencolok, sitoplasma eosinofilik banyak, disertai pigmen coklat pada sebagian sel. Pada beberapa area tampak sel tumor dengan pigmen minimal (amelanotik).

Diagnosis paling tepat adalah

a)

Junctional naevi

b)

Basal cell carcinoma

c)

Squamous cell carcinoma

d)

Dysplastic nevi

e)

Melanoma maligna

4.

Seorang perempuan 25 tahun datang dengan keluhan bercak kehitaman pada punggung yang disadari sejak 2 tahun terakhir. Lesi berbentuk makula, permukaan tampak agak kasar, dengan gambaran seperti lesi target: bagian tengah lebih gelap, tepi datar namun ireguler. Lesi terdapat pada area yang kadang terpapar sinar matahari.

Pemeriksaan histopatologi menunjukkan peningkatan proliferasi melanosit atipik di dermo-epidermal junction, dengan inti sel pleomorfik ringan dan disertai infiltrat sel inflamasi kronik berupa limfosit.

Diagnosis paling tepat adalah:

A. Junctiona

a)

Junctional naevi

b)

Dysplastic nevi

c)

Melanoma maligna

d)

Compound naevi

e)

Keratosis seboroik

5.

Seorang laki-laki 68 tahun datang dengan keluhan bercak kasar pada punggung tangan sejak beberapa tahun terakhir. Lesi berupa papul eritematosa dengan sisik keperakan, berdiameter ±0,8 cm, terletak pada area yang sering terpapar sinar matahari. Pada sebagian lesi tampak penumpukan keratin membentuk tonjolan menyerupai tanduk (cutaneus horn).

Pemeriksaan histopatologi menunjukkan hiperkeratosis dan parakeratosis, atipia sel pada lapisan basal epidermis, diskeratosis, serta elastosis pada dermis superfisial.

Diagnosis paling tepat adalah:

a)

Keratosis seboroik

b)

Keratosis aktinik

c)

Bowen disease

d)

Basal cell carcinoma

e)

Squamos cell carsinoma

6.

Seorang perempuan 40 tahun datang dengan keluhan benjolan kecil bertangkai di daerah leher sejak beberapa bulan terakhir. Lesi lunak, tidak nyeri, dan berwarna sama dengan kulit sekitar.

Pemeriksaan histopatologi menunjukkan lesi polipoid bertangkai yang dilapisi epitel skuamosa berlapis dengan hiperkeratosis, serta stroma fibrovaskuler di bagian tengah.

Diagnosis paling tepat adalah:

a)

Kista epidermal

b)

Keratosis seboroik

c)

Polip fibroepitelia

d)

Keratoakantoma

e)

Fibroma

7.

Seorang laki-laki 35 tahun datang dengan benjolan di kulit leher yang tumbuh perlahan sejak 1 tahun terakhir. Lesi berbentuk penonjolan bulat berdiameter ±3 cm dengan punctum di bagian tengah. Tidak nyeri dan tidak kemerahan.

Pemeriksaan histopatologi menunjukkan kista yang dilapisi epitel skuamosa berlapis dengan lumen berisi keratin lamellar.

Diagnosis paling tepat adalah:

a)

Lipoma

b)

Kista epidermal

c)

Kista sebasea

d)

Keratoakantoma

e)

Keratosis seboroik

8.

Seorang anak perempuan usia 12 tahun datang dengan bercak kecoklatan pada kulit lengan sejak usia dini. Awalnya lesi berupa makula coklat dengan ukuran ±3 mm, batas tegas, tepi melingkar, dan pigmentasi merata. Dalam beberapa tahun terakhir, lesi tampak sedikit menonjol ke permukaan kulit namun warna tetap homogen.

Pemeriksaan histopatologi menunjukkan sarang sel melanosit di dermo-epidermal junction serta sebagian sel melanosit telah tumbuh ke arah dermis tanpa atipia sel.

Diagnosis paling tepat adalah:

a)

Junctional naevi

b)

Dysplastic naevi

c)

Compound naevi

d)

Dermal naevi

e)

Melanoma maligna

9.

Seorang anak laki-laki usia 9 tahun datang dengan keluhan bercak kecoklatan pada kulit paha sejak kecil. Lesi berbentuk makula, berwarna coklat muda hingga coklat tua, pigmentasi merata, batas tegas, tepi melingkar, dan tidak menonjol.

Pemeriksaan histopatologi menunjukkan proliferasi melanosit yang tersusun dalam sarang pada dermo-epidermal junction tanpa invasi ke dermis.

Diagnosis paling tepat adalah:

a)

Dermal naevi

b)

Compound naevi

c)

Junctional naevi

d)

Dysplastic naevi

e)

Melanoma maligna

10.

Seorang laki-laki 62 tahun datang dengan keluhan benjolan pada lengan yang tumbuh cepat sejak 6 minggu terakhir. Lesi berdiameter ±2,5 cm, berbentuk kubah dengan bagian tengah cekung berisi massa putih kekuningan. Lokasi lesi pada area kulit yang sering terpapar sinar matahari. Pemeriksaan histopatologi menunjukkan lesi berbentuk seperti cangkir dengan bagian tengah berisi debris keratin.

Diagnosis paling tepat adalah:

A

a)

Keratosis seboroik

b)

Basal cell carsinoma

c)

Squamous cell carsinoma

d)

Keratoakantoma

e)

Melanoma maligna

11.

Seorang laki-laki 58 tahun datang dengan keluhan benjolan pada punggung sejak beberapa tahun terakhir. Lesi berupa nodul berwarna coklat tua kehitaman, tampak seperti berminyak, dengan permukaan kasar, berliku-liku seperti “crumpled”, dan terlihat seolah-olah menempel di kulit. Lesi tidak nyeri dan tumbuh sangat lambat.

Pemeriksaan histopatologi menunjukkan lesi eksofitik dengan akantosis, serta adanya invaginasi epidermis membentuk pseudohorn cyst dan horn cyst berisi keratin. Sel-sel penyusun berupa sel basaloid jinak yang berdiferensiasi baik.

Diagnosis paling tepat adalah:

a)

Keratosis aktinik

b)

Keratosis seboroik

c)

Basal cell carcinoma

d)

Keratoakantoma

e)

Squamousa cell carsinoma

12.

Seorang perempuan 22 tahun berkulit gelap datang dengan keluhan benjolan pada bekas luka tindik telinga sejak 1 tahun terakhir. Benjolan terus membesar, melampaui batas luka awal, terasa gatal, dan kambuh kembali meskipun sudah pernah dilakukan eksisi. Tidak terdapat tanda infeksi.

Pemeriksaan histopatologi menunjukkan berkas kolagen yang luas dan tidak teratur, dengan jumlah kapiler dan fibroblas lebih banyak dari yang seharusnya, serta lapisan epidermis tampak atrofi.

Diagnosis paling tepat adalah:

a)

Skar normal

b)

Keloid

c)

Skar hipertrofi

d)

Fibroma

e)

Jaringan granulasi

13.

Seorang laki-laki 40 tahun datang kontrol luka pasca kecelakaan 2 minggu lalu. Luka tampak kemerahan, lembap, dan mudah berdarah. Secara klinis terlihat jaringan lunak yang menutupi dasar luka.

Pemeriksaan histopatologi menunjukkan banyak pembuluh darah baru berdinding sangat tipis, sel-sel fibroblast aktif, serta campuran sel radang akut dan kronik. Di sekitar pembuluh darah tampak eritrosit dan jaringan stroma yang masih longgar. Proses perbaikan jaringan dipengaruhi oleh makrofag teraktivasi yang melepaskan faktor pertumbuhan untuk merangsang angiogenesis dan aktivasi fibroblas.

Diagnosis paling tepat adalah:

a)

Fibrosis kronik

b)

Jaringan granulasi

c)

Skar hipertrofik

d)

Nekrosis koagulatif

e)

Keloid

14.

Seorang perempuan 55 tahun datang dengan keluhan bercak kemerahan bersisik pada tungkai sejak beberapa bulan terakhir. Lesi berbentuk plak eritematosa dengan tepi ireguler, tidak nyeri, dan menyerupai psoriasis. Pasien memiliki riwayat paparan sinar matahari jangka lama.

Pemeriksaan histopatologi menunjukkan atipia sel skuamosa pada seluruh ketebalan epidermis, namun tidak tampak invasi menembus membran basal.

Diagnosis paling tepat adalah:

a)

Keratosis aktinik

b)

Bawen disease

c)

Squamos cell carsinoma

d)

Basal cell carsinoma

e)

Veruka vulgaris

15.

Seorang anak laki-laki usia 12 tahun datang ke poliklinik kulit dengan keluhan benjolan kasar pada jari tangan kanan sejak 3 bulan yang lalu. Lesi tidak nyeri, tidak gatal, dan jumlahnya bertambah. Orang tua pasien mengatakan anak sering menggigit kuku dan sering bermain bersama teman-temannya.

Pada pemeriksaan fisik ditemukan papul multipel berwarna sama dengan kulit, permukaan kasar, berbatas tegas di daerah jari tangan.

Pemeriksaan histopatologi menunjukkan:

  • Hiperplasia epidermis verukosa/papilomatosa

  • Hiperkeratosis dan parakeratosis

  • Lapisan granular tampak menebal

  • Ditemukan koilositosis, berupa vakuolisasi sitoplasma dengan gambaran halo di sekitar inti sel

Berdasarkan gambaran di atas, diagnosis yang paling tepat adalah

a)

Veruka vulgaris

b)

Molluscum contagiousm

c)

Condyloma akuminata

d)

Keratosis seboroik

e)

Squamous cell carsinoma