WorksheetsUAS Wacana Tafsir Kontemporer
Total questions: 30
Worksheet time: 15mins
Dalam pemetaan Abdul Mustaqim, era reformatif dalam epistemologi tafsir ditandai dengan penggunaan 'nalar kritis'. Apa karakteristik utama dari nalar ini?
Mengutamakan legitimasi kepentingan politik mazhab.
Menekankan pada hafalan tanpa kritik.
Menempatkan teks, konteks, dan pembaca dalam sirkulasi triadik yang dinamis.
Menolak sama sekali peran rasio dalam wahyu.
Secara terminologis, epistemologi tafsir sering disebut sebagai 'nazhariyat al-ma'rifah'. Apa fokus utama kajian ini?
Asal-usul, sumber, metode, dan validitas pengetahuan dalam penafsiran.
Sejarah biografi para mufasir dari masa ke masa.
Keindahan sastra dan estetika bahasa dalam ayat Al-Qur'an.
Perdebatan mengenai jumlah ayat makkiyah dan madaniyah.
Apa perbedaan mendasar antara pendekatan interdisipliner dan multidisipliner dalam studi tafsir?
Interdisipliner menggunakan satu ilmu, multidisipliner menggunakan banyak.
Interdisipliner bersifat integratif (satu kesatuan), sedangkan multidisipliner bersifat sejajar (berdiri sendiri).
Multidisipliner lebih modern daripada interdisipliner.
Tidak ada perbedaan, keduanya istilah yang sama.
Dalam pendekatan psikologi terhadap tafsir, fokus kajian diarahkan pada...
Struktur sosial masyarakat Arab saat ayat turun.
Gejala perilaku manusia dan dampaknya terhadap jiwa melalui pengalaman agama.
Teori-teori sains yang membuktikan kebenaran ayat kauniyah.
Tujuan-tujuan universal syariat (maqashid syariah).
Salah satu langkah krusial dalam metode tafsir maudhu'i menurut Al-Farmawi adalah menyusun ayat-ayat berdasarkan kronologi masa turunnya (tartib nuzuli). Apa tujuan utama langkah ini?
Memperindah susunan bahasa hasil penafsiran.
Mengetahui jumlah kata yang sering diulang.
Memahami perkembangan tasyri' (pensyariatan) dan konteks asbabun nuzul secara utuh.
Mengikuti urutan mushaf yang sudah ada.
Mengapa metode maudhu'i dianggap lebih efektif menjawab tantangan zaman dibandingkan metode tahlili?
Karena fokus pada satu topik tertentu dan mengkajinya secara tuntas dari berbagai sisi
Karena tidak memerlukan penguasaan bahasa Arab yang mendalam.
Karena metode tahlili hanya fokus pada aspek hukum saja.
Karena maudhu'i tidak menggunakan hadis.
Amin al-Khuli menekankan bahwa Al-Qur'an harus dipandang sebagai "Kitab Sastra Arab Terbesar" (al-Kitab al-’Arabi al-Akbar). Apa implikasi metodologis dari pandangan ini?
Tafsir harus dilepaskan dari aturan tata bahasa Arab.
Tafsir harus diawali dengan kajian sastra kritis dan filologis sebelum aspek religius.
Al-Qur'an hanya boleh dipahami oleh sastrawan.
Mengabaikan konteks sejarah masyarakat Arab.
Bintu Syathi' mengembangkan 'Tafsir al-Bayan' yang menekankan pada...
Menafsirkan ayat berdasarkan mimpi atau ilham.
Menekankan pada cerita-cerita israliyat.
Analisis linguistik kontekstual untuk menemukan nuansa makna asli.
Menggunakan teori sains modern sebagai rujukan utama.
Secara etimologis, hermeneutika berasal dari kata 'hermeneuein' yang berarti...
Mengatakan (to say), menjelaskan (to explain), dan menerjemahkan (to translate).
Menghafal (to memorize), menulis (to write), dan membaca (to read).
Mengkritik (to criticize), membongkar (to unpack), dan menolak (to denny).
Mendengar, merenung, dan mengamalkan.
Apa keberatan utama sebagian ulama tradisional terhadap hermeneutika?
Terlalu fokus pada asbabun nuzul.
Tokohnya bukan berasal dari kalangan Arab.
Kekhawatiran akan dominasi subjektivitas penafsir yang menggeser otoritas wahyu.
Dianggap identik dengan tafsir bil-ma’tsur.
Konsep "Al-Qur'an sebagai Produk Budaya" (muntaj tsaqafi) menurut Abu Zayd bermakna apa?
Al-Qur'an adalah karangan manusia.
Wahyu tidak memiliki dimensi ketuhanan.
Teks Al-Qur'an hadir dan berinteraksi dengan realitas sosial budaya Arab abad ke-7 M.
Al-Qur'an harus diubah agar sesuai budaya modern.
Menurut Abu Zayd, perubahan status wahyu dari "tanzil" menjadi "ta'wil" terjadi ketika apa?
Al-Qur'an dibukukan menjadi mushaf.
Wahyu diterima, dibaca, dan dipahami oleh akal manusia.
Malaikat Jibril menyampaikan pesan kepada Nabi.
Ayat diterjemahkan ke bahasa selain Arab.
Langkah pertama dalam teori Double Movement Fazlur Rahman adalah bergerak dari masa kini ke masa turunnya Al-Qur'an. Apa yang ingin dicapai pada tahap ini?
Menghidupkan kembali tradisi berpakaian masyarakat Arab kuno.
Menemukan makna moral universal di balik hukum spesifik dalam konteks historisnya.
Mencari pembenaran politik masa kini melalui ayat.
Menolak validitas hadis berkaitan dengan hukum.
Fazlur Rahman membedakan antara "ketetapan hukum legal" (legal enactments) dengan "sasaran moral" (moral objectives). Contoh implementasinya adalah...
Larangan riba dijalankan secara literal.
Monogami sebagai ideal moral meskipun secara teknis poligami diperbolehkan bersyarat.
Kewajiban haji tidak relevan jika ekonomi sulit.
Zakat hanya untuk hasil pertanian zaman Nabi.
Apa yang menjadi fokus utama kajian Living Qur'an dengan studi Al-Qur'an tradisional (tekstual)?
Keindahan kaligrafi dan seni mushaf.
Bagaimana Al-Qur'an dipraktikkan dan "hidup" dalam realitas sosial masyarakat.
Menolak penggunaan hadis.
Mengubah teks Al-Qur'an agar sesuai zaman.
Di mana kajian Living Qur'an mulai berkembang secara akademik di Indonesia pada tahun 2005?
UIN Jakarta.
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Universitas Al-Azhar.
STKQ Al-Hikam.
Apa yang dimaksud dengan "konteks penghubung" dalam metodologi Abdullah Saeed?
Jarak waktu yang tidak bisa ditembus.
Mempelajari tradisi tafsir generasi sebelumnya di antara masa wahyu dan masa kini.
Menghubungkan Al-Qur'an dengan kitab suci lain secara literal.
Penggunaan teknologi digital.
Apa kritik utama Taufik Adnan Amal terhadap pendekatan tekstualis?
Terlalu banyak menggunakan logika filsafat.
Gagal menjawab tantangan modern seperti kesetaraan gender dan HAM.
Hanya fokus pada ayat-ayat sains.
Tidak menghargai bahasa Arab klasik.
Dalam paradigma tafsir feminis, mengapa pembedaan kodrat dan gender sangat penting?
Agar perempuan bisa mengambil alih tugas laki-laki.
Membuktikan Al-Qur'an tidak relevan.
Kodrat bersifat tetap, sedangkan gender adalah konstruksi sosial yang bisa berubah dan seringkali bias patriarki.
Agar tafsir mengikuti budaya Barat sepenuhnya.
Amina Wadud menawarkan konsep "fungsionalis" dalam memahami kata qawwamun (QS. An-Nisa: 34). Apa inti dari konsep tersebut?
Laki-laki selamanya adalah pemimpin karena kelebihan fisik.
Didasarkan pada kemampuan memenuhi tanggung jawab sosial dan ekonomi nyata.Kepemimpinan didasarkan pada kemampuan memenuhi tanggung jawab sosial dan ekonomi secara nyata, bukan otomatis karena jenis kelamin.
Kata tersebut tidak memiliki arti pemimpin, melainkan pembantu.
Ayat tersebut hanya berlaku untuk masyarakat Arab abad ke-7 saja
Apa fokus utama dari pendekatan tafsir maqashidi?
Menghitung jumlah kata dalam ayat hukum.
Menemukan tujuan, nilai, dan kemaslahatan di balik teks.
Menghapuskan hukum fisik Al-Qur'an.
Hanya fokus pada keindahan bahasa.
Pelarangan khamr dalam QS. Al-Maidah: 91 secara maqashidi bertujuan menjaga apa?
Harta dan keturunan saja.
Akal, jiwa, dan agama.
Budaya minum masyarakat jahiliyah.
Kepentingan perdagangan.
Apa yang dimaksud dengan “Maghza” dalam pendekatan Sahiron Syamsuddin?
Makna literal teks berdasarkan kamus.
Sejarah biografi mufasir.
Signifikansi dinamis atau pesan utama wahyu untuk konteks masa kini.
Metode menghafal cepat.
Langkah awal Langkah pertama dalam metodologi ma'na Cum-Maghza adalah mencari al-ma’na al-tarikhi. Apa yang dilakukan peneliti pada tahap ini?
Menganalisis bahasa Arab abad ke-7, intratekstualitas, intertekstualitas, dan asbabun nuzul.
Langsung menerapkan ayat pada hukum modern.
Menghilangkan konteks sejarah.
Mencari makna melalui isyari.
Apa tujuan utama metode kritik Ad-Dakhil Abdul Wahab Fayed?
Mempermudah masuknya filsafat Barat.
Melindungi tafsir dari penyusupan ide asing dan riwayat palsu atau pemahaman menyimpang
Menghapuskan seluruh tafsir klasik.
Fokus pada sastra Arab modern.
Ad-Dakhil dapat diklasifikasikan melalui tiga jalur. Manakah kombinasi yang tepat?
Politik, ekonomi, sosial.
Makkhiyyah, Madaniyah, Israiliyat.
Al-Ma’sur (riwayat), Al-Ra’y (nalar), dan Al-Isyarah (intuisi).
Arab, Yahudi, Nasrani.
Apa yang dimaksud dengan Tafsir Syafahi?
Tafsir yang ditulis dalam kitab berjilid.
Penjelasan makna ayat yang disampaikan melalui media lisan (ceramah/pengajian).
Tafsir yang hanya untuk para nabi.
Metode numerologi.
Mengapa Muhammad Abduh menganggap tafsir lisan lebih efektif?
Karena tulisan sering salah ketik.
Karena tidak memerlukan dalil kuat.
Lebih mudah dipahami awam dan potensi pemahaman lebih tinggi (70%).
Selalu lebih singkat.
Abu Zayd memandang teks Al-Qur'an sebagai 'teks linguistik' (nashshun lughawiyyun). Apa konsekuensi pandangan ini?
Al-Qur'an tidak boleh diterjemahkan
Al-Qur'an harus dipahami secara literal saja.
Al-Qur'an tunduk pada hukum-hukum bahasa dan sejarah manusia.
Al-Qur'an tidak memiliki makna bagi non-Arab.
Apa bahaya utama membiarkan unsur ad-dakhil dalam tafsir menurut Fayed?
Memperkaya khazanah intelektual.
Merusak kemurnian akidah dan menyisipkan bias ideologis merugikan.
Membuat tafsir terlalu sulit bagi mahasiswa.
Mengurangi halaman kitab tafsir.
