wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL UAS – LEVEL SULIT (HOTS)

Total questions: 106

Worksheet time: 53mins

Name
Class
Date
1.

Perbedaan paling mendasar antara kekuasaan (power) dan kewenangan (authority) dalam organisasi formal adalah bahwa:

a)

Kekuasaan selalu bersumber dari jabatan struktural

b)

Kewenangan dapat muncul tanpa legitimasi organisasi

c)

Kekuasaan tidak selalu diakui secara formal

d)

Kewenangan bersifat informal dan personal

e)

Kekuasaan identik dengan tanggung jawab hukum

2.

Seorang staf senior yang berpengaruh kuat meskipun tidak memiliki jabatan struktural tinggi mencerminkan jenis kekuasaan:

a)

Legitimate power

b)

Reward power

c)

Coercive power

d)

Expert power

e)

Authority power

3.

Menurut French & Raven, kekuasaan yang paling berisiko menimbulkan resistensi bawahan dalam jangka panjang adalah:

a)

Legitimate power

b)

Expert power

c)

Referent power

d)

Reward power

e)

Coercive power

4.

Dalam konsep delegasi wewenang, prinsip yang tidak boleh dialihkan oleh manajer adalah:

a)

Pelaksanaan tugas

b)

Pengambilan keputusan teknis

c)

Tanggung jawab akhir

5.

Apabila seorang manajer mendelegasikan tugas tanpa memberikan wewenang yang memadai, maka dampak paling mungkin adalah:

a)

Meningkatnya disiplin kerja

b)

Terjadinya konflik kepentingan

c)

Penurunan akuntabilitas organisasi

d)

Tidak efektifnya pelaksanaan tugas

e)

Meningkatnya loyalitas bawahan

6.

Konsep unity of command sangat penting dalam delegasi kekuasaan karena bertujuan untuk:

a)

Meningkatkan fleksibilitas kerja

b)

Menghindari tumpang tindih wewenang

c)

Memperluas rentang kendali

d)

Mendorong partisipasi bawahan

e)

Mempercepat pengambilan keputusan strategis

7.

Dalam organisasi modern yang datar (flat organization), kekuasaan cenderung:

a)

Terpusat pada manajemen puncak

b)

Berbasis hierarki formal

c)

Bersifat personal dan berbasis kompetensi

d)

Diperoleh melalui senioritas

e)

Didominasi oleh reward power

8.

Menurut Robbins, legitimasi kewenangan seorang manajer dapat melemah apabila:

a)

Struktur organisasi terlalu kompleks

b)

Wewenang tidak diiringi kepercayaan bawahan

c)

Delegasi dilakukan secara bertahap

9.

Pilih jawaban yang benar dari pilihan berikut:

a)

D. Pengendalian dilakukan ketat

b)

E. Sistem penghargaan diperkuat

10.

Dalam konteks etika bisnis, penggunaan kekuasaan dianggap menyimpang apabila:

a)

Digunakan untuk mencapai target organisasi

b)

Didasarkan pada jabatan formal

c)

Mengabaikan prinsip keadilan dan moral

d)

Didukung oleh struktur organisasi

e)

Dilakukan secara transparan

11.

Delegasi kekuasaan yang efektif akan menghasilkan:

a)

Sentralisasi keputusan

b)

Ketergantungan bawahan

c)

Peningkatan kontrol manajer

d)

Pengembangan kompetensi bawahan

e)

Pengurangan beban tanggung jawab manajer

12.

Apabila seorang manajer enggan mendelegasikan wewenang karena takut kehilangan kekuasaan, maka masalah utama yang terjadi adalah:

a)

Kurangnya sistem pengendalian

b)

Rendahnya kepercayaan interpersonal

c)

Lemahnya struktur formal

d)

Kelebihan beban kerja bawahan

e)

Konflik horizontal

13.

Dalam teori organisasi klasik, keseimbangan antara kewenangan dan tanggung jawab diperlukan agar:

a)

Organisasi lebih fleksibel

b)

Karyawan lebih disiplin

c)

Tidak terjadi penyalahgunaan kekuasaan

14.

Tujuan organisasi mudah diubah Pengawasan dapat dihilangkan

a)

Legitimate power

b)

Expert power

c)

Referent power

d)

Coercive power

e)

Structural power

15.

Seorang pemimpin yang dihormati karena integritas, keteladanan, dan nilai pribadi mencerminkan bentuk kekuasaan:

a)

Legitimate power

b)

Expert power

c)

Referent power

d)

Coercive power

e)

Structural power

16.

Dalam praktik manajemen modern, delegasi kekuasaan paling efektif apabila disertai dengan:

a)

Pengawasan ketat

b)

Standar kerja kaku

c)

Pelatihan dan kejelasan peran

d)

Sentralisasi keputusan

e)

Pembatasan akses informasi

17.

Menurut hasil penelitian manajemen kontemporer, organisasi yang mampu mengelola kekuasaan secara sehat cenderung menunjukkan:

a)

Tingkat konflik tinggi

b)

Kepemimpinan otoriter

c)

Kinerja dan kepercayaan organisasi yang lebih baik

d)

Pengambilan keputusan lambat

e)

Struktur birokrasi kaku

18.

Dalam perspektif strategis, peran utama manajemen sumber daya manusia adalah:

a)

Mengelola administrasi kepegawaian

b)

Menyelaraskan kepentingan karyawan dan organisasi

c)

Menjamin kepatuhan terhadap aturan ketenagakerjaan

d)

Mendukung keunggulan bersaing organisasi

e)

Meningkatkan kesejahteraan individu

19.

Konsep Human Capital menekankan bahwa karyawan dipandang sebagai:

a)

Biaya operasional yang harus ditekan

b)

Faktor produksi yang mudah diganti

c)

Aset strategis yang menciptakan nilai tambah

d)

Sumber konflik dalam organisasi

e)

Elemen pendukung teknologi

20.

Analisis jabatan memiliki peran krusial dalam MSDM karena menjadi dasar bagi:

a)

Perencanaan strategis organisasi

b)

Rekrutmen, seleksi, dan penilaian kinerja

c)

Pengambilan keputusan investasi

d)

Penyusunan visi dan misi perusahaan

e)

Pengendalian operasional

21.

Kegagalan proses rekrutmen paling sering disebabkan oleh:

a)

Kurangnya pelatihan karyawan baru

b)

Ketidaksesuaian spesifikasi jabatan dengan kebutuhan organisasi

c)

Tingginya biaya seleksi

d)

Sistem kompensasi yang tidak kompetitif

e)

Rendahnya motivasi pelamar

22.

Dalam proses seleksi karyawan, metode yang memiliki validitas prediktif paling tinggi menurut penelitian MSDM adalah:

a)

Wawancara tidak terstruktur

b)

Tes psikologi

c)

Referensi kerja

d)

Wawancara terstruktur berbasis kompetensi

e)

Tes kesehatan

23.

Pelatihan dan pengembangan SDM dibedakan berdasarkan:

a)

Biaya dan durasi program

b)

Tingkat pendidikan karyawan

c)

Fokus jangka pendek dan jangka panjang

d)

Metode pengajaran

e)

Tingkat jabatan

24.

Tujuan utama penilaian kinerja karyawan dalam MSDM modern adalah:

a)

Menentukan sanksi dan hukuman

b)

Mengendalikan perilaku karyawan

c)

Memberikan umpan balik untuk perbaikan kinerja

d)

Menekan biaya tenaga kerja

e)

Meningkatkan disiplin kerja

25.

Sistem kompensasi yang efektif seharusnya:

a)

Berorientasi pada senioritas

b)

Sama untuk semua karyawan

c)

Dikaitkan dengan kinerja dan kontribusi

d)

Mengurangi motivasi intrinsik

e)

Fokus pada upah minimum

26.

Dalam teori motivasi Herzberg, faktor yang berfungsi sebagai motivator adalah:

a)

Gaji

b)

Kondisi kerja

c)

Hubungan antarpegawai

d)

Pengakuan dan pencapaian

e)

Kebijakan perusahaan

27.

Hubungan industrial yang harmonis dapat tercipta apabila:

a)

Perusahaan menekan peran serikat pekerja

b)

Kepentingan manajemen lebih dominan

c)

Terjadi keseimbangan kepentingan antara perusahaan dan pekerja

d)

Pemerintah tidak terlibat

e)

Upah ditetapkan sepihak

28.

Turnover karyawan yang tinggi biasanya menunjukkan:

a)

Efektivitas rekrutmen meningkat

b)

Kepuasan kerja dan komitmen rendah

c)

Sistem kompensasi terlalu tinggi

d)

Peluang promosi berlebihan

e)

Struktur organisasi fleksibel

29.

Dalam MSDM strategis, talent management difokuskan pada:

a)

Pengurangan jumlah karyawan

b)

Pengendalian biaya SDM

c)

Identifikasi, pengembangan, dan retensi karyawan kunci

d)

Peningkatan disiplin kerja

e)

Penegakan aturan perusahaan

30.

Pendekatan performance-based pay berpotensi gagal apabila:

a)

Target kinerja jelas

b)

Penilaian kinerja objektif

c)

Sistem pengukuran kinerja tidak adil

d)

Insentif dikaitkan dengan hasil kerja

e)

Karyawan dilibatkan dalam penetapan target

31.

Menurut literatur MSDM kontemporer, keunggulan kompetitif berbasis SDM sulit ditiru oleh pesaing karena:

a)

SDM memiliki karakteristik unik dan sulit direplikasi

b)

Teknologi mudah diakses oleh semua perusahaan

c)

Modal finansial lebih menentukan keunggulan

d)

Strategi pemasaran lebih penting daripada SDM

32.

A. Mudah diduplikasi B. Bersifat jangka pendek C. Mengandalkan teknologi E. Bergantung pada regulasi pemerintah

a)

A. Mudah diduplikasi

b)

B. Bersifat jangka pendek

c)

C. Mengandalkan teknologi

d)

D. Terbentuk dari kombinasi kompetensi, budaya, dan komitmen

e)

E. Bergantung pada regulasi pemerintah

33.

Peran MSDM dalam menghadapi era digital terutama tercermin dalam:

a)

Pengurangan tenaga kerja

b)

Otomatisasi administrasi

c)

Pengembangan kompetensi digital dan adaptif

d)

Sentralisasi keputusan

e)

Pengendalian ketat karyawan

34.

Dalam konteks perilaku organisasi, faktor individu dipandang penting karena:

a)

Menentukan struktur organisasi

b)

Menjadi sumber utama variasi perilaku kerja

c)

Menghilangkan konflik organisasi

d)

Menyeragamkan persepsi karyawan

e)

Menggantikan peran manajemen

35.

Persepsi individu dalam organisasi dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Contoh faktor internal adalah:

a)

Budaya organisasi

b)

Sistem penghargaan

c)

Pengalaman dan sikap individu

d)

Gaya kepemimpinan

e)

Struktur organisasi

36.

Perbedaan persepsi antarindividu terhadap stimulus yang sama dapat menyebabkan:

a)

Konsistensi perilaku

b)

Pengambilan keputusan seragam

c)

Kesalahpahaman dan konflik kerja

37.

D. Peningkatan koordinasi E. Standarisasi sikap

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

38.

Dalam teori kepribadian Big Five, dimensi yang paling berkaitan dengan kinerja kerja tinggi dan perilaku disiplin adalah:

a)

Extraversion

b)

Agreeableness

c)

Openness to experience

d)

Conscientiousness

e)

Neuroticism

39.

Sikap kerja karyawan yang paling berhubungan langsung dengan tingkat turnover adalah:

a)

Kepuasan kerja

b)

Motivasi intrinsik

c)

Komitmen organisasi

d)

Persepsi keadilan

e)

Keterlibatan kerja

40.

Menurut teori self-efficacy Bandura, karyawan dengan self-efficacy tinggi cenderung:

a)

Menghindari tugas sulit

b)

Cepat menyerah saat gagal

c)

Memiliki keyakinan mampu menyelesaikan tugas

d)

Bergantung pada arahan atasan

e)

Kurang termotivasi

41.

Perilaku individu dalam organisasi tidak selalu rasional karena dipengaruhi oleh:

a)

Prosedur formal

b)

Informasi sempurna

c)

Bias kognitif dan emosi

42.

Motivasi kerja individu akan meningkat apabila:

a)

Beban kerja diperberat

b)

Tujuan kerja jelas dan menantang

c)

Pengawasan diperketat

d)

Tugas disederhanakan

e)

Risiko kerja dihilangkan

43.

Dalam teori kebutuhan Maslow, kebutuhan yang paling relevan memengaruhi loyalitas karyawan adalah:

a)

Fisiologis

b)

Keamanan

c)

Sosial

d)

Penghargaan

e)

Aktualisasi diri

44.

Karyawan yang memiliki locus of control internal cenderung:

a)

Menyalahkan lingkungan atas kegagalan

b)

Pasif terhadap perubahan

c)

Bertanggung jawab atas hasil kerja

d)

Bergantung pada keberuntungan

e)

Menolak tantangan

45.

Stres kerja yang berada pada tingkat moderat dapat berdampak positif berupa:

a)

Burnout

b)

Penurunan kinerja

c)

Peningkatan motivasi dan kewaspadaan

46.

Sikap dan perilaku individu dalam organisasi dipengaruhi oleh kesesuaian antara:

a)

Struktur dan strategi

b)

Individu dan lingkungan kerja (person-job fit)

c)

Teknologi dan budaya

d)

Tujuan dan pengendalian

e)

Aturan dan prosedur

47.

Kepuasan kerja bersifat multidimensional karena dipengaruhi oleh:

a)

Gaji semata

b)

Hubungan atasan saja

c)

Kombinasi faktor intrinsik dan ekstrinsik

d)

Lingkungan fisik saja

e)

Struktur organisasi

48.

Perilaku disfungsional individu dalam organisasi paling sering muncul akibat:

a)

Motivasi tinggi

b)

Kepemimpinan partisipatif

c)

Ketidakadilan dan tekanan kerja berlebihan

d)

Komunikasi terbuka

e)

Penghargaan berbasis kinerja

49.

Menurut riset perilaku organisasi kontemporer, organisasi yang efektif dalam mengelola faktor individu akan cenderung:

a)

Mengandalkan kontrol ketat

b)

Menyeragamkan perilaku karyawan

c)

Mencapai kinerja dan kepuasan kerja yang lebih tinggi

50.

Dalam perspektif manajemen modern, motivasi dipandang penting karena:

a)

Menjamin kepatuhan karyawan

b)

Menjadi alat pengendalian perilaku

c)

Menentukan intensitas, arah, dan ketekunan perilaku kerja

d)

Menghilangkan konflik organisasi

e)

Menyeragamkan kinerja karyawan

51.

Menurut teori kebutuhan Maslow, seorang karyawan yang telah terpenuhi kebutuhan fisiologis dan keamanan cenderung termotivasi oleh:

a)

Kebutuhan fisiologis

b)

Kebutuhan keamanan

c)

Kebutuhan sosial

d)

Kebutuhan aktualisasi diri

e)

Kebutuhan prestasi

52.

Perbedaan utama antara motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik adalah:

a)

Sumber energi kerja

b)

Jenis imbalan yang diterima

c)

Asal dorongan perilaku kerja

d)

Tingkat kepuasan kerja

e)

Pengaruh lingkungan

53.

Dalam teori dua faktor Herzberg, yang termasuk faktor motivator adalah:

a)

Gaji

b)

Kondisi kerja

c)

Hubungan dengan atasan

d)

Pengakuan dan pencapaian

e)

Kebijakan perusahaan

54.

Menurut teori kebutuhan McClelland, individu dengan kebutuhan berprestasi tinggi cenderung:

a)

Menghindari risiko

b)

Menyukai tugas rutin

c)

Mencari umpan balik atas kinerja

d)

Bergantung pada otoritas

e)

Menghindari tanggung jawab

55.

Teori harapan (Expectancy Theory – Vroom) menekankan bahwa motivasi akan tinggi apabila:

a)

Imbalan bersifat finansial

b)

Karyawan memiliki kebutuhan tinggi

c)

Hubungan usaha–kinerja–imbalan dianggap kuat

d)

Pengawasan dilakukan ketat

e)

Tujuan ditetapkan manajemen

56.

Seorang pemimpin yang mampu menginspirasi, membangun visi, dan mendorong perubahan signifikan mencerminkan gaya kepemimpinan:

a)

Transaksional

b)

Birokratis

c)

Otokratis

d)

Transformasional

e)

Laissez-faire

57.

Kepemimpinan transaksional paling efektif diterapkan dalam situasi:

a)

Perubahan lingkungan tinggi

b)

Tugas rutin dan struktur kerja jelas

c)

Organisasi berbasis inovasi

d)

Tim kreatif independen

e)

Lingkungan kerja tidak stabil

58.

Perbedaan mendasar antara manajer dan pemimpin adalah bahwa pemimpin lebih menekankan pada:

a)

Pengendalian dan pengawasan

b)

Perencanaan dan pengorganisasian

c)

Pemberian instruksi

d)

Pengaruh dan inspirasi

e)

Kepatuhan prosedur

59.

Dalam teori kepemimpinan situasional Hersey & Blanchard, gaya kepemimpinan harus disesuaikan dengan:

a)

Kepribadian pemimpin

b)

Struktur organisasi

c)

Tingkat kematangan dan kesiapan bawahan

d)

Sistem kompensasi

e)

Lingkungan eksternal

60.

Kegagalan motivasi karyawan sering terjadi karena:

a)

Gaji terlalu tinggi

b)

Penghargaan tidak sesuai dengan kinerja

c)

Tujuan organisasi jelas

d)

Kepemimpinan partisipatif

e)

Komunikasi terbuka

61.

Pemimpin yang efektif dalam organisasi modern dituntut untuk:

a)

Mengandalkan otoritas formal

b)

Menghindari konflik

c)

Mengembangkan kepercayaan dan keterlibatan

d)

Menggunakan kekuasaan koersif

e)

Menyeragamkan perilaku bawahan

62.

Hubungan antara motivasi dan kepemimpinan dapat dijelaskan bahwa:

a)

Motivasi menggantikan peran kepemimpinan

b)

Kepemimpinan tidak memengaruhi motivasi

c)

Kepemimpinan efektif mampu meningkatkan motivasi bawahan

d)

Motivasi hanya bersumber dari individu

e)

Kepemimpinan bersifat administratif

63.

Dalam konteks etika organisasi, pemimpin yang baik seharusnya:

a)

Fokus pada hasil semata

b)

Menggunakan segala cara untuk mencapai target

c)

Menjadi teladan nilai dan integritas

d)

Menekan bawahan agar patuh

e)

Menghindari pengambilan risiko

64.

Hasil penelitian kepemimpinan kontemporer menunjukkan bahwa kepemimpinan yang berorientasi pada manusia dan motivasi intrinsik cenderung menghasilkan:

a)

Kinerja jangka pendek

b)

Kepatuhan semu

c)

Kinerja berkelanjutan dan kepuasan kerja tinggi

d)

Konflik meningkat

e)

Ketergantungan bawahan

65.

Perbedaan utama antara kelompok kerja (work group) dan tim kerja (work team) terletak pada:

a)

Jumlah anggota

b)

Struktur organisasi

c)

Tingkat sinergi dan tanggung jawab kolektif

d)

Lama pembentukan kelompok

e)

Hubungan formal antaranggota

66.

Dalam teori pembentukan kelompok Tuckman, tahap yang paling rawan konflik adalah:

a)

Forming

b)

Storming

c)

Norming

d)

Performing

e)

Adjourning

67.

Kelompok kerja informal seringkali memiliki pengaruh besar terhadap organisasi karena:

a)

Memiliki struktur resmi

b)

Dikendalikan oleh manajemen

c)

Mampu membentuk norma perilaku anggota

d)

Berorientasi pada tujuan formal

e)

Memiliki sistem penghargaan

68.

Fenomena social loafing dalam kelompok kerja merujuk pada:

a)

Konflik antaranggota

b)

Ketergantungan pada pemimpin

c)

Penurunan usaha individu saat bekerja dalam kelompok

d)

Peningkatan kreativitas tim

e)

Kompetisi internal

69.

Kelompok kerja dengan tingkat kohesivitas tinggi cenderung:

a)

Selalu menghasilkan kinerja tinggi

b)

Menolak norma kelompok

c)

Lebih patuh terhadap norma kelompok

d)

Mengalami konflik destruktif

e)

Mengabaikan tujuan organisasi

70.

Dalam konteks pengambilan keputusan kelompok, groupthink paling mungkin terjadi apabila:

a)

Anggota memiliki latar belakang beragam

b)

Terdapat tekanan untuk konformitas

c)

Proses diskusi terbuka

d)

Adanya pemimpin yang demokratis

e)

Adanya evaluasi alternatif secara kritis

71.

Pemimpin bersikap netral Kelompok sangat kohesif dan homogen Proses diskusi terbuka Terdapat mekanisme evaluasi

a)

Pemimpin bersikap netral

b)

Kelompok sangat kohesif dan homogen

c)

Proses diskusi terbuka

d)

Terdapat mekanisme evaluasi

e)

Jawaban: C

72.

Perbedaan utama antara komunikasi vertikal dan horizontal dalam organisasi adalah:

a)

Media yang digunakan

b)

Tingkat formalitas pesan

c)

Arah aliran informasi

d)

Kecepatan komunikasi

e)

Tujuan komunikasi

73.

Komunikasi ke bawah (downward communication) paling efektif digunakan untuk:

a)

Menyampaikan keluhan bawahan

b)

Koordinasi antarnunit setara

c)

Penyampaian kebijakan dan instruksi kerja

d)

Penyelesaian konflik horizontal

e)

Negosiasi informal

74.

Hambatan komunikasi dalam organisasi sering disebabkan oleh:

a)

Penggunaan teknologi komunikasi

b)

Perbedaan persepsi dan kerangka acuan

c)

Standar operasional yang jelas

d)

Struktur organisasi datar

e)

Komunikasi informal

75.

Peran komunikasi informal (grapevine) dalam organisasi adalah:

a)

Menggantikan komunikasi formal

b)

Menyebarkan informasi resmi

c)

Mempercepat penyebaran informasi nonformal

76.

Kelompok kerja yang efektif umumnya ditandai oleh:

a)

Kepemimpinan otoriter

b)

Minimnya konflik

c)

Tujuan jelas dan peran anggota terdefinisi

d)

Komunikasi satu arah

e)

Struktur hierarki ketat

77.

Dalam organisasi modern berbasis tim, komunikasi yang paling dibutuhkan adalah:

a)

Satu arah

b)

Tertutup

c)

Dua arah dan partisipatif

d)

Formal dan kaku

e)

Terpusat pada atasan

78.

Konflik dalam kelompok kerja dapat berdampak positif apabila:

a)

Bersifat personal

b)

Tidak dikelola manajemen

c)

Berfokus pada tugas dan ide

d)

Mengabaikan perbedaan pendapat

e)

Menghambat komunikasi

79.

Dalam konteks lintas budaya, komunikasi organisasi menjadi kompleks karena:

a)

Bahasa formal digunakan

b)

Perbedaan nilai, norma, dan simbol

c)

Struktur organisasi sama

d)

Tujuan organisasi jelas

e)

Teknologi komunikasi canggih

80.

Hasil riset perilaku organisasi menunjukkan bahwa organisasi dengan kelompok kerja efektif dan komunikasi terbuka cenderung:

a)

Mengalami konflik tinggi

b)

Mengandalkan kontrol ketat

c)

Memiliki kinerja dan kepuasan kerja lebih tinggi

d)

Mengurangi partisipasi karyawan

e)

Menyeragamkan perilaku individu

81.

Fokus utama manajemen operasi dalam organisasi adalah:

a)

Pengelolaan sumber daya manusia

b)

Pengendalian keuangan perusahaan

c)

Transformasi input menjadi output bernilai tambah

d)

Penyusunan strategi pemasaran

e)

Pengambilan keputusan strategis jangka panjang

82.

Perbedaan mendasar antara manajemen operasi dan manajemen produksi terletak pada:

a)

Jenis teknologi yang digunakan

b)

Fokus pada barang dan jasa

c)

Skala organisasi

d)

Orientasi jangka pendek

e)

Tingkat otomatisasi

83.

Produktivitas didefinisikan sebagai:

a)

Jumlah output yang dihasilkan

b)

Perbandingan antara input dan output

c)

Total biaya produksi

d)

Efisiensi tenaga kerja

e)

Kecepatan proses kerja

84.

Peningkatan produktivitas tidak selalu diikuti peningkatan kualitas apabila:

a)

Teknologi diperbarui

b)

Proses distandarisasi

c)

Fokus hanya pada kuantitas output

d)

Karyawan dilatih

e)

Pengendalian mutu diterapkan

85.

Dalam sistem operasi, layout proses paling tepat digunakan pada:

a)

Produksi massal

b)

Produk standar

c)

Volume tinggi, variasi rendah

d)

Volume rendah, variasi tinggi

e)

Produksi berulang

86.

Konsep Just in Time (JIT) bertujuan utama untuk:

a)

Meningkatkan persediaan

b)

Mengurangi pemborosan dan persediaan

c)

Mempercepat pengiriman bahan baku

d)

Menekan upah tenaga kerja

e)

Meningkatkan fleksibilitas jadwal

87.

Dalam manajemen operasi jasa, karakteristik utama yang membedakannya dari manufaktur adalah:

a)

Tingkat otomasi

b)

Intensitas tenaga kerja

c)

Ketidakberwujudan (intangibility) dan interaksi pelanggan

d)

Standarisasi proses

e)

Lokasi fasilitas

88.

Hasil penelitian manajemen menunjukkan bahwa usaha kecil dan organisasi nirlaba yang dikelola secara profesional cenderung:

a)

Sulit berkembang

b)

Rentan konflik

c)

Memiliki keberlanjutan dan kinerja lebih baik

d)

Kehilangan fleksibilitas

89.

Menurut literatur kewirausahaan, usaha kecil yang adaptif biasanya ditandai oleh:

a)

Struktur kaku

b)

Minim inovasi

c)

Pembelajaran berkelanjutan dan orientasi peluang

d)

Fokus pada stabilitas internal

90.

Penerapan fungsi manajemen pada usaha kecil seringkali:

a)

Tidak diperlukan

b)

Sama persis dengan perusahaan besar

c)

Bersifat informal namun tetap esensial

d)

Digantikan oleh intuisi pasar

91.

Dalam manajemen organisasi nirlaba, konflik tujuan sering muncul karena:

a)

Orientasi laba yang kuat

b)

Banyaknya pemangku kepentingan dengan kepentingan berbeda

c)

Struktur organisasi sederhana

d)

Lingkungan stabil

92.

Keberhasilan jangka panjang usaha kecil sangat dipengaruhi oleh kemampuan pemilik dalam:

a)

Mengandalkan intuisi semata

b)

Menghindari risiko

c)

Mengelola perubahan dan inovasi

d)

Menekan biaya tenaga

93.

Kepemimpinan dalam usaha kecil umumnya bersifat:

a)

Birokratis

b)

Transaksional murni

c)

Personal dan langsung

d)

Formal dan hierarkis

94.

Dalam konteks manajemen organisasi, akuntabilitas publik sangat penting terutama bagi:

a)

Organisasi nirlaba

b)

Perusahaan multinasional

c)

Usaha kecil keluarga

d)

Startup teknologi

95.

Hasil penelitian manajemen operasi menunjukkan bahwa organisasi dengan sistem operasi unggul cenderung:

a)

Menunjukkan kinerja, kualitas, dan kepuasan pelanggan lebih baik

b)

Berorientasi jangka pendek

c)

Memiliki biaya tinggi

d)

Menghindari inovasi

96.

Peran utama manajemen informasi dalam organisasi modern adalah:

a)

Mengelola perangkat keras teknologi

b)

Mendukung pengambilan keputusan manajerial

c)

Menyediakan data sebanyak mungkin

d)

Mengendalikan perilaku karyawan

97.

Organisasi yang mampu mengintegrasikan manajemen informasi dan manajemen internasional secara efektif cenderung:

a)

Mengalami konflik budaya tinggi

b)

Lambat merespons pasar

c)

Memiliki kinerja global yang lebih unggul

d)

Bergantung pada satu pasar

98.

Menurut penelitian kontemporer, keunggulan kompetitif global semakin bergantung pada:

a)

Sumber daya alam

b)

Skala produksi

c)

Upah tenaga kerja murah

d)

Informasi, pengetahuan, dan teknologi

99.

Dalam konsep Total Quality Management (TQM), kualitas didefinisikan sebagai:

a)

Kesesuaian dengan standar internal

b)

Keunggulan produk dibanding pesaing

c)

Minimnya cacat produk

d)

Pemenuhan kebutuhan dan harapan pelanggan

100.

Kegagalan peningkatan produktivitas sering disebabkan oleh:

a)

Investasi teknologi berlebihan

b)

Keterlibatan karyawan rendah

c)

Standar kerja jelas

d)

Proses terintegrasi

101.

Dalam hierarki sistem informasi, Decision Support System (DSS) terutama digunakan untuk:

a)

Pencatatan transaksi rutin

b)

Pengendalian operasional harian

c)

Pengambilan keputusan semi-terstruktur

d)

Penyusunan strategi jangka panjang

102.

Kegagalan implementasi sistem informasi dalam organisasi paling sering disebabkan oleh:

a)

Keterbatasan perangkat lunak

b)

Biaya investasi tinggi

c)

Kecepatan jaringan rendah

d)

Resistensi pengguna dan kurangnya dukungan manajemen

103.

Dalam konteks globalisasi, tantangan utama manajemen internasional adalah:

a)

Perbedaan teknologi

b)

Variasi budaya, hukum, dan ekonomi antarnegara

c)

Ukuran pasar domestik

d)

Standarisasi produk

104.

Menurut teori manajemen internasional, perusahaan multinasional harus menyeimbangkan antara:

a)

Sentralisasi dan efisiensi biaya

b)

Global integration dan local responsiveness

c)

Inovasi dan stabilitas

d)

Kontrol dan fleksibilitas teknologi

105.

Strategi internasional yang menekankan standarisasi produk global untuk efisiensi biaya dikenal sebagai:

a)

Multidomestic strategy

b)

Transnational strategy

c)

International strategy

d)

Global strategy

106.

Dalam manajemen usaha kecil, peran pemilik usaha paling dominan sebagai:

a)

Investor pasif

b)

Pengambil keputusan utama sekaligus pelaksana

c)

Pengawas eksternal

d)

Konsultan bisnis