wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

TM 13,14,15,16 Falsafah_1A

Total questions: 25

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Seorang pasien laki-laki usia 55 tahun dirawat dengan gagal jantung. Selain mengeluh sesak napas, pasien tampak cemas karena memikirkan biaya pengobatan dan keluarganya di rumah. Perawat tidak hanya fokus pada terapi oksigen, tetapi juga memberikan dukungan emosional dan melibatkan keluarga dalam perawatan. Pendekatan yang dilakukan perawat tersebut mencerminkan konsep

a)

Biomedis

b)

Reduksionisme

c)

Holisme

d)

Kuratif

e)

Klinis akut

2.

Seorang pasien perempuan dengan kanker stadium lanjut menolak tindakan lanjutan dan memilih perawatan paliatif. Perawat mendengarkan keputusan pasien dengan empati, menghargai nilai dan keyakinan pasien tanpa memaksakan pendapat pribadi. Sikap perawat tersebut menunjukkan penerapan prinsip

a)

Profesionalisme teknis

b)

Humanisme

c)

Evidence-based care

d)

Holistic care

e)

Paternalistik

3.

Seorang pasien diabetes melitus sering mengalami hiperglikemia meskipun sudah diberikan edukasi diet. Setelah dikaji lebih lanjut, perawat menemukan pasien mengalami stres keluarga dan kesulitan ekonomi. Perawat kemudian melibatkan pekerja sosial dan memberikan dukungan psikologis. Pendekatan ini menunjukkan penerapan

a)

Nursing process

b)

Case management

c)

Holistic care

d)

Continuity of care

e)

Kuratif

4.

Dalam memberikan asuhan, seorang perawat memandang pasien sebagai individu yang unik, memiliki kebutuhan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual, serta merupakan bagian dari keluarga dan masyarakat. Cara pandang ini mencerminkan konsep

a)

Evidence-based nursing

b)

Holistic nursing

c)

Clinical pathway

d)

Case management

e)

Kuratif

5.

Seorang perawat awalnya menolak penggunaan sistem rekam medis elektronik karena dianggap merepotkan. Setelah melihat rekan kerja merasakan manfaat dan efisiensi sistem tersebut, perawat mulai mencoba dan akhirnya menerima perubahan. Proses perubahan ini sesuai dengan teori

a)

Kurt Lewin

b)

Rogers

c)

Lippitt

d)

Havelock

e)

Spradley

6.

Seorang perawat menyatakan bahwa metode asuhan keperawatan lama sudah cukup efektif dan tidak perlu ada perubahan. Ia tidak melihat adanya masalah dalam praktik yang sedang berjalan. Perawat tersebut berada pada tahap perubahan

a)

Kontemplasi

b)

Persiapan

c)

Aksi

d)

Terminasi

e)

Pra-kontemplasi

7.

Seorang perawat mulai menyadari bahwa komunikasi antar tim kurang efektif dan berdampak pada keselamatan pasien. Namun, perawat tersebut masih ragu untuk melakukan perubahan dan belum mengambil tindakan nyata. Tahap perubahan yang sedang dialami adalah

a)

Pra-kontemplasi

b)

Aksi

c)

Kontemplasi

d)

Pemeliharaan

e)

Terminasi

8.

Setelah mengikuti pelatihan komunikasi terapeutik, seorang perawat mulai menerapkannya secara konsisten dalam setiap interaksi dengan pasien. Perawat tersebut aktif mengubah perilaku kerjanya sehari-hari. Kondisi ini menunjukkan tahap

a)

Persiapan

b)

Kontemplasi

c)

Aksi

d)

Pemeliharaan

e)

Terminasi

9.

Penerapan sistem shift baru awalnya menimbulkan resistensi dari perawat. Seiring waktu dan evaluasi berkelanjutan, sistem tersebut mulai diterima dan disesuaikan. Hal ini menunjukkan bahwa perubahan dalam keperawatan bersifat

a)

Statis

b)

Kaku

c)

Dinamis

d)

Spontan

e)

Individual

10.

Manajemen rumah sakit memberikan sosialisasi sebelum perubahan sistem kerja, kemudian menerapkan kebijakan baru, dan akhirnya menstabilkan praktik kerja tersebut. Tahapan perubahan ini sesuai dengan teori

a)

Rogers

b)

Spradley

c)

Kurt Lewin

d)

Lippitt

e)

Havelock

11.

Dalam penerapan sistem dokumentasi baru, pemimpin keperawatan secara aktif memantau dampak perubahan dan memberikan dukungan agar perawat mampu beradaptasi. Pendekatan ini sesuai dengan teori perubahan

a)

Kurt Lewin

b)

Rogers

c)

Havelock

d)

Lippitt

e)

Spradley

12.

Seorang perawat berperan sebagai agen perubahan yang membantu staf mengidentifikasi masalah dan mencari solusi bersama. Ia lebih berperan sebagai fasilitator daripada pengambil keputusan tunggal. Pendekatan ini sesuai dengan teori

a)

Rogers

b)

Lewin

c)

Lippitt

d)

Spradley

e)

Havelock

13.

Perubahan praktik keperawatan di suatu komunitas dipengaruhi oleh nilai budaya dan interaksi sosial masyarakat setempat. Proses perubahan ini terjadi secara bertahap melalui adaptasi sosial. Teori yang sesuai adalah

a)

Rogers

b)

Lewin

c)

Spradley

d)

Havelock

e)

Lippitt

14.

Penerapan standar prosedur operasional baru di seluruh rumah sakit berdampak pada semua unit pelayanan. Perubahan ini termasuk perubahan pada level

a)

Individu

b)

Kelompok kecil

c)

Unit kerja

d)

Organisasi

e)

Interpersonal

15.

Seorang perawat manajer menjelaskan kepada staf bahwa pelayanan keperawatan tidak dapat berdiri sendiri. Pelayanan tersebut saling berkaitan dengan pelayanan medis, farmasi, gizi, dan administrasi rumah sakit. Jika salah satu bagian tidak berfungsi optimal, maka mutu pelayanan pasien akan menurun. Cara pandang ini mencerminkan konsep

a)

Reduksionisme

b)

Individualistik

c)

Sistem

d)

Mekanistik

e)

Linear

16.

Di sebuah rumah sakit, pelayanan kesehatan melibatkan tenaga perawat, dokter, fasilitas medis, serta kebijakan manajemen. Semua unsur tersebut bekerja bersama untuk mencapai tujuan peningkatan derajat kesehatan pasien. Unsur-unsur yang disebutkan tersebut dalam konsep sistem disebut sebagai

a)

Output

b)

Lingkungan eksternal

c)

Komponen sistem

d)

Mekanisme umpan balik

e)

Evaluasi

17.

Seorang pasien perempuan datang ke IGD dengan keluhan sesak napas. Ia dilayani oleh perawat, menggunakan alat oksigen, dan mendapat dukungan sumber daya rumah sakit. Dalam konsep sistem pelayanan kesehatan, kondisi ini termasuk dalam tahap

a)

Transformasi

b)

Proses evaluasi

c)

Input

d)

Output

e)

Umpan balik

18.

Seorang pasien laki-laki dengan pneumonia dirawat di ruang rawat inap. Perawat memberikan terapi oksigen, obat sesuai program, serta edukasi perawatan mandiri. Tindakan keperawatan yang mengubah kondisi pasien dari sakit menuju perbaikan ini termasuk tahap

a)

Input

b)

Output

c)

Transformasi

d)

Lingkungan

e)

Kontrol

19.

Setelah menjalani perawatan selama lima hari, kondisi pasien menunjukkan perbaikan dan ia menyatakan puas terhadap pelayanan keperawatan yang diterima. Hasil akhir dari pelayanan ini dalam konsep sistem disebut sebagai

a)

Input

b)

Transformasi

c)

Proses

d)

Evaluasi

e)

Output

20.

Dalam struktur rumah sakit, instalasi keperawatan bekerja di bawah sistem rumah sakit secara keseluruhan. Instalasi tersebut memiliki peran spesifik namun tetap bergantung pada sistem utama. Hal ini menunjukkan bahwa keperawatan berperan sebagai

a)

Sistem utama

b)

Sub sistem

c)

Lingkungan

d)

Output pelayanan

e)

Mekanisme kontrol

21.

Seorang anak sering mengalami diare berulang karena tinggal di lingkungan dengan sanitasi buruk dan akses air bersih yang terbatas. Kondisi kesehatan anak tersebut dipengaruhi secara langsung oleh faktor di luar tubuhnya. Hal ini menunjukkan hubungan antara

a)

Individu dan sistem pelayanan

b)

Biologis dan genetik

c)

Lingkungan dan kesehatan

d)

Psikologis dan sosial

e)

Perilaku dan budaya

22.

Seorang pasien perempuan dengan penyakit kronis tinggal di wilayah terpencil sehingga harus menempuh jarak jauh untuk mencapai fasilitas kesehatan. Kondisi tersebut menyebabkan pasien jarang kontrol meskipun membutuhkan pemantauan rutin. Tenaga kesehatan di wilayah tersebut sebenarnya tersedia, namun akses menuju layanan menjadi kendala utama. Faktor yang paling dominan memengaruhi kondisi kesehatan pasien pada kasus tersebut adalah

a)

Sumber daya manusia (SDM)

b)

Fasilitas dan alat kesehatan

c)

Aksesibilitas pelayanan kesehatan

d)

Kebijakan dan regulasi kesehatan

e)

Kondisi pasien

23.

Manajemen rumah sakit mengumpulkan data kepuasan pasien setelah menerima pelayanan keperawatan. Data tersebut kemudian digunakan untuk memperbaiki sistem pelayanan dan meningkatkan mutu asuhan. Proses ini dalam konsep sistem disebut sebagai

a)

Input

b)

Transformasi

c)

Output

d)

Kontrol

e)

Umpan balik

24.

Seorang pasien dirawat oleh tim kesehatan yang terdiri dari dokter, perawat, ahli gizi, dan apoteker. Setiap profesi bekerja sesuai perannya untuk mencapai kesembuhan pasien. Dalam konteks ini, pelayanan keperawatan dipandang sebagai

a)

Pelayanan mandiri

b)

Pelayanan tambahan

c)

Pelayanan integral

d)

Pelayanan alternatif

e)

Pelayanan kuratif semata

25.

Seorang perawat menyusun rencana asuhan dengan mempertimbangkan kondisi fisik pasien, dukungan keluarga, sistem rujukan rumah sakit, dan lingkungan tempat tinggal pasien. Pendekatan ini menunjukkan integrasi antara konsep

a)

Humanisme dan etik

b)

Sistem dan holisme

c)

Biomedis dan klinis

d)

Kuratif dan rehabilitatif

e)

Mekanistik dan individual